Ajur-ajer, Tepo-seliro dan Tekad Bulat (Sebuah makna kebersamaan tanpa paksaan)

Ajur-ajer, Tepo-seliro dan Tekad Bulat (Sebuah makna kebersamaan tanpa paksaan)

oleh Bunda Lia pada 16 Mei 2011 jam 19:02
Ajur-ajer, Tepo-seliro dan Tekad Bulat(Sebuah makna kebersamaan tanpa paksaan)

Bila telah bersatu tekad, jangan lupa bersama-sama mengerjakan, tidak boleh patah semangat. Mantapkanlah dalam bertindak. Jangan sekali-kali menyimpang dari rencana. Rajinlah selalu, dan bekerjalah dengan baik dan tekun.
Seperti misalnya petani, tekunlah mengerjakan sawahnya, mencari cara dan akal mengupayakan kemudahan dalam pekerjaannya, demi meningkatkan hasil pertanian.
Hal seperti itu memang sulit, namun jika dipikirkan bersama, tetntu akan membawa perubahan yang positif. Dari pada menyimpang jalan, biasanya akan terhenti dan menemui kegagalan. Seperti misalnya pandai besi yang tugasnya membuat cangkul dan mata bajak.
 Ia ingin menjadi tukang emas. Hanyalah payah yang akan di dapatkan, modalnya akan habis percuma. Dipelajaripun belum tentu bisa.
Contoh lain, kalau tidak tekun, seorang petani yang ingin merangkap sebagai pembuat rangka keris. Pikirannya bercabang-cabang. Rangka keris buatannya tidak laku dijual, karena kalah mutu dengan rangka buatan ahli keris. Dan lagi sawahnya terbengkalai, karena ia tidak sempat menyiangi.
Demikianlah watak dan sikap orang yang seka aneh-aneh, hasilnya hanya akan merugi.
Semua orang mendapat tugas dan peran yang berbeda-beda, sesuai dengan ketrampilan dan kepandaian yang ia miliki.
Inilah profesionalitas dalam hidup bermasyarakat. Kita harus bisa saling membantu satu dengan lainnya, harus ajur ajer dalam bersikap dan bertindak. Bersikap saling tepo seliro, karena orang hidup itu saling membutuhkan.Gambaran tentang ajur ajer.
Segelas kopi, dibuat dari bahan-bahannya, yaitu: kopi bubuk, gula dan air panas, dengan gelas sebagai wadahnya. Setelah ketiga bahan itu tercampur secara merata, ajur ajer, sifat masing-masing bahan sudah sirna, dan timbul sifat yang baru. Yaitu wedang kopi yang siap untuk diminum.
Contoh kongkrit, seorang dokter jika ingin mendapatkan beras, ia harus berhubungan dengan petani. Namun jika ia ingin memangkas rambut, ia harus pergi ke tukang cukur. Begitu pula sebaliknya, petani maupun tukang cukur, jika ia sakit, ia juga harus minta pertolongan dokter. Dan bahkan, tidak ada tukang cukur yang memangkas rambutnya sendiri. Kita hidup selalu membutuhkan orang lain, dalam segenap kehidupan kita…
Dalam perjalanan hidup ini, janganlah kita tidak mempunyai pelindung, atau yang berarti sebagai kawan sejati. Kawan yang dinilai utama, jika mau saling berkunjung, bertegur sapadengan tulus, dan keikhlasannya mendalam. Orang yang berkawan, seyogyanya jangan laksana macan dengan hutan. Jika seperti itu, maka akan rusak keduanya. Macan maupun hutan, lama kelamaan akan bersilang pendapat, dan akhirnya akan bosan berkawan. Macan adalah isi hutan, sedangkan jika tidak ada macan, hutan akan rusak. Dirusak oleh ulah manusia.
“Ia malah mengeluh, karena saya tempati”. Sedangkan hutan berpendapat, “ Ah, si macan ini, kalau tidak ada saya (hutan), pasti nanti akan terlihat oleh banyak orang, dan akan dikeroyok oleh banyak orang. Pasti akan dia segera mati. Kenapa saya tidak dilindungi..?
Dan macan pergi meninggalkan hutan, mengungsi ke dalam jurang.
Ketika mengungsi dalam jurang yang dalam dan sunyi, terlihat si macan itu oleh manusia. Dikeroyoklah macan itu hingga mati. Setelah hutan kosong ditinggalkan macan, hutan dijarah manusia. Pohon-pohon ditebangi, menjadi gundul. Bencana banjir melanda desa sekitar. Orang-orang yang tinggal disana menjadi susah dan bertengkar. Saling menyalahkan satu sama lain. Itu terjadi hanya karena pertengkaran macan dengan hutan. Tentu ini adalah sebuah kisah kiasan metafora, sikap ajur ajer dan tepo seliro sangat dibutuhkan dalam sebuah persahabatan. Mari kita renungkan…

Tidak SukaSuka · · Bagikan · Hapus

    • Putrie Ragiel Trisno Malam Bunda sayang….ngelar kloso nderek sinau..muaaachh matunuwun Bunda Rahayu.
      16 Mei jam 19:06 · Tidak SukaSuka · 7 orangMemuat…
    • Aring Sukaton Asalamualaikum wrwb. Benar Bunda perlu persahabatan dan profesional
      kulo nderek sinau
      rahayu rahayu
      16 Mei jam 19:20 · Tidak SukaSuka · 6 orangMemuat…
    • Panembahan Senopathi Malam selalu selamat salam semesta alam raya.
    • Bayu Pur malam bunda……..nuwun ilmunya……smoga dgn pitutur ini kita lebih fokus dlm menjalankan pekerjaan…..
      16 Mei jam 19:24 · Tidak SukaSuka · 4 orangMemuat…
    • Ariyo Hadiwijoyo mkasih bunda…selamat mlm…keajuran mmbawa brkah…ajer menjadikan nikmat …senikat kopi kapal api…la kopiku mn bun biar krjaku gk ngantuk…he he he …salam sygku bunda.
    • Pangeran Joyo Kusumo urep kemajemukan gandeng renteng kudune ngunu… Ati nglembar tumindak sarwo iklas marang spadan… Bener kuwi jeng… Tambah rahayu…
      16 Mei jam 19:28 · Tidak SukaSuka · 5 orangMemuat…
    • Subagyo Ucok selamat malam B.L.S BWN:
      16 Mei jam 19:35 · Tidak SukaSuka · 5 orangMemuat…
    • Subagyo Ucok “Niat ingsun nyebar ganda arum. Tyas manis kang mantesi, ruming wicara kang mranani, sinembuh laku utama.
    • Hari Yuswadi sugeng ndalu bunda.kepareng marak sowan.
    • Abdullah Ali Kulo nuwun,Den Ayu….nderek ngaos,nggih….pun kulo teng trap pendopo mawon sekalian jagi sandal ingkang sami marak sowan….ngapunten Den Ayu hehehehe….
      16 Mei jam 19:47 · Tidak SukaSuka · 4 orangMemuat…
    • Awan Baraya Galuh Putra terkadang persahabatan terasa lebih indah dari segalanya..berawal dari pertemanan semoga berakhir pula dengan persahabatan..
      16 Mei jam 19:50 · Tidak SukaSuka · 4 orangMemuat…
    • Wulandari Muis Sugeng ndalu keparengo kulo nderek nyimak
      16 Mei jam 19:58 · Tidak SukaSuka · 5 orangMemuat…
    • Sila Sadewa Macane budrek njerum, nuwun !
      16 Mei jam 19:59 · Tidak SukaSuka · 5 orangMemuat…
    • Antok Nuansa Antika Asslamualaikum para pini sepuh……
      16 Mei jam 20:01 · Tidak SukaSuka · 4 orangMemuat…
    • Bunda Lia
      Assalamu’alaikum semua kadang kinasihku…. terimakasih atas komentar dan jempolnya… selamat malam salam penuh kasihku selalu dan doaku yang tulus pada malam ini sebelum kita sama2 tukar kaweruh……… Ya Allah Tuhan Yang mencipta langit dan bumi , Tuhan Yang Memiliki Keagungan dan Kemuliaan , Kekuatan yang diinginkan , aku mohon kepada-Mu Ya Allah Yang Maha Pengasih dengan keagungan dan sinaran cahaya wajahmu, Semoga Engkau (dengan keberkatan al-Qur’an ) terangilah pandanganku , lancarkanlah ucapan lidahku , hindarilah hatiku dari segala bentuk kegelisahan , lapangkanlah dadaku , dan berikanlah aku kekuatan untuk beramal dengan perintah-Mu sebagaimana yang terkandung di dalam al-Qur’an ,
      Sesungguhnya tiada yang dapat membantuku melaksanakan kebenaran melainkan diri-Mu , dan tiada yang dapat memberi sesuatupun melainkan Engkau , tiada daya dan kekuatan melainkan dengan bantuan dari-Mu ….Salam sejahtera ke atas Penghulu kami Nabi Muhammad s.a.w., juga keluarga dan seluruh sahabat Baginda ….. Aminnnn.
      Lihat Selengkapnya

    • Bunda Lia Jeng Putrie say… malam say….
      16 Mei jam 20:16 · Tidak SukaSuka · 4 orangMemuat…
    • Wulandari Muis Amin amin amin
      16 Mei jam 20:16 · Tidak SukaSuka · 2 orangMemuat…
    • Bunda Lia Wa’alaikum salam Mas Aring Sukaton… terimakasih.
      16 Mei jam 20:17 · Tidak SukaSuka · 3 orangMemuat…
    • Bunda Lia Mas Panembahan selamat malam salam jumpa…
      16 Mei jam 20:17 · Tidak SukaSuka · 3 orangMemuat…
    • Bunda Lia Mat Malam mas Bayu salam kasih
    • Arie Irfan Amin Allahuma Aminnnn…. Semoga Tuhan memberkati… Selamat malam… Salam Kasihku.
      16 Mei jam 20:18 · Tidak SukaSuka · 2 orangMemuat…
    • Bunda Lia Mas Ariyo…. itu dah tak buatkan mas Ariyo kopinya…
      16 Mei jam 20:18 · Tidak SukaSuka · 3 orangMemuat…
    • Bunda Lia Kang Pangeran Joyo Kusumo matur nuwun kang…Rahayu3x
      16 Mei jam 20:19 · Tidak SukaSuka · 3 orangMemuat…
    • Bunda Lia Mas Bagyo he he he malam mas….
      16 Mei jam 20:19 · Tidak SukaSuka · 4 orangMemuat…
    • Bunda Lia Nyuwun injih mas Hari salam kasih selamat malam
      16 Mei jam 20:20 · Tidak SukaSuka · 3 orangMemuat…
    • Bunda Lia Kang Dullah la kok aku ngantuk to wissan wah kojor tenan iki…
    • Bunda Lia Mas Awan itulah mas… yg sungguh menjadi harapan kita bersama… untuk saling bersama dan kebersamaan… saling tolong menolong dan bahu membahu….. salam kasih
      16 Mei jam 20:21 · Tidak SukaSuka · 3 orangMemuat…
    • Bunda Lia Mbak Wulan met malam mbak salam kangen yo
      16 Mei jam 20:22 · Tidak SukaSuka · 4 orangMemuat…
    • Bunda Lia Sila macane lagi nesu mecucu ora mung bludrek…. grommmmpyang
    • Bunda Lia Mas Arie selamat malam mas … salam kangen.
      16 Mei jam 20:23 · Tidak SukaSuka · 5 orangMemuat…
    • Bunda Lia Wa’alikum salam mas Antok selamat malam salam kasih.
    • Abdullah Ali Hahahaha….hahahaha….Sila ora mung mecucu ning karo mentheleng weruh Sodron di rubung widodari hahahaha….hahahaha….
      16 Mei jam 20:25 · Tidak SukaSuka · 2 orangMemuat…
    • Ariyo Hadiwijoyo amin …mksih bunda…mohon pamit..medal pasewan angayahi jejibahan mugi pikantuk rahayu ingkang tulus.
      16 Mei jam 20:27 · Tidak SukaSuka · 3 orangAnda, Agung Pambudi, dan Abdullah Ali menyukai ini
    • Arie Irfan Sama dunk aku juga kangen neh______
      16 Mei jam 20:33 · Tidak SukaSuka · 3 orangAnda, Agung Pambudi, dan Abdullah Ali menyukai ini
    • Abdullah Ali Sila….wis bali wae,sing duwe omah ngantuk….delet meneh turu….merdeka hahahaha….
      16 Mei jam 20:43 · Tidak SukaSuka · 3 orangMemuat…
    • Sila Sadewa Wis jarke, tek obate sik baku hormat kaliyan panjenengan sami !
      16 Mei jam 20:43 · Tidak SukaSuka · 5 orangMemuat…
    • Arie Irfan
      Alam semesta akan bersahabat dengan kita bila kita membenahi diri kita dan mengambil langkah awal dalam persahabatan sejati. Untuk itu, Kita harus memperbaiki penampilan kita. Bukan sekadar penampilan fisik tetapi penampilan pikiran, penampilan pikiran, penampilan jiwa. Kita harus tampan, bukan sekadar tampan raga tetapi tampan rasa, tampan cipta. Berarti kita harus bersikap sopan, santun terhadap siapa juga. Jangan sekali_kali menyakiti hati orang dengan kata_kata kita yg tajam. Cintailah sesama kita sehingga kita pun dicintai. Rasakan kehadiran Allah dalam setiap makhluk dan segala sesuatu di dalam alam semesta. Rasakan kehadiran_Nya dalam makhluk_makhluk hidup serendah apa pun derajatnya dan dalam benda_benda alami yg bergerak maupun yg tidak bergerak. Janganlah membenci. Salam Kasih.Lihat Selengkapnya

      16 Mei jam 20:47 · Tidak SukaSuka · 6 orangMemuat…
    • Bunda Lia
      Kita harus berjiwa batu karang. Kuat meskipun dihantam gelombang besar,” Jadi, tidak ada kausalitas bagi seorang , apabila pemerintah tidak mengapresiasi karya kita, maka kita tersebut tidak menghasilkan karya seni berkualitas.

      Untuk itu, kesadaran eksistensial kita perlu dibangkitkan. Mereka harus duduk di instansi kesenian untuk mengimplementasikan ilmu yang dimiliki. kita juga harus ajur ajer. Artinya, pikiran dan perasaan digunakan seluruhnya untuk kehidupan kreatif.
      ”Dengan begitu konsistensi pergaulan akan terjaga dengan sendirinya,”.
      Lihat Selengkapnya

      16 Mei jam 20:53 · Tidak SukaSuka · 8 orangMemuat…
    • Arie Irfan Selamat malam Kang Dullah, Mas Sila, Mas Ariyo, Mba Wulan, serta semua yg hadir disini… Salam Kasih Dan Hormatku.
      16 Mei jam 20:56 · Tidak SukaSuka · 6 orangMemuat…
    • Bunda Lia
      Wong Jawa kang ateges manungsa kang lair utawa urip ing tanah Jawa lan kenthel diwernani kabudayan Jawa tansah nyoba ngudi larase utawa harmoni antarane jagad gedhe (makrokosmos) lan jagad cilik (mikrokosmos).Kanggo nggayuh iku, wong Jawa duwe srana laku kebatinan utawa ritual mistik kejawen kanggo nemokakake rasa sejati ing sajroning pangumbarane sukma. Laku kebatinan utawa ritual mistik kejawen iku tumrap saperangan warga bebrayan isih nuwuhake pradondi.Ana saperangan warga bebrayan kang ngarani yen laku kebatian utawa ritual mistik kejawen iku ora salaras kalawan majune jaman saiki, ora laras kalawan logika, lan akeh kang mbiji laku mistik kejawen iku ora salaras kalawan ajaran agama……Lihat Selengkapnya

    • Abdullah Ali Salam malam,mas Arie….rahayu…
    • Misterr Jeans Sang Kinasih Mat mlm Ibunda, Abah Ali, Mas Arie, Mas Ariyo, Mas Sila, Mbak Wulan dan ntuk smua saudara2q tercinta.. Salam ksih dan kangenq ntuk smuanya.
      16 Mei jam 21:03 · Tidak SukaSuka · 7 orangMemuat…
    • Arie Irfan
      Saya tidak tahu kenapa kita berada di sini, tetapi saya yakin bahwa kita berada di sini bukan untuk menikmati hidup sendiri saja. Kita berada di sini bukan untuk menikmati diri sendiri. Kita berada di sini untuk menikmati sanggama kehidupan. Untuk itu, kita mesti berinteraksi dengan orang lain, dengan masyarakat, dengan dunia ini. Kebahagiaan seorang pertapa yg hidup jauh dari keramaian tidaklah sempurna. Ia masih harus bekerja keras untuk meraih kesempurnaan! Kebahagiaan adalah menjalani tapa sambil berinteraksi dengan dunia. Kebahagiaan adalah mempertahankan keheningan diri di tengah kebisingan dunia. Kebahagiaan adalah mempertahankan kewarasan diri di tengah ketidak warasan dan keedanan zaman… Hmmmm… Salam Kasih.Lihat Selengkapnya

    • Abdullah Ali Den Ayu….la biasane wong akeh akehe mbiji samubarang tanpo ngenali sing di biji hehehehe….
      16 Mei jam 21:05 · Tidak SukaSuka · 6 orangMemuat…
    • Abdullah Ali Salam malam,Sang…rahayu.
      16 Mei jam 21:11 · Tidak SukaSuka · 6 orangMemuat…
    • Arie Irfan Selamat malam juga Mas Jeans… Salam Hormatku.
      16 Mei jam 21:12 · Tidak SukaSuka · 6 orangMemuat…
    • Satyo Aji Sanjaya Bun,… derek-langkung, met malem,… njih mpun,makacieh🙂
      16 Mei jam 21:21 · Tidak SukaSuka · 5 orangMemuat…
    • Abdullah Ali Mas Arie,yang jelas kita disini untuk saling bertegur sapa mempererat persaudaraan….saling doa saling memberi dan menerima….itu kalau aku lo mas Arie hehehehe….
      16 Mei jam 21:22 · Tidak SukaSuka · 3 orangMemuat…
    • Misterr Jeans Sang Kinasih Ngaturaken smbah bekti jeh Bah…
      16 Mei jam 21:22 · Tidak SukaSuka · 3 orangMemuat…
    • Bunda Lia Mas Arie Irfanku lanjutkan dulu.. pas cocok…. lanjut sama kang Dullah dullah dulu…
      16 Mei jam 21:25 · Tidak SukaSuka · 5 orangMemuat…
    • Abdullah Ali Sang hehehehe….saling doa yo Sang….

      Pertemanan akan awet dan menyenangkan bila didasari ketulusan memperbanyak saudara….namun bila berteman karena ada maksud tertentu….sudah pasti tak akan bertahan lama…

    • Abdullah Ali Mas Tyo….kok nderek langkung….arep ning ndi kok karo cincing sarung sajak kesusu jiiiiiiaaaaannnn hahahaha….hahahaha…
      16 Mei jam 21:29 · Tidak SukaSuka · 6 orangMemuat…
    • Bunda Lia
      Kayadene terminologi dhasar ing laku mistik kejawen kang sinebut keblat papat lima pancer lan manunggaling kawula gusti wiwit jaman kawuri wis nuwuhake pamawas kang beda-beda. Lumantar buku Mistik Kejawen, Sinkretisme, Simbolisme dan Sufisme dalam Budaya Spiritual Jawa, weton Narasi, Yogyakarta, Suwardi Endraswara njlentrehake bedane panemu lan pitakonan kang gegayutan kalawan ritual mistik kejawen.
      Antarane yaiku Syeh Siti Jenar, Ki Ageng Soerjamentaraman, Syeh Amongraga lan Sunan Kalijaga.
      Ing wiwitan buku, dijlentrehake asal usule kejawen. Miturut andharan ing buku iki asal usul kejawen kawiwitan saka tokoh misteri aran Sri lan Sadono. Sri iku panjilmane Dewi Laksmi, sisihane Dewa Wisnu lan Sadono iku panjilmane Wisnu dhewe.
      Dewi Sri lan Wisnu iki, miturut andharan ing Tantu Panggelaran pancen tau diprentah mudhun ing ngarcapada lan dadi leluhure manungsa ing tanah Jawa. Dewi Sri nitis marang Dewi Candrakirana saka krajan Daha. Dene Sadono nitis dadi Raden Panji….
      Lihat Selengkapnya

      16 Mei jam 21:30 · Tidak SukaSuka · 7 orangMemuat…
    • Arie Irfan Hehehe… Iya Kang Dulah benar sekali tuh… Kita sama_sama saling mendoakan. Kebahagiaan bukan masalah kepemilikan, tetapi kesiapsediaan untuk berbagi. Apa yg kita peroleh, apa yg kita miliki, memang dibutuhkan untuk menghidupi raga ini, tetapi apa yg kita berikan kepada orang lain itulah kehidupan sejati. Salam Kasih Dan Hormatku.
      16 Mei jam 21:31 · Tidak SukaSuka · 5 orangMemuat…
    • Satyo Aji Sanjaya Dhe Abdullah,,,sy mampir sbentar… ngintip2,…langsung pamit,… Maklum. Salam Kasih-Sayang buat smuanya🙂
      16 Mei jam 21:33 · Tidak SukaSuka · 6 orangMemuat…
    • Abdullah Ali Den Ayu hehehehe….dewi condro kirono karo panji asmoro bangun hehehehe….yoh aku paham iki koyone hahahaha….
      16 Mei jam 21:39 · Tidak SukaSuka · 5 orangMemuat…
    • Bunda Lia
      Saka crita mula bukane manungsa Jawa adhedhasar crita ing Tantu Panggelaran iku wis nuduhake yen wiwit jaman kawuri bebrayan kejawen pancen akeh ngugemi lan cedhak kalawan mistik. Laku lan paugeran mistik wis ajur-ajer kalawan urip lan panguripane wong Jawa.

      Mistik Sri lan Sadono iki ing tradhisi kejawen sabanjure ninggalake keyakinan lan tradhisi patung cilik aran Lara Blonyo. Dene piwulang lan paugeran kuna kang dadi pathokan kang raket gandheng cenenge kalawan mistik Sri-Sadono yaiku falsafah Ajisaka.

      Ajisaka ateges cagak utawa saka guru kang nyangga lan ndadekake santosane jiwa manungsa, yaiku religiusitas. Religiusitas Jawa ora liya mistik kejawen. Mistik kejawen mujudake saka guru urip lan panguripane kejawen. Karana iku, kejawen tanpa mistik ateges ora sampurna kejawene. Kejawen lan mistik wus nyawiji dadi wujude religi mistik kejawen.Lihat Selengkapnya

    • Subagyo Ucok Kefakiran membentuk ketidakberdayaan diri manusia,Tuhan memproses kita hanya dari setetes sperma yg bercampur yang hendak di ujinya,Fakir ilmu fakir harta, menjadi kita labil,pada sisi lain kita hendak dijadikan khalifah di bumi ini,maka hendaknya kita pilih tidak menjauh dari sang pencipta kia.
      16 Mei jam 21:46 · Tidak SukaSuka · 5 orangMemuat…
    • Bunda Lia
      Kejawen lelandhesan crita Sri-Sadono dianggep makili jaman nalika manungsa Jawa isih bodho. Nalika Ajisaka tumeka ing tanah Jawa, bebrayan Jawa ngancik dadi bebrayan kang duwe ngelmu. Ya Ajisaka iki kang sabanjure dadi saka guru ngelmune wong Jawa. Ajisaka didunungake minangka tokoh kang mulangake kejawen ndeles utawa asli.

      Bebrayan kejawen kang maneka rupa lan warna, ngasilake maneka warna golongan lan tradhisi ing panguripane wong Jawa. Malah ing sanjerone akeh paguyuban-paguyuban kang tansah ngrembug alam uripe. Paguyuban-paguyuban iku luwih asipat mistis lan adhedhasar konsep rukun. Pawitan dhasare komunitas iki mung arupa tekad lan niat kang padha kanggo nguri-uri tradhisi leluhur. Saben tlatah kejawen uga duwe paugaren mligi. Saben tlatah duwe kosmogoni lan mitos dhewe. Mitos-mitos ing saben tlatah kejawen iku ana kang didadekake keblating urip, dipuja lan disuyuti sarta didunungake ing papan kang mligi ing jagad uripe.

      Wong Tengger ing Jawa Timur duwe falsafah mistik dhewe. Wong Banyuwangi uga duwe legenda gegayutan mula bukane kutha Banyuwangi. Bebrayan Ponorogo duwe sesanti mistik, yaiku aja ngaji ing pondhok, ngajia ing Ponorogo. Samono uga ing tlatah Yogyakarta. Nganti saiki wong Yogyakarta isih percaya yen Kangjeng Ratu Kidul iku wujud keyakinan mistike Panembahan Senapati.Lihat Selengkapnya

      16 Mei jam 21:48 · Tidak SukaSuka · 9 orangMemuat…
    • Bunda Lia
      Nalika nglakoni tradhisi kejawen, wong Jawa tansah ngugemi budaya leluhur kang asipat turun temurun. Karana iku kanthi sadhar apa ora, wong Jawa tansah mumpangatake karya sastra leluhur minangka pondasi uripe. Karya sastra iku kayadene Babad Tanah Jawa, Serat Centhini, Mahabarata, Serat Wedhatama lan liyane kang tansah mernani maneka rupa tradhisi kejawen kang urip nganti saiki.

      Tradhisi kejawen uga asipat lentur lan akomodatif, saengga bisa nampa keyakinan asumber liya. Kejawen bisa nampa ajaran agama Hindu, Budha, Islam, Kristen kang diracik kanthi mentes ing paugerane wong-wong abangan. Abangan mujudake perangan religiusitas Jawa kang asli. Ana candhake.

      Akeh pepundhen Jawa kang sugih pengalaman mistik
      Wong Tengger ing Jawa Timur duwe falsafah mistik dhewe.
      Wong Banyuwangi uga duwe legenda gegayutan mula bukane kutha Banyuwangi. Bebrayan Ponorogo duwe sesanti mistik, yaiku aja ngaji ing pondhok, ngajia ing Ponorogo. Samono uga ing tlatah Yogyakarta. Nganti saiki wong Yogyakarta isih percaya yen Kangjeng Ratu Kidul iku wujud keyakinan mistike Panembahan Senapati.Lihat Selengkapnya

      16 Mei jam 21:55 · Tidak SukaSuka · 7 orangMemuat…
    • Bunda Lia Mas Arie aku mbok dibantu
      16 Mei jam 21:58 · Tidak SukaSuka · 6 orangMemuat…
    • Arie Irfan Hmmm…. Luar biasa…. Salam Kasihku.
      16 Mei jam 22:00 · Tidak SukaSuka · 6 orangMemuat…
    • Agung Pambudi
      HAMPURA-SUN …Sugeng sumunaring CONDRO ingkang tansah hamadhangi jagad gumelar sagung dumadi..hanyekseni poro titah kang tumitah hamemuji mring gusti ingkang moho suci..salam ugi katur dumateng poro sepuh lan pinisepuh kakung miwah putri ingkang sami lenggah ing paseban…mugi sedoyo kadhang kinasih tansah pinaringan rahayu ugi pinayungan sih lan kawelasanipun gusti ingkang akaryo jagad gumelar….RAHAYU SAGUNG DUMADI..DJOJO ING BOJO,DJOJO DJOJO NUSWANTORO……Diajeng ayu Bunda Lia..pun kakang nderek lelenggahan sinanding sliramu ugi tansah ngamini sekabehing panuwuwunan ingkang kawedar ing dalu menikoLihat Selengkapnya

    • Bunda Lia
      Nalika nglakoni tradhisi kejawen, wong Jawa tansah ngugemi budaya leluhur kang asipat turun temurun. Karana iku kanthi sadhar apa ora, wong Jawa tansah mumpangatake karya sastra leluhur minangka pondasi uripe. Karya sastra iku kayadene Babad Tanah Jawa, Serat Centhini, Mahabarata, Serat Wedhatama lan liyane kang tansah mernani maneka rupa tradhisi kejawen kang urip nganti saiki.

      Tradhisi kejawen uga asipat luwes lan akomodatif, saengga bisa nampa keyakinan asumber liya. Kejawen bisa nampa ajaran agama Hindu, Budha, Islam, Kristen kang diracik kanthi mentes ing paugerane wong-wong abangan. Abangan mujudake perangan religiusitas Jawa kang asli.

      Sarujuk apa ora, Syekh Siti Jenar wis mernani jagad mistik kejawen. Mistik kang diwulangake dening Syekh Siti Jenar pancen nuwuhake pradondi nganti tumeka saiki. Apamaneh nalika dheweke ngrembug babagan Gusti Kang Maha Kuwasa lan babagan pati.

      Ana saperangan bebrayan nganggep piwulang mistik saka Syeh Siti Jenar kalebu kaku, mistike akeh sing landhep dudu sing alus. Ana uga bebrayan kang ngecap yen dheweke iku nganut ajaran kang ora bener, nerak paugeran agama Islam kang disebarake para Walisanga.Lihat Selengkapnya

      16 Mei jam 22:03 · Tidak SukaSuka · 6 orangMemuat…
    • Bunda Lia
      Tokoh mistik kejawen Ki Ageng Soerjamentaraman kalebu paraga mistik kejawen kang prasaja. Pengalaman uripe kebak mistik. Uripe kang prasaja sejatine uga perangane mistik. Kekaremane ngumbara, nyepi lan nekani papan-papan kang wingit uga mujudake laku mistik kang asipat implementatif.

      Ki Ageng Soerjamentaraman asale saka njeron beteng (wewengkon Karaton), yaiku putrane Sri Sultan Hamengkubuwono VII lan BRA Retnomandojo. Pengalaman mistike kabelu ngedab-edabi. Uripe kebak laku lan prihatin. Karana iku ing sawijining wektu dheweke mbatin,”Seprana-seprene aku kok durung tau kepethuk wong”.

      Dene tokoh mistik Syeh Amongraga kang ora liya putrane Sunan Giri, ing uripe akeh nyinau agama Islam kang kebak tasawuf. Amongraga sinau agama Islam ing pesantren Karang Banten, gurune Syeh Ibrahim bin Abu Bakar. Kridhane ngudi ngelmu tasawuf iku kang ndadekake dheweke antuk ngelmu kejawen, yaiku campuran antarane Islam lan Jawa, kondhang sinebut ngelmu tuwa.Lihat Selengkapnya

    • Arie Irfan Pasti aku bantu dech…. Kang Dullah mana ea, aku tinggal ke belakang sebentar kok udah nggak ada… Hola… Halooo…. Heheheee…
      16 Mei jam 22:12 · Tidak SukaSuka · 4 orangMemuat…
    • Agung Pambudi ‎@salam rahayu kakang mas arie….semoga berbahagia senantiasa ya..
    • Bunda Lia
      Saka Walisanga, Sunan Kalijaga mujudake wali kang dadi pepunden ing bebrayan Jawa. Nalika nglakoni kuwajibane minangka wali, Sunan Kalijaga bisa migunakake cakrik dakwah cara estetik-sufistik. Sunan Kalijaga kasil ngemonah mistik kejawen saengga katon alus.

      Ing babagan ngibadah, Sunan Kalijaga ngripta jeneng panakawan ing wayang kulit purwa. Semar saka tembung Arab simaar utawa ismarun, tegese paku kang ngadhut filosofi piranti kanggo nancepake barang supaya kuwat, ora mingkuh lan kenceng. Nala Gareng saka tembung Arab nala (nampa) kang ing Basa Jawa ateges ati lan khairan (tumindak kang apik).

      Petruk saka tembung Arab fatruk (tinggalna), yaiku tinggalna samubarang kang ala utawa nahi munkar. Lan Bagong saka tembung Arab baghoo, tegese nimbang antarane rasa lan pikir, antarane sing ala lan sing apik, antarane sing bener lan sing kleru.Lihat Selengkapnya

    • Arie Irfan Selamat malam Mas Agung… Salam Kasih Dan Hormatku.
    • Muhamad Mukhtar Zaedin ‎@ agungparamarta, matur sembah rawuh lan dawuh Diajeng ugi sanak kadhang sedulur ingsun kabeh, wilujeng wengi kang edhi
      16 Mei jam 22:15 · Tidak SukaSuka · 5 orangMemuat…
    • Agung Pambudi semar gareng petruk bagong..wayang kulit n wayang golek.(para pono kawan)”Sammir ‘ala Khairon fatruk ma bagho” ingkang artosipun ” Cancut taliwondo ingdalem hanyuprih kasaenan mongko tinggal ka olonan”..
      16 Mei jam 22:16 · Tidak SukaSuka · 6 orangMemuat…
    • Gadis Exsprit Selamat Malam Mamaku tercinta,,salam kangen,,,,,
      16 Mei jam 22:16 · Tidak SukaSuka · 4 orangMemuat…
    • Gadis Exsprit Mas arie,,mas agung,,selamat malam,,,,,salam sejahtera selalu,,rahayu,,,
    • Agung Pambudi ‎@salam rahayu kakang mas zaedin kang kinasih…salam takzimku..n semoga berbahagia senantiasa..
      16 Mei jam 22:17 · Tidak SukaSuka · 6 orangMemuat…
    • Agung Pambudi Gadis Exsprit selamat malam..semoga bahagia selalu ya..
      16 Mei jam 22:18 · Tidak SukaSuka · 5 orangMemuat…
    • Agung Pambudi ‎@sedulur sepuh..kakang mas Abdullah ali kang kinasih..mugi tansah pinaringan rahayu wilujeng sak -laminyo kakang mas..salam buat seluruh keluarga..
    • Arie Irfan Hehehehe… Iya, maaf hape lagi aku ces ne.. Ini udah mau aku hidupkan, udah penuh kok…
      16 Mei jam 22:22 · Tidak SukaSuka · 4 orangMemuat…
    • Muhamad Mukhtar Zaedin ‎@ ARJUNA (dlm bhs arab) berarti HARAPAN KAMI, akar kata, ARJU dgn shigot mudhori yg bertemu dgn YA MUTAKALIM MA’AL GHOIR
    • Gadis Exsprit Terima kasih mas agung,,,,salam,,
      Selamat malam om mukhtar,,,salam sejahtera selalu buat om,,
      16 Mei jam 22:24 · Tidak SukaSuka · 3 orangMemuat…
    • Muhamad Mukhtar Zaedin ‎@ dari sinilah mengapa ARJUNA punya banyak isteri yg selalu MENGHARAPKANYA SETIAP WAKTU, gkgkgkgkgkgk *piye kang SODRON?
    • Bunda Lia
      Saliyane ngandharake para paraga mistik kejawen kang menjila kayadene Syeh Siti Jenar, Ki Ageng Soerjamentaraman, Syeh Amongraga lan Sunan Kalijaga, panganggit buku, Suwardi Endraswara, uga njlentrehake maneka laku lan tata cara ing jagad mistik kejawen.

      Semedi mujudake rodhane mistik. Ing semedi iki nglibetake rasa kang sejati. Ngelmu rasa sejati iki bisa kagayuh kanti eneng, ening, enung lan nir ing budi utawa suwung. Laku iki kang sinebut semedi, yaiku nyepi, mati raga, mesi raga saengga kuwawa nemokake Gusti Kang Maha Kuawasa ing atine utawa rasa pangrasane.

      Laku tapa mujudake mesin mistik. Tapa kang dikarepake yaiku tata cara urip kang tansah diwernani laku-laku spiritual kayadene tapabrata, tirakat, ngurang-ngurangi lan laku liyane. Laku tapa iki dilakoni kanthi cara mutih, nglowong, ngepel, ngebleng lan sawenehing laku tapa liyane.

      Tata cara ing mistik kejawen liyane yaiku ngraga sukma. Ngraga sukma ing mistik kejawen mujudake laku kanggo nggayuh kasunyatan. Ngraga sukma utawa mati sajroning ngaurip uga mujudake dalan lempeng tumuju Gusti Kang Maha Kuwasa. Karana iku ngraga sukma kagolong pengalaman kang asipat subyektif.

      Wusanane, mistik kejawen diakoni apa ora pancen dadi perangan uripe bebrayan Jawa. Laku mistik apadene kapercayan mistik tuwuh, ngrembaka lan dileluri jumbuh kalawan uripe kabudayan ing bebrayan Jawa. Pradondi kang tuwuh ora mahanani matine mistik kejawen.Lihat Selengkapnya

      16 Mei jam 22:26 · Tidak SukaSuka · 7 orangMemuat…
    • Muhamad Mukhtar Zaedin ‎@ selamat malam juga Gadis manis,,,
      16 Mei jam 22:26 · Tidak SukaSuka · 3 orangMemuat…
    • Abdullah Ali Mas Agung….matursembahnuwun paringane dongo….mugi tansah kaparingan ginanjar wilujeng dumateng kito sedoyo….amin amin amin
    • Gadis Exsprit Selamat malam om abdullahku,,,kok cm jempolnya yg terlihat,,,salam kasihku,,,,
      16 Mei jam 22:27 · Tidak SukaSuka · 2 orangMemuat…
    • Gadis Exsprit Terima kasih,,,om mukhtar,,
      16 Mei jam 22:29 · Tidak SukaSuka · 3 orangMemuat…
    • Aring Sukaton Hemm. . . soyo dalu soyo jeru pangerten ilmu saking Bunda kalian bpk Agung Pambudi matur nuwun sanget, kulo namung saged nderek nyimak ! saking penjenengan sedoyo , sugeng dalu !
    • Muhamad Mukhtar Zaedin ‎@ ning, MLEBU KAMA LEBU, masuk dalam kedalaman samudra Hyang Maha Ada, anging durung tunggal,,,
      16 Mei jam 22:32 · Tidak SukaSuka · 3 orangMemuat…
    • Muhamad Mukhtar Zaedin ‎@ ning, MLEBU KAMA LEBU, masuk dalam kedalaman samudra Hyang Maha Ada, anging durung tunggal,,,
      16 Mei jam 22:32 · Tidak SukaSuka · 3 orangMemuat…
    • Bunda Lia
      Ngerti Lungguhing Urip

      Hidup merupakan sebuah proses menuju titik akhir dalam berdharma. Karena keberadaanya berkisar pada proses, maka sangat mustahil jika berjalan sendiri. Ada sebuah system yang mempengaruhinya. Bahkan, system itu pada kondisi tertentu, mutlak diperlukan keberadaanya , dalam proses pembentukan jati diri . Misalnya sebuah system yang mengharuskan seseorang berjalan disisi kiri dalam berlalu lintas . Atau system yang mengarahkan seseorang harus patuh pada jadwal rutinitas kerja. Yang jadi soal barangkali adalah apakah kita selamanya harus larut kedalam system dengan melepas eksistensi yang kita miliki? apakah kita mesti total mempertaruhkan nilai-nilai privasi masuk kedalam sebuah system demi mempertahankan system yang ada ? tentu saja bukan demikian yang kita harapkan. Sebab acapkali tidak semua system bisa berjalan berdampingan dalam satu waktu dan ruang yang sama.Lihat Selengkapnya

      16 Mei jam 22:33 · Tidak SukaSuka · 11 orangMemuat…
    • Bunda Lia
      Ngerti Lungguhing Kapribaden

      Ini adalah tingkat kesadaran pertama, dimana setiap kadang Persaudaraan diwajibkan untuk mengerti dirinya. ia sebagai sesosok titah (ciptaan), keberadaanya tidak lebih baik dari titah sakwantah (manusia bisaa). Karenanya ia pun harus bisa memposisiskan dirinya pada proporsi yang paling bersahaja.tidak merasa besar, ora kemlinthi, karena selain dirinya, masih ada titah-titah lain, yang baik hak dan kewajibannya, adalah sama , setara

      Sebaliknya karena dirinya ngerti bahwa kedudukan setiap titah pada dasarnya sama, maka dimanapun berada , ia tidak akan kehilangan kepercayaan diri (dalam lingsem). Pun tidak akan kelewat percaya diri (super ego, tidak sombong). Penampilannya, kendati tampak bersahaja, sederhana tapi tidak berkesan miskin, wibawa tapi tidak angker. Dan, setiap gerak geriknya terpancar sebuah sikap percaya diri.Lihat Selengkapnya

      16 Mei jam 22:37 · Tidak SukaSuka · 8 orangMemuat…
    • Abdullah Ali Permasalahan yang terjadi diluar sana memang sangat sulit untuk dipertemukan antara orang orang tekstual dengan orang orang pelaku ritual. Islam modern mutlak mengklaim bahwa bila tak sesuai syariat adalah batal tanpa mau mengkaji lebih jauh lagi bahwa yang mereka pegang teguh itu syariat secara terjemahan….lebih parah lagi bila yang bicara orang bertitel dan dapat julukan ustadz,jamaah sudah lansung percaya….
      16 Mei jam 22:38 · Tidak SukaSuka · 6 orangMemuat…
    • Muhamad Mukhtar Zaedin ‎@ system itu thorikoh, suatu jalan yg menyediakan cara kepada kita untuk sampai (wusul, tumeka) pada yg di rencanakan,,,
      16 Mei jam 22:39 · Tidak SukaSuka · 5 orangMemuat…
    • Bunda Lia
      Bagaimana kita bersikap saat berada dilingkungan kerja dan bagaimana pula bersikap saat berada ditengah-tengah lingkungan dan masyarakat.

      Untuk menuju kearah itu terdapat empat tingkat pengertian dan kesadaran harus dipegang teguh . yakni, pertama, mengerti keberadaan diri sendiri (ngerti lungguhing kapribaden) , kedua mengerti keberadaan orang lain (ngerti lungguhing ngaurip), ketiga mengerti pada keberadaan Tuhan (ngerti punjering manembah). Keempat mengerti jalan menuju kematian (ngerti dumunge pati)’Lihat Selengkapnya

    • Bunda Lia Mas Agung tolong bantuin ya mas aku ada perlu sebentar… lanjutin ya mas…
    • Agung Pambudi
      nuwun injih diajeng…manjing (masuk), ajur-ajer (hancur-mencair). Terjemahannya, masuk menyatukan diri dengan lingkungan. Peribahasa ini sering digunakan sebagai nasihat, pandai-pandailah menyesuaikan diri di manapun berada agar selamat dan memiliki banyak kenalan. Karena, tanpa berhasil menyatu dengan lingkungan, keberadaan seseorang di sana tak ubahnya lumut yang tumbuh di atas batu. Di musim hujan, ia akan menghijau. Tetapi di kala kemarau datang, ia pun menjadi kering kerontang. Mati sia-sia, tanpa bisa ditolong lagi..Lihat Selengkapnya

      16 Mei jam 22:45 · Tidak SukaSuka · 6 orangMemuat…
    • Misterr Jeans Sang Kinasih Hidup adalah panggung sandiwara kata sbuah lagu, tp janganlah hdp yg kita jalani dijadikan sandiwara, jadikanlah hidup ini sbuah kenyataan yg hrs bnar2 dijalani dgn Hati yg Ikhlas dan pnuh ksabaran.
    • Agung Pambudi
      Secara simbolis, peribahasa ini AJUR -AJER..mengajak manusia agar bercermin pada ikan, ketam, anggang-anggang, serta binatang air lainnya yang hidup di sungai. Meskipun berbeda, tetapi komunitas di sana terasa damai. Mereka seia-sekata, membangun kebersamaan hidup yang sesuai sepanjang masa. Artinya, mengamalkan atau mengupayakan sesuatu secara bersama-sama. Sementara itu, yang berbeda dijadikan semacam karangan bunga guna menyemarakkan kebersamaan mereka. Dengan demikian, keakraban pun terjalin bukan semata-mata dalam hubungan lahir, tetapi terpatri hingga ke hati sanubari. Dalam pandangan orang Jawa, sikap tersebut sama halnya dengan telah mengamalkan nilai manjing ajur-ajer, momor momot, nggendhong nyunggi orang lain, seperti halnya nggendhong nyunggi diri sendiri.Lihat Selengkapnya

    • Agung Pambudi
      Laku jantrane urip iki kadhangkala pancen mbingungake. Manawa ginambar nganggo grafik mbokmenawa wis pating slengkrah ora karuwan. Mula ora gumun yen para winasis ngendikakae yen saiki iki diarani jaman edan, jaman kalabendu, kalatidha lan sakpnunggalane. Kabeh mau nggambarake ruweting lelakon lan kedadeyan sing dumadi ana lumahing bumi iki.

      Wiwit gumelare jagad raya iki, pancen mono antarane bebener lan kaluputan ora tau akur. Loro-lorone cengkah siji lan sijine, malah padha sesatron. Nanging bareng lan gumingsiring wektu, ana ing jaman modern iki, ing antarane barang sing bener lan barang sing luput kaya-kaya wis lebur tanpa wates (blur), ajur ajer saengga marakake kuwur lan bingung. Ewuh aya ing pambudi..Lihat Selengkapnya

      16 Mei jam 22:54 · Tidak SukaSuka · 5 orangMemuat…
    • Agung Pambudi
      Ya ing kahanan kaya mengkono mau, manungsa nglakoni urip sing kebak pilihan. Semono uga, bebener lan kaluputan uga mujudake pilihan. Endi sing arep dijupuk, iku gumantung marang awake dhewe. Ana ing kahanan sing kaya mangkene iki, weninging pikir lan rasa mujudake sangu sing yekti pengaji banget. Sing bisa dadi gaman kanggo ngadhepi owah gingsiring kahanan, saengga manungsa ora kentir lan keblasuk ana juranging kanisthan. .Lihat Selengkapnya

    • Agung Pambudi
      MERSUDI PATITISING TINDAK PUSAKANE TITISING HENING.Sing dadi pitakonan, kepriye carane ngupayakake pikiran, ati lan jiwa sing wening mau? Sejatine Gusti Allah wis paring dalan sing bisa dilakoni. Para winasis uga wis paring piwulang kaya sing sesingiran utawa tembang Tamba Ati, sing yen ora kleru karipta dening Kanjeng Sunan Bonang.

      Tamba ati iku lima sakwernane

      Maca Qur’an angen-angen sakmanane

      Kaping pindho shalat wengi lakonana

      Kaping telu wong kang sholeh kumpulana

      Kaping papat kudu weteng ingkang luwe

      Kaping lima dzikir wengi ingkang suwe

      Kabeh mau menawa dilakoni kanthi tumemen, insya Allah bakal kaleksanan. Sapa temen bakal tinemu…Lihat Selengkapnya

    • Agung Pambudi
      Jiwa sing tenang pancen nduweni papan kang kinurmat. Gusti Allah dhewe dhawuh nganggo ndangu “He jiwa-jiwa sing tenang, Yaa ayyuhatunnafsul muthma’innah……”. Dhawuh mau ora mung mujudake panyeru uawa panyeluk, nanging uga ngemu surasa yen titah ing marcapada iki kudu mbudidaya murih ndarbeni jiwa sing tenang. Diibaratake, ya mung banyu sing anteng kanthi “permukaan” sing rata kaya kaca sing bisa mantulake cahya-cahya kang cumlorot saka sakkupenge lan bisa menehi gambaran sing cetha wewayangan langit sing ana sakndhuwure. Ya mung jiwa sing tenang, tentrem lan kebak ing kaihlasan sing bisa mundhi lan ngleksanakake dhawuh-dhawuhe Pangeran lan ngrembakakake kabecikan marang sakkabehing titah kang dumadi (rahmatan lil ‘alamin).

      Mula ayo para sedulur, ana saktengahe urip sing sangsaya “brisik” iki, awake dhewe ora kendhat anggone ngudi ihlasing jiwa, weninging ati lan pikiran.

      Ngugemi bebener pancen abot, malah kadhang pahit, nanging sing pahit iku satuhune nambani utawa marasake. Urip pancen kebak pilihan. Nanging sakuwise urip ing ndunya iki, isih ana urip maneh, lan ing kana ora ana pilihan babar pisan. Elinga…den alinga..Lihat Selengkapnya

      16 Mei jam 23:03 · Tidak SukaSuka · 6 orangMemuat…
    • Gadis Exsprit Selamat malam mas jeans,,salam lasihku
      16 Mei jam 23:03 · Tidak SukaSuka · 5 orangMemuat…
    • Bunda Lia
      Sesungguhnya kehidupan manusia sebagai mahkluk Tuhan yang terutama, hendak menuju keabadian kembali kepada causa prima titik tolak segala sesuatu yang ada, melalui tingkat ke tingkat namun tidak setiap insan menyadari bahwa apa yang dikejar-kejar itu telah tersimpan menyelinap di lubuk hati nuraninya. Kita sadar menyakini akan hakiki hayati itu dan akan mengajak serta para warganya menyingkap tabir/tirai selubung hati nurani dimana “SANG MUTIARA HIDUP” bertahta.
      Manusia Dapat Dihancurkan Manusia Dapat Dimatikan Tetapi Manusia Tidak Dapat Dikalahkan, Selama Manusia Itu Masih Setia Pada Hatinya Sendiri.
      – sepiro gedhene sengsoro yen tinompo amung dhadi cubo( seberapa besar masalh jika diterima dengan lapang/ikhlas hanya menjadi cobaan/ringan)
      – Ngluruk Tanpa Bala, Menang Tanpa Ngasorake, Sekti Tanpa Aji-Aji, Sugih Tanpa Bandha (Berjuang tanpa perlu membawa massa; Menang tanpa merendahkan atau mempermalukan; Berwibawa tanpa mengandalkan kekuasaan, kekuatan; kekayaan atau keturunan; Kaya tanpa didasari kebendaan)
      Lihat Selengkapnya

    • Agung Pambudi AJUR AJER..DALAM PANGERTEN SEDULUR PAPAT (4 UNSUR ALAM).
      16 Mei jam 23:12 · Tidak SukaSuka · 5 orangMemuat…
    • Muhamad Mukhtar Zaedin ‎@ SUGIH ORA RERAWAT, MLARAT ORA GEGULAT (pribahasa di cirebon)
      16 Mei jam 23:16 · Tidak SukaSuka · 4 orangMemuat…
    • Abdullah Ali Hahahaha…..mas Agung bener yen tombo iku pahit,ning nek Den Ayu ora gelem pahit….njaluke nek tombo yo sing enak….piye jal hahahaha….hahahaha….
      16 Mei jam 23:16 · Tidak SukaSuka · 4 orangMemuat…
    • Muhamad Mukhtar Zaedin ‎@ tombo sing enak yo okeh Kang Sodron, asal sakite iku loro weteng alias kempong gkgkgkgkgkgk
      16 Mei jam 23:18 · Tidak SukaSuka · 5 orangMemuat…
    • Arie Irfan
      Manusia ketika masih janin, ia bagaikan bav. Pada waktu menjandi bayi, ia bagaikan tumbuh_tumbuhan. Sebagai anak kecil, bagaikan binatang. Setelah menjadi dewasa, baru menjadi orang, menjadi manusia! Selama berwujud, pikiran manusia mengalami evolusi terus, proses yg dialaminya berulang kali. Kadang lamban, kadang cepat, ibarat air keruh, kesadaranya mengalir terus. Sampai pada suatu ketika menjadi jernih. Salam Kasih. Lihat Selengkapnya

      16 Mei jam 23:20 · Tidak SukaSuka · 5 orangMemuat…
    • Agung Pambudi
      JADILAH ENGKAU MEMPUNYAI SIFAT SEPERTI BUMI..MENJADI PIJAKAN SEMUA ORANG…MENUMBUHKAN APA APA YG MENJADI HAJAT HIDUP ORANG BANYAK…DILUKU MAU..DICANGKUL MAU.DITANAMAI APA SAJA.BAHKAN DIIJAK INJAK DIADUK ADUK.DIBAKAR .DIJADIKAN BATU BATA,,DIJADIKAN .GENTENG…..WALAU LETAKMU DIBAWAH…NAMUN ADA MASANYA…SEMUA ORANG AKAN MENGAKUI..BAHWA KAU TETAPLAH MULIA…KETIKA ENGKAU MENJADI SUATU BAGIAN DARI BANGUNAN MEGAH..ENGKAU SEBAGAI GENTENG..LAETAKMU MENJADI DIATAS,,DAN PALING ATAS..BAHKAN MAMPU MENAUNGI DARI TERIK MATAHARI DAN HUJAN….Lihat Selengkapnya

      16 Mei jam 23:20 · Tidak SukaSuka · 6 orangMemuat…
    • Aring Sukaton Maturnuwun sanget Pak Agung Pambudi sedoyo pangerten ajur ajer, mugi saged nglampahi dtg gesang engkang mboten dangu meniko ! Nuwun nuwun ugi kagem Mas Abdulah Ali kaliyan sedoyo engkan paring wewejang dalu meniko rahayu
      16 Mei jam 23:20 · Tidak SukaSuka · 5 orangMemuat…
    • Abdullah Ali Pak Mukhtar, ono tombo sing enak yo nyenengke…..yo iku obat loro bronto hahahaha….hahahaha….hahahaha….jare Sodron lo iki….hahahaha….hahahaha….
      16 Mei jam 23:21 · Tidak SukaSuka · 4 orangMemuat…
    • Muhamad Mukhtar Zaedin ‎@ sopo sing brontok Kang Sodron? gkgkgkgkgkgkgkgk
      16 Mei jam 23:22 · Tidak SukaSuka · 4 orangMemuat…
    • Arie Irfan Hehehe ralat manusia ketika masih janin, ia bagaikan batu tuh….
      16 Mei jam 23:25 · Tidak SukaSuka · 4 orangMemuat…
    • Agung Pambudi
      MAKA JADILAH ENGKAU MEMPUNYAI SIFAT SEPERTI AIR..AIR SELALU MENGALIR KETEMPAT YANG LEBIH RENDAH..DIBUAT CEBOK MAU DIBUAT SESUCI YA MAU .BUAT MANDI..BUAT MINUM …BAHKAN KAU DIBUTUHKA OLEH SETIAP KEHIDUPAN..MENYIRAMI TANAMAN HIJAU MEMBUAT BUMI YG KERING MENJADI SUBUR..APA APA YANG KAU LALUI AKAN TUMBUH TANAMAN HIJAU..JIKA KAU BERKUMPUL DIDALAM SUATU KEDUNG MAKA BERDATANGANLAH SATWA SATWA SEKEDAR MELEPAS DAHAGANYA…KETIKA KAU MENGALIR DIANTARA BEBATUAN GUNUNG YANG BERKELOK..MAKA TERIPTALAH KEINDAHAN YANG SEMPURNA ..HINGGA SAMPAILAH PADA MUARA ..MELEBURKAN DIRIMU DALAM SAMUDRA RAYA..DAN KEMBALI SANG SURYA BRSAMA SANG BAYU..MENGANGKATMU KETEMPAT YANG LEBIH TINGGI..MENJADI GUMPALAN AWAN MEGA MEGA..DAN SIAP MENYIRAMI KEMBALI BUMI YANG TANDUS…Lihat Selengkapnya

    • Ronie Susiawan Sugeng dalu.
      16 Mei jam 23:29 · Tidak SukaSuka · 3 orangMemuat…
    • Abdullah Ali Mas Aring….ya lebih simpelnya bahwa dalam bermasyarakat atau bergaul,kita dituntut untuk bisa menempatkan diri agar kehadiran kita bisa diterima orang banyak…..namun kalau toh ndak bisa,maka biar kita seperti keringat yang keluar dengan membawa kotoran tubuh….kita menghindari pertemuan demi kebaikan orang banyak….
      16 Mei jam 23:31 · Tidak SukaSuka · 4 orangMemuat…
    • Agung Pambudi MAKA JADILAH KAU MEMPUNYAI SIFAT SEPERTI..UDARA..IA MEMBERI NAFAS KEHIDUPAN KEPADA SELURUH MAHKLUK DIBUMI..
    • Bunda Lia Tiga Omong kok wuyung loro bronto wae….
    • Bunda Lia Tiga Dimas Ronie matur sanget nuwun rawuhipun dimas…. rahayu wilujeng.
      16 Mei jam 23:37 · Tidak SukaSuka · 7 orangMemuat…
    • Bunda Lia Tiga Mas Aring besok libur ampun sare rumiyen loh njih…. he he he
      16 Mei jam 23:38 · Tidak SukaSuka · 7 orangMemuat…
    • Agung Pambudi DAN JADILAH ENGKAU MEMPUNYAI SIFAT SERPERTI API YANG MAMPU MEMBERI SMANGAT DALAM SETIAP KEHIDUPAN…LAKSANA MATAHARI YG MENYINARI BUMI…LAKSANA API SEMANGAT YG MENYALA DIDALAM SANUBARI…PAASMU DIBUTUHKAN OLEH SEGENAP MAHKLUK SAGUNG DUMADI…
    • Ronie Susiawan Seneng punopo susah meniko lak sejatosipun gaweanipun piyambak.. dumateng poro sepuh sungkem kawulo mugi tinampi ing manah panjenengan sedaya. mugi rahayu
      16 Mei jam 23:40 · Tidak SukaSuka · 4 orangMemuat…
    • Bunda Lia Tiga
      Wong urip ing alam bebrayan iku yekti angel, kudu bisa ngereh pakone “si aku”, aja nggugu karepe dhewe lan nuruti hawa napsu. Luwih-luwih ing dina samengko, alam bebrayan donya tansah kebak pradhondhi, silih ungkih, rebutan benere dhewe-dhewe. Mula sing baku, wong urip kudu bisa miyak aling-aling kang nutupi pikiran kang wening. Lire, senajana sajroning pasulayan, kudu bisa nyandhet kemrungsung “si aku” istiqaroh sakehing bedane panemu bisa disawijek ake…Lihat Selengkapnya

      16 Mei jam 23:40 · Tidak SukaSuka · 8 orangMemuat…
    • Agung Pambudi NAMUN JIKA TELAH MAMPU AJUR AJER MENJADI BUMI JANGANLAH MEMPUNYAI SIFAT AMAAH..KARNA AKAN MENIMBULKAN GEMPA BUMI..TANAH LONGOR..
      16 Mei jam 23:41 · Tidak SukaSuka · 5 orangMemuat…
    • Bunda Lia Tiga
      Watak narima mono yekti dadi sihing Pangeran, nanging yenta nganti kleru ing panyurasa bisa nuwuhake kleruning tumindak. Narima, lire ora ngangsa-angsa nanging ora kurang weweka lan tansah mbudidaya amrih katekaning sedya, dudu ateges kebacut lumuh ing gawe, suthik ihtiyar.Awit yen mangkono ora jeneng narima, naging keset. Jer wataking wong keset iku mung gelem enake emoh rekasane, gelem ngemplok suthik tombok, satemah dadi wong ora weruh ing wirang, siningkirake saka jagading bebrayan…..Lihat Selengkapnya

      16 Mei jam 23:42 · Tidak SukaSuka · 9 orangMemuat…
    • Bunda Lia Tiga
      Arang wong sing bisa mapanake rasa narima marang apa bae kang wis klakon digayuh. Yen rumangsa kurang isíh golek wuwuh, yen wis oleh banjur golek luwih, yen wis luwih tumuli mbudidaya aja ana wong síng bisa madhani. Wong kang duwe rasa mangkono mau satemene memelas. Uripe tansah ngangsa-angsa, ora nate sumeleh atine. Kanggo nuruti rasa kang kleru kasebut sok-sok banjur tumindak ora samesthine lan nalisir saka pakarti kang bener…..Lihat Selengkapnya

      16 Mei jam 23:43 · Tidak SukaSuka · 9 orangMemuat…
    • Ki Joko Bodho
      waoooo luar biasa karya cinta ok karya ilmu jawa ok wajah ok sipritualis ok , keberanian ok, iintelektual ok agama ok,budaya, ok kekayaan ok,seniman ok,tarian ok, suara ok, nyanyi ok,sejarah ok darah biru ok negarawan ok kekratonan ok turunan ratu selatan ok saya cuman geleng geleng aja dan jemol buat yang unya nama ….?. arjuna nuantara hanya pengamat mohon maaf bia tidak sopan rasanya ingin terbang ke parang tritis sambil mengulang sejarah waktu saya naik kuda putih yang bernama menur di pinggir pantai 2 tahun yang lalu.Lihat Selengkapnya

    • Agung Pambudi NAMUN JIKA TELAH MAMPU AJUR AJER MENJADI AIR JANGANLAH MEMPUNYAI SIFAT AMARAH..KARNA AKAN MENIMBULKAN SUNAMI BANJIR BANDANG DLL.
      16 Mei jam 23:43 · Tidak SukaSuka · 8 orangMemuat…
    • Bunda Lia Tiga Aja sok ngluputake, gedhene ngundhat-undhat wong liya, samangsa kita ora katekan apa kang dadi kekarepan kita. Becike kita tliti lan kita goleki sebab-sebab ing badan kita dhewe, amrih kita bisa uwal saka dayaning pangira-ira kang ora prayoga. Kawruhana, yen usadane watak apes sing njalari nganti ora katekan sedya kita iku, ora ana liya, ya dumunung ana ing awak kita dhewe….
    • Agung Pambudi NAMUN JIKA TELAH MAMPU AJUR AJER MENJADI ANGIN /UDARA JANGANLAH MEMPUNYAI SIFAT AMARAH..KARNA AKAN MENIMBULKAN PUTING BELIUNG ,TORNADO ANGIN TOPAN,ANGIN DUDUK,DAN TERAHIR MASUK ANGIN…
    • Bunda Lia Tiga Yen kepengin diajeni liyan, mula aja sok dhemen martak-martakake, apa maneh nganti mamerake kabisan lan kaluwihanmu. Pangaji-ajining liyan iku sejatine ora perlu mbok buru, bakal teka dhrwr. Nuduhake kewasisan pancen kudu bisa milih papan lan empan.
      Mula kang prayoga kepara purihen aja kongsi wong liya bisa njajagi. Nangíng mangsa kalane ngadhepi gawe parigawe keconggah mrantasi…
    • Bunda Lia Tiga Luwih becik makarti tanpa sabawa kang anjog marang karahayoning bebrayan, katimbang tumindake wong kang rekane nindakake panggawe luhur nangíng disambi udur.
      Yektine tata tentrem iku ora bakal bisa kagayuh yen ta ora adhedhasar kerukunan, dene kerukunan iku mung bisa kecandhak yen siji lan sijine padha bisa aji-ingajenan lan mong-kinemong…
      16 Mei jam 23:46 · Tidak SukaSuka · 8 orangMemuat…
    • Agung Pambudi NAMUN JIKA TELAH MAMPU AJUR AJER MENJADI API JANGANLAH MEMPUNYAI SIFAT AMARAH..KARNA AKAN MENIMBULKAN ..GUNUNG MELETUS YG MENUMPAHKAN LAHAR..KEBAKARAN,DLL..
      16 Mei jam 23:47 · Tidak SukaSuka · 7 orangMemuat…
    • Bunda Lia Tiga
      Ing jagading sesrawungan mono nyirík marang sesipatan kang gumedhe lan wewatakan kang tansah ngegungake dhiri. Sipat lan wewatakan mau adhakane banjur nuwuhake rasa ora lila yen nyipati ana liyan síng luwih katimbang dheweke. Mula saiba becike samangsa sapa kang rumangsa pinter dhewe, sugih dhewe, lan kuwasa dhewe iku gelema nglaras dhiri lan ngleremake cíptane kang wening, yen sejatine isíh ana maneh kang Maha Pinter, Maha Sugih, lan Maha Luhur. Klawan mangkono rasa pangrasa dumeh lan takabur kang dadi sandhungan pasrawungan bisa sumingkír…..Lihat Selengkapnya

      16 Mei jam 23:47 · Tidak SukaSuka · 10 orangMemuat…
    • Bunda Lia Tiga Sugih omong kanggo nggayengake pasamuwan pancen apik. Nanging ngomong mung golek suwure awake dhewe sok ketrucut miyak wewadine dhewe. Pira bae cacahe wang kang kepleset uripe múug marga suka anggonesugih omong. Mula sabecik-becike wong iku ora kaya wong kang meneng. Nangíig menenge wong kang darbe bobot kang anteb síng bisa dadi panjujugane para pawongan kang mbutuhake rembug lan pituduh…
      16 Mei jam 23:47 · Tidak SukaSuka · 10 orangMemuat…
    • Ki Joko Bodho ojo gegeran mas dan
      16 Mei jam 23:48 · Tidak SukaSuka · 6 orangMemuat…
       
       

       
    • Bunda Lia Tiga Sugih omong kanggo nggayengake pasamuwan pancen apik. Nanging ngomong mung golek suwure awake dhewe sok ketrucut miyak wewadine dhewe. Pira bae cacahe wang kang kepleset uripe múug marga suka anggonesugih omong. Mula sabecik-becike wong iku ora kaya wong kang meneng. Nangíig menenge wong kang darbe bobot kang anteb síng bisa dadi panjujugane para pawongan kang mbutuhake rembug lan pituduh…
      16 Mei jam 23:48 · Tidak SukaSuka · 10 orangMemuat…
    • Agung Pambudi MAKA AJUR AJER DIDALAM KE EMPAT UNSUR HANDAKLAH MEMPUNYAII SIFAT MUTMAINAH…BERGUNA UNTUK SEMUA KEHIDUPAN DAN MANFAAT DUNIA AHERAT….AMIEN..DEMIKIAN KURANG LEBIHNYA MOHON MAAF..
      16 Mei jam 23:49 · Tidak SukaSuka · 7 orangMemuat…
    • Bunda Lia Tiga Yen kowe arep rembugan, pikiren luwih dhisik tetembungan sing arep kok wetokake. Apa wis ngenggoni telung prekara : bener manís, migunani. Ewa semono sing bener iku isih perlu dithinthingi maneh yen gawe gendrane liyan prayoga wurungna. Dene tembung manis mono ora duwe pamrih, pamrihe bisa gawe senenge liyan kang tundhone migunani tumrape jagadíng bebrayan….
      16 Mei jam 23:49 · Tidak SukaSuka · 10 orangMemuat…
    • Bunda Lia Tiga
      Nindakake kabecikan mono ora mesthi kudu cucul wragad, nanging bisa ditindakake sarana pakarti-pakarti liyane sing sejatine akeh banget carane. Sauger bisa gawe senenging liyan, upamane bae mawa ulat sumeh tangkep srawung kang sumanak, bisa manjing ajur-ajer ing madyaning bebrayan, lan bisa dadi patuladhan laku utama. Kabeh mau klebu ewoning tindak kabecikan kang ajine ngleluwihi wragad dedana kang diwenehake utawa dipotangake, apamaneh lamun anggone menehi utawa ngutangi iku sinamudana kebak pamrih….Lihat Selengkapnya

    • Ki Joko Bodho bunda ini malem sloso kliwon emut nggih kidul jenengan midangetaken nyuwun ngapunten woten rapat agung,nyuwun sewu kulo lare alit wedi tinimbang kanjeng ibu duko mangke
    • Bunda Lia Nek aku ora wedhi piye kang Joko Bodho…. aku ki lagi nesu… kok malah kidul sing nesu… aku ki loh bener2 nesu mulane lagi gremeng…. arep rapat agung … opo arep mantu… ora ra mikir sing tak pikir sesok bayar utang je kang…
    • Ronie Susiawan Wong jawa anggoning roso podho gulangge ing kalbu mrih lantip ing sasmitha kuwowo nahan hawa kinemat mamothing driya.
      16 Mei jam 23:59 · Tidak SukaSuka · 4 orangMemuat…
    • Ronie Susiawan maksutipun pripun meniko Ki joko.
      17 Mei jam 0:08 · Tidak SukaSuka · 3 orangMemuat…
    • Agung Pambudi
      ajur ajer ugo mowo ateges.ing urip bebrayan sagung dumdi..Ana tetesing rasa kang wola wali pakartine,cetho yen kabeh kuwi ora mung sepisan gawe,kang ateges marambah-rambah nganti kena diarani datan ana pedhote,utawa langgeng,tetep,adjeg,kaya dene getere jejantungira.Wadhah kanggo papane dhawuh kang wus manunggal kalawan bumi,tegese wadhahlan isine ora bisa pisah,utawa sing andhawuhi lan sing diparinggi dhawuh wus nyawidji..Lihat Selengkapnya

      17 Mei jam 0:12 · Tidak SukaSuka · 5 orangMemuat…
    • Ki Joko Bodho maksute yen dulur longgar rejeki ayo bali tullung tinulung najan kuo ugi lagi ngunggahne putro kaleh mlebu kuliah lan sd mergo kulo tani inggih repot,semanten ugi bunda niki lagi repot dados atur kedah di atur ben mboten panas , ngapunten sedoyooo sederek , suwun
    • Ronie Susiawan lha aku iki malah ora ngerti opo opo mbok jajal wani pora dadi sejatine ….kagem sampeyan Ki joko monggo..
      17 Mei jam 0:14 · Tidak SukaSuka · 2 orangMemuat…
    • Agung Pambudi
      Selasa, 12 2010 | 20:57
      100 Orang Spiritualis, Sujud Agung Sarasehan Anggoro Kasih di TMII
      Laporan : Sudibyo

      Cakrawalainfo.com (Jakarta) – Senin, (11/01/2009) malam lalu, bertepatan dengan malam Selasa Kliwon atau yang lebih dikenal dengan istilah malam Angoro Kasih, sekitar 100 orang kalangan spiritualis dan supranaturalis, termasuk budayawan, berkumpul di Sasano Adiroso Pangeran Sambernyowo Taman Mini Indonesia Indah (TMII) Jakarta.

      Dalam sarasehan yang diprakarsai oleh Direktorat Jenderal Kepercayaan Terhadap Tuhan Yang Maha Esa Departemen Kebudayaan dan Pariwisata ini, menghadirkan dua narasumber. Yakni tokoh supranatural asal Yogyakarta, Bunda Lia Hermin Putri, dan sekretaris Jenderal Himpunan Penghayat Kepercayaan (HPK) pusat, AA. Sudirman.

      Sedangkan yang tampak hadir dikalangan tokoh-tokoh orang linuwih antara lain, Kanjeng Purwo yang juga ketua DPC Forum Komunikasi Paranormal dan Penyembuhan Alternatif (FKPPAI) Kota Depok, paranormal kondang Joko Bodo, Kajeng Beyos Gajah Abioso, Romo Dusjanto serta undangan lainya. Tak ketinggalan dari kalangan budayawan yang tampak hadir yakni adik kandung WS Rendra, Sudibjo. Diawal awal acara, sarasehan yang di moderatori oleh Pangeran Noerman ini tampak gayeng. Namun ketika acara menginjak pertengahan, tampak sekali sebagian undangan kurang puas. Karena setiap pertanyaan atau pendapat salah seorang peserta, selalu dipotong oleh moderator dengan alasan waktu yang terbatas.

      Namun ketika ada peserta yang bertanya atau berpendapat tidak sesuai dengan kontek atau keluar jalur dari pokok acara, terkesan dibiarakan dengan alasan, Demokrasi. Karena yang hadir rata-rata dari kalangan spiritual dan supranatural, pertanyaan yang diajukan oleh mereka terhadap narasumber, khususnya kepada bunda Lia, juga seputar dunia gaib serta “sangkan paraning dumadi”. Karena itu, semua dapat dijelaskan oleh perempuan yang juga pimpinan Sanggar Supranatural Songgo Buwono ini dengan gamblang. Termasuk pertanyaan tentang asal usul budaya Nusantara yang dilontarkan oleh salah seorang peserta dari Tuban, Jawa timur.

      Menurut bunda Lia, asal usul budaya Indonesia sudah ada jauh sebelum Indonesia merdeka bahkan sebelum Nusantara dijajah oleh bangsa lain. Bahkan sudah ada ketika tahun 400 SM (sebelum masehi). “Jangan salah, bangsa kita kaya akan budaya. Dan itu sudah ada jauh sebelum bangsa kita bebas dari penjajah. Tepatnya 400 SM atau ketika jaman kerajaan Kutai di Kalimatan Timur “, terangnya. Sedangkan puncak acara sesuai tema-nya “Sujudan Agung Sarasehan Malam Angoro Kasih”, diisi dengan doa yang dipimpin salah seorang anggota HPK. Karena menurut bunda Lia, malam Selasa kliwon merupakan malam yang penuh berkah dan cinta kasih. Sehingga dengan doa di malam Selasa Kliwon/Anggoro Kasih, maka akan cepat dikabulkan oleh tuhan yg maha esa..Lihat Selengkapnya

    • Abdullah Ali Hehehehe….
      17 Mei jam 0:26 · Tidak SukaSuka · 2 orangAnda dan Agung Pambudi menyukai ini.
    • Ki Joko Bodho aduh saya kok pas ngak hadir ya padaha aku juga pernah hadir dan mas bios dan lain ain akrap dengan saya yang peukiskondang di beji depok itu,
      17 Mei jam 0:29 · Tidak SukaSuka · 2 orangMemuat…
    • Agung Pambudi ‎@kakang mas joko..meniko diajeng ayu..sampun minggah ing sanggar pamujan….MAHENING SUCI..kawulo lan kadhang kinasih…ingkang dipun pasrahi nenggo warung kasih…pangapunten lho….monggo dipu lajengaken..
      17 Mei jam 0:37 · Tidak SukaSuka · 3 orangMemuat…
    • Wisang Geni sugeng ndalu poro sederek ingkang dalem hormati… nyuwun sewu meniko mas agung pambudi maksudipun menopo njih… kok pokok bahasan dados wonten berita ingkang sampun kelampahan… matur nuwun… wonten lepate nyuwun pangapunten…
      17 Mei jam 0:38 · Tidak SukaSuka · 4 orangMemuat…
    • Abdullah Ali Ono opo to iki….?
      17 Mei jam 0:44 · Tidak SukaSuka · 2 orangMemuat…
    • Agung Pambudi meniko pangenget bilih sampun dangu diajeng ayu nindakken anggoro kasih kakang mas wisang..(baik yg umum maupun yg bersifat pribad)i lan ugi wau kang mas joko ugi paring pangenget..
      17 Mei jam 0:47 · Tidak SukaSuka · 3 orangMemuat…
    • Agung Pambudi mekaten kakang mas wisang ..ngapunten..
      17 Mei jam 0:47 · Tidak SukaSuka · 3 orangMemuat…
    • Muhamad Mukhtar Zaedin ‎@ hmmm heheheheee
      17 Mei jam 1:01 · Tidak SukaSuka · 3 orangMemuat…
    • Agung Pambudi sinambi ngunjuk wedahang jeruk …midhangetaken tembang kutut manggung..kakang mas zaedin…
      17 Mei jam 1:02 · Tidak SukaSuka · 4 orangMemuat…
    • Agung Pambudi ‎@kakang mas abdullah ..mpun sare dereng kang mas..
    • Muhamad Mukhtar Zaedin ‎@ JERUK: JEJER LAN RUKUN,,,heheheheheee
      17 Mei jam 1:04 · Tidak SukaSuka · 3 orangMemuat…
    • Abdullah Ali Den Ayu,wah…nek aku luput yo dingapuro yo Den Ayu….hm….
      17 Mei jam 1:05 · Tidak SukaSuka · 3 orangMemuat…
    • Abdullah Ali Mas Agung….aku kok ora kepenak,mungkin komentarku ono sing ora dadi karepe Den Ayu….mulo yo aku njaluk pangapuro….
    • Muhamad Mukhtar Zaedin ‎@ Diajeng,,,
      17 Mei jam 1:09 · Tidak SukaSuka · 2 orangAnda dan Agung Pambudi menyukai ini.
    • Muhamad Mukhtar Zaedin ‎@ JERUK PURUT: Jejer Rukun Paripurna lan Runtut,,,heheheheheee
      17 Mei jam 1:11 · Tidak SukaSuka · 2 orangMemuat…
    • Agung Pambudi ‎@nuwun injih kakang mas wisang..bilih mirengaken tembang meniko..gayeng sanget…
      17 Mei jam 1:13 · Tidak SukaSuka · 2 orangMemuat…
    • Agung Pambudi ‎@ akang mas zaedin..yen jeruk bali ..menopo kakang mas..
      17 Mei jam 1:13 · Tidak SukaSuka · 2 orangAnda dan Agung Pambudi menyukai ini.
    • Wisang Geni nyuwun sewu bilih saget ampun ngendikake kapribaden… mangke ndak rancu… hehehehehe…. monggo ngendikake sanesipun ke mawon mas agung.. nyuwun sewu lho.. supados pilah pilah..
      17 Mei jam 1:15 · Tidak SukaSuka · 3 orangMemuat…
    • Abdullah Ali Wah tambah ora kepenak iki aku….
      17 Mei jam 1:15 · Tidak SukaSuka · 3 orangMemuat…
    • Agung Pambudi nuwun injih kakang mas wisang pangapunten….menawi lepat..
    • Abdullah Ali Wis mas Agung,aku tak medun wae….tulung di aturke Den Ayu nek aku kleru njaluk pangapuro….rahayu
      17 Mei jam 1:25 · Tidak SukaSuka · 4 orangMemuat…
    • Agung Pambudi ‎@nuwun injih kang mas abdullah mbenjang kawulo sampek aken..insya ALLAH..kang mas.
      17 Mei jam 1:47 · Tidak SukaSuka · 3 orangMemuat…
    • Abbur Boedoet Wiludjeng enjang .. tinimbang ngendiko marang liyan becik ngendiko marang pribadine dewe .. dipun lurusaken menawi kulo klentu nggih .. Nuwun..
      17 Mei jam 3:21 · Tidak SukaSuka · 4 orangMemuat…
    • Wulandari Muis Mb Liaaaaa……
      17 Mei jam 5:36 · Tidak SukaSuka · 2 orangMemuat…
    • Bunda Lia Hemmmmmm… kok kulino….
      17 Mei jam 7:31 · Tidak SukaSuka · 4 orangMemuat…
    • Bunda Lia Mbak Wulan onok opo ???
      17 Mei jam 7:31 · Tidak SukaSuka · 3 orangMemuat…
    • Muhamad Mukhtar Zaedin ‎@ JERUK BALI: Jejer Rukun Bakal Digondeli
      17 Mei jam 7:52 · Tidak SukaSuka · 2 orangMemuat…
    • Muhamad Mukhtar Zaedin ‎@ selamat pagi BundaLia dan semua sahabatku terkasih tercinta, salam kangen penuh bahagia, rahayu.
      17 Mei jam 7:54 · Tidak SukaSuka · 2 orangAnda dan Agung Pambudi menyukai ini.
    • Abdullah Ali Den Ayu….aku kleru yo….?
      Sepurane yo Den Ayu…..
      17 Mei jam 8:26 · Tidak SukaSuka · 2 orangMemuat…
    • Bunda Lia Tidak keliru kok kang ora opo2 mung aku sedih kalau tidak bisa saling bersamaan… kenapa kok mesti begini… ora iso sareh…. nangis rasane jero ati iki…. semakin wedhi kang Dullah aku… kok angel ya kon podho sabar ……. yo wis kang aku mung sak dermo…. dadi kabeh ben di pikir dewe2 wae….
      17 Mei jam 8:30 · Tidak SukaSuka · 4 orangMemuat…
    • Sila Sadewa H…….. beli jeruke Bali, sik ….. jeruke purut ……… ae kog …… !
    • Bunda Lia Kang Dullah … mas Mukhtar aku tak berhenti dulu wae po yo bikin status kok yo selalu gawe gelane ati yo kang… mas Mukhlas….
      17 Mei jam 8:35 · Tidak SukaSuka · 4 orangMemuat…
    • Bunda Lia Sila say…. dirimu dimana …?? Ayok ke Bandara…. aku tak golek tiket say….
      17 Mei jam 8:35 · Tidak SukaSuka · 4 orangMemuat…
    • Abdullah Ali Den Ayu….tambah runyam atiku hm…….
      17 Mei jam 9:04 · Tidak SukaSuka · 2 orangMemuat…
    • Sila Sadewa Kong Doll, piye ki arep kabur bulan madu Bekasi se 7 gak….. !!! jk gakatik wis njerum maneh macane ….. !
    • Abdullah Ali Setuju wae aku….sing penting atine seneng….Sila
      17 Mei jam 9:30 · Tidak SukaSuka · 2 orangMemuat…
    • Sila Sadewa Oooo…… ngono to, yo wis terserah nayogyani nanging seneng mono ming sedilit je kong sakbare senep yen gak cerdas mengelola seneng.
      17 Mei jam 9:36 · Tidak SukaSuka · 3 orangMemuat…
    • Abdullah Ali Oooolaiyo….nek jane seneng opo susah tergantung Den Ayu dewe kok,Sila….yo wis terno jare arep ning bandara….
      17 Mei jam 9:47 · Tidak SukaSuka · 2 orangMemuat…
    • Sila Sadewa Durung adus pam lg mati bau semalem masih la rak isinto kong, siang 88 / giat ning Dlingo Pramuka Wakili ndan je ! gampang wae rasah kemrungsung tenangno pikirmu kong.
      17 Mei jam 10:01 · Tidak SukaSuka · 3 orangMemuat…
    • Abdullah Ali Mumet aku Sila….wis mbuh.
      17 Mei jam 10:06 · Tidak SukaSuka · 2 orangMemuat…
    • Bunda Lia Duh Gusti nyuwun pangapuro…..
      17 Mei jam 10:31 · Tidak SukaSuka · 3 orangMemuat…
    • Sila Sadewa Amin…… nda gak usah gitu , nyesal bagus pintu maaf Alloh pemurah…… kan ditimbang brt mana yg baik dan buruk. Tobat yok tapi yo gak ulangi lg kesalahan yg sama ok sory 2 sory jac !
      17 Mei jam 10:45 · Tidak SukaSuka · 2 orangAnda dan Agung Pambudi menyukai ini.
    • Bunda Lia Wong kang baut mawas dhiri iku wong kang bisa manjing ajur ajer, ngerti empan papan laras karo reh swasana sakupenge tanpa ninggalake subasita. Paribasane wong kang baut ngadisarira, aja mung kalimput edining busana bae, nanging bisowa tansah mersudi marang padhanging semu lan manising wicara tanpa nglirwakake marang alus lan luwesing solah bawa……
      17 Mei jam 10:57 · Tidak SukaSuka · 4 orangMemuat…
    • Sila Sadewa Wis….. pelajarane angel gak nyandak siswa sik wiro sableng iki emoh ajur lho, ajer kadang 2 sanggup. Metal wae metal besus ! nuwun galon dah ada 2 mandi besar kurang air xxxiiikkkkk !
      17 Mei jam 11:10 · Tidak SukaSuka · 3 orangMemuat…
    • Bunda Lia
      Manungsa urip iku dibisa nguwasani kamardikaning lair lan batin. Kang dikarepake kamardikaning lair iku wujude bisa nyukupi kabutuhaning urip ing saben dinane saka wetuning kringet lan wohing kangelan dhewe ora gumanung ing wong liya lan ora dadi sangganing liyan.
      Dene kamardikaning batin iku dicakake sarana nyingkiri hawa napsu, adoh saka asor lan nisthaning pambudi, sepi ing rasa melik lan drengki srei, sarta tuhu marang paugeran urip bebrayan…
      Lihat Selengkapnya

      17 Mei jam 13:04 · Tidak SukaSuka · 3 orangMemuat…
    • Abdullah Ali Iyo bener Den Ayu….mbudidoyo nyambut gawe….
      17 Mei jam 13:14 · Tidak SukaSuka · 2 orang

About Bunda Lia

Tidak ada hal yang mustahil apapun dapat terjadi karena manusia memiliki kemampuan yang luar biasa. Untuk menjelmakan suatu keinginan menjadi kenyataan. Hidup damai dan rukun sesama masyarakat. Birunya harapan msh menjadi teka teki, bagai musafir disahara berhrp mendptkan air, saat kemarau mengiringi perja lanannya, smua kering, sepi, bisu hny semilir angin panas ikut menyertai.Kau menyambangiku ketika seluruh pintu telah kukunci. Kita bertukar kata di balik tembok tinggi. Tak ada lagi cekrama canda dan cinta bagi bilik hatiku. Tinggal dinding pemahaman yang lebih agung dari rasa. Kita bukan lagi sepasang jiwa yang mendaki didalam dinding bilik hatiku atau putaran takdir. Kau dan aku menjadi kumpulan keterbatasan yang luruh pada ketentuan Maha Cinta. Tak ada lagi sekeping harap yang kita titipkan pada puing senyap. Sebab asa telah membumbung pada manzila yang lebih tinggi dari arasy. Hati tak lagi mengeja bagai tulisan sang pujangga… kemungkinan beriringan mamasuki dinding tembok yang kokoh. Telah kubangun bilik jiwa yang melampaui wingitnya puri pemujaan. Kutisik waktu dengan benang pengharapan yang lebih detail dari semua keinginan….

Posted on Juni 13, 2011, in Tulisan Bunda Lia. Bookmark the permalink. Tinggalkan komentar.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: