Hakikat Hidup

Hidup adalah satu perjalanan untuk suatu pencarian……… Sadar atau tak sadar setiap jiwa ini dituntun kesana…. pencarian….. pencarian akan hakikat hidup
Kedamaian…. Kesadaran….. dan Kebenaran yang sejati…..
Entah perjalanan ini salah dan benar…. semua adalah sebuah perjalanan…
Perjalanan mencari sesuatu yang telah lama hilang…. Sesuatu yang sangat dirindukan setelah sekian lama….. dulu kita berkumpul dan bersatu dalam Haribaan-NYA…. Alangkah lebih baiknya jika sang diri mulai menyadari akan pencariannya…… Meninggalkan batasan dan ukuran yang selama ini dipakai
Ya sadarilah pencarian itu tidaklah akan pernah berakhir…… Sampai akhirnya waktu pun sudahlah habis terbuang percuma….. nunggu apa lagi…. benahilah diri…. sentuh pikiran dengan niat yang bersih…
karena gejolaknya alam… siapa yang tau….

    • Galih Kusuma Selamat..malam bunda..kuakan terus mencari jalan kebenaran yg haqiqi….
    • Putrie Ragiel Trisno Selamat malam Bunda tersayang yaaa siap berbenah diri terimakasih telah di inggatkan
      01 April jam 18:33 · Tidak SukaSuka · 4 orangMemuat…
    • Anak Agung Adnyana Bayupathi Karena mencari kebenaran Yang hakiki sanagt sulit dijaman sekarang…kecuali atas dasar kesadaran untuk menciptakan kedamaian dalam diri sejati,,,menggapai tuntunan dan alunan kidung ketentraman dalam dawai dawai denting nurani…
      01 April jam 18:33 · Tidak SukaSuka · 4 orangMemuat…
    • Bocah Tanpa Aran wilujeng dalu ibu..
      01 April jam 18:40 · Tidak SukaSuka · 2 orangMemuat…
    • Indra Kelana sekian lama aq mengelana mencari jati diri ini…,,–ku sebrangi lautan ku daki gunung tinggi hanya pada-Mu ya Allah aq berserah diri….malam bunda lia dan sobat”ku smua……
      01 April jam 18:42 · Tidak SukaSuka · 2 orangMemuat…
    • Pangeran Joyo Kusumo Sugeng dalu… Salam damai slalu Rahayu… Rahayu… Rahayu…
      01 April jam 18:44 · Tidak SukaSuka · 2 orangMemuat…
    • Timur Sinar Suprabana foto kapankah ini?
      01 April jam 18:45 · Tidak SukaSuka · 3 orangMemuat…
    • Bunda Lia Malam mas Galih terimakasih salam…
      01 April jam 18:49 · Tidak SukaSuka · 3 orangMemuat…
    • Bunda Lia Alhamdulillah senang mendengarnya jeng Putrie…ku tersaynag..
      01 April jam 18:50 · Tidak SukaSuka · 3 orangMemuat…
    • Awan Baraya Galuh Putra jnglah hidup dihari hari yg telah berlalu,tp hiduplah untuk hari ini dan hari hari mendatang perjuangan untuk hidup tak pernah berakhir
      01 April jam 18:50 · Tidak SukaSuka · 3 orangMemuat…
    • Bunda Lia Selamat malam mas Anak Agung lama ndak jumpa … apa kabar mas kota Bali… kapan ke Jogya mas ??? Komentar mas Anak Agung mengingatkanku pada Syekh Siti Jenar…..
      01 April jam 18:53 · Tidak SukaSuka · 5 orangMemuat…
    • Bunda Lia Mas Bocah selamat malam…
      01 April jam 18:54 · Tidak SukaSuka · 3 orangMemuat…
    • Bunda Lia Kang Pangeran Joyo selamat malam kang… Rahayu3x….
      01 April jam 18:54 · Tidak SukaSuka · 4 orangMemuat…
    • Bunda Lia Mas Indra Kelana… mat malam mas…
      01 April jam 18:55 · Tidak SukaSuka · 2 orangMemuat…
    • Jr Arief slamat malam Bunda…beribu trimakasih sy haturkan..sungguh mencrahkan dan berurutan( trkonsep) dr awal tagg sampai ini…Alhamdulillaah..salam kasih slalu…
      01 April jam 18:55 · Tidak SukaSuka · 2 orangMemuat…
    • Bunda Lia Mas Timur selamat malam kok baru muncul… nunggu di telp ya mas….
      01 April jam 18:56 · Tidak SukaSuka · 5 orangMemuat…
    • Bunda Lia Mas Awan malam mas bener sekali mas inilah hidup mas….
      01 April jam 19:00 · Tidak SukaSuka · 3 orangMemuat…
    • Bunda Lia Mas Jr he he he malam mas… kan pemanasan dulu… he he he he.
      01 April jam 19:01 · Tidak SukaSuka · 3 orangMemuat…
    • Wisang Geni sugeng ndalu…ugi salam rahayu….
      mugi2 bunda selalu semangat….ibarat dawai gitar…bila ada yang terputus tdk menggagu irama musik lainnya…dan selalu tetap beriring…dengan irama yang lain…suatu pencerahan dan wacana agar tetap mawas dalam menjalani kehidupan….
      succes selalu NDA….rahayu….
      01 April jam 19:02 · Tidak SukaSuka · 4 orangMemuat…
    • Jr Arief setiap membaca dan mnghayati tulisan2 bunda seperti tambah daya…subhaanallooh…
      01 April jam 19:03 · Tidak SukaSuka · 3 orangMemuat…
    • Tutur Pamungkas sugeng dalu Bunda…..,mugi2 paringipun dongo lan seserepan saget dados tambahing kekiyatan anggenipun dalem ngupadi wontenipun margi engkang leres……
      01 April jam 19:04 · Tidak SukaSuka · 3 orangMemuat…
    • Bunda Lia
      Ajaran Syekh Siti Jenar dikenal sebagai ajaran ilmu kebatinan.
      Suatu ajaran yang menekankan aspek kejiwaan dari pada aspek lahiriah yang kasat mata. Intinya ialah konsep tujuan hidup. Titik akhir dari ajaran Siti Jenar ialah tercapainya manunggaling kawula-Gusti. Yaitu bersatunya antara roh manusia dengan Dzat Allah. Paham inilah yang hampir sama dengan ajaran para zuhud, wali dan orang-orang khowash. Zuhud banyak dijumpai dalam dunia tasawuf. Mereka merupakan orang-orang atau kelompok yang menjauhkan diri dari kemewahan dan kesenangan duniawi. Sebab mereka mempunyai tujuan hidup yang lebih utama, yakni ingin mencapai kesucian jiwa atau roh.Lihat Selengkapnya

      01 April jam 19:05 · Tidak SukaSuka · 14 orangMemuat…
    • Jr Arief Injih pemanasan nanti bunda makin sibuk..sudah duduk ga sempat buka fb…mau silaturahmi antri… hehehe
      01 April jam 19:07 · Tidak SukaSuka · 3 orangMemuat…
    • Siwi Marthin Met malam bunda Lia.
      01 April jam 19:07 · Tidak SukaSuka · 3 orangMemuat…
    • Bunda Lia
      Mas Anak Agung… Apa yang kita lihat….. Apa yang kita dengar
      Apa yang kita tangkap dari luar diri kita…. hanyalah menimbulkan ilusi dan kepalsuan….. Akal pikiran, logika, Angan angan itulah dunia kepalsuan….Tetapi ternyata di dalam diri kita ada sesuatu bagian yang lama sekali Dia kekal dan abadi dan selalu merindukan jalan pulang….. Dia sebuah daging yang bernama hati Nurani yang terdalam….Sebagai pancaran dari ruh kita yang kekal abadi……Lihat Selengkapnya

      01 April jam 19:09 · Tidak SukaSuka · 12 orangMemuat…
    • Anak Agung Adnyana Bayupathi Semoga kita bisa mengikuti jejak2 wali yang ke sepuluh untuk menjadi tauladan dan mengambil hikmah menjalani kehidupan untuk menyejukkan hati yang gersang oleh hiruk pikuk mencari Pembenaran dan selalu menyalahkan orang lain…..Mat Malam Bunda… semoga misi dan visi akan menjadi kenyataan dan kesuniataan peradaban..
      01 April jam 19:09 · Tidak SukaSuka · 4 orangMemuat…
    • Abdullah Ali Sugeng ndalu Den Ayu…..nderek nyimak nggih…..
      01 April jam 19:14 · Tidak SukaSuka · 4 orangMemuat…
    • Koko Puspo Handokoningrat Wilujeng ndalu Diajeng Liaku saha para kadang sinarawedi ingkang kinasih… sumangga katuran sami midhangetaken ugi sami nggegulang ,paring kawruh & pengalaman, uneg uneg, pitakenan2…pramila sumangga sami lenggah ingkang prayogi…
      01 April jam 19:21 · Tidak SukaSuka · 5 orangMemuat…
    • Adi Kuncoro Sangkan paraning dumadi,asal sira saka ngendi,yen sira bali menyang ngendi,miturut ujare pak Dalang,kadya lakone ringgit Raga Meng.
      01 April jam 19:22 · Tidak SukaSuka · 2 orangMemuat…
    • Bunda Lia
      Apakah wujud dari Tuhan itu dapat dimiliki oleh manusia…. menurut Syeh Siti Jenar …. Memang, sifat wujud itu bisa dimiliki manusia dan itulah inti dari ajaran ini…. Selama manusia mampu menjernihkan kalbunya… maka ia akan mempunyai sifat-sifat itu. Sifat tersebut pun sudah kumiliki…. Kalian bisa melakukannya dengan mengamalkan apa yang hendak kuajarkan….. Allah adalah satu-satunya yang wajib disembah. Dia tidak tampak dan tidak berbentuk. Tidak terlihat oleh mata. Sedangkan alam dan segala isinya merupakan cerminan dari wujud Allah yang tampak. Seseorang bisa meyakini adanya Allah karena ia melihat pancaran wujud-Nya melalui jagad raya ini. Allah tidak berawal dan berakhir, memiliki sifat langgeng, tak mengalami perubahan sedikitpun. Allah berada di mana-mana, bukan ini dan bukan itu. Dia berbeda dengan segala wujud barang baru yang ada di dunia.Lihat Selengkapnya

      01 April jam 19:33 · Tidak SukaSuka · 12 orangMemuat…
    • Adi Kuncoro Matur nembah nuwun kanjeng Ibu,mugi Gusti ingkang Maha Suci tansah maringi pengayoman dumateng kanjeng Ibu sakkaluwarga.
      01 April jam 19:34 · Tidak SukaSuka · 2 orangMemuat…
    • Ir Haryanto Sekejukan batin adalah maqrifat yg di peroleh dalam menjalan kan ibadah yg benar2 qhusuk tdk terlepas dari itu semua kita harus bertawadu akan mengerti arti hidup yg hakiki utuk menuju Rahmad tan Lil Allamin.
      01 April jam 19:37 · Tidak SukaSuka · 3 orangAnda, Pakpuh Tegoeh, dan Kakang Prabu menyukai ini
    • Kakang Prabu Selamat malam Bunda, para pinisepuh & seluruh keluarga besar yang hadir disini..
      01 April jam 19:42 · Tidak SukaSuka · 2 orangMemuat…
    • Bunda Lia
      Sedang Hakikat Kodrat adalah kekuasaan pribadi Tuhan. Tak ada yang menyamainya. Kekuatan-Nya tanpa sarana. kehadiran-Nya berasal dari ketiadaan, luar dan dalam tiada berbeda. Tak dapat ditafsirkan. Jika engkau menghendaki sesuatu maka pasti kalian rencanakan matang-matang dan pasti pikirkan berulang-ulang. Itupun masih sering meleset. Namun Allah tidak demikian, bila menghendaki sesuatu tak perlu dipersoalkan terlebih dahulu.Allah tidak memerlukan sesuatu ? Benar Allah tidak memerlukan sesuatu. Karena itu jika kalian hidup tanpa memerlukan sesuatu, tanpa butuh harta benda, tanpa butuh jabatan, tanpa butuh pujian, maka kalian akan merasakan hidup yang sesungguhnya. Kalian akan memiliki sifat Allah tersebut.

      Kalau manusia menghindari sesuatu dan merasa tidak memerlukan apapun, apakah akhirnya dapat disamakan dengan Allah ?
      Tidak ! walaupun manusia hidup tanpa bergantung sama sekali kepada duniawi, namun ia tetap berbeda dengan Allah. Tidak bisa disamakan dengan Tuhan. Allah adalah pencipta dan kalian adalah yang diciptakan. Allah berdiri sendiri, tanpa memerlukan bantuan. Hidupnya tanpa roh, tidak merasa sakit dan kesedihan, Allah muncul sekehendaknya.
      Jika Allah berkehendak, maka apakah kehendak seseorang itu karena kemauan Allah ? Untuk sampai pada jawaban itu, kita harus membedakan seseorang mana. Manusia itu dibedakan menjadi beberapa tingkatan. Ada yang awam, ada yang khowash. Orang awam hanya beribadah secara syariat, tanpa dapat memelihara kalbu, maka ia masih jauh bisa berhubungan dengan Allah. Sedangkan orang-orang khowash, termasuk para nabi, rasul, dan waliyullah, mereka beribadah secara utuh. Bahkan sampai pula pada tingkatan hakikat. Kalau kalbunya sudah bersih dari duniawi dan menyatu dengan cahaya Ilahi, maka kehendak dan kemauannya itu berasal dari Allah. Perbuatannya adalah perbuatan Allah. Maka jangan heran jika ada orang yang diberi karomah sehingga segala ucapannya menjadi bertuah.Lihat Selengkapnya

      01 April jam 19:48 · Tidak SukaSuka · 12 orangMemuat…
    • Pakpuh Tegoeh salam hormatku bunda, gus ali, mas koko …dan semuanya … mohon ijin menyimak ….
      01 April jam 19:50 · Tidak SukaSuka · 3 orangMemuat…
    • Bunda Lia
      Apakah Ibadahnya orang yang sudah khowash itu merupakan kehendak Allah ? Benar ! mereka mempunyai kejernihan akal budi. Memiliki kebersihan jiwa dan ilmu. Shalat lima waktu dan berzikir merupakan kehendak yang sangat dalam. Bukan kehendak nafsunya, namun kehendak Allah. Semangatnya sedemikian besar. Mereka shalat tidak mengharapkan pahala, tetapi merupakan suatu kewajiban (diri) dan pengabdian. Badan haluslah yang mendorong untuk menjalankan.

      Banyak orang melakukan shalat tetapi tidak menyentuh kepada Yang Disembah. Ini bagaimana ?
      Memang banyak orang yang secara lahiriah tampak khusuk shalatnya. Bibirnya sibuk mengucapkan zikir dan doa-doa, namun hatinya ramai oleh urusan duniawi mereka. Islam yang demikian ini ibarat kelapa, mereka hanya makan serabutnya. Padahal yang paling nikmat adalah buah/daging kelapa dan air kelapanya. Mereka sembahyang lima waktu sebatas lahiriah saja. Tidak berpengaruh sama sekali kepada akal budinya. Padahal sembahyang itu diharapkan dapat mencegah keji dan munkar namun mereka tak mampu melakukannya dalam kehidupan sehari-hari. Kalaupun hakikat shalatnya itu membekas pada budinya itupun hanya sedikit. Buat apa sembahyang lima kali jika perangainya buruk ? masih suka mencuri dan berbohong. Untuk apa bibir lelah berzikir menyebut asma Allah, jika masih berwatak suka mengingkari asma. Kadang-kadang pula mereka berharap pahala. Shalatnya saja belum tentu dihargai oleh Allah, tetapi buru-buru meminta balasan,…..aneh!

      Ada hadits Rasulullah yang menyebutkan bahwa amal hamba yang pertama kali diperhitungkan adalah sembahyang. Jika sembahyangnya baik, maka semua dianggap baik. Ini bagaimana ?
      Itu perlu ditafsirkan. Tidak boleh dipahami secara dangkal makna dari hadits tersebut. Hadits itu mengandung logika sebagai berikut; Orang yang tekun mengerjakan sembahyang dengan sempurna, maka perilaku, budi pekerti dan kalbunya juga harus terpengaruh menjadi baik. Sebab sembahyang yang dilakukan dengan jiwa yang bersih akan berpengaruh pula bagi cabang kehidupan lainnya.

      “Lebih lanjut Syeh Siti Jenar mengatakan sebaliknya hadits itu tidak berlaku bagi orang yang tekun mengerjakan sembahyang tetapi hatinya masih kotor, tersimpan keinginan-keinginan nafsu misalnya ingin dipuji orang lain, terdapat ujub dan sombong, serta budinya menyimpang dan menabrak tatanan yang dilarang”.Lihat Selengkapnya

      01 April jam 20:06 · Tidak SukaSuka · 10 orangMemuat…
    • Bunda Lia
      Adakah tuntunan mengenai pakaian seseorang yang sedang melakukan sembahyang ?
      Sesungguhnya aku (Syeh Siti Jenar) tidak sependapat jika ada orang yang mengenakan pakaian gamis dan meniru-niru pakaian orang Arab dalam melakukan shalat. Jika selesai shalat, jubah atau gamis itu dilepaskan. Sedangkan shalat orang tersebut tidaklah menyentuh hatinya. Meskipun berlama-lama merunduk di masjid, namun masih mencintai duniawi. Sembahyang yang pakaiannya kedombrangan, merunduk di masjid berlama-lama sampai lupa anak istri. Sedangkan ia masih menyintai duniawi dan mengumbar nafsu manusiawinya. Bahkan dalam kehidupan sehari-hari, ia seringkali menyusahkan orang lain. Maka orang yang demikian itu tidak terpengaruh oleh sembahyang yang dilakukan. Biasanya tipe orang seperti itu sibuk menghitung pahala. Dia sangat keliru dan bodoh. Pahala yang masih jauh tetapi diperhitungkan. Sungguh, sedikit pun tak akan dapat dicapainya.

      Lalu Dzat Yang Luhur dan Sejati itu sesungguhnya siapa?
      Gusti Allah. Gusti Allah adalah Dzat yang tinggi dan terhormat. Ia memiliki dua puluh sifat, semua timbul atas kehendak-Nya. Ia mampu mencurahkan ilmu kebesaran, kasampurnan, kebaikan, keramahan, kekebalan dalam segala bentuk, memerintah umat. Dapat muncul di segala tempat dan sakti sekali. Apa kata Syeh Siti Jenar waktu itu….”Aku (Syekh Siti Jenar) merasa wajib dan menuruti kehendak-Nya.
      Sebagaimana ajaran jabariyah, dengan kesungguhan dan konsekuen, selalu kuat cita-citanya, kokoh tak tergoyahkan terhadap sesuatu yang tidak suci, berpegang teguh kepada-Nya selama hidup, tak akan menyembah terhadap ciptaan-Nya, baik dalam wujud maupun dalam pengertian.

      Mengapa Kanjeng Syekh dianggap oleh para wali sebagai wali murtad ?
      Karena ajarannya tidak mudah dipahami orang awam.
      Bagaimana ajaran Kanjeng Syeh yang dianggap sesat ?
      Berucaplah Syekh Siti Jenar “Aku adalah penjelmaan dari Dzat Luhur, yang memiliki semangat, sakti, dan kekal akan kematian. Dengan hilangnya dunia Gusti Allah telah memberi kekuasaan kepadaku dapat manunggal dengan-Nya, dapat langgeng mengembara melebihi kecepatan peluru. Bukannya akal, bukannya nyawa, bukan penghidupan yang tanpa penjelasan dari mana asalnya dan kemana tujuannya”Lihat Selengkapnya

      01 April jam 20:29 · Tidak SukaSuka · 10 orangMemuat…
    • Hasanudin Hasan Setuju bun…..pencerahan yg mantap…..bunda membuat saya semakin sadar dengn kehidupan di dunia ini…..saya sekarang sedang belajar unt membersihkan ego yg merupakan hijab yg luar biasa antara manusia dan Tuhannya…..dengan menguasai egonya Insya Allah jiwa yang tenang …..terima kasih bun kirimannya….
      01 April jam 20:36 · Tidak SukaSuka · 3 orangMemuat…
    • Bunda Lia
      Apa hubungannya antara kanjeng Syeh Siti Jenar dengan Allah, yang disebut sebagai Dzat sejati ?
      Syekh Siti Jenar berkata “Dzat yang sejati menguasai wujud penampilanku. Karena kehendakNya maka wajarlah jika aku tidak mendapat kesulitan. Aku bisa berkelana ke mana-mana. Tidak merasa haus dan lelah, tanpa sakit dan lapar, karena ilmu kelepasan diri, tanpa suatu daya kekuatan. Semua itu disebabkan jiwaku tiada bandingannya. Secara lahiriah memang tidak berbuat sesuatu, tetapi tiba-tiba sudah berada di tempat lain. Gusti Kang Murbeng Dumadi (Allah) yang kuikuti, kutaati siang malam, yang kuturut segala perintah-Nya. Tiada menyembah Tuhan lain, kecuali setia terhadap suara hati nuraniku. Allah Mahasuci”.
      Syekh Siti Jenar menjelaskan apa yang di maksud bahwa Allah itu Maha Suci ?
      Allah Mahasuci itu hanyalah sebatas istilah saja. Merupakan nama saja. Sebenarnya hal itu dapat disamakan dengan bentuk penampilanku. Jika kalian melihatku, maka tampak dari luar sebagai warangka (kerangka), sedangkan di dalamnya adalah kerisnya (intinya) Hyang Agung, yang tak ada bedanya dengan kerangka. Tuhan itu wujud yang tidak dapat dilihat dengan mata, tetapi dilambangkan seperti bintang yang bersinar cemerlang. Sifat-sifat-Nya berwujud samar-samar bila dilihat, warnanya indah sekali seperti cahaya yg sangat luar biasa….
      Lihat Selengkapnya

      01 April jam 20:40 · Tidak SukaSuka · 11 orangMemuat…
    • Bunda Lia
      Di manakah Tuhan berada ? Apakah Tuhan ada di langit ke 7 dan bersemayam di atas singgasana layaknya raja.
      Siti Jenar mendadak tertawa. Setelah tertawanya reda, ia berkata, “Itu salah besar, itu kebodohan. Sesungguhnya Tuhan tidak berada di langit ketujuh dan tidak bertahta di singgasana atau arsy (Kursi). Bila kalian membayangkan demikian, maka hati kalian sudah musyrik. Berdosa besar. Karena kalian menyamakan Dia dengan raja atau dengan penguasa.

      Tuhan itu ada di mana ?
      Kalau kalian bertanya demikian, maka jawabnya mudah. Gusti Allah itu tidak kemana-mana, tetapi ada di mana-mana.

      Lebih gamblang ….Gusti Allah itu berada pada dzat yang tempatnya tidak jauh. Dia bersemayam di dalam tubuh kita. Tetapi hanya orang yang khowash, orang yang terpilih dapat melihat. Tentunya dengan mata batin. Hanya mereka yang dapat merasakannya.

      Allah itu berupa roh atau sukma ?
      Bukan roh dan bukan sukma. Allah adalah wujud yang tak dapat dilihat oleh mata, tetapi dilambangkan seperti bintang-bintang bersinar cemerlang.Warnanya indah sekali. Ia memiliki dua puluh sifat seperti; sifat ada, tak berawal, tak berakhir, berbeda dengan barang-barang yang baru, hidup sendiri dan tidak memerlukan bantuan dari sesuatu, berkuasa, berkehendak, mendengar, melihat, berilmu, hidup dan berbicara. Sifat Gusti Allah yang dua puluh itu terkumpul menjadi satu wujud mutlak yang disebut dengan Dzat. Sifat duapuluh itu juga menjelma pada diriku. Karena itu aku yakin tidak akan mengalami sakit dan sehat, punya budi kebenaran, kesempurnaan, kebaikan dan keramahan. Roh ku memiliki sifat dua puluh itu, sedangkan ragaku yang lahiriah memiliki sifat nur Muhammad.

      Muhammad SAW itu seorang nabi. Apakah Syekh mengaku sebagai Nabi ? Sedangkan dikatakan bahwa setelah nabi Muhammad, di dunia ini tidak ada kenabian lagi ?
      Jangan salah menafsirkan kata-kata Syekh. Jika salah, maka kita akan sesat dan timbul fitnah. Tentu saja memfitnah diri Syekh. Jawaban Syekh….” Begini, bahwa rohku adalah roh Ilahi. Karena aku pun memiliki sifat duapuluh. Sedangkan badan wadag ku, jasadku ini, adalah jasad Muhammad. Dari segi lahiriah Muhammad adalah manusia. Namun manusia Muhammad berbeda dengan orang kebanyakan. Muhammad memiliki jasad yang kudus, yang suci. Aku dan dia sama-sama merasakan kehidupan, merasakan manfaat panca indera. Dan panca indra itu hanyalah meminjam. Jika sudah diminta kembali oleh Pemiliknya akan berubah menjadi tanah yang busuk, berbau, hancur dan najis. Nabi atau wali, jika sesudah kematian jasadnya menjadi tak bermanfaat. Bahkan berbau, kotor, najis, busuk dan hancur. Warangka jika sudah ditinggalkan kerisnya maka tiada guna”.Lihat Selengkapnya

    • Wisang Geni suatu arti dan makna serta pembelajaran yang jeli namun mudah sangat dipahami….matur nuwun NDA….nderek nyimak….
      rahayu….rahayu….rahyu.
      01 April jam 20:59 · Tidak SukaSuka · 4 orangMemuat…
    • Arie Irfan
      Iya Bunda kita memang harus membenahi diri, skrg jaman udah menggila banyak orang yg tidak tentang tujuan hidupnya. Amat banyak lho di antara kita ini yg mencari_cari tujuan hidup dari kitab_kitab suci. Mungkin kita bisa menemukannya disana. Lucunya, kita ini ingin menemukan tujuan hidupnya sendiri, tapi justru informasinya diperoleh dari luar. Sama dgn anak yg ingin mengetahui namanya sendiri, lalu dia bertanya kpd orang lain. Tentu saja jawabannya tidak tahu atau malah orang lain itu yg memberinya nama. Kalau kita menelusuri pengetahuan jawa, Ternyata tujuan hidup itu tidaklah keluar dari eksistensi manusia. Yaitu Slamet! Hidup selamat adalah tujuan semua manusia. Mungkin ada tujuan lain atau tujuan yg lebih tinggi dari itu. Tapi, selamat adalah tujuan pokok manusia. Selamat itu aman, tak ada gangguan apa_apa, tidak menderita dalam hidup ini, juga tidak mengalami kerugian… Selamat Malam Bunda… Salam Hormat & Kasihku Selalu.Lihat Selengkapnya

      01 April jam 21:00 · Tidak SukaSuka · 3 orangMemuat…
    • Bunda Lia
      Apakah Jika seseorang sudah mati, berarti selesai sudah kehidupannya ?Siapa bilang begitu ? Tidak ! meskipun jasadnya mati, tetapi sebenarnya ia tidaklah mati. Karena itu, kalian semua harus mengerti bahwa dunia ini sesungguhnya bukanlah kehidupan. Buktinya ada mati. Di dunia ini, kehidupan disebut kematian. Coba rasakan ! Aku mengajarkan kepada kalian untuk tidak menyintai dunia ini dan tidak terpesona terhadap keindahannya. Carilah kebenaran dan kebahagiaan sejati demi kehidupan mendatang, kehidupan setelah kematian. Kalian akan berarti jika telah menemui kematian dan hidup sesudah itu. Engkau harus memilih hidup yang tak bisa mati. Dan hidup yang tak bisa mati itu hanya kalian rasakan setelah nyawa terlepas dari badan. Kehidupan itu akan dapat dirasakan dengan tanpa gangguan seperti sekarang ini. Ketahuilah, hidup yang sesungguhnya adalah setelah nyawa lenyap dari badan.

      AGAR DAPAT MERAIH KEHIDUPAN DALAM KEMULIAAN SEJATI NANTINYA, DLM KEHIDUPAN DIDUNIA INI DIBUTUHKAN KEBENARAH DAN KEBAHAGIAAN SEJATI LALU BAGAIMANA MENDAPATKANYA???
      Jiwa manusia adalah suara hati nurani. suara hati nurani merupakan ungkapan Dzat Allah yang harus ditaati perintahnya. Maka ikutilah hati nuranimu.
      Mungkin panjenengan semua bertanya … Bagaimana caranya meyakinkan bahwa suatu bisikan adalah suara hati nurani yang sesungguhnya ? Kita harus cermat, karena hati nurani berbeda dengan akal budi, jiwa itu milik Allah, sedangkan akal milik manusia. Akal bersifat manusiawi, karena itu kadang-kadang akal tak mampu menemukan keajaiban Allah. Kehendak, angan-angan, ingatan, merupakan suatu akal yang tak kebal atas kegilaan. Suatu ketika akal bisa menjadi bingung sehingga membuat seseorang lupa diri. Akal seringkali tidak jujur. Siang malam membuat kepalsuan demi memakmurkan kepentingan pribadi.

      Bukankah manusia menjadi lebih mulia jika dibandingkan dengan makhluk lainnya, karena manusia diberi akal oleh Allah ?
      Ya, itulah yang membedakan. Tapi jangan lupa bahwa akal seringkali tidak jujur. Sering bersifat dengki, suka memaksa, melanggar aturan, jahat, suka disanjung-sanjung, sombong, yang ahirnya membuat manusia justru tidak berharga samasekali. Lebih hina dari makhluk lainnya.Jadi kita harus menggunakan akal sesuai dengan jiwa atau kehendak Allah ?Benar sekali….Jika seseorang mampu mengendalikan akalnya dengan ajaran Allah, dengan kebenaran, dan dengan jiwa yang bersih, maka ia bermanfaat. Menjadikan diri lebih mulia.

      Apa yang menghalangi seseorang sehingga gagal dalam dalam menempuh manunggaling kawula-Gusti ?Jangan mementingkan kehidupan duniawi. Sebab kehidupan duniawi yang kalian jalani penuh kotoran. Akal kalian mudah tercemar dengan kotoran sifat dan mudah dikuasai oleh nafsu, sehingga menghalangi kalian untuk bisa menuju pada tahap manunggaling kawula-Gusti.
      Di dunia ini ada yang cantik, tampan dan gagah. Bagaimana kedudukan orang-orang tersebut jika kelak telah terlepas rohnya ?
      Kita jangan menyintai dan mengagumi bentuk yang cantik, tampan atau gagah. Sebab sebenarnya badan wadag (jasad) laksana sangkar yang mengurung jiwa. Badan wadag merupakan beban yang memberatkan dan menyakitkan roh kita.Lihat Selengkapnya

      01 April jam 21:15 · Tidak SukaSuka · 9 orangMemuat…
    • Kyara Dewi Pameling yg agung Ma…Trimaksih..Sugeng Dalu Mama sayang…salam kasih Yara tetap teruntuk semuanya yg tlah hadir dimajlis Ilmu ini…
      01 April jam 21:30 · Tidak SukaSuka · 6 orangMemuat…
    • Arie Irfan
      Luar biasa… Mantaf Bunda, aku setuju banget….
      Keberadaan Tuhan Yang Mahakasih itu nyata. Bukan abstrak. Bukan hadir karena angan_angan. Kehadiran_Nya itu nyata! Jelas. Dia Yang Maha Mengasihi dan bersemayam di dalam diri kita sendiri. Dan bersemayam dalam diri setiap insan, dalam diri setiap makhluk, dalam segala sesuatu yg bergerak maupun tidak bergerak dalam alam ini. Yg hadir di sisi kita itu Tuhan Yang Maha Pengasih. Hakikat keberadaan_Nya bukan diketahui melalui teriakan semata_mata. Juga bukan karena kita membela_Nya. Sang Pengasih tidaklah lemah. Dia tidak butuh perlindungan kita. Tuhan yang perlu dibela_bela jelas bukan Tuhan yang sebenarnya. Yang di bela_bela itu sebenarnya kepentingan seseorang. Yg dibela itu hanya kepentingan diri yg melibatkan kelompok yg diperjuangkan. Caranya dgn mengatas namakan Tuhan. Salam Kasih Penuh Damai.Lihat Selengkapnya

      01 April jam 21:33 · Tidak SukaSuka · 2 orangMemuat…
    • Ariyo Hadi Hadiwijoyo nderek nyimak skedap bun…rahayu rahayu rahayu …sagung dumadi.
      01 April jam 21:33 · Tidak SukaSuka · 1 orangMemuat…
    • Bunda Lia
      Benarkah sesudah kematian ada surga neraka ?
      Para wali memang mengajarkan demikian. Inilah ajaran yang justru menurutku menyesatkan karena terlalu dangkal. Para wali hanya mengajarkan “serabut” atau kulitnya, tidak sampai pada isinya; tidak sampai pada hakikat yang sebenarnya. Para wali mengajarkan bahwa surga dan neraka hanya dijumpai kelak setelah kiamat. Adanya di akherat. Dan orang-orang awam menelan mentah-mentah keterangan itu. Siksa kubur hanya dijumpai dan dirasakan badan wadag ketika di tanam di kuburan. Para wali memang bertujuan baik, tetapi diputus sampai di situ. Mereka enggan menjelaskan lebih dalam dan lebih sampai pada makna yang hakiki.
      Begini, untuk menemui dan merasakan surga dan neraka maka seseorang tidak harus menunggu sampai mati atau sampai datangnya kiamat. Di dunia ini saja kita sudah dapat merasakan surga dan siksa neraka. Karena sesungguhnya surga dan neraka itu berada di dalam jiwa kalian. Berada di dalam jiwa setiap manusia yang bernafas. Jika jiwa manusia telah bersih dari gangguan hawa nafsu dan dapat menyatu dengan Gusti Allah, maka di dunia ini ia akan merasakan suatu kenikmatan surga. Jika budi kalian, misalnya menolong orang lemah, lalu hati menjadi ikhlas dan puas, maka itulah yang disebut surga. Sedangkan neraka, perwujudannya adalah jika hawa nafsu telah menguasai diri seseorang. Kemudian jiwanya meronta dan merasa bersalah. Maka dia tentu tersiksa. Ia tidak bisa tidur, gelisah pikirannya, sedih dan bermacam-macam rasa tak enak. Itulah yang dinamakan neraka.
      Jadi surga dan neraka di akherat tidak berlaku ? maksud kami tidak ada ? Surga dan neraka di hari kiamat, di akherat kelak, sudah diterangkan dalam Al Quran. Itu perkara gaib dan erat kaitannya dengan iman. Kalian harus meyakininya.
      Untuk apa meyakini ? bukankah jika di dunia berbudi baik dan beriman kepada Allah sudah merasakan surga. Sedangkan surga dan neraka di akhirat hanyalah bersifat menakut-nakuti manusia agar tidak berbuat buruk ? hemmm pertanyaan ini yg sering kudengar … percoyo monggo ora yo karepmu.Pendapat ini memang cerdas dan kritis. Namun kita tidak usah mempertanyakan, apakah kelak di akhirat ada surga dan neraka. Itu urusan Gusti Allah. Kalian harus meyakini. Karena meyakini hari akhir merupakan rukun iman. Sekali lagi, untuk mendapatkan surga pun kita tak perlu menunggu datangnya hari akhir. Meskipun seseorang sembahyang seribu kali setiap hari, toh akhirnya mati juga. Walaupun badanmu kau tutupi dengan kain surban dan jubah, namun akhirnya menjadi debu juga. Maka jiwalah yang paling penting. Jika keadaan jiwa seperti Tuhan, maka surga akan didapatkannya. Kenikmatan luar biasa akan dirasakan.
      Lihat Selengkapnya

    • Aswin Der wah bunda, step by step aja……sya jadi pusing…..krna sya orngnya telmi…..
      01 April jam 21:51 · Tidak SukaSuka · 1 orangAnda menyukai ini.
    • Gadis Exsprit Selamat malam mama,,salam kasihku selalu ya mah,,,,
      01 April jam 21:53 · Tidak SukaSuka · 3 orangMemuat…
    • Abdullah Ali Nrimo iku swargo…..cemburu iku neroko….nek turu kuwi nikmat,nek melek kuwi rekoso….milih endi hahahaha…
      01 April jam 21:54 · Tidak SukaSuka · 2 orangAnda dan Aswin Der menyukai ini.
    • Aswin Der Bnd Lia@ adkh tiket k neraka, mo pesan satu….( canda )wkwkwkwkwk
      01 April jam 21:54 · Tidak SukaSuka · 1 orangMemuat…
    • Gadis Exsprit Om dullah,,mas wisangeni,,mas aswin deer,,,mas arie,,om ariyo,,selamat malam ku ucapkan salam kasihku
    • Aswin Der wa’alaikum salm Gadis.ex, slmt mlm juga……
      01 April jam 21:56 · Tidak SukaSuka · 1 orangMemuat…
    • Wisang Geni Manusia semakin aneh ADA PELAJARAN BERHARGA dibuat mainan dan bergurau… sabar njih NDA… kulo dongo kagem njenengan NDA… Rahayu…Rahayu…Rahayu.
      01 April jam 22:06 · Tidak SukaSuka · 3 orangAnda, Gadis Exsprit, dan Abdullah Ali menyukai ini
    • Wisang Geni Sabar NDA kulo simak estu NDA… wejangan yang luar biasa…. dan sangat berharga…. bagi diriku…..
      01 April jam 22:12 · Tidak SukaSuka · 4 orangMemuat…
    • Abdul Lathif ‎.
      Assalaamu’alaikum……..
      Selamat Malam bertabur Rahayu Rahmating Gusti…..
      Ngapunten……. kulo telat……
      Ndherek ngisi ABSEN…… MBakyu …….
      01 April jam 22:12 · Tidak SukaSuka · 6 orangMemuat…
    • Abdullah Ali Aswin…mau ke neraka itu mahal tapi banyak loket yang menyediakan tiket….pergilah ke dugem atau nyabu…semacam itu tiketnya…mahalkan? Silahkan beli sendiri…..
      01 April jam 22:12 · Tidak SukaSuka · 7 orangMemuat…
    • Abdullah Ali Tapi ada kok yang gratis….mau aku tunjukkan,Aswin?
      01 April jam 22:14 · Tidak SukaSuka · 3 orangMemuat…
    • Petruk Tralala Trm ksh bunda..
      slmt mlm semuanya..maaf terlambat hadir..
      01 April jam 22:19 · Tidak SukaSuka · 3 orangMemuat…
    • Abdullah Ali Sebenarnya islam ya seperti yang diwedar Bunda Lia ini…islam bukan semata agama tapi tingkahlaku,aplikasi,pratek untuk pembuktian…maka hanya orang orang yang telah mampu bersahadat,bersholat,berpuasa,berzakat dan berhaji saja yang mampu memahami akan apa yang dilakukan syeh Siti Jenar…
      01 April jam 22:21 · Tidak SukaSuka · 6 orangMemuat…
    • Aswin Der yg aku maksud Neraka Sprti Islam Umum bayngkn…kata2 sya diats hnya sbuah sindiran..tdk yg ssungguh y….mohn maaf klw d tnggapi srius…..ssungguh y neraka yg umum byngkn itu tdak ada. mnurut bunda lia Neraka itu ada pada diri qta sendiri..aku hnya menyimk tdk ada mksud menntang…
      01 April jam 22:21 · Tidak SukaSuka · 4 orangMemuat…
    • Bunda Lia
      Jiwa adalah penjelmaan dzat Tuhan. Mengapa kadang-kadang jiwa mau mencegah dan kadang membiarkannya ?
      Perlu kalian semua ingat, bahwa di dalam raga ini terdapat nafsu-nafsu. Jika nafsu kuat menguasai, maka jiwa menjadi terbelenggu. Karena itulah mengapa aku katakan bahwa kehidupan sekarang ini adalah kematian. Sedangkan setelah ajal merupakan awal kehidupan. Sesudah kematian maka seseorang akan mencapai kebebasan jiwanya. Kalau kita pikir bersama…. Ajaran Syekh Siti Jenar memang agak beda dengan ajaran para wali sanga. Siti Jenar mengajarkan bahwa Tuhan adalah Zat yang mendasari adanya manusia, hewan, tumbuhan dan segala yang ada. Keberadaan segala di dunia ini tergantung pada adanya Zat. Tanpa ada Zat Yang Mahakuasa, maka mustahil sesuatu yang wujud itu ada.
      Ajaran ini tidak pernah disampaikan oleh para Wali Sanga. Mereka menyadari bahwa umatnya masih terlalu awam terhadap Islam, sehingga memberi materi yang ringan dan praktis saja.
      Lihat Selengkapnya

      01 April jam 22:25 · Tidak SukaSuka · 10 orangMemuat…
    • Abdullah Ali Maka beruntunglah bagi kita yang hidup dizaman sekarang yang menurutku sudah tinggal menikmati saja akan hal islam….dan peri kehidupan yang telah begitu komplit dicontohkan orang orang dahulu….dan bagi orang yang telah mengerti dan memahami islam maka tidak akan membedakan apakah muslim atau non muslim…apakah manusia atau hewan…
      01 April jam 22:31 · Tidak SukaSuka · 5 orangMemuat…
    • Abdullah Ali Karena memang hal ini tidak banyak yang memahami dikarenakan jarangnya orang yang mau medar…..bersahadat bukan sekedar ucapan dan pengakuan tetapi harus benar benar menyaksikan dan disaksikan…
      01 April jam 22:35 · Tidak SukaSuka · 5 orangMemuat…
    • Abdullah Ali Untuk membahas syahadat saja memerlukan waktu yang tak sedikit apalagi mudah….dan tak banyak yang mampu akan hal ini…belum apa itu sholat belum apa itu puasa belum apa itu zakat dan belum apa itu haji…maka pantas saja kalau ada yang pusing…
      01 April jam 22:38 · Tidak SukaSuka · 4 orangMemuat…
    • Aswin Der Abd A@ saya mohon maaf atas kebodohan saya……
      01 April jam 22:43 · Tidak SukaSuka · 3 orangMemuat…
    • Aswin Der dengn kebodohn saya ini sya mau,belajr…….mungkin mas ali jauh lebih pintr, mohn sya di maklum …..TQ
      01 April jam 22:44 · Tidak SukaSuka · 4 orangMemuat…
    • Abdullah Ali Aswin,ya akupun juga salah dengan tawaku yang memancingmu untuk bercanda…aku perhatikan sejak tadi spaneng dan tegang karena ini memang berat…nrimo iku swargo lan wong nrimo iku koyo wong turu….cemburu iku neroko mergo cemburu iki melek mulo rekoso…bedo karo wong sing sadar…yen sadar iku ngerti lan memahami banjur nglakoni,yen wis nglakoni lagi weruh mulo dadi slamet…slamet kuwi islam.
      01 April jam 22:50 · Tidak SukaSuka · 8 orangMemuat…
    • Misterr Jeans Sang Kinasih Sugeng ndalu Ibunda, Abah Ali, Mas Lathif, Gadis lan sdoyo kdang kinasih, mugi sdoyo tansah pikantuk karahayon, nyuwun pangapunten Bunda nembeh sget sowan.
      01 April jam 22:50 · Tidak SukaSuka · 5 orangMemuat…
    • Bunda Lia
      Asalamu’alaikum wR wB….Terimakasih saudaraku/ sahabatku/ anak2ku yang sudah mau berkomentar maupun memberi jempol tulusnya sudah berkenan membaca ulasan malam ini dan saya lihat semua komentar bagus dan baik…. namun harapanku adalah ketulusan bukan karena takut atau segen…. kepolosan panjenengan justru merupakan realitas yang jujur. Dan Semoda panjenengan jauh dari kemunafikan. iItu adalah modal awal untuk nggayuh kawicaksananing Gusti. karena kejujuran akan membuka pintu utk mengenal diri sendiri lebih dalam, sebelum kita mengenali Tuhan.Dunia tetap menjadi pokok bagi setiap orang utk mengumpulkan “modal utk membeli” kamulyan sejati di “sana” kelak. jadi kehidupan di dunia jangan ditinggalkan. yg ditinggalkan hanyalah NAFSU DUNIAWInya. tetapi kita harus menjadi manusia yg bermanfaat bagi sesama, itulah kunci dari keberhasilan sejati dlm mengarungi samudra kehidupan ini. Keberhasilan hidup yakni berguna bagi sesama, merupakan modal utama meraih kehidupan yg sejati di “sana” kelak. kuncinya; jangan menyakiti hati sesama, jangan mencelakai sesama, dan lakukanlah donodriyah (amal sodaqoh) berupa harta, jika tak mampu berupa tenaga, jika tak mampu berupa ucapan yg menentramkan, jika tak mampu juga, maka sodaqoh lah dengan DOA.

      Reinkarnasi tidak diajarkan secara tegas dalam Islam, tetapi dalam kejawen dan juga pengalaman yang saya alami sendiri, maka saya secara pribadi sangat percaya reinkarnasi. agama merupakan “baju” sebagai kewajaran yang dikenakan manusia yg hidup bermasy. terserah bajunya apa, Tuhan tetap hanya satu, yg dimiliki oleh manusia sejagad, dan mereka manembah dgn caranya masing2.

      bagi ajaran kejawen kematian bukanlah hal yg menakutkan. karena hanya berpindah ke tempat yg lebih luhur. dan sangat dekat dengan kehidupan manusia. bahkan kita menjadi lebih dekat dan singkat jika kita telah “hidup” sejati. kemana-mana tanpa beaya, dalam sekejap sampai tujuan. tak terkena penyakit dst. tetapi kehidupan sejati kelak, akan ditentukan sekarang saat jasad kita masih kitapinjam untuk hidup di dunia, apakah kita berguna dan bermanfaat untuk sesama atau tidak. jika tak bermanfaat bahkan sering menyakiti hati, walau tanpa sadar, dan mencelakai org lain walau tak sengaja, niscaya kehidupan sejati tak dapat kita raih, sebaliknya yg ada hanyalah penderitaan sejati.

      Rumus (Kodrat) Tuhan di dunia ini; jika kita suka memudahkan org lain, gemar menolong dan membantu sesama, maka kita juga akan selalu dimudahkan dalam segala urusan, mendapat pertolongan dan bantuan dari sesama pada saat kita dalam keadaan sulit dan kritis. Tuhan telah mengtur semua itu. berlaku juga sebaliknya. semakin banyak kita mengulurkan tangan untuk org lain yg betul2 membutuhkan, maka akan semakin mudah rizki kita dapatkan. tetapi dgn syarat; topo ngrame; rame ing gawe sepi dalam pamrih. serta ikhlas memberi, sumpama kita buang hajat besar. dan jangan pernah grenengan/ngedumel karena hanya akan menghapus tabungan amal kebaikan kita. ibarat sdh melangkah naik, maka melorot lagi kita. semua kebaikan dan pengorbanan yg pernah kita lakukan pada sesama menjadi percuma sia-sia tiada arti. topo menembah, kuburlah semua kebaikan anda dari ingatan, agar tak muncul lagi dihancurkan hawa nafsu membangkit-bangkit jasa baik. tulislah kebaikan yg pernah kita lakukan pada org lain di atas tanah agar mudah terhapus, sebaliknya tulislah kebaikan org lain yg pernah dilakukan pada diri kita di atas batu agar kita selalu ingat akan “sangkan paraning dumadi”.
      maka..kemuliaan hidup di dunia ini yg sejati adalah ketika lupa akan semua kebaikan yang pernah kita lakukan pada sesama. dan selalu teringat saat kita khilaf, menyakiti hati, dan mencelakai org lain….. Wassalamu’alaikum wR wB….. Rahayu3x.Lihat Selengkapnya

      01 April jam 22:50 · Tidak SukaSuka · 10 orangMemuat…
    • Gadis Exsprit Alaikum salam mama
      01 April jam 22:54 · Tidak SukaSuka · 6 orangMemuat…
    • Gadis Exsprit Met malam jg mas jeanss,kok baru hadir
      01 April jam 22:55 · Tidak SukaSuka · 4 orangMemuat…
    • Rilson Nansar Met malam bunda…dan smua sedulur di room ini.Pemaparan bunda dn sedulur bkn sy kehabisan kata.Makanya sy ijin menyimak aj,matur nuwun…
      01 April jam 23:04 · Tidak SukaSuka · 3 orangMemuat…
    • Bunda Lia
      Alhamdulillah walau belum semua habis kukupas… dan besoh masih kukupas lagi masalah Syekh Siti Jenar namun hatiku lega….
      Ya Hati ini ternyata sungguh dahsyat dan luar biasa…. Disinilah letaknya kedamaian….. Disinilah munculnya cinta dan kasih sayang
      Disinilah terbitnya keikhlasan dan ketulusan… Ya hanya dari sebuah hati yang sudah dibangkitkan dari kematiannya…..
      Hati yang sudah hidup dan memancarkan sinar kehidupan…..
      Hati yang terdalam sungguh suatu ukuran yang nyata dalam perjalanan kita…..Ya hati yang hidup makin hidup dan tambah hidup.
      Lihat Selengkapnya

    • Misterr Jeans Sang Kinasih Ya Gadis.. Sharian sbuk bnget mpek dak bs sowan Bunda ex, kangen rasanya sharian dak bs ngobrol ma smuanya.
      01 April jam 23:07 · Tidak SukaSuka · 4 orangMemuat…
    • Abdullah Ali Rilson hahahaha…..kata kata ne wis di borong Den Ayu hahahaha…aku nganti mlongo sebab kabeh sing di katakan Den Ayu bener kabeh jiiiiiiaaaaannnn hahahaha…
      01 April jam 23:12 · Tidak SukaSuka · 5 orangMemuat…
    • Bunda Lia Kebenaran sejati ibarat cermin yang pecah berantakan, sedangkan kesadaran akal budi, kepercayaan, ajaran, sistem religi, kebudayaan, tradisi merupakan satu di antara serpihan cermin itu.
      01 April jam 23:14 · Tidak SukaSuka · 11 orangMemuat…
    • Ir Haryanto
      Ajaran Islam sesungguh nya sangatlah toleransi dan pleksibel, islam sangat menghargai sesama meskipun dia dari golongan manapun,keristen kah buda kah hindu kah dan lain2, karna semua adalah saudara dan ciptaan nya tdk ada perbedaan , yang menjadikan suatu perbedaan adalah manusi itu sendiri, jangankan beda agama. Yang mengaku islam sendiri saja selalu bersebrangan tdk mau akur berarti bunkan dari ajaran nya tapi dari manusia nya itu sndiri. Met malam saudara serta saudari ku.Lihat Selengkapnya

      01 April jam 23:15 · Tidak SukaSuka · 7 orangMemuat…
    • Misterr Jeans Sang Kinasih Walah lek do nyimak kbeh trs sg kmentar sinten Bah.. Hahahahahaha..
      01 April jam 23:16 · Tidak SukaSuka · 6 orangMemuat…
    • Abdul Lathif ‎.
      Kulo dhereng tilem…….. (sambil mengacungkan tangann) Takut tidak kebagian xixixixi……
      01 April jam 23:17 · Tidak SukaSuka · 6 orangMemuat…
    • Rilson Nansar Iya mas abdullah…smua udh dikupas habis sma bunda.Ibarat makan pisang kita hanya kebagiaan kulitnya,hahaha…
      01 April jam 23:17 · Tidak SukaSuka · 4 orangMemuat…
    • Abdul Lathif ‎.
      @Kanjeng : Hehehehe………
      01 April jam 23:19 · Tidak SukaSuka · 3 orangMemuat…
    • Abdullah Ali Sang Kinasih semua yang dipaparkan Den Ayu adalah tindakan nyata,nah apakah kita mampu….? Wis nek ora ono hidayah mbok nganti bongko nek iso hahahaha…

      Rilson bukan kulit,tapi ampas jiiiiiiaaaaannnn hahahaha…

      01 April jam 23:21 · Tidak SukaSuka · 6 orangMemuat…
    • Rilson Nansar monggo mas…kita sama2 mkn ampasnya,hahahaa…
      01 April jam 23:23 · Tidak SukaSuka · 4 orangMemuat…
    • Abdullah Ali Kiut….kopiku pahitpahitmanis…..doyan po hahahaha…
      01 April jam 23:24 · Tidak SukaSuka · 4 orangMemuat…
    • Abdullah Ali Rilson mulo ampas kuwi rasane gurih which nikmat tenan hahahaha…
      01 April jam 23:25 · Tidak SukaSuka · 5 orangMemuat…
    • Misterr Jeans Sang Kinasih Yo cen Leres Bah Ali… Sdoyo engkang kwedar Bunda kasunyatane urip..
      01 April jam 23:29 · Tidak SukaSuka · 3 orangMemuat…
    • Abdullah Ali Kiut lo yo kuwi syeh Siti Jenar blimbing lan lunyu dalane….
      01 April jam 23:31 · Tidak SukaSuka · 3 orangMemuat…
    • Abdullah Ali Sang Kinasih yo memang kasunyatan yen biso nglakoni…
      01 April jam 23:33 · Tidak SukaSuka · 3 orangMemuat…
    • Arie Irfan Selamat malam Kang Dullah, Mas Jeans, Gadis, dan semuanya yg ada disini…. Salam Hormat & Jabat Erat.
      01 April jam 23:35 · Tidak SukaSuka · 5 orangMemuat…
    • Arie Irfan Ndlujurne boyok disek ngopi dulu ah…. Hehehe….
      01 April jam 23:38 · Tidak SukaSuka · 4 orangMemuat…
    • Abdullah Ali Wah iki Den Ayu keturon iki…
      01 April jam 23:43 · Tidak SukaSuka · 6 orangMemuat…
    • Arie Irfan Bunda……
      01 April jam 23:45 · Tidak SukaSuka · 3 orangMemuat…
    • Misterr Jeans Sang Kinasih Tak undange sek yo Bah.. Buunnndaaaaa….
      01 April jam 23:54 · Tidak SukaSuka · 3 orangMemuat…
    • Misterr Jeans Sang Kinasih Mlm jg Mas Arie.. Monggo lek di unjuk ryen kopine..
      01 April jam 23:55 · Tidak SukaSuka · 2 orangMemuat…
    • Gadis Exsprit Mama sibuk ,,,,,
      01 April jam 23:58 · Tidak SukaSuka · 3 orangMemuat…
    • Arie Irfan Hehehe… Udah habis 2 cangkir ne kopinya…
      01 April jam 23:58 · Tidak SukaSuka · 2 orangMemuat…
    • Gadis Exsprit Met mlm jg mas arie
      01 April jam 23:59 · Tidak SukaSuka · 3 orangMemuat…
    • Satyo Aji Sanjaya ‎:) Mother,… How are you to Day,…
      02 April jam 1:29 · Tidak SukaSuka · 2 orangMemuat…
    • Triasih Prasetianingtyas Selamat pagi Bunda ..selamat pagi shbt2ku ..mngkn saat ini kalian sdg tdr nyenyak jd ku ucapkan slmt bristirahat ..aku mmg blm tdr krn blm wkt q utk memejamkan mata ..smg pagi ini kalian tetap saling menyapa dan mengisi hari ini dgn canda ceria agar Bunda dan qt smua tetap bs brsatu dlm prsaudaraan penuh kasih ..selamat pagi semua ..
      02 April jam 3:28 · Tidak SukaSuka · 3 orangMemuat…
    • Bunda Lia Turu piye….???
      02 April jam 5:00 · Tidak SukaSuka · 3 orangMemuat…
    • Koko Puspo Handokoningrat weh jeng ….
      02 April jam 5:06 · Tidak SukaSuka · 2 orangMemuat…
    • Bunda Lia Ya kang mas Koko ….
      02 April jam 5:31 · SukaTidak Suka · 2 orangMemuat…
    • Koko Puspo Handokoningrat Jeng harus juga jaga kesehatan ..semoga di hari ini ,semua para kadang beserta keluarga akan senantiasa akan mendapatkan rezeki yg melimpah, kesembuhan bg yg sdg sakit, kebahagiaan bagi yg dirundung derita,kesuksesan ,kesehatan serta panjang umur….
      02 April jam 5:40 · Tidak SukaSuka · 5 orangMemuat…
    • Bunda Lia Amin… itulah harapanku kang mas Koko untuk semua ….
      02 April jam 5:55 · SukaTidak Suka · 4 orangMemuat…
    • Kyara Dewi Ulasan Yg sangat dalam Dalam Mama..trimaksih …walaupun dimalam Hari kadang Ananda ga bisa hadir karena kesibukan engkau Mama sayang dan wejangan2 Mama tetap dihati dan tetap Yara Nanti juga Para Jamaah disini yg hadir salam sejahtera selalu..Dunia kita ini juga sebagian dari akhirat itu sendiri dengan skala kecil dan akhirat skala besar kita kan alami bila kita hijrah kealam lain..
      02 April jam 6:22 · SukaTidak Suka · 2 orangMemuat…
    • Kyara Dewi Allah memiliki hak yang tidak dimiliki selain-NYA,bagi hamba pun ada hak,dan ia adalah dua hak yang berbeda.kedua hak itu menjadi satu hak,tanpa memisahkan dan tanpa membedakanya.
      02 April jam 6:31 · SukaTidak Suka · 1 orangMemuat…
    • Siti Harlinda Harun kehidupan didunia hanya sangat sebentar dan itu hanya kehidupan yang mampir saja sementara kehidupan yang sesungguhnya adalah kehidupan di akhirat yang sarat dengan pertanggungjawaban.. karenanya berlakukan hidup dengan bersih dan jujur
      02 April jam 7:46 · SukaTidak Suka · 1 orangMemuat…
    • Aswin Der Pejran ini sngat lah tinggi nilai nya…….tidak sprti ilmu yg di pedagngkn. Trimakasih saya yg stinggi nya kpd Bunda Lia…..telah brbagi ilmu tnpa mngharp imblan materi….
      02 April jam 21:25 · SukaTidak Suka · 1 orang

About Bunda Lia

Tidak ada hal yang mustahil apapun dapat terjadi karena manusia memiliki kemampuan yang luar biasa. Untuk menjelmakan suatu keinginan menjadi kenyataan. Hidup damai dan rukun sesama masyarakat. Birunya harapan msh menjadi teka teki, bagai musafir disahara berhrp mendptkan air, saat kemarau mengiringi perja lanannya, smua kering, sepi, bisu hny semilir angin panas ikut menyertai.Kau menyambangiku ketika seluruh pintu telah kukunci. Kita bertukar kata di balik tembok tinggi. Tak ada lagi cekrama canda dan cinta bagi bilik hatiku. Tinggal dinding pemahaman yang lebih agung dari rasa. Kita bukan lagi sepasang jiwa yang mendaki didalam dinding bilik hatiku atau putaran takdir. Kau dan aku menjadi kumpulan keterbatasan yang luruh pada ketentuan Maha Cinta. Tak ada lagi sekeping harap yang kita titipkan pada puing senyap. Sebab asa telah membumbung pada manzila yang lebih tinggi dari arasy. Hati tak lagi mengeja bagai tulisan sang pujangga… kemungkinan beriringan mamasuki dinding tembok yang kokoh. Telah kubangun bilik jiwa yang melampaui wingitnya puri pemujaan. Kutisik waktu dengan benang pengharapan yang lebih detail dari semua keinginan….

Posted on April 26, 2011, in Tulisan Bunda Lia. Bookmark the permalink. Tinggalkan komentar.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: