Persembahan / PENGORBANAN

Persembahan/ Pengorbanan
Sebenarnya hidup ini adalah sebuah persembahan, sebuah persembahan harus dalam tingkat keiklasan yang tulus. Selagi kita hidup, persembahan itu kita peruntukkan bagi orang-orang yang kita sayangi.
Wujud persembahan itu adalah : raga, pikiran, harta dan amal perbuatan.
Tentunya semua yang bersifat baik
Dan setelah kita mati, persembahan itu kita peruntukkan kepada Tuhan yang menciptakan kita…..
Raga kita persembahkan, dikembalikan pada unsur-unsur pembentuknya, dikembalikan dan dipersembahkan lagi padaTuhanyang menciptakan.
Pikiran kita persembahkan, karena setelah kematian kita tidak gunakan lagi. Seyogyanya selagi kita masih hidup, kita gunakan pikiran kita dengan baik, sehingga persembahan kita adalah sebuah pikiran yang baik.
Begitu pula dengan harta, setelah kita mati kita tidak lagi bisa mengambil manfaatnya.
Amal perbuatan kita persembahkan, tentunya yang akan diterima hanyalah amal perbuatan yang baik saja.
Kita pergunakan kesempatan selagi masih diberi umur untuk berbuat baik dan beramal baik.
Sebuah persembahan yang sempurna adalah semua yang bersifat baik dan bersifat suci, dengan tingkat keiklasan yang benar-benar tulus.
Sedangkan kunci hidup adalah bersikap amanah, dimana kita bisa menempatkan kebenaran yang mutlak di atas segala-galanya…..

Tidak SukaSuka · · Bagikan · Hapus

    • Wury Yanti semua itu perlu belajar ya bunda…
    • Murai Batu Mlam Bunda…. Insya allah Murai belajar sperti itu, tapi harus penuh pengorbanan ya Bun….makasih Bunda…..slam kangen hormat pnuh damai….
      Selasa pukul 17:55 · Tidak SukaSuka · 5 orangMemuat…
    • Abdullah Ali Bener pangandikamu Den Ayu….salamku
      Selasa pukul 17:55 · Tidak SukaSuka · 4 orangMemuat…
    • Zurike Takarada Umar Bunda lia say…..met sore..rindu lo.ama bunda…bunda sdh segalanya ku persembahan utk nya dgn keikhlasan dan ketulusan.namun sayang dia lebih memilih.yg bukan pilihananya…
      Selasa pukul 17:56 · Tidak SukaSuka · 4 orangMemuat…
    • Putrie Ragiel Trisno Ikuut belajar Bunda, selamt sore maturnuwun MUaaach…
      Selasa pukul 17:58 · Tidak SukaSuka · 4 orangMemuat…
    • Arya Sudarmanto Malam bunda,malam saudaraku semuanya,betul sekali bunda.Berkarya terus bunda,
      Selasa pukul 18:00 · Tidak SukaSuka · 4 orangMemuat…
    • Bunda Lia Jeng Wuruyanti… he he he tanpa belajar melalui pengalaman mana bisa say… mat malam salam kasih….
      Selasa pukul 18:08 · Tidak SukaSuka · 5 orangMemuat…
    • Bunda Lia Tanpa pengorbanan he he he Mbak Murai bisa saja… kita mau makan enak saja mesti mengeluarkan uang korban kerja dulu he he he
      Selasa pukul 18:09 · Tidak SukaSuka · 7 orangMemuat…
    • Bunda Lia Kang Dullah inilah Urip kang….
      Selasa pukul 18:09 · Tidak SukaSuka · 7 orangMemuat…
    • Bunda Lia Mbak yu Zurike… sabar ya ikuti saja setiap komen siapa tau ada yang cocok… he he he
      Selasa pukul 18:10 · Tidak SukaSuka · 7 orangMemuat…
    • Bunda Lia Jeng Putrie… dirimu yang utama dan paling ku say….
      Selasa pukul 18:10 · Tidak SukaSuka · 6 orangMemuat…
    • Bunda Lia Mas Arya selamat malam mas terimakasih salam kasih selalu…
      Selasa pukul 18:11 · Tidak SukaSuka · 6 orangMemuat…
    • Murai Batu hehehhee…lha iya Bunda….,kadang Murai ingin jd org yg ikhlas tapi masih ada saja rasa sakit dihati….bagaimana ya Bunda caranya????????
      Selasa pukul 18:13 · Tidak SukaSuka · 6 orangMemuat…
    • Zurike Takarada Umar betul sekali bunda……….jgan lupa petunjuk bunda juga diharapakan..
      Selasa pukul 18:17 · Tidak SukaSuka · 5 orangMemuat…
    • Awan Baraya Galuh Putra hai…aku persembahkan..seuntai kata untukmu’selamat malam manis..selamat malam juga semua..’
      Selasa pukul 18:21 · Tidak SukaSuka · 4 orangMemuat…
    • Abdullah Ali Iyo Den Ayu….
      Sesungguhnya segala tingkah laku kita adalah persembahan….tinggal tergantung dari pengertian dan pemahaman masing masing individu saja bisa nyambung atau belum…
      Selasa pukul 18:22 · Tidak SukaSuka · 6 orangMemuat…
    • Agung Pambudi kupersembahkan seluruh hidup,jiwa dan ragaku untukmu hehehe salam rahayu diajeng ayu,,,,salam sejahtera ssemuanya….
      Selasa pukul 18:22 · Tidak SukaSuka · 8 orangMemuat…
    • Abdullah Ali Mas Agung walah plong lihat tulisanmu hahahaha….tempat rokokmu aku yang bawa mas hehehehe….
      Selasa pukul 18:24 · Tidak SukaSuka · 5 orangMemuat…
    • Joko Suwarno Yen persembahan wus nresep ing manah Insyah Allah Gusti maringi gangsar wiwit donya dumugi akherat lho Jeng Lia,,,,,,,ngapunten bahasa ngoko……wassalam
      Selasa pukul 18:25 · Tidak SukaSuka · 5 orangMemuat…
    • Misterr Jeans Sang Kinasih Sugeng ndalu Ibunda.. Abah Ali.. Lan kgem sdoyo kdang kinasih engkang tansah kulo tresnani.. Akan kupersembahkan Hidup dan Matiq hanya di jalanMU YA ALLAH, Dan akan slalu ku jalankan AmanahMU dgn memperbanyak Amal Ibadah agar slalu Mendapat RIDHOMU YA ALLAH.
      Selasa pukul 18:27 · Tidak SukaSuka · 5 orangMemuat…
    • Agung Pambudi iya kang mas ali nembah nuwun sudah diantar ..lemah teles..gusti allah sing mbales..hm..hehe
      Selasa pukul 18:28 · Tidak SukaSuka · 6 orangMemuat…
    • Bunda Lia Jika memang segala sesuatu yang ada dalam diri kita dan yang ada pada kita milik Allah, maka doa persembahan kita seyogianya mengatakan…… Siapakah aku ini, ya Tuhan sehingga pantas memberi kepadaMu? Apakah yang ada padaku yang tidak berasal dari Engkau? Tubuh, jiwa dan rohku dan harta milikku sesungguhnya adalah pemberian-Mu. Aku adalah milik-Mu…. Ndak salah kan hemmmmm.
      Selasa pukul 18:30 · Tidak SukaSuka · 10 orangMemuat…
    • Abdullah Ali Mas Agung hahahaha….ojo khawatir ABDULLAH NGGOWO BEDIL….GUSTI ALLAH MOHO ADIL hahahaha…..hahahaha….hahahaha….
      Selasa pukul 18:30 · Tidak SukaSuka · 6 orangMemuat…
    • Agung Pambudi ina sholati wanusuki wama yahya wamamati lillahirobbil alamin…
      Selasa pukul 18:30 · Tidak SukaSuka · 7 orangMemuat…
    • Bunda Lia Mbak Murai… dengan rasa Ikhlas dan dibarengi kesabaranlah kuncinya….
      Selasa pukul 18:31 · Tidak SukaSuka · 8 orangMemuat…
    • Bunda Lia Mbak Yu Zurike… he he he
      Selasa pukul 18:31 · Tidak SukaSuka · 4 orangMemuat…
    • Bunda Lia Mas Awan makasih manisnya berlebihan jadi rada2 pahit he he he
      Selasa pukul 18:32 · Tidak SukaSuka · 4 orangMemuat…
    • Muhamad Mukhtar Zaedin ‎@ sugeng dalu Diajeng, salam persembahan cintajati pada rindujati, salam sembah nuwun, rahayu.
      Selasa pukul 18:33 · Tidak SukaSuka · 4 orangMemuat…
    • Joko Suwarno Lahsarikha lahuwabidalikha umirtu wa’ana minal muslimin…Shodakhallahul adzim , BARAKHALLAH
      Selasa pukul 18:33 · Tidak SukaSuka · 4 orangMemuat…
    • Bunda Lia Kang Dullah mungkin disini nantinya yang tidak paham ya rancu karena persembahan biasanya untuk Kristiani… jadi kita pembabaran jangan sampai terpeleset…. yang penting kita tetap pada iman kita….Ok.
      Selasa pukul 18:33 · Tidak SukaSuka · 8 orangMemuat…
    • Bunda Lia Mas Agung … kangen… he he he he
      Selasa pukul 18:34 · Tidak SukaSuka · 7 orangMemuat…
    • Abdullah Ali Den Ayu hahahaha….sebenarnya kita tak pernah memberi karena memang tak punya apa apa….ya semua ini hanya karena kata kata….wah njlimet hahahaha….hahahaha….
      Selasa pukul 18:34 · Tidak SukaSuka · 5 orangMemuat…
    • Muhamad Mukhtar Zaedin ‎@ sugeng dalu kagem sedoyo sanak kadhang sedhulurku kabheh, salam persembahanjiwa yg suci tanpa ngiri, hihihihihiiiixxx
      Selasa pukul 18:35 · Tidak SukaSuka · 6 orangMemuat…
    • Bunda Lia Aminnn mas Joko Insya Allah njih mas… Sugeng dalu mas… salam kasih.
      Selasa pukul 18:35 · Tidak SukaSuka · 3 orangMemuat…
    • Agung Pambudi sama diajeng ayu..hm..semakin bergelora..hehehe
      Selasa pukul 18:35 · Tidak SukaSuka · 7 orangMemuat…
    • Siwi Marthin selamat malam bun,semoga disisa umur ini semua jadi persembahan yg baik atas bimbinganNya.
      Selasa pukul 18:36 · Tidak SukaSuka · 4 orangMemuat…
    • Abdullah Ali Hahahaha….hahahaha….walah lagi wingi sore kok andang kangen hahahaha….la aku ora tau kok kangeni ki piye jal hahahaha…..hahahaha…
      Selasa pukul 18:36 · Tidak SukaSuka · 4 orangMemuat…
    • Muhamad Mukhtar Zaedin ‎@ salam sembah nrimo kagem Kangdullah ingkang kinasih sejagat buwono heheheheeee
      Selasa pukul 18:37 · Tidak SukaSuka · 5 orangMemuat…
    • Siwi Marthin Mas Agung sugeng ndalu,kae den ayune klayu..hi..hi keyungyun. wkwkwk
      Selasa pukul 18:37 · Tidak SukaSuka · 4 orangMemuat…
    • Subagyo Ucok
      ourip onok wiguna,lego rasane,lha piye tho,ojob telp soko mataram,jarene kendarane orak kenek di kontak,mak wuzz mabur lembar -mataram ,banjur terus tak deleng,iki nguripno kendaraan ambe kunci beting, he..2x anake mas (3 thn).yo kene tak benakno.(sukses).anak bojo iso muleh lego ayem.kalau di pikir pekerjaan ini sangat ringan,karena ikhlas harga yg diterima adalah kepuasan. salam mituhu raos.dumateng Bunda LIA,@Abd@Ag.@poro kadang sedoyo.Lihat Selengkapnya

      Selasa pukul 18:37 · Tidak SukaSuka · 4 orangMemuat…
    • Bunda Lia Mas Mukhtar malam masku tersay….
      Selasa pukul 18:37 · Tidak SukaSuka · 5 orangMemuat…
    • Bunda Lia Mas Agung bergelora ya….. yang penting bukan gelora senayan he he he
      Selasa pukul 18:38 · Tidak SukaSuka · 5 orangMemuat…
    • Agung Pambudi persembahan..sembah rogo lan sembah roso..hm he he..
      Selasa pukul 18:38 · Tidak SukaSuka · 6 orangMemuat…
    • Muhamad Mukhtar Zaedin ‎@ salam sembah agung pinanggih kagem Gusagung Pambudi yg berbudi Agung heheheheee
      Selasa pukul 18:39 · Tidak SukaSuka · 5 orangMemuat…
    • Bunda Lia Lohhh mbak Siwi malam ini cekokmu wis dadi… kang Dullah ndang cekok ono mbak Siwi kae….
      Selasa pukul 18:41 · Tidak SukaSuka · 4 orangMemuat…
    • Agung Pambudi kupersembahkan segenap rasaku padamu …kakang mas zaedin kang kinasih salam takzimku..
      Selasa pukul 18:43 · Tidak SukaSuka · 8 orangMemuat…
    • Bintang Supranouva trimakasih “persembahan” rohani nya bunda. Met malam
      Selasa pukul 18:44 · Tidak SukaSuka · 3 orangMemuat…
    • Bunda Lia
      Tunjukkanlah bukti kasihmu …..berikanlah uang persembahanmu dihadapan jemaat bukan berarti memberikan uamg persembahan dihadapan orang banyak agar dia diketahui sebagai seorang yang baik.Tetapi memberikan kolekte persembahan apapun namanya semata mata hanya bagi kemuliaan Allah dan dapat dipakai untuk menunjukkan kasih, keadilan dan damai sejahtera kedalam kehidupan orang khususnya saudara seiman atau kasih sesama… yang menderita kekurangan…Kalaulah seandainya saat ini pada kita terjadi ….. bagaimana kita memahaminya dan menindaklanjutinya……Lihat Selengkapnya

      Selasa pukul 18:45 · Tidak SukaSuka · 9 orangMemuat…
    • Siwi Marthin Kang Dullah sugeng ndalu.
      Selasa pukul 18:45 · Tidak SukaSuka · 5 orangMemuat…
    • Muhamad Mukhtar Zaedin ‎@ PERSEMBAHAN? mungkin perlu kita bicarakan dan deskripsikan lebih lengkap lagi untuk BEKAL tidur kita malam ini, gmn?
      Selasa pukul 18:47 · Tidak SukaSuka · 4 orangMemuat…
    • Abdullah Ali Mbak Siwi….nuwun injih,sugeng ndalu ugi mbak….
      Selasa pukul 18:51 · Tidak SukaSuka · 4 orangMemuat…
    • Aring Sukaton Asalamualaikum wrwb, Bunda Lia,apapun yg bisa qta persembahkan kpd org2 yg qta sayangi adalah kwajiban bagi qta yg hidup wajar dan Normal, tulus ikhlas mempersembahkan segala sesuatu yg bermanfaat agar kelak jd amal kebaikan bg org2 yg kita tinggalkan mutlak perlu !
      Jadi jika menempatkan Amanah dan kebenaran adalah yg utama sangat setuju, demi org2 yg qta cintai dan sayangi amiin
      Selasa pukul 18:52 · Tidak SukaSuka · 4 orangMemuat…
    • Bunda Lia Sama2 mas Bintang … selamat malam… namun aku minta komentarnya ya dan jangan takut salah….
      Selasa pukul 18:52 · Tidak SukaSuka · 4 orangMemuat…
    • Bunda Lia
      Karena Tuhanlah Pemilik Kehidupanmu ‘persembahkanlah dirimu seutuhnya’..Pemilik seluruh kehidupan ini, bumi serta segala isinya adalah milik Tuhan itu artinya Tuhan sama sekali tidak tergantung kepada sokongan, bantuan apalagi belas kasihan kita untuk melakukan aktivitas-Nya. Bahkan Tuhanlah yang sesungguhnya yang empunya diri kita dan segala apa yang ada pada kita. Tubuh, jiwa dan roh, serta harta milik kita pada hakikatnya adalah milik Tuhan….Lihat Selengkapnya

      Selasa pukul 18:53 · Tidak SukaSuka · 8 orangMemuat…
    • Awan Baraya Galuh Putra wenten sing moro seneng niki…….heheheheehehe....
      Selasa pukul 18:54 · Tidak SukaSuka · 3 orangMemuat…
    • Murai Batu Insya Allah Bunda….tapi smakin Murai belajar berusaha semakin besar godaannya Bunda…dan kdg membuat Murai belajar jahat…makanya itu Bunda Murai mhon pencerahan ya Bunda agar Murai trus belajar sabar dn ikhlas…..makasih ya Bunda…dn selamat mlam buat sdr2 smua….
      Selasa pukul 18:55 · Tidak SukaSuka · 5 orangMemuat…
    • Muhamad Mukhtar Zaedin ‎@ Kangdullah,,, apa yg ingin kakang PERSEMBAHKAN UNTUK CINTAMU PADAKU KANGMAS? glek gkgkgkgkgkkkkk
      Selasa pukul 18:56 · Tidak SukaSuka · 5 orangMemuat…
    • Abdullah Ali HAHAHAHA….HAHAHAHA….HAHAHAHA….PAK MUKHTAR….DENGARLAH DETAK JANTUNGMU….DISITU PULA DETAK JANTUNGKU….HAHAHAHA….HAHAHAHA….
      Selasa pukul 18:59 · Tidak SukaSuka · 2 orangMemuat…
    • Bunda Lia
      Kita mau ber-amal atau memberi persembahan apa kita harus saling menonjolkan….. hemmm tidak… tidak benar itu…..memberi persembahan secara tersembunyi untuk menguji kesungguhan dan ketulusan hati orang yang memberi. Orang yang memberikan persembahan untuk mendapatkan pujian dari sesama manusia sudah mendapatkan upahnya (dari manusia) dan karena itu tidak mendapatkan upah lagi Tuhanya.
      Pada umumnya, ketika memberi berbagai macam persembahan (kolekte, ucapan syukur, bantuan), banyak motivasi yang salah muncul dalam pikiran kita..
      Kemungkinan pertama, persembahan dilakukan secara terpaksa karena perasaan sungkan atau malu dianggap sebagai orang pelit. Padahal Alkitab mengajarkan bahwa pemberian hendaknya dilakukan dengan sukacita dan kerelaan.
      Kemungkinan kedua, persembahan dilakukan untuk buang sial. Kadang, motivasi seperti ini justru dimanfaatkan oleh denominasi tertentu supaya jemaat merasa takut bila tidak memberikan persembahan, atau dengan menuduh mencuri uang Tuhan agar memberi yang banyak dll.. Dengan demikian, persembahan menjadi ‘amplop’ buat Tuhan agar tidak marah dan selalu bersikap baik. Padahal, Tuhan tidaklah miskin hingga membutuhkan sumbangan anak-anak Nya.
      Kemungkinan ketiga, persembahan dimotivasi oleh sistem pancing. Jikalau Minggu ini memberi persembahan sebesar Rp 10.000,- maka sebagai balasannya akan diperoleh berkat sebesar Rp100.000,-.akan dibalas Tuhan berganda ganda atau bahkan 100 kalinya Motivasi ini dapat digambarkan dengan ilustrasi ‘Umpan teri dipakai untuk memancing ikan kakap’. Semakin besar umpannya maka hasilnya juga makin banyak.
      Alkitab memang mengajarkan bahwa memberi persembahan merupakan suatu kesempatan. Ironisnya, kesempatan itu seringkali disalahgunakan “menjadi format business jual beli dengan Tuhan”. Konsep materialisme dunia semacam ini dapat mempengaruhi kita mewarnai hampir semua orang dalam beribadah dan memberi persembahan.
      Tiga motivasi di atas adalah yang terbanyak dilakukan oleh orang beriman tapi sebenarnya keliru dan harus dikoreksi…..

      Setujukah dengan pendapatku poro kadang kinasih…????Lihat Selengkapnya

      Selasa pukul 19:01 · Tidak SukaSuka · 9 orangMemuat…
    • Abdullah Ali Sik aku mudun disik yo pak Mukhtar sayaaaanngg,lagi ono hajat kiye hahahaha….hahahaha….
      Selasa pukul 19:01 · Tidak SukaSuka · 3 orangMemuat…
    • Abdullah Ali Den Ayu yo ngono kuwi Den Ayu…..
      Selasa pukul 19:04 · Tidak SukaSuka · 2 orangMemuat…
    • Abdul Lathif ‎.
      Assalamu’alaikum…..
      Loh, aku mungga malah Mas Ali ajenge mudun………
      Selasa pukul 19:04 · Tidak SukaSuka · 1 orangMemuat…
    • Awan Baraya Galuh Putra terkadang keiklasan hati sering disalah arti…..
      Selasa pukul 19:05 · Tidak SukaSuka · 1 orangMemuat…
    • Siwi Marthin kang Dullah jamuku wis tak panasi, arep melu minum sing paet apa sing ana madune? wkwkwk
      Selasa pukul 19:07 · Tidak SukaSuka · 2 orangMemuat…
    • Muhamad Mukhtar Zaedin ‎@ Hajat apa sayang, hajat walimatul’khitan? gkgkgkgkgkkkkk
      Selasa pukul 19:08 · Tidak SukaSuka · 2 orangMemuat…
    • Arie Irfan Setujuuu…… Selamat malam Bunda… Salam Kasihku.
      Selasa pukul 19:09 · Tidak SukaSuka · 1 orangMemuat…
    • Abdul Lathif
      ‎.
      Sugeng ndalu kagem :
      @Mbakyu
      @Pak Mukhtar
      @Mbak Siwi
      @Mas Awan
      @Mas Ali
      @Mas Arie
      @Mbak Putrie
      Rahayu……
      Lihat Selengkapnya

      Selasa pukul 19:09 · Tidak SukaSuka · 3 orangMemuat…
    • Muhamad Mukhtar Zaedin ‎@ Hadiiiiiir Pak Guru,,,! *SAMBIL NGANGKAT TANGAN, TAKUT DI KIRA MURID TDK BERBAKTI HAHAHAHAAAA
      Selasa pukul 19:12 · Tidak SukaSuka · 3 orangMemuat…
    • Abdul Lathif ‎.
      @Pak Mukhtar : Jangan nakal-nakal…………..
      Selasa pukul 19:13 · Tidak SukaSuka · 2 orangMemuat…
    • Pakpuh Tegoeh aku gak telat khan ?? hehehehe … salam hormatku untuk semua yang udah hadir .. gak bisa nyebut nama satu persatu nge-tik-nya kelamaan … hehehehe … semoga Allah ridho … amin
    • Muhamad Mukhtar Zaedin ‎@ kenapa Pak Guru? *TANYAKU SAMBIL TUNDUKKAN KEPALA KARENA MALU, HIHIHIHIIIIIXXX
      Selasa pukul 19:14 · Tidak SukaSuka · 3 orangAnda, Arie Irfan, dan Abdul Lathif menyukai ini
    • Abdul Lathif ‎.
      @pak Puh : Salam hormatku kembali…….. sem0ga dalam keadaan baik……..
      Selasa pukul 19:15 · Tidak SukaSuka · 3 orangMemuat…
    • Abdul Lathif ‎>
      @Pak Mukhtar : Buka halaman 564…… Kita pelajari Bab : PERSEMBAHAN hahahahaha…………..
      Selasa pukul 19:15 · Tidak SukaSuka · 3 orangMemuat…
    • Aring Sukaton Pendapat yg baik ya setuju banget
      Selasa pukul 19:16 · Tidak SukaSuka · 4 orangMemuat…
    • Muhamad Mukhtar Zaedin ‎@ Aduuuuh bukunya ada yg minjem Pak Guru, gmn nih? *JAWABKU TERUS TERANG, DAN TERANG GA TERUS-TERUSAN, GKGKGKGKGKGKKKK
      Selasa pukul 19:19 · Tidak SukaSuka · 3 orangMemuat…
    • Abdul Lathif ‎.
      @Pak Mukhtar : Pinjam lagi di perpustakaan……. ini kartunya…….
      Selasa pukul 19:20 · Tidak SukaSuka · 1 orangMemuat…
    • Arie Irfan Sampai sekarang sebagaian umat manusia masih saja hidup dengan halusinasi. Manusia selalu berdagang dengan Tuhan. Salam Kasih.
      Selasa pukul 19:20 · Tidak SukaSuka · 1 orangMemuat…
    • Pakpuh Tegoeh ‎”WADUH AKU NGOMPOL ” kata kang baridin sambil membuka resleting celananya .. memeriksa .. HAHAHAHAHAHAHAHAHA
      Selasa pukul 19:20 · Tidak SukaSuka · 2 orangAnda dan Arie Irfan menyukai ini.
    • Arie Irfan Selamat malam Mas Lathif, Mas Mukhtar, Pakpuh, Kang Dullah, serta semua yg hadir disini… Salam Kasih Dan Hormatku.
      Selasa pukul 19:22 · Tidak SukaSuka · 2 orangMemuat…
    • Abdul Lathif ‎.
      @mas Arie : Selamat malam pula……
      @Pak Puh : Sabar dulu…… saya akan mengantar Kang Baridin ke belakang dulu…. hahahahaha……….
      Selasa pukul 19:24 · Tidak SukaSuka · 3 orangMemuat…
    • Muhamad Mukhtar Zaedin ‎@ Pak Guru,,,petugas perpus sedang ke kamar kecil, ini pelajaran sdh mulai, gmn? *SAMBIL NUNJUK KE PAKDHE TEGOEH
      Selasa pukul 19:25 · Tidak SukaSuka · 3 orangMemuat…
    • Abdul Lathif ‎.
      @Pak Mukhtar : Kebetulan ……… Tplpng sampean bantu CEBOK Kang Baridin….. Ia habis ngompol hahahahahaha………….
      Selasa pukul 19:27 · Tidak SukaSuka · 2 orangMemuat…
    • Bunda Lia
      Tanda Syukur dan Terima Kasih…..Dengan memberi persembahan kita mengaku bahwa kita sudah menerima (banyak) dari Tuhan. Sebagian kita kembalikan kepada Tuhan sebagai tanda syukur atau ucapan terimakasih. Sebab itu kita memberikannya dengan penuh sukacita dan ikhlas. Oleh karena itu persembahan adalah respons atau jawaban orang beriman terhadap kasih dan berkat Allah yang begitu besar kepadanya. Persembahan adalah respons karena berkat Allah dan bukan syarat supaya mendapatkan berkat Allah. Persembahan bukanlah situmulans untuk
      merangsang kebajikan Allah namun reaksi atas kebajikan Allah. Persembahan bukanlah upeti yang dituntut Allah namun ucapan syukur manusia yang menerima berlimpah berkat. “Persembahkanlah syukur kepada Allah dan bayarlah nazarmu kepada Yang Mahatinggi”

      Tanda Iman atau Kepercayaan…..Kita percaya bahwa Tuhan mencukupkan kebutuhan kita dan menjamin masa depan kita. Sebab itu kita tidak perlu kuatir atau kikir. Dengan memberi persembahan kita mau mengatakan kepada diri kita bahwa kita tidak takut kekurangan di masa depan sebab Allah menjamin masa depan. Persembahan adalah tanda iman kita kepada pemeliharaan Allah di masa depan. Sebab itu kita memberi persembahan tidak hanya di masa kelimpahan tetapi juga di masa kekurangan, tidak saja sewaktu kaya namun juga saat miskin……Lihat Selengkapnya

      Selasa pukul 19:28 · Tidak SukaSuka · 5 orangMemuat…
    • Bunda Lia Wa’alaikum salam mas Lathif….
      Selasa pukul 19:28 · Tidak SukaSuka · 4 orangMemuat…
    • Muhamad Mukhtar Zaedin ‎@ Pakdhe,,,wong aku pake sarung kok, masa Pakdhe lupa? *JAWAB KANG BARIDIN SAMBIL LEMPARIN KOPIYAH PAKDHE YG MIRING, GKK
      Selasa pukul 19:29 · Tidak SukaSuka · 1 orangMemuat…
    • Abdul Lathif ‎.
      @Mbakyu : Apa kabar……
      Monggo dipun lajengake……… Kulo midhangetake…..
      Selasa pukul 19:30 · Tidak SukaSuka · 2 orangMemuat…
    • Bunda Lia Mas Awan betul… namun kalau kita dah ikhlas ya udah … terima saja dengan lapang dada… ibarat ada teman datang pinjam uang lalu kita keluarkan dari kantong saku kita… janganlah kita berharap untuk kembali karena itu kita dah ikhlas… mungkin Allah membantu teman itu lewat kita dengan menyebut hutang… tetapi kalu uang itu kembali berarti rejeki kita….
      Selasa pukul 19:32 · Tidak SukaSuka · 5 orangMemuat…
    • Triasih Prasetianingtyas Selamat malam Bunda ..selamat malam utk smua shbt yg sdh hadir ..salam bahagia …
    • Bunda Lia Mas Ariku… he he he malam mas salam kasih.
      Selasa pukul 19:32 · Tidak SukaSuka · 5 orangMemuat…
    • Wulandari Muis Sugeng ndalu mb@sugeng ndalu ugi dateng sedoyo sederek ingkang sampun rawuh wonten warung cintakasih……rahayu…..rahayu
    • Bunda Lia Kang Dullah….. mas Mukhtar… walah kok…
      Selasa pukul 19:33 · Tidak SukaSuka · 6 orangMemuat…
    • Abdul Lathif ‎.
      Selamat Malam kagem :
      @Mbak Triasih
      @Mbak Wulan……
      Semoga masih terselimuti Rahmat Allah …….. Amin..
    • Muhamad Mukhtar Zaedin ‎@ Diajeng, maafkan aku yg telah lancang mengotori dindingmu ini, percayalah, semua baik2 saja, SALAM KASIHJATIKU SELALU
      Selasa pukul 19:36 · Tidak SukaSuka · 3 orangMemuat…
    • Triasih Prasetianingtyas Mas Lathif selamat malam juga ..salam sejahtera
      Selasa pukul 19:38 · Tidak SukaSuka · 4 orangMemuat…
    • Muhamad Mukhtar Zaedin ‎@ HAL TERBAIK DARI PERSEMBAHAN ADALAH BERKORBAN, DAN MEMAAFKAN ITU JUGA PERSEMBAHAN CINTA KASIH YG PATUT DI APRESIASI,,,
      Selasa pukul 19:39 · Tidak SukaSuka · 2 orangMemuat…
    • Petruk Tralala Sugeng ndalu bunda, ugi sedoyo poro rawuh..nderek nyimak..
      Selasa pukul 19:40 · Tidak SukaSuka · 3 orangMemuat…
    • Abdul Lathif ‎.
      PENGORBANAN DAN SIFAT MEMAAFKAN KESALAHAN SESAMA HARUS DILANDASI DENGAN RASA IKHLAS……
      Selasa pukul 19:41 · Tidak SukaSuka · 3 orangMemuat…
    • Wulandari Muis Sugeng ndalu ugi ms Lathif…..salam…salam
      Selasa pukul 19:43 · Tidak SukaSuka · 4 orangMemuat…
    • Bunda Lia
      Bismilla-hir-rahmaa-nir-rahim

      Assalamualaikum wR wB buat sahabat/ saudaraku/ anak2ku dan kekasihku, Segala puji bagi Allah, Tuhan semesta alam.. yg menjadikan dan menciptakan makhluk seperti kita dimuka bumi ini.. Sesungguhnya pada Allah tempat kami mohon perlindungan dan pertolongan…… Allahu Akbar..
      Kita ingat begitu besar pengorbanan Sahabat Rasul ullah ketika itu..
      itu antara dikatakan Pengorbanan Segalanya termasuk jiwanya,hartanya dan seumpama semuanya…
      Juga sempat panel membawa Isu di Palestina yang berlaku,
      isu di peperangan di Bosnia, di pakistan(kashmir), agenda2x yahudi, eropah, kristian atau arti kata orang lain ….kafir yg memusuhi islam pada masa dahulu sehingga sekarang ini..
      katanya lagi,”Umat ISLAM sekarang Lupa apa Arti Pengorbanan”

      HITLER yang mana diceritakan pada kami, katanya..HITLER pernah menyebut begini dalam sebuah buku kata HITLER,”Aku BOLEH bunuh semua orang YAHUDI ini ketika ini, tetapi AKU tinggalkan sedikit untuk kamu untuk kamu mengkajinya”
      maknanya disini, mereka(Hitler dan sezaman yg menburu yahudi) memang lebih mengetahui siapa YAHUDI ini sebenarnya sehingga mereka sanggup membunuh YAHUDI ini dgn secara tanpa selindung dengan sebenci2nya..tetapi bagaimana dengan kita sekarang…??Lihat Selengkapnya

      Selasa pukul 19:56 · Tidak SukaSuka · 8 orangMemuat…
    • Muhamad Mukhtar Zaedin ‎@ hmmmm dalem,,,
      Selasa pukul 20:04 · Tidak SukaSuka · 1 orangMemuat…
    • Arie Irfan Selamat malam Mba Wulan… Salam Kasih.
      Selasa pukul 20:10 · Tidak SukaSuka · 2 orangMemuat…
    • Arie Irfan Ehm…. Bunda…..
      Selasa pukul 20:10 · Tidak SukaSuka · 2 orangMemuat…
    • Triasih Prasetianingtyas Aduuuh ….koq ada yg kepleset sih ? Ya sudahlah …sdh trlanjur …Bunda dilanjut aja ya …slm kasihku …
      Selasa pukul 20:15 · Tidak SukaSuka · 3 orangMemuat…
    • Bunda Lia
      Islam…. hendaklah bergerak dengan jemaah/ secara berjemaah, Islam tidak boleh bergerak dgn sendirian,jika ia bergerak dengan sendirian maka ianya mengatakan sia-sia dan tidak mampu mengalahkan pihak yg lain apa lagi untuk menunjukkan kekuatan ISLAM pada mereka..disamping itu kita ingat dengan sebuah Hadis…
      Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi wa Sallam bersabda; “Hampir tiba suatu zaman di mana bangsa-bangsa dari seluruh dunia akan datang mengerumuni kamu bagaikan orang-orang yang kelaparan mengerumuni talam hidangan mereka”. Maka salah seorang sahabat bertanya, “Apakah karena kami sedikit pada hari itu?” Nabi Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi wa Sallam menjawab, “Bahkan kamu pada hari itu banyak sekali, tetapi kamu umpama buih di waktu banjir, dan Allah akan mencabut rasa gentar terhadap kamu dari hati
      musuh-musuh kamu, dan Allah akan melemparkan ke dalam hati kamu penyakit ‘wahan’. Seorang sahabat bertanya: “Apakah ‘wahan’ itu, hai Rasulullah?”. Rasulullah menjawab: “Cinta dunia dan takut mati”. (HR. Abu Daud)..
      Lihat Selengkapnya

      Selasa pukul 20:16 · Tidak SukaSuka · 7 orangMemuat…
    • Muhamad Mukhtar Zaedin ‎@ hmmm kebersamaan dlm damai,,,
      Selasa pukul 20:23 · Tidak SukaSuka · 1 orangMemuat…
    • Muhamad Mukhtar Zaedin ‎@ Mbatriasih,,kok tahu ya? gkgkgkgkgkgkgkkkkkk
      Selasa pukul 20:28 · Tidak SukaSuka · 1 orangMemuat…
    • Bunda Lia
      Maaf tidak sempurna dan sedikit lupa maksudku tidak ingat sepenuhnya tetapi beginalah

      Rasulullah s.a.w. pernah bersabda: “Satu dirham telah berjaya mendahului seratus ribu dirham! (Seorang lelaki itu ada 1 dirham dan memberi 1 dirham pada jalan Allah s.w.t, maka dia telah melakukan pengorbanan seluruh jiwa dan hartanya..) Seorang lelaki mempunyai dua keping dirham lalu ia mengambil satu daripadanya untuk disedekahkan (maka dia telah mengorbankan separuh dari harta dan jiwanya) manakala seorang lelaki lain pula (selepasnya) memiliki harta yang banyak, lalu mengeluarkan seratus ribu dirham dan bersedekah dengannya.” (riwayat al-Tirmizi)

      ddsini membuat analogi ttg sedekah kejalan Allah SWT
      Apakah yg dirasakan apabila kita hanya memiliki uang Rp.100.000 dan kita sedekah atau wakafkan kesemuanya..pasti JIiwa, keimanannya dan perasaannya Berbeda bagi mereka yg memiliki uang , harta yg banyak dengan sedekah/wakafnya pada nilai yang sama bukan..dan setiap itu ada huraiannya yg dikongsi dan ditafsirkan…maka …apakah sebenarnya pengorbanan kita untuk sesama sekarang???
      Sejauh manakah kita mengetaui pengorbanan dalam Islam itu sendiri ???
      Dan apakah yang telah kita korbankan untuk perjuangan Islam di akhir jaman ini???
      MARI KITA PIKIRKAN bersama-sama…. dengan kesadaran kita dan keikhlasan kita sendiri untuk sesama…..

      Ok kita lanjutkan dengan yang lain….Kualitas dan nilai manusia dengan menggunakan tiga macam istilah yang satu sama lain saling berhubungan, yakni al-insaan, an-naas, al-basyar, dan banii Aadam. Manusia disebut al-insaan karena dia sering menjadi pelupa sehingga diperlukan teguran dan peringatan. Sedangkan kata an-naas (terambil dari kata an-naws yang berarti gerak; dan ada juga yang berpendapat bahwa ia berasal dari kata unaas yang berarti nampak) digunakan untuk menunjukkan sekelompok manusia baik dalam arti jenis manusia atau sekelompok tertentu dari manusia.Lihat Selengkapnya

      Selasa pukul 20:42 · Tidak SukaSuka · 6 orangMemuat…
    • Abdul Lathif ‎.
      Hhhhmmmmmmmm…………..
      Selasa pukul 20:48 · Tidak SukaSuka · 3 orangMemuat…
    • Bunda Lia
      Manusia disebut al-basyar, karena dia cenderung perasa dan emosional sehingga perlu disabarkan dan didamaikan.
      Manusia disebut sebagai banii Aadam karena dia menunjukkan pada asal-usul yang bermula dari nabi Adam as sehingga dia bisa tahu dan sadar akan jati dirinya. Misalnya, dari mana dia berasal, untuk apa dia hidup, dan ke mana ia akan kembali.
      Penggunaan istilah banii Aadam menunjukkan bahwa manusia bukanlah merupakan hasil evolusi dari makhluk anthropus (sejenis kera). Hal ini diperkuat lagi dengan panggilan kepada Adam dalam al-Qur’an oleh Allah dengan huruf nidaa (Yaa Adam!). Demikian juga penggunaan kata ganti yang menunjukkan kepada Nabi Adam, Allah selalu menggunakan kata tunggal (anta) dan bukan jamak (antum) sebagaimana terdapat dalam surah al-Baqarah ayat 35….
      Manusia dalam pandangan al-Qur’an bukanlah makhluk anthropomorfisme yaitu makhluk penjasadan Tuhan, atau mengubah Tuhan menjadi manusia. Al-Qur’an menggambarkan manusia sebagai makhluk theomorfis yang memiliki sesuatu yang agung di dalam dirinya. Disamping itu manusia dianugerahi akal yang memungkinkan dia dapat membedakan nilai baik dan buruk, sehingga membawa dia pada sebuah kualitas tertinggi sebagai manusia takwa.
      Lihat Selengkapnya

      Selasa pukul 20:52 · Tidak SukaSuka · 7 orangMemuat…
    • Muhamad Mukhtar Zaedin ‎@ dari segi waktu, beramal hari lebih baik baik dari esok atau lusa, terlepas dari pembahasan ttg ikhlas dlm beramal,,,
      Selasa pukul 20:56 · Tidak SukaSuka · 2 orangMemuat…
    • Abdul Lathif ‎.
      Monggo ………. Nebggo sak lajengipun…….
      Selasa pukul 20:57 · Tidak SukaSuka · 2 orangMemuat…
    • Muhamad Mukhtar Zaedin ‎@ tak terbendung,,,
      Selasa pukul 20:59 · Tidak SukaSuka · 2 orangMemuat…
    • Bunda Lia
      Mas Mukhtar… mana suaramu… masak ndak bantu aku blas….. janjimu palsu ya … malah… bersayang2an sama kang Dullah….

      Al-Qur’an memandang manusia sebagaimana fitrahnya yang suci dan mulia, bukan sebagai manusia yang kotor dan penuh dosa. Peristiwa yang menimpa Nabi Adam sebagai cikal bakal manusia, yang melakukan dosa dengan melanggar larangan Tuhan, mengakibatkan Adam dan istrinya diturunkan dari sorga, tidak bisa dijadikan argumen bahwa manusia pada hakikatnya adalah pembawa dosa turunan. Al-Quran justru memuliakan manusia sebagai makhluk surgawi yang sedang dalam perjalanan menuju suatu kehidupan spiritual yang suci dan abadi di negeri akhirat, meski dia harus melewati rintangan dan cobaan dengan beban dosa saat melakukan kesalahan di dalam hidupnya di dunia ini. Bahkan manusia diisyaratkan sebagai makhluk spiritual yang sifat aslinya adalah berpembawaan baik (positif, haniif).

      Karena itu, kualitas, hakikat, fitrah, kesejatian manusia adalah baik, benar, dan indah. Tidak ada makhluk di dunia ini yang memiliki kualitas dan kesejatian semulia itu . Sungguhpun demikian, harus diakui bahwa kualitas dan hakikat baik benar dan indah itu selalu mengisyaratkan dilema-dilema dalam proses pencapaiannya. Artinya, hal tersebut mengisyaratkan sebuah proses perjuangan yang amat berat untuk bisa menyandang predikat seagung itu. Sebab didalam hidup manusia selalu dihadapkan pada dua tantangan moral yang saling mengalahkan satu sama lain. Karena itu, kualitas sebaliknya yaitu buruk, salah, dan jelek selalu menjadi batu sandungan bagi manusia untuk meraih prestasi sebagai manusia berkualitas mutaqqin di atas.Lihat Selengkapnya

      Selasa pukul 21:00 · Tidak SukaSuka · 3 orangMemuat…
    • Bunda Lia Mas Lathif… hemmmm nopo wonten nopo…??? Apa lagi sakit gigi apa sariawan… yang tak terbendung apanya mas Mukhtar say….
      Selasa pukul 21:01 · Tidak SukaSuka · 7 orangMemuat…
    • Abdul Lathif ‎.
      Keasyikan nyemak, MBakyu……….
      Selasa pukul 21:03 · Tidak SukaSuka · 4 orangMemuat…
    • Bunda Lia
      Gambaran al-Qur’an tentang kualitas dan hakikat manusia di atas megingatkan kita pada teori super ego banyak dijadikan rujukan tatkala orang berbicara tentang kualitas jiwa manusia.
      Super ego selalu mendampingi ego. Jika ego yang mempunyai berbagai tenaga pendorong yang sangat kuat dan vital (libido bitalis), sehingga penyaluran dorongan ego (nafsu lawwamah/nafsu buruk) tidak mudah menempuh jalan melalui superego (nafsu muthmainnah/nafsu baik). Karena superego (nafsu muthmainnah) berfungsi sebagai badan sensor atau pengendali ego manusia.Sebaliknya, superego pun sewaktu-waktu bisa memberikan justifikasi terhadap ego manakala instink, intuisi, dan intelegensi ditambah dengan petunjuk wahyu bagi orang beragama– bekerja secara matang dan integral. Artinya superego bisa memberikan pembenaran pada ego manakala ego bekerja ke arah yang positif. Ego yang liar dan tak terkendali adalah ego yang negatif, ego yang merusak kualitas dan hakikat manusia itu sendiri….Lihat Selengkapnya

      Selasa pukul 21:09 · Tidak SukaSuka · 6 orangMemuat…
    • Muhamad Mukhtar Zaedin ‎@ tak terbayangkan,,,
      Selasa pukul 21:11 · Tidak SukaSuka · 4 orangMemuat…
    • Abdullah Ali Apane sing takterbayangkan pak Mukhtar sayangku hehehehe….
      Selasa pukul 21:15 · Tidak SukaSuka · 3 orangMemuat…
    • Bunda Lia
      Sebagai kesimpulan dapatlah diterangkan bahwa kualitas manusia berada diantara naluri dan nurani. Dalam rentetan seperti itulah manusia berperilaku, baik perilaku yang positif maupun yang negatif. Fungsi intelegensi dapat menaikkan manusia ke tingkat yang lebih tinggi. Namun intelegensi saja tidaklah cukup melainkan harus diikuti dengan nurani yang tajam dan bersih. Nurani (mata batin, akal budi) dipahami sebagai superego, sebagi conscience atau sebagai nafsu muthmainnah (dorongan yang positif). Manusia bukan sekedar to live (bagaimana memiliki) dan to survive (bagaimana bertahan), melainkan juga to exist (bagaimana keberadaannya). Untuk itu, maka manusia memerlukan pembekalan yang kualitatif dan kuantitatif yang lebih baik daripada hewan.

      Manusia bisa berkulitas kalau ia memiliki kebebasan untuk berbuat dan kehendak. Tetapi kebebasan disini bukanlah melepaskan diri dari kendali rohani dan akal sehat, melainkan upaya kualitatif untuk mengekspresikan totalitas kediriannya, sambil berjuang keras untuk menenangkan diri sendiri atas dorongan naluriah yang negatif dan destruktif. Jadi kebebasan yang dimaksudkan disini adalah upaya sadar untuk mewujudkan kualitas dan nilai dirinya sebagai khalifah Allah di muka bumi secara bertangung jawab.

      Kualitas dan nilai manusia akan terkuak bila manusia memiliki kemampuan untuk mengarahkan naluri bebasnya itu berdasarkan pertimbangan aqliah yang dikaruniai Allah kepadanya dan dibimbing oleh cahaya iman yang menerangi nuraninya yang paling murni. Allahu Alam…. dechhhhhh……Lihat Selengkapnya

      Selasa pukul 21:17 · Tidak SukaSuka · 9 orangMemuat…
    • Abdul Lathif ‎.
      @Mas Ali : Hahahahahahahahahaha……………….
      Selasa pukul 21:18 · Tidak SukaSuka · 5 orangMemuat…
    • Muhamad Mukhtar Zaedin ‎@ heheheheee
      Selasa pukul 21:26 · Tidak SukaSuka · 5 orangMemuat…
    • Abdullah Ali Mas Guru hehehehe….tertawa juga persembahan kok hahahaha….hahahaha….
      Selasa pukul 21:27 · Tidak SukaSuka · 5 orangMemuat…
    • Abdul Lathif ‎.
      Salah satu simbul KEIKHLASAN adalah dengan tertawa……. Mas Ali..
      Selasa pukul 21:28 · Tidak SukaSuka · 5 orangMemuat…
    • Abdullah Ali Pak Mukhtar hehehehe….
      Selasa pukul 21:35 · Tidak SukaSuka · 3 orangMemuat…
    • Abdullah Ali Mas Guru hahahaha….ora di kangeni tapi tetap tertawa juga simbul keikhlasan yo mas Guru hahahaha…..hahahaha…
      Selasa pukul 21:37 · Tidak SukaSuka · 2 orangMemuat…
    • Awan Baraya Galuh Putra ke ikhlasan yg bebas lepas tanpa ikatan..
      Selasa pukul 21:45 · Tidak SukaSuka · 4 orangMemuat…
    • Aring Sukaton Oww simbul keikhlasan meniko tertawa tow ? hehehe,
      lengkaplah pungkasan kesimpulan dari Bunda dari Judul Persembahan pd malam ini
      sugeng dalu sedoyo kemawon
      Selasa pukul 21:46 · Tidak SukaSuka · 3 orangMemuat…
    • Misterr Jeans Sang Kinasih Kulo nuwonnn…. Derek nyimak jeh..
      Selasa pukul 21:48 · Tidak SukaSuka · 2 orangMemuat…
    • Bunda Lia
      ‎”Tuhan menurunkan Qur’an untuk meluruskan hal itu” (kira-kira begitu makna kalimatnya). Dengan kata- kata itu, maka saya berkesimpulan bahwa anda “menganggap Injil bukan wahyu Tuhan” (tentu saja anda berhak berpendapat seperti itu). . apa tradisi yang terpelihara terkait peristiwa pengorbanan nabi Ibrahim ? umat kristen tidak punya tradisi pengorbanan yang terpelihara turun temurun, sedangkan umat islam punya tradisi idul adha dengan ritual penyembelihan hewan Allah sangat menyukai amal berqurban ketika Idul Adha. makna pengorbanan inilah yg penting..menunjukkan kalo kita peduli kepada sesama.. Disamping Idul Adha dinamakan hari raya haji, jiga dinamakan “Idul Qurban”, karena merupakan hari raya yang menekankan pada arti berkorban. Arti Qurban ialah memberikan sesuatu untuk menunjukkan kecintaan kepada orang lain, meskipun harus menderita Masalah pengorbanan, dalam lembaran sejarah kita diingatkan pada beberapa peristiwa yang menimpa Nabiyullah Ibrahim AS beserta keluarganya Ismail dan Siti Hajar. Ketika orang ini telah membuat sejarah besar, yang tidak ada Allah sangat menyukai amal berqurban ketika Idul Adha. makna pengorbanan inilah yg penting..menunjukkan kalo kita peduli kepada sesama.. Idul Adha atau Idul Qurban adalah sebuah makna tentang pengorbanan seorang Hamba kepada Tuhan demi Keyakinannya. Demikianlah bahwa kita bisa memetikan banyak makna idul adha sebagai hari pengorbanan bagi umat Islam yang menginginkan keutamaan di sisi Allah. Akibat keikhlasan dari sebuah pengorbanan / persembahan, maka hal yang terjadi setelah itu di setelah membaca makna idul adha ada perasaan tak masuk akal dalam benak saya. idul adha Idul Adha yang biasa disebut Hari Raya Qurban yang dilaksanakan oleh segenap kaum muslimin di seluruh dunia setiap tanggal 10 Dzulhijjah merupakan suatu hari raya yang penuh dengan simbol dan makna pengorbanan manusia yang tidak akan Makna Idul Adha. Wujud memperingati hari I’dul adha atau udhiyyah Ibrahim, pengorbanan yang sedang melaksanakan shalat idul adha di paling cinta, kusemayamkan saja dalam do’a, ada sayang yang meminta pengorbanan Makna dari Idul adha perlu menjadi teladan bagi umat
      Islam .
      Lihat Selengkapnya

      Selasa pukul 21:48 · Tidak SukaSuka · 10 orangMemuat…
    • Bunda Lia
      Dalam konteks sejarah, dimana umat Islam menghadapi berbagai cobaan, makna pengorbanan Apakah pengorbanan yang mereka lakukan benar-benar memenuhi perintah Tuhan demi kejayaan Islam atau justru sebaliknya?. Para teroris dan pelaku bom bunuh diri jelas tidak sesuai dengan nilai universal Islam. Islam menjaga hak untuk hidup, Kita harus mampu menangkap makna esensial dari pesan yang disampaikan teks, bukan memahami teks secara literal. Oleh karenanya, semangat untuk terus ‘berkurban’ senantiasa kita langgengkan pasca Idul Adha. Saat ini kerap kita jumpai, Makna terpenting Idul Adha, salah satunya terletak pada upaya meneladani ajaran Udlhiyah (pengorbanan) dalam Idul Adha perlu dimaknai dalam kerangka pembumian nilai Memahami Makna Hari Raya Idul Adha bulan ini umat Islam merayakan hari raya Idul Adha perintahNya jelas berbeda dengan pengorbanan para Makna terpenting Idul Adha, salah satunya terletak pada upaya meneladani ajaran tauhid (monoteisme) Nabi Ibrahim (AS) yang bersifat transformatif. Dalam perspektif Islam, pengalaman rasional dan spiritual yang dilalui Ibrahim mengantarkan Pengorbanan atau persembahan yang dilakukan Ibrahim merupakan manifestasi dari hal itu. Peristiwa ini memiliki dua dimensi yang bersifat vertikal dan horizontal. Secara vertikal, kejadian simbolik itu merupakan upaya pendekatan diri Dalam konteks sejarah, dimana umat Islam menghadapi berbagai cobaan, makna pengorbanan amat luas dan mendalam. Sejarah para nabi, misalnya Nabi Muhammad dan para sahabat yang berjuang menegakkan Islam di muka bumi ini memerlukan pengorbanan . Dalam konteks keseharian kita, pengorbanan juga bisa dilihat dari pengorbanan seorang pemimpin yang berusaha untuk mensejahterakan rakyatnya, pengorbanan Pengorbanan Nabi Ismail yang begitu tulus menjalankan perintahNya jelas berbeda dengan pengorbanan para teroris. Di hari Idul Adha, bagi umat Islam yang mampu dianjurkan untuk menyembelih binatang kurban. Pada dasarnya, penyembelihan Pada hari Idul Adha, kita merayakannya dengan banyak memberi dan berbagi kurban bagi yang tidak mampu. Semua orang bahagia. Lalu makna apa saja yang bisa kita petik dari Idul Adha? Cinta Kepada Allah. Al- Azhari berkata, “Arti cinta Namun begitu, Jauh sebelum valentine manjadi hari kasih sayang, dan Idul Adha menjadi hari pengorbanan cinta, islam telah hadir dalam konsep bahwa sesama muslim bukan hanya sekedar saling berkasih sayang. Idul Adha atau yang biasa disebut dengan hari raya kurban bukan hanya tentang sembelih-menyembelih saja. Tapi ada makna lain yang lebih besar daripada itu. Ketaatan, itu intinya. Pernah dengar istilah ‘cinta adalah pengorbanan’? Idul Adha dan Makna Sebuah Pengorbanan.

      Kita akan kupas kejawenya Sembah Rogo dan Sembah Roso…Ok. Ijin dulu untuk ke pendopo kang Dullah nyalami yang latihan Keroncong. 45 menit Ok.Lihat Selengkapnya

      Selasa pukul 21:57 · Tidak SukaSuka · 9 orangMemuat…
    • Abdullah Ali Den Ayu….ada kesimpulan bahwa pengorbanan sejati jelas ada hubungan erat dengan taat….betapa nabi Ibrahim mencintai Ismail tapi akan kalah dengan cintanya pada sang maha cinta….
      Selasa pukul 21:59 · Tidak SukaSuka · 6 orangMemuat…
    • Muhamad Mukhtar Zaedin ‎@ sampailah kita kepada CINTA,,,hmmmm acik lah gkgkgkgkkkk
      Selasa pukul 22:09 · Tidak SukaSuka · 6 orangMemuat…
    • Abdullah Ali Mas Aring….coba ketik hahahaha….maka hatimupun akan merasa lega….coba saja hahahaha….hahahaha….
      Selasa pukul 22:09 · Tidak SukaSuka · 5 orangMemuat…
    • Muhamad Mukhtar Zaedin ‎@ hmmm di coba ya?
      Selasa pukul 22:11 · Tidak SukaSuka · 5 orangMemuat…
    • Abdullah Ali Wealah pak Mukhtar senenge hahahaha….hahahaha….hahahaha….
      Selasa pukul 22:11 · Tidak SukaSuka · 5 orangMemuat…
    • Abdullah Ali Galuh Putra,coba aja ketawa hahahaha….hahahaha….
      Selasa pukul 22:14 · Tidak SukaSuka · 5 orangMemuat…
    • Muhamad Mukhtar Zaedin ‎@ Awan sdng mendung, dia sulit ketawa Kangdullah glek gkgkgkgkgkgkkkkk
      Selasa pukul 22:23 · Tidak SukaSuka · 4 orangMemuat…
    • Gadis Exsprit Assalamulaikum,,selamat Malam Mamaku Tercinta,,,,,maaf baru hadir,,,,,Sembah sungkemku Mama,,,,salam kangen dan sayanku selalu
      Selasa pukul 22:24 · Tidak SukaSuka · 6 orangMemuat…
    • Gadis Exsprit Sugeng dalu om abdullah,,,om muktar,,,mas jeans,,,mas arie,,dan semua sedulurku yg telah hadir di sini,,,Rahayu wilujeng,,,,,
      Selasa pukul 22:31 · Tidak SukaSuka · 6 orangMemuat…
    • Muhamad Mukhtar Zaedin ‎@ wa’alaikumussalam wrwb. baru nongol Dis, dari sore lom ada yg MEMPERSEMBAHKAN kopi pada kita semua nih Dis, aku pesen?
      Selasa pukul 22:35 · Tidak SukaSuka · 4 orangMemuat…
    • Muhamad Mukhtar Zaedin ‎@ GusLathif sama PakDhe kemana ya, mandi kok lama banget? hihihhihihiiiiixxxx
      Selasa pukul 22:37 · Tidak SukaSuka · 4 orangMemuat…
    • Abdullah Ali Salam malam Gadis….tapi kau bukan Gadis persembahan lo hahahaha….hahahaha….
      Selasa pukul 22:41 · Tidak SukaSuka · 4 orangMemuat…
    • Hari Yuswadi sugeng ndalu bunda.keparengo nyimak.salam rahayu dumateng sedoyo kadang ingkang sampun sowan.
      Selasa pukul 22:45 · Tidak SukaSuka · 4 orangMemuat…
    • Arie Irfan Mas Mukhtar Gadis sekarang udah di dapur kok…. Hehehe…
      Selasa pukul 22:50 · Tidak SukaSuka · 5 orangMemuat…
    • Gadis Exsprit Om mukhtar@ iya om,,,baru selesai ngerjakan PR om,,,iya nanti ku buatkan kopi jahe ya om,,,
      Selasa pukul 22:50 · Tidak SukaSuka · 5 orangMemuat…
    • Gadis Exsprit Om abdullahku,,,salam ya om,,,tenang om,,ponakanmu bukan gadis persembahan,,,,he he he,,,,
      Selasa pukul 22:52 · Tidak SukaSuka · 6 orangMemuat…
    • Gadis Exsprit Mas arie,,selamat malam,,,,iya nih mas,,,udah di dapur
      Selasa pukul 22:52 · Tidak SukaSuka · 4 orangMemuat…
    • Arie Irfan Selamat malam juga Gadis…. Udah minum teh hangat belum… Hehehe…
      Selasa pukul 23:00 · Tidak SukaSuka · 5 orangMemuat…
    • Muhamad Mukhtar Zaedin ‎@ oalaaaah mantap nih, kopi jahe memang hangat, OmDullaaah di kasih apa Dis?
      Selasa pukul 23:13 · Tidak SukaSuka · 6 orangMemuat…
    • Bunda Lia Sembah berarti ke kehormatan….kepada orang tua, raja, Tuhan dan lain-lain di khusus
      Cara tradisional: sambutan penuh hormat, sudah dibuat dengan pakem bersama, ujung jari ke atas, yang dua jempol menyentuh bibir atau hidung. Sembah ke tuhan allah Tuhan, kecuali berkenaan dengan dia, juga memuja dan
      Doa kepadanya. Istilah Lain Puja Brata.
      Tidak mengizinkan ke Puja brata, sebelum kamu lewat Tapa brata.
      .
      Selasa pukul 23:44 · Tidak SukaSuka · 10 orangMemuat…
    • Muhamad Mukhtar Zaedin ‎@ apa itu Tapa Brata Diajeng? heheheheee
      Selasa pukul 23:53 · Tidak SukaSuka · 4 orangMemuat…
    • Gadis Exsprit Arie,,@ mas arie,,udah mas
      Selasa pukul 23:56 · Tidak SukaSuka · 5 orangMemuat…
    • Bunda Lia
      Sembah Rogo …Rogo; tubuh fisik
      Ini adalah tapa(pengamalan pertapa) tubuh fisik. Kita mengetahui
      Tubuh itu hanya mematuhi pesanan dari kitabatin(sisi sebelah dalam) dan kita….Keinginan. Tubuh mengharapkan menikmati sendiri, merasakan besar tanpa
      Beberapa batas. Permulaan dari hari ini tubuh harus mematuhi harapan Cipta = bangun pagi-pagi, mandi, jangan malas, sebagai
      Manusia normal, itu harus bekerja. Makan kurang makanan dan tidur
      Kurang
      Saya. Makan ketika kamu telah lapar
      Minum ketika kita telah haus
      Tidur ketika kita telah mengantuk
      Pelajari demi kepentingan pengetahuan mulia berguna sendiri dan orang lain….
      Sembah Cipta
      1. Kita harus latihan kita berpikir ke kenyataan … agar membantu mengetaui Tuhan.
      2. Kita harus mengerjakan hanya baik dan mengoreksi barang, mengendalikan segala Nafsu kita. Kalahkan kerakusan.
      Kita rasa seharusnya jadi penipu. Kita mulai melihat kenyataan.
      Latihan kamu cipta oleh lakukan sebagai berikut:
      3. Melakukan itu teratur di tengah malam, di tempat besar.
      4. Berkonsentrasi pada perasaan kita
      5. Mengerjakan bukan kemampuan kekuatan tubuh kita, hanya melakukan itu relaxly.
      6. Harapan Kita adalah cerah, fokus di itu.
      7. Dapatkan biasa itu, sampai kita mendapat firasat bahwa apa yang kita ….Kerjakan adalah sesuatu yang kita punya sungguh mengerjakan, itu adalah bukan beban Sama sekali!
      kita adalah kenyataan benar di perjalanan ke. Kita merasakan merasa sunyi, seolah-olah kamu
      Ingat tidak ada. Seolah-olah tubuh, dari bintang dan mental tidak
      Fungsi, kita melupakan tetapi jiwa ‘eling'(insaf) itu
      Situasi ning(tubuh tenang) -(tenteram cipta) dan eling
      (kesadaran benar perasaan) itu, siapa bertekad lihat kenyataan, dia/dia seharusnya melihat Hasil.
      Lihat Selengkapnya

      Selasa pukul 23:57 · Tidak SukaSuka · 9 orangMemuat…
    • Muhamad Mukhtar Zaedin ‎@ hmmmm Sembah Cipta, suatu peristilahan yg dalem,,,
      Kemarin jam 0:02 · Tidak SukaSuka · 3 orangMemuat…
    • Bunda Lia
      Sembah Jiwo (Jiwo-soul)
      sembah jiwa ke tuhan allah tuhan. Rasakan mendalam menggunakan
      Apa yang telah kita bina selama eneng, ening dan eling. Itu adalah suatu Sembah dari batin(sisi sebelah dalam) tidak menyertakan lahir(luar sisi) . Jika kita melihat sangat ringan terang tetapi tidak mudah kelihatan, itu adalah tanda yang kita buka
      Dunia kenyataan. Ringan /tertinggi milik mu Zat. Kita seharusnya punya perasaan yakin, kita sementara lakukan itu
      Samadi dan ringan sedang saling melindungi.
      D. Sembah Roso
      (Roso-feeling, disini adalah benar perasaan; roso sejati)
      1. Kita seharusnya mengerti dengan sempurna, mengapa kita telah diciptakan dan untuk dan apa tugas kita.
      2. Kita seharusnya mengerti dengan sempurna, kenyataan dari semua makluk hidup. Saat samadi, kita melihatdan akan paham arti Sangkan Paraning Dumadi. Keakuran diantara pembantu dan majikan suka keringat Madu dan madu, indivisable….
      OK KITA ULAS MASALAH 2 POKOK DIATAS…
      Lihat Selengkapnya

    • Muhamad Mukhtar Zaedin ‎@ Sembah Jiwa, Sembah Rasa, untaian yg terkait satu sama lain untuk sebuah pengembangan spiritual dan kejiwaan,,,
      Kemarin jam 0:09 · Tidak SukaSuka · 2 orangMemuat…
    • Bunda Lia
      Cipta, karsa ( kehendak ) dan pakarti ( tindakan ) selalu aktif selama orang itu masih hidup. Pakarti bisa berupa tindakan fisik maupun non fisik, pakarti non fisik misalnya seseorang bisa membantu memecahkan atau menyelesaikan masalah orang lain dengan memberinya nasehat, nasehat itu berasal dari cipta atau rasa yang muncul dari dalam. Sangatlah diharapkan seseorang itu hanya menghasilkan cipta yang baik sehingga dia juga mempunyai karsa dan pakarti/tumindak yang baik, dan yang berguna untuk diri sendiri atau syukur -syukur pada orang lain.

      Untuk bisa mempraktekkan tersebut diatas, orang itu harus selalu sabar, konsestrasikan cipta untuk sabar, orang itu bisa makarti dengan baik apabila kehendak dari jiwa dan panca indera serasi lahir dan batin. Ingatlah bahwa jiwa dan raga selalu dipengaruhi oleh kekuatan api, angin, tanah dan air.Lihat Selengkapnya

      Kemarin jam 0:10 · Tidak SukaSuka · 9 orangMemuat…
    • Bunda Lia
      Untuk memelihara kesehatan raga, antara lain bisa dilakukan :
      Minumlah segelas air dingin dipagi hari, siang dan malam sebelum tidur, air segar ini bagus untuk syarat dan bagian-bagian tubuh yang lain yang telah melaksanakan makarti. Jagalah tubuh selalu bersih dan sehat, mandilah secara teratur di negeri tropis sehari dua kali.
      Jangan merokok terlalu banyak. Konsumsilah lebih banyak sayur-sayuran dan buah-buahan dan sedikit daging, perlu diketahui daging yang berasal dari binatang yang disembilah dan memasuki raga itu bisa berpengaruh kurang baik, maka itu menjadi vegetarian ( tidak makan daging ) adalah langkah yang positif. Kendalikanlah kehendak atau nafsu, bersikaplah sabar, narima dan eling. Janganlah terlalu banyak bersenggama, seminggu sekali atau dua kali sudah cukup.

      Berlatihlah supaya cipta menjadi lebih kuat, pusatkan cipta kontrol panca indera. Tenangkan badan ( heneng ) dengan cipta yang jernih dan tentram ( hening ) Bila cipta bisa dipusatkan dan difokuskan kearah satu sasaran itu bagus, artinya cipta mulai mempunyai kekuatan sehingga bisa dipakai untuk mengatur satu kehendak.Lihat Selengkapnya

    • Bunda Lia
      Buatlah satu titik atau biru ditembok atau dinding ( . ) duduklah bersila dilantai menghadap ke tembok, pandanglah titik itu tanpa berkedip untuk beberapa saat, konsentrasikan cipta, kontrol panca indera, cipta dan pikiran jernih ditujukan kepada titik tersebut. Jangan memikirkan yang lain, jarak mata dari titik tersebut kira-kira tujuh puluh lima sentimeter, letak titik tersebut sejajar dengan mata, lakukan itu dengan santai.

      Lakukan latihan pernafasan dua kali sehari, pada pagi hari sebelum mandi demikian juga pada sore hari sebelum mandi tarik nafas dengan tenang dalam posisi yang enak.

      Lakukan olah raga ringan ( senam ) secara teratur supaya badan tetap sehat, sehingga mampu mendukung latihan olah nafas dan konsentrasi.

      Hisaplah kedalam badan Sari Trimurti pada hari sebelum matahari terbit dimana udara masih bersih, lakukan sebagai berikut :
      Tarik Nafas Tahan Nafas Keluarkan Nafas …… lakukan sesuai kemampuan kita…..Lihat Selengkapnya

      Kemarin jam 0:22 · Tidak SukaSuka · 7 orangMemuat…
    • Muhamad Mukhtar Zaedin ‎@ bisa di pakai untuk mengatur satu kehendak? hmmm luar biasa,,,
      Kemarin jam 0:23 · Tidak SukaSuka · 3 orangMemuat…
    • Muhamad Mukhtar Zaedin ‎@ bagus,,,
      Kemarin jam 0:25 · Tidak SukaSuka · 3 orangMemuat…
    • Bunda Lia
      Untuk memperkuat otak tariklah nafas dengan lobang hidung sebelah kiri dengan cara menutup hidung sebelah kiri dengan cara menutup lobang hidung sebelah kanan dengan jari, lalu tahan nafas selanjutnya keluarkan nafas melalui lobang hidung sebelah kanan, dengan menutup lobang hidung sebelah kiri dengan jari.
      Tarik Nafas Tahan Nafas Keluarkan Nafas sesuai kemampuan…mesti lebih tahan lama dari pada yang atas atau latihan awal.

      Karsa akan terpenuhi apabila nasehat-nasehat diatas dituruti dengan benar, praktekkan samadi pada waktu malam hari, paling bagus tengah malam ditempat atau kamar yang bersih. Kontrol panca indera, tutuplah sembilan lobang dari raga, duduk bersila dengan rilek, fokuskan pandangan kepada pucuk hidung. Tarik nafas, tahan nafas, dan keluarkan nafas dengan tenang dan santai, konsentrasikan cipta lalu dengarkan suara nafas. Pertama-tama akan dirasakan sesuatu yang damai dan apabila telah sampai saatnya orang akan bisa berada berada dalam posisi hubungan harmonis antara kawula dan Gusti ALLAH…..Lihat Selengkapnya

      Kemarin jam 0:26 · Tidak SukaSuka · 7 orangMemuat…
    • Muhamad Mukhtar Zaedin ‎@ hmmm hubungan harmoni,,,
      Kemarin jam 0:35 · Tidak SukaSuka · 4 orangMemuat…
    • Hari Yuswadi maturnuwun bunda?
      Kemarin jam 0:36 · Tidak SukaSuka · 4 orangMemuat…
    • Abdullah Ali Diri ini jadi tiada dan memang tak ada….hanya aku yang ada….
      Kemarin jam 0:42 · Tidak SukaSuka · 2 orangMemuat…
    • Triasih Prasetianingtyas Antara ada dan tiada ..disitulah aku …
    • Bunda Lia
      Cobalah lakukan sebagai berikut cara ini.
      Lupakan segalanya selama dua belas detik
      Dengan sadar memusatkan cipta kepada dzat yang agung selama seratus empat puluh detik.
      Jernihkan pikiran dan rasa selama satu, dua atau tiga jam ( semampunya )

      Tujuh macam tapa raga, yang perlu dilakukan
      Tapa mata, mengurangi tidur artinya jangan mengejar pamrih.
      Tapa telinga, mengurangi nafsu artinya jangan menuruti kehendak jelek…..Tapa hidung, mengurangi minum artinya jangan menyalahkan orang lain……Tapa bibir, mengurangi makan artinya jangan membicarakan kejelekan orang lain…..
      Tapa tangan, jangan mencuri artinya jangan mudah memukul orang
      Tapa alat seksual, mengurangi bercinta dan jangan berzinah
      Tapa kaki, mengurangi jalan artinya jangan membuat kesalahan

      Tujuh macam tapa jiwa yang perlu dilakukan
      Tapa raga, rendah hati melaksanakan hanya hal yang baik
      Tapa hati, bersyukur tidak mencurigai orang lain melakukan hal yang jahat…..Tapa nafsu, tidak iri kepada sukses orang lain, tidak mengeluh dan sabar pada saat menderita
      Tapa jiwa, setia tidak bohong, tidak mencampuri urusan orang
      Tapa rasa, tenang dan kuat dalam panalongso
      Tapa cahaya, bersifat luhur berpikiran jernih
      Tapa hidup, waspada dan elingLihat Selengkapnya

      Kemarin jam 1:04 · Tidak SukaSuka · 7 orangMemuat…
    • Bunda Lia
      Berketetapan hati tidak ragu-ragu
      selalu yakin orang yang kehilangan keyakinan atas kepercayaan diri adalah seperti pusaka yang kehilangan yoninya atau kekuatannya

      Menghormati orang lain tanpa memandang jenis kelamin, kedudukan, suku, bangsa, kepercayaan dan agama, semua manusia itu sama : saya adalah kamu ( tat twan asi ). Artinya kalau kamu berbuat baik kepada orang lain, itu juga baik buat kamu, kalau kamu melukai orang lain itu juga melukai dirimu sendiri.

      Sedulur papat kalimo pancer
      Orang Jawa tradisional percaya eksistensi dari sedulur papat ( saudara empat ) yang selalu menyertai seseorang dimana saja dan kapan saja, selama orang itu hidup didunia. Mereka memang ditugaskan oleh kekausaan alam untuk selalu dengan setia membantu, mereka tidak tidak punya badan jasmani, tetapi ada baik dan kamu juga harus mempunyai hubungan yang serasi dengan mereka yaitu :
      Kakang kawah, saudara tua kawah, dia keluar dari gua garba ibu sebelum kamu, tempatnya di timur warnanya putih.
      Adi ari-ari, adik ari-ari, dia dikeluarkan dari gua garba ibu sesudah kamu, tempatnya di barat warnanya kuning.
      Getih, darah yang keluar dari gua garba ibu sewaktu melahirkan, tempatnya di selatan warnanya merah
      Puser, pusar yang dipotong sesudah kelahiranmu, tempatnya di utara warnanya hitam.
      Selain sedulur papat diatas, yang lain adalah Kalima Pancer, pancer kelima itulah badan jasmani kamu. Merekalah yang disebut sedulur papat kalimo pancer, mereka ada karena kamu ada. Sementara orang menyebut mereka keblat papat lima tengah, ( empat jurusan yang kelima ada ditengah ). Mereka berlima itu dilahirkan melalui ibu, mereka itu adalah Mar dan Marti, berbentuk udara. Mar adalah udara, yang dihasilkan karena perjuangan ibu saat melahirkan bayi, sedangkan Marti adalah udara yang merupakan rasa ibu sesudah selamat melahirkan si jabang bayi. Secara mistis Mar dan Marti ini warnanya putih dan kuning, kamu bisa meminta bantuan Mar dan Marti hanya sesudah kamu melaksankan tapa brata ( laku spiritul yang sungguh-sungguh )Lihat Selengkapnya

    • Muhamad Mukhtar Zaedin ‎@ dimanakah antara ada dan tiada itu Mbatri, jauh atau dekatkah itu?
      Kemarin jam 1:09 · Tidak SukaSuka · 3 orangAnda, Agung Pambudi, dan Abdullah Ali menyukai ini
    • Abdullah Ali Pak Mukhtar….didirimu….jauh atau dekat itu sayang hahahaha….hahahaha….hahahaha….hahahaha….
      Kemarin jam 1:12 · Tidak SukaSuka · 2 orangAnda dan Agung Pambudi menyukai ini.
    • Bunda Lia
      Berlatih cipta sebagai berikut :

      1. Lakukan dengan teratur ditengah, ditempat yang sesuai.
      2. Konsentrasikan rasa kamu
      3. Jangan memaksa ragamu, laksanakan dengan santai saja
      4. Kehendahmu jernih, fokuskan kepada itu
      5. Biasakanlah melakukan hal ini, sampai kamu merasa bahwa apa yang kamu kerjakan itu adalah sesuatu yang memang harus kamu kerjakan, dan sama sekali tidak menjadi beban
      Kini kamu berada dijalan yang menuju ke kenyataan sejati, kamu merasa seolah-olah sepi tidak ingat apapun, seolah-olah badan astral dan mental tidak berfungsi, kamu lupa tetapi jiwa tetap eling ( sadar ) itulah situasi heneng dan hening dan sekaligus eling kesadaran dari rasa sejati. Ini hanya bisa dilaksanakan dengan keteguhan hati sehingga hasilnya akan terlihat.

      c. Sembah jiwo

      Sembah jiwa kepada Tuhan Yang Maha Kuasa, dengan rasa yang mendalam menggunakan jiwa suksma yang telah kamu temui pada waktu pada heneng, hening dan eling, ini adalah sembah batin yang tidak melibatkan lahir. Apabila kamu melihat cahaya yang sangat tenang tetapi tidak menyilaukan itu pertanda kamu sudah mulai membuka dunia kenyataan. Cahaya itu adalah pramana kamu sendiri, kamu akan merasa yakin pada waktu bersamadi, kamu dan cahaya itu saling melindungi.

      d. Sembah roso artinya sejati ( roso sejati )

      1. Kita bisa mengerti dengan sempurna untuk apa kita diciptkan dan selanjutnya apakah tujuan hidupmu.
      2. Kita akan mengerti dengan sempurna atas kenyataan hidup dan keberadaan semua mahluk melalui olah samadi atau memahami Sangkan Paraning Dumadi, hubungan harmonis antara kawula dan Gusti layaknya seperti manisnya madu dan madunya, tidak terpisahkan.

      Tasawuf “Jawa”, maqam Syariat disebut juga Sembah Rogo; maqam Thariqat disebut Sembah Ati; maqam Hakikat disebut Sembah Jiwo; maqom Makrifat disebut Sembah Roso. Jadi, cara penyembahan Tuhan (berdzikir; beribadah) dengan indera hati memang berbeda dengan “indera” jiwa (ruh).Lihat Selengkapnya

      Kemarin jam 1:12 · Tidak SukaSuka · 6 orangMemuat…
    • Triasih Prasetianingtyas Jauh tp dekat ..ada tp nggak kelihatan ..kelihatan tp nggak bs d pegang …
    • Muhamad Mukhtar Zaedin ‎@ hmmm telah sampai,,,
      Kemarin jam 1:18 · Tidak SukaSuka · 2 orangMemuat…
    • Bunda Lia
      Istilah Sembah Roso (Makrifat) pun bukan berarti “roso” (rasa) yang muncul dari dalam hati. Ini sifat rasa yang berbeda. Rasa dalam maqam Makrifat “lebih halus” dari rasa dalam maqam Batin (Thariqat). Sekali lagi, ini adalah sifat rasa yang berbeda!

      Semua ini tidak akan dapat dimengerti kecuali oleh orang-orang yang sudah mencapai tingkatan Hakikat-Makrifat. Meskipun seseorang sudah membaca seribu buku atau kitab (berikut literatur lainnya) tentang Hakikat dan Makrifat, tapi kalau orang itu belum sampai kepada tingkatan-tingkatan tersebut, tetap saja ia tidak akan mampu memahaminya secara tepat dan utuh.

      Bagaimana mungkin orang itu akan dapat memahami suatu perkara ghaib yang hanya bisa ditangkap oleh jiwa-jiwa yang sudah dibukakan hijab oleh Allah untuk mengetahui ilmu-ilmu rahasia-Nya, sebab hakikat-ruh dan makrifat-rasa sudah berada diluar jangkauan nalar akal dan nalar hati, sementara ia mencoba menerjemahkan semua itu dengan akal logika dan perasaan hatinya?

      Yang kemudian muncul adalah kesimpulan-kesimpulan perseptif dan literatif, yang sifatnya menerka-nerka dan meraba-raba, yang dibangun atas dasar logika dan perasaan pribadi semata. Bukan atas dasar petunjuk dari Allah. Akhirnya, jadilah ilmu tentang Hakikat-Makrifat sebagai ilmu pengetahuan semata.

      Semestinya manusia itu menyadari kelemahannya dan bisa menempatkan diri untuk tidak membahas hal-hal yang berada diluar jangkauannya, kecuali mereka sudah mencapainya. Sebab segala perkataan dan perbuatan manusia akan dimintai pertanggungjawaban di hadapan-Nya kelak.

      ALHAMDULILLAH SELESAI…. yoh sampai mumet mencari dan buka catatan ini di Bunda Lia Songgo Buwono 4 Bln lebih yg lalu tak wedar …. di sana….Lihat Selengkapnya

    • Triasih Prasetianingtyas Jauh tp dekat ..ada tp nggak kelihatan ..kelihatan tp nggak bs d pegang …
      Kemarin jam 1:18 · Tidak SukaSuka · 4 orangMemuat…
    • Muhamad Mukhtar Zaedin ‎@ kenapa Mbatri pake “tp” semua ya?
      Kemarin jam 1:21 · Tidak SukaSuka · 3 orangAnda, Agung Pambudi, dan Abdullah Ali menyukai ini
    • Muhamad Mukhtar Zaedin ‎@ terasa sudah, sepertinya bayangan bantal semakin dekat dan jelas, masihkah ada yg bertahan dan tertahan?
      Kemarin jam 1:46 · Tidak SukaSuka · 2 orangMemuat…
    • Muhamad Mukhtar Zaedin ‎@ Kangdullah, masihkah Dikau bersamaku Kangmas tersayang? heheheheee
      Kemarin jam 1:48 · Tidak SukaSuka · 3 orangMemuat…
    • Pangeran Joyo Kusumo Mentor roso ati jatineng roso tan owah gingser ing kahanan jati… Laku utomo sabar narimo jujur bawelaksono brbudi adi luhung sarwo sarwi iklas… Salam cinta kasih Rahayu…3x
    • Agung Pambudi hingga saat ini masih terasa dan akan tetap terasa selamanya…dan rasanya ..hanya kau dan aku yang merasakan itu…hm..
      Kemarin jam 2:49 · Tidak SukaSuka · 6 orangMemuat…
    • Gempar Soekarnoputra Kata-katanya mengandung Filsafat Hidup yang tinggi. Memang mudah diucapkan tapi mungkin sulit dilaksanakan jika dipandang dari ketidak-sempurnaan kita sebagai manusia yang banyak dosa dan kesalahan.
      Kemarin jam 2:57 · Tidak SukaSuka · 4 orangMemuat…
    • Bunda Lia Opo to mas Gempar… lama banget kemana saja…???? Jadi kangen…. oya kapan jadinya ke Jogya mas….?????
      Kemarin jam 2:59 · Tidak SukaSuka · 5 orangMemuat…
    • Kyara Dewi Wedaran yg Hebat Mama…Subhanallah…Yara haturkan ta’dzim yg dalam dan semba bakti …I love You Mama..
      Kemarin jam 7:57 · Tidak SukaSuka · 3 orangMemuat…
    • Kyara Dewi Salam santun Yara kepada seluruh yg hadir dimajlis ilmu yg penuh berkah ini…amien
      Kemarin jam 7:58 · Tidak SukaSuka · 2 orangMemuat…
    • Kiut Chuubbiee selamat siang bunda terima kasih atas tag nya yah^^makna yang luas kembali kepada sebuah kebijakan di dalam hidup in peace ^^
      18 jam yang lalu · Tidak SukaSuka · 1 orang

      mutlak di atas segala-galanya…..


About Bunda Lia

Tidak ada hal yang mustahil apapun dapat terjadi karena manusia memiliki kemampuan yang luar biasa. Untuk menjelmakan suatu keinginan menjadi kenyataan. Hidup damai dan rukun sesama masyarakat. Birunya harapan msh menjadi teka teki, bagai musafir disahara berhrp mendptkan air, saat kemarau mengiringi perja lanannya, smua kering, sepi, bisu hny semilir angin panas ikut menyertai.Kau menyambangiku ketika seluruh pintu telah kukunci. Kita bertukar kata di balik tembok tinggi. Tak ada lagi cekrama canda dan cinta bagi bilik hatiku. Tinggal dinding pemahaman yang lebih agung dari rasa. Kita bukan lagi sepasang jiwa yang mendaki didalam dinding bilik hatiku atau putaran takdir. Kau dan aku menjadi kumpulan keterbatasan yang luruh pada ketentuan Maha Cinta. Tak ada lagi sekeping harap yang kita titipkan pada puing senyap. Sebab asa telah membumbung pada manzila yang lebih tinggi dari arasy. Hati tak lagi mengeja bagai tulisan sang pujangga… kemungkinan beriringan mamasuki dinding tembok yang kokoh. Telah kubangun bilik jiwa yang melampaui wingitnya puri pemujaan. Kutisik waktu dengan benang pengharapan yang lebih detail dari semua keinginan….

Posted on Mei 5, 2011, in Tulisan Bunda Lia. Bookmark the permalink. Tinggalkan komentar.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: