“Persahabatan Api dan Air”. oleh Bunda Lia pada 13 April 2011 jam 16:38

“Persahabatan Api dan Air”.

oleh Bunda Lia pada 13 April 2011 jam 16:38

 “Persahabatan Api dan Air”.
Filsafat hidup orang Jawa, yang diajarkan oleh nenek moyang kita sering kali memiliki makna yang sangat dalam. Dalam penuturan kisah sering dibumbui romantisme demi menciptakan hidupnya jalan cerita. Dalam kisah Mahabarata, sangat syarat dengan makna simbolisme. Dan tidak jarang, banyak karya-karya dari para pujangga jawa yang mengembangkan cerita dari pakem Mahabarata yang  asli.  Dalam tulisan ini, saya tidak mengajak untuk menjelajahi mitologi Hindu. Namun saya mengajak untuk memahami dan mengukur betapa cerdasnya nenek moyang kita dalam memahami alam sekitar dimana kita tinggal.Unsur-unsur alam dan sifat-sifatnya.  Seperti tulisan terdahulu, bahwa mitos berfungsi sebagai pendobrak jalan buntu yang menghadang logika kita.
Sebagai contoh, persahabatan antara Bambang Wisanggeni dan Antasena. Sebenarnya lebih merupakan derivative (turunan) dari kekuatan yang lebih besar, yaitu Hyang Brahma (Wisanggeni) dan Hyang Anantaboga (Antasena). Hyang Brahma adalah penguasa Api, sedangkan Hyang Anantaboga adalah penguasa Bumi dan Air, dan Hyang Anantaboga diwujudkan dalam bentuk Ular Raksasa yang menyangga Bumi. Kedua ksatria ini tidak terdapat dalam kisah Mahabarata versi aslinya. Bambang Wisanggeni adalah putra Arjuna dari Bathari Dresanala, putri Hyang Brahma. Sedangkan Raden Antasena adalah putra Bima dari Bathari Urangayu (penguasa lautan).  Kisah diatas kita abaikan dulu, dan kita bahas tentang makna simbolik dari bertemunya api dan air. Api bersifat panas, membakar dan menghancurkan apa saja yang dilalapnya. Sedangkan air bersifat dingin menyejukkan, bahkan bisa menghentikan kobaran api. Esensi dari air sebenarnya terdapat zat-zat yang sangat dibutuhkan oleh api. Disinilah letak kepiawaian para pujangga Jawa jaman dulu. Mereka mengetahui sesuatu (teori fusi nuklir), namun mereka menyembunyikan dalam sebuah kisah romantisme.  Sehingga teori mereka tidak mudah dipahami ataupun dijipak, tanpa mempunyai landasan berfikir yang kuat. (baca tulisan sebelumnya ttg air dan valensi).
Dikisahkan, kedua ksatria ini tidak memiliki tata krama, namun lurus hatinya. Karena keduanya adalah cucu-cucu dewa, mereka memiliki kesaktian yang  tiada tanding. Bahkan, dalam perang Barata Yudha, kedua ksatria ini disingkirkan dengan tipu muslihat. Namun karena keluhuran budinya, mereka berdua kembali ke asalnya, ke pangkuan para dewa.
Sifat panas (api) akan membumbung tinggi, mencari tempat-tempat  puncak. Tidak akan ada yang bisa menghalanginya. Apapun akan diterjang, dilalap dan dihanguskan. Sedangkan sifat air berkebalikan dari api. Air akan mencari tempat-tempat yang terendah, berkumpul dan menyejukkan sekitarnya, memberi kehidupan kepada siapa saja. Dalam tataran normatif logis, sangat tidak mungkin kedua unsur ini bercampur, karena akan saling meniadakan. Namun dalam perspektif berfikir yang lebih dalam, kondisi ini adalah suatu kondisi yang sangat luar biasa. Dimana peleburan sifat asli dari unsur-unsur itu akan membentuk suatu sifat-sifat yang baru secara fisika. Disinilah letak kepiawaian para Pujangga Jawa di masa lampau. Menyelimuti teori Fisika dengan pendekatan Metafisika. Dan memang sangat masuk akal.
——–
Saya sangat mengagumi tokoh Bambang Wisanggeni dan Raden Antasena. Kisah dari kedua figur  ini sering saya renungkan dan cermati, hingga saya menemukan makna-makna ajaran yang terkandung di dalamnya. Sampaikan salam saya kepada Bambang Wisanggeni dan Raden Antasena, saya sangat mengaguminya… Kang Petruk Tralala…. samapaikan salamku padanya ya… He he he.

Saya sangat mengagumi tokoh Bambang Wisanggeni dan Raden Antasena. Kisah dari kedua figur  ini sering saya renungkan dan cermati, hingga saya menemukan makna-makna ajaran yang terkandung di dalamnya. Sampaikan salam saya kepada Bambang Wisanggeni dan Raden Antasena, saya sangat mengaguminya… Kang Petruk Tralala…. samapaikan salamku padanya ya… He he he.

Tidak SukaSuka · · Bagikan · Hapus

    • Any Zuarni Sangat menyukainya..bunda love u….dari makna ini yg paling bgus mencontoh sifat air…di manapun dan kepada siapapun kita bisa menempatkan diri kita karna sifat air yg flexibel…met sore bunda…
      13 April jam 16:48 · Tidak SukaSuka · 1 orangMemuat…
    • Kakang Prabu selamat sore bunda.. sebuah catatan yang bagus.
      13 April jam 16:51 · Tidak SukaSuka · 1 orangMemuat…
    • Bunda Lia Mbak Any makasih mbak … buka saja catatanku tentang air….
      13 April jam 17:01 · Tidak SukaSuka · 2 orangMemuat…
    • Bunda Lia Kakang Prabu makasih kakang…
      13 April jam 17:02 · Tidak SukaSuka · 1 orangMemuat…
    • Ariyo Hadi Hadiwijoyo hehehe,,,bun meseme mmbuat api padam…ktawane mmbuat air brhenti sjenak mengalir …tentune wisanggeni sm ontoseno pun kaget lalu ktawa trbahak bahak …piss pisss …pisss…klontangggg.
      13 April jam 17:03 · Tidak SukaSuka · 1 orangMemuat…
    • Agoes Moordowo matur sembah nuwun Bunda…. awit pawedharan menika….🙂
      13 April jam 17:06 · Tidak SukaSuka · 1 orangMemuat…
    • Kakang Prabu makna api & air, bila dikaji lebih dalam sangat banyak.. bisa dilihat dari berbagai segi sudut pandang, tergantung bagaimana cara menyikapinya.. banyak sekali pembelajaran yang saya dapat dari Bunda Lia, para pinisepuh & seluruh keluarga besar yang selalu hadir..
      13 April jam 17:08 · Tidak SukaSuka · 3 orangMemuat…
    • Triasih Prasetianingtyas Slmt sore Bunda ..aku cm mau blg smg hatimu sdh merasa agak ringan dan bs kembali sumringah
      13 April jam 17:09 · Tidak SukaSuka · 2 orangMemuat…
    • Awan Baraya Galuh Putra air dan api dua unsur yg tak terpisahkan karena keduanya saling membutuhkan kehangatan dan kesejukan yg saling bertautan dalam menjalani kehidupan ini
      13 April jam 17:09 · Tidak SukaSuka · 3 orangMemuat…
    • Triasih Prasetianingtyas Slmt sore Bunda ..aku cm mau blg smg hatimu sdh merasa agak ringan dan bs kembali sumringah
      13 April jam 17:09 · Tidak SukaSuka · 2 orangMemuat…
    • Pakpuh Tegoeh merenungkan .. persahabatku dengan air dan api ..!!
      13 April jam 17:12 · Tidak SukaSuka · 5 orangMemuat…
    • Siaoyin Putra Kalingga Wakaakkkk Memang pertemuan api dan harus terjadi antara gunung2 dan lautan untuk mencapai kesatuan dan kesempurnaan salammmm
      13 April jam 17:13 · Tidak SukaSuka · 2 orangMemuat…
    • Petruk Tralala Matur nuwun bunda, atas kiriman catatanya yg sangat bagus, salam Rahayu saung dumadi..
      13 April jam 17:16 · Tidak SukaSuka · 4 orangMemuat…
    • Bunda Lia Kang Petruk jur piye iki tamu kang rawuh la kok wis kebak… waduh…. nek ku menehi salam kepriye iki….
      13 April jam 17:19 · Tidak SukaSuka · 4 orangMemuat…
    • Bunda Lia He he he mas Ariyo bisa saja….
      13 April jam 17:20 · Tidak SukaSuka · 2 orangMemuat…
    • Petruk Tralala Sumonggo dilanjut, petruk seten bai mawon, nembe dugi ngarit..
      13 April jam 17:20 · Tidak SukaSuka · 3 orangMemuat…
    • Bunda Lia Mas Agoes dawah atur kang sami njih mas…sugeng sonten mas.. salam kasih
      13 April jam 17:22 · Tidak SukaSuka · 1 orangMemuat…
    • Bunda Lia Mbak yu Triasih njih mbak yu matur sanget nuwun …makanya saya buat catatan ini untuk mengingatkan diri sendiri yang pasti…he he he. Salam cinta kasihku nan tulus mbak yu.
      13 April jam 17:23 · Tidak SukaSuka · 4 orangMemuat…
    • Tutur Pamungkas Sugeng sonten Bunda…
      Seserepanipun saestu ngemu makno engkang inggil…
      13 April jam 17:24 · Tidak SukaSuka · 3 orangMemuat…
    • Bunda Lia Mas Tegoeh biar terasa dingin ya mas Tegoeh….
      13 April jam 17:24 · Tidak SukaSuka · 3 orangMemuat…
    • Abdullah Ali Nek banyu ketemu geni yo metu angine…..sembribit hehehehe….
      13 April jam 17:24 · Tidak SukaSuka · 4 orangMemuat…
    • Bunda Lia Mas Sioyin Putra Kalingga terimakasih mas… salam penuh kasih mas… ter
      13 April jam 17:25 · Tidak SukaSuka · 2 orangMemuat…
    • Bunda Lia Matur sanget nuwun njih kang Tutur salam kagem Bambang Wisanggeni kalian Ontoseno njih kang Tutur… Rahayu3x.
      13 April jam 17:27 · Tidak SukaSuka · 4 orangMemuat…
    • Bunda Lia Esis ora kang Dullah nek wis metu angine lak wis ora sumuk maneh to ???
      13 April jam 17:28 · Tidak SukaSuka · 3 orangMemuat…
    • Win’s East bunda tambah temanyen laki lakinya biar lebih lengkap kasiahan tu temanten putrinya hehehe.sugeng sonten,
      13 April jam 17:30 · Tidak SukaSuka · 3 orangMemuat…
    • Abdullah Ali Hahahaha….plong Den Ayu…..
      13 April jam 17:31 · Tidak SukaSuka · 4 orangMemuat…
    • Abdullah Ali Pak Win’s temanten opo to…..endi?
      13 April jam 17:35 · Tidak SukaSuka · 3 orangMemuat…
    • Win’s East hehehehe nopoto maksut ipun ….plong kang ali .
      13 April jam 17:36 · Tidak SukaSuka · 4 orangMemuat…
    • Bunda Lia Mas Win’s jangan nyindir to mas….
      13 April jam 17:40 · Tidak SukaSuka · 3 orangMemuat…
    • Bunda Lia Kang Dullah ora usah dibahas maneh…
      13 April jam 17:41 · Tidak SukaSuka · 5 orangMemuat…
    • Abdullah Ali Pak Win’s hahahaha….koyo wayang wae takon genti takon hahahaha….
      13 April jam 17:42 · Tidak SukaSuka · 4 orangMemuat…
    • Pakpuh Tegoeh air atau api yang dapat kita “kendalikan” adalah sahabat kehidupan … tapi bisa juga sebaliknya
      13 April jam 17:53 · Tidak SukaSuka · 2 orangMemuat…
    • Ariyo Hadi Hadiwijoyo yo bs bun …demen wayang tp jluntrungnya kurang paham…syukur alhamdulillah bunda iso ndalang …lumayan gk usah kluar2 buat nnton
      13 April jam 18:19 · Tidak SukaSuka · 2 orangMemuat…
    • Abdul Lathif
      Assalaamu’alaikum……
      Bunda …… TErima kasih banyak karena memberi TAG saya Catatan Yang sangat berharga ini…..
      Selamat malam untuk para sahabat :
      @Mas Aryo
      @Pak Puh
      @Mas Ali
      @Mas Petruk
      @MBak Tiarsih
      @Mas Awan
      @Kakang Prabu
      @Pak Mukhtar
      dan lain-lain yang sudah datang
      Lihat Selengkapnya

      13 April jam 18:23 · Tidak SukaSuka · 3 orangMemuat…
    • Bunda Lia Mas Tegoeh… tuh kan mas Atiyo wong Jowo ra weruh Wayang….
      13 April jam 18:28 · Tidak SukaSuka · 3 orangMemuat…
    • Abdul Lathif ‎.
      @Mbakyu : Memang Mbak Siwi belum ada dalam CATATAN ini Mbakyu……
      Kasihan ….. Orangnya mencari-cari hehehehe………
      13 April jam 18:30 · Tidak SukaSuka · 2 orangMemuat…
    • Bunda Lia Wa’alaikum salam Mas Lathif… ya sama2 aku senang kok setiap catatan atau tulisan mendapat sambutan yang baik….
      13 April jam 18:31 · Tidak SukaSuka · 4 orangMemuat…
    • Abdul Lathif ‎.
      @Masa Aryo ki jan orang mana ya, kok sampai “Kepaten Boso” hehehe…..
      13 April jam 18:31 · Tidak SukaSuka · 3 orangMemuat…
    • Ariyo Hadi Hadiwijoyo hehehe…lawong seneng wayang dlu msh kecil bun…suka nebeng dtetangga krn gk pnya radio bun…jd yo gk bgitu faham
      13 April jam 18:32 · Tidak SukaSuka · 3 orangMemuat…
    • Abdul Lathif ‎.
      @Mbakyu : Setiap apa yang njenengan tulis adalah merupakan pelajaran yang bisa dihayati dan diamalkan dalam kehidupan ini Mbakyu….. Saya sangat senang dapat tambahan pengetahuan….
      13 April jam 18:33 · Tidak SukaSuka · 4 orangMemuat…
    • Ariyo Hadi Hadiwijoyo Kangmas Lathif @ waalaikum salam wr wbr…sugeng rehat mas …salam kangen
      13 April jam 18:34 · Tidak SukaSuka · 4 orangMemuat…
    • Pakpuh Tegoeh hehehehe jowo swasta … hehehehe pisss ah mas aryo ….
      13 April jam 18:37 · Tidak SukaSuka · 4 orangMemuat…
    • Misterr Jeans Sang Kinasih Sugeng ndalu Ibunda.. Abah Ali, Pakpuh, Pak Mukthar, Mas Lathif, Mas Ariyo, Mas Awan, Mas Petruk lan sdoyo kmawon kdang knasih, mugi kmulyan, kbegjan tansah amberkahi kito sdoyo.
      13 April jam 18:43 · Tidak SukaSuka · 4 orangMemuat…
    • Bunda Lia Mas Tegoeh mas Lathif… he he he he anggap saja mas Aryo AJS… serba Moderen he he he
      13 April jam 18:44 · Tidak SukaSuka · 5 orangMemuat…
    • Bunda Lia Mas Jeans… malam mas salam kasihku….
      13 April jam 18:45 · Tidak SukaSuka · 4 orangMemuat…
    • Ariyo Hadi Hadiwijoyo hahaha…mas Lathif @ Pakpuh@ dalem org jawa tp kurang kasih syg …hdpnya kolor kilir …sparuh umur lbh hdp drantau…bade les mboten wonten boso jowonipun lak nggih repot to kangmas …hehehe
      13 April jam 18:45 · Tidak SukaSuka · 4 orangMemuat…
    • Bunda Lia Mesak ake ya lah mas Arito kalau pulang tak les si sendiri ya mas… jok kwatir xxxiixixiixxixixi
      13 April jam 18:46 · Tidak SukaSuka · 4 orangMemuat…
    • Abdul Lathif ‎.
      @Mas Aryo : Sama….. Saya juga jawanya kasar, sehingga banyak perbendaharaan kata yang tidak mampu saya pahami.
      Sehingga Miturut Pangandhikane Kanjeng Koko beberapa waktu yang lalu, kita ini (terutama saya) lebih pantas dikatakan Orang Jawa “Kari Separuh”….. hehehehehe……..
      13 April jam 18:51 · Tidak SukaSuka · 3 orangMemuat…
    • Misterr Jeans Sang Kinasih Ibunda nanda lihat keadaan Bunda dah lbih baik dan shat, nanda jd sneng tdk sia2 Do,a kita brsama, wajah Ibunda wis smringah Hahahaha…
      13 April jam 18:51 · Tidak SukaSuka · 3 orangMemuat…
    • Ariyo Hadi Hadiwijoyo matur suwun bunda…amin amin…persekote ampun gede2 loh…heheheh
      13 April jam 18:54 · Tidak SukaSuka · 2 orangMemuat…
    • Abdul Lathif ‎.
      @Mas Misterr : Selamat malam….. Saya pun merasa senang kalau Mbakyu sudah FIT dan ceria di tengah-tengah kita lagi………
      13 April jam 18:55 · Tidak SukaSuka · 3 orangMemuat…
    • Ariyo Hadi Hadiwijoyo mas Jeans @amin amin amin… barokallohu fika…salam sayang mas…
      13 April jam 18:56 · Tidak SukaSuka · 3 orangMemuat…
    • Bunda Lia Ha ha ha ha ternyata kita sekelompok jawa kasar… wisss jiaaannnn tennnnaaaaannnnnn…..
      13 April jam 18:57 · Tidak SukaSuka · 5 orangMemuat…
    • Bunda Lia Makasih ya mas Jeans… sik teruskan dulu yo aku tak siap2 mau ada tamu… tak sambine ngetik.
      13 April jam 18:58 · Tidak SukaSuka · 4 orangMemuat…
    • Ariyo Hadi Hadiwijoyo AJS..niku mnopo to bun…hihihii
      13 April jam 18:59 · Tidak SukaSuka · 2 orangMemuat…
    • Abdullah Ali La opo meneh aku….wis koyo ontoseno bambung hahahaha…
      13 April jam 18:59 · Tidak SukaSuka · 5 orangMemuat…
    • Bunda Lia Anak Jaman Sak iki… he he he…
      13 April jam 19:00 · Tidak SukaSuka · 3 orangMemuat…
    • Bunda Lia Kang ndang ngidul…
      13 April jam 19:00 · Tidak SukaSuka · 3 orangMemuat…
    • Siwi Marthin Selamat malam bunda Lia. hixhixhix gak mlebu lo bun.tp gak papalah sing penting isa nyimak. Salam kagem sedoyo.
      13 April jam 19:06 · Tidak SukaSuka · 4 orangMemuat…
    • Ariyo Hadi Hadiwijoyo hahaha…iyo bun gk ppo ben awet urip tur sehat bun
      13 April jam 19:08 · Tidak SukaSuka · 3 orangMemuat…
    • Misterr Jeans Sang Kinasih Badhe wonten tamu to Bunda.. Jeh nanda tak siap2 damel unjuk,an jeh… Hehehe..
      13 April jam 19:10 · Tidak SukaSuka · 3 orangMemuat…
    • Win’s East bunda ngapunte emboten maksuk makaten
      13 April jam 19:11 · Tidak SukaSuka · 3 orangMemuat…
    • Misterr Jeans Sang Kinasih Mat mlm mbak Siwi.. Monggo pinarak..
      13 April jam 19:12 · Tidak SukaSuka · 2 orangMemuat…
    • Ariyo Hadi Hadiwijoyo bunda sakjane niku mboten kasar…nomung nopo wontenipun …supados mboten njlimet memet…lanek aluse saget ngungkuli tiang wadon…lak nggih ayu to bun..hehehehe
      13 April jam 19:15 · Tidak SukaSuka · 3 orangMemuat…
    • Misterr Jeans Sang Kinasih Mas Ariyo.. Kulo riyen jeh gak iso boso kyo Warkudoro, tp sak niki pun sget boso sitik2.. Hehehehe…
      13 April jam 19:25 · Tidak SukaSuka · 1 orangMemuat…
    • Ariyo Hadi Hadiwijoyo mas jeans@ kleresan …kulo latihan wonte riki mniko mas…saestu lho…hehehe
      13 April jam 19:34 · Tidak SukaSuka · 2 orangMemuat…
    • Abdul Lathif ‎.
      Akhirnya datang juga…… selamat malam Mbak Siwi…. hehehe
      13 April jam 19:47 · Tidak SukaSuka · 3 orangMemuat…
    • Siwi Marthin selamat malam kembali mas Lathif. ini lg makan sop kacang polong. he..he
      13 April jam 19:52 · Tidak SukaSuka · 4 orangMemuat…
    • Abdul Lathif ‎.
      @Mas Misterr
      @mas Aryo
      Kopi kulo pundi………
      13 April jam 19:52 · Tidak SukaSuka · 2 orangMemuat…
    • Misterr Jeans Sang Kinasih Skedap Mas Lathif… Bunda gek tumbas gulo kopi.. Kok suwe men ex dereng wangsul ex Bunda.. Hehehehe..
      13 April jam 20:13 · Tidak SukaSuka · 2 orangMemuat…
    • Satyo Aji Sanjaya
      Sugeng ndalu poro rawuh, kadang-sederek ingkang sami kinurmatan,,, Slamat Malam, Jeng Lia🙂 mau menambahkn sedikit tentang sifat API & AIR yg mana saling bahu-membahu, memberikan byk skali Hikmah pd manusia : >Sifat air yg slalu mengalir ke tempat yg rendah bermakna dlm hidup ini hendaknya kita slalu bersikap rendah hati,tidak sombong,terhadap sesama.
      >Sifat air yg cair,bermakna dalam kehidupan yg normal, kita hendaknya slalu menjadikan suasana yg kondusif,konstruktif, shg tdk memperkeruh apa yg sebenarnya terjadi.
      >Sifat air yg slalu meresap ,bermakna kita hendaknya slalu berusaha sekuat tenaga untuk memahami hidup ini lebih dalam,sehingga tidak menyerah dengan kehidupan yg dialami pada saat datang Ujian ataupun rintangan.
      >Sifat air laksana Bah/tsunami yg menghancurkan & menghanyutkan apa saja ,bermakna sebenarnya kita diciptakan Tuhan dengan membawa potensi2 yg dahsyat,shg sanggup mengubah kehidupan ini. Demikian jg yg terkandung pada Api :
      >Sifat api yg membakar bermakna kita hendaknya hrs senantiasa bersemangat dlm meraih cita2,slalu br-kobar gairah ‘tuk mencapai yg terbaik.
      >Sifat api yg selalu naik keatas,bermakna .dalam hidup manusia hendaknya slalu bercita2 tinggi,jangan rendah diri,karena potensi kita jauh lebih besar dari hambatan yg ada.
      >Sifat api yg panas bermakna dlm kehidupan yg serba penuh mistery ini dibutuhkan bnyk pemikiran,bnyk aksi,shg kita tdk tersengat / terbakar oleh permasalahan, tp diri sendirilah yg mampu mengendalikan masalah. (Smoga Berkenan) @Salam Maniez ‘tuk smuanya🙂
      Lihat Selengkapnya

      13 April jam 20:15 · Tidak SukaSuka · 4 orangMemuat…
    • Satyo Aji Sanjaya Sugeng Rawuh-Sugeng Tindak,,, badhe Kondangan rumiyin, Nuwun🙂
      13 April jam 20:17 · Tidak SukaSuka · 3 orangMemuat…
    • Siwi Marthin mas Jeans sugeng ndalu. kula namung bade nyimak.
      13 April jam 20:20 · Tidak SukaSuka · 3 orangMemuat…
    • Hari Yuswadi sugeng ndalu bunda,taksih kepareng nyimak mboten?
      13 April jam 20:23 · Tidak SukaSuka · 3 orangMemuat…
    • Ariyo Hadi Hadiwijoyo kangmas lathif@ skedap mniko bade masak air …madosi korekipun ksupen’e…sbr kangmas
      13 April jam 20:43 · Tidak SukaSuka · 2 orangMemuat…
    • Mahardhika Putradewa Selamat malam, jabat hati. slm kasih jg smg sll terjaga oleh saudara2ku disini….
      13 April jam 20:44 · Tidak SukaSuka · 3 orangMemuat…
    • Ariyo Hadi Hadiwijoyo mbak siwi@ mnawi nyimak mboten pikantuk merem mangkeh mlh sare dados nyimak impen kemawon …hehehe
      13 April jam 20:45 · Tidak SukaSuka · 2 orangMemuat…
    • Ariyo Hadi Hadiwijoyo kangmas setyo aji s@salam rahayu kangmas…sumonggo nderekaken salam sjahtera kemawon
      13 April jam 20:48 · Tidak SukaSuka · 2 orangMemuat…
    • Siwi Marthin ha..ha..leres,ngantukan.
      13 April jam 20:50 · Tidak SukaSuka · 4 orangMemuat…
    • Ariyo Hadi Hadiwijoyo kangmas Hari Y @ sumonggo kangmas mniko bunda saweg sibuk …kepareng kangmas Hari bade ngunjuk mnopo…
      13 April jam 20:50 · Tidak SukaSuka · 3 orangMemuat…
    • Muhamad Mukhtar Zaedin ‎@ sugeng ndalu poro rawuh, aku ketinggalan kreta, salam kasih heheheeee
      13 April jam 21:40 · Tidak SukaSuka · 2 orangMemuat…
    • Bunda Lia Mas Hari jangan sungkan njih mas…. monggo sareng2 kemawon….
      13 April jam 21:41 · Tidak SukaSuka · 4 orangMemuat…
    • Gadis Exsprit Selamat mlam mama,,,dan selamat malam buat semua yg hadir di sini,,,salam kasih selalu
      13 April jam 21:41 · Tidak SukaSuka · 4 orangMemuat…
    • Bunda Lia Mbak Siwi…hemmm…
      13 April jam 21:41 · Tidak SukaSuka · 4 orangMemuat…
    • Bunda Lia Mas Arito maaf tak tinggal refresing ke pasar…
      13 April jam 21:41 · Tidak SukaSuka · 4 orangMemuat…
    • Bunda Lia Mas Mahardhika malam mas…
      13 April jam 21:42 · Tidak SukaSuka · 3 orangMemuat…
    • Bunda Lia Apa to mas Win’s….
      13 April jam 21:42 · Tidak SukaSuka · 3 orangMemuat…
    • Bunda Lia Mas Jeans masihkah dikau disitu…????
      13 April jam 21:43 · Tidak SukaSuka · 4 orangMemuat…
    • Bunda Lia Mas Lathif xixixixixixiii aku ke pasar mas cari sayur… he he he
      13 April jam 21:43 · Tidak SukaSuka · 5 orangMemuat…
    • Ariyo Hadi Hadiwijoyo refresing kok kpasar bun …mbak Siwi nungguin bunda sampe ktiduran
      13 April jam 21:56 · Tidak SukaSuka · 3 orangMemuat…
    • Bunda Lia Malam Gadis…
      13 April jam 21:59 · Tidak SukaSuka · 2 orangMemuat…
    • Bunda Lia Kalau aku suka kepasar kok…
      13 April jam 21:59 · Tidak SukaSuka · 2 orangMemuat…
    • Bunda Lia Ndak ketinggalan kok…
      13 April jam 21:59 · Tidak SukaSuka · 2 orangMemuat…
    • Gadis Exsprit ea mama
      13 April jam 22:00 · Tidak SukaSuka · 2 orangMemuat…
    • Ariyo Hadi Hadiwijoyo la refresing kok kpasar to bun…hehehe…dr td mbak Siwi tngguin bunda smpe ktiduran
      13 April jam 22:00 · Tidak SukaSuka · 3 orangMemuat…
    • Bunda Lia Ndah apa2 mbak Siwi kan jago tidur…
      13 April jam 22:03 · Tidak SukaSuka · 3 orangMemuat…
    • Bunda Lia Mas Mukhtar malam mas… salam kasih….
      13 April jam 22:03 · Tidak SukaSuka · 3 orangMemuat…
    • Muhamad Mukhtar Zaedin Bunda Lia@mana oleh2nya nih, katanya dari pasar? hihihihihiiiii *Salam Kasihjati selalu
      13 April jam 22:04 · Tidak SukaSuka · 2 orangMemuat…
    • Ariyo Hadi Hadiwijoyo brarti mbak siwi wong mulyo bun…jago turu urip sarwo kcukupan…hahaha
      13 April jam 22:06 · Tidak SukaSuka · 3 orangMemuat…
    • Abdullah Ali Pak Mukhtar….oleh olehe cuek is the best hahahaha…..hahahaha…..
      13 April jam 22:06 · Tidak SukaSuka · 2 orangMemuat…
    • Muhamad Mukhtar Zaedin Gadis@bantu Bunda beresin oleh2 dari pasar ya, jngn sampai Bunda kecapaian lg heheheheeee
      13 April jam 22:07 · Tidak SukaSuka · 2 orangMemuat…
    • Muhamad Mukhtar Zaedin Bunda Lia@met malam juga Diajeng. Salam Kasihjatiku selalu. Sdh lumayan enak?
      13 April jam 22:09 · Tidak SukaSuka · 4 orangMemuat…
    • Bunda Lia Mas Lathif masih adakah…..????
      13 April jam 22:11 · Tidak SukaSuka · 4 orangMemuat…
    • Siwi Marthin ngantukan kog mulyo malah kakean tilem dadi olehe mung impen tok.
      13 April jam 22:11 · Tidak SukaSuka · 4 orangMemuat…
    • Muhamad Mukhtar Zaedin Kangdullah@ojo ngono to kang, Roso Bunda Lia yo Rosoku, sing adem kang heheheheee
      13 April jam 22:13 · Tidak SukaSuka · 3 orangMemuat…
    • Abdullah Ali Mbak Siwi,wong turu kuwi tentrem….ora duwe pepinginan…pokoke netral hehehehe…
      13 April jam 22:13 · Tidak SukaSuka · 3 orangMemuat…
    • Misterr Jeans Sang Kinasih Aq msih disini Ibunda..
      13 April jam 22:14 · Tidak SukaSuka · 4 orangMemuat…
    • Abdullah Ali Pak Mukhtar hehehehe…..nuwun injih….
      13 April jam 22:15 · Tidak SukaSuka · 4 orangMemuat…
    • Ariyo Hadi Hadiwijoyo mbak siwi@ impen rapopo asl ttp mulyo…mboten oleh dinyang…hee.
      13 April jam 22:15 · Tidak SukaSuka · 4 orangMemuat…
    • Misterr Jeans Sang Kinasih Kok lama bnget to Bunda blanjanya… Lek godok banyu mpek wis adem neh ki.. Hehehe…
      13 April jam 22:17 · Tidak SukaSuka · 3 orangMemuat…
    • Siwi Marthin kang jane aku ki pengen kuat melek kaya biyen,basan saiki kudu tangi gasik dadi ngantukan. nang ndi ki kang?
      13 April jam 22:18 · Tidak SukaSuka · 5 orangMemuat…
    • Muhamad Mukhtar Zaedin ‎@ “Persahabatan Api dan Air”, hmmmm sangat inspiratif bagi keseimbangan Emosi dan Sabar, Syukur dan Ngembreh. Salam.
      13 April jam 22:20 · Tidak SukaSuka · 5 orangMemuat…
    • Misterr Jeans Sang Kinasih Abah Ali kaleh Pak Mukthar mpek ngantok ngenteni kopine Bunda.. Kok suwe men tumbas kopine to Bunda.. Xixixixi…
      13 April jam 22:20 · Tidak SukaSuka · 5 orangMemuat…
    • Abdullah Ali Sang hahahaha….la wong banyu kok digodok opo ora kleru jiiiiiiaaaaannnn hahahaha….hahahaha….
      13 April jam 22:21 · Tidak SukaSuka · 4 orangMemuat…
    • Bunda Lia Mbak siwi… piye mbak???
      13 April jam 22:21 · Tidak SukaSuka · 5 orangMemuat…
    • Muhamad Mukhtar Zaedin Jeans@hihihihihiiiiiiixxxx
      13 April jam 22:23 · Tidak SukaSuka · 5 orangMemuat…
    • Bunda Lia Yo to …. kita melanjutkan tentang … aduh mas Lathif dimana ya….
      13 April jam 22:23 · Tidak SukaSuka · 5 orangMemuat…
    • Siwi Marthin ya kang maturke bundane modemku wis tak ganti sing rada waras. jan pengen ngrumpi mrene.
      13 April jam 22:23 · Tidak SukaSuka · 4 orangMemuat…
    • Bunda Lia Ngembreh tu apa to mas Mukhlas…..
      13 April jam 22:23 · Tidak SukaSuka · 4 orangMemuat…
    • Abdullah Ali Sang aku wis digaweke,la iki malah dirubung semut hehehehe….
      13 April jam 22:24 · Tidak SukaSuka · 5 orangMemuat…
    • Bunda Lia Mas Mukhtar tau tidak sampai mana Serat Dwe Ruci….
      13 April jam 22:27 · Tidak SukaSuka · 4 orangMemuat…
    • Muhamad Mukhtar Zaedin Bunda Lia@dlm kasustraan Cirebon, itu dimaknai dgn “menghamburkan/membelanjakan harta tdk sesuai peruntukannya (poya2)”
      13 April jam 22:27 · Tidak SukaSuka · 3 orangMemuat…
    • Muhamad Mukhtar Zaedin Bunda Lia@tolong beri tahu saya Bunda, supaya sy dapat pelajaran baru. Salam Taklim Bunda.
      13 April jam 22:29 · Tidak SukaSuka · 3 orangMemuat…
    • Misterr Jeans Sang Kinasih Hahahahaha… La ajeng di cemplungi Telo drg di jebolne kaleh Abah Ali.. Yo wis godok banyu tok.. Xixixixi…
      13 April jam 22:29 · Tidak SukaSuka · 5 orangMemuat…
    • Siwi Marthin Bun modem dah dpt yg lumayan jadi besok kalo dirumah isa nyimak sing ngarep-ngarep. hi..hi..
      13 April jam 22:32 · Tidak SukaSuka · 4 orangMemuat…
    • Bunda Lia
      Mas Mukhltar itu kan sama halnya ….Menggali makna yang terselubung…..
      Saya cuplikan dari Serat Nitisruti
      Sekar Dhanndhanggula
      Pupuh 14
      Tatelane kang mangkono yekti, wus tan ana Gusti lan kawula, saking wus sirna rasane, dene ta kang tan weruh, ing pangawruh kang wus jinarwi, tan kena cinarita, caraning tumuwuh, wit wus kebak mesi wisa, mung duraka kewala kang den raketi, beda kang wus santoso,
      Saking antuk nugrahaning Widhi, sabarang kang winicara samya, pan wus dadya labet kabeh, tumpraping praja ayu, saking tansah rinakseng Widhi, widada sasedyanya, salwiring reh dudu, dinohken ing Hyang Wisesa, babasane wong kang wus waskitheng westhi, rinekseng Widhi dhusta.

      Yang artinya kalau tidak keliru.Lihat Selengkapnya

      13 April jam 22:34 · Tidak SukaSuka · 7 orangMemuat…
    • Bunda Lia
      Pengertian yang demikian itu, sudah tidak ada lagi Gusti dan kawula. Karena sudah hilang rasanya, sedangkan bagi yang tidak memahami apa yang telah diuraikan, tidak bisa diceritakan, bagaimana cara hidupnya, karena sudah penuh dengan racun, hanya kedurhakaan saja yang dilakukan. Beda dengan yang sudah kuat budinya
      Sebab mendapatkan lindungan Tuhan, segala sesuatu yang diceritakan, semua berguna untuk pengabdiannya bagi kesejahteraan negara, karena selalu mendekatkan diri kepada Tuhan, Selamat selalu dari apa yang telah dilakukan. Segala tindakan yang tidak baik dijauhkan oleh Tuhan Yang Maha Kuasa. Ibarat orang yang sudah yahu bahaya dijauhkan dari tindakan jahat.
      Dan hatinya sudah sungguh-sungguh suci, Kedudukannya sudah lebih kuat, Yang demikian itu sesungguhnya, sudah menjadi perabotnya, mengetahui suatu kebenaran. Manunggaling Kawula Gusti. Keduanya selaras, juga memahaminya. Sudah dapat dikatakan sebagai busana sejati. Tetap mantap kedudukannya….
      Lihat Selengkapnya

      13 April jam 22:41 · Tidak SukaSuka · 9 orangMemuat…
    • Muhamad Mukhtar Zaedin Bunda Lia@trimakasih Bunda Liaku untuk tambahan ilmunya. Sungguh luar biasa. Masih ada terusannya Bunda?
      13 April jam 22:48 · Tidak SukaSuka · 4 orangMemuat…
    • Muhamad Mukhtar Zaedin ‎@ Kangjeans, Kangdullah, mana kopi buatku nih, oalaah aku wis pngn seger2 nih heheheheeee
      13 April jam 22:58 · Tidak SukaSuka · 3 orangMemuat…
    • Bunda Lia
      Mas Mukhtar… ini dia ketemu kemarin kan Serat Dewaruci Dandanggulo…. kini kita masuk Serat DEwaruci Di Negeri Ngastina
      Prabu Suyudana animbali, Resi Druna wus prapteng jro pura, nateng Mandraka sarenge, Dipati Karna tumut, myang Santana andeling westi, pan sami tinimbalan, marang jro kadhatun, Dipati ing Sundusena, Jayajatra miwah sang patih Sangkuni, Bisma myang Dursasana.
      Artinya :
      Prabu Suyudana memanggil, Rsei Druna sudah tiba di dalam istana, bersama Raja Mandaraka, Adipati Karna pun ikut dan sentana/pembesar andalan menumpas bahaya, semua dipanggil, masuk keistana, Adipati dari Sindusena, Jayajatra, Sang Patih Sangkuni, Bisma dan Dursasana.
      Raden Suwirya Kurawa sekti, miwah Rahaden Jayasusena, Raden Rikadurjayane, prapteng ngarsa sang prabu, kang pinusthi mrih jayeng jurit, sor sirnaning Pandhawa, ingkang dadya wuwus, ajwa kongsi Bratayuda, yen kenaa ingapus kramaning aris, sirnaning kang Pandhawa.
      Raden Suwirya Kurawa yang sakti, dan Raden Jayasusena Raden Rikadurjaya, tiba dihadapan Raja, yang disembah agar menang dalam perang, mengalahkan para Pandawa, yang menjadi dalam pembicaraan, jangan sampai terjadi perang Baratayuda, bila dapat ditipu secara halus, kemusnahan sang Pandawa.
      Lihat Selengkapnya

      13 April jam 23:01 · Tidak SukaSuka · 7 orangMemuat…
    • Muhamad Mukhtar Zaedin Bunda Lia@seperti rencana pemusnahan kebaikan/air oleh kejahatan/api, mungkinkah bisa disimpulkan begitu Bunda?
      13 April jam 23:08 · Tidak SukaSuka · 3 orangMemuat…
    • Bunda Lia
      Golong mangkana aturnya sami, Raden Sumarma Suranggakara, anut rempeg samya ture, wau sira sang prabu, Suyudana menggah ing galih, datan pati ngarsakna, ing cidranireki, kagagas kadang nak sanak, lagya eca gunem Wrekudara prapti, dumorojog munggeng pura.
      Artinya :
      Mereka sepakat, Raden Sumarma Suranggakara, menyetujui semua pembicaraan, demikian Sang Prabu, Suyudana dalam hatinya, tidak begitu dirasakan, tentang kecurangannya, memikirkan saudara dekat, ketika sedang asyik bercakap-cakap Wrekudara datang, terburu-buru masuk ke istana.
      Kagyat obah kang samya alinggih, Prabu Duryudana lon ngandika, yayi den kapareng kene, Dyan Wrekudara njujug Dhang Hyang Druna sigra ngabekti, rinangkul jangganira, babo suteng ulun, sira sida ngulatana, tirta ening dadi sucining ngaurip, yen iku ketemua.
      Artinya :
      Terkejutlah semua yang hadir, Prabu Dryudana berkata pelan, adikku marilah kesini, Raden Wrekudara langsung menghadap Dhang Hyang Druna segera meyembah, dirangkul/dipeluk lehernya, wahai anakku, kau jadi pergi mencari, air jernik untuk menyucikan diri, jika itu telah kau temukan.
      Tirta nirmala wisesaning urip, wus kawengku aji kang sampurna, pinunjul ing jagad kabeh, kauban bapa biyung, mulya saking sira nak mami, leluwihing triloka, langgeng ananipun, Arya Sena matur nembah, inggih pundi prenahe kang toya ening, ulun mugi tedahana.
      Artinya :
      Air suci penghidupan, sudah berarti kau mencapai kesempurnaan, menonjol di antara sesama makhluk, dilindungi ayah ibu, mulia darimu anakku, berada dalam triloka, adanya kekal, Arya Sena berkata sembah, ya dimanakah tempatnya sang air jernih, mohon aku ditunjukkan.
      Sayektine yen ulun lampahi, Resi Druna alon wuwusira, adhuh suteng ulun angger, tirta suci nggenipun, pan ing wana Tibrasareki, turuten tuduhingwang, banget parikudu, nucekaken ing badanira, ulatana soring Gadawedaneki, ing wukir Candradimuka.
      Artinya :
      Sungguh akan kutunjukkan, Resi Druna lirih kata-katanya, aduh anakku tercinta, air suci letaknya, berada di hutan Tibrasara, ikutilah petunjukku, harus diperhatikan, itu akan menyucikan dirimu, carilah di bawah Gandawedana, di gunung Candramuka…
      Lihat Selengkapnya

      13 April jam 23:22 · Tidak SukaSuka · 8 orangMemuat…
    • Muhamad Mukhtar Zaedin Bunda Lia@hmmmm bagus Bunda. Bisa di ceritakan lagi? Salam Kasihjatiku Bunda.
      13 April jam 23:32 · Tidak SukaSuka · 5 orangMemuat…
    • Bunda Lia
      Drungkarana ing wukir-wukir, jroning guwa ing kono nggonira, tirta nirmala yektine, ing nguni-uni durung, ana kang wruh ngone toya di, Arya Bima trustheng tyas, pamit awot santun, mring Druna myang Suyudana, Prabu ing Ngastina, angandika aris, Yayi Mas den prayitna.
      Artinya :
      Carilah di gunung-gunung, di dalam gua gua di situlah letaknya, air suci yang sesungguhnya, di masa lalu belum ada yang tahu tempatnya, Arya Bima gembira hatinya, mohon diri sambil meyembah, kepada Druna dan Suyudana, Prabu di Ngastina, berkata pelan, berhati-hatilah adikku.
      Bok kasasar nggonira ngulati, saking ewuhe panggonanira, Arya Sena lon wuwuse, nora pepeka ingsun, anglakoni tuduh sang Yogi, Bima gya pamit medal, lajeng lampahipun, kang maksih aneng jro pura, samya mesem nateng Mandraka nglingnya ris, kaya paran solahnya.
      Artinya :
      Jangan sampai tersesat dalam usaha mencari, oleh sulitnya letak air suci itu, Arya Sena menjawab pelan, aku tidak akan mengalami kesulitan, dalam menjalankan petunjuk sang guru. Bima segera mohon diri keluar, melanjutkan perjalanan, yang masih tinggal di dalam istana, semua terseyum, Raja Mandaraka berkata lirih, bagaimana caranya ia memperoleh air itu.
      Gunung Candradimuka guwaneki, dene kanggonan reksasa krura, kagir-giri gedhene, pasthi yen lebur tempur, ditya kalih pangawak wukir, tan ana wani ngambah, sadaya gumuyu, ngrasantuk upayanira, sukan-sukan boga andrawina menuhi, kuneng wau kocapa.
      Artinya :
      Gunung Candramuka dan guanya, di situ tinggal raksasa yang sangat menakutkan sangat besar, tentu akan hancur lebur, dua raksasa serupa gunung, tak ada yang berani melawan, semuanya tertawa, merasa berhasil tipu muslihatnya, bersuka ria pesta makan-minum sepuas-puanya, berganti yang dikisahkan….
      Lihat Selengkapnya

      13 April jam 23:35 · Tidak SukaSuka · 8 orangMemuat…
    • Arie Irfan Oooh… Luar biasa, catatan yg indah dan penuh makna… Top markotop… Aku sangat suka sekali Bunda… Selamat Malam Bunda… Salam Kasihku.
      13 April jam 23:46 · Tidak SukaSuka · 4 orangMemuat…
    • Bunda Lia Mas Arie aku bingung nih masak setiap aku nulis komentar kok selalu loncat2 piye to mas Arie…salam kasihku untukmu.
      13 April jam 23:47 · Tidak SukaSuka · 5 orangMemuat…
    • Arie Irfan Hehehehe… Emang akhir_akhir ini fb agak error Bunda… Aku aja kadang klo nulis komentar kadang dobel 3….. Kadang juga hilang trus muncul lagi…. Hehehe….
      13 April jam 23:54 · Tidak SukaSuka · 3 orangMemuat…
    • Bunda Lia Mas Arie… lanjutanya besok lagi ya mas… kita ngobrol saja…
      13 April jam 23:55 · Tidak SukaSuka · 6 orangMemuat…
    • Bunda Lia Sama berarti ya mas….
      14 April jam 0:02 · Tidak SukaSuka · 4 orangMemuat…
    • Muhamad Mukhtar Zaedin Bunda Lia@sangat bagus, lanjutanya besok ea Bunda, baiklah, aku sabar menunggu heheheheee
      14 April jam 0:09 · Tidak SukaSuka · 3 orangMemuat…
    • Muhamad Mukhtar Zaedin Gusarie@sugeng ndalu yo masa. salam kasihku selalu.
      14 April jam 0:11 · Tidak SukaSuka · 3 orangMemuat…
    • Herry Tasman Bunda Selamat malam menjelang pagi….apakabar…???
      14 April jam 0:16 · Tidak SukaSuka · 3 orangMemuat…
    • Arie Irfan Iya Bunda fb nya tuh yg agak error… Hehehe…. Aku tunggu ea Bunda lanjutannya…. Salam kasihku nan tulus.
      14 April jam 0:39 · Tidak SukaSuka · 4 orangMemuat…
    • Arie Irfan Selamat malam pak mukhtar… Selamat istirahat ea pak… Salam kasih & hormatku selalu.
      14 April jam 0:40 · Tidak SukaSuka · 4 orangMemuat…
    • Kyara Dewi Trimaksih Mama …sungguh semua cerita diatas terkandung pelajaran hidup yg begitu dalam …saya tunggu lanjutannya Ma..salam sayang
      14 April jam 0:46 · Tidak SukaSuka · 4 orangMemuat…
    • Agung Pambudi perlu juga akan kehadiran sang raden gatot kaca sebagai penguasa udara..agar lengkaplah 4 unsur semesta untuk saling berpadu hanyokro manggilingan hamemayu hayuning bawono…salam rahayu sagung dumadi..
      14 April jam 7:42 · Tidak SukaSuka · 1 orangMemuat…
    • Bunda Lia Xiixxixixixii kan baru datang he he he ….
      14 April jam 7:55 · Tidak SukaSuka · 3 orangMemuat…
    • Agung Pambudi sugeng tetepangan kagem sedoyo kadhang kinasih keluarga besar songggo buwono..mugi tansah pinaringan rahayu…..nembah nuwun ..diajeng ayu…..djojo ing bojo,,djojo djojo nuswantoro..
      14 April jam 9:02 · Tidak SukaSuka · 1 orangMemuat…
    • Muhamad Mukhtar Zaedin ‎@ sugeng enjing Bunda Lia dan Sanak Kadang Sedulurku semua di Songgo Buwono. Salam Kasihjati. Rahayu.
      14 April jam 10:29 · Tidak SukaSuka · 2 orangMemuat…
    • Ki Joko Bodho kok ada dalang putri yaa…….? haha. crita pewayangan, in i peradaban baru, hahahah
      15 April jam 23:19 · Tidak SukaSuka · 2 orangMemuat…
    • Bunda Lia Opo mas… rasalah to yo…
      15 April jam 23:24 · Tidak SukaSuka · 2 orangMemuat…
    • Ki Joko Bodho jangan pusing pusing mikirin yang di benakmu dan bimbangmu santai aja semoga saya dapat menghiburmu senyumlah, biar tambah ayu,
      15 April jam 23:25 · Tidak SukaSuka · 2 orangMemuat…
    • Bunda Lia He he he mas… rung sare po…
      15 April jam 23:26 · Tidak SukaSuka · 2 orangMemuat…
    • Ki Joko Bodho yang jempol tak tampak di layar cating , senyumu terasa di ponorogo , hmmmmm.
      15 April jam 23:27 · Tidak SukaSuka · 2 orangMemuat…
    • Bunda Lia he he he Ponorogo neng Eyang Betoro Katong po mas…. he he he njenengan neng ngendi ????
      15 April jam 23:28 · Tidak SukaSuka · 2 orangMemuat…
    • Ki Joko Bodho aku kiro kiro apane ya kok kendel nyritakne, dan mengklaim penerima wahyu keprabon mojo pahit jaman islam seperti di posmo edisi 622…..?
      15 April jam 23:29 · Tidak SukaSuka · 1 orangMemuat…
    • Bunda Lia La jaluk dadi apane mas… mengko tak aku sing wisuda dirimu jok kwatir ha ha ha ha
      15 April jam 23:34 · SukaTidak Suka
    • Ki Joko Bodho maksudnya mas iki karo bathorokatong bukan minta di wisuda, tapi mestinya roro ayu tahu dong.?sang pembawa peradaban
      15 April jam 23:38 · Suka

About Bunda Lia

Tidak ada hal yang mustahil apapun dapat terjadi karena manusia memiliki kemampuan yang luar biasa. Untuk menjelmakan suatu keinginan menjadi kenyataan. Hidup damai dan rukun sesama masyarakat. Birunya harapan msh menjadi teka teki, bagai musafir disahara berhrp mendptkan air, saat kemarau mengiringi perja lanannya, smua kering, sepi, bisu hny semilir angin panas ikut menyertai.Kau menyambangiku ketika seluruh pintu telah kukunci. Kita bertukar kata di balik tembok tinggi. Tak ada lagi cekrama canda dan cinta bagi bilik hatiku. Tinggal dinding pemahaman yang lebih agung dari rasa. Kita bukan lagi sepasang jiwa yang mendaki didalam dinding bilik hatiku atau putaran takdir. Kau dan aku menjadi kumpulan keterbatasan yang luruh pada ketentuan Maha Cinta. Tak ada lagi sekeping harap yang kita titipkan pada puing senyap. Sebab asa telah membumbung pada manzila yang lebih tinggi dari arasy. Hati tak lagi mengeja bagai tulisan sang pujangga… kemungkinan beriringan mamasuki dinding tembok yang kokoh. Telah kubangun bilik jiwa yang melampaui wingitnya puri pemujaan. Kutisik waktu dengan benang pengharapan yang lebih detail dari semua keinginan….

Posted on April 19, 2011, in Tulisan Bunda Lia. Bookmark the permalink. Tinggalkan komentar.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: