Ujung Padma akan menjadikan obat bagi laraku oleh Bunda Lia pada 11 April 2011 jam 18:18

Ujung Padma akan menjadikan obat bagi laraku

oleh Bunda Lia pada 11 April 2011 jam 18:18

Kabut tebal menghampar menutupi jalan yang akan aku lalui,
Angin bertiup kencang, namun tak juga mampu mengusir halimun di depan wajahku….
Udara semakin dingin, menusuk-nusuk sampai ke dalam tulang,
Kurasakan sekujur tubuhku basah tersiram tetesan embun pagi itu…
Lengkap sudah deritaku….
Ku angkat kakiku, setapak demi setapak untuk membuat langkah..
Langkahku semakain gontai, aku semakin tak berdaya….
Aku kehilangan arah…..
Cahaya suci sang Raditya, terhalang halimun yang begitu tebal….
Indera penglihatanku tak mampu menembus hamparan kabut yang begitu dingin mencekam…
Tubuhku  semakin dingin, ketika kusadari air di sekitarku sudah setinggi lutut.
Kuhentikan langkah….
Aku kumpulkan segenap kesadaranku yang masih tersisa…..
Kutarik nafas dalam-dalam……
Kebelalakkan pelupuk mataku lebar-lebar…..
Perlahan kabut mulai menipis….
Kesadaranku mulai tumbuh…
Tercium harum semerbak wangi
Dihadapanku terlihat sekuntum bunga padma yang sangat anggun…
Ternyata diriku berada di tepi telaga…
Hatiku terhenyak, ketika kudengar suara hardikan….
Namun tak kulihat seorangpun disekelilingku…
Kutoleh ke kanan dan ke kiri, tak seorangpun ada disekitarku…
Suara itu menghardik lagi dengan lebih keras
Seekor katak dengan wajah ditekuk menatapku garang…..
Aku semakin bingung, apa salahku…  kenapa sang  katak memaki diriku?
Kuberanikan diri utuk menyapanya…
“Maaf ki sanak, apa salahku..? kenapa ki sanak memarahiku? Saya tidak tahu kenapa saya berada ditempat ini… Halimun yang tebal telah menutupi pandanganku, dan desiran angin yang telah menuntunku hingga aku sampai di tempat ini…!” begitu sapaku kepada katak itu “Maaf ki sanak, siapakah sebenarnya diri ki sanak ini…? Tanpa berkedip diapun kembali menyahut, “Jangan kesini menjauhlah dari Bungaku..!”  dengan mata yang bertambah garang iapun mengayun-ayunkan tombaknya untuk mengusirku dari telaga itu. “tidak boleh ada yang mengganggu Pangeranku, dia milikku, aku yang berhak menjaganya..” serunya. Sang katak itu pun kembali melompat-lompat untuk  mengekspresikan kemarahannya.  Dia mengusirku dan melarangku untuk memetik kuntum bunga padma itu, bahkan untuk memandangnya pun aku tidak boleh…! Dalam hati aku berfikir, begitu setianya sang katak pada bunga padma yang dijaganya, setiap waktu. Selagi aku memuji kesetiaan sang katak dalam hati, terdengar suara tertawa ejekan padanya….. “Hai Katak bodoh, kamu tidak boleh melarang orang lain untuk melihat kuntum bunga indah itu.. ha..ha..ha…
Rupanya ada seekor lebah yang selama ini memperhatikan percakapan kami, dan rupanya sang lebah tahu apa yang aku pikirkan. “Hai, Lia.., jangan dengarkan dia, dia hanyalah seekor katak yang bodoh, tidak tahu apa arti kesetiaan. Dia hanya menuruti kata hatinya, tanpa tahu arti tugas yang dia lakukan. Perhatikanlah dengan saksama, seluruh bagian dari tumbuhan itu..! begitu pintanya padaku. Tanpa membuang waktu, kutatap seluruh bagian dari tumbuhan itu. Begitu indah bunganya, semerbak wanginya memenuhi seisi telaga. Daunya mengambang dipermukaan air, melambai-lambai mengikuti ayunan air telaga, seolah menari mengikuti ritmik irama alunan tembang kedamaian yang abadi. Begitu kulihat bagian bawahnya, akarnya tertancap pada lumpur kotor yang hitam. Saya sungguh kagum pada bunga itu, bagaimana mungkin di tempat seperti itu dia mampu menciptakan sebuah kuntum bunga yang indah merona, bak Maha Dewa….” Sang katak terlihat semakin marah padaku. Dia melompat ke atas daun yang mengambang diatas permukaan air. Aku semakin kagum pada tumbuhan itu, dengan daun yang sangat tipis, ia mampu menahan tubuh sang katak yang tambun itu. Kulihat sang lebah terbang ke pucuk bunga padma, dan sang katak hanya melongo melihatnya. Dia tidak mampu menakuti dan menaklukkan sang lebah. Setelah mengambil sari madunya sang Lebah pun terbang meninggalkan kami, sambil tertawa riang, “Carilah intinya…, jangan hanya geluti batang dan daunya…! ha..ha..ha..”. Sang lebah pun terbang menghilang.
Sinar matahari bersinar menerpa keningku, kehangatan mulai kurasakan disekujur tubuhku. Aku segera beranjak dari tempat itu. Kulihat tubuhku kotor,  kakiku berlepotan lumpur telaga, rambutku basah oleh hembusan embun. Kuayunkan langkahku ke tepi telaga dengan perasaan yang lebih bahagia. Dalam hati aku ucapkan terima kasih pada sang lebah yang telah menyingkap tabir hakekat hidup.
————————–
Dengan linangan air mata, kutulis kisah (kias metafora) ini untuk kupersembahkan pada semua sahabatku /saudaraku  / anak2ku dan seseorang disana, seorang yang sangat berarti bagi hidupku, Dia yang selama ini menjadi sumber inspirasi hidupku. Meskipun jarak memisahkan kami, namun Dia selalu hidup dalam relung jiwaku…. yang paling dalam…. Saudaraku/sahabatku/ anakku/ Engkau yang selalu dihatiku…. hingga nanti aku akan berada di pangkuan-Mu…. Catatan ini jadikanlah ingatan kalian yang sayang padaku…. mungkin hanya ini yang mampu ku tinggalkan… dan ingat kalian boleh melupakan wajahku namun jangan lupakan suaraku / tulisanku …… tulisan ini tulisan yang paling berharga bagiku…..
  • Katak merupakan kiasan bagi orang yang terlalu memegang syari’at, namun ia tidak memahami hakekat sejatinya.
  • Lebah adalah kiasan untuk kebebasan berimajinasi dalam menelusuri takekat, sehingga akan menemukan hakekat.
  • Bunga Padma adalah dirimu, ibarat cita-cita hidup yang harus digapai. Keindahan, kedamaian yang harus kita raih, meskipun kita hidup dalam lumpur yang kotor. Disana masih tersisa nurani yang suci, diujung Bunga Padma….
—————————
Bunda Lia Songgo Buwono.

Tidak SukaSuka · · Bagikan · Hapus

    • Putrie Ragiel Trisno Cahaya kasih datang menghampiri menyelimuti rasa yang ada selamat malam Bunda Sayang jgn lupa minum obat n istirahat Bunda Lop U

      11 April jam 18:21 · Tidak SukaSuka · 9 orangMemuat…
    • Kyara Dewi

      Mama…yara tak pernah putus asa walau kabar sekaratul maut sudah terdenngar…disaat kepedihan hidup melanda ,disana tak ada suara jangankan air manis seteguk …kabar uappun tak diperbolehkan untukku..namun segenggam asa pada bunga padma..memberikan ketegaran terhenyak dalam dari putus harapan..apapun disana dan bagaimanapun suaranya yara tetap mengharapkan disetiap saat harinya doa mama..sentuhan tangan Mama..dan kasih sayang Mama..Mama sembuhlah..jangan gulana menipumu…engkau adalah srikandi yg punya busur rahasia kan melesat mengusir setiap dukamu..I miis You Mama…Lihat Selengkapnya

      11 April jam 18:29 · Tidak SukaSuka · 7 orangMemuat…
    • Bambang Astono Kita serahkan semuanya kepada Allah Yang Maha mempunyai…. jika menghendaki tak satupun bisa menghalngi, kita terima dengan sepenuh iman, kita sujud dengan keikhlasan yang suci, Maha Agung Allah Hu Akbar

    • Jeje Pitulas Derajad Full indah bunda…subhanalloh tak terasa air mata ini juga menetes…laaillahaillauloh Muhammadurrosululloh……

      11 April jam 19:02 · Tidak SukaSuka · 8 orangMemuat…
    • Awan Baraya Galuh Putra

      cerita manusia manusia harus berganti,gengamlah tangan penuh keyakinan,menelusuri jalan penuh kerikil,yakinlah akan semua ini…bertarung kembali tantang dunia…karena berani uhtuk hudup terasa lebih berat dari pada berani untuk mati…karena kita di tuntut bisa menerima kenyataan hidup ini baik yang manis ataupun yang pahit ….jangan ada kerapuhan di balik kecantikan,tegar disaat sengsara,bangkit disaat jatuh,terimalak hidup apa adanya seperti tuhan menerima kita…..Lihat Selengkapnya

      11 April jam 19:11 · Tidak SukaSuka · 8 orangMemuat…
    • Ariyo Hadi Hadiwijoyo Hemmmms…

      11 April jam 19:37 · Tidak SukaSuka · 7 orangMemuat…
    • Ariyo Hadi Hadiwijoyo Heeemmms…

      11 April jam 19:39 · Tidak SukaSuka · 5 orangMemuat…
    • Pakpuh Tegoeh saya lebih tertarik dengan analogi makhluk2 itu bunda … jangan hiraukan katak, dan dengarkanlah lebah .. nikmati keharuman dan keindahan padma sebagai perwujudan cinta yang sejati .. cinta kepada Illahi .. dan biarkan dirimu melayang bersamaNYA .. sorga dan neraka hanyalah makhluk ciptaan .. bunda .. tugas suci telah menanti

      11 April jam 19:49 · Tidak SukaSuka · 9 orangMemuat…
    • Petruk Tralala Kenapa bunda, setiap tulisanya sll ada sisipan kalimat yg mengandung unsur tdk bahagia..? smg tdk spt adanya, ya bund..

      11 April jam 20:09 · Tidak SukaSuka · 7 orangMemuat…
    • Pangeran Joyo Kusumo

      Sayup-sayup terdengar lirih meronta… Alam mendengar… Alam merasakan… Kian hari kian merdu swara itu… Alam tersenyum… Lalu dikumpulkanlah kabut hitam dan dihangatkan oleh mentari lalu hancur terhempas kebumi menjadi sangat lembut terbentuk titik-titik embun membasahinya yang penuh kasih sayang… Menguatkan… Menghidupkan… Apapun yang mengenainya…
      Menjadikannya inti sejati… Salam kasih sepanjang masa… Rahayu… Rahayu… Rahayu…
      Lihat Selengkapnya

      11 April jam 20:11 · Tidak SukaSuka · 9 orangMemuat…
    • Pangeran Joyo Kusumo

      Sayup-sayup terdengar lirih meronta… Alam mendengar… Alam merasakan… Kian hari kian merdu swara itu… Alam tersenyum… Lalu dikumpulkanlah kabut hitam dan dihangatkan oleh mentari lalu hancur terhempas kebumi menjadi sangat lembut terbentuk titik-titik embun membasahinya yang penuh kasih sayang… Menguatkan… Menghidupkan… Apapun yang mengenainya…
      Menjadikannya inti sejati… Salam kasih sepanjang masa… Rahayu… Rahayu… Rahayu…
      Lihat Selengkapnya

      11 April jam 20:11 · Tidak SukaSuka · 6 orangMemuat…
    • Wulandari Muis Alhamdullilah…

      11 April jam 20:20 · Tidak SukaSuka · 8 orangMemuat…
    • Bunda Lia

      Assalamu’alaikum wR wB…… BismillaahirRahmaanir Rahiim
      Sungguh aku sangat berterimakasih yang tak terhingga kepada saudara/ sahabatku/ anak2ku….atas rasa simpati dan doa2 panjenengan semua membuat hatiku semakin trenyuh… dan mengucap syukur pada Allah SWT atas semua kebaikan dan ketulusan atas sakitku ini akan menjadikan obat bagiku….Teriring doa jazakumullahu khoiron katsiro. Semoga Allah membalas Anda semua dengan rizki yang lebih baik dan lebih banyak. Amin ya Allah, ya Rabbal ’alamin….. Allaahumma Rabbannaas …… Ya Allah Tuhan Manusia …. Engkau Maha Penyayang …… sementara kami sedang mengalami kesulitan ….Adzhibilba’sya isyfi. ……..sembuhkan kami dari penyakit kami dan hilangkan rasa sakit yang menyertai penyakit kami….. Sesungguhnya di balik rasa sakit yang kami derita,terdapat suatu penyakit di dalam diri. Dan jika kami telan obat penghilang rasa sakit , maka rasa sakit mungkin hilang, tetapi penyakit kami masih mungkin ada di dalam tubuh kami.. Padahal rasa sakit yang kami derita dapat Engkau jadikan sebagai penghapus dosa kami.
      Karena itu… Ya Allah sembuhkan kami dan ampunilah dosa kami….
      Penyembuhan yang datang dari Engkau Ya Allah , adalah yang menyembuhkan penyakit sekaligus rasa sakit yang menyertainya
      AntasySyaafii ….laasyifa’a illaa Syifaa’uka…
      Engkaulah Maha Penyembuh….. tiada kesembuhan sejati kecuali yang datang karenaMU .. Tolonglah kami dengan mendatangkan orang yang ahli mengobati kami…. Tolonglah kami dengan mendatangkan orang yang tahu obat penyakit kami… Tolonglah kami dengan menunjukkan cara yang benar dalam pengobatan penyakit kami…………
      Sesungguhnya ahli pengobatan maupun obat yang tepat untuk kami , hanya akan datang karenaMU …yang hanya akan kami terima , jika Engkau meridhai…. Syifaa’an laa yughaadiru saqamaa…….
      Ya Allah yang maha Penyayang, sembuhkan kami secara tuntas…..kesembuhan yang tidak membawa komplikasi rasa sakit atau penyakit lain….. , yaitu kesehatan yang datang karena ridhaMu. Kesehatan yang semakin meningkatkan ketakwaan kami.
      Astaghfirullah Ya Gafur …..Astaghfirullah Ya Afuw……Astaghfirullah Ya
      Salam Sekali lagi saya hanya dapat mengucapkan terimakasih yang sedalam-dalamnya… dan aku mohon maaf tiak dapat banyak bicara atau komen… Yang jelas aku sangat amat menyayangi panjenengansemua…. salam kasih nan tulus dariku… Insya Allah aku
      akan segera bersama panjenengan lagi…dan kita bercanda. Wass.
      Lihat Selengkapnya

      11 April jam 20:44 · Tidak SukaSuka · 14 orangMemuat…
    • Arie Irfan Hmmm… Luar biasa, sungguh indah catatan ini begitu dalam maknanya… Aku suka sekali Bunda…
      Selamat Malam Bunda… Salam Kasihku.

      11 April jam 20:47 · Tidak SukaSuka · 6 orangMemuat…
    • Arie Irfan Aku berjalan sesuai dengan hukum_Mu…. Senantiasa kuikuti pula petunjuk_Mu…. Kuberjanji padaMu Oh Kasihku, Luka dan derita takkan menyusutkan niatku, aku datang, aku datang memenuhi undangan_Mu.
      Salam Kasih.

      11 April jam 20:59 · Tidak SukaSuka · 5 orangMemuat…
    • Mahardhika Putradewa namun, ketika malam mulai menyapa senja, deritaku mulai terobati oleh secangkir kopi hangat sebagai pelepas penat. Lalu kubuka fb, menyapa saudara2ku yg sudah lama menunggu…,”apa kabar, saudara2ku? smg kasih sll terjaga….

      11 April jam 21:18 · Tidak SukaSuka · 6 orangMemuat…
    • Abdullah Ali Nanti….rumput gelisah yang tumbuh didinding hatimu juga akan mengering…
      Nanti bila sayap sayap bahagiamu datang membawamu pada masanya…
      Tentu resah lepas terkikis air bahagia…
      Tentu,bila masa mendekapmu kebahagian sejahtera aka sentosa hingga akhir hayat….
      Disepanjang hamparan itu ada aku yang menemanimu…

      11 April jam 21:39 · Tidak SukaSuka · 9 orangMemuat…
    • Akhirat Selo

      asalamualaikum mudah2 sahabatku bunda masih melihat tulisan ini bukannya aku tahu penyakitmu bunda,tapi aku mengerti apa yg menjadi penyakit mu yg slmanya ini terus menghantuimu smakin diperkuat dgn ilmu yg tinggi apapun smakin kuat penyakit itu menyerang bunda, pernah aku katakan berkali 2 tentang ajakan apa saja klau bunda masih ingat itu sbnrnya untuk diri bunda tapi mau bgmn lagi, klau berbicara tentang shariat sampai makrifat aku sudah diatas itu semua tapi aku masih… Lihat Selengkapnya

      11 April jam 21:58 · Tidak SukaSuka · 7 orangMemuat…
    • Abdullah Ali Sudah menjadi ketentuan bahwa hidup dikehidupan ini saling jodoh,seperti jodohnya siang dan malam,sakit dan sehat….dan sangatlah wajar…namun ketika diri merasa lebih dari yang lain barulah bisa dikatakan hal yang tidak wajar….sangatlah mustahil seseorang yang demikian dikaruniai tembus pandang dan sangatlah berlebihan dalam menyatakan keakuannya…

      11 April jam 22:07 · Tidak SukaSuka · 6 orangMemuat…
    • Kakang Prabu Dalam keheningan malam, ku panjatkan do’a untukmu Bundaku.. tidak lupa juga untuk seluruh keluarga besar disini.

      11 April jam 22:21 · Tidak SukaSuka · 9 orangMemuat…
    • Abdul Lathif ‎.
      Sugah saya katakan,
      Saya bingung harus mengatakan apa.
      Saya bingung,
      tak tahu harus melakukan apa

      11 April jam 22:39 · Tidak SukaSuka · 8 orangMemuat…
    • Mahardhika Putradewa Maaf, Bunda…, aku bukan org yg ngerti tentang sare’at, tarekat, hakekat, makrifat. tp mdh2an, skt yg Bunda alami sesuai dgn yg disabdakan Nabi bahwa sktnya seseorang sebagai pertanda Allah sdg menghapus kealpaan2 hambaNya….

      11 April jam 23:18 · Tidak SukaSuka · 7 orangMemuat…
    • Misterr Jeans Sang Kinasih Hidup adalah suatu knyataan yg hrs kita hdpi dlm keadaan apapun entah sdang Sakit, Sehat ataupun sgala Cobaan, karna itu sbagian kenyataan hdp yg hrs kita hdpi dan jalani.. Do,a ananda slalu ntuk ksehatan Ibunda.

      12 April jam 0:13 · Tidak SukaSuka · 7 orangMemuat…
    • Igo Wekas Sisih Kiwo sungguh luar biasa hikmah yang terkandung didalamnya….nembah nuwun den ayu..salam rahayu..

      12 April jam 0:41 · Tidak SukaSuka · 5 orangMemuat…
    • Agung Pambudi salam sejahtera damai di hati..rahayu sagung dumadi..

      12 April jam 0:54 · Tidak SukaSuka · 6 orangMemuat…
    • Ariyo Hadi Hadiwijoyo berjln dbwh terik matahari…hujan badai bukanlah penghalang …dbawah jurang air mengalir …buat mmbasuh dn mlepas dahaga…jgn menyerah …dsebrang jurang trdpt lorong lorong khidupan.

      12 April jam 2:10 · Tidak SukaSuka · 2 orangMemuat…
    • Muhamad Mukhtar Zaedin Bunda Lia@Salam Kasihjati Bunda, mhn maaf, aku terlambat hadiri sidang catatan ini. Semoga demikian adanya. Amiiin

      12 April jam 11:05 · Tidak SukaSuka · 2 orangMemuat…
    • Muhamad Mukhtar Zaedin ‎@ //bunga/ia harus mekar wangikan rasa/lara/ia tak kuasa tundukan jiwa/air/ia harus tetap mengalir/telaga/ia hati ini//

      12 April jam 11:16 · Tidak SukaSuka · 2 orangMemuat…
    • Bunda Lia Mas tak ada kata terlambat mas Mukhtar… aku sangat terhibur dengan kedatanganmu….

      12 April jam 11:26 · Tidak SukaSuka · 4 orangMemuat…
    • Win’s East sabar bunda derita awal akan datang nya suatu kebahagiyaan yang sesungguhnya…….

      12 April jam 19:31 · Tidak SukaSuka · 3 orangMemuat…
    • Sri Kandi Orang yang dungu dan bodoh, jika bersifat jujur akan jauh lebih terhormat.Iklas merupakan kunci dari sebuah kesetiaan.
      Dan sehat adalah sebuah karunia yang tidak ternilai
      Diajengku. Aku aku rindu tawamu, candamu
      Buanglah tangismu jauh-jauh. Riang adalah raja dari segala obat. Diajengku,Semoga lekas sembuh,Dunia menunggumu.Membutuhkan nafasmu.

      13 April jam 7:26 · Tidak SukaSuka · 3 orang

About Bunda Lia

Tidak ada hal yang mustahil apapun dapat terjadi karena manusia memiliki kemampuan yang luar biasa. Untuk menjelmakan suatu keinginan menjadi kenyataan. Hidup damai dan rukun sesama masyarakat. Birunya harapan msh menjadi teka teki, bagai musafir disahara berhrp mendptkan air, saat kemarau mengiringi perja lanannya, smua kering, sepi, bisu hny semilir angin panas ikut menyertai.Kau menyambangiku ketika seluruh pintu telah kukunci. Kita bertukar kata di balik tembok tinggi. Tak ada lagi cekrama canda dan cinta bagi bilik hatiku. Tinggal dinding pemahaman yang lebih agung dari rasa. Kita bukan lagi sepasang jiwa yang mendaki didalam dinding bilik hatiku atau putaran takdir. Kau dan aku menjadi kumpulan keterbatasan yang luruh pada ketentuan Maha Cinta. Tak ada lagi sekeping harap yang kita titipkan pada puing senyap. Sebab asa telah membumbung pada manzila yang lebih tinggi dari arasy. Hati tak lagi mengeja bagai tulisan sang pujangga… kemungkinan beriringan mamasuki dinding tembok yang kokoh. Telah kubangun bilik jiwa yang melampaui wingitnya puri pemujaan. Kutisik waktu dengan benang pengharapan yang lebih detail dari semua keinginan….

Posted on April 19, 2011, in Tulisan Bunda Lia. Bookmark the permalink. 7 Komentar.

  1. Komentar ini telah dihapus oleh penulis.

  2. Bunga Patma…Selalu mengutamakan kerjasama yang baik seperti….. berlambang keterkaitan masing-masing helaiyang dimiliki Bunga Padma beserta tangkai-tangkainyayang saling terkait tak putus-putus.Keterkaitan dengan generasi-generasiyang selanjutnya, menularkan makna keberlanjutan.

  3. Orang yang tidak pernah puas maka ia tidak akan pernah bahagia. Hidupnya menjadi tidak berkah dan menderita. Namun orang yang merasa cukup dengan apa yang dimiliki maka Allah memberikan karunia-Nya yang berlimpah. 'Barangsiapa yang memasrahkan kebutuhannya kepada Allah, niscaya Dia akan mendatangkan kepadanya rizki dengan segera atau menunda kematiannyaBerbuat jujur adalah perintah Allah sedangkan berbuat bohong dilarang bahkan dibenci Allah shg jujur adalah bagian ciri-ciri ketaqwaan kita kpd Allah Azza Wa Jalla.Ya Allah berilah kami kekuatan mewujudkan semua perintah-Mu dan kekuatan untuk menjauhi semua larangan-Mu, dan ijinkan aku untuk tetap berjalan dijalan -Mu himgga sampai kebatas akhir nanti… namun Ya Allah berilah suatu kekuatan dan tabahkanlah aku menghadapi apapunyg menghalangi langkah2 kakiku… sungguh aku mau seperti Padma itu… Aamiin

  4. Bahwa bunga yang baik dan sangat baik…. bisa timbul dari tanah yang jelek sekalipun…. Bahkan bisa murni….. Kotoran tidak mempengaruhi kemurnian itu…..Semua menjadi dasar filosofi merekabahwa dalam diri manusia….. yang penuh potensi berbuat dan terjadi kejahatan…. hal-hal yang mulia justru …bisa muncul dari sini.Filosofi ini dikaitkan dengan Amdalini/ suatu paham pengetahuan di Asia … bahwa poros di tubuh manusia secara anatomi… dimulai dari ujung ekor sampai di atas kepala….. Semua ada tujuh titik.Titik yang terrendah mempunyai helai….bunga yang paling sedikit,melambangkan kesadaran rendah, pola pikir/sifatyang terendah, nafsu-nafsu kebinatangan….dekat dengan kemaluan.Bunga Patma penuh dengan Makna…. Semakin ke atas semakin banyak helai daunnya…..Ada yang empat, ada yang delapan.Titik yang ke enam di antara ke dua belah mata kita… melambangkan intelektualitas…. suatu derajad perikehidupan yang tinggi…… Titik yang ke tujuh di atas kepala manusia,melambangkan kesadaran murni, derajad… kehidupan yang paling tinggi……Di sini helai bunga padmanya sangat banyak sekali.Tempat bersemayamnya para pendeta……biku, biksu, budha, dan para dewa… Subkhanallah….

  5. Ya kang mas… Bunga Patma… bunga yang sangat patut kita contoh dalam kehidupan kita kang mas…. Lihatlah kang mas …. sekalipun bunga Padma hidup di air berlumpur dan harus berlumpur, air, tanah dan kotoran takkan pernah bisa….mengotori bunga padma….. Bunga Padma tangkainya saling terkait….berhubungan dengan pusat di tengah, melambangkan keabadian yang tak akan pernah putus……. Semoga…..

  6. Bunga padma tumbuh di rawa lahan basah… artinya di air menggenang…..yang berlumpurdan harus berlumpur…….seperti teratai.Bentuknya memang mirip teratai, tapi….tahukah mas Ariyo apa bedanya? Bunga teratai daun dan bunganya…. menyentuh permukaan air….dan bisa dikotori….air atau tanah karena tidak water proff (anti air, tahan air)…..Lain dengan bunga padmaDaun dan bunganya terangkat dari permukaan air,juga water proff….Bunga Patma…Selalu mengutamakan kerjasama yang baik seperti….. berlambang keterkaitan masing-masing helaiyang dimiliki Bunga Padma beserta tangkai-tangkainya yang saling terkait tak putus-putus.Keterkaitan dengan generasi-generasiyang selanjutnya, menularkan makna keberlanjutan.

  7. Bunga Patma…Selalu mengutamakan kerjasama yang baik seperti….. berlambang keterkaitan masing-masing helaiyang dimiliki Bunga Padma beserta tangkai-tangkainyayang saling terkait tak putus-putus.Keterkaitan dengan generasi-generasiyang selanjutnya, menularkan makna keberlanjutan.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: