MOHON JAWABMU

Kutulis sebuah pesan kepadamu …dengarlah…. aku teringat saat aku bicara dengan sabar engkau mendengat tutur kataku… dan selalu memperhatikan apa yang kusampaikan…. saat engkau mengajukan tanya….. Tutur katamu yang sejuk….. Menyegarkan pikiranku …. walau kadang seperti percikan api kau menyalakan tungku semangatku….. Aku bisa tersenyum…. semua karena kehadiranmu….. dan saat bersamamu…. Terasa agak ringan beban beban yang kupikul…… dalam mengemban tugas2ku…. Esok ataupun kapan aku akan datang kepadamu ….. Ketika pikiranku beku…… Aku akan datang lagi kepadamu…… Sambil menyandarkan kepalaku …… Namun aku takut… hari ini aku kuatir…. dan mohon jawabmu… mungkinkah kau bosan dengan tutur kataku…. atau kau lelah karena aku yang selalu marah padamu…. atau aku kini kau benci namun engkau tak tega mengatakan padaku….. jawablah…. katakan … dan jujurlah… masihkah engkau sudi bersamaku… katakanlah…. janganlah kau diam… katakan…. katakanlah….

    • Andic Al Bukhori kuLo sudi Bunda… hehehe… Rahayu Rahayu Rahayu…
      tetep semangat tetep meLangkah hingga tercapai hingga penghujung batas… 😀 :* 🙂 😥 ^_^

      02 April jam 17:01 · Tidak SukaSuka · 2 orangMemuat…
    • Kakang Prabu Selamat sore Bunda ku…

      02 April jam 17:02 · Tidak SukaSuka · 2 orangMemuat…
    • Kakang Prabu masih ada sepercik harapan didalam sejuta kerinduan..

      02 April jam 17:05 · Tidak SukaSuka · 2 orangMemuat…
    • Emoen Manyul I like bunda..

      02 April jam 17:06 · Tidak SukaSuka · 2 orangMemuat…
    • Onni Wibowo sugeng sonten bunda…memang lebih jujur daripada berbohong…walau kebohongan itu menyakitkan…
      Salam kasih bunda ugi sedulur disini…Rahayu…

      02 April jam 17:06 · Tidak SukaSuka · 2 orangMemuat…
    • Indra Kelana tetap semanagt dalam melangkah arungi hidup ini walupun kita banyak cobaan n ujian dalam hidup klo kita tetap sabar iklas tawaqal dan mampu lewati semua badai Insyaallah kita akan lebih dewasa dan bijaksana dalam jalani ini……!!!,,,….—-met sore bunda lia n sobat”ku smua.

      02 April jam 17:06 · Tidak SukaSuka · 4 orangMemuat…
    • Abdullah Ali Aku kok deg degan ki ono opo to….?
      Duh Gusti….apakah aku kurang terbuka…?
      Apakah aku kurang jujur…?
      Semua yang ada padaku sudah kubuka….dan semua yang ada apapun darimu aku terima dengan suka cita…..masihkah ada ragu tentang diriku….?
      Sungguh aku apa adanya dan terbuka…..tak ada rahasia….hari kemarin…kini atau esok…perhatiangku tertuju padamu…

      02 April jam 17:07 · Tidak SukaSuka · 9 orangMemuat…
    • Abdul Lathif ‎>
      Assalaamu’alaikum…………….
      Ngresncangi mbuka lawang, nyumadyaake lelenggahan, lan mbeber klasane.

      02 April jam 17:07 · Tidak SukaSuka · 2 orangMemuat…
    • Siwi Marthin Selamat sore bunda Lia. Gambar yg indah,tulisan yg indah. Semoga indah pula hari ini buat bunda Lia. Salam selalu.

      02 April jam 17:07 · Tidak SukaSuka · 5 orangMemuat…
    • Bunda Lia

      Saudara/ Sahabat/ Anak2ku…. maafkanlah aku apa bila selama ini aku bersamamu kurang sopan atau kurang berkenan dihatimu… sungguh aku minta maaf… mungkin aku terlalu membuat kalian bosan…. sekali lagi maafkanlah namun pesanku… boleh melupakan aku namun jangan lupakan suaraku atau semua yang kutulis…. sungguh aku bahagia selama bersama disini…. sekali lagi maafkanlah aku… jujur aku sayang pada kalian semua….Lihat Selengkapnya

      02 April jam 17:10 · Tidak SukaSuka · 9 orangMemuat…
    • Bunda Lia Mas Onni aku cuma ingin kejujuran saya suka padaku atau tidak suka semua ucapanku hanya itu saja kok mas…..

      02 April jam 17:14 · Tidak SukaSuka · 4 orangMemuat…
    • Satyo Aji Sanjaya ‎:) bukankah “Hidup & kehidupan” itu akan terasa Indah bila saling mengisi & saling berbagi,,, hi-hii-hiii,… @Salam,… ‘met petang.

      02 April jam 17:18 · Tidak SukaSuka · 2 orangMemuat…
    • Onni Wibowo benar lan bener bunda…karena dengan jujur komunikasi dan silahturahmi akan lebih terbangun dengan baik bunda…dalem junjung tinggi dan sangat menghormati kejujuran itu bunda…

      02 April jam 17:21 · Tidak SukaSuka · 2 orangMemuat…
    • Abdul Lathif ‎.
      Punopo ingkang ndamel mboten saruju (atawin) bosen, Mbakyu…… Kulo kinten Mboten wonten ….

      02 April jam 17:27 · Tidak SukaSuka · 2 orangMemuat…
    • Bunda Lia Itu lak dirimu saudaraku Latif…. he he he.

      02 April jam 17:29 · Tidak SukaSuka · 3 orangMemuat…
    • Bunda Lia Mas Andic selamat sore jawablah denga jujur masihkah dirimu suka dengan nasehatku dan tulisan2ku…???

      02 April jam 17:30 · Tidak SukaSuka · 3 orangMemuat…
    • Bunda Lia Kakang Prabu bosankah engakau padaku…???

      02 April jam 17:30 · Tidak SukaSuka · 2 orangMemuat…
    • Bunda Lia Mas Indra semangat tetap Demi Nusantara II percayalah….

      02 April jam 17:30 · Tidak SukaSuka · 2 orangMemuat…
    • Bunda Lia Mbak Siwi… kalau kangen aku telp saja ya…

      02 April jam 17:31 · Tidak SukaSuka · 3 orangMemuat…
    • Bunda Lia Emoen Lov U

      02 April jam 17:31 · Tidak SukaSuka · 2 orangMemuat…
    • Bunda Lia Kang Dullah… jenengan wae sing mejang kang aku undur diri wae….

      02 April jam 17:32 · Tidak SukaSuka · 3 orangMemuat…
    • Andic Al Bukhori met sore ugi Bunda…
      ALkhamduLiLLah taseh SUKA bunda… meski kuLo kadang naming NYEMAK, TAPI kathah ingkang sak derengipun mboten kuLo mangertosi dados ngertos sakniki, maturnuwun sampun kerso berbagi, mugi tansah pinarengan karahayon, suwun… 😀 🙂 😥 ^_^

      02 April jam 17:38 · Tidak SukaSuka · 4 orangMemuat…
    • Bunda Lia Makasih mas Andic… biarlah aku ingin dengar bagai mana saudara kita yang lain masihkah mau atau bosan… aku tak tau mas…..

      02 April jam 17:40 · Tidak SukaSuka · 4 orangMemuat…
    • Pakpuh Tegoeh assalamu’alaikum Wr. Wb … semuanya .. bunda mau kemana?? jangan gitu dong … apa udah gak suka dengan kehadiran saya?? .. maafkan saya ya..??

      02 April jam 17:41 · Tidak SukaSuka · 3 orangMemuat…
    • Bunda Lia Mas Tegoeh sangat suka aku padamu…. sungguh karena mas tegoeh baik sama aku…. mas apa yg dimaafkan…????

      02 April jam 17:42 · Tidak SukaSuka · 3 orangMemuat…
    • Abdullah Ali

      Sore ini langit barat bukan jingga…
      Matahari pucat mendesak batas pandang…
      Aku menghela nafas…..berat….berat sekali…
      Mendung bukan berarti hujan….itu memang benar…tapi angin selalu saja bertiup…siap menghalau menyibak…
      Aku bagaikan kambing sendiri di gelap belantara…mengembik mencari jalan pulang sebelum gelap merampoku….
      Dan aku bukanlah rajawali..tapi hanyalah burung pipit yang terbang kesiangan…
      Entahlah…mungkin esok kan diterkam elang atau rajawali…
      Ya sudahlah…
      Lihat Selengkapnya

      02 April jam 17:43 · Tidak SukaSuka · 7 orangMemuat…
    • Pakpuh Tegoeh terkadang kita gak tahu salah kita, jadi apa salahnya saya minta maaf atas itu semua, juga kepada gus ali,mas andic, mas latief dan semuanya .. seandainya ada gundah gulana saat ini, mungkin nanti tidak .. jadi sebaiknya jangan pernah ada kata berpisah dalam dunia maya ini …. nuwun

      02 April jam 17:46 · Tidak SukaSuka · 5 orangMemuat…
    • Bunda Lia Tak kan kubiarkan kang Dullah …. kasihan … jangan ya kang…. aku manut awakmu kang jangan biarkan burung pipit itu diterkam Rajawali… jangan sedih kang …. aku akan tetap menjaga burung pipit/emprit itu… aku masih ingat panggilan masa kecilku Pipit Kecil itu sungguh burung pipit itu adalah panggilanku….. aku tak mau kang…. wis jalukmu opo sing penting pipit kecilmu tidak dimakan elang atau rajawali….

      02 April jam 17:47 · Tidak SukaSuka · 8 orangMemuat…
    • Arie Irfan Selamat Sore Bunda…. Salam Kasihku.

      02 April jam 17:48 · Tidak SukaSuka · 2 orangMemuat…
    • Arie Irfan Selamat Sore Bunda…. Salam Kasihku.

      02 April jam 17:48 · Tidak SukaSuka · 2 orangMemuat…
    • Bunda Lia Mas Teguh tidak kok mas… kita tetap bersama… jangan bilang begitu… panjenengan yg kita tuakan di warung kasih… aku minta jangan mas Tegoeh….. jangan begitu…

      02 April jam 17:49 · Tidak SukaSuka · 5 orangMemuat…
    • Bunda Lia Mas Arie selamat sore menjelang malam…. salam kasih.

      02 April jam 17:49 · Tidak SukaSuka · 5 orangMemuat…
    • Bunda Lia Monggo mandap Pasilan rumiyen … kito sami Manembah Mring Gusti… wancinipun magrib…..

      02 April jam 17:55 · Tidak SukaSuka · 5 orangMemuat…
    • Ray Wahyuningsih Diponegoro Pa kabar Bunda…keliAtanya udah ketemu pujaan hati nih…syukurlah aku ikut seneng Bunda…tinggal nunggu undanganya…maaf blm bisa kesana Bunda…mas Wahyu sibuk…tp pasti kesana Bunda..salam sungkem dari kel Solo untuk Bundaku tercinta…

      02 April jam 17:55 · Tidak SukaSuka · 4 orangMemuat…
    • Abdullah Ali Den Ayu….mendadak berat nafasku…ada apakah denganmu,Den Ayu…..?

      02 April jam 17:56 · Tidak SukaSuka · 4 orangMemuat…
    • Bunda Lia Jeng Ray sayang hemmmm buat apa to pujaan hati… tugas wae makin aduhay kok say… ini malah mau ke LN lagi…. apa kabar say… kangen 2 minggu telah berlalu mana janjimu….??? Liburan waelah ya kita habiskan bersama sekeluarga say…..

      02 April jam 17:58 · Tidak SukaSuka · 4 orangMemuat…
    • Bunda Lia Magriban sik yo kang mengko tak jawab….

      02 April jam 18:01 · Tidak SukaSuka · 3 orangMemuat…
    • Ray Wahyuningsih Diponegoro Iya Bunda…maunya mumpung anak2 libur…tp b apak mash di ICU Bunda…mohon doanya Bunda..agar bapak cepat diberi kesembuhan…

      02 April jam 18:03 · Tidak SukaSuka · 3 orangMemuat…
    • Pakpuh Tegoeh saya menangkap firasat yang sama dengan gus ali … bunda … is that something happen with you? … kami sahabat2 bunda yang tidak akan meninggalkan bunda .. apa lagi di saat gundah .. percayalah

      02 April jam 18:05 · Tidak SukaSuka · 3 orangMemuat…
    • Joko Suwarno KETUKAN HATI BUNDA LIA TUK SEMUA KAUM ADAM, RANGAKAIAN KATANYA BEGITU SAHDU, MANJA, MENGHARAP SECUIL CINTA DARI SANG ARJUNA (SEANDAINYA AKU YG DIMANJA GITU) AKAN TUMPAHKAN SEMUA CINTA DAN CITA KEPADANYA……..

      02 April jam 18:16 · Tidak SukaSuka · 2 orangMemuat…
    • Abdul Lathif ‎.
      Terus sinten maleh toh mbakyu…….
      Saya rasa kok tidak ada yang ……..
      Semua biasa-biasa saja Tuch….

      02 April jam 18:19 · Tidak SukaSuka · 3 orangMemuat…
    • Pangeran Joyo Kusumo Sayup…sayup… Terdengar suara merintih… Menderah… Angin membelai lembut membawa pesan kesendirian yg slalu bergemuruh didalamnya… Bumi… janganlah gersang kata angin menyampaikan pesan dari langit dengan penuh kasih sayang… Hujan akan turun diiringi canda tawa bahagia rerumputan yg telah mendengar duluan… Sugeng dalu ugi poro kadang2 kinaseh salam terkasih damai slalu Rahayu… Rahayu… Rahayu…

      02 April jam 18:20 · Tidak SukaSuka · 3 orangMemuat…
    • Abdul Lathif ‎.
      @Joko : Terlalu dalam analisa dirimu….. hehehehe……

      02 April jam 18:21 · Tidak SukaSuka · 2 orangMemuat…
    • Joko Suwarno Owh owh injieh tho kang mas…..

      02 April jam 18:23 · Tidak SukaSuka · 2 orangMemuat…
    • Awan Baraya Galuh Putra dari pelangi kita belajar keindahan..

      02 April jam 18:25 · Tidak SukaSuka · 2 orangMemuat…
    • Abdul Lathif ‎.
      Lhek maos seratan ‘puisi’ Pangerang Joyo Kusumo, iki, saya teringan sosok Arya Dwi pangga dalam serial kolosal “Tutur Tinular”. hahahahahahahaha………...

      02 April jam 18:25 · Tidak SukaSuka · 4 orangMemuat…
    • Misterr Jeans Sang Kinasih Sugeng ndalu Ibunda.. Abah Ali, pakpuh lan sdoyo kdang kinasih engkang sampun sami rawuh, mugi kwilujengan tansah amberkai, Ibunda jgn pernah lupakan ananda.. Kan kunantikan slalu Do,a2nya..

      02 April jam 18:27 · Tidak SukaSuka · 4 orangMemuat…
    • Prabu Bolo Dewo Diam bukan tak sayang Bunda, krn dalam diam kita menemukan bnyk makna..salam hormat pnh kasih.

      02 April jam 18:37 · Tidak SukaSuka · 2 orangMemuat…
    • Bunda Lia

      Jeng Ray say…. aku akan mendoakan Bapak…. Allahumma rabban nasi adzhibil baksa isyfi antas syafi la syifa-a illa syifa-uka syifa-an la yughadiru saqaman. Ya Alllah, Tuhan yg menguasai manusia, hapuskanlah seluruh penyakit beliau…… Sembuhkanlah, karena hanya ENGKAU lah Dzat Yang Maha Menyembuhkan. Tidak ada kesembuhan melainkan kesembuhan dari -MU, kesembuhan yang secara total, tidak lagi dihinggapi penyakit…. Amin.Lihat Selengkapnya

      02 April jam 18:38 · Tidak SukaSuka · 3 orangMemuat…
    • Bunda Lia Kiut say… hemmm ndak ada apa2 kok say….

      02 April jam 18:39 · Tidak SukaSuka · 2 orangMemuat…
    • Bunda Lia Mas Tegoeh aku tidak gundah kok mas… cuma hati ini takut saja … kalau diantara teman/saudara kita disini ada yang kurang berkenan hanya itu saja kok mas…. lain tidak sungguh…

      02 April jam 18:41 · Tidak SukaSuka · 2 orangMemuat…
    • Bunda Lia Hemmmm mas Joko bisa saja… seandainya ada Arjuno yang berbaik hati dan sebaik mas Joko hemmmmm….

      02 April jam 18:42 · Tidak SukaSuka · 3 orangMemuat…
    • Bunda Lia Mas Awan pelangi memang indah mas namun apa gunanya Pelangi menampakan diri kalu hanya menyebalkan dan membuat mereka tak berkehendak pada pelangi itu mas….

      02 April jam 18:43 · Tidak SukaSuka · 3 orangMemuat…
    • Bunda Lia Kang Joyo…. matur nuwun kang hemmmmm ya kang… tak tampane kabeh…

    • Pakpuh Tegoeh kalo gak berkenan ya .. biar dia pergi dari sini, ini warungnya bunda kok .. tempat kami bersilaturahmi penuh kasih .. jangan dikotori dengan segala fikiran yg macam-macam … makna dari persahabatan adalah ketulusan hati, kesucian ber-interaksi, kalo masih ngeres ?? suruh wudhu aja lagi … gitu aja … kecuali kefefet … hehehehe senyum dong bunda .. hehehehe

      02 April jam 18:45 · Tidak SukaSuka · 2 orangAnda dan Putrie Ragiel Trisno menyukai ini.
    • Bunda Lia Mas Lathif…hemmmm

      02 April jam 18:47 · Tidak SukaSuka · 3 orangMemuat…
    • Bunda Lia Makasih mas Jeans aku tak tega meninggalkan ini semua… sungguh aku ingin selalu ditengah2 panjenengan semua… karena aku kasih pada semua….

    • Triasih Prasetianingtyas Bunda slmt mlm ..para shbt trkasih ku ucapkan slmt mlm jg ..Bunda tenang aja ..yg Bunda bicarakan adlh hal2 yg baik dan smua jg utk kebaikan brsm ..qt smua akan sll rukun ..satu hati …salamku

      02 April jam 18:50 · Tidak SukaSuka · 5 orangMemuat…
    • Bunda Lia Mas Prabu Bolo Dewo dirimu yg telaten ngirim jempol padaku… ya mas makasih engkaupun tak mau … Ya Allah….

      02 April jam 18:52 · Tidak SukaSuka · 3 orangMemuat…
    • Bunda Lia Mas Tegoeh baiklah mas aku tak akan meninggalkan panjenengan semua dan aku akan tetap bersama …. namun ijinkan aku hari ini untuk bercanda saja agar hatiku berbunga lagi…

      02 April jam 18:53 · Tidak SukaSuka · 7 orangMemuat…
    • Pakpuh Tegoeh hahahaha … ayo ngguyu … hahahaha … ngguyu maneh … ning ngguyune ojo seru-seru …. (ben ndak saru)

      02 April jam 18:56 · Tidak SukaSuka · 6 orangMemuat…
    • Bunda Lia

      Ya Allah mbak Triasih… waduhhhh kang Dullah mbak ku kang sing ngendikan mati kutu aku…. Ya Triasih aku tetap disini bersama yang lain… demi semua mbak yu…. benar kata mas Tegoeh… sungguh mbak yu aku salah maafkan aku… baiklah aku akan ceria lagi mbak yu aku sayang semua…. dan aku akan tetap bersama lagi. Terimakasih Mas Tegoeh…mbak Yu Triasih… kang Dullah… mas Latif… mas Awan… mas Prabu Bolo Dewo… mas Jens….kang Joyo… Kiut… dan semua saudaraku yang sayang padaku aku adalah milik Panjenengan aku tetap akan bersama panjenengan sungguh salam kasihku selalu dan aku janji tak akan meninggalkan panjenengan….. salam cinta kasihku nan tulus Ikhlas… Hikkkk hikkk hikkkkkkkkkkkkLihat Selengkapnya

      02 April jam 18:59 · Tidak SukaSuka · 8 orangMemuat…
    • Bunda Lia Mas Tegoeh ….. Hikkk hikkkkkk

      02 April jam 19:01 · Tidak SukaSuka · 5 orangMemuat…
    • Akarbawah Tanah <<<<<????>>>>>>>>

      02 April jam 19:09 · Tidak SukaSuka · 4 orangMemuat…
    • Pakpuh Tegoeh sekarang saya mohon ijin bunda dan saudara2ku, saya harus ke bandara, ada jama’ah yg datang malam ini dari daerah, dan akan brangkat umroh besok pagi .. saya udah tenang .. semoga bunda kembali ceria .. dan kedepan bisa memberikan wedaran yg penuh makna, jangan “urusan lain” jadi hijab, tahalli, takholi agar tajjali … semoga …. wassalam

      02 April jam 19:10 · Tidak SukaSuka · 9 orangMemuat…
    • Gadis Exsprit Met malam mama,,,,ananda tidak akan pernah bosan dengan ketikan mama,,,,,,

      02 April jam 19:13 · Tidak SukaSuka · 5 orangMemuat…
    • Gadis Exsprit Selamat mlam buat para sesepuh yg hadir di sini,,,met bermalam minggu aja

      02 April jam 19:14 · Tidak SukaSuka · 5 orangMemuat…
    • Arie Irfan Bunda…..

      02 April jam 19:15 · Tidak SukaSuka · 3 orangMemuat…
    • Arie Irfan Selamat malam Gadis….

      02 April jam 19:16 · Tidak SukaSuka · 4 orangMemuat…
    • Gadis Exsprit Mas arie@ met mlm jg

      02 April jam 19:18 · Tidak SukaSuka · 3 orangMemuat…
    • Bunda Lia Aminnnn makasih mas Tegoeh aku akan menyusul Hj.Thn.2014 Insya Allah mas Tegoeh….. Kalau berangkat inbox atau sms aku ya aku akan mendoakanmu saudaraku terkasih.

      02 April jam 19:23 · Tidak SukaSuka · 9 orangMemuat…
    • Bunda Lia Gadis… makasih say…Lov U

      02 April jam 19:23 · Tidak SukaSuka · 3 orangMemuat…
    • Bunda Lia Mas Arieku…. ya mas…

      02 April jam 19:24 · Tidak SukaSuka · 4 orangMemuat…
    • Timur Sinar Suprabana apa yang aku harus katakan?

      02 April jam 19:27 · Tidak SukaSuka · 4 orangMemuat…
    • Petruk Tralala Slmt bermalam minggu semuanya..
      Trm ksh bunda, puisi atau curahan hati ni..? hehehe…cling.. (^__*)

      02 April jam 19:33 · Tidak SukaSuka · 4 orangMemuat…
    • Gadis Exsprit Sama2 mama,,,I LOVE U TO

      02 April jam 19:33 · Tidak SukaSuka · 5 orangMemuat…
    • Gadis Exsprit Om timur,mas petruk@ selamat malam dan met malming aja

      02 April jam 19:34 · Tidak SukaSuka · 3 orangMemuat…
    • Bunda Lia Hemmmm mas Timur aku capekkkkkk… lelahhhh….. kenapa kau baru tiba…????

      02 April jam 19:39 · Tidak SukaSuka · 5 orangMemuat…
    • Putrie Ragiel Trisno Katakan katakan sejujurnyaaaaa..By dian piceca mat malming Bunda sayang buat sahabatku mat berkasih mesra dgn orang’ terkasih lop u

      02 April jam 19:39 · Tidak SukaSuka · 4 orangMemuat…
    • Abdullah Ali Ada ketenangan menyelinap melubangi dinding resah…udara malam sejuk setelah gelombang laut mereda….sudah terbukakah pintu keselatan….?

      02 April jam 19:40 · Tidak SukaSuka · 5 orangMemuat…
    • Arie Irfan Aku nggak akan pernah bosan dengan puisi dan doa tulus suci Bunda… Aku akan selalu datang di warung Bunda…. Sejujurnya ku tak bisa hidup tanpa ada kamu aku gila… Hehehe.. Kok maleh sing a song jee… Selamat Malam Bunda.. Salam Kasih.

      02 April jam 19:40 · Tidak SukaSuka · 6 orangMemuat…
    • Arie Irfan Selamat malam Mas Petruk, Kang Dullah… Salam Hormatku Selalu.

      02 April jam 19:42 · Tidak SukaSuka · 5 orangMemuat…
    • Bunda Lia Mas Arie makasih ya aku senang mendengar pengakuan panjenengan…. aku akan tetap bersama panjenengan….

      02 April jam 19:43 · Tidak SukaSuka · 6 orangMemuat…
    • Bunda Lia Mas Akar… apa artinya to aku ndak tau tenan… aku tadi mulai belajar Kompiuter … tapi ya pelan2 maklum dah tua….

      02 April jam 19:45 · Tidak SukaSuka · 5 orangMemuat…
    • Bunda Lia Kang Petruk hemmmmm

      02 April jam 19:46 · Tidak SukaSuka · 4 orangMemuat…
    • Petruk Tralala hemmmmmaaahhhh…

      02 April jam 19:47 · Tidak SukaSuka · 3 orangMemuat…
    • Arie Irfan Ehm… Ehm…

      02 April jam 19:50 · Tidak SukaSuka · 4 orangMemuat…
    • Petruk Tralala aku nek ngono malah koyo sapi hihihi..

      02 April jam 19:51 · Tidak SukaSuka · 4 orangMemuat…
    • Abdullah Ali Air laut….bergerak bergejolak bergelombang….menerima datangnya air dari berbagai aliran yang datang….baik air bersih ataupun kotor…ditampung dan diolah menjadi embun atau air hujan yang suci mensucikan…

      02 April jam 19:57 · Tidak SukaSuka · 5 orangMemuat…
    • Bunda Lia He he kang Petruk…

      02 April jam 20:16 · Tidak SukaSuka · 5 orangMemuat…
    • Bunda Lia Jeng Putrie say… mat malam minggu ya say… Lov U.

      02 April jam 20:17 · Tidak SukaSuka · 4 orangMemuat…
    • Bunda Lia

      Tetes air mata yang jatuh
      demikian deras tak terasa
      membasahi dipipiku, kesedihan datang
      begitu menusuk hatiku yang paling dalam…. namun kini aku akan berat denganmu…. aku sangat sayang padamu… aku tak mau meninggalkanmu… maafkanlah aku… biarlah kuterima beban ini …. yang jelas aku tetap menjadi milikmu…..
      Bibir ini terasa kelu….. Aku sudah kehabisan kata-kata… karerena ulah dan sikap yang tak dapat kumengerti…. karena aku memang tak mengerti dengan apa maunya….. Sampai kapan aku hidup … untuk selalu menghadapi tantangan….Tuhan tolonglah hambamu……
      Lihat Selengkapnya

      02 April jam 20:24 · Tidak SukaSuka · 8 orangMemuat…
    • Abdul Lathif ‎.
      Wala wala walahhhh…… iki lak ono maneh iki Kang Mas Petruk ….. Ono koyok sapi barang ki…. hehehe….

      02 April jam 20:24 · Tidak SukaSuka · 3 orangMemuat…
    • Ni Ketut Arini matur nuwun mawon.

      02 April jam 20:28 · Tidak SukaSuka · 3 orangMemuat…
    • Bunda Lia Kang Dullah… hampir saja…. Hati ini jiwa ini… terasa tak kuasa
      Langkahku lunglai tak berdaya…. Kekokohanku hampir saja tumbang
      Dimakan rapuhnya kehidupan… dan kesombongan manusia…. Betapa bodohnya aku tak berani menghadapi…….Betapa naifnya aku
      takut kalimat yang tak benar….. Betapa pengecutnya aku apa bila langkahku gontai…. Tuhan berilah hamba pengampunan…. maafkan aku kang Dullah….

      02 April jam 20:32 · Tidak SukaSuka · 7 orangMemuat…
    • Petruk Tralala AL…lha hmmaaahh kimau lo mas hihihi

      02 April jam 20:33 · Tidak SukaSuka · 3 orangMemuat…
    • Triasih Prasetianingtyas Gadis ..Putrie ..Mas Petruk ..slmt mlm slm sejahtera ..mas Dullah pa kbrmu ? Salamku mhn d terima ya ..

      02 April jam 20:33 · Tidak SukaSuka · 3 orangMemuat…
    • Bunda Lia Ni Ketut mat malam Ni….

      02 April jam 20:38 · Tidak SukaSuka · 2 orangMemuat…
    • Abdul Lathif

      ‎.
      @Mas Petruk : Hmmmmaaaaahhhh-nya nanti-nanti jam 12 ke atas saka ….. di rumah, ….
      Nopo kegem Mbak Cangik (spesial) mawon hahahahahahaha………
      @Mbak Triasih : Sugeng ndhalu lam Selamat malam, ………. silahkan masuk…… Ngersakke nopo…..
      Wengi niki, kulo bagian nunggu warung, amergi Ingkang Kagungan lagi ………. lagi……… lagi………. (tak dapat meneruskan kata-katanya)………
      Enaknya “lagi” nopo , Kangmas Petruk………
      Lihat Selengkapnya

      02 April jam 20:39 · Tidak SukaSuka · 4 orangMemuat…
    • Abdullah Ali Kadang rimbunnya pohon mempermudah angin menumbangkannya meski akar kuat kokoh mencengkeram tanah….maka perlu dipangkas agar tak terlalu berat dan membebani…sebab buah begitu banyak yang bergelantungan….biarkan beberapa daun di rontokkan…bukan buahnya….

      02 April jam 20:39 · Tidak SukaSuka · 5 orangMemuat…
    • Ni Ketut Arini aq gak bs berpuisi lo bsnya ya ikut ditag jd bisa baca semua hasil karya teman2 nek aq ora iso apo2 ya lebih enaknya baca2 juga dapat pengettahuan.gak semua orang bisa. he he.

      02 April jam 20:41 · Tidak SukaSuka · 5 orangMemuat…
    • Abdullah Ali Salam hormatku mbak Triasih….kabarku baik,hanya saja sempat mendung sesaat karena hembusan angin dari selatan…

      02 April jam 20:42 · Tidak SukaSuka · 4 orangMemuat…
    • Petruk Tralala

      AL…klekaran mas..

      Bunda Ketut…slmt malam, bunda..

      TP…slmt mlm mbakyu

      Mas Ali…lanjut
      Lihat Selengkapnya

      02 April jam 20:45 · Tidak SukaSuka · 3 orangMemuat…
    • Bunda Lia Ni Ketut say… hemmmmm… Kupu-kupu tidak tahu
      Warna sayapnya sendiri…. Tapi orang-orang tahu betapa
      Indahnya kupu-kupu…..Seperti juga dirimu, tidak tahu
      Betapa indahnya dirimu…….Tapi Allah tahu betapa
      Istimewanya dirimu dimata-NYA…..salam kangen penuh kasih Ni.

      02 April jam 20:47 · Tidak SukaSuka · 7 orangMemuat…
    • Abdullah Ali Den Ayu……aku sangat memaklumi akan keadaanmu….peganglah hatiku erat erat…kemanapun kau pergi…

      02 April jam 20:49 · Tidak SukaSuka · 5 orangMemuat…
    • Gorga Santiago Oaaaalaahhh ak kok kngen yo kro bunda,ooaaalaaaah piye to iki

      02 April jam 20:50 · Tidak SukaSuka · 4 orangMemuat…
    • Kakang Prabu selamat malam bunda & seluruh keluarga besar yang hadir..
      wah.. ya tidak bosan bunda.. Insya Allah tali silahturahmi dengan bunda dan semua keluarga besar disini tetap terjalin. semoga kita semua mendapat pembelajaran, barokah & rahmat. Amin Ya Robb..

      02 April jam 20:52 · Tidak SukaSuka · 5 orangMemuat…
    • Petruk Tralala Mas Lathif…pesen kopi siji mas, gulane sithik wae yo…ono pisang goreng..?

      02 April jam 20:52 · Tidak SukaSuka · 2 orangMemuat…
    • Abdul Lathif ‎.
      @GOrga : Ora sah gumun…….. kita ikuti saja alur ceritanya, mungkin yang paling tahun maksudnya adalah pengarang ceritanya. Kita tunggu saja nanti ENDING-nya……. Wawasan Hikmah apa yang bakal kita teri,a barsama malam ini……..

      02 April jam 20:52 · Tidak SukaSuka · 3 orangMemuat…
    • Don Banunaek katakan…. katakanlah….sejujurnya...mana mungkin….

      02 April jam 20:54 · Tidak SukaSuka · 4 orangMemuat…
    • Abdul Lathif ‎.
      @Pas Petruk : Monggo Mas, …….. Kok milih sing pahit, punopo badhe ngelembur (kaleh Bu Cangik) hahahaha…… Husssss!!!!!
      Pisang Goreng, Mi Goreng, kaleh lemper njih wonten Mas…. Monggo……..

      02 April jam 20:54 · Tidak SukaSuka · 3 orangMemuat…
    • Abdul Lathif ‎.
      @Pas Petruk : Monggo Mas, …….. Kok milih sing pahit, punopo badhe ngelembur (kaleh Bu Cangik) hahahaha…… Husssss!!!!!
      Pisang Goreng, Mi Goreng, kaleh lemper njih wonten Mas…. Monggo……..

      02 April jam 20:54 · Tidak SukaSuka · 3 orangMemuat…
    • Bunda Lia Mas Don… hemmm…..mmmungkinlah mas Don kenapa tidak…..

      02 April jam 21:02 · Tidak SukaSuka · 6 orangMemuat…
    • Petruk Tralala Mas Lathif…sembah nuwuna, aku tak menikmati hangatnya kopi buatan njenengan..

      02 April jam 21:09 · Tidak SukaSuka · 3 orangMemuat…
    • Ariyo Hadi Hadiwijoyo trkadang diam itu emas murni yg trsimpan…gk ada kt bosan…iri dn dengki jauh dr kamus …dgn diam rs brsalah bs dtimang dn dtimbang…mdh2n kt trmasuk dlm golongan org2 yg sabar lgi mukmin …rahayu bun …salam kangen tuwin sdoyo pilenggah…amin.

      02 April jam 21:13 · Tidak SukaSuka · 6 orangMemuat…
    • Abdul Lathif ‎.
      @Mas Petruk : Monggo dipun sekecaake……

      02 April jam 21:13 · Tidak SukaSuka · 3 orangMemuat…
    • Kyara Dewi Selamat malam Mama Sayang…Apapun dan bagaimanapun Mama Yara takkan pernah jemu memandang wajah ayu Mama,mengamini do’a Mama,membaca dan menikmati syair Mama..dan semua…..Mama…Suport and love you everlasting Mama…

      02 April jam 21:15 · Tidak SukaSuka · 6 orangMemuat…
    • Kyara Dewi Sugeng dalu ugi dumateng sedoyo engkang Rawuh niki ..Rahayu wilujeng ..

      02 April jam 21:15 · Tidak SukaSuka · 7 orangMemuat…
    • Bunda Lia

      Kang Dullah…. Pada dasarnya semua manusia itu sama…. dan jangan merasa bersih….Ibarat air, kita ini sesungguhnya sama-sama merupakan “air yang keruh”. Semakin seseorang terikat pada nafsu-nafsu yang paling bawah, yakni nafsu untuk memuaskan badan wadag yang berupa kesenangan-kesenangan indrawi, termasuk didalamnya adalah nafsu sex, nafsu perut, nafsu mata, nafsu telinga dan nafsu-nafsu duniawi lainnya, maka kita masih termasuk tempayan berisi air yang keruh.
      Nafsu yang lebih tinggi derajatnya daripada nafsu badan wadag adalah nafsu ruhani. Nafsu ruhani lebih pada pemenuhan kebutuhan yang tidak tampak oleh indera. Misal, ketika kita tergores atau terluka maka biasanya kita akan merasakan sakit dan berteriak sekerasnya “Aduuuuuh………”. Nah, rasa sakit seperti ini sesungguhnya rasa badan wadag saja. Badan wadag memang terikat sekali oleh sebab akibat, misal ketika kita haus maka penginnya minum, ketika kita lapar penginnya makan.

      Nah saya pikir, ruhani itu tidak pernah “kena” sifat haus dan lapar, karena ruhani itu melintasi badan wadag. Andai saja, manusia bisa membuat purifikasi (pemurnian) jiwa, ibaratnya dari yang semula berisi air keruh kemudian bisa dimenebkan (diendapkan/ditenangkan) sehingga menjadi air yang bening/jernih, maka didalam kejernihan itulah kita bisa dengan jelas membedakan mana yang ular dan mana yang belut…. kae mau anggota podho mancing welut neng sawah mburi sebab bar dipaneni kang Dullah….
      Orang yang sudah mampu menjernihkan jiwanya, ibarat sebongkah batu maka batu itu telah dibelah dan dimurnikan menjadi uranium yang bisa untuk bahan baku nuklir…. ora sidho ngamuk kang….

      Saya pikir, semua manusia diberi kesempatan yang sama untuk bisa menjadi manusia yang “murni”, permaslahannya cuma tinggal pada “kemauan” dan “pengetahuan”.
      Sebab, “mau tetapi tidak tahu”, ibaratnya ya hanya sebongkah batu yang (biarpun) mengandung uranium maka selamanya dia tetap menjadi batu tidak akan pernah bisa menjadi uranium karena proses untuk menjadi uranium diperlukan “pengetahuan” yang cermat.
      Sebaliknya “tahu tetapi tidak mau” juga tetap saja kita akan menjadi manusia yang mengabdi pada nafsu badan wadag. Nah, sampai mati kita tetap bagaikan hidup dalam kubangan air yang keruh…. bener po ora kang Dullah….Lihat Selengkapnya

      02 April jam 21:15 · Tidak SukaSuka · 12 orangMemuat…
    • Abdullah Ali Alhamdulillah……bener lan pener Den Ayu…..lego atiku…

    • Abdul Lathif ‎.
      Monggo, dilanjut sinambi nyeruput kopine…….

      02 April jam 21:27 · Tidak SukaSuka · 5 orangMemuat…
    • Abdul Lathif ‎.
      Monggo….. Mas Aryo, ngersaake nopo? Kopi…… Teh manis….. Atau Wedang Jahe….. Wonten sedoyo Mas….. Monggo …. pundi sing dikersaake…..

      02 April jam 21:34 · Tidak SukaSuka · 5 orangMemuat…
    • Abdul Lathif ‎.
      @Mbak Kyara : ……. Sugeng ndalu ugi….. Mau minum apa …..

      02 April jam 21:35 · Tidak SukaSuka · 5 orangMemuat…
    • Petruk Tralala ono bokong goreng mas..? limbus sms titip kon nukokne hihihi

      02 April jam 21:36 · Tidak SukaSuka · 5 orangMemuat…
    • Ariyo Hadi Hadiwijoyo mas Lathif @ smangkeh psen kopi kemawon …niki posisi taksih ngojek tur jawah …hehehe…salam masss

      02 April jam 21:38 · Tidak SukaSuka · 6 orangMemuat…
    • Abdul Lathif ‎.
      Hehehe……. Mas Petruk , khusus yang satu itu mboten wonteng. Dilarang sama yang kagungan warung.
      Kulo namung ngayahi jejibahan dhalu meniko nunggu …. hehehe…..

      @Mas Aryo : Meniko kopine ,,,,,,, selamat menikmati sambil mendengarkan alunan musiknya…… hehehehe…..
      Yang sering sepak bola jiga ada LIGA INGGRIS malam ini , televisinya dipojok sana …… Monggoooo…….

      02 April jam 21:41 · Tidak SukaSuka · 6 orangMemuat…
    • Bunda Lia

      Sejatining urip itu kan cuma sekadar “mampir ngombe” tetapi bagi orang yang tak berpengatahuan, akan meminum sembarangan air, air comberan dikira air aqua, maka perutnya pasti mules karena air comberan mengandung banyak bakteri termasuk bakteri salmonela yang bisa menyebabkan demam typus…. belum makanan yang diberikan orang tuanya pada anak sekarang….. banyak manusia ngawur… ibarat saja….Air spiritus diminum, olie diminum, air keras diminum yah…………pokoknya ngawurlah…. wis ngerti dewelah kearah mana aku bicara…..
      Nah, hanya pengetahuan yang benar dan kemauan yang tulus ikhlaslah yang bisa menyelematkan kehidupan, baik untuk kehidupan diri sendiri maupun kehidupan sesama.
      Dan saya melihat, (maaf nih), bangsa kita mayoritas atau sebagian besar adalah tak berpengetahuan secara benar tentang “kualitas air yang diminum/diombe”, cilakanya sudah begitu tak ada juga kemauan yang tulus untuk “ngombe” air yang benar-benar menyehatkan. Maka jadilah masyarakat Indonesia yang “berpenyakitan” baik jasmaninya maupun ruhaninya….. karena air dan makanan yang ndak bener lah membuat kita kehilangan ….

      Mampir ngombe, artinya juga bahwa ngombe itu bukanlah merupakan ultimate (tujuan akhir) kehidupan. Ngombe hanyalkah sekadar “sangu” ning hurip untuk menuju pada terminal terakhir kehidupan…….
      Apa terminal akhir itu? banyak konsep atau keyakinan, namun bagiku terminal akhir kehidupan adalah mencari kebahagian ruhani, sebab ruhani bagiku adalah lapisan tertinggi dari badan wadag kita.
      Bagaimana cara mencari kebahagiaan ruhani? Bukankah saya sudah menulis dansudah banyak mengungkapkan, atau tanya pada diri sendiri, jangan-jangan “ruhani” sudah lama meninggalkan diri kita, karena kita tidak pernah “menyapa-Nya”….. hemmmmm.Lihat Selengkapnya

      02 April jam 21:44 · Tidak SukaSuka · 9 orangMemuat…
    • Ariyo Hadi Hadiwijoyo suwon mas…mangkeh kemawon kulo pendet jam 2 …sumonggo sekecakaken rumiyen …dalem pamit mas.

      02 April jam 21:46 · Tidak SukaSuka · 4 orangMemuat…
    • Abdul Lathif ‎.
      Monggo Mas Aryo……. Sugeng tindhak……..

      02 April jam 21:47 · Tidak SukaSuka · 3 orangMemuat…
    • Abdullah Ali

      Kesempatan selalu ada selama nafas masih berhembus…kesempatan itu adalah waktu….mau diapakan waktu ini semua kembali pada diri pribadi dan terserah mau diapakan…
      Semboyan hidup sebagai lilin hendaknya di ganti dengan blencong….meski merasa belum mampu tetap harus diupayakan….sebab secara tak kusadari akupun sudah merasakan bahwa akulah lilin itu meski aku tak menghendaki….dan nyata,sudah beberapa peristiwa di mana aku berusaha menghidupkan suasana dan memang hidup….tetapi aku justru meleleh karenanya….Den Ayu….janganlah jadi lilin tapi jadilah blencong dan berusahalah semampumu….aku selalu ada untukmu…..Lihat Selengkapnya

      02 April jam 21:48 · Tidak SukaSuka · 8 orangMemuat…
    • Petruk Tralala AL..Maksudku brutu ayam goreng mas, limbuk senengane kuwi…wis yah mene golek nang ndi yo..?

      02 April jam 21:49 · Tidak SukaSuka · 4 orangMemuat…
    • Abdul Lathif ‎.
      @Mas Petruk ……. O,alaaaaa….. hehehehe….. sing jelas kemawon Mas, banyak tunkang sensor di mana-mana sekarang……

      02 April jam 21:52 · Tidak SukaSuka · 4 orangMemuat…
    • Abdullah Ali Den Ayu….ibarat bangunan pendopo…kau bagai genting yang mengayomi dan memberi teduh….tapi kau kepanasan dan kehujanan maka harus kuat lahir batin….biarlah aku saja yang menjadi lantai karena aku memang dibawah…..

      02 April jam 21:57 · Tidak SukaSuka · 5 orangMemuat…
    • Bunda Lia

      Walau aku bukan Muslim sejati atau Fanatik… tapi aku sedikit paham akan ajaran….. walau aku harus masih banyak belajar….
      Ibaratkan Matahari sinarnya memancar dan merasuk ke segala penjuru, dan sinarnya bermanfaat untuk semua yang ada, tak terbayangkan jika matahari padam, semua gelap gulita dan energy apapun akan sirna dan kehidupan akan berakhir.

      Begitu juga dengan Gusti Allah merupakan dzat tertinggi, dan dzat-dzatnya bertaburan memancar merasuki segenap yang ada…. dzat yang memancar itu telah menjadi dzat dalam diri mahluk yang memiliki sifat menyerupaiNya. Dzat-Nya yang berwujud roh/jiwa/suksma atau apapun namanya, dia tak terbasah oleh air, tak terbakar oleh api, kekal, Hanya wadaq yang rusak jikalau mati karena memang asalnya dari unsur alam dan kembali ke alam, tapi Dzat Tuhan tidak ikut lebur. Dzat ini kekal dengan sifat menyerupai Dzat-Nya walau tidak menyamai Dzat-Nya. Ibaratkan Sinar matahri adalah bagian dari matahari (Dzat utama).

      Karena dari dzat yang sama, tujuan akhir adalah menyatukan dzat ke dzat utamanya, atau bersatunya dzat itu ke dzat utama (manunggaling kawulo lan Gusti). Untuk menyatukan Dzat tersebut harus dilalui melalu siklus yang panjang atau pendek (tergantung mahluknya). Mungkin memperpendek siklus itulah inti ajaran Syekh Siti Jenar yang sudah saya kupas kemarin, cara menyatukan diri dengan Gusti Allah…. Insya Allah….bagiku yang memeliki tujuan akhir ingin bersatu denga-Nya (bukan berada di sisi-Nya)……Lihat Selengkapnya

      02 April jam 21:59 · Tidak SukaSuka · 7 orangMemuat…
    • Gadis Exsprit Mama,,,om dullah,,om latif ,,om ariyo,,selamat mlm ,,,saya mohon doanya,,,supaya mas DANIL( para komando) cepet sembuh dan pulih seperti sedia kala,,, terima kasih

      02 April jam 22:16 · Tidak SukaSuka · 4 orangMemuat…
    • Bunda Lia

      Ora kang Dullah aku luwih seneng dadi lantai kang… aku seneng dadi lilin… aku seneng dadi oyot/akar…. yo tak terusake yo kang Dullah….
      Dalam sejarah, kita mengenal dua nama besar yang menjadi simbol pertarungan antara dua modus beragama: Syariat vs Hakikat, yaitu Mansur Al-Hallaj dan Syeikh Siti Jenar. Keduanya menempuh jalan kematian yang terbilang tragis dalam kacamata manusia pada umumnya, karena dieksekusi oleh mereka yang mengaku sebagai penguasa dan ulama pemilik kebenaran agama.

      Kisah tersebut memang sudah lama berlalu. Kabut sejarahpun sebenarnya masih menyelimutinya; dalam pengertian, masih banyak rahasia kebenaran yang belum terungkap. Pada kasus Syeikh Siti Jenar misalnya, muncul pertanyaan, bagaimana mungkin para Waliyullah bisa menghakimi Waliyullah lainnya dengan cara yang kasar dan tidak manusiawi? Jika mereka berdalih Syeikh Siti Jenar patut dihukum karena keliru dalam cara menyampaikan ajaran – yaitu menyampaikan ajaran yang sebenarnya benar tapi disampaikan kepada khalayak yang kurang tepat – mengapa tidak diselesaikan secara baik-baik? Jika memang tidak ditemukan kesepakatan, bukankah bisa berpegang pada pendapat bahwa dua cara yang dipergunakan, yaitu cara Wali Sanga dan cara Syeikh Siti Jenar, sama-sama benar karena merupakan produk dari sesama Waliyullah? Jika ternyata yang sesungguhnya terjadi adalah bahwa eksekusi Syeikh Siti Jenar (sebagaimana eksekusi Manshur Al-Hallaj) adalah karena persoalan politik – yaitu demi melanggengkan kekuasaan dengan memanipulasi agama – bagaimana mungkin para Waliyullah bersepakat melakukan hal sekotor itu? Atau sebaliknya, bagaimana mungkin mereka yang melakukan kekejian dan tindakan sekotor itu disebut Waliyullah?
      Yang menjadi perhatian utama saya, adalah bagaimana kita bisa menemukan inspirasi dan makna dari kisah sejarah itu. Pertama, setidaknya kita bisa bertanya, manakah modus beragama yang kita pilih: cara beragama Mansur Al-Hallaj dan Syeikh Siti Jenar yang beresiko mengantarkan kita pada “tragedi”, atau cara beragama kaum “penguasa dan ulama pembela syariah” yang dinilai lebih “aman”? Saya pribadi jelas memilih mengikuti suara hati apapun resikonya. Bagaimana dengan Anda? Anda yang berhak untuk memilih….

      Kedua, kita bisa merenungkan pernyataan bahwa “kaum hakikat”, dalam tradisi Islam adalah para para sufi atau pemeluk Islam Jawa, adalah para “penentang Syariat” atau mereka “mengabaikan Syariat”. Saya punya beberapa hasil perenungan soal hal ini yang ingin saya bagi dengan para sahabat/saudara.

      Sahabat yang saya kasihi…jika kita renungkan dengan jernih, sebetulnya tak mungkin kita sampai “tujuan” tanpa menempuh “jalan”. Jika hakikat adalah sebuah tujuan, maka tak mungkin ia bisa dicapai tanpa syariat, karena makna syariat adalah jalan. Sejauh saya pelajari, hakikat dalam pengertian Syeikh Siti Jenar, adalah hakikat kebenaran dalam beragama, yaitu bahwa Kebenaran Tertinggi adalah ketika kita bisa “Manunggal” dengan Kebenaran itu sendiri (Manunggaling Kawulo-Gusti). Jika diibaratkan sebuah titik persinggahan dalam pendakian sebuah gunung, itu adalah titik persinggahan tertinggi atau puncak gunung sendiri. Sebagaimana dalam mendaki gunung secara harfiah, tidak mungkin puncak gunung dicapai tanpa titik-titik persinggahan sebelumnya. Dan mendaki titik persinggahan demi titik persinggahan itu, adalah sebuah perjalanan, sebuah ikhtiar menapaki “syariat” (jalan menuju tujuan akhir).

      Syeikh Siti Jenar bukanlah penempuh hakikat tanpa syariat! Syeikh Siti Jenar juga bukan penentang syariat! Karena sebagai sosok yang menyadari sepenuhnya makna hukum semesta dan kehidupan……ia tahu persis tidak mungkin mencapai hakikat tanpa syariat! Yang ia lawan adalah kecenderungan untuk memutlakkan sebuah jalan dengan menafikan jalan lainnya. Syeikh Siti Jenar, sejauh saya pelajari, memahami Islam sebagai ajaran universal…ia menangkap intisarinya..Dalam hal ini, Islam dipahami benar-benar sebuah “tadzkirah” (pengingat) akan hal-hal sudah diketahui benar (ma’ruf) oleh setiap kaum. Diyakini bahwa sebetulnya ada kebenaran universal yang sepanjang sejarah dan peradaban tak pernah berubah dan tak pernah orang berselisih tentangnya. Islam mengingatkan kembali manusia akan kebenaran universal dan abadi (shopia perennia) ini. Tapi menyangkut implementasi Islam dalam kehidupan sehari-hari, Syeikh Siti Jenar benar-benar mempertimbangkan kearifan lokal. Toh faktanya, ketika Islam hadir ke Indonesia atau Jawa, tanah ini bukan tempat tanpa peradaban, bahkan telah memiliki budaya luhur plus peradaban yang relatif maju untuk ukuran jamannya.

      Yang dilakukan Syeikh Siti Jenar adalah berkreasi untuk menciptakan “syariat” versi Jawa: menyangkut cara menyembah Tuhan, cara mengembangkan potensi diri, cara menyikapi setiap momen kehidupan, dan seterusnya. Pada titik ini, apa yang diajarkan Syeikh Siti Jenar tampak berbeda dengan “syariat” sebagaimana yang dipraktekkan Nabi Muhammad di Jazirah Arab. Tapi berbeda, bukan berarti bertentangan. Karena apa yang diajarkan Nabi Muhammad dan Syeikh Siti Jenar bersumber pada hakikat kebenaran yang sama. Bahkan dari sudut pandang mistis, ia sama-sama bersumber pada Ruhul Qudus yang bersemayam di kedalaman jiwa setiap manusia. Mengapa pendekatan men-Jawa-kan Islam atau mengembangkan “syariat versi Jawa” ini dilakukan? Karena itu merupakan implementasi sifat fathonah yang merupakan sifat kenabian: salah satunya tercermin dalam keberanian mengembangkan budaya sesuai tantangan dan karakteristik alam di mana dia hidup.

      Pada level esensi, apa yang diajarkan Syeikh Siti Jenar, sebetulnya selaras atau bahkan sama dengan apa yang diajarkan para mistikus besar di seluruh peradaban: Nabi Muhammad itu sendiri, para waliyullah penerusnya seperti Imam Ali, Ibnu Arabi, Manshur al-Hallaj, Jalaluddin Rummi, termasuk “orang suci” dari tradisi lain: Budha Gautama, Lao Tzu, Plato, dan lainnya.

      Sungguh sayang, jika kebijaksanaan agung ala Syeikh Siti Jenar dibumihanguskan baik karena alasan kebodohan maupun karena alasan melanggengkan kekuasaan duniawi.
      Bagaimana menurut panjenengan semua?… INSYA ALLAH BESOK AKAN SAYA COBA MENULIS TENTANG AJARAN SYEKH SITI JENAR.Lihat Selengkapnya

      02 April jam 22:22 · Tidak SukaSuka · 7 orangMemuat…
    • Bunda Lia

      Jika anda sudah memahami apa itu kesadaran murni, sebetulnya tinggal action saja guna berlomba-lombalah dalam kebaikan…! Jangan lupa, baik itu harus menurut Allah, bukan menurut kita. Panduannya adalah Alquran dan Hadits. Dengan memohon petunjuk Allah tentu kita akan di bimbing untuk memahami Alquran dan Hadist dengan sebaik-baiknya. Karena itulah, secara otomatis kita bisa membedakan mana tafsir yang benar dan tidak, mana hadis yang benar dan tidak, dan semua itu atas dasar petunjuk-Nya. Karena itulah kita harus berserah diri, yaitu ikhlas dalam menjalankan segala perintah-Nya dan menjauhi segala larangan-Nya, agar nantinya hati kita betul-betul bersih dan bisa berlomba-lomba dalam kebaikan dengan hanya mengharap ridha dari-Nya. Sesungguhnya kehidupan ini hanyalah permainan, jadi mainkanlah dengan sebaik-baiknya. Jika kita ingin menang didalam permainan ini tentulah harus mematuhi aturan mainnya (Alquran dan Hadits)…. karena aku tidak suka golongan dan juga ibaratnya…. aku juga tidak suka partai/ politik……Lihat Selengkapnya

      02 April jam 22:33 · Tidak SukaSuka · 7 orangMemuat…
    • Bunda Lia Gadis kenapa Daniel…. kenapa??? Bilang… ceritalah sayang…

      02 April jam 22:33 · Tidak SukaSuka · 3 orangAnda, Gadis Exsprit, dan Abdullah Ali menyukai ini
    • Abdullah Ali

      Den Ayu,ya itu memang keinginanmu yang dirimu mempunyai sifat andap asor dan rendah diri….tetapi jatahmu memang diatas dan ini kenyataan, Den Ayu…
      Masalah sejarah tentang peristiwa syeh Siti Jenar dan eksekusi para wali adalah pembelajaran bagi kita yang hidup sesudahnya….antara syariat dan hakikat sebenarnya sudah dicontohkan dengan peristiwa nabi Khaidir dan Musa dimana hakikat tidak selalu selaras dengan syariat…ada bagian bagian tersendiri menurut tugas masing masing dimana jaman dahulu ada nabi yang ilmunya hanya untuk diri pribadi tidak untuk diajarkan,lain halnya dengan rosul,ilmunya memang untuk disebar luaskan dan diajarkan…para rosul ini mengajarkan syariat untuk dipelajari agar menemukan hakikat yang hasilnya tentu dipakai sendiri tiap individu…sebab kebenaran hakiki atau sejati tak terkata atau tertulis tapi dirasa….sama hal nya adanya ulama dan wali yang pada jaman kenabian ulama ini setara dengan rosul karena dituntut untuk menyampaikan ilmu….sedangkan wali setara dengan nabi yang ilmunya untuk diri sendiri….tapi akan lain lagi bila nabi ya rosul seperti ulama ya wali maka yang disampaikan adalah syariatnya sedangkan hakikatnya tentu tidak diajarkan….maaf Den Ayu bila paparanku ini keliru mohon di revisi…Lihat Selengkapnya

      02 April jam 22:45 · Tidak SukaSuka · 5 orangMemuat…
    • Bunda Lia

      Alhamdullilah… Para pemikir… Mujahid pena… kian bersemangat dan terus bergandengan tangan melawan kaum materialis dan setanis dengan untaian kata, yang dengan ikhlas dilakukan demi ridha Allah semata.Mohon maaf
      Karenanyalah, jika saya telah melakukan kekhilafan karena kurangnya ilmu, mohon kiranya saudara/teman-teman mau memberikan nasihat dan meluruskannya (saya akan menerima dan tidak akan mendebat siapun, segala hal yang membingungkan silakan ditanyakan. Sebelum dan sesudahnya saya ucapkan terima kasih banyak.
      Akhir kata, semoga tulisan ini bisa bermanfaat buat saya sendiri, dan juga buat para saudara. Amin…

      Marilah kita memulai kehidupan “baru” dengan menghayati nilai2 luhur, melakukan segala kebaikan, dan cinta kasih, TANPA PAMRIH. Kita lakukan kebaikan tanpa mengharap-harap UPAH pahala. Ini sebagai test KETULUSAN TERTINGGI dalam menjalani kodrat sebagai mahluk.

      Wassalamu’alaikum… (Ucapan salam khusus untuk saudaraku yang muslim) Jika kita meyakini tuhan maha pengasih penyayang, maha adil, kekuasaanNya maha luas tiada batas, marilah kita tebarkan welas asih kepada seluruh makhluk, kasih sayang tanpa pamrih dan welas asih yang TIDAK PILIH KASIH. saya indentifikasi melalui rasa, bahwa tuhan yg sejati TIDAKLAH MEMPUNYAI SIFAT2 PRIMORDIAL, TIDAK RASIS, TIDAK ETNOSENTRIS.

      Salam Kasih Sejati untuk seluruh umat manusia, dan seluruh mahluk di manapun berada. Berkah anugrah selalu berlimpah kepada semuanya.
      Aminnnnn.Lihat Selengkapnya

      02 April jam 22:48 · Tidak SukaSuka · 9 orangMemuat…
    • Kyara Dewi Mas Abdul Latif..Kulo nyuwun es degan kemawon ..matur nuwun..hhhehe

      02 April jam 22:48 · Tidak SukaSuka · 3 orangMemuat…
    • Kyara Dewi Amien Amien Amien Ya Robbal’alamien…Salam ta’dzim Mama..

      02 April jam 22:50 · Tidak SukaSuka · 4 orangMemuat…
    • Gadis Exsprit Sakitnya kambuh lagi mah,,,gara2 jatuh dri jurang waktu menjalakan misi di aceh,,,,

      02 April jam 22:51 · Tidak SukaSuka · 2 orangMemuat…
    • Kyara Dewi Gadis ..sampeyan besok libur ga de??..klo Libur jumpai mbk di Victory ya..

      02 April jam 22:54 · Tidak SukaSuka · 3 orangMemuat…
    • Gadis Exsprit Sejak kembaranya danil gugur dlm tugas dia udah sering sakit2an mah,,,,,,,

      02 April jam 22:55 · Tidak SukaSuka · 1 orangMemuat…
    • Gadis Exsprit Mbk kyara malam mbak,besok aku kerja lemburrrrr,,,,mumetttt

      02 April jam 22:56 · Tidak SukaSuka · 4 orangMemuat…
    • Kyara Dewi Malam juga de ..iya wes ga apa ..hati2 ya de…salam kasihku selalu …

      02 April jam 22:57 · Tidak SukaSuka · 2 orangMemuat…
    • Gadis Exsprit Iya mbkku sayankkk,,,,,laen kli aja klu aku da cuti,,,,,,salam sayanku jg mbkk

      02 April jam 22:59 · Tidak SukaSuka · 5 orangMemuat…
    • Bunda Lia Kapan Gadise…. jatuh piye to ???

      02 April jam 23:00 · Tidak SukaSuka · 4 orangMemuat…
    • Bunda Lia Yohhh cah ayu aku akan doakan Daniel….

      02 April jam 23:03 · Tidak SukaSuka · 4 orangMemuat…
    • Gadis Exsprit Dulu danil waktu tugas di aceh pernah jatuh di jurang mama,,,,gara2 dia ngmuk waktu kembaranya ketembak dan gugur di tempat,,,,,,

      02 April jam 23:10 · Tidak SukaSuka · 1 orangMemuat…
    • Gadis Exsprit Terimkasih mama,,kasian dia sejak kecil gk pernah dpt kasih sayang dri orang tua,,,Bundanya meningal waktu dia masih bayi,,dia dibesarkan oleh kakeknya,,,dan udah berpisah ama saudranya

      02 April jam 23:12 · Tidak SukaSuka · 1 orangMemuat…
    • Gadis Exsprit Mungkin Allah menegur dia d3ngan semua ini mah,,,di mana dia dulu sangat angkuh dan sombong,,gila d3ngan pangkat,,,,

      02 April jam 23:14 · Tidak SukaSuka · 1 orangMemuat…
    • Gadis Exsprit Semoga aja dia bisa mengambil hikmah dari semua kejadian yg dia alami,,,,

      02 April jam 23:15 · Tidak SukaSuka · 2 orangMemuat…
    • Bunda Lia Gadis … hayooo diam….

      02 April jam 23:39 · Tidak SukaSuka · 1 orangMemuat…
    • Koko Puspo Handokoningrat diajeng jika kang mas sangat bersalah padamu maafkan saya sebesar besarnya … saya manusia biasa ….. yg banyak kekurangan dan kekhilafan…

      02 April jam 23:41 · Tidak SukaSuka · 3 orangMemuat…
    • Koko Puspo Handokoningrat Kepada semua poro kadang kinasih jika selama ini saya ada tuturkata , sikap dan tindak tanduk yg tidak berkenan … Saya mohon maaf yg asebesar besarnya… semoga semua senantiasa dalam lindungan Tuhan

      02 April jam 23:55 · Tidak SukaSuka · 5 orangMemuat…
    • Gempar Soekarnoputra Meskipun diriku diam sejuta bahasa, namun tapa rinduku ini senantiasa menjelang dalam kalbuku…….sukmaku tetap mengembara mengikuti bayanganmu entah sampai kapan sukmaku terus melangkah mengikuti jejak asmaramu…….hehehhe kok jadi berpuisi nich… Met malam Mbak Lia…

      02 April jam 23:57 · Tidak SukaSuka · 3 orangMemuat…
    • Pakpuh Tegoeh ooo … warungnya udah tutup toh?? .. wah telat lagi aku …

      03 April jam 1:26 · Tidak SukaSuka · 2 orangMemuat…
    • Pakpuh Tegoeh lho ada jempol masih nongol … selamat pagi mbak kyara …!!

      03 April jam 1:32 · Tidak SukaSuka · 2 orangMemuat…
    • Kyara Dewi Sugeng Enjang Ugi Bpk Tegoeh…Mugi panjenengan kalian keluarga tansah dipun rengkuh wonten ridanipun Gusti Allah azza wajalla..amien

      03 April jam 1:34 · Tidak SukaSuka · 1 orangMemuat…
    • Pakpuh Tegoeh amin .. matur nuwun .. aku kalo kalau diajak boso kromo gini jadi bingung … hehehe … maklum jowo partikelir … hehehehe

      03 April jam 1:36 · Tidak SukaSuka · 2 orangMemuat…
    • Kyara Dewi sami2 Bpk..njih dalem ugi tesih blajar…sugeng sare Bpk..

      03 April jam 1:41 · Tidak SukaSuka · 1 orangMemuat…
    • Subagyo Ucok

      Hidup ibarat mampir ngombe,setuju,singkat namun penuh.esensi dari minum,berujung dahaga.dan ayahnya Paksi ini belum siap untuk melepas dahaga,syareatnya masih banyak lewat,thoriqotnya masih sering nyasar,hakekatnya masih belum nyampek,makrifat gelap,masih banyak kesalahan dari aqil baliq hingga sekarang,masih haus,air putih,air kelapa,dan air air hikmah lainnya,monggo bagi yg sudah cukup jangan ajaq saya,selama nafas masih keluar masuk berarti Tuhan masih sayang,untuk itu ayahnya An nisa mohon ma’af bagi semua yg pernah baca coment dan merasa tersentuh sakit kiranya bisa di maafkan,bila tidak berkenan hapus saja dalam daftar.Lihat Selengkapnya

      03 April jam 1:41 · Tidak SukaSuka · 3 orangMemuat…
    • Pakpuh Tegoeh kyara terima ksih sekali lagi … aku sepertinya belum bisa tidur, karena ba’da shubuh sudah hrs tugas lagi, takut kesiangan .. hehehe

      03 April jam 1:45 · Tidak SukaSuka · 2 orangMemuat…
    • Kyara Dewi Iya Bpak…klo gitu saya mhn pamit ya ..sugeng Enjang dan selamat bertugas Bpk…

      03 April jam 1:48 · Tidak SukaSuka · 3 orangMemuat…
    • Kyara Dewi selamat pagi mas Ucok …selamat istirahat ..rahayu wilujeng

      03 April jam 1:49 · Tidak SukaSuka · 2 orangMemuat…
    • Bunda Lia Mas Tegoeh…. kenapa … aku doakan dirimu mas….

      03 April jam 1:49 · Tidak SukaSuka · 2 orangMemuat…
    • Pakpuh Tegoeh mas bagyo, selamat pagi, mungkin saudara2 yg lain sudah off atau ada tugas lain .. apa2 yg mas bagyo sampaikan ini adalah bagian dari perjalanan hidup anak cucu adam yg manusiawi … hanya manusia suci yg disucikan Allah sajalah yg tidak pernah “salah jalan” … tapi yg lain sama saja, bahkan sebahagian dari para nabi ada yg punya masa lalu suram …

      03 April jam 1:50 · Tidak SukaSuka · 2 orangMemuat…
    • Pakpuh Tegoeh bunda .. gak ada apa2, cuma mengabari .. insyaAllah tgl. 17 dan seterusnya agar bisa lancar semua …

      03 April jam 1:52 · Tidak SukaSuka · 2 orangMemuat…
    • Pakpuh Tegoeh kyara .. selamat istirahat .. semoga Allah ridho

      03 April jam 1:54 · Tidak SukaSuka · 1 orangMemuat…
    • Bunda Lia Insya Allah saya akan doakan mas Tegoeh….

      03 April jam 1:59 · Tidak SukaSuka · 2 orangMemuat…
    • Pakpuh Tegoeh terima kasih bunda … dan saya berharap, semoga suatu saat, saya diijinkan Allah untuk melayani bunda dan saudara2 disini utk beribadah ke tanah suci … amin

      03 April jam 2:00 · Tidak SukaSuka · 1 orangMemuat…
    • Bunda Lia

      Insya Allah mas Tegoeh….. Thn 1997 saya berangkat Umroh dan Do’a keluar rumah sebelum berangkat
      Al-hamdu lillahil lazi hadani bil-islami wa arsyadani ila ada’i manasiki hajjan bibai tihi wa mu’tamiran bimasya’irih. Allahumma salli ‘alan nabiyyil-ummiyyi wa’ala alihi wa ashabihi ajma’in. Bismillahi amantu billah. Bismillahi tawajjahtu lillah. Bismillahi tasamtu billah. Bismillahi tawakkaltu ‘alallahi la haula wala quwwata illa billahil-‘aliyyil-‘azim
      Do’a setelah duduk dalam kendaraan
      Bismillahi majreha wa mursaha inna rabbi lagafurur-rahim. Wa ma qadarullaha haqqa qadrihi wal-ardu jami’an qabdatuhu yaumal-qiyamati was-samawatu matwiyyatum biyaminihi subhanahu wa ta’ala amma yusrikun.
      salat sunat sebelum bepergian 2 (dua) rakaat. Rakaat pertama setelah membaca Al Fatihah membaca surat Al Kafirun, pada rakaat kedua membaca surat Al Iklas. Setelah salam membaca do’a :
      Allahumma ilaika tawajjahtu wa bika’tasamtu. Allahummakfini ma hammani wa ma la ahtammu lahu. Allahumma zawwid niyattaqwa wagfir li zanbi……Berangkatlah kami akan berdoa untuk mas Tegoeh…
      Lihat Selengkapnya

      03 April jam 2:11 · Tidak SukaSuka · 5 orangMemuat…
    • Pakpuh Tegoeh terima kasih telah diingatkan ….

      03 April jam 2:12 · Tidak SukaSuka · 1 orangMemuat…
    • Margo Surya Buwana aku masih sayang padamu ^_^

      03 April jam 3:28 · Tidak SukaSuka · 1 orangMemuat…
    • Bunda Lia Kamu ngomong apa Karera…. jangan macam2x aku lagi bener2 kacau….

      03 April jam 4:04 · Tidak SukaSuka · 2 orangMemuat…
    • Margo Surya Buwana aku sayang sama kak ku yg baik.. apakah masih ada rasa baik itu…

      03 April jam 4:07 · Tidak SukaSuka · 1 orangMemuat…
    • Bunda Lia Aku masih seperti dulu… tapi aku lagi BT

      03 April jam 4:10 · Tidak SukaSuka · 2 orangMemuat…
    • Margo Surya Buwana BT .. tetapi kan tdk semua harus kena imbasnya dari ke BT an kakak ku yg baik hati… .. shering kah…

      03 April jam 4:12 · Tidak SukaSuka · 3 orangMemuat…
    • Bunda Lia Karera diam!!!

      03 April jam 4:52 · Tidak SukaSuka · 2 orangMemuat…
    • Abdul Lathif

      ‎.
      Assalaamu’alaikum……..
      SELAMAT PAGI bertabur rahayu kinasihing Gusti……..

      MUSLIM Sejati dan tidaknya seseorang bukanlah tergantung kepada apa yang kita lihat, yang kita saksikan, maupun yang kita nilai di ‘mayapada’ ini.
      Pengetahuan manusia tentang rahasia Allah adalah sangat terbatas sekali. Justeru menjadi wewenang Allah-lah yang mengetahui siapa masuk kategori ‘Muslim sejari’ (Kaffa), Siapa yang hanya muslim dalam pengakuan lisan dan KTP-nya saja, ata siapa yang tidak muslim sama sekali.

      Semuanya, Allah (Tuhan Yang Maha Kuasa) yang berhak menentukan dan menilai (sekaligus) yang memberikan predikat semua.
      Oleh Karena tidaklah pantas (saru), seseoran memproklamasikan diri sebagai muslim sejati. Tidak dibenarkan kita menganggap diri kita lebih mempunyai drajat kemuliaan dibanding manusia-mansuia di sekelilingnya. Karena itu merupakan sifat takabbur yang hanya pantas dimiliki oleh ilblis.

      Harapanku kepada Mbakyu ; Janganlah berkecil hati dalam menghadapi situasi yang bersifat sementara. Karena orang yang mencerca, mencemooh, menghina, maupun menyudutkan kita pada dasarnya menunjukkan kebodohan mereka sendiri.

      Justeru, orang – orang besar mengalami keberhasilan dan kesusksesan setelah mengalami berbagai maca hinaan dan cercaan dari pihak-pihak yang tidak menyukainya.

      Dan Satu hal yang (hendaknya) Mbakyu selalu ingat :
      “Sesungguhnya yang paling mulia di antara kamu sekalian adalah mereka yang (memiliki) kadar ketakwaan yang paling tinggi” (Al-Qur’an/Firman Allah)
      Saya yakin, Mbakyu adalah salah satu di antaranya. Untuk menuju kesempurnaan kita dalam menunaikan tugas-tugas kita sebagai “Kawula Gusti”/Abdullah/Hamba Allah kita mempunyai berbagai jalan masing-masing. Mbakyu juga telah memilih jalan sendiri. Sedangkan orang yang mengusik ketenangan Mbakyu dalam berideologi, hakikatnya mereka tidak mmpunyai kesadaran akan jalan mereka sendiri. Mereka (mungkin) akan mencoba melakukan pemaksaan kehendak Mbakyu dalam menempuh jalan ubudiyah Mbakyu dengan jalan mereka. Supaya Mbakyu mengikuti seperti yang mereka anggap sebagai jalan yang benar. dan itu menunjukkan mereka tidak memahami dalil “Laa ikrohaa fid diin”……….

      Ngapunten kelancangan kulo, Mbakyu…… Nyuwun duko menawi lepat…….
      Wassa’alaamu’alaikum…… Wr. Wb.

Iklan

About Bunda Lia

Tidak ada hal yang mustahil apapun dapat terjadi karena manusia memiliki kemampuan yang luar biasa. Untuk menjelmakan suatu keinginan menjadi kenyataan. Hidup damai dan rukun sesama masyarakat. Birunya harapan msh menjadi teka teki, bagai musafir disahara berhrp mendptkan air, saat kemarau mengiringi perja lanannya, smua kering, sepi, bisu hny semilir angin panas ikut menyertai.Kau menyambangiku ketika seluruh pintu telah kukunci. Kita bertukar kata di balik tembok tinggi. Tak ada lagi cekrama canda dan cinta bagi bilik hatiku. Tinggal dinding pemahaman yang lebih agung dari rasa. Kita bukan lagi sepasang jiwa yang mendaki didalam dinding bilik hatiku atau putaran takdir. Kau dan aku menjadi kumpulan keterbatasan yang luruh pada ketentuan Maha Cinta. Tak ada lagi sekeping harap yang kita titipkan pada puing senyap. Sebab asa telah membumbung pada manzila yang lebih tinggi dari arasy. Hati tak lagi mengeja bagai tulisan sang pujangga… kemungkinan beriringan mamasuki dinding tembok yang kokoh. Telah kubangun bilik jiwa yang melampaui wingitnya puri pemujaan. Kutisik waktu dengan benang pengharapan yang lebih detail dari semua keinginan….

Posted on April 22, 2011, in Tulisan Bunda Lia. Bookmark the permalink. Tinggalkan komentar.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: