Sebuah Pendekatan Alegori Untuk Memahami Makna Hakikat. oleh Bunda Lia pada 18 April 2011 jam 17:47

Sebuah Pendekatan Alegori Untuk Memahami Makna Hakikat.

oleh Bunda Lia pada 18 April 2011 jam 17:47

Sebuah Pendekatan Alegori Untuk Memahami Makna Hakikat.
Dalam diskusi kemarin, telah kita bahas tentang logika. Yaitu menggunakan logika untuk mendekati pemahaman atas sebuah “KEBENARAN”.  Ternyata penggunaan logika, dan hanya menggunakan salah satu sensor dari panca indera kita adalah jauh dari makna kebenaran yang sesungguhnya. Kecerdasan sangat dibutuhkan dalam sebuah pemahaman, namun kalau hanya berbekal kecerdasan saja tidaklah cukup.
Sebuah pemahaman jika tidak dipahami secara utuh, akan menyebabkan pergeseran dari apa yang seharusnya dipahami. Hakikat adalah sebuah pengertian yang sulit untuk dijelaskan menggunakan Narasi ataupun Diskripsi. Muatan yang terkandung, bisa jadi hanya menyentuh pada kulit luar pokok-pokok tentang makna yang terkandung.
Begini……,
Kebenaran harus bersifat “MUTLAK”, tidak boleh menceng sedikitpun. Namun harus kita ingat, bahwa daya nalar dari setiap orang akan berbeda-beda tingkatannya.  Minimal harus sampai pada inti (focus) dari makna yang terkandung, jangan sampai pemahaman itu terdispersi ataupun terbias dari makna yang sesungguhnya.
Kita ambil contoh, saya kutipkan dari peribahasa. “Dimana bumi dipijak, disana langit dijunjung. Yang ada benak kita tentunya adalah menunjukkan dua buah arah yang berlawanan, yaitu : “atas dan bawah”. Kebanyakan orang akan berhenti memahami pengertian atas dan bawah, hanya pada ujung-ujung kaki dan kepala kita. Tidak lebih dari itu. Padahal, yang bersifat mutlak, kebenarannya tidak bisa ditawar-tawar lagi. Lalu dimana letak nisbinya pada peribahasa di atas? Marilah kita merenung sebelum merenung kita Stop dulo laporan…. alias Magrib… hemmmm.

Tidak SukaSuka · · Bagikan · Hapus

    • Abdullah Ali Maghrib…
      18 April jam 17:50 · Tidak SukaSuka · 4 orangMemuat…
    • Abdul Lathif ‎.
      Monggo podo ngesthoake dhawuhe Gusti…… Sholat Maghrib…..
      18 April jam 17:55 · Tidak SukaSuka · 3 orangMemuat…
    • Abdul Lathif ‎.Assalaamu’alaikum……

      Judul Wedharan kali ini mirip sebuah SKRIPSI atau TESIS Mahasiswa Fakultas Usuluddin, Mbakyu.

      Kulo sanget bungah, anggen kulo nekani piwulang panjenengan hari-demi hari…….

      18 April jam 18:03 · Tidak SukaSuka · 4 orangMemuat…
    • Awan Baraya Galuh Putra di baca untuk di mengerti..di mengerti untuk di amalkan itulah salah satu bagian dari makna kehidupan..
      18 April jam 18:18 · Tidak SukaSuka · 3 orangMemuat…
    • Bunda Lia Wa’alaikum salam mas Lathif… he he he…. Bismilahirrahmanirrahhim..…. Insya Allah sampai tuntas… ini yg bikin gara2 kang mas Agung dan PakPuh Tegoeh… he he he
      18 April jam 18:30 · Tidak SukaSuka · 5 orangMemuat…
    • Bunda Lia Mas Awan selamat malam … Insya Allah demikian semua mas Awan…. salam kasih….
      18 April jam 18:31 · Tidak SukaSuka · 3 orangMemuat…
    • Agung Pambudi salam rahayu diajeng ayu ..ugi sedoyo kadhang kinasih..wah..masak sih gara gara saya sama pak puh heehe..wah kudu siap siap bikin kopi panas se teko nih….bisa sampai pagi…hehheee
      18 April jam 18:32 · Tidak SukaSuka · 5 orangMemuat…
    • Abdul Lathif ‎.
      nah………..
      @Mas Agung
      @Pak Puh
      Panjenengan sami kedah tanggung jawab hehehehe……
      Kulo ingkang bangian midangetaken kemawon….\
      18 April jam 18:37 · Tidak SukaSuka · 3 orangMemuat…
    • Don Banunaek pendekatan holistik dan integral
      18 April jam 18:38 · Tidak SukaSuka · 3 orangMemuat…
    • Bunda Lia Ha ha ha kang mas kita mesti bertanggung jawab … he he he pintar mas Lathif… ya sudah mas Lathif bikin Kopi dan teh ya…
      18 April jam 18:40 · Tidak SukaSuka · 4 orangMemuat…
    • Bunda Lia Mas Don he he he selamat malam mas Don salam kasih mas…
      18 April jam 18:41 · Tidak SukaSuka · 4 orangMemuat…
    • Abdul Lathif ‎.
      Nuwun injih, Mbakyu ……. ngesthoake pangandhikan……. (Berangkat ke dapuuuuuur).
      18 April jam 18:43 · Tidak SukaSuka · 3 orangMemuat…
    • Denny Gibran Sugeng ndalu…Kebenaran dari sudut pandang LOGIKA memang benar adanya dan…itupun terbatas maknanya bagi orang awam!!!
      18 April jam 18:47 · Tidak SukaSuka · 3 orangMemuat…
    • Bunda Lia Mas Denny… bener mas… he he he selamat malam … salam kasih…
      18 April jam 18:51 · Tidak SukaSuka · 4 orangMemuat…
    • Bunda Lia
      Kali ini bertujuan untuk membuka cakrawala berfikir dengan metode yang benar, janganlah kita alergi dengan sebuah metode metode-metode akademis, karena metode-metode berfikir disini hanya untuk mendekati pada pada pokok permasalahan yang di bahas, sebagai contoh : bagaimana kita bisa menjelaskan rasa garam itu asin? tidak ada jalan lain agar orang yang akan kita beri penjelasan
      untuk mencicipi garam itu. sebuah pengalaman adalah kunci awal dari pembuktian kebenaran.
      Lihat Selengkapnya

      18 April jam 18:56 · Tidak SukaSuka · 10 orangMemuat…
    • Bunda Lia Makasih mas Lathif…disini pendapat Mas Don tepat dan benar sekali…
      18 April jam 19:01 · Tidak SukaSuka · 4 orangMemuat…
    • Misterr Jeans Sang Kinasih Sugeng ndalu Ibundaq.. Abah Ali, Mas Lathif, Mas Don, Mas Denny, lan sdoyo kdang kinasih.. Mugi GUSTI tansah paring kwelasan., kwilujengan dumateng kito sdoyo.
      18 April jam 19:04 · Tidak SukaSuka · 3 orangMemuat…
    • Nandang M Permana Ass bunda Lia. Bagi sy hakekat mmg benar sebuah inti. Inti adalah yg utama dan yg terdalam. Juga bg manusia inti tsb adalah hati. Maka berbahagialah org2 yg hatinya senantiasa terjaga u/ sll mengingat Allah…
      18 April jam 19:06 · Tidak SukaSuka · 3 orangMemuat…
    • Bunda Lia Selamat malam mas Jeans… salam kasih.
      18 April jam 19:15 · Tidak SukaSuka · 3 orangMemuat…
    • Bunda Lia Wa’alaikum salam mas Nandang he he he bener mas… salam kasih…
      18 April jam 19:17 · Tidak SukaSuka · 3 orangMemuat…
    • Misterr Jeans Sang Kinasih Salam kasihq jg slalu ntuk Ibunda..
      18 April jam 19:19 · Tidak SukaSuka · 3 orangMemuat…
    • Agung Pambudi setuju diajeng ayu..untuk dapat merasakan nikmatnya secangkir kopi ….njih monggo sami disruput ….heheh secangkir berdua ..rasanya gmana ya hehehee
      18 April jam 19:29 · Tidak SukaSuka · 3 orangMemuat…
    • Bunda Lia
      Dalam memahami dan mempelajari tentang “ilmu hakekat” tidak boleh ditelan mentah-mentah dogma kebenarannya, misalnya seperti Ucapan Syekh Siti Jenar berikut ini : “Syekh Lemah Abang namaku, Rasulullah ya aku, Muhammad ya aku, Asma Allah itu sesungguhnya diriku; ya Akulah yang menjadi Allah ta’ala.” Dapat kita bayangkan jika pernyataan itu ditelan mentah-mentah, dan mengabaikan makna hakikat dari ucapan Syekh siti Jenar. Tentunya kita juga akan menganggap pernyataan itu sebagai sebuah pernyataan yang menggada-ada.Lihat Selengkapnya

      18 April jam 19:41 · Tidak SukaSuka · 6 orangMemuat…
    • Hari Yuswadi sugeng ndalu bunda.mugi rahayu wilujeng.
      18 April jam 19:45 · Tidak SukaSuka · 2 orangMemuat…
    • Bunda Lia Rahayu mas Hari….. sugeng dalu njih… mugi Gusti paring berkah….
      18 April jam 19:48 · Tidak SukaSuka · 2 orangMemuat…
    • Agung Pambudi AKU A=ALLAH KU=KUASA
      18 April jam 19:58 · Tidak SukaSuka · 4 orangMemuat…
    • Agung Pambudi A:ALLAH
      KU:KUASA
      SI:SIFAT ROHMAN
      R: ROHIM
      18 April jam 20:08 · Tidak SukaSuka · 4 orangMemuat…
    • Bunda Lia
      “Sesungguhnyalah, Lafal Allah yaitu “kesaksian akan Allah”, yang tanpa rupa dan tiada tampak, akan membingungkan orang awam, sehingga meragukan kebenaran terhadap keberadaan Allah. Mereka akan bertanya-tanya, apakah sesungguhnya Allah itu “ADA”? Mereka tidak mengetahui akan diri pribadinya yang sejati, sehingga ia menjadi bingung. Sesungguhnya nama Allah itu untuk menyebut wakil-Nya, diucapkan untuk menyatakan yang dipuja dan menyatakan suatu janji. Nama itu ditumbuhkan menjadi kalimat yang diucapkan: “Muhammad Rasulullah”. Padahal sifat kafir berwatak jisim, yang akan membusuk, hancur lebur bercampur tanah.” “Lain jika kita sejiwa dengan Zat Yang Maha Luhur. Ia gagah berani, maha sakti dalam syara’, menjelajahi alam semesta. Dia itu Pangeran saya, yang menguasai dan memerintah saya, yang bersifat wahdaniyah, artinya menyatukan diri dengan ciptaan-Nya. Ia dapat abadi mengembara melebihi peluru atau anak sumpitan, bukan budi bukan nyawa, bukan hidup tanpa asal dari manapun, bukan pula kehendak tanpa tujuan.” “Dia itu yang bersatu padu menjadi wujud saya. Tiada susah payah, kodrat dan kehendak-Nya, pergi ke mana saja tiada haus, tiada lelah tanpa penderitaan dan tiada lapar. Kekuasan-Nya dan kemampuan-Nya tiada kenal rintangan, sehingga pikiran keras dari keinginan luluh tiada berdaya. Maka timbullah dari jiwa raga saya kearif-bijaksanaan tanpa saya ketahui keluar dan masuk-Nya, tahu-tahu saya menjumpai Ia sudah ada disana”.
      Pernyataan di atas adalah tafsir sederhana dari ketauhidan yang menjadi intisari ajaran Syekh Siti Jenar, dan landasan mistik teologi kemanunggalan. Kalimah syahadat yang hanya diucapkan dengan lisan dan hanya dihiasi dengan perangkat kerja fisik (pelaksanaan fiqih Islam dengan tanpa aplikasi spiritual), hakikatnya adalah kebohongan. Pelaksanaan aspek fisik keagamaan yang tidak disertai dengan implikasi kemanunggalan roh, sebenarnya jiwa orang itu mencuri, yakni mencuri dari perhatiannya kepada aspek Allah dalam diri. Itulah sebenar-benarnya munafik dalam tinjauan batin, dan fasik dalam kacamata lahir. Sebab manusia sebagai khalifah-Nya adalah cermin Ilahiyah yang harus menampak kepada seluruh alam. Sebagai alatnya adalah kemanunggalan wujudiyah sebagaimana terdapat dalam Tauhid. Terdapat kesatupaduan antara Allah, Rasul dan manusia. Masing-masing bukanlah sesuatu yang saling asing mengasingkan. Tafsir dari rangkaian huruf-huruf Alif Lam Mim.
      Lihat Selengkapnya

      18 April jam 20:08 · Tidak SukaSuka · 7 orangMemuat…
    • Abdullah Ali
      Kemajuan tehnologi sebenarnya semakin mempermudah untuk menemukan hakikat itu sendiri….kita ambil contoh listrik,aku ambil dari lampu….dari sekian banyak lampu dengan aneka ragam bentuk dan warna warni dan ditempatkan diberbagai tempat.…semua bisa nyala dari sumber yang satu yaitu storm…ketika bolam rusak maka diganti yang baru dan nyala dari storm yang sama…seperti itulah manusia…ruh bersumber dari zat yang satu…ketika ada raga yang rusak maka diganti raga yang baru tetapi ruh tetap sama yaitu dari zat yang sama….hanya raga bisa berfungsi sesuai penempatan dan jatah yang telah ditentukan…Lihat Selengkapnya

      18 April jam 20:12 · Tidak SukaSuka · 4 orangMemuat…
    • Agung Pambudi GUSTI iku soko tembung bagus ati utowo (bagusing ati) ati kang bagus iku ati kang resik suci/dumunung ono hyang widhi (gusti kang akaryo jagat ) mulo manungso yen biso nyucek ake atine lurus tumindak e luhur budine ,temen suci,/resik. ateges biso njumbuhake lahir lan bathine yo iku sing di arani manunggale kawulo lan gusti.
      18 April jam 20:13 · Tidak SukaSuka · 7 orangMemuat…
    • Agung Pambudi
      ROH atau sukma manusia adalah benih hidup.benih hidup adalah daya hidup perincian.kehidupan adalah daya hidup yang ana,Daya itu energi ,dan bukan materi .ada,tetapi tidak berbentuk.tiap benih hidup,jadi tiap daya hidup perincian itu harus...nya punya wadah (ruang) untuk bisa dinamakan benih hidup perincian .ruang adalah norma dari suatu kehidupan.sukma adalah benih rohani,karena itu sebagai wadah,maka sukma mempunyyai badan rohani:
      -aku manusia sebagai benih kehidupan.
      -badan rohani sebagai wadahnya.

      tiap roh tentu memnpunyai:
      *—AKU
      —-HIDUP,dan,
      —–sadar (terang)Lihat Selengkapnya

      18 April jam 20:17 · Tidak SukaSuka · 7 orangMemuat…
    • Abdullah Ali
      Yang aku paparkan itu penjabaran sederhana dari hakikat manusia…..namun bila sudah sampai pada tataran itu paham maka akan lain lagi pemahaman tentang hakikat,setelah ada keterangan lewat kalimat LAA ILAHA ILLALLAH maka pikir kita akan berkembang…pada kata ILAHA itu bisa juga diartikan sesuatu,maka bila kita artikan keseluruhan menjadi TIDAK ADA SESUATU KECUALI ALLAH….nah kata ALLAH disini benar seperti keterangan Den Ayu yaitu perwakilan nama…Lihat Selengkapnya

      18 April jam 20:21 · Tidak SukaSuka · 3 orangMemuat…
    • Bunda Lia Dimana bumi dipijak, disana langit dijunjung. Arti peribahasa ini adalah : “Dimana pun kita berada, kita harus patuh dan taat pada peraturan di tempat itu”. Namun, kita lupakan arti dari kiasan peribahasa di atas. Sekarang kita pinjam ungkapan dari peribahasa itu untuk memahami tentang kebenaran. Bumi berbentuk bulat seperti bola. Apakah anda setuju dengan diskripsi ini?
      18 April jam 20:22 · Tidak SukaSuka · 6 orangMemuat…
    • Bunda Lia
      Jika benar bumi itu bulat menyerupai bola, maka arah dari kaki menuju kepala, tentunya arah atas, dan arah bawah tenyunya adalah arah sebaliknya. Ini adalah pemahaman menggunakan logika. Sehingga setiap orang yang berdiri dimuka bumi ini, akan menentukan arah atas dengan arah yang berbeda-beda. Hanya arah bawah saja yang menuju ke satu titik. Saya meminjam “Buah Rambutan” sebagai alegori dalam menjelaskan logika ini. Bulu-bulu yang tumbuh pada buah rambutan satupun tidak ada yang sejajar antara satu dengan yang lainnya. Satu-satunya yang benar arahnya adalah mengarah pada pusat buah rambutan itu sendiri. Ini adalah sebuah gambaran tentang kenisbian dari suatu ungkapan kebenaran. Kadang-kadang kita sudah yakin seratus persen pada kebenaran sebuah prinsip, namun kadang kita lupa pada hakekat dari makna yang dikandungnya. Sekali lagi ini adalah sebuah alegori untuk pendekatan pada pemahaman sebuah prinsip “Kebenaran”. Sedangkan arah yang mutlak dari arah atas dan arah bawah adalah arah zenith dan nadhir. Sebelum kita mampu memahami dengan pendekatan logika yang benar, sangat sulit bagi kita untuk bisa memahami makna dan hakikat dari kebenaran itu sendiri. Karena hanya Allah Yang Maha Benar dan Yang Maha Tahu.Lihat Selengkapnya

      18 April jam 20:30 · Tidak SukaSuka · 6 orangMemuat…
    • Agung Pambudi AKU,hidup dan sadar adalah kaidah,dan bukan sifat dari roh
      18 April jam 20:37 · Tidak SukaSuka · 5 orangMemuat…
    • Agung Pambudi Sifat berarti ciri keadaan (hoedaningheid),dan kaidah adalah ketentuan (norm) dari sesuatu.roh manusia itu bukan satu(siji),tetapi suatu kesatuan (sawiji).
      18 April jam 20:37 · Tidak SukaSuka · 4 orangMemuat…
    • Agung Pambudi Roh atu sukma manusia merupakan perpaduan antara tiga ketentuan yang sama sifatnya,rohaniyah,namun berbeda fungsinya:aku,hidup,dan sadar,dalam rangka kegaiban.tiap roh mempunyai aku,dan tiap roh tentu hidup dan sadar.
      18 April jam 20:38 · Tidak SukaSuka · 4 orangMemuat…
    • Agung Pambudi Tandanya roh itu hidup ialah berkehendak,tetapi kehendak itu bukanlah aku.Kehendak berasal dari aku,aku yang hidup:tetapi aku bukan kehendak itu dan kehendak bukanlah aku. meskipu berasal dari aku,namun adanya kehendak itu bersama-sama aku.Tidak ada aku tanpa kehendak,dan tidak ada kehendak tanpa aku.
      18 April jam 20:42 · Tidak SukaSuka · 5 orangMemuat…
    • Abdullah Ali Dimana kaki berpijak,disitu langit dijunjung…ini ada 3 hal pokok sebenarnya yaitu BUMI,DIRI,LANGIT….dan inipun juga perwakilan NAMA saja…
      18 April jam 20:43 · Tidak SukaSuka · 3 orangMemuat…
    • Bunda Lia
      Cuplikan dari Serat “Sastra Gending”
      (Sekar Asmarandana)
      Pupuh 8.
      Dudu ngakal trusing gending
      Ngakal lungiting susatra
      Ngakal ing gending jatine
      Babaring jatining sastra
      Kawitane aksara
      Sawiji, Alif kang tuduh
      Mengku gaibul uwiyah.
      Pupuh 9.
      Dzat mutlak dipun wastani
      Myang la-takyun ingaranan
      Durung kahan salire
      Maksih wang wung kewala
      Iku jatining santra
      Ananing gending satuhu
      Dupi alif wus kanyatan.
      Artinya :
      Bukan pemahaman tentang gending
      Pemahaman rahasia sastra
      Sejatinya pemahaman gending
      Penjelasan tentang hakikat sastra
      Tentang asal mula huruf-huruf
      Satu, alif yang menjadi petunjuk
      Memuat substansi kegaiban.
      Dzat Maha Mutlak yang disebut
      Dengan la-ta’yun yaitu
      Ketika belum ada apapun
      Masih kosong semata
      Itulah hakikat ilmu satra
      Dan keberadaan gending sebenarnya
      Merupakan perwujudan dari sang alif.
      Lihat Selengkapnya

      18 April jam 20:43 · Tidak SukaSuka · 5 orangMemuat…
    • Agung Pambudi Tandanya kalu aku itu hidup adalah berkehendak,dan tandanya kalau kehendak itu ada ialah: bisa dihayati dalam rasa.memang rasa adalah alam dari tiap kehidupan.
      18 April jam 20:44 · Tidak SukaSuka · 4 orangMemuat…
    • Abdullah Ali Waduh,keponthalponthal aku jiiiiiiaaaaannnn hahahaha…..wis tak nyemak wae hahahaha…..
      18 April jam 20:47 · Tidak SukaSuka · 2 orangMemuat…
    • Agung Pambudi Tiap roh itu tentu sadar,karena sadar merupakan ketentuan pula dalam roh.
      18 April jam 20:47 · Tidak SukaSuka · 4 orangMemuat…
    • Agung Pambudi Tanpa kesadaran,tidak akan ada aku dan tidak akan ada kehendak,tetapi kesadaran bukan aku dan bukan kehendak.
      18 April jam 20:48 · Tidak SukaSuka · 4 orangMemuat…
    • Abdullah Ali Seperti halnya dengan maghrib 3 rakaat yang waktunya pun pas di pergantian SIANG,DAN,MALAM….seperti juga adanya kalimat KUN FAYA KUN….kata DIRI,DAN,FAYA,ini adalah SABABIYAH…..
      ALLAH,JIBRIL,MUHAMMAD….seperti halnya dengan RUH,JASAD,ILMU….kata JIBRIL dan JASAD,ini juga SABABIYAH…
      18 April jam 20:55 · Tidak SukaSuka · 3 orangMemuat…
    • Agung Pambudi KKesadaran itu ada bersama-sama aku dan hidup.Kesadaran adalah ketentuan dalam roh,dan bukannya berasal dari aku atau dari hidup.begitu pulalah halnya dengan dengan lain ketentuan dalam roh: aku dan hidup.kaidah dari roh itu ada,dan tidak saling mengasalkan .aku hidup dan sadar adalah tiga ketentuan yang berpadu menjadi roh.
      18 April jam 20:56 · Tidak SukaSuka · 6 orangMemuat…
    • Agung Pambudi Meskipun roh itu merupakan perpaduan dari tiga ketentuan,namun yang kita hayatai dan kita hidupi hanya satu:roh,sukma atau jiwa.roh adalah pribadi dan tunggal.
      18 April jam 20:57 · Tidak SukaSuka · 4 orangMemuat…
    • Abdullah Ali Wah iki meres uteg tenan iki aku jiiiiiiaaaaannnn hahahaha…
      18 April jam 21:05 · Tidak SukaSuka · 2 orangMemuat…
    • Agung Pambudi HEHE kang mas..poknya nganti subuh hihi
      18 April jam 21:12 · Tidak SukaSuka · 2 orangMemuat…
    • Agung Pambudi roh adalah tritunggal.roh sebagai tritunggal adalah suatu pribadi yang kekal,terdiri dari tiga ketentuan yang sama sifatnnya,tetapi berbeda fungsinyya,ketentuan -ketentuan mana kedalam bisa kita hayati dalam fungsinya masinng -masing,tetapi keluar hanya bisa kita hidupi sebagai satu pribadi.
      18 April jam 21:12 · Tidak SukaSuka · 5 orangMemuat…
    • Agung Pambudi Perpaduan antara aku,hidup dan sadar menjadi tritunggal yang tidak kudus dan tidak sempurna,roh atau sukma manusia itu,terjadi dalam rangka kegaiban ,dari hukum kebebasan ada .kebebasan menjadi keadaaan atau suasana dari perpaduan itu.
      18 April jam 21:13 · Tidak SukaSuka · 5 orangMemuat…
    • Agung Pambudi Kebebasan menjadi ciri pembawan roh,berlaku terhadap keadaannya kedalam.setiap roh atau sukma bersifat:
      –bebas dalam kesadarannya,dan
      –sadar dalam kebebasannya..
      18 April jam 21:14 · Tidak SukaSuka · 3 orangMemuat…
    • Abdullah Ali
      Bila diringkas secara sederhana ke TIGA hal itu adalah SATU KESATUAN….akan lebih jelas lagi bila kita kembali ke asal,yaitu DZAT,NUR ALLAH,NUR MUHAMMAD….karena ada Dzat maka ada Nur Allah….dengan adanya Dzat dan Nur Allah maka ada Nur Muhammad.
      Dari ketiga ini maka terjadilah proses yang menimbulkan ANGIN…maka proses pun berkembang dan menimbulkan PANAS yang kemudian menjadi API…dari yang sudah ada ini prosespun meningkat dan timbulah AIR…maka prosespun kian sempurna manakala dari yang sudah ada ini menimbulkan KERAK yaitu TANAH….jadilah JAGAD RAYA ini setelah proses ini terus berlangsung…
      Lihat Selengkapnya

      18 April jam 21:21 · Tidak SukaSuka · 2 orangMemuat…
    • Agung Pambudi Dan setiap aku adalah bebas pula dalam kehendaknya.kehendak manusia adalah bebas:
      *—bebas dari paksaan langsung,tetapi
      —tidak bebas dari pengaruh lingkungan, dan
      —tidak bebas dari kekuasaan hukum dimana sukma itu mengada.
      18 April jam 21:24 · Tidak SukaSuka · 4 orangMemuat…
    • Agung Pambudi Keadaan sukma dalam kediriannya ialah menurut atau dalam kekuasaan hukum-hukum dari alam dimana sukma mengada.
      18 April jam 21:24 · Tidak SukaSuka · 3 orangMemuat…
    • Agung Pambudi Di alam dunia terikat kepada hukum -hukum alam lahiriyah yang berlaku terhadap raga yang harus dihidupinya.dan dialam roh terikat kepada hukum-hukum alam rohaniyah.
      18 April jam 21:25 · Tidak SukaSuka · 4 orangMemuat…
    • Abdullah Ali Den Ayu hahahaha….wah kliyengan iki aku hahahaha…..hahahaha….
      18 April jam 21:25 · Tidak SukaSuka · 3 orangMemuat…
    • Agung Pambudi Didalam alam nyata lahiriyah dan alam nyata rohaniyah sukma terikat kepada kebutuhan untuk melangsungkan kehidupan aktifitasnya.Semua benda- hidup yang berada dalam alam kehidupan yang aktif tentu terikat kebutuhan akan sesuatu untuk melangsungkan aktifitasnya.
      18 April jam 21:25 · Tidak SukaSuka · 3 orangMemuat…
    • Bunda Lia
      APA MAKNA MIIM DAN AIN DALAM MANUNGGALING KAWULA GUSTI sehingga dapat menemukan Tuhan dan bertemu dengan Nya dan Mengapa ketika mencari Tuhan dibalik huruf alif dan nun maka tidak bisa bertemu dengan Nya? Tafsir Miim (numerology Arabiyah): Huruf miim m…erupakan muhammad rosulillah atau Ahmad, yang merupakan pintu menuju Ahad yang merupakan wahdaniyah Allah. Perbedaan antara Ahad dan Ahmad adalah huruf arab Miim (muhammad rosulillah penutup jalur risalah dan kenabian). Miim juga berarti malakuti / keagungan / penguasaan atas seluruh langit bumi, ayat Kursi merupakan ayat yang mengandung banyak huruf miim didalamya. Huruf miim bernilai 40, 40 hari khalwat dengan ikhlas dengan mengamalkan surat al ikhlas dan ayat Kursi (ayat yang banyak mengandung huruf miim /sujud jadi sujud adalah cara menggapai keagungan). Juga surat al ikhlas di awali dengan qulhuwa allohu ahad. Jadi perwujudan ahad di dunia adalah ahmad, ketika manusia menjadi ahmad maka merupakan tajalli/ penampakan sang Mahakuasa dalam diri manusia. ….Lihat Selengkapnya

      18 April jam 21:28 · Tidak SukaSuka · 6 orangMemuat…
    • Bunda Lia
      La ngopo mumet ki ngopo kang Dullah… ha ha ha ha
      Sekali lagi bedakan Ahmad dan Ahad terletak huruf miim. Huruf miim membentuk, posisi sujud dalam solat, sujud merupakan posisi kedekatan dengan Allah, bahkan sujud merupakan simbol dari wahdaniyah Allah. Metode untuk mendekat (muqorrobin/ kewalian) kepada Tuhan yang paling cepat adalah dengan sujud yang lama dalam Sholat. Hadits qudsi Allah berfirman : Barangsiapa memusuhi waliku sungguh ku umumkan perang kepadanya, tiadalah hamba Ku mendekat kepada Ku dengan hal hal yg fardhu- 17 rokaat, dan Hamba Ku terus mendekat kepada Ku dengan hal hal yg sunnah- 34 rokaat qobliyah dan bakdiyah- baginya hingga Aku mencintainya, bila Aku mencintainya maka aku menjadi telinganya yg ia gunakan untuk mendengar, dan matanya yg ia gunakan untuk melihat, dan menjadi tangannya yg ia gunakan untuk memerangi, dan kakinya yg ia gunakan untuk melangkah, bila ia meminta pada Ku niscaya kuberi permintaannya.Lihat Selengkapnya

      18 April jam 21:35 · Tidak SukaSuka · 6 orangMemuat…
    • Bunda Lia
      Tafsir Ain,Yaa,Sin,Nuun,Aliif (numerology Arabiyah):
      Huruf ain bermakna sayidina Ali bin Abu tholib merupakan pintu gerbang keilmuan. Sesuai hadits Nabi yang menyatakan bahwa Muhammad rosulluloh adalah gudang ilmu dan Sayidina Ali adalah pintunya. Huruf ayn membentuk posisi rukuk dalam sujud, dalam riwayat asbabun nuzul quran ada ayat yang berkenaan dengan Ali bin abu thalib, yaitu orang yang rukuk kemudian dalam posisi rukuk dalam solat melakukan sedekah berupa cincin. Inilah ayat quran itu: Walimu hanyalah Allah, Rasul-Nya dan mereka yang beriman yang menegakkan salat, membayar zakat seraya rukuk. (QS. al-M`idah: 55)……..Lihat Selengkapnya

      18 April jam 21:39 · Tidak SukaSuka · 6 orangMemuat…
    • Bunda Lia
      Kunci sholat yang merupakan adab tatakrama/ kepasrahaan total ila allohu ada di rukuk/ huruf ain, sujud/ huruf miim adalah kedekatan (muqorobin- fana asma dan tajalli asma), barangsiapa tidak tahu adab ( rukuknya) maka tidak layak untuk dekat (muqorobin). Huruf Ain bernilai 70.sedang huruf Ya bernilai 10 dan huruf Sin bernilai 60. jadi secara matematis yaitu 70(ain)= yaa(10)+sin(60) jadi Ya + Seen = Ain merupakan Quran dalam surat 36 adalah surat Ya Sin. ayat ke 58 dari surat Yasin adalah Salaamun Qawlam Mir Rabbir Rahiim. Jadi 5+8=13, posisi huruf ke 13 dalam abjad Arab adalah huruf Miim/ Sujud. Jadi untuk mengerti Ain/ rukuk kita harus mengerti tafsir huruf Yaa dan Tafsir huruf Sin. Dengan mengerti Yaa dan Sin kita akan sampai kepada Sayidina Ali bin Abu Tholib. Huruf Ya adalah akhir dari abjad Arab and Alif awal dari abjad Arab. Huruf Ya/ hamba memimpin / cenderung ke arah Alif / Allah. Huwal Awwalu wa Hu wal Akhiru.Lihat Selengkapnya

      18 April jam 21:44 · Tidak SukaSuka · 7 orangMemuat…
    • Agung Pambudi hm…
      18 April jam 21:47 · Tidak SukaSuka · 3 orangMemuat…
    • Agung Pambudi
      Rincian huruf Awwalu : * Alif(1)+waw(6)+lam(30)=37-3+7=10,(Ya=10), * 10 -1+0=1-pertama. * Rincian huruf Akhiru :: Alif(1)+Kho(600)+Ro(200)= 801-8+0 +1= 9 – terakhir adalah 9, angka 9 dalam numerology arab adalah huruf Ta yang bermakna penyucian atau Tahara / penyucian dan bulan ke 9 dalam Arab / Qomariah adalah bulan ramadhon yaitu bulan puasa. Penyucian kalbu dari kecintan diri dan dunia merupakan tingkat awal penyucian untuk bersuluk kepada Allah. Sesungguhnya kotoran maknawi terbesar yang tidak bisa disucikan meskipun dengan tujuh lautan dan para nabi pun tidak mampu menghilangkannya adalah kotoran kejahilan ganda (pura-pura tahu padahal tidak tahu). Kekeruhan ini mungkin akan memadamkan cahaya petunjuk dan meredupkan api kerinduan yang merupakan buraq untuk bermikraj mencapai berbagai maqom spiritual. Dan Alif(1)+ Ta(9)=10- (Ya=10=hamba) , nilai huruf (Ya=10), jadi seorang Hamba yaitu simbol Ya harus melakukan Puasa / penyucian jiwa/ tazkiyah nafs simbol (Ta=9) untuk Alloh semata simbol (Alif=1) atau Hamba harus sabar dengan KetentuanNya atau nrimo ing pandum, karena hasil puasa Lillah Billah menjadikan orang sabar atau innalloha maashobirin (Sesungguhnya Alloh bersama (MA terdiri huruf miim dan ain lihat al Baqarah:153 ) orang yang sabar.Lihat Selengkapnya

      18 April jam 21:47 · Tidak SukaSuka · 7 orangMemuat…
    • Agung Pambudi Sukma adalah perpaduan antara tiga ketentuan rohaniyah yang tidak kekal,jadi tidak bisa mati,tetapi bisa musnah.mati berarti tidak hidup dengan meninggalkan unsur-unsur yang akan kembali menjadi materi asalnya di alam ana,sedang musnah berarti tidak-hhidup,tetapi lenyap kembali ke dalam alam ketiadaan.
      18 April jam 21:50 · Tidak SukaSuka · 5 orangMemuat…
    • Bunda Lia
      Lihat bersama adalah Ma yaitu maasshobirin. Disini terungkap rahasia mim dan ayn yaitu MA seperti yang diucapkan oleh Husain bin Mansur al Hallaj. jadi Sabar adalah kunci menemukan Tuhan. Para mufassir menafsirkan sabar dengan melakukan puasa. Pahala puasa hanya Allah yang tahu. Artinya Hak menilai puasa langsung di tangan Allah bukan di tangan para malaikat. Sabda Rosullulloh saw Puasa yang dilakukan khusus untuk-Ku/ puasa Lillah Billah dan cukuplah Aku sebagai pahalanya. Mempelajari Ilmu Ketuhanan akan menjadikan orang bersabar, seperti dialog Nabi Musa as dan Nabi Khidir as yaitu Bagaimana kamu dapat sabar terhadap persoalan yang kamu sama sekali belum memiliki pengetahuan yang cukup tentang-Nya
      (QS 18:68). Barang siapa menghadapi kesengsaraan dengan hati terbuka, menunjukkan kesabaran dengan penuh ketenangan dan martabat, termasuk dalam golongan orang terpilih dan bagian untuknya adalah Berikanlah kabar gembira (keberhasilan dan kejayaan) kepada orang yang sabar (QS 2:155),
      Lihat Selengkapnya

      18 April jam 21:56 · Tidak SukaSuka · 7 orangMemuat…
    • Agung Pambudi SUKMA sebagai benih hhidup perincian senantiasa ada dalam alam rasa perincian,alam rasa manusiawi yang tidak kekal.Dalam rasa itu maka semua kaidah,sifat dan pembawaaan dari sukma bisa kita hayati dengan terbukannya hati terhadap pengertian,dan dan tidak dengan kecerdasan otak.
      18 April jam 21:57 · Tidak SukaSuka · 2 orangMemuat…
    • Gadis Exsprit Selamat malam mama,,,,salam sayankkk selalu
      18 April jam 21:59 · Tidak SukaSuka · 3 orangMemuat…
    • Gadis Exsprit Selamat mlm jg mas agung,,,dan om abdullah,,,,,,dan semua yg hadir di sini,,,,,,,
      18 April jam 22:00 · Tidak SukaSuka · 4 orangMemuat…
    • Bunda Lia
      Kang mas Agung benar sekali dan tepat dan pas… kita sama2 ya kang mas… mas Latif ini yang aku mau saling berkesinambungan…..
      Dalam Islam, kemampuan mengendalikan emosi dan menahan diri disebut sabar. Orang yang paling sabar adalah orang yang paling tinggi dalam kecerdasan emosionalnya. Ia biasanya tabah dalam menghadapi kesulitan. Ketika belajar orang ini tekun. Ia berhasil mengatasi berbagai gangguan dan tidak memperturutkan emosi-nya. Gabungan rincian Awwalu dan Akhiru adalah Seorang Hamba (Ya=10=hamba) karena Akhiru(9)+ Awwalu (1)=10- (Ya=10=hamba), jadi seorang Hamba menampung Asma Allah yang lengkap dan memiliki potensi untuk menampakkan sifat ketuhanan. Huruf Sin bernilai 60 dalam numerology Arab, merupakan simbol dari sirr Muhammad, sirr adalah rahasia ketuhanan yang disimpan dalam diri manusia sebagai hamba. Huruf sin dalam INSAN. huruf alif nya adalah Allah, huruf sin adalah rahasia / sirr ketuhanan, 2 huruf nun adalah simbol hukum dunia dan akhirat yang merupakan representasi /perwakilan kitab suci al Quran. Huruf Yaa/ simbol Hamba digunakan untuk memanggil seseorang atau menarik perhatian sesorang. Ya adalah simbol seorang Hamba menyembah dan menyebut Tuhannya Ya Allah Ya Robbi dll.Lihat Selengkapnya

      18 April jam 22:02 · Tidak SukaSuka · 6 orangMemuat…
    • Agung Pambudi MET MALEM gadis..salm rahayu
      18 April jam 22:05 · Tidak SukaSuka · 4 orangMemuat…
    • Agung Pambudi
      Yaa juga digunakan oleh Allah memanggil Hambanya.Ya juga berarti simbol antara yang disembah dan menyembah, tetapi posisi Ya=10 / hamba selalu cenderung kepada Alif=1 atau Allah karena Allah sebagai Awwalu, dalam ilmu huruf, Alif(1)+waw(6)+lam(30)=37-3+7=10 adalah Yaa menyatu dengan Alif (10-1+0=1) atau dibalik Yaa ada Alif atau di dalam Manusia ada Tuhan atau istilah Wahdatul Wujud nya Ibnu Arobi yaitu antara penyembah dan yang disembah itu sama tapi tidak serupa atau menurut istilah ajaran Syekh Siti Jenar, yaitu Manunggaling Kawula Gusti. PERSAMAAN antara manusia dan Allah. Hal inilah yang dimaksudkan dalam sabda Nabi saw.: Sesungguhnya Allah menciptakan manusia dalam kemiripan dengan diriNya sendiri.Lihat Selengkapnya

      18 April jam 22:05 · Tidak SukaSuka · 5 orangMemuat…
    • Igo Wekas Sisih Kiwo malam di..?
      18 April jam 22:07 · Tidak SukaSuka · 4 orangMemuat…
    • Gadis Exsprit Terima kasih mas,,rahayu jg
      18 April jam 22:08 · Tidak SukaSuka · 3 orangMemuat…
    • Bunda Lia Mbak yu Igo sugeng dalu mbak nyuwun pangestu… pangapunten kadung asyik ngantos kesupe… setunggal arah mbakyu dados sedanten sami tumbu pikantuk tutup .. he he he Rahayu mbak yu.
      18 April jam 22:09 · Tidak SukaSuka · 5 orangMemuat…
    • Abdul Lathif ‎.
      Monggo dipun lanjutake , Mbakyu……….
      18 April jam 22:10 · Tidak SukaSuka · 2 orangMemuat…
    • Gadis Exsprit Selamat malam mbk igo,,dan om lathif,,,,
      18 April jam 22:13 · Tidak SukaSuka · 3 orangMemuat…
    • Agung Pambudi
      Lebih jauh lagi Allah telah berfirman: Hambaku mendekat kepadaKu sehingga Aku menjadikannya sahabatKu. Aku pun menjadi telinganya, matanya dan lidahnya. Juga Allah berfirman kepada Musa as.: Aku pernah sakit tapi engkau tidak menjengukku! Musa menjawab: Ya Allah, Engkau adalah Rabb langit dan bumi; bagaimana Engkau bisa sakit? Allah berfirman: Salah seorang hambaKu sakit; dan dengan menjenguknya berarti engkau telah mengunjungiKu. Memang ini adalah suatu masalah yang agak berbahaya untuk diperbincangkan, karena hal ini berada di balik pemahaman orang-orang awam. Seseorang yang cerdas sekalipun bisa tersandung dalam membicarakan soal ini dan percaya pada inkarnasi dan kersekutuan dengan Allah. Tafsir huruf Nun dan Alif- Pencari Tuhan dibalik huruf alif dan nun maka tidak bisa bertemu dengan Nya: Bernilai 50 dalam numerology Arab. Tafsir huruf INSAN, memiliki 2 huruf nun merupakan simbol alam dunia/ jasad dan alam akhirat/ ruh/ jiwa. Ruh yang disucikan akan memperoleh Nur/ surga sedangkan Ruh yang dikotori akan memperoleh Nar/ neraka.Lihat Selengkapnya

      18 April jam 22:13 · Tidak SukaSuka · 4 orangMemuat…
    • Agung Pambudi salam sungkem kakang mbok igo wekas kang kinasih..rahayu ingkang sami pinanggih..
      18 April jam 22:14 · Tidak SukaSuka · 4 orangMemuat…
    • Agung Pambudi ‎@kang mas latief..wedaran kanan kiri ditiga tempat ..hehehe
      18 April jam 22:15 · Tidak SukaSuka · 4 orangMemuat…
    • Bunda Lia
      Gadis sayang selamat malam say….Mas Lathif … tolong punya Kang mas Agung diurutkan njih awit inilah bersamaan dan kesinambungan yang pas … nyuwun pangapunten njih kang mas Agung kawulo terasaken …. Tafsir Alif dan Nun yang ditulis kang mas Agung: Penggambaran Simbolis Huruf dan Alif Nun merupakan lambang sebuah perahu (syariat) dan sebuah Jiwa / individu /personal mengarungi lautan / medan ujian, kayuh / sampan (membentuk huruf Alif) kiri kanan adalah wilayah pilihan manusia (sunnatulloh adalah qadha qadar baik buruk) yang telah ditetapkan oleh Allah arti simbol Alif. Individu yang sedang menaiki perahu (simbol Nun), sampan/kayuh adalah alat/ pilihan yang akan mengerakkan jiwanya menuju 3 pilihan yaitu, pertama, arah perahu ke kiri berarti ashabul syimal/ Nun menjadi Naar/ neraka, kedua arah perahu ke kanan berarti ashabul yamin/ Nun menjadi Nur/cahaya, ketiga arah perahu tidak ke kiri dan tidak ke kanan tetapi tengah berarti sabiqunal awwalun/ terdahulu mencapai tujuan ini adalah golongan para pencinta yaitu menyembah karena kerinduan ingin bertemu dengan sang Khaliq ini adalah jawaban isyarah tersembunyi dari Husain bin Manshur al Hallaj- yaitu para nabi : Dengan simbol miim (arti bathinnya adalah sujud) yaitu Muhammad saw dan ain (arti bathinnya adalah rukuk) yaitu sayidina Ali bin Abuthalib. Huruf Nun Mengingatkan Kita juga kepada Zunnun/ Nabi Yunus as yang naik perahu di tengah lautan dan ditelan Ikan karena meninggalkan Kaum nya sebelum ada perintah dari ALLAH. Zikir Zunnun / N.Yunus doa keselamatan menghadapi medan ujian : wa dzan nuni idz dzahaba mughadziban fa dhanna an lan naqdiro alayhi fa nada fid dhulumati an laila antan subhanaka inni kuntu minadolimin fastajabna lahu wa najjaynahu minal ghammi wa kadzalika nunjil mukminina (Anbiya :87-88).Lihat Selengkapnya

      18 April jam 22:20 · Tidak SukaSuka · 7 orangMemuat…
    • Abdul Lathif ‎.
      @Salamat Malam juga : Keponakanku GADIS, mana Mas Misterr-mu…….
      @Mas Agung : Sampai bingun aku mengikuti kuliah di kelas yanh mana hehehehehehehehehe……..…….
      18 April jam 22:20 · Tidak SukaSuka · 3 orangMemuat…
    • Gadis Exsprit Selamat malam jg mama
      18 April jam 22:21 · Tidak SukaSuka · 2 orangMemuat…
    • Abdul Lathif ‎.
      Kasinggihan Dhawuh, Mbakyu………..
      18 April jam 22:25 · Tidak SukaSuka · 3 orangMemuat…
    • Gadis Exsprit Om lathif mas jeans pergi ke warung beli rokok ktnya
      18 April jam 22:27 · Tidak SukaSuka · 4 orangMemuat…
    • Abdul Lathif ‎.
      @adis : hahahahaha………
      18 April jam 22:31 · Tidak SukaSuka · 3 orangMemuat…
    • Bunda Lia
      KESIMPULANNYA ADALAH: Tafsir Yaa Sin akan membuka rahasia huruf `MA yaitu miim dan ain seperti yang dikatakan oleh Husain bin Mansur al Hallaj: Quran dalam surat 36 adalah surat Ya Seen. ayat ke 58 dari surat Yasin adalah Salaamun Qawlam Mir Rabbir Raheem. Rahasia Ketuhanan ada dalam diri manusia, agar manusia mampu menampakkan atau men-tajallikan Ketuhanan dalam dirinya maka perintah solat (Rukuk, Sujud) adalah sarana Manunggaling Kawula Gusti dan sodaqoh ( menebarkan hasil usaha kebenaran/ pengabdian masyarakat/ agen perubahan/ social agent) kepada sesama makhluk Tuhan (kesalehan sosial) yang merupakan perwujudan dari Salaamun Qawlam Mir Rabbir Raheem Tafsir Yaa Sin adalah simbol manusia sempurna yaitu hamba yang mampu menampung rahasia Allah dan didalam sirr itu seorang penyembah dan disembah bertemu dan berdialog, ibarat sebuah pohon lengkap dengan pokoknya, cabangnya dan puncaknya. Imam al Baqir berkata: Maukah kamu akau beritahu pokok-pokok Islam, cabang dan puncaknya dan pintu kebaikan? Sulaiman bin Khalid berkata: Tentu, lalu jawab Imam al Baqir: Pokoknya adalah sholat, cabangnya adalah zakat, dan puncaknya adalah membela kaum tertindas dan menegakkan keadilan Tafsir Rukuk/Huruf Ain Etika rukuk adalah meninggikan maqam rububiyah Nya yang agung, mulia dan merendahkan maqam ubudiyah seorang hamba yang lemah, faqir dan hina. Rukuk adalah awal ketundukkan dan sujud adalah puncaknya.Yang melakukan rukuk dengan sempurna dan benar akan menemukan keselarasan pada sujud. Imam Shadiq berkata rukuk yang benar kepada Allah adalah menghiasi dengan cahaya keindahan asma Nya. Rukuk adalah yang pertama dan sujud adalah yang kedua. Dalam rukuk ada adab penghambaan dan dalam sujud ada kedekatan/Qurb dengan Zat yang disembah….Lihat Selengkapnya

      18 April jam 22:33 · Tidak SukaSuka · 9 orangMemuat…
    • Bunda Lia
      Mas Lathif kang Dullah ini pernah kita bahas beberapa waktu yang lalu…. Copy paste…Ok….Simbol rukuk adalah hamba dengan hati tunduk kepada Allah, merasa hina dan takut di bawah kekuasaan-Nya. Merendahkan anggota badan karena gelisah dan takut tidak memperoleh manfaat rukuk. Tafsir Sujud/Huruf Mim Sujud merupakan puncak ketundukan dan puncak kekhusyukan seorang hamba, sebaik-baik wasilah taqarrub ila Allah, sebaik-baik posisi untuk mencapai cahaya-cahaya tajalli Asma Allah dan maqam Qurb dengan Nya. N. Saw bersabda : lamakanlah sujudmu, sebab tiada amal yang lebih berat dan paling tak disukai oleh syetan saat melihat anak Adam sedang sujud, karena dia telah diperintahakan sujud dan dia tidak patuh. Sujud merupakan sebab mendekatnya hamba dengan sang Kholik. Wahai orang yang beriman, mintalah pertolongan dengan sabar dan solat, sesungguhnya Allah bersama orang yang sabar (al Baqarah:153). Tafsir Salam / Huruf Yaa Sin Salam adalah salah satu nama Allah. Arti Salam dari sisi Allah adalah keselamatan zat, sifat, perbuatan-Nya. Adapun Zatnya terpelihara dari kelenyapan, perubahan dan dari segala kekurangan. Salam dari sisi Hamba adalah doa,yaitu memohon keselamatan kepada Allah untuk orang yang kita ucapkan salam / selamat dari segala cobaaan dan bencana dunia akhirat. Salam juga berarti ungkapan Kepasrahan / ketundukan kepada Sunnatulloh( Quran Hadits).Lihat Selengkapnya

      18 April jam 22:36 · Tidak SukaSuka · 7 orangMemuat…
    • Bunda Lia
      Kang Dullah ini pernah tak wedar juga…. ingat kan dengan tulisan yang ini… harusnya masih ingat…..Menurut Imam Shadiq salam adalah orang yang melaksanakan perintah Alloh dan melakukan sunnah Rosulillah dengan ikhlas (intinya Ahad dan Ahmad), juga selamat dari bencana dunia dan akhirat. Salam juga bermakna penghormatan kepada hamba yang sholih (assalamu alaina wa ala ibadilahis sholihin) dan malaikat pencatat amal. Al Futuhat al Makkiyah, Karangan Ibnu Aroby, merujuk empat perjalanan akal dalam bab 69 tentang rahasia rahasia shalat sebagai perjalanan spiritual manusia. Perintah sholat 51 rokaat kepada Nabi Muhammad saw saat isro miroj: Tuhan memerintahkan hambaNya itu supaya setiap Muslim setiap hari sembahyang limapuluh kali. Kemudian untuk umatnya menjadi 17 rokaat wajib di lima waktu dan sisanya 34 rokaat menjadi sunah muakkad- qobliyah dan bakdiya. > Mulla Shadra dalam bukunya al Asfar al Arbaah mengatakan: Ketahuilah bahwa para pesuluk diantara orang Arif/ Irfan dan para Wali menempuh empat perjalanan akal : Perjalanan makhluk kepada kebenaran diskusi metafisika umum (min al khalq ila al Haq). Pesuluk mempelajari dasar-dasar metafisika umum dan dalilnya.pesuluk cenderung pada kajian semantik dan metafisika dasar terhadap firman Ttuhan dalam Quran. Perjalanan bersama kebenaran didalam kebenaran- pengalaman metafisika khusus dengan pengalaman pribadi (bi al Haq fi al Haq).Lihat Selengkapnya

      18 April jam 22:39 · Tidak SukaSuka · 8 orangMemuat…
    • Abdullah Ali Hehehehe…iyo..
      18 April jam 22:40 · Tidak SukaSuka · 4 orangMemuat…
    • Agung Pambudi
      Sukma manusia jadi mempunyai:
      *–kaidah yang menentukan kepribadiannya,
      —-sifat yang menentukan kediriannya,
      —-pembawaan yang menentukan kepribadiannya,
      —-rasa yang menentukan kediriannya…sebagai benih hidup yang berfungsi dalam kehidupan, tiap sukma mempunyai pembawaannya sendiri-sendiri,yaitu::
      *–hayat,kekuatan benih sebagai daya pertumbuhan,
      —watak,ciri benihh sebagai daya kesadaran,dan
      —bakat,kemampuan sebagai daya kehidupan.
      Lihat Selengkapnya

      18 April jam 22:41 · Tidak SukaSuka · 7 orangMemuat…
    • Bunda Lia Saya harap kalau ndak kuat jangan diteruskan ini tida bisa kalau langsung… mungkin besok saya dan mas Agung akan hadir kembali untuk melanjutkan wedaran ini… bagaimana mas Lathip 1x lagi tinggal aku ambilkan 1 kali copy paste….
      18 April jam 22:49 · Tidak SukaSuka · 8 orangMemuat…
    • Abdul Lathif ‎.
      Kulo sampun mantu ngurutke kagungan Mas Agun, Mbakyu…..
      Nebggu kelanjutanipun…..
      18 April jam 22:51 · Tidak SukaSuka · 4 orangMemuat…
    • Bunda Lia
      Pesuluk akan melihat sifat dan nama-Nya yang tertinggi baik nama yang mewujudkan rahmat-
      Nya dan murkaNya. Hukum nama nama Allah ini di dalam kejamakannya akan mewujud di dalam diri pesuluk.Hal ini dikenal dengan makam wahidiyah atau tujuh substansi halus (lataif). Pesuluk akan mengalami rasa takut dan harapan (al khauf wa al raja). Perjalanan dari Kebenaran menuju makhluk (min al Haq ila al al khalq). Setelah mengalami fase peniadaan diri,pesuluk menerima karunia Tuhan dan kembali kepada kesadaran diri. Pesuluk menyaksikan penciptaan dan alam kejamakan dalam diri makhluk tetapi dengan mata yang lain, dengan pendengaran yang berbeda. Puncak perjalan ketiga membawa pesuluk menuju kesucian/Wilayah (kewalian). Perjalanan bersama Kebenaran di dalam makhluk (bi al Haq fi al khalq). Maqam penetapan hukum dan pembedaan dari baik dan buruk. Ini adalah derajat kenabian, penetapan hukum dan kepemimpinan atas umat manusia yang berhubungan dengan urusan urusan mereka yang beragam dan berbeda-beda serta bagaimana mereka saling berinteraksi satu sama lain. seorang arif tak akan bisa mencapai maqam spiritual tertinggi jika tidak memanifestasikan keimanan-puncak, yang telah diraihnya lewat dua perjalanan pertama, dalam bentuk concern sosial politik untuk mereformasi masyarakat dan membebaskan kaum tertindas dari rantai penindasannya. Tidak lain maqam penetapan hukum (legislatif) atau melibatkan diri dalam kemasyarakatan dan hubungan social, merupakan perwujudan penebaran salam kepada makhluk yaitu Salaamun Qawlam Mir Rabbir Raheem yang merupakan inti tafsir Yaa Sin. Pesanku kita orang timur, berbudayalah dengan kebudayaan leluhurmu, bukan jadi orang timur yang ke arab2an atau Ontaisme yang sok membela Agama Allah, Allah tidak butuh itu…….Lihat Selengkapnya

      18 April jam 22:53 · Tidak SukaSuka · 7 orangMemuat…
    • Abdul Lathif ‎.
      Midangetake, Mbakyu……. monggo….
      18 April jam 22:56 · Tidak SukaSuka · 4 orangMemuat…
    • Agung Pambudi Tiap sukma jadi punya aku-nya sendiri,aku-perincian dan tiap aku itu tentu hidup.aku manusia adalah suatu pribadi yang :
      *–berwatak,
      —berbakat,dan
      —berkehendak.
      18 April jam 22:57 · Tidak SukaSuka · 6 orangMemuat…
    • Agung Pambudi Aku manusia menyatakan diri dalam kehendak dan perbuatan.kehendak adalah tandanya kalau aku itu hidup.kehendak adalah saluran daya cipta manusia untuk melakukan aktivitasnya.
      18 April jam 22:57 · Tidak SukaSuka · 6 orangMemuat…
    • Agung Pambudi Kehendak adalah saluran yang berpangkal darii kesadaran dan akal budi.karena itu dari kehendaknya maka aku-manusia dapat dimengerti.Kehendak adalah saluran aku-manusia untuk memperistiwakan dirinya dalam perbuatan.
      18 April jam 22:58 · Tidak SukaSuka · 6 orangMemuat…
    • Agung Pambudi Kehendak aalah peristiwa rohani dan perbuatan ialah perisiwa jasmani dari aku-manusia.kehendak adalah buatan dan milik manusia.itulah satu-satunya buatan dan milik manusia dalam dirinya,sedang lainnya manusia tidak mampu untuk membuatnya:
      *–…SUKMA MANUSIA TIDAK DAPAT MENCIPTA,
      —-NYAWA MANUSIA TIDAK DAPAT MEMBUAT,
      —-WADAG MANUSIA KITA TIDAK DAPAT MEMBIKIN
      18 April jam 22:59 · Tidak SukaSuka · 6 orangMemuat…
    • Agung Pambudi AKU manusia adalah benih hidup,dan kreasinya dinyatakan dalam kehendak dan perbuatan.aku-manusia adalah aku perincian tidak kekal.kehendak manusia adalah serba -berubah .tiap kehendak meiliki sifat pembawaan dari akunya: bebas

      kehendak adalah:
      * bebas dari paksaan,tetapi
      –tidak bebas dari pengaruh.

      18 April jam 23:00 · Tidak SukaSuka · 6 orangMemuat…
    • Agung Pambudi Kehendak adalah buatan manusia,tetapi bebas ialah ciri pembawaan dari aku.Manusia tidak ada yang mempunyai kehendak yang tidak bebas dari paksaan.BEBAS adalah sutu penyempurnaan kepribadian:sukma manusia.Kehendak bebas manusia adalah fakta rohani .
      18 April jam 23:01 · Tidak SukaSuka · 6 orangMemuat…
    • Agung Pambudi Suatu fakta dalam diri tiap orang yang dapat dihayati sendiri,dan tidak dapat dibuktikan kepada orang lain.kehendak bebas manusia adalah fakta rohani dan pembuktian pribadi.
      18 April jam 23:01 · Tidak SukaSuka · 6 orangMemuat…
    • Agung Pambudi Mulai dari kelahiran tiap anak sudah menunjukkan kebebasan dalam kehendak-nya.kesadaran atas kehendaknya yang bebas ini merupakan pertumbuhan dalam jiwa manusia yang dipengaruhi oleh banyak unsur dalam kehidupan.
      18 April jam 23:02 · Tidak SukaSuka · 6 orangMemuat…
    • Agung Pambudi dan di dalam kesadaran akan pengendalian atas kehendaknya yang bebas letak jalan hidup manusia menuju cita yang dituju.kehendak bebas adalah perisai rohani.dengan kehendaknya yang bebas tiap manusia mampu untuk menerima atau menolak setiap unsur yang akan mempengaruhi dirin-nya untuk disesuaikan dengan cita hidupnya.
      18 April jam 23:03 · Tidak SukaSuka · 5 orangMemuat…
    • Agung Pambudi Manusia adalah suatau kepribadian yang berdikari dan berkehendak bebas dalam hubungannya dengan kehidupan dalam alam semesta.kesadaran adalah pangkal kendali manusia atas kehendak-nya,dan berkehendak bebas dalam hubungan-nya denagan kehidupan dalam alam ssemesta.
      18 April jam 23:04 · Tidak SukaSuka · 6 orangMemuat…
    • Agung Pambudi Kesadaran adalah pangkal kendali manusia atas kehendaknya,dan kehendak adalah saluran pernyataan manusia mengenai ketentuan hati-nya.kebebasan dalam kehendak manusia memang hanya dapat diatasi oleh kesadaran-nya,tetapi segala sesuatu yang telah disadari itu tetap ada dalam rangka kebebasan.
      18 April jam 23:06 · Tidak SukaSuka · 6 orangMemuat…
    • Agung Pambudi
      Aku manusia adalah sadar atas kebebasan-nya dan bebas dalam kesadaran-nya,orang lain hanya dapat mempengaruhi,dan tidak dapat memaksa sesaman-nya dalam kehendak yang bebas,ini semua adalah suatu kenyataan dalam diri tiap umat.kenyataan ini se…harusnya dapat kita terima dengan segenap kerendahan hati.kehendak berasal dari aku.aku dan kehendak adalah satu,dan tidak bisa dipisahkan:
      *—aku dalam pernyataanya.
      —–aku dalam kreasinnya
      —–aku dalam pengharapannya,dan
      —–aku dalam tujuannya
      Lihat Selengkapnya

      18 April jam 23:06 · Tidak SukaSuka · 7 orangMemuat…
    • Agung Pambudi Siapa mengerti kehendak-nya,tentu mengerti aku-nya.siapa mengerti kehendak-nya tentu berkenan kepada aku-nya.siapa yang bersatu dalam kehendak-nya juga bersatu dalam aku-nya.sebagai aku ,maka kita akan tetap terpisah tetapi didalam kehendak kita dapat bersatu.dalam rasa pribadi kehendak dapat dihayati,tetapi dalam perbuatanlah kehendak itu baru dapat dihidupi.
      18 April jam 23:07 · Tidak SukaSuka · 6 orangMemuat…
    • Agung Pambudi
      Hanya didalam perbuatan,maka kita dapat mengerti dan melakukan apa yang di kehendaki orang lain. hanya dalam perbuatan kita dapat melakukan persatuan kehendak dengan orang lain.
      Persatuan kehendak cuma bisa dilakukan dalam perbuatan yang kita hayati dan kita hidupi.untuk dapat melakukan ini,maka kita harus memenuhi tiga syarat:
      *—perbuatan harus dikehendaki,
      —–perbuatan harus dilakukan dalam realitas sekarang,
      —–peerbuatan harus bersama-sama dilakukan
      Lihat Selengkapnya

      18 April jam 23:08 · Tidak SukaSuka · 6 orangMemuat…
    • Agung Pambudi Diriku yang sekarang adalah suatu kenyataan yang tidak bisa dipungkiri bahwa aku adalah diriku yang saat ini sedang berbagi dengan para kekasih..di sepertiga malam ini…inilah kenyataan tentang hidup kita saat ini…maka hanya puji syukur kehadirat illahi robbi bahwa kita masih dapat bertemu dalam hablum minnnas kita..detik ini…..semoga bahagialah
      18 April jam 23:10 · Tidak SukaSuka · 7 orangMemuat…
    • Arie Irfan Hmmm… Wedaran yg luar biasa… Terima kasih ea Bunda… Selamat malam Bunda…. Salam Kasihku.
      18 April jam 23:53 · Tidak SukaSuka · 3 orangMemuat…
    • Bunda Lia Sama2 mas Arie salam kasih dariku ya mas….
      18 April jam 23:55 · Tidak SukaSuka · 4 orangMemuat…
    • Arie Irfan Selamat malam Mas Agung, Kang Dullah, serta semua yg hadir disini… Salam Kasih dan Hormatku Selalu.
      18 April jam 23:55 · Tidak SukaSuka · 3 orangMemuat…
    • Agung Pambudi yuk kita beri salam pada ya musyarof ruh rembulan..ing njobo padhang mbulan kpyo rino…
      18 April jam 23:55 · Tidak SukaSuka · 5 orangMemuat…
    • Bunda Lia Songgo Buwono Mas Arie ijin 15 menit untuk doa sesaat ya…. tunggu aku.
      18 April jam 23:56 · Tidak SukaSuka · 5 orangMemuat…
    • Arie Irfan Iya Bunda aku akan dengan sabar menunggu….
      Selasa pukul 0:17 · Tidak SukaSuka · 2 orangMemuat…
    • Agung Pambudi sugeng suminaring condro ing madyaning ratri kang mas arie…rahayuingkang sami pinanggih..
      Selasa pukul 0:27 · Tidak SukaSuka · 3 orangMemuat…
    • Pakpuh Tegoeh hehehe … rahat … jangan lama2 bunda … ditempatku baru jam isya’ …. hehehehe
      Selasa pukul 0:38 · Tidak SukaSuka · 4 orangMemuat…
    • Arie Irfan
      Pada tahap Hakikat manusia telah menyatukan dirinya dengan Tuhannya, dia mengenal Allah senyata_nyatany. Bukan saja mengenal_Nya di hari akhirat nanti, melainkan ketika masih di dunia ini juga. Bagi manusia yg mencapai hakikat maka dia akan memperoleh wujud sifat keindahan Allah. Hidupnya akan terasa bahagia, meskipun harta benda hanya pas_pasan. Harta benda diperlukan hanya untuk memberikan kemudahan dalam hidupnya di dunia. Namun, kebahagiaannya sendiri bukan karena harta bendanya itu. Kita akan kecewa bila menggantungkan kebahagiaan pada pemilikan harta benda. Karena eh karena semua yg ada di dunia ini maya. Seandainya harta benda itu tampak tetap tak berubah maka kitalah yg berubah. Ketuaan kita akan mengikis kebahagiaan yg dipancarkan oleh harta benda. Seandainya kita merasa tetap-tak merasa tua-maka perasaan kita terhadap harta benda itu sendiri yg berubah. Inilah hukum kepuasan! Jika semula puas dengan satu mobil, lain waktu mungkin puas dengan dua mobil, dan seterusnya, dan seterusnya… Salam Kasih.Lihat Selengkapnya

      Selasa pukul 0:38 · Tidak SukaSuka · 3 orangMemuat…
    • Eko Sutrisno Semakin menuju cahaya semakin aku silau dan semakin aku bodoh….
      Selasa pukul 0:45 · Tidak SukaSuka · 3 orangMemuat…
    • Arie Irfan Salam hormatku Mas Agung… Semoga Allah melimpahkan segala Rahmat dan berkahnya untuk kita semua…. Amin.
      Selasa pukul 0:48 · Tidak SukaSuka · 2 orangMemuat…
    • Agung Pambudi amien..kang mas arie..
      Selasa pukul 0:49 · Tidak SukaSuka · 2 orangMemuat…
    • Arie Irfan Selamat malam Pakpuh Tegoeh… Salam Hormat & Jabat Erat.
      Selasa pukul 0:49 · Tidak SukaSuka · 2 orangMemuat…
    • Agung Pambudi ‎@ kang mas eko..salam rahayu…
      Selasa pukul 0:50 · Tidak SukaSuka · 1 orangMemuat…
    • Pakpuh Tegoeh salam hormatku mas arie …
      Selasa pukul 0:53 · Tidak SukaSuka · 3 orangMemuat…
    • Mavi Marmara sugeng dalu sdoyo mawon, nderek sinau… Nyuwun ngapunten telat…
      Selasa pukul 1:46 · Tidak SukaSuka · 2 orangMemuat…
    • Sri Kandi PADANGE SURYO WUS MANJENG DIAJENG,
      Selasa pukul 6:44 · Tidak SukaSuka · 4 orangMemuat…
    • Sri Kandi
      ELING ASMORO DONO KANG ISINE ING NGISOR IKI PATUT KANGGO NIRO.Akeh ngelmune hyang widhi, mangkono ngibaratiro, banyu jaladri lir mangsen, kayu donyo dadi kalam, godhong kareto siro, ngelmune hyang luwih agung, kurang papan mangsi kalam-
      Jur sijine -Lawan akeh kawruhneki, donyo kang kanggo tetulak,ing projo , ing deso reke Kabul sepining katrimo, nanging prapteng samankya, muride tan ana tiru, mung berkahe isih ngambar.
      RAHAYU-RAHAYU RAHAYU.
      Lihat Selengkapnya

      Selasa pukul 6:55 · Tidak SukaSuka · 4 orangMemuat…
    • Abdullah Ali Salam ta’lim keng rayi katur dumateng pun Mbak Ayu Sri Kandi…..mugi tansah pinaringan ginanjar wilujeng…..amin amin amin.
      Selasa pukul 7:01 · Tidak SukaSuka · 2 orangMemuat…
    • Bunda Lia Mas Eko Sutrisno matur sanget nuwun njih mas Nyuwun tambah pangestu…. Nuwun.
      Selasa pukul 7:21 · Tidak SukaSuka · 1 orangMemuat…
    • Bunda Lia Mas Marmara… makasih mas… salam kasih.
      Selasa pukul 7:22 · Tidak SukaSuka · 1 orangMemuat…
    • Bunda Lia Mbak Yu Srikandi… sungkem kulo punjuk ngersaning mbak yu ugi poro sepuh rombongan tiang sepah kang kesdih – winasis… sakestu sembah bektos kawulo… Rahayu3x.
      Selasa pukul 7:23 · Tidak SukaSuka · 4 orangMemuat…
    • Bunda Lia Kang Dullah wis umbah2 kang.
      Selasa pukul 7:23 · Tidak SukaSuka · 3 orangMemuat…
    • Abdullah Ali Hahahaha….hurung,lagi wae rampung mbungkusi sego hahahaha….
      Selasa pukul 7:39 · Tidak SukaSuka · 2 orangMemuat…
    • Kyara Dewi ‎..Sungguh wedaran yg menambah ziadah takwa dan hazanah kehidupan yg sejati ing sejatining Urip..Sungkem dalem Budhe Srikandi kalian Mama kulo haturaken wonten ngarso panjenengan,ugi salam Hormat dumateng mas Agung Pambudi lan Abah Ali,mas Jeans,mas arif,mas abdul ,pak puh lan sedoyo mawon rahayu3x
      Selasa pukul 7:40 · Tidak SukaSuka · 4 orang

About Bunda Lia

Tidak ada hal yang mustahil apapun dapat terjadi karena manusia memiliki kemampuan yang luar biasa. Untuk menjelmakan suatu keinginan menjadi kenyataan. Hidup damai dan rukun sesama masyarakat. Birunya harapan msh menjadi teka teki, bagai musafir disahara berhrp mendptkan air, saat kemarau mengiringi perja lanannya, smua kering, sepi, bisu hny semilir angin panas ikut menyertai.Kau menyambangiku ketika seluruh pintu telah kukunci. Kita bertukar kata di balik tembok tinggi. Tak ada lagi cekrama canda dan cinta bagi bilik hatiku. Tinggal dinding pemahaman yang lebih agung dari rasa. Kita bukan lagi sepasang jiwa yang mendaki didalam dinding bilik hatiku atau putaran takdir. Kau dan aku menjadi kumpulan keterbatasan yang luruh pada ketentuan Maha Cinta. Tak ada lagi sekeping harap yang kita titipkan pada puing senyap. Sebab asa telah membumbung pada manzila yang lebih tinggi dari arasy. Hati tak lagi mengeja bagai tulisan sang pujangga… kemungkinan beriringan mamasuki dinding tembok yang kokoh. Telah kubangun bilik jiwa yang melampaui wingitnya puri pemujaan. Kutisik waktu dengan benang pengharapan yang lebih detail dari semua keinginan….

Posted on April 19, 2011, in Tulisan Bunda Lia. Bookmark the permalink. Tinggalkan komentar.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: