Dharma Di Antara Kasih Sayang Dan Cinta

Dharma Di Antara Kasih Sayang Dan Cinta

oleh Bunda Lia pada 30 April 2011 jam 20:31

Irama Kendang Yang Menyayat Hati
Kosa Lawa berdendang berkeliling kota Ayodya..
Bernyanyi, menari sambil menabuh kendang..
Mencari sang Ayahanda,
yang konon seorang raja Gung Binethara..
di negeri Kosala…
Setelah bertemu Sang Raja….
Ia lantunkan bait demi bait…
Kisah kasih kedua orang tuanya….
Kasih yang terpisahkan karena angkara Sang Rahwana
Yang dituturkan Sang Kakek Guru, Bhagawan Walmiki..
Tanpa disadari…
Basah sudah pipi Sang Raja oleh linangan air mata..
Terbayang kisah sedih yang telah dilalui…
Namun kini sudah terobati..
Ananda tercinta sudah di depan mata..
Begitulah kisah pertemuan Sri Rama dengan putranya, Kosa Lawa. Yang terukir dalam relief candi Prambanan. Kisah yang dituturkan oleh Bhagawan Walmiki pada Kosa Lawa. Sebuah kisah cinta dan kasih sayang antara Sri Rama dan Dewi Shinta, yang diuji begitu berat dengan banyak godaan.
Kota Ayodya, adalah ibukota dari Negeri Kosala. Terletak di lembah dari Gunung Kailasa, dan diapit oleh dua sungai besar Gangga dan Yamuna. Disekitarnya terdapat hutan yang sangat lebat, yaitu Hutan Dandaka.
Kisah Ramayana ini terukir pada dinding candi Prambanan, yang terletak di Kota Yogyakarta. Sedangkan letak kota Yogya sendiri berada di lereng Gunung Merapi, juga diapit oleh dua buah sungai, Progo dan Opak.
Sebuah persamaan yang sangat luar biasa…..
Dharma Di Antara Kasih Sayang Dan Cinta
Pembuangan di Hutan Dandaka yang dijalani Sri Rama dan Shinta, diikuti oleh Laksmana, adalah hukuman yang dijatuhkan karena Sumpah dan janji dari Sang Prabu Dasaratha, ayah Sri Rama. Sang Prabu pernah berjanji pada Dewi Kekayi (sebelum diperistri), bahwa kalau nantinya memiliki anak lelaki, maka anak lali-lakinya lah yang harus menggantikan sebagai raja di Kosala. Karena dibutakan oleh perasaan cinta yang berlebihan pada Dewi Kekayi, Sang Prabu lupa kalau sebenarnya sudah memiliki Sri Rama sebagai putra mahkota, yang kelak akan menggatikan duduk di tahta kerajaan Kosala. Sumpah dan Janji telah jatuh, dan Sang Rama dengan iklas menjalani pembuangan di Hutan Dandaka. Karena rasa hormat pada sang ayah, dan demi menebus kesalahan yang telah dilakukan sang ayah tercinta. Meskipun Sang Rama baru saja menikah dengan Shinta, pujaan hatinya.

    • Adjie Bromodali mbak yu ki jian sregep nulis….wah kapan2 kudu sowan na jogja iki…..nganggsu kawruh bab crita……menawa bisa kanggo gawe ing sanggiting pakeliran….
      12 jam yang lalu · Tidak SukaSuka · 5 orangMemuat…
    • Bunda Lia Kang mas Prabu bisa saja apa ndak terbalik to kang mas Prabu Nala…???/ He he he.
      12 jam yang lalu · Tidak SukaSuka · 5 orangMemuat…
    • Adjie Bromodali mboten mbak yu…..niki men kula njih tasih pados2…..tasih kirang sangu kula mbak yu……
      12 jam yang lalu · Tidak SukaSuka · 3 orangMemuat…
    • Abdul Lathif ‎.
      matur sembah nuwun ……. mbakyu…..
      12 jam yang lalu · Tidak SukaSuka · 3 orangMemuat…
    • Bunda Lia He he he Kang mas Prabu Nala bisa saja… ya kalau kerso njih monggo…. kirang langkungipun nyuwun pangapunten… nyuwun carios menopo inbox kemawon … mangke kawulo serataken njih kang mas Prabu Nala…
      12 jam yang lalu · Tidak SukaSuka · 6 orangMemuat…
    • Nandang M Permana Selamat malam bunda Lia, semoga sehat selalu, mudah rejeki dan ttp dlm ksh syg gusti Allah, amin.
      12 jam yang lalu · Tidak SukaSuka · 3 orangMemuat…
    • Muhamad Mukhtar Zaedin ‎@ dharma, sebagaimana bhakti, tak terpisahkan dari cinta, krn dharma itu sendiri bagian atau bahkan hakikat cinta itu !!
      12 jam yang lalu · Tidak SukaSuka · 5 orangMemuat…
    • Bunda Lia Dawah atur kang sami mas Lathif….
      12 jam yang lalu · Tidak SukaSuka · 6 orangMemuat…
    • Abdul Lathif ‎.
      @Mbakyu : Hhmmm….
      @Pak Mukhtar : Sendiko Dhawuh…….
      12 jam yang lalu · Tidak SukaSuka · 3 orangMemuat…
    • Bunda Lia Mas Nandang makasih ya mas salam kasihku selalu…
      12 jam yang lalu · Tidak SukaSuka · 7 orangMemuat…
    • Bunda Lia Mas Mukhtar itulah aku suka saling berkesinambungan … bila aku punya cerita dirimu mesti membantunya… bukankah kita sudah ikrar berdua…xxixxixiixxixixixiiixixiixixxixiiiii
      12 jam yang lalu · Tidak SukaSuka · 7 orangMemuat…
    • Satyo Aji Sanjaya Matur-Nuwun sanget,… heemmh🙂 ssiiiip tenan,…
      12 jam yang lalu · Tidak SukaSuka · 5 orangMemuat…
    • Triasih Prasetianingtyas Bunda selamat malam .. Utk smua sdr2ku shbt2ku selamat malam ..salam bahagia ..Bunda terimalah slm hormatku ..adikku trkasih ..
      12 jam yang lalu · Tidak SukaSuka · 4 orangMemuat…
    • Muhamad Mukhtar Zaedin ‎@ itulah diriku adanya Diajeng,,,tak lebih dan pasti kurang (ajar) hihihihihiiiiixxxx
      12 jam yang lalu · Tidak SukaSuka · 4 orangMemuat…
    • Abdul Lathif ‎.
      Selamat malam, Mbak Triasih…….
      12 jam yang lalu · Tidak SukaSuka · 3 orangMemuat…
    • Bunda Lia
      Dengan diiringi tetesan air mata seluruh rakyat Kosala, mereka bertiga pergi ke Hutan Dandaka. Dengan hanya menggunakan pakaian dari kulit kayu, mereka bertiga menjalani kehidupan di hutan Dandaka, tanpa pengawalan dari pasukan istana kerajaan Kosala, tanpa kemewahan sama sekali. Meskipun suasana hutan Dandaka sangat menyeramkan, mereka bertiga menjalani hukuman sebagai orang buangan dengan rela dan suka hati. Hidup bagaikan seorang pertapa. Jika perut lapar, mereka memetik buah-buahan yang tumbuh di hutan itu. Jika haus mereka mimum dari air sungai yang mengalir dalam hutan itu. Suasana hutan berubah drastis setelah mereka bertiga tinggal disana. Semua binatang merasa aman dan tenteram. Mereka merasa ada yang melindungi dirinya dari kekejaman Hutan Dandaka…….Lihat Selengkapnya

      12 jam yang lalu · Tidak SukaSuka · 9 orangMemuat…
    • Bunda Lia Mas Tyo dah cukup ngamenya mas … ganti baju dulu mas…
      12 jam yang lalu · Tidak SukaSuka · 6 orangMemuat…
    • Bunda Lia Mbak Yu Triasih sayang…
      12 jam yang lalu · Tidak SukaSuka · 7 orangMemuat…
    • Bunda Lia Yang penting tetap setia sesuai ikrar kita mas MUkhtar….
      12 jam yang lalu · Tidak SukaSuka · 7 orangMemuat…
    • Muhamad Mukhtar Zaedin ‎@ hutan Dandaka dlm tembang Cerbonan jadi perlambang sebuah pengorbanan cinta suci nan setiaabadi,,, hmmmmm Dandaka,,,
      12 jam yang lalu · Tidak SukaSuka · 6 orangMemuat…
    • Satyo Aji Sanjaya ‎@Bunda Lia: Njih Diajeng, lha niki sampun,… hi-hiii…
      12 jam yang lalu · Tidak SukaSuka · 4 orangMemuat…
    • Triasih Prasetianingtyas Mas Lathif selamat malam ..silahkan dilanjut menyimaknya salamku …
      12 jam yang lalu · Tidak SukaSuka · 5 orangMemuat…
    • Muhamad Mukhtar Zaedin ‎@ waktulah yg akan menguji kesetiaan dan pengorbanan itu Diajeng, termasuk menempuh Rimba Dandaka,,,
      12 jam yang lalu · Tidak SukaSuka · 5 orangMemuat…
    • Petruk Tralala Lho…maen nang liyo nggon to..? tiwas olehku ngenteni rek..rek..!!
      12 jam yang lalu · Tidak SukaSuka · 5 orangMemuat…
    • Abdul Lathif ‎.
      Salam hormatku selalu……… @Mbak Triasih……..
      12 jam yang lalu · Tidak SukaSuka · 4 orangMemuat…
    • Abdul Lathif ‎.
      @Mas Putruk : kae karcise wis laku piro …… hahahahahahaha…………………..
      12 jam yang lalu · Tidak SukaSuka · 6 orangMemuat…
    • Muhamad Mukhtar Zaedin ‎@ Shinta+Rama, lambang perpaduan cinta dlm kisah legenda yg mashur di berbagai kalangan,,,
      12 jam yang lalu · Tidak SukaSuka · 5 orangMemuat…
    • Muhamad Mukhtar Zaedin ‎@ dalam Bibel (kitab Perjanjian Lama) juga ada kisah perpaduan cinta yg menarik dan patut jadi teladan kita,,,
      12 jam yang lalu · Tidak SukaSuka · 5 orangMemuat…
    • Muhamad Mukhtar Zaedin ‎@ tengoklah juga Perjanjian Baru, cinta kasih bertebaran di sana,,,
      12 jam yang lalu · Tidak SukaSuka · 5 orangMemuat…
    • Satyo Aji Sanjaya ‎(*nyimak cerios sinambi ngopi…) syek sbentar (Intermezzo bentar ajj…) hyaa ampuun kulo kemut’tan… Ooouwh Dewi-qu,… dgn rambut panjang,…mayang terurai (dgn perhiasan Mahkota-nya nan indah,…melebihi apapun yg tampak d-dunya ini,… heeemm) Lanjuut,..🙂
      12 jam yang lalu · Tidak SukaSuka · 5 orangMemuat…
    • Muhamad Mukhtar Zaedin ‎@ tengoklah juga kisah cinta Yusuf As dan Julaikha dalam Al-Qur’an, itu sebagai kisah (cinta) terbaik menurut Allah swt.
      12 jam yang lalu · Tidak SukaSuka · 6 orangMemuat…
    • Muhamad Mukhtar Zaedin ‎@ tengoklah juga dalam Roman Alfu Lailah wa Lailah (Kisah seribu satu mala) yg penuh romantisme seorang pangeran,,,
      12 jam yang lalu · Tidak SukaSuka · 5 orangMemuat…
    • Muhamad Mukhtar Zaedin ‎@ dlm tradisi pitutur dan dongeng Cirebon, terdapat kisah cinta Baridin dan Ratminah yg mengharu biru,,,
      12 jam yang lalu · Tidak SukaSuka · 6 orangMemuat…
    • Bunda Lia
      Kita lirik sejenak simbolik dari godaan ini “kijang kencana”. Kijang (jw. Kidang) adalah seekor binatang yang sangat elok bentuk tubuhnya, lincah dan gesit. Saya teringat pesan para leluhur, “Ojo tumindak Adigang Adigung Adiguna..!”. Lalu apa kaitannya dengan Kijang? Kijang, Kidang adalah wigang. Adigang adalah bersikap dan berperilaku seperti Kijang. Yang mengandalkan keelokan tubuhnya, membodohi orang dengan kepandaiannya, menipu orang lain dengan menggunakan kepintarannya. Wigung adalah gajah, adigung adalah sikap seperti seekor gajah, sebuah simbol kekuasaan. Menindas orang lain menggunakan kekuasaan yang ia miliki. Wiguna adalah kesempatan, adiguna adalah sikap selalu mengambil keuntungan dari orang lain selagi masih ada kesempatan. Ketiga sikap diatas janganlah kita tiru, karena akan menjerumuskan kita.Lihat Selengkapnya

      12 jam yang lalu · Tidak SukaSuka · 10 orangMemuat…
    • Muhamad Mukhtar Zaedin ‎@ dan dlm kurun awal penciptaan manusia ini, kisah cinta Qobil-Iqlima punya peran penting dlm mewarnai Al-Qur’an,,,
      12 jam yang lalu · Tidak SukaSuka · 6 orangMemuat…
    • Muhamad Mukhtar Zaedin ‎@ dlm Babad Dermayu, Kijang Kencana pada akhirnya memberi petujuk pd Wiralodra tuk temui cintanya, Nyi Endang Dharma Ayu
      12 jam yang lalu · Tidak SukaSuka · 6 orangMemuat…
    • Muhamad Mukhtar Zaedin ‎@ kembali pada kisah Rama+Shinta, aku ingin menegaskan satu hal, ending cinta Rama+Shinta adalah MEMBAHAGIAKAN. (???)
      12 jam yang lalu · Tidak SukaSuka · 6 orangMemuat…
    • Bunda Lia Setelah sekian lama hidup dalam kedamaian, timbul satu godaan. Dengan datangnya seekor kijang dengan bulu yang berkilau bak kencana. Shinta sangat terpukau oleh keelokan dari binatang itu “Kijang Kencana”. Maka ia mengiba dan merengek pada suaminya, supaya kijang itu ditangkap. Karena ia ingin memiliki kijang kencana itu’
      12 jam yang lalu · Tidak SukaSuka · 6 orangMemuat…
    • Bunda Lia
      Kita kembali lagi pada “Kijang Kencana” dan Shinta. Tinggal di dalam hutan, yang jauh dari peradaban, masih saja ada godaan yang mengganggu hati kita. Bahkan ditempat sepi sekalipun, dikala kita sendirian, godaan akan selalu ada. Bahkan datangnya justru dari hati kita sendiri. Walmiki mengambil tokoh Shinta sebagai cermin supaya kita tidak tergoda dengan gemerlapnya dunia. Jika sampai tergoda, akibatnya akan seperti yang dialami Shinta. Harus berpisah dengan suami tercinta dan diculik dan disekap selama bertahun-tahun di istana Rahwana (simbol dari gemerlapnya dunia). Sebuah penjara dengan terali emas berlian dan kesenangan duniawi. Sungguh sebuah ujian cinta kasih yang tidak ringan….Lihat Selengkapnya

      11 jam yang lalu · Tidak SukaSuka · 7 orangMemuat…
    • Bunda Lia
      Setelah Sri Rama mengejar Kijang Kencana yang lari ke tengah hutan, disinilah dilema itu muncul. Karena khawatir akan keselamatan Sri Rama, Shinta menyuruh Laksmana pergi untuk menyusul Sang Rama. Namun dengan konsekuensi, ia harus berani ditinggal sendirian di tengah hutan. Dilema yang pertama, Shinta didatangi oleh seorang kakek-kakek pertapa yang minta belas kasihan, minta makanan dan minuman. Akal sehatnya sudah dikalahkan oleh emosinya sendiri. Akhirnya dia malah diculik oleh kakek-kakek pertapa, yang sebenarnya adalah Rahwana yang menyamar. Akhirnya Shinta harus menanggung kekalahan logikanya dari emosi yang berlebihan.Lihat Selengkapnya

      11 jam yang lalu · Tidak SukaSuka · 6 orangMemuat…
    • Abdullah Ali Berbahagialah bagi yang ada sarana untuk memiliki segala tapi tak di gunakan untuk merauknya….mungkin bila aku yang di beri kesempatan tentu akupun akan tergiur dan menikmatinya….ya untungnya aku tak memiliki sarana itu….
      11 jam yang lalu · Tidak SukaSuka · 5 orangMemuat…
    • Bunda Lia Sarana opo to kang Dullah…
      11 jam yang lalu · Tidak SukaSuka · 6 orangMemuat…
    • Abdullah Ali Sarana itu banyak ragamnya Den Ayu….bisa kekuasaan,drajat,pangkat dan uang….
      11 jam yang lalu · Tidak SukaSuka · 4 orangMemuat…
    • Muhamad Mukhtar Zaedin ‎@ Kangdullah sayang, kok mellow banget ssiiiiiih hahahahahaaaa
      11 jam yang lalu · Tidak SukaSuka · 4 orangMemuat…
    • Bunda Lia
      Dilema dari sisi Sri Rama, karena merasa telah memiliki kesaktian yang mumpuni ia menjadi takabur. Akal sehatnya dikalahkan oleh perasaan cinta dan kasih sayang pada Shinta, istrinya. Sri Rama bergegas pergi memburu Kijang Kencana. Ia berniat menangkap Kijang Kencana itu hidup-hidup. Kijang Kencana itu sengaja berlari ke tengah hutan dengan maksud memisahkan Sri Rama dan Shinta. Setelah lama mengejar, timbul kesadarannya. Ia ingat istrinya, yang ditinggalkan di tengah hutan. Rasa khawatir mulai muncul. Ia pun memutuskan untuk memanah Kijang Kencana, dan akan membawa kijang itu pada istrinya. Setelah kijang itu terkena panah Sri Rama, Kijang itu berteriak kesakitan, dengan suara manusia dan suara teriakan itu seperti suara Sri Rama sendiri. Suaranya teriakannya menggema memenuhi langit, dan terdengar oleh Shinta. Tubuhnya berubah menjadi seorang Resi dengan wujud raksasa, ia mengaku bernama Ditya Kala Marica. Ia meminta maaf atas segala kesalahannya, karena telah memisahkan Sri Rama dengan Istri dan saudaranya.Lihat Selengkapnya

      11 jam yang lalu · Tidak SukaSuka · 7 orangMemuat…
    • Abdullah Ali Mungkin juga sarana itu berujud kanuragan atau kepandaian ilmu pengetahuan….atau juga daya linuwih….
    • Bunda Lia Omonganmu akan kujawab dalam cerita rama dan sinta kang… pikiran yg sungguh sempit…
      11 jam yang lalu · Tidak SukaSuka · 7 orangMemuat…
    • Abdullah Ali Loh,ini kenyataan yang banyak terjadi pada orang orang Den Ayu….lagi kalau aku kok memiliki semua itu walah jiiiiiiaaaaannnn ngentek entekke hahahaha…..hahahaha….
      11 jam yang lalu · Tidak SukaSuka · 5 orangMemuat…
    • Muhamad Mukhtar Zaedin ‎@ belajar dari romantisme kisah cinta Kais+Laela, sarana tdk begitu penting untuk mendalami dan menyelami lautan cinta
      11 jam yang lalu · Tidak SukaSuka · 5 orangMemuat…
    • Bunda Lia
      Dilema di sisi Laksmana. Setelah Shinta mendengar suara teriakan yang memilukan, ia menyuruh Laksmana menyusul Sri Rama, untuk memastikan keselamatan Sri Rama. Dalam hati Laksmana ia tidak ingin meninggalkan kakak iparnya sendiri di tengah hutan. Tapi karena Shinta merengek dan mengiba, bahkan memaki-maki Laksmana, akhirnya Laksmana pergi juga meninggalkan Shinta sendirian di tengah hutan. Tanpa ada yang menjaganya. Laksmana tidak mampu mengatasi perasaannya dengan logikanya, kalah dengan rasa hormat pada kedua kakaknya, dan hal ini menyebabkan hilangnya Shinta. Jika saja ia tahan terhadap rengekan dan caci-maki Shinta, tidak akan terjadi penculikan.Lihat Selengkapnya

      11 jam yang lalu · Tidak SukaSuka · 8 orangMemuat…
    • Bunda Lia Masya Allah kang Dullah…..
      11 jam yang lalu · Tidak SukaSuka · 6 orangMemuat…
    • Abdullah Ali Pak Mukhtar….kalau aku kok yang nyata saja dan logika….dijaman ini apapun bisa dibeli,termasuk cinta….masih adakah cinta tulus dijaman ini pak Mukhtar….?
      11 jam yang lalu · Tidak SukaSuka · 5 orangMemuat…
    • Muhamad Mukhtar Zaedin ‎@ Rimba Dandaka dapat menjadi ancaman jika keyakinannya melemah untuk dapatkan permata cinta itu,,,
      11 jam yang lalu · Tidak SukaSuka · 5 orangMemuat…
    • Bunda Lia Dilema di sisi Kala Marica. Sebagai seorang yang mengabdikan diri pada raja, Kala Marica ingin membuat rajanya merasa senang. Walaupun permintaan raja itu sangat bertentangan dengan hati nuraninya. Kehormatan dan kesucian hati ia kalahkan demi mendapatkan pujian dari seorang raja. Sungguh tragis nasibnya… Mati diujung anak panah Sri Rama.
      11 jam yang lalu · Tidak SukaSuka · 7 orangMemuat…
    • Muhamad Mukhtar Zaedin ‎@ itu ada dan nyata Kakang, apa perlu aku tanya Mbawulandari Muis?
      11 jam yang lalu · Tidak SukaSuka · 5 orangMemuat…
    • Abdullah Ali La….makanya aku sangat beruntung tidak memiliki semua sarana itu kecuali hanya sangatlah sedikit hehehehe….la nek okeh wwwaaallah jiiiiiiaaaaannnn hahahaha….hahahaha….embuh hahahaha….hahahaha….
    • Abdullah Ali Pak Mukhtar….walah cuma njenengan ndak tau aja kisah cintaku dengan Wulan hahahaha….seribu satu mungkin hahahaha…..kalau aku ceritakan mungkin bisa dijadikan cerpen atau novel hahahaha….
      11 jam yang lalu · Tidak SukaSuka · 4 orangMemuat…
    • Muhamad Mukhtar Zaedin ‎@ jika logika mengatakan cinta bisa di beli, maka aku bertanya, ‘cinta macam apakah yg recehan itu?’,,,
      11 jam yang lalu · Tidak SukaSuka · 5 orangMemuat…
    • Bunda Lia
      Penyesalan demi penyesalan hanya bisa kita lakukan di dalam hati. Sebuah penyesalan saja tidak akan mampu mengatasi masalah. Selalu berandai-andai, juga tidak akan mengurangi kesedihan. Kejadian demi kejadian telah menoreh batin kita. Dengan menyelaraskan logika dan perasaan kita, keseimbangan antara akal dan rasa, sangat dibutuhkan dalam melihat dan memutuskan suatu masalah yang kita hadapi….

      —————
      Kisah Sri Rama dan Shinta tidak berhenti sampai disini. Masih banyak cermin dilema yang bisa kita gali dari kisahnya……
      Semoga tulisan ini bisa menambah wawasan dalam menapaki kehidupan ini, Amin…. mau dilanjut apa mung umuk berkayal jadi wong sugih akeh bondo donyo jur tuku cinta… podho ra duwe isin…Lihat Selengkapnya

      11 jam yang lalu · Tidak SukaSuka · 8 orangMemuat…
    • Muhamad Mukhtar Zaedin ‎@ lhoooo lhaaaa intine piye jal, cinta sejatikan?
    • Abdullah Ali Den Ayu hahahaha….la nek aku sing arep tak nggo umuk opo jal walah hahahaha….hahahaha….
      11 jam yang lalu · Tidak SukaSuka · 4 orangMemuat…
    • Bunda Lia Mas Mukhtar lalu cinta kita cinta apa??? Angan2 he he he
      11 jam yang lalu · Tidak SukaSuka · 5 orangMemuat…
    • Abdullah Ali Den Ayu la opo meneh nganti tuku walah di wenehi wae wis bejo hahahaha…..hahahaha…..oalah…
      11 jam yang lalu · Tidak SukaSuka · 5 orangMemuat…
    • Bunda Lia Makane nek mikir ojok duwur2 kang Dullah mengko yen tibo kroso loro loh…. opo maneh nek krungu sworoku atimu tambah nemen larane tinimbang tibo… duwe pikiran koyo ngono iku podho karo ngracuni awakmu dewe… sing kuwoso ora asih ning tambah nemen ujianmu…. sebab swaramu wis ra pener…. nek adoh rejeki ojok sambat…
    • Abdullah Ali Sik leren disik lagi ono tamu hehehehe….disekecakke Den Ayu hehehehe….
      11 jam yang lalu · Tidak SukaSuka · 5 orangMemuat…
    • Bunda Lia Tamu yo tamu … sing penting aku FB an ndisik… gelem yo ben nunggu….
      11 jam yang lalu · Tidak SukaSuka · 6 orangMemuat…
    • Muhamad Mukhtar Zaedin ‎@ jika pemahaman Diajeng terhadap problem dan masalah sangat baik dan stabil, Diajeng bisa pastikan itu CINTAJATI
      11 jam yang lalu · Tidak SukaSuka · 5 orangMemuat…
    • Abdullah Ali Walah Den Ayu….la aku ora duwe angen angen sing duwur,wis diparingi urip wae wis bejo kok arep angen angen sing ora gaduk hehehehe….
      11 jam yang lalu · Tidak SukaSuka · 4 orangMemuat…
    • Bunda Lia La komentarmu berandai2 mau ….
      11 jam yang lalu · Tidak SukaSuka · 7 orangMemuat…
    • Abdullah Ali Lo kan mungkin to nek aku dicoba kanti sarwo ono malah ora kuat hehehehe….
      11 jam yang lalu · Tidak SukaSuka · 5 orangMemuat…
    • Petruk Tralala Cinta kuwi panganan opo to..?
      11 jam yang lalu · Tidak SukaSuka · 8 orangMemuat…
    • Abdul Lathif ‎.
      @mas Petruk : Podho karo jenang gulo…… hahahahahahaha………
      11 jam yang lalu · Tidak SukaSuka · 6 orangMemuat…
    • Muhamad Mukhtar Zaedin ‎@ semaca gethuk lindri Mbahpetruk,,,
      11 jam yang lalu · Tidak SukaSuka · 6 orangMemuat…
    • Muhamad Mukhtar Zaedin ‎@ gkgkgkgkgkgkkkkk Diajeng, Diajeng, ojo merkosa aku toh,,,!!! gkgkgkgkgkgkkkkkk
      11 jam yang lalu · Tidak SukaSuka · 5 orangMemuat…
    • Abdul Lathif ‎.
      @Pak Mukhtar : apa di Jawa Barat juga ada gethuk lindri toh….
      11 jam yang lalu · Tidak SukaSuka · 6 orangMemuat…
    • Muhamad Mukhtar Zaedin ‎@ biarkan aku mengikuti jawabanmu saja Diajeng, tanpa syarat,,,!!! glek gkgkgkgkgkgkgkkkkkkkkkk
      11 jam yang lalu · Tidak SukaSuka · 5 orangMemuat…
    • Petruk Tralala Ealaaah…tak kiro opo, ngono nek ngrembuk wiwit biyen nganti saiki do ra bosen yo, tibakne mung gethuk hihihi..
      11 jam yang lalu · Tidak SukaSuka · 7 orangMemuat…
    • Bunda Lia
      Sebelum meninggalkan Shinta seorang diri Lesmana tidak lupa membuat perlindungan guna menjaga keselamatan Shinta yaitu dengan membuat lingkaran magis. Dengan lingkaran ini Shinta tidak boleh mengeluarkan sedikitpun anggota badannya agar tetap terjamin keselamatannya, jadi Shinta hanya boleh bergerak-gerak sebatas lingkaran tersebut. Setelah kepergian Lesmana, Rahwana mulai beraksi untuk menculik, namun usahanya gagal karena ada lingkaran magis tersebut. Rahwana mulai cari siasat lagi, caranya ia menyamar yaitu dengan mengubah diri menjadi seorang brahmana tua dan bertujuan mengambil hati Shinta untuk memberi sedekah. Ternyata siasatnya berhasil membuat Shinta mengulurkan tangannya untuk memberi sedekah, secara tidak sadar Shinta telah melanggar ketentuan lingkaran magis yaitu tidak diijinkan mengeluarkan anggota tubuh sedikitpun! Saat itu juga Rahwana tanpa ingin kehilangan kesempatan ia menangkap tangan dan menarik Shinta keluar dari lingkaran. Selanjutnya oleh Rahwana, Shinta dibawa pulang ke istananya di Alengka. Saat dalam perjalanan pulang itu terjadi pertempuran dengan seekor burung Garuda yang bernama Jatayu yang hendak menolong Dewi Shinta. Jatayu dapat mengenali Shinta sebagai puteri dari Janaka yang merupakan teman baiknya, namun dalam pertempuan itu Jatayu dapat dikalahkan Rahwana.Lihat Selengkapnya

      11 jam yang lalu · Tidak SukaSuka · 10 orangMemuat…
    • Abdul Lathif ‎.
      @Mas Petruk : hahahahahahahahahahaha….…………
      11 jam yang lalu · Tidak SukaSuka · 6 orangMemuat…
    • Muhamad Mukhtar Zaedin ‎@ yo ono sing dodolan toh Gus, wong sing dodol iku rambute gondrong, neng gondronge ora koyo kangdullah glek gkgkgkgkkkk
      11 jam yang lalu · Tidak SukaSuka · 6 orangMemuat…
    • Misterr Jeans Sang Kinasih Sugeng ndalu Ibunda.. Salam Rahayu kgem sdoyo pinisepah engkang tansah kulo mbetosi menggah dawoh2ipun, mugi kwelasan Cinta Kasih tansah angraketaken psederek,an dmateng kito.
      11 jam yang lalu · Tidak SukaSuka · 6 orangMemuat…
    • Abdullah Ali Pak Mukhtar,walah nek sing dodol aku malah sing payu sing dodol hahahaha….hahahaha….hahahaha….
      11 jam yang lalu · Tidak SukaSuka · 5 orangMemuat…
    • Bunda Lia
      Disaat yang sama Rama terus memburu kijang kencana dan akhirnya Rama berhasil memanahnya, namun kijang itu berubah kembali menjadi raksasa. Dalam wujud sebenarnya Marica mengadakan perlawanan pada Rama sehingga terjadilah pertempuran antar keduanya, dan pada akhirnya Rama berhasil memanah si raksasa. Pada saat yang bersamaan Lesmana berhasil menemukan Rama dan mereka berdua kembali ke tempat semula dimana Shinta ditinggal sendirian, namun sesampainya Shinta tidak ditemukan. Selanjutnya mereka berdua berusaha mencarinya dan bertemu Jatayu yang luka parah, Rama mencurigai Jatayu yang menculik dan dengan penuh emosi ia hendak membunuhnya tapi berhasil dicegah oleh Lesmana. Dari keterangan Jatayu mereka mengetahui bahwa yang menculik Shinta adalah Rahwana! Setelah menceritakan semuanya akhirnya si burung garuda ini mati.Lihat Selengkapnya

      10 jam yang lalu · Tidak SukaSuka · 9 orangMemuat…
    • Muhamad Mukhtar Zaedin ‎@ terlalu ganteng yo kang? glek gkgkgkgkgkgkkkk
      10 jam yang lalu · Tidak SukaSuka · 5 orangMemuat…
    • Abdullah Ali Ora kok terlalu nggantheng ning nggon antik kuwi mau….la iki uwong opo gendruwo sih hahahaha….hahahaha….hahahaha….
      10 jam yang lalu · Tidak SukaSuka · 5 orangMemuat…
    • Bunda Lia
      Mereka berdua memutuskan untuk melakukan perjalanan ke istana Rahwana dan ditengah jalan mereka bertemu dengan seekor kera putih bernama Hanuman yang sedang mencari para satria guna mengalahkan Subali. Subali adalah kakak dari Sugriwa paman dari Hanuman, Sang kakak merebut kekasih adiknya yaitu Dewi Tara. Singkat cerita Rama bersedia membantu mengalahkan Subali, dan akhirnya usaha itu berhasil dengan kembalinya Dewi Tara menjadi istri Sugriwa. Pada kesempatan itu pula Rama menceritakan perjalanannya akan dilanjutkan bersama Lesmana untuk mencari Dewi Shinta sang istri yang diculik Rahwana di istana Alengka. Karena merasa berutang budi pada Rama maka Sugriwa menawarkan bantuannya dalam menemukan kembali Shinta, yaitu dimulai dengan mengutus Hanuman persi ke istana Alengka mencari tahu Rahwana menyembunyikan Shinta dan mengetahui kekuatan pasukan Rahwana.Lihat Selengkapnya

      10 jam yang lalu · Tidak SukaSuka · 8 orangMemuat…
    • Muhamad Mukhtar Zaedin ‎@ pergolakan berdarah cinta Rama+Shinta yg berujung pada nilai pengorbanan tuk dapatkan cinta, hmmm berdarahkan cintaku
      10 jam yang lalu · Tidak SukaSuka · 5 orangMemuat…
    • Muhamad Mukhtar Zaedin ‎@ Kangdullaaah, cinta Mbawulandari Muis berdarah opo ora?! glek gkgkgkgkgkgkgkkkkk
      10 jam yang lalu · Tidak SukaSuka · 6 orangMemuat…
    • Abdullah Ali Pak Mukhtar….yo ndak to….wong cinta sederhana je hahahaha….
      10 jam yang lalu · Tidak SukaSuka · 5 orangMemuat…
    • Muhamad Mukhtar Zaedin ‎@ Kangdullaaaah, berarti ngebut terus tiap malamnya ya? glek gkgkgkgkgkgkkkkkk
      10 jam yang lalu · Tidak SukaSuka · 4 orangMemuat…
    • Wijaya Seta mantab … salam wira
      10 jam yang lalu · Tidak SukaSuka · 3 orangAnda, Agung Pambudi, dan Arie Irfan menyukai ini
    • Bunda Lia
      Taman Argasoka adalah taman kerajaan Alengka tempat dimana Shinta menghabiskan hari-hari penantiannya dijemput kembali oleh sang suami. Dalam Argasoka Shinta ditemani oleh Trijata kemenakan Rahwana, selain itu juga berusaha membujuk Shinta untuk bersedia menjadi istri Rahwana. Karena sudah beberapa kali Rahwana meminta dan ‘memaksa’ Shinta menjadi istrinya tetapi ditolak, sampai-sampai Rahwana habis kesabarannya yaitu ingin membunuh Shinta namun dapat dicegah oleh Trijata. Di dalam kesedihan Shinta di taman Argasoka ia mendengar sebuah lantunan lagu oleh seekor kera putih yaitu Hanuman yang sedang mengintainya. Setelah kehadirannya diketahui Shinta, segera Hanuman menghadap untuk menyampaikan maksud kehadirannya sebagai utusan Rama. Setelah selesai menyampaikan maskudnya Hanuman segera ingin mengetahui kekuatan kerajaan Alengka.Lihat Selengkapnya

      10 jam yang lalu · Tidak SukaSuka · 8 orangMemuat…
    • Abdullah Ali Pak Mukhtar la ngebut ngopo….la wong alon wae tekan nggone kok hehehehe….sssstttt rahasia perusahaan hahahaha….
      10 jam yang lalu · Tidak SukaSuka · 4 orangMemuat…
    • Muhamad Mukhtar Zaedin ‎@ Sing sejene do mendi iki, wis baran to? heheheheee
      10 jam yang lalu · Tidak SukaSuka · 4 orangMemuat…
    • Akarbawah Tanah
      jatuh cinta dengan siapapun itu hak kita, tapi bukan hak kita mengambil yg sudah jd hak orang lain😛
      hati2.. Rasa itu bisa bohong !!
      rasa aku mencintainya, ternyata aku butuh sosok keibuannya
      rasanya aku memujanya, ternyata jiwa pemimpinnya yg aku kagumi
      rasanya aku ingin memilikinya, ternyata rasa terpendam ingin punya sosok pengasuh / ibu yg hilang
      rasanya ingin hidup dan melayaninya, ternyata rasa ingin punya ayah sehebat dia..
      explore dan beranilah menghealing emosi … jujur itu mahal,
      Lihat Selengkapnya

      10 jam yang lalu · Tidak SukaSuka · 6 orangMemuat…
    • Abdullah Ali Pak Mukhtar,rahwono ki buto yo….la tak emper emper aku ki kok yo koyo buto tampangku hahahaha….jebul sing dadi Rama dudu aku,ning malah aku dadi Rahwono jiiiiiiaaaaannnn nasiiiiiibbb nasib hahahaha…..hahahaha….hahahaha….
      10 jam yang lalu · Tidak SukaSuka · 4 orangMemuat…
    • Abdul Lathif ‎.
      @Mbakyu
      @Mas Ali
      @Pak Mukhtar
      Kulo pamit mudun…………. Assalaamu’alaikum…..
      10 jam yang lalu · Tidak SukaSuka · 5 orangMemuat…
    • Muhamad Mukhtar Zaedin ‎@ nek bener wis nyampe nggon, jenenge nggone opo jal? glek gkgkgkgkgkgkgkkkkkkkkkkk
      10 jam yang lalu · Tidak SukaSuka · 5 orangMemuat…
    • Bunda Lia
      Caranya dengan membuat keonaran yaitu merusak keindahan taman, dan akhirnya Hanuman tertangkap oleh Indrajid putera Rahwana dan kemudian dibawa ke Rahwana. Karena marahnya Hanuman akan dibunuh tetapi dicegah oleh Kumbakarna adiknya, karena dianggap menentang, maka Kumbakarna diusir dari kerjaan Alengka. Tapi akhirnya Hanuman tetap dijatuhi hukuman yaitu dengan dibakar hidup-hidup, tetapi bukannya mati tetapi Hanuman membakar kerajaan Alengka dan berhasil meloloskan diri. Sekembalinya dari Alengka, Hanuman menceritakan semua kejadian dan kondisi Alengka kepada Rama. Setelah adanya laporan itu, maka Rama memutuskan untuk berangkat menyerang kerajaan Alengka dan diikuti pula pasukan kera pimpinan Hanuman.Lihat Selengkapnya

    • Muhamad Mukhtar Zaedin ‎@ kumsalam. *mudun to Gus, mudun opo manek sih Gus? glek gkgkgkgkgkgkkkk
      10 jam yang lalu · Tidak SukaSuka · 5 orangMemuat…
    • Abdullah Ali Pak Mukhtar….yo embuh yo hahahaha….hahahaha….
      10 jam yang lalu · Tidak SukaSuka · 5 orangMemuat…
    • Bunda Lia
      Setibanya di istana Rahwana terjadi peperangan, dimana awalnya pihak Alengka dipimpin oleh Indrajid. Dalam pertempuran ini Indrajid dapat dikalahkan dengan gugurnya Indrajit. Alengka terdesak oleh bala tentara Rama, maka Kumbakarna raksasa yang bijaksana diminta oleh Rahwana menjadi senopati perang. Kumbakarna menyanggupi tetapi bukannya untuk membela kakaknya yang angkara murka, namun demi untuk membela bangsa dan negara Alengkadiraja.Dalam pertempuran ini pula Kumbakarna dapat dikalahkan dan gugur sebagai pahlawan bangsanya. Dengan gugurnya sang adik, akhirnya Rahwana menghadapi sendiri Rama. Pad akhir pertempuran ini Rahwana juga dapat dikalahkan seluruh pasukan pimpinan Rama. Rahmana mati kena panah pusaka Rama dan dihimpit gunung Sumawana yang dibawa Hanuman.Lihat Selengkapnya

      10 jam yang lalu · Tidak SukaSuka · 9 orangMemuat…
    • Muhamad Mukhtar Zaedin ‎@ mungkinkah Hanoman scara simbolik dapat di maknai sebagai “KEKUATAN KETEGUHAN&KESABARAN UNTUK DAPATKAN CINTA DIAJENG?”
      10 jam yang lalu · Tidak SukaSuka · 4 orangMemuat…
    • Bunda Lia
      Setelah semua pertempuran yang dasyat itu dengan kekalahan dipihak Alengka maka Rama dengan bebas dapat memasuki istana dan mencari sang istri tercinta. Dengan diantar oleh Hanuman menuju ke taman Argasoka menemui Shinta, akan tetapi Rama menolak karena menganggap Shinta telah ternoda selama Shinta berada di kerajaan Alengka. Maka Rama meminta bukti kesuciannya, yaitu dengan melakukan bakar diri. Karena kebenaran kesucian Shinta dan pertolongan Dewa Api, Shinta selamat dari api. Dengan demikian terbuktilah bahwa Shinta masih suci dan akhirnya Rama menerima kembali Shinta dengan perasaan haru dan bahagia.Lihat Selengkapnya

    • Gadis Exsprit Selamat malam Mama,,,,salam sayangku selalu,,,,
      10 jam yang lalu · Tidak SukaSuka · 4 orangMemuat…
    • Abdullah Ali Happy anding….
      10 jam yang lalu · Tidak SukaSuka · 3 orangMemuat…
    • Bunda Lia Pas Tamat, dirimu datang anakku Gadis…. tapi mau tak ceritakan beberapa candi…. yang ada hubungan dengan ini….
      10 jam yang lalu · Tidak SukaSuka · 6 orangMemuat…
    • Gadis Exsprit Iya Mama,,anakmu datang,,,,menemani mama
      10 jam yang lalu · Tidak SukaSuka · 3 orangMemuat…
    • Gadis Exsprit Tidak apa2 Mama,,,nanti aku baca dr awal semua,,
      10 jam yang lalu · Tidak SukaSuka · 2 orangMemuat…
    • Bunda Lia
      Candi Prambanan dikenal kembai saat seorang Belanda bernama C.A.Lons mengunjungi Jawa pada tahun 1733 dan melaporkan tentang adanya reruntuhan candi yang ditumbuhi semak belukar. Usaha pertama kali untuk menyelamatkan Candi Prambanan dilakukan oleh Ijzerman pada tahun 1885 dengan membersihkan bilik-bilik candi dari reruntuhan batu. Pada tahun 1902 baru dimulai pekerjaan pembinaan yang dipimpin oleh Van Erp untuk candi Siwa, candi Wisnu dan candi Brahma. Perhatian terhadap candi Prambanan terus berkembang. Pada tahun 1933 berhasil disusun percobaan Candi Brahma dan Wisnu. Setelah mengalami berbagai hambatan, pada tanggal 23 Desember 1953 candi Siwa selesai dipugar. Candi Brahma mulai dipugar tahun 1978 dan diresmikan 1987. Candi Wisnu mulai dipugar tahun 1982 dan selesai tahun 1991. Kegiatan pemugaran berikutnya dilakukan terhadap 3 buah candi perwara yang berada di depan candi Siwa, Wisnu dan Brahma besarta 4 candi kelir dan 4 candi disudut / patok.Lihat Selengkapnya

      10 jam yang lalu · Tidak SukaSuka · 7 orangMemuat…
    • Gadis Exsprit Selamat malam Om dullah,,om mukthar,om lathif,,serta semua saudara2ku semua yg hadirdi sini,,met malam minggu saja,,
      10 jam yang lalu · Tidak SukaSuka · 5 orangMemuat…
    • Bunda Lia
      Kompleks candi Prambanan dibangun oleh Raja-raja Wamca (Dinasty) Sanjaya pada abad ke-9. Candi Prambanan merupakan kompleks percandian dengan candi induk menghadap ke timur, dengan bentuk secara keseluruhan menyerupai gunungan pada wayang kulit setinggi 47 meter. Agama Hindu mengenal Tri Murti yang terdiri dari Dewa Brahma sebagai Sang Pencipta, Dewa Wisnu sebagai Sang Pemelihara, Dewa Shiwa sebagai Sang Perusak. Bilik utama dari candi induk ditempati Dewa Shiwa sebagai Maha Dewa sehingga dapat disimpulkan candi Prambanan merupakan candi Shiwa. Candi Prambanan atau candi Shiwa ini juga sering disebut sebagai candi Loro Jonggrang berkaitan dengan legenda yang menceritakan tentang seorang dara yang jonggrang atau gadis yang jangkung, putri Prabu Boko, yang membangun kerajaannya diatas bukit di sebelah selatan kompleks candi Prambanan.Lihat Selengkapnya

      10 jam yang lalu · Tidak SukaSuka · 7 orangMemuat…
    • Satyo Aji Sanjaya heemh ,,, “Caritane wayang Romoyono”,… Eeee lha kae, Ngalengko di-Obong ,…togog-mbilung hwa-a’-oo, podho pating ndomblong,… omah gedhe kabeh dadi areng,…Dasamuko…nangiz gereng-gereng,… Intermezzo,… lanjuuut…
      10 jam yang lalu · Tidak SukaSuka · 6 orangMemuat…
    • Abdullah Ali Den Ayu,aku tak bali ngalor yo……
      10 jam yang lalu · Tidak SukaSuka · 5 orangMemuat…
    • Bunda Lia
      Bagian tepi candi dibatasi dengan pagar langkan, yang dihiasi dengan relief Ramayana yang dapat dinikmati bilamana kita berperadaksina (berjalan mengelilingi candi dengan pusat cansi selalu di sebelah kanan kita) melalui lorong itu. Cerita itu berlanjut pada pagar langkan candi Brahma yang terletak di sebelah kiri (sebelah selatan) candi induk. Sedang pada pagar langkan candi Wishnu yang terletak di sebelah kanan (sebelah utara) candi induk, terpahat relief cerita Kresnadipayana yang menggambarkan kisah masa kecil Prabu Kresna sebagai penjelmaan Dewa Wishnu dalam membasmi keangkaramurkaan yang hendak melanda dunia.Lihat Selengkapnya

      10 jam yang lalu · Tidak SukaSuka · 7 orangMemuat…
    • Bunda Lia Mbak Wulan suruh kesini…kang
      9 jam yang lalu · Tidak SukaSuka · 5 orangMemuat…
    • Muhamad Mukhtar Zaedin ‎@ hmmmm yg di basmi tuh keankaramurkaan ya Diajen? heheheee
      9 jam yang lalu · Tidak SukaSuka · 5 orangMemuat…
    • Abdullah Ali Sendiko dawuh Den Ayu…..
      9 jam yang lalu · Tidak SukaSuka · 4 orangMemuat…
    • Abdullah Ali Nek dijempoli berarti entuk bali to hehehehe….
    • Bunda Lia
      Bilik candi induk yang menghadap ke arah utara berisi parung Durga, permaisuri Dewa Shiwa, tetapi umumnya masyarakat menyebutnya sebagai patung Roro Jonggrang, yang menurut legenda, patung batu itu sebelumnya adalah tubuh hidup dari putri cantik itu, yang dikutuk oleh ksatria Bandung Bondowoso, untuk melengkapi kesanggupannya menciptakan seribu buah patung dalam waktu satu malam. Candi Brahma dan candi Wishnu masing-masing memiliki satu buah bilik yang ditempati oleh patung dewa-dewa yang bersangkutan. Dihadapan ketiga candi dari Dewa Trimurti itu terdapat tiga buah candi yang berisi wahana (kendaraan) ketiga dewa tersebut. Ketiga candi itu kini sudah dipugar dan hanya candi yang ditengah ( di depan candi Shiwa) yang masih berisi patung seekor lembu yang bernama Nandi, kendaraan Dewa Shiwa.Lihat Selengkapnya

      9 jam yang lalu · Tidak SukaSuka · 8 orangMemuat…
    • Bunda Lia Mbak Wulan kon ngewangi Parmi gawe mie kanggo tamuku kang… aku arep neng dapur males pol… kandung mancep nengkursi tur asik crito wedhi lali….
      9 jam yang lalu · Tidak SukaSuka · 7 orangMemuat…
    • Abdullah Ali Hahahaha….nek wis temancep jiiiiiiaaaaannnn koyo paku hahahaha….
      9 jam yang lalu · Tidak SukaSuka · 4 orangMemuat…
    • Satyo Aji Sanjaya Bun,,, yg di-bilik Candi wisnu,… di-ruang dalam koq ga’ ada “garuda Wisnu Kencono”,… apa Hilang yach… ? sedangkan yg d- bilik Candi Syiwa ada Lembu Andhini,…ntuuh Bun… dan yg d-bilik Candi Brahma, dlmnya ada jg Agatsya ,…
      9 jam yang lalu · Tidak SukaSuka · 4 orangMemuat…
    • Bunda Lia
      Patung angsa sebagai kendaraan Brahma dan patung garuda sebagai kendaraan Wishnu yang diperkirakan dahulu mengisi bilik-bilik candi yang terletak di hadapan candi kedua dewa itu kini telah dipugar.
      Keenam candi itu merupakan 2 kelompok yang saling berhadapan, terletak pada sebuah halaman berbentuk bujur sangkar, dengan sisi sepanjang 110 meter. Didalam halaman masih berdiri candi-candi lain, yaitu 2 buah candi pengapit dengan ketinggian 16 meter yang saling berhadapan, yang sebuah berdiri di sebelah utara dan yang lain berdiri di sebelah selatan, 4 buah candi kelir dan 4 buah candi sedut. Halaman dalam yang dianggap masyarakat Hindu sebagai halaman paling sacral ini, terletak di tengah halaman tengah yang mempunyai sisi 222 meter, dan pada mulanya berisi candi-candi perwara sebanyak 224 buah berderet-deret mengelilingi halaman dalam 3 baris.Lihat Selengkapnya

    • Arie Irfan Hmmm….. Luar biasa…. Mantaf Bunda ceritanya, aku nyimak ceritanya sampai habis 1 cangkir kopi sama 5 batang rokok…….. Hehehehe……. Selamat malam Bunda….. Salam Kasihku.
      9 jam yang lalu · Tidak SukaSuka · 4 orangMemuat…
    • Kakang Prabu masih tetep nyimak bunda…😀
      @Mas Arie Irfan: tenang, msh ada stok kopi & rokok hehehe
      9 jam yang lalu · Tidak SukaSuka · 5 orangMemuat…
    • Bunda Lia
      Mas Tyo tanya penjaganya saja mas siapa tau disimpan penjaganya atau dibawa masuk kantornya buat ganti gulingnya xxxixixixixxiixiixiii

      CANDI SYIWA merupakan candi induk dan ukuran lebih besar dari candi lainnya. Letak candi Siwa berada di halaman pertama dan diapit oleh candi Whisnu dan candi Brahma. Candinya sendiri berukuran dasar 17 x 17 m dan ini berdiri di atas suatu soubasement yang berukuran 34 x 34 m, tinggi candi keseluruhannya adalah 47 m, yang berdiri di atas suatu pondasi. Bangunan ini dibagi atas 3 bagian secara vertical kaki, tubuh dan kepala/atap, kaki candi menggambarkan “dunia bawah” tempat manusia yang diliputi hawa nafsu, tubuh candi menggambarkan “dunia tengah” tempat manusia yang telah meninggalkan keduniawian dan atap melukiskan “dunia atas” tempat para dewa. Percandian Prambanan merupakan replica gunung itu terbukti dengan adanya arca-arca dewa Lokapala yang terpahat pada kaki candi Siwa. Empat pintu masuk pada candi itu sesuai dengan keempat arah mata angin.Lihat Selengkapnya

      9 jam yang lalu · Tidak SukaSuka · 9 orangMemuat…
    • Arie Irfan Mas Mukhtar, Kang Dullah…. selamat malam…. Salam Hormatku.
      9 jam yang lalu · Tidak SukaSuka · 5 orangMemuat…
    • Abdullah Ali Nek sing tunggu regol pendopo aku Den Ayu….ning aku ora ngerti tenan opo meneh ngedol patung hehehehe….
      9 jam yang lalu · Tidak SukaSuka · 6 orangMemuat…
    • Abdullah Ali Selamat malam mas Arie….silahkan masuk saja…aku tunggu regol wae hehehehe….
      9 jam yang lalu · Tidak SukaSuka · 5 orangMemuat…
    • Satyo Aji Sanjaya Dhe Abdullah ,… haa-haaay iddiiih lutchuuuu bgt,…hwe-hee-heee,
    • Arie Irfan Hehehehehe….. Iya Kang Dullah…. Nuwun….
      9 jam yang lalu · Tidak SukaSuka · 4 orangMemuat…
    • Bunda Lia
      Kakang Prabu…mas Arie say…. he he he…. Kopi siap rokok Ok jangan kuwatir…. Pintu utama menghadap ke timur dengan tangga masuknya yang terbesar. Di kanan-kirinya berdiri 2 arca raksasa penjaga dengan membawa ganda yang merupakan manifestasi dari Siwa. Di dalam candi terdapat 4 ruangan yang menghadap keempat arah mata angina dan mengelilingi ruangan terbesar yang ada ditengah-tengah. Dasar kaki candi dikelilingi selasar yang diatasi oleh pagar langkan. Pada dinding langkan sebelah dalam terdapat relief cerita Ramayana yang dapat diikuti dengan cara ‘pradaksina’ (berjalan searah jarum jam) mulai dari pintu utama. Hiasan-hiasan pada dinding sebelah luar berupa “kinari-kinari” (makhluk bertubuh burung berkepala manusia), “kalamakara” (kepala raksasa yang lidahnya berwujud sepasang mitologi) dan makhluk surgawi lainnya.Atap candi bertingkat-tingkat dengan susunan yang amat komplek masing-masing dihiasi sejumlah “ratna” dan puncaknya terdapat “ratna” terbesar.Lihat Selengkapnya

      9 jam yang lalu · Tidak SukaSuka · 9 orangMemuat…
    • Arie Irfan Kakang prabu kopinya ne yg udah habis…… Hehehehhe…..
    • Abdullah Ali La kuwi sing nggowo godo kuwi gupolo yo aku hehehehe….lanjut……
      9 jam yang lalu · Tidak SukaSuka · 5 orangMemuat…
    • Abbur Boedoet Sae seratanipun miwah lebdo ing pitutur luhur ing paramasastro..wigya angesti ing hyang widhi..
      9 jam yang lalu · Tidak SukaSuka · 4 orangMemuat…
    • Bunda Lia
      Dinamakan candi Siwa karena didalamnya terdapat arca Siwa Mahadewa dengan pakaian yang indah dan lengkap serta dilengkapi dengan segala atributnya yaitu aksamala, camara, berada di tangan belakangnya, sedangkan di tangan depannya, tangan kanan mulai dari siku dilipat ke depan dada, dan dalam keadaan rusak, demikian juga tangan kiri dilipat ke depan perut, juga dalam keadaan rusak, tengkorak dan hiasan bulan sabit dikenakan di kepala dan seekor ular sebagai upawita.Lihat Selengkapnya

      9 jam yang lalu · Tidak SukaSuka · 9 orangMemuat…
    • Agung Pambudi sugeng ing madyaning ratri..kagem sedoyo kadhang kinasih ugi poro sepuh lan pinisaepuh ingkang sami lenggah sluku utawi timpuh…salam rahayu sagung dumadi….
      9 jam yang lalu · Tidak SukaSuka · 7 orangMemuat…
    • Bunda Lia Dimas Abbur Boedoet.. sugeng dalu Dimas… matur nuwun sanget kerso pinarak dateng Warung Penuh Kasih Songgo Buwono….. Sak estu matur nuwun Dimas…
      9 jam yang lalu · Tidak SukaSuka · 6 orangMemuat…
    • Abdullah Ali Walah iki piye sing dadi Rama kok lagi njedul jiiiiiiaaaaannnn….hahahaha….ning ndi wae to mau mas Agung…..hahahaha….
      9 jam yang lalu · Tidak SukaSuka · 6 orangMemuat…
    • Kakang Prabu ‎@Mas Arie I: siap, kopi segera meluncur…
      @Kang Mas Abdullah: kopi pahit pahit manis ya… hehhee
      @Mas Agung P: ngopi mas.. salam rahayu..
      9 jam yang lalu · Tidak SukaSuka · 6 orangMemuat…
    • Agung Pambudi wong njih lelenggahan jejer..kadyo mimi lan mintuno mekaten lho kang mas..ali heheheeh
      9 jam yang lalu · Tidak SukaSuka · 7 orangMemuat…
    • Arie Irfan Aku tunggu Kakang Prabu……….. Hehehehee……..
      9 jam yang lalu · Tidak SukaSuka · 4 orangMemuat…
    • Kakang Prabu hhmm… biasanya gadis yg bikin kopi…😀
      9 jam yang lalu · Tidak SukaSuka · 4 orangMemuat…
    • Bunda Lia Ha ha ha Kang Dullah nglindur maneh ki… Kang muliho wae tak wenehi udan deres….
      9 jam yang lalu · Tidak SukaSuka · 7 orangMemuat…
    • Abdullah Ali Kakang Prabu….kopiku jare pahit sing manis nggo kowe to hehehehe….
      9 jam yang lalu · Tidak SukaSuka · 5 orangMemuat…
    • Bunda Lia
      Relung sisi selatan terdapat arca Bhatara Guru (Agastya), yang dilukiskan berdiri di atas padmasana. Bhatara Guru ini digambarkan sebagai pendeta yang mempunyai janggut tebal serta berperut gendut. Tangan kanannya dilipat ke depan dada dan tangan kiri memegang kendi Kamandalu. Di samping tangan kanannya terdapat tombak yang ujungnya berbentuk trisula. Tombak trisula tersebut dilukiskan dalam posisi berdiri, terlihat seperti ditancapkan pada sebuah tempat tombak. Dipundak kirinya terdapat camara. Bagian belakang arca terdapat prabhamandala yang berbentuk oval tanpa hiasan.Lihat Selengkapnya

      9 jam yang lalu · Tidak SukaSuka · 10 orangMemuat…
    • Arie Irfan Mas Agung selamat malam…. Salam Hormat & Jabat erat.
      9 jam yang lalu · Tidak SukaSuka · 4 orangMemuat…
    • Muhamad Mukhtar Zaedin ‎@ hmmmm ngono yo?
      9 jam yang lalu · Tidak SukaSuka · 4 orangMemuat…
    • Agung Pambudi sugeng ing madyaning ratri..kang mas arie..mugi tansah pinaringan rahyu wilujeng…
      9 jam yang lalu · Tidak SukaSuka · 5 orangMemuat…
    • Siwi Marthin bun sugeng ndalu,nyimak kalian leyeh2. nglilir jam 11 wau namung mbika fb susah. Sugeng ndalu mas Agung,kang Dullah.
      9 jam yang lalu · Tidak SukaSuka · 5 orangMemuat…
    • Abdullah Ali Mas Agung walah yo sepurone la wong aku ning regol pendopo yo ora ngerti nek sebandingan awit mau hehehehe….
      9 jam yang lalu · Tidak SukaSuka · 5 orangMemuat…
    • Muhamad Mukhtar Zaedin ‎@ oval yo, artine piye kuwi?
      9 jam yang lalu · Tidak SukaSuka · 3 orangMemuat…
    • Kakang Prabu ‎@Kang Mas Abdullah: hehehe… siap bareng2 aja pahit pahit manis
      9 jam yang lalu · Tidak SukaSuka · 5 orangMemuat…
    • Abdullah Ali Hahahaha…..hahahaha….salah ketik sesandingan kok sebandingan jiiiiiiaaaaannnn hahahaha…..hahahaha….
      9 jam yang lalu · Tidak SukaSuka · 4 orangMemuat…
    • Arie Irfan Nyimak sambil rokok’an terus ne….. hmmm, kopinya mantap bunda….. Hehehehe…..
      9 jam yang lalu · Tidak SukaSuka · 4 orangMemuat…
    • Kakang Prabu ‎@Ang Mukhtar: sega jamlang ang.. hehehe
      9 jam yang lalu · Tidak SukaSuka · 4 orangMemuat…
    • Agung Pambudi sugeng sumunaring condro ing lebeting dodo..jeng siwi..rahyu..ingkang sami pinanggih…
      9 jam yang lalu · Tidak SukaSuka · 7 orangMemuat…
    • Muhamad Mukhtar Zaedin ‎@ sing bener kih SESANDUNGAN to Kangdullah?
      9 jam yang lalu · Tidak SukaSuka · 4 orangMemuat…
    • Abdullah Ali Den Ayu yo ojo ngono to…ora mesake karo gupolo jiiiiiiaaaaannnn nasiiiibbb nasib hahahaha…..hahahaha…..
      9 jam yang lalu · Tidak SukaSuka · 2 orangMemuat…
    • Agung Pambudi kakang abdullah kang kinasih…mboten menopo kang mas…monggo pun sekecekak aken…hidangan ipun..mabkyu..hehehheehe
      9 jam yang lalu · Tidak SukaSuka · 5 orangMemuat…
    • Satyo Aji Sanjaya
      tambah dikit yuaww,… sekilas info,,,soal atap yg tertinggi pd titik tengah ada jalur khusus yg lurus k-bawah tanah, dulu aslinya pd atap teratas ada ujung runcing dr bahan logam mulia/emas,,, yg d-sambung dgn serbuk abu-gosok, nach jalur khusus itu terisi smua dgn abu gosok krn bersifat carbon arang, yg berfungsi sbg pentanahan/arde, shg aman ketika terjadi hujan/badai petir, bangunan atap tak’kan runtuh. teknologi penangkal petir secara tradisional jaman doeloe udah ada,… betul-betul hebat nenek-moyang kita,… heeemmmh.Lihat Selengkapnya

      9 jam yang lalu · Tidak SukaSuka · 6 orangMemuat…
    • Arie Irfan Kakang Prabu aku brusan di dapur ambil kopi….. Lha aku tunggu gadis nggak muncul2…… Hehehehehe….
      9 jam yang lalu · Tidak SukaSuka · 5 orangMemuat…
    • Siwi Marthin kang Dullah aja guyon,ayo nyimak lg spaneng. wkwkwk.
      9 jam yang lalu · Tidak SukaSuka · 6 orangMemuat…
    • Agung Pambudi nderek nyimak kanti seksami diajeng ayu..monggo…dipun lajeng aken…
      9 jam yang lalu · Tidak SukaSuka · 5 orangMemuat…
    • Muhamad Mukhtar Zaedin ‎@ tinggal empal gentong bae Kang, tapi kudu ngenteni Pakdhe heheheee
      9 jam yang lalu · SukaTidak Suka · 3 orangMemuat…
    • Abdullah Ali Kakang Prabu hehehehe….pahitpahitmanis yoh….aku gelem hehehehe….
      9 jam yang lalu · SukaTidak Suka · 5 orangMemuat…
    • Bunda Lia
      Relung di sisi barat terdapat arca Ganeca, dewa yang berkepala gajah ini adalah anak dewa Siwa. Arca ini dilukiskan mempunyai empat buah tangan. Tangan bagian belakang sebelah kanan membawa tasbih (aksamala) dan sebelah kiri memegang kapak kecil. Cawan berbentuk tengkorak dipegang tangan kiri depan dan patahan gading dipegang di tangan kanan depan.Ujung belalainya dimasukkan kedalam cawan itu yang menggambarkan bahwa ia tak pernah puas meneguk ilmu pengetahuan.
      Ganesha memang menjadi lambang kebijaksanaan dan dan ilmu pengetahuan, penghalau segala kesulitan. Pada mahkotannya terdapat tengkorak dan bulan sabit sebagai tanda bahwa ia anak Siwa Kepalanya memakai hiasan jata makuta yang tersusun. Telinganya dilukiskan cukup lebar, memakai upawita yang berbentuk ukar, serta ikat dada seperti untaian mutiara. Perutnya buncit. Ganeca ini tampak duduk bersila dengan kedua telapak kakinya berhadapan.
      Lihat Selengkapnya

      9 jam yang lalu · Tidak SukaSuka · 10 orangMemuat…
    • Agung Pambudi salam rahayu kakang mas zaedin kangh kinasih…
      9 jam yang lalu · Tidak SukaSuka · 5 orangMemuat…
    • Abdullah Ali Mbak Siwi nek spaneng aku klerakleru wae….jiiiiiiaaaaannnn hahahaha…
      9 jam yang lalu · Tidak SukaSuka · 5 orangMemuat…
    • Muhamad Mukhtar Zaedin ‎@ sami2 Gus, masih seneng pring opo ora? heheheheee
      9 jam yang lalu · SukaTidak Suka · 4 orangMemuat…
    • Kakang Prabu ‎@Mas Arie I: jemput mas, biar pada kumpul hehehe.. sambil beli cemilan ya..😀
      @Ang Mukhtar: siap ang nunggu…
      @Kang Mas Abdullah: hehe.. karena pahit pahit manis mengandung nilai filosofi..😀
      9 jam yang lalu · Tidak SukaSuka · 6 orangMemuat…
    • Agung Pambudi kang mas zaedin..hehe njih namung pring kencono putri menikokang mas..hehehe
      9 jam yang lalu · Tidak SukaSuka · 7 orangMemuat…
    • Siwi Marthin ha..ha..yo rokoke ra usah mandeg dadi ra pating pecotot. ha..ha..ha.. kang tak gawekke jamu paitan wae po dudu kopi dadine kosentrasine kebak. wkwkwk
      9 jam yang lalu · Tidak SukaSuka · 8 orangMemuat…
    • Abdullah Ali Kakang Prabu….la iyo to dadi gupolo rak yo pahit la kudu meringis karo mentheleng nggowo godo ning regol hahahaha….nganti untune garing hahahaha….ning nek dilakoni kanti ati seneng yo dadi manis hahahaha….hahahaha….
      9 jam yang lalu · Tidak SukaSuka · 6 orangMemuat…
    • Bunda Lia
      Di relung sisi utara terdapat arca Durga Mahisasuramardini. Dalam cerita rakyat setempat arca ini dikenal sebagai arca Lara Jonggrang. Arca tersebut dilukiskan berdiri di atas punggung kerbau dengan ekornya ditarik oleh salah satu tangannya. Arca Durga ini mempunyai delapan tangan. Tangan sebelah kanan memegang cakra berapi, kadga (pedang pendek), anak panah (sara) dan terdepan menarik ekor kerbau yang diinjak. Tangan kirinya memegang Sangkha bersayap, perisai (khetaka), busur serta menarik rambut asura yang berdiri di samping kirinya. Lembu yang diinjak dewi Durga ini dalam posisi mendekam ke arah kiri dan kepala kerbau diinjak oleh asura yang memegang gada. Asura ini dilukiskan berambut keriting, mata melotot dan mulut setengah terbuka. Durga tampak memakai pakaian mewah kepalanya memakai hiasan Jatamakuta dengan hiasan bunga, pada jamangnya mempunyai bentuk dasar yang melebar dan tebal. Simbarnya memakai hiasan roset..Lihat Selengkapnya

      9 jam yang lalu · Tidak SukaSuka · 9 orangMemuat…
    • Abdullah Ali Mbak Siwi mbok yo ojo sio sio to jiiiiiiaaaaannnn hahahaha….
      9 jam yang lalu · Tidak SukaSuka · 4 orangMemuat…
    • Bunda Lia Pener tur bener mbak Siwi ben kang Dullah kebak kui kan modho ra kebak ha ha ha ha
      9 jam yang lalu · Tidak SukaSuka · 6 orangMemuat…
    • Muhamad Mukhtar Zaedin ‎@ lhaaaaa jenenge apik yo Gus, artine luwih dalem yo Gus?
      9 jam yang lalu · Tidak SukaSuka · 4 orangMemuat…
    • Agung Pambudi nuwun njih kang mas..
      9 jam yang lalu · Tidak SukaSuka · 5 orangMemuat…
    • Abdullah Ali Walahwalahwalah Den Ayu kok melu sio sio to jiiiiiiaaaaannnn nasiiiibbb nasib hahahaha….hahahaha….
      9 jam yang lalu · Tidak SukaSuka · 4 orangMemuat…
    • Agung Pambudi PRING KENCONO PUTRI ..PANGGIH PRING KENCONO KAKUNG ..HM..ASMANE PRING PETHUK..TUR YO GATHUK..WAH..JIAN..
      9 jam yang lalu · Tidak SukaSuka · 5 orangMemuat…
    • Bunda Lia
      Candi Siwa…..Di sisi bagian dalam terdapat relief yang menceritakan tentang kisah Ramayana . Di dalam cerita itu, Rama merupakan reinkarnasi dari Dewa Wisnu. Shinta adalah istri Rama dan Laksmana adalah adik Rama, mereka berdua pergi ke hutan. Banyak peristiwa yang terjadi selama mereka dalam perjalanan ke hutan. Shinta diculik oleh Rahwana, seorang raksasa yang jahat dan dilarikan ke Kerajaan Rahwana di Alengka. Rama mendapat bantuan dari Hanoman, raja dari Kerajaan Kera. Prajurit dari Kerajaan Kera dipimpin oleh Rama bergerak ke Alengka. Bagian cerita ini sampai pada saat prajurit kera membuat jembatan yang menghubungkan ke Kerajaan Alengka.Lihat Selengkapnya

    • Siwi Marthin ora sio2 kang lha awakmu neh milih dadi penunggu sing mringis,aja lali pepsodent ya. ha…ha …bun mantap wedarane. top markotop.
      9 jam yang lalu · Tidak SukaSuka · 6 orangMemuat…
    • Abdullah Ali Mas Agung yo nek wis gathuk aku melu seneng mas….mugo Gusti tansah maringi kabekjan ing panjenengan sak keloron….amin amin amin
      9 jam yang lalu · Tidak SukaSuka · 4 orangMemuat…
    • Bunda Lia Mbak la kang Dullah po wani mringis la wong untune ireng kabeh mergo penyakite rokok… ha ha ha ha nek mengingis anggoro wae jerit2 mergo wedhi untune kang Dullah….
      9 jam yang lalu · Tidak SukaSuka · 6 orangMemuat…
    • Agung Pambudi Sinambi mireng aken jineman uler kambang utawi kutut manggung…nyruput wedgang kopi..udut jisam soe…tambah gayeng..
      9 jam yang lalu · Tidak SukaSuka · 7 orangMemuat…
    • Siwi Marthin Mas Agung berarti sampun klop. hi..hi..
      9 jam yang lalu · Tidak SukaSuka · 5 orangMemuat…
    • Bunda Lia Kang samsumu neng mburi jupukken ora mung neng regol wae….
      9 jam yang lalu · Tidak SukaSuka · 7 orangMemuat…
    • Agung Pambudi pangestu panjenengan jeng siwi…
      9 jam yang lalu · Tidak SukaSuka · 5 orangMemuat…
    • Abdullah Ali Hahahaha….hahahaha….wis ireng ompong meneh jiiiiiiaaaaannnn ora ono sing kalap hahahaha….hahahaha….hahahaha….ora medeni ning malah dagelan hahahaha…..hahahaha….
      9 jam yang lalu · Tidak SukaSuka · 5 orangMemuat…
    • Bunda Lia Wis Wi si wi kare golek dadung / kenur gawe nyencang pring petuk… we wis nate masak jangan bung po durung … neng durung ndang masakko ben ora makin goblok….
      9 jam yang lalu · Tidak SukaSuka · 6 orangMemuat…
    • Siwi Marthin hua..ha..ha ngguyu anti udane mandeg. Berarti odole ganti Zact apa kae jenenge lali mengko cling. ha..ha.. apa pepsodent biru. ha…ha..
      9 jam yang lalu · Tidak SukaSuka · 6 orangMemuat…
    • Abdullah Ali Mbak Siwi….awakke dewe melu mangayubagyo yo mbak hehehehe….
      8 jam yang lalu · Tidak SukaSuka · 5 orangMemuat…
    • Bunda Lia
      Cerita selanjutnya adalah bagian utama dari cerita Ramayana, yang dapat diikuti dengan berjalan menyusuri lorong dengan pusat candi berada di sebelah kanan.
      • 1. Wicwamitra, seorang pendeta menyuruh ayah Rama untuk menghadapi raksasa jahat yang sering datang untuk mengganggu meditasinya.
      • 2. Rama dan Laksmana membunuh beberapa raksasa.
      • 3-4. Rama menikahi Shinta sebagai hadiah dalam kontes menggunakan panah Siwa.
      • 5. Shinta dibawa Rama pulang ke rumah. Dalam perjalanan pulang mereka bertemu Paracurawa
      • 6-7. Karena ada masalah dengan ibunya, Rama tidak dapat mewarisi tahta. Barata menggabtikan posisi Rama, dan Rama pergi ke hutan.
      • 8. Barata mengumumkan bahwa ia akan menjalankan tahta kerajaan atas nama Rama. Sebagai symbol ia meletakkan sandal Rama di tahta kerajaan.
      • 9. Rama dan rombongannya memasuki hutan, mereka bertarung dengan para raksasa.
      • 10-12. ketika sebagian rombongan pergi berburu, Shinta diculik oleh Rahwana yang menyamar sebagai brahmana. Kemudian brahmana berubah wujud menjadi Rahwana. Jatayu, raja Burung mencoba menyelamatkan Shinta tetapi gagal.
      • 13-14. Rama bertemu Hanoman.
      • 15. Laksmana mengambil air, yang merupakan airmata Sugriwa, seekor kera yang dibuang dari Kerajaan oleh kakaknya.
      • 16. Rama menunjukkan keahliannya memanah kepada Sugriwa.
      • 17. Dalam pertempuran antara Sugriwa dan kakaknya, Rama membunuh kakak Sugriwa dengan panahnya.
      • 18. Rama menerima hadiah dari Kerajaan Kera.
      • 19. Persetujuan untuk mengirim Hanoman ke Alengka untuk menangkap Rahwana.
      • 20. Hanoman bertemu Shinta.
      • 21. Hanoman tertangkap tetapi untungnya dia dapat melepaskan diri. Akhirnya Hanoman membakar Alengka, Kerajaan Rahwana.
      • 22. Hanoman mengembalikan Shinta pada Rama.
      Lihat Selengkapnya

      8 jam yang lalu · Tidak SukaSuka · 8 orangMemuat…
    • Bunda Lia Kang Dullah we wis nate rusak opo durung neng durung ta ijini bobrok… rusak ndisik wae….
      8 jam yang lalu · Tidak SukaSuka · 6 orangMemuat…
    • Siwi Marthin walah walah weteng anti kaku. kang mlebu wae jupuk kabeh samsune ,wadai tas ter warung sebelah lumayan. jian saya wengi mawut. ayo bun dilanjut.
      8 jam yang lalu · Tidak SukaSuka · 6 orangMemuat…
    • Abdullah Ali Den Ayu….o,yoh….tak jukuke….
      8 jam yang lalu · Tidak SukaSuka · 5 orangMemuat…
    • Muhamad Mukhtar Zaedin ‎@ hmmmm ngono yo?
      8 jam yang lalu · Tidak SukaSuka · 4 orangMemuat…
    • Bunda Lia
      CANDI BRAHMA terletak di sebelah candi Siwa, bentuk dan ukurannya lebih kecil. Luas dasarnya 20 meter persegi dan tingginya 37 meter. Ditinjau dari segi arsitektur seperti halnya candi SIwa candi ini juga terdiri dari tiga bagian yaitu kaki, badan dan atap candi. Kaki candi yang tingginya 3,30 m mempunyai hiasan yaitu sebuah relung yang berisi motif prambanan, berupa singa diapit oleh dua pohon kalpataru penuh dengan bunga-bunga teratai biru, putih dan merah yang di bawahnya ada kinara dan kinari (makhluk setengah manusia setengah dewa). Badan candi Brahma berdiri di atas sebuah lapik yang sangat tinggi berukuran 2,80 m yang memiliki bagian-bagian perbingkaian bawah, dinding dan perbingkaian atas.
      Atap candi Brahma terdiri atas 3 tingkatan yang makin lama makin kecil ukurannya, dan diakhiri oleh suatu kemuncak dengan puncaknya sebuah amalaka tinggi dan besar.
      Lihat Selengkapnya

      8 jam yang lalu · Tidak SukaSuka · 7 orangMemuat…
    • Abdullah Ali Walah Den Ayu la aku lahir yo wis rusak ki piye jal jiiiiiiaaaaannnn hahahaha….hahahaha….
      8 jam yang lalu · Tidak SukaSuka · 4 orangMemuat…
    • Bunda Lia Pantes ora mung rusak ning bobrok….
      8 jam yang lalu · Tidak SukaSuka · 8 orangMemuat…
    • Abdullah Ali Den Ayu hahahaha….nganggo bodhol opo ora hahahaha….hahahaha….
      8 jam yang lalu · Tidak SukaSuka · 5 orangMemuat…
    • Muhamad Mukhtar Zaedin ‎@ hmmmm wis nangkep yo?
      8 jam yang lalu · Tidak SukaSuka · 4 orangMemuat…
    • Abdullah Ali Nek candi Siwa ono sejarahe….nek candi Siwi ono ora yo…..
      8 jam yang lalu · Tidak SukaSuka · 4 orangMemuat…
    • Muhamad Mukhtar Zaedin ‎@ heheheee
      8 jam yang lalu · Tidak SukaSuka · 3 orangMemuat…
    • Siwi Marthin ha…ha..ora ana,lg pileren. ha…ha..a.
      8 jam yang lalu · Tidak SukaSuka · 3 orangMemuat…
    • Bunda Lia
      Pada badan candi terdapat bilik candi yang di dalamnya terdapat arca Brahma. Arca dilukiskan berkepala 4 yang masing-masing mukanya menghadap ke 4arah mata angin. Keempat kepala masing-masing memakai jatamakuta bersusun tiga. Bagian atasnya terdapat ikatan rambut yang berupa untaian mutiara. Demikian juga jamangnga pada setiap dahi arca terdapat hiasan roset yang amat indah. Hiasan telinganya dipahat dengan sangat indah berupa untaian yang menjulur sampai ke bahu kiri dan kanan.
      Tangannya berjumlah empat, kiri depan dalamposisi lurus kebawah sambil memegang kendi, tangan kiri belakang sebatas siku dilipat keatas sambil membawa camara. Demikian juga tangan kanan depan dilukiskan dalam posisi ke bawah dengan memegang suatu benda yang tidak begitu jelas, sedangkan tangan kanan belakang sebatas siku dilipat dan dilukiskan sedang memegang tasbih.
      Keempat tangan ini dilukiskan mengenakan gelang rangkap 3 yang berbentuk untaian mutiara. Kedua tangan depannya baik yang sebelah kiri maupun kanan memakai kelat bahu
      Lihat Selengkapnya

      8 jam yang lalu · Tidak SukaSuka · 8 orangMemuat…
    • Bunda Lia Enek kang Dullah Candi Siwi neng batukmu… mergo kebacut bobrok… mawut2……
      8 jam yang lalu · Tidak SukaSuka · 8 orangMemuat…
    • Muhamad Mukhtar Zaedin ‎@ sajadahe ana kang,,,
      8 jam yang lalu · Tidak SukaSuka · 5 orangMemuat…
    • Agung Pambudi o..candi siwi ..disitu toh hehehhehee
      8 jam yang lalu · Tidak SukaSuka · 3 orangMemuat…
    • Siwi Marthin mas Mukhtar sugeng ndalu. niki gojeg mugio mboten ngrusak acara. menopo mas Petra sampun kondur?
      8 jam yang lalu · Tidak SukaSuka · 4 orangMemuat…
    • Bunda Lia Mas Mukhtar kang Dullah ojok dikasih sajadah mas … wong lagi mawut ra patut….
      8 jam yang lalu · Tidak SukaSuka · 6 orangMemuat…
    • Muhamad Mukhtar Zaedin ‎@ nek Diajeng duwe candi opo ra? heheheheee
      8 jam yang lalu · Tidak SukaSuka · 5 orangMemuat…
    • Bunda Lia Mas Mukhtar candi kita berdua kan didalam hati kita to mas….
      8 jam yang lalu · Tidak SukaSuka · 6 orangMemuat…
    • Abdullah Ali Wa….iki sejarah baru berarti….alhamdulillah...iso nggo crito anak cucu hehehehe….
      8 jam yang lalu · Tidak SukaSuka · 4 orangMemuat…
    • Muhamad Mukhtar Zaedin ‎@ iyo Diajeng,,,heheheheee
      8 jam yang lalu · Tidak SukaSuka · 4 orangMemuat…
    • Bunda Lia
      CANDI WISNU merupakan salah satu candi utama yang terletak di halaman pertama di samping candi Siwa dan candi Brahma, apabila candi Brahma terletak di sebelah kanan atau selatan candi Siwa,maka candi Wishnu terletak di sebelah kiri atau sebelah utara candi Siwa. Wishnu termasuk tokoh kedua sesudah Brahma, sedang Siwa merupakan tokoh ketiga. Di dalam mitologi India , Brahma adalah dewa perusak (prajapati). Wishnu adalah dewa pemelihara (shiti) dan Siwa adalah dewa perusak (praline). Dengan demikian, jelas bahwa candi Wishnu merupakan salah satu candi yang mempunyai arti penting disamping candi Siwa dan Brahma.
      Secara vertikal bangunan candi Wishnu terdiri dari tiga bagian yaitu kaki candi, badan candi dan atap candi. Kaki candi Wishnu berdenah bujur sangkar terdiri dari dua tingkat, penampil depan di sebelah timur berfungsi sebagai pintu masuk ke bilik candi. Kaki candi tingkat I mempunyai ukuran lebih luas dari pada bagian dasar kaki candi tingkat II sehingga di bagian dasar kaki candi tingkat I berbentuk selasar yang berfungsi sebagai lorong atau jalan untuk mengelilingi badan candi.
      Lihat Selengkapnya

      8 jam yang lalu · Tidak SukaSuka · 7 orangMemuat…
    • Siwi Marthin ha..ha lha bun hiasan rambute kang Dullah apa jal? ha..ha..
      8 jam yang lalu · Tidak SukaSuka · 4 orangMemuat…
    • Abdullah Ali Pak Mukhtar sing nangkep apane….? La opo ono rasia po….hahahaha…
      8 jam yang lalu · Tidak SukaSuka · 4 orangMemuat…
    • Bunda Lia Ora to kang we mau di cekokki Siwi jamu paitan kok tambah nemen ki piye??? Opo salah jamu po piye to kang nek nyekokki Siwi ki….
      8 jam yang lalu · Tidak SukaSuka · 6 orangMemuat…
    • Muhamad Mukhtar Zaedin ‎@ tapi kok neng jero ati Diajeng, jenenge candi opo kuwi?
      8 jam yang lalu · Tidak SukaSuka · 5 orangMemuat…
    • Bunda Lia Tukokno pita rupane pink wae … ben tambah mboissss…
      8 jam yang lalu · Tidak SukaSuka · 7 orangMemuat…
    • Bunda Lia Candi Cinta kita mas Mukhtar…
      8 jam yang lalu · Tidak SukaSuka · 6 orangMemuat…
    • Abdullah Ali Walah Den Ayu karo pak Mukhtar kok malah cinta cintaan…la nek aku cemburu piye iki jiiiiiiaaaaannnn hahahaha…
      8 jam yang lalu · Tidak SukaSuka · 5 orangMemuat…
    • Muhamad Mukhtar Zaedin ‎@ heheheheee tak tersentuh yo Diajeng?
      8 jam yang lalu · Tidak SukaSuka · 6 orangMemuat…
    • Siwi Marthin dipitani kek ngarep candi ha..ha..ha… kang tak gawekke banyu dadap srep wae ya,ha…ha..
      8 jam yang lalu · Tidak SukaSuka · 5 orangMemuat…
    • Bunda Lia
      Badan candi terletak di atas kaki candi. Pada badan candi terdapat bilik candi dengan ukuran ruangan panjang 5,36 m, lebar 5,35 m dan tinggi 11,5 m. di dalam bilik candi terdapat arca Wishnu berdiri di atas lapik berbentuk yoni. Bagian paling atas candi yaitu atap candi. Atap candi Wishnu terdiri dari lima tingkat disusun makin ke atas makin kecil dan bagian atas setiap tingkat dihiasi dengan bentuk– bentuk amalaka kecil, sedang puncak atap berupa amalaka besar. Arca utama pada candi Wishnu dalam posisi berdiri diatas umpak berbentuk yoni, yang dipahatkan menjadi satu dengan stela berbentuk lengkung. Jumlah tangannya ada empat, kedua tangan belakang ditekuk ke atas, kedua tangan depan terletak di kanan kiri pinggul dalam posisi sedikit ditekuk ke depan. Atribut pada tangan kanan belakang adalah cakra berbentuk lidah api, pada tangan kiri belakang adalah sangka bersayap. Pada tangan depan terdapat gada, pegangan gada terletak di sebelah atas. Pada telapak tangan kiri depan terdapat tanda khas yaitu Sriwatsa (segitiga).
      Dewa ini digambarkan berkepala sat dalam posisi tegak. Perhiasan pada kepala berupa jatamakuta dengan jamang simbar lima serta sumping dan anting-anting menjulur ke bahu. Kalung terdiri dari dua untaian. Pada dada terdapat ikat dada dan upawia berupa untaian berpilin. Kainnya berupa kain panjang hingga pergelangan kaki, sampurnya dua, uncal terletak di bawah sampur. Pada kaki terdapat gelang kaki.
      Lihat Selengkapnya

      8 jam yang lalu · Tidak SukaSuka · 10 orangMemuat…
    • Siwi Marthin kang sliramu ki maca posisi lha tugas nggawa gada kog ana cemburu. piye to,aja mlayu seko naskah. ha..ha aja wani2 mbok dadi reca.
      8 jam yang lalu · Tidak SukaSuka · 7 orangMemuat…
    • Muhamad Mukhtar Zaedin ‎@ nek Kangdullah cemburu, aku mlebu neng Candi Wulan, JADI tukeran CANDI, piye jal?
      8 jam yang lalu · Tidak SukaSuka · 7 orangMemuat…
    • Bunda Lia Soyo tambah esok kok yo tambah rusak to yo… mbak Siwi ndang pereske dadap serep wae… naskahe dibodolke kang dullah ki …
      8 jam yang lalu · Tidak SukaSuka · 8 orangMemuat…
    • Bunda Lia Wah mas Mukhtar ndak tanggung jawab deh masak aku kok ditukar mbak wulan … mas MUkhtarrrrrrrrrrrrrrrrrrrrrrrrrrrrrrrrrrrrrrrrrrrrrrrr
      8 jam yang lalu · Tidak SukaSuka · 8 orangMemuat…
    • Bunda Lia
      Relief di candi Wisnu menggambarkan reinkarnasi Dewa Wisnu dalam bentuk lain. Cerita ini sangat populer di India tetapi kurang diketahui di Indonesia . Raksasa Kangsa akan dibunuh oleh Dewaki, saudara kedelapan dari kemenakannya. Demi keselamatannya, Kangsa membunuh semua ketujuh anak kemenakannya. Di waktu itu, kedelapan anak itu masih di dalam rahim ibu Dewaki. Jadi Kangsa menyelidiki ibu yang sedang hamil itu dengan hati-hati. Anak di dalam rahim akan lahir sebagai reinkarnasi Dewa Wisnu. Kresna dapat menyelamatkan bayi yang akan lahir itu dengan mengganti dengan bayi yang lain. Kresna, nama dari bayi tersebut, lahir diantara gembala perempuan. Ia menjadi sangat nakal. Raksasa perempuan mencoba memberi makan Kresna yang sebenarnya akan meracuninya. Tetapi Kresna meneguk susu sangat banyak yang menyebabkan raksasa perempuan itu mati. Raksasa lain dalam bentuk kerbau menyerang para gembala perempuan.Lihat Selengkapnya

      8 jam yang lalu · Tidak SukaSuka · 9 orangMemuat…
    • Siwi Marthin malah dadi acara tukar tambah. Mas Agung iki piye? ayo diteruske. kang Dullah gugaha Parmi kan nggoreng intip nggo cemilan.
      8 jam yang lalu · Tidak SukaSuka · 8 orangMemuat…
    • Bunda Lia Intip sing goreng mbak Wulan karo peyek teri gosong… dumeh cedak laut wae nek gawe peyek asiiinnnn polllll opo mergo barter kuwi mau yo mbak Siwi wahhhh jiiiaaannnn gaaaawwwwaaatttt.
      8 jam yang lalu · Tidak SukaSuka · 7 orangMemuat…
    • Siwi Marthin ha..ha…ha..
      8 jam yang lalu · Tidak SukaSuka · 5 orangMemuat…
    • Muhamad Mukhtar Zaedin ‎@ heheheheee aku wedi ning gondronge Kangdullah, Diajeng,,,gkgkgkgkgkgkgkkkkkkkkk
      8 jam yang lalu · Tidak SukaSuka · 4 orangMemuat…
    • Siwi Marthin pak Mukhtar mboten usah wedi amargi sampun dipun rebonding.
      8 jam yang lalu · Tidak SukaSuka · 5 orangMemuat…
    • Bunda Lia
      CANDI WAHANA merupakan kelompok candi yang terletak pada halaman pertama merupakan bagian terpenting setelah kelompok utama. Nama wahana mengandung pengertian kendaraan, yaitu nama binatang yang digunakan untuk kendaraan para dewa. Pemberian nama untuk kelompok candi didasarkan oleh adanya arca Nandi pda salah satu candinya yang dianggap sebagai kendaraan dewa Siwa yang terletak di depan candi Siwa. Selain candi Nandi yang terletak di depan candi Siwa, terdapat pula dua buah candi yang terletak di dean candi Brahma dan candi Whisnu. Karena kita belum mengetahui dengan jelas identitas candi tersebut, maka untuk kedua candi tersebut disebut candi A untuk candi di depan candi Brahma dan disebut candi B untuk candi di depan candi Whisnu. Hiasan pada candi-candi ini pada prinsipnya terbagi menjadi dua bagian, yaitu yang berfungsi membentuk suatu bangunan dan hiasan yang berfungsi sebagai dekorasi bangunan. Hiasan yang berfungsi sebagai pembentuk bangunan dapat berupa bingkai-bingkai mendatar dan tegak, pilater, relung, simbar, makara pada pipi tangga, jaladwara dan puncak candi. Hiasan dekoratif adalah hiasan yang berfungsi untuk keindahan bangunan, dan bila dihilangkan tidak merubah bentuk bangunan. Jenis hiasan tersebut adalah motif geometris, kala makara, untaian permata, bentuk-bentuk binatang, makhluk khayangan, relief cerita, motif tumbuh-tumbuhan dan hiasan bunga.Lihat Selengkapnya

      8 jam yang lalu · Tidak SukaSuka · 10 orangMemuat…
    • Abdullah Ali Wah untunge aku ning mushola dewe,la nek ning bengkel pinggir dalan koyo biyen rak pas dikiro wong edan….cengingas cengingis dewe karo menceti hp jiiiiiiaaaaannnn hahahaha….
      8 jam yang lalu · Tidak SukaSuka · 7 orangMemuat…
    • Agung Pambudi diterusaken ten pundi to jeng siwi..kulo taksih isin.heheehehee..
      8 jam yang lalu · Tidak SukaSuka · 6 orangMemuat…
    • Wulandari Muis Mb sing asin ki terine jajal peye e kacang lak ora asin
      8 jam yang lalu · Tidak SukaSuka · 6 orangMemuat…
    • Wulandari Muis Ms agung nek isin tutupi…xixixi@mb Siwi pean kok durung sare piye wis dangan po…?
      8 jam yang lalu · Tidak SukaSuka · 6 orangMemuat…
    • Abdullah Ali Mas Agung,ISIN opo ASIN hahahaha….hahahaha….
      8 jam yang lalu · Tidak SukaSuka · 4 orangMemuat…
    • Siwi Marthin lha wedarane den ayune. malah mbak Wulan metu saiki.
      8 jam yang lalu · Tidak SukaSuka · 6 orangMemuat…
    • Muhamad Mukhtar Zaedin ‎@ hallooo Candi Wulaaaaan,,,heheheheee
      8 jam yang lalu · Tidak SukaSuka · 6 orangMemuat…
    • Abdullah Ali Wah la ora bebas nggoda Den Ayu iki,la ono satpam jiiiiiiaaaaannnn hahahaha….hahahaha….
      8 jam yang lalu · Tidak SukaSuka · 6 orangMemuat…
    • Siwi Marthin mau nggletak gasik tp ra tenang rasane, jam 11 nglilir tak kira wis esuk dadi buka fb. urung mbak yo genah karo mlaku je. jamu nggo 2 mg. dadi tambah lemu. he..he..
      8 jam yang lalu · Tidak SukaSuka · 7 orangMemuat…
    • Abdullah Ali Hahahaha….hahahaha….pak Mukhtar walah la kok malah genit karo satpamku jiiiiiiaaaaannnn hahahaha….hahahaha….
      8 jam yang lalu · Tidak SukaSuka · 5 orangMemuat…
    • Muhamad Mukhtar Zaedin ‎@ iki jenenge BALAS (AGUNG PAM)BUDI, genten manasi hahahahahahaaaa
      8 jam yang lalu · Tidak SukaSuka · 5 orangMemuat…
    • Agung Pambudi oo ada juga ya candi wulan..hm baru tahu ..hehehe..
      8 jam yang lalu · Tidak SukaSuka · 5 orangMemuat…
    • Wulandari Muis Hallo jugaaaaa pakmukhtar…kopi mboten…?
      8 jam yang lalu · Tidak SukaSuka · 5 orangMemuat…
    • Arie Irfan Hehehehehe……
      8 jam yang lalu · Tidak SukaSuka · 4 orangMemuat…
    • Arie Irfan Bunda…. Ceritanya top dech pokoknya….
      8 jam yang lalu · Tidak SukaSuka · 3 orangMemuat…
    • Bunda Lia
      CANDI APIT luas dasarnya 6 meter persegi dengan tinggi 16 meter. Ruangannya kosong. Mungkin candi ini depergunakan untuk bersemedi sebelum memasuki candi – candi induk. Karena keindahannya ia mungkin digunakan untuk menanamkan estetika dalam komplek percandian Prambanan.
      Dua candi Apit berdiri di dekat gerbang masuk, mengapit dua candi, di sebelah barat dan timur candi. Setiap candi Apit mempunyai satu pintu masuk yang menghadap ke arah utara dan selatan. Bentuk dan struktur candi Apit hamper sama dengan candi yang lain di kompleks Loro Jonggrang, hanya saja bentuk candi Apit kelihatan lebih ramping dibanding candi yang lain karena bagian kaki yang lebih tinggi. Yang menarik dari candi Apit adalah adanya gambar singa dalam posisi duduk dengan mulut terbuka lebar. Salah satu singa di depan kaki sedang bangun.
      Lihat Selengkapnya

      8 jam yang lalu · Tidak SukaSuka · 10 orangMemuat…
    • Agung Pambudi kang dullah satpamnya diajeng ayu itu..yang MAHA AGUNG..heehe
      8 jam yang lalu · Tidak SukaSuka · 7 orangMemuat…
    • Muhamad Mukhtar Zaedin ‎@ heheheheeee gayung bersambut, segera siapkan kapalapi, ada to Candi Wulan? heheheheheeee
      8 jam yang lalu · Tidak SukaSuka · 6 orangMemuat…
    • Siwi Marthin wkwkwkwk…
      8 jam yang lalu · Tidak SukaSuka · 6 orangMemuat…
    • Muhamad Mukhtar Zaedin ‎@ kok Candi Siwi ngguyu, nguyu opo toh Candi Siwi?
      8 jam yang lalu · Tidak SukaSuka · 5 orangMemuat…
    • Siwi Marthin ha…ha…ha
      8 jam yang lalu · Tidak SukaSuka · 4 orangMemuat…
    • Abdullah Ali Mas Agung hahahaha…..hahahaha….mosok dalang dadi satpame wayang to jiiiiiiaaaaannnn hahahaha…..hahahaha….
      8 jam yang lalu · Tidak SukaSuka · 5 orangMemuat…
    • Siwi Marthin kang Dullah ngapa ya singane kuwi mangap?
      8 jam yang lalu · Tidak SukaSuka · 4 orangMemuat…
    • Muhamad Mukhtar Zaedin ‎_ Candi Siwi@ ha (pedas), ha ha (terkejut), ha ha ha (ngusir kucing), glek gkgkgkgkgkgkkkkkkk
      8 jam yang lalu · Tidak SukaSuka · 3 orangMemuat…
    • Bunda Lia
      CANDI SUDUT memiliki ukuran yang sama dengan candi Kelir. Candi Sudut terletak di setiap sudut serambi yang terbuka dari candi utama. Candi Sudut berukuran 1.55×1.55 meter persegi dan tingginya 4.10 meter. Empat candi Sudut tidak mempunyai pintu masuk.CANDI KELIR luas dasarnya 1,55 meter persegi dengan tinggi 4,10 meter. Candi ini tidak mempunyai tangga masuk. Fungsinya sebagai penolak bala. Candi Kelir terletak di depan setiap gerbang masuk di sebelah selatan, utara, barat dan timur. Candi ini mengingatkan pada pura di Bali .Pada candi Whisnu pagar langkan sisi dalam terdapat cerita tentang Kresna. Sesuai dengan fungsinya sebagai tempat pemujaan dewa Whisnu, relief cerita yang dipahatkan pada candi Whisnu menggambarkan adegan-adegan yang berhubungan dengan kehidupan dan keagungan dewa tersebut. Sebagai dewa penyelamat atau pemelihara, dewa Whisnu akan turunke dunia untuk menyelamatkan dunia dari ancaman bahaya yang disebabkan oleh nafsu-nafsu jahat. Di dunia, bentuk jelmaan dewa Whisnu dapat berupa binatang atau insane lain turun dari khayangan. Pada relief candi Whisnu, bentuk penjelmaan dewanya diwujudkan sebagai seorang tokoh pahlawan yang bernama Kresna’Lihat Selengkapnya

      7 jam yang lalu · Tidak SukaSuka · 6 orangMemuat…
    • Bunda Lia
      CANDI SUDUT memiliki ukuran yang sama dengan candi Kelir. Candi Sudut terletak di setiap sudut serambi yang terbuka dari candi utama. Candi Sudut berukuran 1.55×1.55 meter persegi dan tingginya 4.10 meter. Empat candi Sudut tidak mempunyai pintu masuk.CANDI KELIR luas dasarnya 1,55 meter persegi dengan tinggi 4,10 meter. Candi ini tidak mempunyai tangga masuk. Fungsinya sebagai penolak bala. Candi Kelir terletak di depan setiap gerbang masuk di sebelah selatan, utara, barat dan timur. Candi ini mengingatkan pada pura di Bali .Pada candi Whisnu pagar langkan sisi dalam terdapat cerita tentang Kresna. Sesuai dengan fungsinya sebagai tempat pemujaan dewa Whisnu, relief cerita yang dipahatkan pada candi Whisnu menggambarkan adegan-adegan yang berhubungan dengan kehidupan dan keagungan dewa tersebut. Sebagai dewa penyelamat atau pemelihara, dewa Whisnu akan turunke dunia untuk menyelamatkan dunia dari ancaman bahaya yang disebabkan oleh nafsu-nafsu jahat. Di dunia, bentuk jelmaan dewa Whisnu dapat berupa binatang atau insane lain turun dari khayangan. Pada relief candi Whisnu, bentuk penjelmaan dewanya diwujudkan sebagai seorang tokoh pahlawan yang bernama Kresna.Lihat Selengkapnya

      7 jam yang lalu · Tidak SukaSuka · 6 orangMemuat…
    • Agung Pambudi nah lo ..kalo bukan beliau yang menjaga ciptaanya yang paling uayu tur sempurna ..ya sopo maneh to kang mas..wkwkwkwkkwkw
      7 jam yang lalu · Tidak SukaSuka · 6 orangMemuat…
    • Abdullah Ali Ya ternyata tehnologi orang dahulu lebih canggih dalam membangun bangunan di banding tehnologi sekarang….aku kadang mikir batu sebesar itu disusun sampai ketinggian puluhan meter….luar biasa…..
      7 jam yang lalu · Tidak SukaSuka · 7 orangMemuat…
    • Siwi Marthin pripun to mas Mukhtar,kucing kula 6 sampun tilem sedanten. wkwkwkwk
      7 jam yang lalu · Tidak SukaSuka · 7 orangMemuat…
    • Abdullah Ali Mbak Siwi nek singane mangap ora mingkem meneh yo sakno….la kuwi kram hahahaha….hahahaha….
      7 jam yang lalu · Tidak SukaSuka · 6 orangMemuat…
    • Muhamad Mukhtar Zaedin ‎@ klo ‘CANDI KITA’ ukurannya berapa Diajeng? heheheheeee
      7 jam yang lalu · Tidak SukaSuka · 4 orangMemuat…
    • Wulandari Muis Ada pakmukhtar udah taksiapin ..@pakmukhtar,msAgun,msAriei,mbSiwi,kangDullah..monggo sami dunjuk kopinipun mumpung tasih benter nyamiane peyek teri asiiin ben ra do ngantuk
      7 jam yang lalu · Tidak SukaSuka · 6 orangMemuat…
    • Siwi Marthin ha..ha cangkeme kram merga kakean ngguyu. walah wetengku anti kaku.
      7 jam yang lalu · Tidak SukaSuka · 6 orangMemuat…
    • Abdullah Ali Mas Agung nek jan jane sing jogo Den Ayu yo Den Ayu dewe mas….la opo wong liyo ning ndi papan arep srimbit terus hahahaha…..hahahaha….
      7 jam yang lalu · Tidak SukaSuka · 5 orangMemuat…
    • Muhamad Mukhtar Zaedin ‎_ Candi Siwi@6 toh, woakeh tenan, jenenge opo ae 6 kuh, Candi Siwi apal po ora? gkgkgkgkgkgkgkkkkk
      7 jam yang lalu · Tidak SukaSuka · 3 orangMemuat…
    • Bunda Lia
      Adapun rincian ceritanya secara garis besar adalah sebagai berikut : Diceritakan pada sebuah kerajaan di Manthura yang berada di pinggir sungai Yamuna, terdapat seorang raja bernama Ugrasena yang pada suatu saat duduk bersama para punggawa membicarakan renana perjalanan Dewaki seorang putri raja yang akan meninggalkan Manthura menuju rumah tinggal yang baru, bersama suaminya Wasudewa. Raja Ugrasena sebenarnya mempunyai dua istri yang masing-masing mempunyai anak yaitu Dewaki dan Kamsa. Pada waktu mengantar adiknya dari Manthura ke tempat tinggal Dewaki yang baru, ditengah jalan tiba-tiba, Kamsa mendengar suara yang mengatakan bahwa kelak anak adiknya yang kedelapan akan membunuhnya. Mendengar suara itu, Kamsa kemudian dengan serta merta memegangi rambut Dewaki dengan maksud untuk membunuhnya. Pada waktu Dewaki akan melahirkan anaknya yang kedelapan, Kamsa memerintahkan untuk memperketat pengawasannya. Suatu keajaiban terjadi bayi lahir tanpa sepengetahuan Kamsa, dengan demikian bayi delapan tersebut terhindar dari ancaman Kamsa, bayi tersebut kemudian diberi nama Kresna’Lihat Selengkapnya

      7 jam yang lalu · Tidak SukaSuka · 7 orangMemuat…
    • Arie Irfan Mba Wulan selamat pagi… Salam Dini Hari.
      7 jam yang lalu · Tidak SukaSuka · 5 orangMemuat…
    • Abdullah Ali MBAK SIWI HAHAHAHA….HAHAHAHA….HAHAHAHA…..HAHAHAHA….
      7 jam yang lalu · Tidak SukaSuka · 4 orangMemuat…
    • Agung Pambudi njih nembah nuwun jeng wulan..wedhang kopi ugi peyek terri..maksudnya peyek di teri..hehehehhe
      7 jam yang lalu · Tidak SukaSuka · 6 orangMemuat…
    • Wulandari Muis Pagi juga msArie…
      7 jam yang lalu · Tidak SukaSuka · 5 orangMemuat…
    • Siwi Marthin mas Mukthar waune 27 sami dolan trus ilang,sami pejah. apal sedanten. kantun 3 dewasa, 1 remaja, 3 bayi 2hari. wkwkwkwk
      7 jam yang lalu · Tidak SukaSuka · 5 orangMemuat…
    • Abdullah Ali Mas Agung hahahaha…..hahahaha….di teri piye wong wis di pasoki disik karo Den Ayu hahahaha…..hahahaha….aduh nganti pipiku kemeng ngguyu dewe hahahaha…..wis koyo wong edan aku ngguya ngguyu dewe hahahaha…..hahahaha….
      7 jam yang lalu · Tidak SukaSuka · 4 orangMemuat…
    • Wulandari Muis MbLia teh panase di jok mboten…
      7 jam yang lalu · Tidak SukaSuka · 4 orangMemuat…
    • Siwi Marthin kang Dullah ki piye jagani ra perlu jejeran terus kaya rel sepur. sing pada duwe daya linuweh yo isa to nunggoni ra ketok mata. lha wong adoh2an ning manunggal roso. hi…hi
      7 jam yang lalu · Tidak SukaSuka · 4 orangMemuat…
    • Bunda Lia
      Meskipun Kresna masih bayi tetapi sudah menunjukkan hal-hal yang istimewa. Selain itu Kresna juga digambarkan sangat nakal dan suka menggoda teman-temannya karena kenakalannya itu, tidak jarang Kresna mendapat hukuman dari orang tuanya, bahkan bersama kakaknya Balarama, Kresna pernah dihukum dengan diikat pada sebuah lumpang batu.
      Pada suatu saat datanglah Putana. Dia adalah seorang raksasa pembunuh anak-anak, yang menyamar sebagai wanita cantik, datang ke rumah Kresna, bermaksud untuk membunuh Kresna. Putana berpura-pura hendak menyusui Kresna dengan air susu yang sudah diberi racun. Mengetahui hal itu, Kresna marah dan mencengkeram buah dada Putana kuat-kuat sehingga akhirnya raksasa itu mati.
      Ketika Kresna remaja , ia mendapat tugas untuk menggembala ternak, tetapi seringkali ternak-ternaknya diganggu oleh raksasa, salah satunya adalah Pralamba, dia juga menyamar sebagai penggembala, tetapi dapat diketahui oleh Kresna, oleh karenanya dia dibunuhya. Demikian juga Arista, raksasa yang menjelma menjadi ular raksasa yang ingin membunuh Kresna dan kawan-kawannya penggembala dengan cara membuka mulutnya lebar-lebar dengan harapan agar Kresna dan kawan-kawannya dapat dimakan.
      Lihat Selengkapnya

      7 jam yang lalu · Tidak SukaSuka · 8 orangMemuat…
    • Agung Pambudi la iya beliau itu siapa ….bukankah syang hyang agung bersemayam di dalam diri diajeng ayu..wkwkkwkww
      7 jam yang lalu · Tidak SukaSuka · 6 orangMemuat…
    • Muhamad Mukhtar Zaedin ‎_ Candi Siwi@sing ilang iku pasti kucing prawan/joko yo, bener ora ngono kuwi?
      7 jam yang lalu · Tidak SukaSuka · 4 orangMemuat…
    • Wulandari Muis Mb siwi le ternak kucing suksesyo…?kucing q lg mbobot mb tp wis seminggu ra bali
      7 jam yang lalu · Tidak SukaSuka · 5 orangMemuat…
    • Abdullah Ali Hahahaha…..iki kok malah do ngrembuk kucing ki piye to jiiiiiiaaaaannnn hahahaha…..
      7 jam yang lalu · Tidak SukaSuka · 4 orangMemuat…
    • Muhamad Mukhtar Zaedin ‎_ Gusagung@tinggal ngomong agung pambudi ae piye to, gitu aja kok repot !!! gkgkgkgkgkk *JAWABKU SAMBIL PEGANG SOKO
      7 jam yang lalu · Tidak SukaSuka · 4 orangMemuat…
    • Bunda Lia
      Demikian juga raksasa Dhemuka yang menjelma menjadi keledai ingin membunuh Kresna, akhirnya Kresna dapat membunuh keduanya.
      Di kerajaan Manthura, hati Kamsa selalu was-was akan keselamatan jiwanya, khawatir akan dibunuh oleh Kresna. Salah satu jalan, Kamsa mengadakan sayembara. Kresna ingin mengikuti sayembara tersebut. Pada waktu ingin memasuki gerbang istana kerajaan Manthura, Kresna dihadang oeh seekor gajah yang bernama Kuwalayapita. Pada saat bertanding yaitu menarik busur raksasa tak seorangpun dapat mengalahkan Kresna. Bahkan Kresna dapat mematahkan busur panah tersebut. Mendengar kemenangan Kresna, Kamsa makin marah, memerintahkan untuk mengusir Kresna tetapi tidak berhasil. Kemudian Kamsa mengadakan pertandingan gulat. Jago-jago Kamsa dapat dikalahkan semua oleh Kresna. Akhirnya terjadi perkelahian antara Kresna dan Kamsa. Kemenangan di pihak Kresna dan Kamsa mati terbunuh. TAMAT aku dah ngantuk… dah ya besok tak sambung lagi dalam Episode yang lain akhir kata kuucapkan Selamat Pagi… Wass.Lihat Selengkapnya

      7 jam yang lalu · Tidak SukaSuka · 10 orangMemuat…
    • Abdullah Ali Hahahaha….hahahaha…..la iki kucinge ngguyu hahahaha…..hahahaha…..hahahaha….
      7 jam yang lalu · Tidak SukaSuka · 5 orangMemuat…
    • Agung Pambudi hahhaa kang mas zaedin….uuuuuuisin aku..wah.heheehhe nganti ra boso…hhihi
      7 jam yang lalu · Tidak SukaSuka · 5 orangMemuat…
    • Abdullah Ali Hahahaha….hahahaha…..hahahaha….
      7 jam yang lalu · Tidak SukaSuka · 4 orangMemuat…
    • Muhamad Mukhtar Zaedin ‎@ Diajeng,,,aku turu karo sopo iki,,,ojo lungo turu si to?
      7 jam yang lalu · Tidak SukaSuka · 5 orangMemuat…
    • Siwi Marthin kucing sami ilang mbok bilih sami kenging gangguan. namung engkang apal margi sami wangsul. mbak Wulan kuwi babaran nang ndalan payah ra konangan bidan yen kena garukan mesakke. sok meneh yen arep pada dolan gawani hp. wkwkwk
      7 jam yang lalu · Tidak SukaSuka · 6 orangMemuat…
    • Muhamad Mukhtar Zaedin ‎_ Gusagung@heheheheee ra popo to Gus,,,wajar, wong lanang gkgkgkgkgkgkkkkkk
      7 jam yang lalu · Tidak SukaSuka · 4 orangMemuat…
    • Wulandari Muis Hahahaha…hahaha…..Mb siwi sesuk nek ono hp kusus kucing tak gawanane
      7 jam yang lalu · Tidak SukaSuka · 4 orangMemuat…
    • Abdullah Ali Wah la ora semangat iki….Den Ayu sare….bali yo Is…..
      7 jam yang lalu · Tidak SukaSuka · 4 orangMemuat…
    • Siwi Marthin walah wis tamat. gebere wis ditutup. ayo pada nutup lawang. arep pada lesehan apa pada sare? yo melu pamit mergane baterai wis kari segaris. mugio mbenjang masih saget pepanggihan maleh. Sugeng sare sugeng istirahat. Salam.
      7 jam yang lalu · Tidak SukaSuka · 6 orangMemuat…
    • Abdullah Ali
      Wassalamu’alaikum Den Ayu…..sugeng nendro mugi tansah kaparingan bagas waras….lan estu wedaran panjenengan sanget edi lan peni….mugi ndadosno manfangat dumateng sedoyo poro rawuh ing pasewagan ndalu meniko….sanajan to pun selingi gegujengan nanging astu kawulo nderek nyimak kanti permono lan paripurno…..matursembahnuwun Den Ayu….rahayu rahayu rahayu….salamku selalu untukmu…..salam salam salam ya salam…..Lihat Selengkapnya

      7 jam yang lalu · Tidak SukaSuka · 7 orangMemuat…
    • Abdullah Ali Lilanono pamit mulih Den Ayu……
      7 jam yang lalu · Tidak SukaSuka · 4 orangMemuat…
    • Agung Pambudi kaiiring lumengsering condro kang ginayut..hamadhangi jagad gumelar sagung dumadi..katetes hanirto ing wayah ndalu..katon asrep adhem ayem tentrem ing penggalih..sampun titi wancinipun minggah ing sanggar pamujan haetepi darmaning agesang..tansah madhep manthep manther ..manembah mring gusti ingkang moho suci..nderek aken lumengser sak wetawis…rahayu..
      7 jam yang lalu · SukaTidak Suka · 8 orangMemuat…
    • Satyo Aji Sanjaya Alhamdulillah,,, sampun rampung,,, bobo’ syek aah,,,sesuk esuk meh nyepeda aah, ngliat roro-jonggrang d-Prambanan aah,… hee-heee.
      7 jam yang lalu · SukaTidak Suka · 4 orang

About Bunda Lia

Tidak ada hal yang mustahil apapun dapat terjadi karena manusia memiliki kemampuan yang luar biasa. Untuk menjelmakan suatu keinginan menjadi kenyataan. Hidup damai dan rukun sesama masyarakat. Birunya harapan msh menjadi teka teki, bagai musafir disahara berhrp mendptkan air, saat kemarau mengiringi perja lanannya, smua kering, sepi, bisu hny semilir angin panas ikut menyertai.Kau menyambangiku ketika seluruh pintu telah kukunci. Kita bertukar kata di balik tembok tinggi. Tak ada lagi cekrama canda dan cinta bagi bilik hatiku. Tinggal dinding pemahaman yang lebih agung dari rasa. Kita bukan lagi sepasang jiwa yang mendaki didalam dinding bilik hatiku atau putaran takdir. Kau dan aku menjadi kumpulan keterbatasan yang luruh pada ketentuan Maha Cinta. Tak ada lagi sekeping harap yang kita titipkan pada puing senyap. Sebab asa telah membumbung pada manzila yang lebih tinggi dari arasy. Hati tak lagi mengeja bagai tulisan sang pujangga… kemungkinan beriringan mamasuki dinding tembok yang kokoh. Telah kubangun bilik jiwa yang melampaui wingitnya puri pemujaan. Kutisik waktu dengan benang pengharapan yang lebih detail dari semua keinginan….

Posted on Mei 1, 2011, in Tulisan Bunda Lia. Bookmark the permalink. Tinggalkan komentar.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: