RAHASIA ILMU KASAMPURNAAN Wedaran Hari 7

RAHASIA ILMU KASAMPURNAAN Wedaran Hari 7

oleh Bunda Lia pada 31 Mei 2011 jam 18:34
 

MEMBUKA RAHASIA ILMU KASAMPURNAAN
Ketika selesai membangun pesantren, Raden Paku teringat salah satu bungkusan yg harus dibukanya. Ia ingat kata2 ayahnya kalau bingkisan itu berisi rahasia ilmu sejati yg harus dibacanya. Dengan hati2 dibukanya bungkusan tsb. Didalamnya ada beberapa lembar daun lontar bertuliskan huruf arab pegon. Segera dibacanya tulisan tsb.
A. Tentang Macam Ilmu Manusia.
Adalah suatu yg pasti terjadi anakku, ketahuilah ini, renungkan demi kasampurnaan ilmumu. Di dunia ini, entah kapan, sakit, dan mati pasti terjadi. Maka hendaklah waspada, tidak urung kita juga akan mati, jangan lupa pada sangkan paran dumadi. Untuk itu, di dunia ini hendaklah selalu prihatin. Agar benar2 sempurna engkau berilmu.
Dalam memperbincangkan ilmu kasempurnaan ini, jangan lupa arti bahasanya jika engkau mempertanyakannya. Karena mengetahui arti bahasa adalah kuncinya. Kesungguhanlah yg pasti, itulah yg perlu benar2 engkau mengerti. Jangan takut pd biaya. Bukan emas, bukan dirham, dan bukan pula harta benda. Namun hanya niat ikhlas saja yg diperlukan.
Adapun ilmu manusia itu ada 2, anakku. Yang pertama adalah ilmu kamanungsan yg lahir daru jalan indrawi dan melalui laku kamanungsan. Yang kedua adalah ilmu kasampurnaan yg lahir melalui pembelajaran langsung dari Sang Khalik. Untuk yg kedua ini, ia terjadi melalui 2 cara, yaitu dari luar dan dari dalam. Yang dari luar, dilalui dg cara belajar. Sedangkan yg dari dalam, dilalui dgn cara menyibukan diri dg jalan bertapa ( bertafakur ).
Adapun bertafakur secara batin itu sepadan dg belajar secara lahir. Belajar memilki arti pengambilan manfaat oleh seorang murid dari gerak seorang guru. Sedangkan tafakur memilki makna batin, yaitu suksma seorang murid yg mengambil manfaat dari suksma sejati, ialah jiwa sejati.
Suksma sejati dalam olah ngelmu memilki pengaruh yg lebih kuat dibandingkan berbagai nasehat dari ahli ilmu dan ahli nalar. Ilmu2 seperti itu tersimpan kuat pada pangkal suksma, bagaikan benih yg tertanam dalam tanah, atau mutiara di dasar laut.
Ketahuilah anakku, kewajiban orang hidup tidak lain adalah selalu berusaha menjadikan daya potensial yg ada di dalam dirinya menjadi suatu bentuk aksi (perbuatan) yg bermanfaat. Sebagaimana engkau juga wajib mengubah daya potensial yg ada dalam dirimu menjadi perbuatan, melalui belajar. Sejatinya dalam belajar, suksma sang murid menyerupai dan berdekatan dgn suksma sang guru. Sebagai yg memberi manfaat, guru laksana petani. Dan sbg yg meminta manfaat, murid ibarat bumi atau tanah.
Anakku ketahuilah, ilmu merupakan kekuatan seperti benih atau tepatnya seperti tumbuh2an. Apabila suksma sang murid sudah matang, ia akan menjadi seperti pohon yg berbuah, atau seperti mutiara yg sudah dikeluarkan dari dasar laut. Jika kekuatan badaniah mengalahkan jiwa, berarti murid masih harus terus menjalani laku prihatin dalam olah ngelmu dg menyelami kesulitan demi kesulitan dan kepenatan demi kepenatan, dalam rangka menggapai manfaat.
Jika Cahaya Rasa mengalahkan macam2 indra, berarti murid lebih membutuhkan sedikit tafakur ketimbang banyak belajar. Sebab suksma yg cair atau dalam bahasa arab dsb nafs al-qabil akan berhasil menggapai manfaat walau hanya dgn berfikir sesaat, ketimbang proses belajar setahun yg dilakukan oleh suksma yg beku nafs al-jamid.
Jadi, engkau bisa meraih ilmu dg cara belajar, dan bisa juga mendapatkannya dgn cara bertafakur. Walaupun sebenarnya dalam belajar itu juga memerlukan proses tafakur. Dan dgn tafakur engkau tahu manusia hanya bisa mempelajari sebagian saja dari seluruh ilmu dan tidak bisa semuanya.
Banyak ilmu2 mendasar atau yg dsb annazhariyyah dan penemuan2 baru, berhasil dikuak oleh orang2 yg memilki kearifan. Dgn kejernihan otak, kekuatan daya fikir dan ketajaman batin, mereka berhasil menguak hal2 tsb tanpa proses belajar dan usaha pencapaian ilmu yg berlebihan.
Dgn bertafakur, manusia berhasil menguak ajaran sangkan paraning dumadi . Dgn begitu terbukalah asumsi dasar dari keilmuan sehingga persoalan tidak berlarut2 dan segera tersingkap kebodohan yg menyelimuti kalbu.
Seperti telah kuberitahukan sebelumnya anakku, suksma tidak bisa mempelajari semua yg di inginka, baik yg bersifat sebagian ( juz’i / parsial ) maupun yg menyeluruh ( kulli / universal ) dgn cara belajar. Ia harus mempelajari dg induksi, sebagian dg deduksi sebagaimana umumnya manusia dan sebagian lagi dgn analogi yg membutuhkan kejernihan berfikir. Berdasarkan hal ini, ahli ilmu terus membentangkan kaidah2 keilmuan.
Ketahuilah anakku.
Seorang ahli ilmu tidak bisa mempelajari apa yg dibutuhkan seluruh hidupnya. Ia hanya bisa mempelajari keilmuan umum dan beragam bentuk yg merupakan turunannya dan hal itu menjadi dasar untuk melakukan qiyas terhadap berbagi persoalan lainnya. Begitu pula para tabib, tidaklah bisa mempelajari seluruh unsur obat2an untuk orang lain. Meraka hanya mempelajari gejala2 umum. Dan setiap orang diobati menurut sifat masing2 Demikian juga para ahli perbintangan, mereka mempelajari hal2 umum yg berkaitan dgn bintang, kemudian berfikir dan memutuskan berbagai hukum.
Demikian juga halnya seorang ahli fikih dan pujangga. Begitu seterusnya, imajinasi dan karsa yg indah2 berjalan. Yang satu menggunakan tafakur sbg alat pukul, semacam lidi, sedangkan yg lain menggunakan alat bantu lain untuk merealisasikan.
Anakku jika pintu suksma terbuka, ia akan tahu bagaimana cara bertafakur dg benar dan selanjutnya ia bisa memahami bagaimana merealisasikan apa yg diinginkan. Karena itu hati pun menjadi lapang, pikiran jadi terbuka dan daya potensial yg ada dalam diri akan lahir menjadi aksi (perbuatan) yg berkelanjutan dan tak mengenal lelah.
 

Tidak SukaSuka · · Bagikan · Hapus

    • Aiman Yiman Rahayu..
      Nderek nyimak kemawon

      31 Mei jam 18:36 melalui Facebook Seluler · Tidak SukaSuka · 6 orangMemuat…
    • Abdullah Ali Bismillah….

      31 Mei jam 18:37 melalui Facebook Seluler · Tidak SukaSuka · 7 orangMemuat…
    • Bunda Lia Sugeng dalu mas Aiman Yiman … Rahayu3x.

      31 Mei jam 18:43 · Tidak SukaSuka · 7 orangMemuat…
    • Bunda Lia Kang Dullah…. Bismillah ya kang … Tgl.2 Prei to mbak Wulan kok nginep wae…

      31 Mei jam 18:43 · Tidak SukaSuka · 8 orangMemuat…
    • Bunda Lia Mas Prabu Bolo Dewo… selamat malam salam kasih mas….

      31 Mei jam 18:44 · Tidak SukaSuka · 7 orangMemuat…
    • Putrie Ragiel Trisno Bukak blaaaaaak….alon’ neng klakon..sugeng dalu Bunda ugi kadang kinasih sugeng dalu ….kriyip’ heheheee Nuwun

      31 Mei jam 18:45 · Tidak SukaSuka · 6 orangMemuat…
    • Hari Yuswadi nderek nyimak bunda.

      31 Mei jam 18:48 melalui Facebook Seluler · Tidak SukaSuka · 7 orangMemuat…
    • Bunda Lia Tiga Diajeng Putrie Ragiel Trisno apane yo sing dibukak hayooooo say….

      31 Mei jam 18:49 · Tidak SukaSuka · 8 orangMemuat…
    • Bunda Lia Tiga Diajeng Putrie Ragiel Trisno apane yo sing dibukak hayooooo say….

      31 Mei jam 18:49 · Tidak SukaSuka · 7 orangMemuat…
    • Subagyo Ucok Dalem izin Ndereq lenggah,(wis kapok aku wingi iku kebagian lungguh ning isore blandar ndelalah kliyep ,lha dhalah aku kelendien polllll wonge ndas ireng rambute gondrong nindihi aku wis ora iso bengoh bengoh.kapok kapok,..)lenggah teng ngajeng njeh.Mbakyu LIA.

      31 Mei jam 18:50 · Tidak SukaSuka · 8 orangMemuat…
    • Tirta Naya sugeng dalu bunda..nderek nyimak..

      31 Mei jam 18:51 · Tidak SukaSuka · 7 orangMemuat…
    • Putrie Ragiel Trisno Heheheheeeee….kusan’e Bunda wancin’e dahar dalu…monggoo ssarengan dahar rumiyen Bunda…

      31 Mei jam 18:51 · Tidak SukaSuka · 8 orangMemuat…
    • Bunda Lia Tiga Mas Hari malam mas salam kasih….

      31 Mei jam 18:57 · Tidak SukaSuka · 9 orangMemuat…
    • Abdullah Ali Yoh,sesuk tak terne….

      31 Mei jam 18:58 melalui Facebook Seluler · Tidak SukaSuka · 5 orangMemuat…
    • Bunda Lia Tiga Mas Bagyo… he he he … njih mas salam kangen mas…

      31 Mei jam 18:59 · Tidak SukaSuka · 8 orangMemuat…
    • Bunda Lia Tiga Mas Tirta Naya… malam mas salam kasih…

      31 Mei jam 18:59 · Tidak SukaSuka · 8 orangMemuat…
    • Tirta Naya nggih bunda matur sembah nuwun..

      31 Mei jam 19:01 · Tidak SukaSuka · 6 orangMemuat…
    • Wulandari Muis Sugeng ndalu mbLia nderek nyimak

      31 Mei jam 19:06 melalui Facebook Seluler · Tidak SukaSuka · 6 orangMemuat…
    • Henny ‘niniek’ Noeralie Diajeng Lia,mohon tagnya.mks dan slmt malam……

      31 Mei jam 19:11 melalui Facebook Seluler · Tidak SukaSuka · 4 orangMemuat…
    • Cipto Turonggo Kawedar sugeng ndalu bunda,..
      .’absen’ kalih nderek nyimak bunda..

      31 Mei jam 19:19 melalui Facebook Seluler · Tidak SukaSuka · 4 orangMemuat…
    • Agus Sholeh Agung Wilujeng Bunda….sugeng dalu Bunda…… sugeng pamiarso sederek sedoyo engkang makaryo ten fb………. Kulo dereaken kemawon salam rahayu…..3X

      31 Mei jam 19:21 melalui Facebook Seluler · Tidak SukaSuka · 5 orangMemuat…
    • Bunda Lia Ujian berat kita rasakan…. Datang menimpa menjadi beban
      Alangkah hebat godaan syaitan…. Untuk meruntuh istana iman
      Bersungguh kita menjaga iman…. Banyak cobaan di akhir zaman
      Iman ibarat (seakan) api di tangan…. Setiap masa mau lepaskan…..

      31 Mei jam 19:25 · Tidak SukaSuka · 10 orangMemuat…
    • Bunda Lia Mbak Wulan malam…

      31 Mei jam 19:25 · Tidak SukaSuka · 4 orangMemuat…
    • Bunda Lia Mbak yu Henny malam mbak salam kasih…

      31 Mei jam 19:25 · Tidak SukaSuka · 4 orangMemuat…
    • Bunda Lia Sugeng dalu mas Cipto salam kasih njih…

      31 Mei jam 19:25 · Tidak SukaSuka · 5 orangMemuat…
    • Petruk Tralala Sugen dalu…poro rawuh. Rahayu

      31 Mei jam 19:26 · Tidak SukaSuka · 5 orangMemuat…
    • Bunda Lia Perjuangan yg kita tempuh dan masalah yg kita temui tak perlu kita keluhkan karena “Jika hati sejernih AIR jangan biarkan ia keruh. Jika hati
      seputih AWAN jangan biarkan ia mendung. Jika hati seindah BULAN hiasi ia dengan IMAN” Jangan berkecil hati ….. …Semua hanya sebagai ujian…..dan jembatan menggapai tujuan…..

      31 Mei jam 19:26 · Tidak SukaSuka · 12 orangMemuat…
    • Bunda Lia Mas Agus Sholeh Agung … kang Petruk Tralala selamat malam salam penuh kasih dimalam hari ini…..

      31 Mei jam 19:33 · Tidak SukaSuka · 6 orangMemuat…
    • Misterr Jeans Sang Kinasih Sugeng ndalu Ibunda, Abah Ali, Mas Agung, Mbak Wulan, Mbak Henny, Mas Agus, Mas Cipto lan sdoyo kmawon kdang knasih engkang tansah kparing berkah.. Monggo kito sareng2 nyimak wedaranipun Ibunda..

      31 Mei jam 19:33 melalui Facebook Seluler · Tidak SukaSuka · 7 orangMemuat…
    • Bunda Lia

      Secercah harap atas asa, cita dan rasa…
      Terbalut dingin, kabut malam selimut langit…
      Terbakar panas, bara dendam nyanyian ombak…
      Tergulung sepi, buaian mimpi ….
      Terhempas badai, angkara-murka meraja…
      Terkaram ombak, rindu menggema…
      Tergilas roda putaran zaman….
      Terkikis angin pusara waktu….
      Terlindung dalam diam…
      Terduduk tawadhu’…
      Terpuruk dalam kesahajaan…

      Selamat Malam…. semua kadang kang kinasih diwarung penuh kasih ini…. salam sejahtera bagi yg komen… maupun yang hanya memberi jempol untuk catatan ini sungguh bahagia rasa hati ini….. sebelum dan sesudahnya wedaran ini saya ucapkan banyak terimakasih dan mohon maaf yang sebesar-besarnya…. Nuwun…. Wass. Rahayu3x.Lihat Selengkapnya

      31 Mei jam 19:36 · Tidak SukaSuka · 10 orangMemuat…
    • Mavi Marmara sugeng ndalu bunda, ndherek nyimak mawon…

      31 Mei jam 19:42 melalui Facebook Seluler · Tidak SukaSuka · 5 orangMemuat…
    • Bunda Lia Mas Jeans malam mas salam kasih… njenengan kok iso jajan rawon ra ajak2 aku karo mas Arie Irfan ki piye ???

      31 Mei jam 19:46 · Tidak SukaSuka · 7 orangMemuat…
    • Bunda Lia Mas Mavi selamat malam terimakasih mas….salam kasih.

      31 Mei jam 19:50 · Tidak SukaSuka · 5 orangMemuat…
    • Bunda Lia

      Bismilahirrahmanirrahim….. Ya Ilahi ya Robb kami,
      ingatkan kami yang terlupa dan kilaf dari ayat-ayat firman-MU
      dan ajarilah kami, yang tak kami tahu.
      berilah kami karunia untuk membaca firman-MU
      ditengah kelam kelegaman batin kami,
      dan dipenghujung siang benderang ini..
      jadikanlah al-Qur’an bagi kami sebagai pembela..
      wahai Robb illaahal Alamin,
      perkenankanlah pinta dan doa kami….. pada malam hari ini agar hamba dapat menyelesaikan wedaran dengan ijin dan Ridho-Mu…. Amien.
      Lihat Selengkapnya

      31 Mei jam 19:52 · Tidak SukaSuka · 14 orangMemuat…
    • Siwi Marthin Sugeng ndalu bunda Lia. Salam.

      31 Mei jam 19:52 melalui Facebook Seluler · Tidak SukaSuka · 5 orangMemuat…
    • Bunda Lia Sugeng dalu mbak Siwi….

      31 Mei jam 19:56 · Tidak SukaSuka · 5 orangMemuat…
    • Pande Putra Ragil sugeng dalu bunda

      31 Mei jam 20:01 · Tidak SukaSuka · 5 orangMemuat…
    • Siwi Marthin Bun aku lg agak meriang.

      31 Mei jam 20:03 melalui Facebook Seluler · Tidak SukaSuka · 4 orangMemuat…
    • Bunda Lia Mas Pande sugeng dalu njih mas… nyuwun pangapunten…. meniko sinambi ngetik kagem wedaran ing dalu meniko….

      31 Mei jam 20:04 · Tidak SukaSuka · 6 orangMemuat…
    • Misterr Jeans Sang Kinasih Wadoh konangan Ibunda ki Mas Arie.. Nyuwun pangapunten Ibunda.. Kulo pas wangsul kediri jalan2 ten kota trs mampir tmpate Mas Arie, diajak mkan rawon sking Nikmatnya mpek gak kelingan Ibunda ex.. Hehehehe..

      31 Mei jam 20:05 melalui Facebook Seluler · Tidak SukaSuka · 3 orangMemuat…
    • Bunda Lia Mbak Siwi ya mbak cepat sembuh ya… aku dah kangen nih mbak…

      31 Mei jam 20:05 · Tidak SukaSuka · 7 orangMemuat…
    • Bunda Lia

      B. Memahami Ilmu Kasampurnaan.
      Ketahuilah anakku bahwa ilmu kasampurnaan itu ada 2 macam,
      Pertama, diberikan melalui wahyu.
      Apabila suksma manusia telah sempurna, niscaya akan sirna segala sesuatu yg dapat mengotori watak, seperti halnya sikap rakus dan impian semu. Suksma akan menghadap Sang Pencipta, merengkuh cintaNya dan berharap manfaat serta limpahan cahayaNya.
      Allah akan menyambut suksma itu secara total. Tatapan Ketuhan memandanginya dan menjadikannya seperti papan. kemudian Allah akan menjadikan pena dari suskma sejati. Dan pena itu diukirkan ilmu pada papan tadi.
      Suksma sejati laksana guru, suksma manusia suci ibarat sang murid. Sehingga dicapailah seluruh ilmu, dan padanya semua bentuk terukir tanpa proses belajar maupun berfikir. Dalilnya : “Dan Dialah yg mengajarkanmu apa2 yg tidak kamu ketahui” (QS. An-Nisa:213).
      Lihat Selengkapnya

    • Pande Putra Ragil enggeh mboten nopo2 bunda,bunda kulo bade siram rumiyen enggeh ,bade jalakaken tugas rumiyen,matur suwon sanget waktunipun salam kangge rencang2 sedoyo salam kenal dan salam persabatan bunda,assalamukalaikum bunda

      31 Mei jam 20:13 · Tidak SukaSuka · 7 orangMemuat…
    • Misterr Jeans Sang Kinasih Betul skali Ibunda smua wedarannya, sy sdh pernah membacanya.. Dilanjut Ibunda..

      31 Mei jam 20:21 melalui Facebook Seluler · Tidak SukaSuka · 3 orangMemuat…
    • Bunda Lia

      Ilmu para nabi lebih tinggi derajatnya dibandingkan ilmu mahluk2 yg lain. Karena ilmu tsb diperoleh langsung dari YME tanpa perantara. Kau bisa memahami dalam kisah para malaikat dg kanjeng Nabi Adam. Sepanjang usianya para malaikat terus belajar. Dan dgn berbagi cara mereka berhasil mendapatkan banyak macam ilmu, sehingga mereka menjadi mahluk yg paling berilmu dan mahluk paling berpengetahuan.
      Sementara itu Adam tidaklah tergolong ahli ngelmu karena ia tidak pernah belajar dan berjumpa dg seorang guru. Malaikat bangga dan dg besar hati mereka berkata:” padahal kami Senantisa bertasbih dg memuji Engkau dan mensucikan Engkau.” (QS. Al-Baqarah:30).
      Kanjeng Nabi Adam kembali menuju Sang Pencipta. Lantas beberapa bagian dalam hati Kanjeng Nabi oleh Allah dikeluarkan ketika ia menghadap dan memohon pertolongan kepada Tuhan. Lalu Allah ajarkan seluruh nama2 benda. “Kemudian Dia mengemukakannya kepada para malaikat, lantas Allah berfirman: “Sebutkanlah kepadaku nama benda2 itu jika kamu memang orang2 yg benar” (QS. Al-Baqarah:31).
      Lihat Selengkapnya

      31 Mei jam 20:31 · Tidak SukaSuka · 11 orangMemuat…
    • Bunda Lia

      Ketahuilah, malaikat menjadi kerdil dihadapan Adam. Ilmu mereka menjadi terlihat sempit. Mereka tak bisa berbangga dab besar hati, justru yg ada hanya rasa tak berdaya. “Maha Suci Engkau, tidak ada yg kami ketahui selain dari apa yg Engkau ajarkan kpd kami” (QS. Al-Baqarah:32).
      Maka kepada mereka Adam diberitahukan bbrp bagian ilmu dan hal2 yg masih tersembunyi. Akhirnya jelaslah bagi kaum berakal, bahwa ilmu gaib yg bersumber dari wahyu lebih kuat dan lebih sempurna dibandingkan ilmu yg diperoleh dg penglihatan langsung.
      Ilmu yg diperoleh melalui wahyu merupakan warisan dari hak para nabi. Namun mulai masa Kanjeng Nabi Muhammad pintu wahyu telah ditutup oleh Allah. Sebab Muhammad adalah penutup para nabi. Dia mewakili sosok paling berilmu dan paling fasih dikalangan manusia. Allah telah mendidiknya dg budi pekertinya menjadi baik.
      Ketahuilah anakku, Ilmu Rasul itu lebih sempurna, lebih mulia, dan kuat. Karena ilmu tsb diperoleh langsung dari Sang Khalik. Beliau sama sekali tidak pernah menjalankan proses belajar-mengajar insani.
      Lihat Selengkapnya

      31 Mei jam 20:39 · Tidak SukaSuka · 10 orangMemuat…
    • Sri Kandi DEREK LENGGAH DIAJENG WONG AYU.

      31 Mei jam 20:48 · Tidak SukaSuka · 7 orangMemuat…
    • Bunda Lia

      Ilmu Kasampurnaan yg Kedua.
      disampaikan sebagai ilham yaitu peringatan suksma sejati terhadap suksma manusia berdasarkan kadar kejernihan, penerimaan dan daya kesiapannya. Ilham boleh dikatakan mengiringi wahyu. Kalau wahyu merupakan penegasan perkara gaib, maka ilham merupakan penjelasannya. Ilmu yg diperoleh dg wahyu itulah sejatinya ilmu kenabian, sedangkan yg diperoleh dgn ilham itulah sejatinya ilmu kewalian.
      Ilmu kewalian diperoleh secara langsung, tanpa perantara antara suksma dan Sang Pencipta. Ilmu Kasampurnaan itu laksana secercah cahaya dari alam gaib, yang datang menerpa hati yg jernih, hampa dan lembut.
      Semua ilmu merupakan produk pengetahuan yg diperoleh dari suksma sejati yg terdapat dalam inti sangkan paraning dumadi
      dg menisbatkan pada RASA SEJATI, seperti penisbatan Siti Hawa kepada Kanjeng Nabi Adam.
      Lihat Selengkapnya

    • Bunda Lia

      Ketahuilah anakku, rasa sejati lebih mulia, lebih sempurna dan lebih kuat dari disisi Allah dibandingkan suksma sejati. Sedangkan suksma sejati lebih terhormat, lebih lembut dan lebih mulia dibandingkan mahluk2 lain.
      Adapun ilham itu terlahir dari melimpahnya rasa sejati dan juga terlahir dari melimpahnya pancaran sinar suksma sejati. Jika wahyu menjadi perhiasan para nabi, maka ilham menjadi perhiasan para wali. Adapun ilmu yg diperoleh dari wahyu adalah sebagaimana suksma tanpa rasa atau wali tanpa nabi. Begitu pula ilham tanpa wahyu akan menjadi lemah. Ilmu akan menjadi kuat jika dinisbatkan kepada wahyu yg bersandar pada penglihatan ruhani. Itulah ilmu para nabi dan wali
      Ketahuilah, ilmu yg diperoleh dg wahyu hanya khusus bagi para rasul, seperti diberikan kepada Adam, Musa, Ibrahim, Isa, Muhammad saw dan para rasul lain. Itulah yg menbedakan antara risalah dg nubuwwah .
      Adapun nubuwwah adalah perolehan hakikat dari ilmu dan rasionalitas2 oleh suksma yg suci kepada orang2 yg mengambil manfaat. Barangkali perolehan semacam itu didapat salah satu suksma, tetapi ia tidak berkewajiban menyebarkannya karena suatu alasan dan oleh sebab2 tertentu.
      Lihat Selengkapnya

      31 Mei jam 20:55 · Tidak SukaSuka · 9 orangMemuat…
    • Agung Pambudi

      Hampura-Sun..sugeng lumengsering suryo..kairing sumunaring condro sineksen lintang abyor kerlap kerlip hanyekseni poro titah kang tumitah..ingkang tansah hamemuji mring gusti ingkang moho suci..
      .salam ugi katur dumateng sedoyo kadhang sepu...h lan pinisepuh kakung miwah putri ingkang sami lenggah ing paseban …….. diajeng ayu..pun kakang nderek lelenggahan njih nyemak wedaran agung ingkang bade kawedar ing dalu meniko..Lihat Selengkapnya

    • Bunda Lia Tiga

      Ilmu kasampurnaan menjadi milik seorang nabi dan wali, sebagaimana dimilki Khidir a.s. Hal itu terdapat pd dalil: “Dan yg telah Kami ajarkan kepadanya ilmu dari sisi Kami” (QS. Al-Kahfi:65).
      Ingatlah ketika khalifah Ali berujar: “Kumasukan lisanku kemulutku, hingga terbukalah dihatiku seribu pintu ilmu, yg pada setiap pintu terdapat seribu pintu yg lain”. Dan ia berkata: “Andai kuletakkan bantal dan aku duduk diatasnya, niscaya aku akan mengambil putusan hukum bagi penganut Taurat berdasarkan Taurat mereka, bagi penganut Injil berdasarkan Injil mereka, dan bagi penganut al-Quran berdasarkan al-Quran mereka”.
      Derajat seperti ini tidak bisa diterima dg melalui ilmu kemanungsa semata yg hanya dari pembelajaran insani. Pastilah seseorang yg telah mencapai derajat tsb telah dikarunia ilmu kasampurnaan.
      Lihat Selengkapnya

    • Abdullah Ali Alhamdulllah….keng rayi ngaturaken sugeng rawuh Mbak Ayu Sri…..salam ta’lim keng rayi mugi konjuk….ugi nyuwun tambahing doa pangestu mugi sageto kawulo saget nglampahi jejibahan kanti sae lan tuntas….lancar amargi pinaringan ridhanipun Gusti ingkang moho wicaksono….amin.

      31 Mei jam 21:00 melalui Facebook Seluler · SukaTidak Suka · 5 orangMemuat…
    • Agung Pambudi ‎@salam sungkem kawulo pun rayi ..kakang mbok ayu Sri Kandi kang minulyo..rahayu ingkang sami pinanggih.

      31 Mei jam 21:01 · SukaTidak Suka · 3 orangMemuat…
    • Sri Kandi DIMAS ABDULLAH ALI SUN TOMPO DIMAS DONGO PANGESTUKU TAMPANONO DIMAS. MUGO GUSTI TANSAH PARING KANUGRAHAN ING KITO SAMI DIMAS.

      31 Mei jam 21:07 · Tidak SukaSuka · 7 orangMemuat…
    • Bunda Lia

      Jika Allah menghendaki kebaikan pada dirimu, Dia akan menyingkap tabir atau hijab yg menhalangi dirimu dg suksma yg menjadi papan itu. Dg demikian, sebagian rahasia dari apa2 yg tersembunyi akan ditampakan pdmu. segenap makna yg terkandung didalam rahasia tsb akan terpahat pd suksmamu. Dan suksma itupun mengungkapkan sebagaimana engkau ingin karena dikehendakiNya..
      Sejatinya, kearifan bisa lahir dari ilmu kasampurnaan. Selama engkau belum mencapai derajat atau tingkatan ini, engkau tidak akan menjadi seorang arif.
      Karena kearifan merupakan pemberian Hyang Widi.
      Dalilnya : ” Allah menganugrahkan al-hikmah kepada siapa saja yang Dia kehendaki. Dan barang siapa yang dianugerahi al-hikmah itu, ia benar2 telah dianugerahi karunia yang banyak. Dan hanya orang2 yang berakallah yang dapat mengambil pelajaran ” (QS. Al-Baqarah:269).
      Hal itu karena orang2 yg berhasil mencapai ilmu kasampurnaan tidak perlu lagi banyak berusaha memahami ilmu secara induktif dan berpayah-payah belajar. Orang yg demikian sedikit belajar, banyak mengajar, sedikit capai, banyak istirahat.
      Lihat Selengkapnya

      31 Mei jam 21:08 · Tidak SukaSuka · 9 orangMemuat…
    • Sri Kandi DAK TOMPO DIMAS AGUNG PAMBUDI,DONGO PANGESTUKU TAMPANONO DIMAS. RAHAYU-RAHAYU-RAHAYU.

      31 Mei jam 21:10 · Tidak SukaSuka · 6 orangMemuat…
    • Sri Kandi DIAJENG ENDAH WEDARANIRO BACUTAKE WONG AYU. NING ELING WANCI YO WONG AYU AWIT JEJIBAHAN TUGAS NIRO ABOT.

    • Agung Pambudi Sanget anggen kawulo mundhi..kakang mbok ayu…mugi handadosaken jimat ugi kawuningan.tinambahan pangestu panjenengan..tansah hanentrem aken manah kawulo….rahayu kakang mbok…..

    • Abdullah Ali Nuwun injih matursembahnuwun….keng rayi tampi mugi ndadosno padanging manah lan weninging penggalih sahenggo kawulo saget nampi sedoyo kawontenan lan kiat mundi jejibahan ing gesang kawulo Mbak Ayu Sri….estu keng rayi bingah saget kepanggih Mbak Ayu sanajan nembe kepanggih ing manah….sepindah malih keng rayi ngaturaken agunging panuwun….amin amin amin.

      31 Mei jam 21:14 melalui Facebook Seluler · Tidak SukaSuka · 5 orangMemuat…
    • Bunda Lia

      Mbak yu Srikandi nyuwun pangapunten saking manah kang lebet sanget mbak yu … nyuwun dongo pangestu lan mugi kawulo saget nampi kawontenan meniko… ugi mugi Gusti Kang Moho Suci tansah paring kekiatan dumating manah paduko mbak yu…. sak estu kawulo emot wedal lan ugi kewajiban kang kawulo ayahi kagem sesami… matur sanget nuwun mbak yu tansah diemotaken…. Nanging nyuwun pangapunten kenging menopo kok mbak yu sak mangke asring tindak2 ing wande kawulo… sejatosipun wonten menopo mbak yu Srikandi…. nyuwun agunging pangapunten.Lihat Selengkapnya

      31 Mei jam 21:18 · Tidak SukaSuka · 8 orangMemuat…
    • Bunda Lia

      Nyuwun pangapunten poro kadang… kulo terasaken njih….

      Ketahuilah anakku, setelah wahyu terputus dan sesudah pintu risalah ditutup, umat manusia tidak lagi membutuhkan kehadiran rasul atau utusan. Mereka tidak lagi memerlukan penampakan dakwah setelah penyempurnaan agama. Bukanlah termasuk kearifan menampakan nilai lebih tidak berdasarkan kebutuhan.
      Tapi ketahuilah anakku, pintu ilham itu tidak pernah ditutup. Pancaran cahaya suksma sejati tidak pernah terputus. Karena suksma terus membutuhkan arahan, pembaharuan dan peringatan. Umat manusia tidak memerlukan risalah dan dakwah, tetapi masih membutuhkan peringatan sebagai akibat dari tenggelamnya mereka pada rasa was-was dan terhanyut oleh gelombang syahwat.
      Lihat Selengkapnya

      31 Mei jam 21:24 · Tidak SukaSuka · 9 orangMemuat…
    • Agung Pambudi disinilah perbedaan antara NGELMU dan KAWERUH..monggo kaljengaken diajeng ayu..

    • Sri Kandi DIAJENG WONG AYU, SUN AMUNG NGELINGAKE WANCI, EMAN ROGO UGO PENGGALIHMU, ELINGNGO SLIRAMU WUS ENGGAL KAGUNGAN SISIHAN WONG AYU. WUS BACUTAKE ANGGONE MEDAR SUN MIRSANI WAE.

    • Bunda Lia

      Karena itu Allah menutup pintu wahyu sebagai pertanda bagi hamba-Nya dan membuka pintu ilham sebagai rahmat serta menyiapkan segala sesuatu menyusun tingkatan2 supaya mereka tahu bahwa Allah Maha Lembut kepada hamba2-Nya, memberikan rezeki kepada siapa saja yg dikendaki tanpa perhitungan. Selesai sudah nasehatku tentang kawruh kesejatian yg kubeberkan padamu. Hendaklah engkau bisa menggunakan sebaik mungkin.
      Dengan sikap takzim, Raden Paku ( Sunan Giri ) menerawang ke depan membayangkan wajah ayahandanya mengucapkan sendiri kata2 yg barusan dibacanya. Digengamnya erat2 lembaran lontar itu, lalu didekapkan didada serasa hendak menggoreskan makna dalam hatinya. Suatu makna dari nasehat orang suci yg tak lain adalah ayahandanya sendiri Syeh Wali Lanang / Syeh Awallul Islam ( Maulana Ishak ), lelaki suci keturunan manusia utama.
      Lihat Selengkapnya

      31 Mei jam 21:28 · Tidak SukaSuka · 10 orangMemuat…
    • Bunda Lia Kang Dullah… waduhhhh mbak yuku ki piye jalllll hemmmmm.

      31 Mei jam 21:29 · Tidak SukaSuka · 6 orangMemuat…
    • Agung Pambudi sejak dibuang di samudra itu..raden paku (jaka samudra) telah mengenal laduni makrifatuloh.hikmah pertemuan dua samudra banyuwangi dan selat bali.hingga beliau ditemukan oleh seorang ibu saudagar kaya..

      31 Mei jam 21:34 · Tidak SukaSuka · 8 orangMemuat…
    • Bunda Lia

      MEDITASI SUFI

      Sasaran dan maksud dari muraqabah/meditasi/rabithah syarif adalah untuk memperagakan kehadiran terus-menerus ke dalam realitas syekh. Semakin seseorang memelihara pelatihan ini, semakin terungkapkan manfaatnya dalam kehidupan sehari-harinya sampai pada titik dia mencapai tataran fana dalam hadirat Syekh. Orang harus tahu betul bahwa syekh adalah jembatan antara ilusi dan realitas dan dia berada di dunia ini hanya untuk tujuan itu. Jadi syekh adalah seutas tali yang khas yang diulurkan kepada setiap orang yang mencari kebebasan (dari ilusi), karena hanya syekh yang dapat memberikan layanan sebagai penghubung antara seseorang yang masih terikat kepada dunia dengan Hadirat Ilahi. Agar menjadi fana di hadapan dan keberadaan syekh adalah menjadi fana dalam kenyataan, dalam Hadirat Ilahi, karena memang sesungguhnya di situlah dia berada.
      Meditasi Sufi 1.
      Bayangkan dirimu berada di hadapan syekh. Sampaikan salammu. Tutup matamu. Pandanglah melalui mata hatimu. Jangan mencari raut muka, melainkan hanya auranya saja, ruhaniah.
      Lihat Selengkapnya

      31 Mei jam 21:41 · Tidak SukaSuka · 10 orangMemuat…
    • Abdullah Ali Eemmmm anu….anu….aku ora iso komentar nek kuwi wah….

      31 Mei jam 21:45 melalui Facebook Seluler · SukaTidak Suka · 4 orangMemuat…
    • Agung Pambudi

      ILLUSI adalah daya terawang diwaktu tidur oleh karena itu illusi mendominir JIWA dalam bentuk mimpi (illusive dream)pada saat seperti itu manusia berada pada kondisi bawah sadar dan mengalami peristiwa2 fantasi,tergantung kepada bentuk emosi dan ambisinnya kala itu, ILLUSI tidak dimiliki oleh mahkluk JIN yg menjadikan MANUSIA sebagai mahluk ALLAH yg sempurna,tetapi justru kelemahan bagi manusia ,karena,ILLUSI adalah jembatan para JIN untuk mengganggu manusia dengan menyajikan gambaran palsu yg membuai. tetapi tidak semua ILLUSI bernilai negatif tetapi ada juga yg bernilai positif ,apalagi yg memberi informasi itu JIN baik budi JIN PUTIH ,,ILLUSI positif ini disebut WANGSIT atau FIRASAT,perlu di ketahui bahwa WANGSIT atau FIRASAT sangat berlainan dengan ILHAM atau WAHYU.,,,ILHAM adalah INTUISI… dan WAHYU adalah informasi naluriah, alam pikiran barat bannyak yg menolak teori ini,oleh karena itu ada yg berpendapat bahwa AL QUR AN adalah karangan NABI BESAR MUHAMMAD SAW ,mereka adalah kaum rasionil kaum yg berkeyakinan bahwa AKAL adalah satu satunnya kekuatan dalam JIWA padahal semua mahkluk mempunyai unsur2 fisika(raga) misalnya fisika pada MALAIKAT lebih halus dari ATOM dan unsur2 fisika pada JIN lebih kasar dari ATOM ,menurut AL QUR AN ..MALAIKAT di ciptakan dari cahaya..,JIN dari API , dan MANUSIA dari TANAH…..untuk menghindari ILLUSI negatif kita harus tidur pada saat benar2 sudah mengantuk,karena dalam tidur lelap ILLUSI tidak dapat mendominir JIWA ,..tegasnnya kita hannya boleh tidur kalau sudah mendapat perintah dari NALURI dan jangan tidur karena perintah EMOSI atau AMBISI..Lihat Selengkapnya

      31 Mei jam 21:45 · Tidak SukaSuka · 11 orangMemuat…
    • Bunda Lia Tiga

      Sebagai awal murid dapat memulai praktik muraqabah ini untuk jangka waktu pendek, antara 5 sampai 15 menit, dan secara bertahap menjalaninya menuju jangka waktu yang lebih panjang, bahkan merentang hingga berjam-jam sekali sesi. Yang terpenting adalah bahwa seseorang mempertahankan sebuah praktik yang konsisten untuk mendapatkan manfaat dari praktik tersebut. Jauh lebih baik dan bijaksana untuk bertahap pada sesi yang pendek secara harian daripada disiplin dan praktik yang acak. Sebuah upaya kecil yang dilakukan secara konsisten akan menghasilkan kemajuan luar biasa dalam waktu yang singkat.
      Ambillah wudhu dan shalat 2 rakaat (tahiyatul wudhu).
      Ucapkan Kalimat Syahadat (3 kali): Asy-hadu an laa ilaaha illa-llah wa asy-hadu anna Muhammadan `abduhu wa rasuuluh
      Istighfar (100-200 kali): Astaghfirullah al `Azhiim wa atuubu ilayh
      Surat al-Ikhlash (3 kali): Qul huwa-llaahu ahad/ Allaahu Shamad/ Lam yalid wal lam yuulad/ wa lam yakul- lahuu kufuwan ahad
      Surat al-Fatiha
      Mencari dukungan dan kehadiran Mawlana Syaikh Hisyam Kabbani k dengan mengucapkan: Madad ya Sayyidi, Madadul-Haqq
      Minimal 200 kali mengulang kalimat dzikir, Madadul-Haqq, Madadul-Haqq.
      Lihat Selengkapnya

    • Agung Pambudi

      SILSILAH SUNAN GIRI DARI PIHAK BAPAK TURUN 82 DARI NABI ADAM
      oleh Agung Pambudi pada 12 Mei 2010 jam 6:48
      Sebenarnya pohon silsilah itu ada 3 (tiga) golongan
      1. sejarah silsilah manusia
      2, sejarah silsilah jan yg sama sekali tidak di ketahui manusia
      3. sejarah silsilah cmpuran (manusia dan banu jan) inipun tidak banyak di ketahui kecuali dari NABI SIS AS saja

      1. NABI ADAM AS (SANG HYANG JANMAWALIJAYA/SYANG HYANG ADHAMA) USIA 960 TH
      a.pertama kali sareat solat subuh 2 rokaat di di turunkan kepada nabi adam as
      b. MENIKAH DENGAN SITI HAWA ( SYANG DEWI JANMAWANUJAYA/SANG DEWI KAWAHNYA)
      c.puncak solatul ilmi nabi adam..as.(memberikan ASMA kepada semua binatang ,tumbuhan ,dsb.

      2. NABI SIS AS (SYANG HYANG SYTA)
      a. putra ke enam nabi adam as..
      b.kelahirannya tidak melalui rahim siti hawa…(menurut sebuah riwayat..(hadist hudsi) nabi adam berdebat dengan siti hawa …masalah rebutan anak…dan ALLAH swt bersabda..wahai kalian berdua..keluarkanlah benih kalian masing2…keduanya lalu menaruh benihnya (sperma dan sel telur ) terpisah di dalam cawan…hari demi hari benih (sperma)nabi adam as hidup …dan di semaikan oleh kandungan alam semesta.(planit sempurna.yaiutu bumi yg subur) dan tumbuhlah benih itu menjadi seorang bayi..yg dinamakan sis (sang hyang sita).sedanan benih hawa.. membusuk tidak jadi orang bayi…benih itu..lalu di ambil pleh azazil…kemudian di beri daya hidup..dipuja..azail memohon kepada ALLAH SWT.agar benih hawa itu menjadi seorag anak…doa izajil di abulkan ALLAH SWT ..dan jadilah bayi perempuan …yg menjadi putri dari izazil..dan putri itu d beri nama ,dewi dlajah…yg di kemudian hari menjadi istri nabi sis as..yg melahirkan..sayid anwar yg menurunka para dewa.. demikian penjelasan tersebut..waullahu alam bisawab.)
      c.menerima 50 syahifah(musyaf)
      d.ia berperang dengan QOBIL
      E. USIA 900 TH NABI SIS WAFAT.
      F. beristri DEWI MULAT DAN DEWI DLAJAH BINTI IZAJIL

      3.SAYID ANWAS.(YG MENURUNKAN PARA NABI)
      4.QINAN.
      5.MAKGHIL.(MAHLAIL)
      6.YARID (YARAD)
      7. MAKNUH NABI IDRIS AS
      a.di turunkan kepada nabi idris as 30 shahifah
      b.menurut sebuah riwayat pernah hidup bersama nabi adam selama 308 th di babillonia
      c.masing2 dari kaumnya membangun 188 kota
      d. berdakwah kepada keturunan QOBIL yg durhaka.

      8.MATUSALH
      9.LAMIQ(AMIK) menikah dengan FINUSAH binti IKLIL anak keturunan QOBIL
      10. NABI NUH AS (ABDUL GHOFUR /YASYKUR )
      a.sareat sholat asar 4 rokaat diturunkan kepada nabi nuh as
      b.termasuk ulul azmi
      c.menurut kitab taurat jarak antara nabi nuh dengan nabi idris as adalah (1056 th)
      d. puncak sholatul ilminya nabi nuh as terjadi banjir dunia

      11. SYAM (SAM)
      12. ARFAKHSAL(ARFAHSHAD)
      13.FINAN
      14.SYALIKH menurut ibnu abas syalikh adalah ayah NABI HIDLIR AS
      15.ABIR
      16.URGHU
      17.SORUGH
      18.NAKHUR
      19.THORIK (TARIH /TARAH /AZAR) pembuat berhala memusuhi anaknya NABI IBRAHIM AS..
      20.NABI IBRAHIM AS
      a.membangun kembali ka’bah bersama anaknya NABI ISMAIL AS
      b.nabi yg pertama mendapat perintah khitan
      c.mendapatkan perintah menyembelih anaknya ismail as
      d.sareat sholat dzuhur 4 rokaat di turunkan kepada nabi ibrahim as
      e.mempunyai dua istri .sarah dan siti hajar (hagar)
      f.puncak sholatul ilminya tidak mempan di bakar api.(ya narrukuni bardan wasalaman ala ibrohim …wahai api dinginlah engkau atas nabi ibrohim…..(namun dalam peristiwa tersebut..api tidak lagi bisa untuk memasak dsb..sampai ahirnya ALLAH swt mengembalikan sifat api tersebut seperti semula

      21. NABI ISMA’IL AS terlahir dari ibu siti hajar
      a.masih anak2 menendang tanah dan keluarlah mata air yg di beri nama zam zam

      22. HAIDAR
      23. JAMAL
      24.SAHAIL
      25.BINTAH
      26.SALMAN
      27.HAMYASA
      28.ADAD
      29.ADDI
      30.ADMAN(ADNAN)
      31.MA’AD(MA’ADD)
      32.NAZAR(NIZAR)
      33.MUDHOR(MUDHIR)
      34.ILYAS
      35.MUDRIKAH
      36.KHUZAIMAH
      37.KINANAH
      38.NADHOR(AN NADHAR)
      39.MALIK
      40.FIHRIN (FIHR)
      50.CHOLID(GHALAB)
      51.LUAIY
      52.KA’AB
      53.MURROH
      54.KILAB
      55.QUSAY/QURAISY
      56.ABDUL MANAF
      57.HASYIM
      58.ABDUL MUTHOLIB
      59.ABITOLIB
      60.SAYIDINA ALI KAROMAULLOHUWAJAHA
      a.menikah dengan SITI FATIMAH AZAHRO BINTI NABI MUHAMMAD SAW

      61.SAYID HUSEIN
      62.ZAENAL ABIDIN
      63.MUHAMMAD AL BAKIR
      64.JAFAR SODIQ
      65.KASIM AL KAMIL(ALI AL URAIDI)
      66.MUHAMMAD ANNAGIB(IDRIS)
      67.ISA AL BASRI (AL BAKIR)
      68. AHMAD AL MUHAJIR
      69.UBAIDILAH
      70.MUHAMMAD
      71.ALWI
      72.ALI AL GAZAM
      73.MUHAMMAD
      74.ALWI AMIR FAQIH
      75.ABDUL MALIK
      76. ABDULLAH KHANUDIN(AMIR)
      77.AL AMIR AHMAD SYECH JALALUDIN
      78.JAMALUDIN AL HUSIEN
      79.IBRAHIM ZAENAL AKBAR
      80.ALI MUSADA (putra kedua )
      81.MAULANA ISHAK /SYECH MALAYA
      82. SUNAN GIRI.(RADEN PAKU/JAKA SAMUDRA).Lihat Selengkapnya

      31 Mei jam 21:50 · SukaTidak Suka · 5 orangMemuat…
    • Bunda Lia

      Meditasi Sufi: Langkah 2
      Mata tertutup, mohon izin untuk menyambung cahaya beliau kepada hatimu dan cahayamu kepada hati beliau. Bayangkan sebuah kontak dua arah dan kemudian, baca awrad pada langkah 1.
      Ketika seseorang duduk bermeditasi dan menutup matanya, dia memfokuskan pikirannya pada satu titik tunggal. Dalam hal ini titik itu biasanya adalah konsep dari mentor spiritualnya; dus dia memfokuskan seluruh kemampuan kesaksiannya memikirkan dengan konsentrasi penuh tentang guru spiritualnya agar mendapatkan gambaran atau citra mentornya pada layar mental, selama dia masih berada dalam status meditasi itu. Sifat, karakteristik dan potensi yang terkait dengan sebuah citra juga dipindahkan pada layar pikiran ketika citra itu terbentuk pada layar mental dan pikiran menerimanya sesuai dengan itu.
      Sebagai contoh, seseorang sedang memperhatikan api. Ketika gambaran tantang api itu dipindahlan ke layar pikiran, suhu dan panas api itu terekam oleh pikiran. Seseorang yang hadir dalam sebuah taman menikmati kesegaran dan kesejukan pepohonan dan tanaman dalam taman itu untuk menciptakan gambaran itu semua pada layar pikirannya. Begitu juga ketika gambaran mentor spiritual dipindahkan pada layar pikiran, Ilmu yang Dihadirkan yang beroperasi dalam diri guru spiritual, juga ikut dipindahkan dengan gambaran itu dan pikiran murid secara bertahap menyerap hal yang sama.
      Lihat Selengkapnya

    • Bunda Lia

      Meditasi Sufi Langkah 3
      Duduk bersimpuh, yang rapi, tetap bersimpuh, mata tertutup, tangan di tempat, mulut tertutup, lidah ditekuk ke atas, napas terkendali, telinga mendengar al-Quran, Shalawat atau suara sendu. Ruang gelap.
      Meditasi, memikirkan tentang mentor spiritual, sebuah upaya untuk memfokuskan dengan konsentrasi pikiran kita kepada seseorang, sehingga citranya dapat dipantulkan secara berulang pada layar pikiran kita, (maka) kita terbebaskan dari keterbatasan indera. Makin sering sebutir pikiran di tayangkan pada layar mental, makin jelas pula formasi (pembentukan) sebuah pola dalam pikiran itu. Dan, pola pikiran demikian ini, dalam istilah spiritualitas disebut ‘pendekatan pikiran.
      Ketika kita membayangkan mentor spiritual atau Syaikh, sebagai sebuah hal dari hukum eternal, ilmu Elohistic Attributes yang beroperasi dalam Syaikh dipantulkan pada pikiran kita dengan ulangan yang berkali-kali menghasilkan pencerahan pikiran dari murid dengan cahaya yang berfungsi dalam diri Syaikh dan dilimpahkan kepadanya. Pencerahan hati murid berusaha mencapai tataran atau tahap Syaikhnya. Dalam Sufisme, keadaan ini disebut ‘kedekatan,afinitas’ (nisbat). Cara terbaik dan telah teruji untuk menikmati kedekatan, menurut spiritualitas, adalah hasrat kerinduan dari cinta.
      Lihat Selengkapnya

    • Abdullah Ali Lanjut……

      31 Mei jam 22:04 melalui Facebook Seluler · Tidak SukaSuka · 6 orangMemuat…
    • Agung Pambudi mireng aken ..suantun ing ndalem qolbi..

    • Agung Pambudi

      HALUSINASI adalah daya terawang di waktu jaga (istilah awam)melamun. bengong,dsb. HALUSINASI membawa manusia ke dalam kondisi bawah sadar dan mengalami bayangan2 atau peristiwa2 fantasi tergantung dari bentuk emosi dan ambisinnya pada saat itu, seperti ILLUSI,HALUSINASI juga tidak dimiliki oleh JIN ,justru HALUSINASI inilah yg menjadi HANTARAN BAGI PARA jin UNTUK MENGGANGU manusia DI kala jaga persis sperti ILLUSI,pada HALUSINASI tidak selalu negatif ,JIN yg bak budi biasannya hadir untuk memberi nasehat atau petunjuk dan ini juga disebut WAGSIT atau FIRASAT …kita mengenal istilah FATAMORGANA atau bayangan semu,FATAMORGANA,dapat juga diimbulkan oleh tehnis seni grafis,,contohnnya pada garis2 lurus akan tampak melengkung apabila di padukan dengan garis2 yg melingkar,bayangan pensil akan tampak bengkok di bawah permukaan air dsb. jelasnya FATAMORGANA adalah peristiwa fisik dan HALUSINASI adalah peristiwa PSIKHIS.jiwa manusia yg di dominasi oleh HALUSINASI orang awam menyebutnnya kerasukan atau kesurupan,ada kebiasaan orang timur yg suka bertapa atau bersemedi (berhari2 tanpa makan , minum,dan tidur,,duduk tapakur di tempat yg sunyi)sering mengalami bayangan2 atau peristiwa aneh,itu tidak lain adalah hasil kamuflase atau manipulasi para JIN ,apalagi jika motivasinnyaEMOSI dan AMBISINNYA untuk mendapatkan intuisi,orang tak perlu bertapa,asal JIWA dalam keadaan bersih dan murni (IKHLAS) tanpa emosi dan AMBISI .tegasnya intuisi bisa didapat dalam kesadaran total, untuk menjaga kekebalan terhadap HALUSINASI usahakan agar akal (pikiran)selalu dalam keadaan bekerja dan jangan dibiarkan kosong….Lihat Selengkapnya

      31 Mei jam 22:13 · Tidak SukaSuka · 4 orangMemuat…
    • Abdullah Ali

      Duh Gusti….bagaimana akan tumbuh pohon cinta di hamparan tanah kering hatiku….sehingga aku harus tau terlebih dahulu bagaimana cara menyuburkan ladang mulia ini hingga aku mengenal betul akan apa sesungguhnya hamparan mulia bernama hatiku….sebab tak mungkin ada cinta bila belum mengenal siapa yang dicinta….dan tentu buah rindu tak akan pernah terwujud bila pohon cintapun tak tumbuh….adanya rindu karena sudah ada cinta….bisa cinta karena telah mengenal….duh Gusti….hm…….Lihat Selengkapnya

      31 Mei jam 22:19 melalui Facebook Seluler · Tidak SukaSuka · 6 orangMemuat…
    • Gadis Exsprit Selamat Malam Mama,,,,salam kangen,,,,,

      31 Mei jam 22:21 melalui Facebook Seluler · Tidak SukaSuka · 4 orangMemuat…
    • Bunda Lia

      Pikiran Syaikh terus-menerus mentransfer kepada murid spiritualnya sesuai dengan kobaran cinta dan rindu akan Syaikh, yang mengalir di dalam diri murid dan datang suatu saat ketika cahaya beroperasi dalam diri Syaikh yang sesungguhnya adalah pantulan Tampilan Ilahiah yang Indah yang dipindahkan kepada murid spiritual itu. Hal ini memungkinkan murid spiritual untuk membiasakan diri dengan Cahaya Gemilang dan Tampilan Indah. Keadaan ini, dalam istilah sufisme disebut ‘Menyatu dengan Syaikh (Fana fi Shaykh).
      Cahaya Syaikh dan Tampilan Indah gemilang yang beroperasi dalam diri Syaikh bukanlah ciri pribadi Syaikh. Sebagaimana halnya murid spiritual, yang dengan perhatian dan konsentrasi penuh dedikasi, menyerap (asimilasi) ilmu dan ciri khas Syaikhnya, maka Syaikh juga menyerap ilmu dan busana Nabi e dengan dedikasi pikiran dan konsentrasi penuh.
      Langkah 3a
      Posisi duduk: Posisi Teratai (yoga Lotus), Wudhu adalah kunci sukses. Kapal Nabi Nuh as. melawan banjir kelalaian. Kebersihan adalah dekat dengan iman (ilahiah). Ingat bahwa bukanlah saya yang menghitung bahwa saya adalah bukan apa-apa, saya dan aku harus melebur kedalam dia. Syaikhku, Rasulku, menggiring kepada Robbku.
      Lihat Selengkapnya

      31 Mei jam 22:22 · Tidak SukaSuka · 8 orangMemuat…
    • Gadis Exsprit Selamat malam Om abdull,,mas agung,,serta s3mua yg hadir di sini,,,salam sejahtera,,,,

      31 Mei jam 22:22 melalui Facebook Seluler · Tidak SukaSuka · 4 orangMemuat…
    • Agung Pambudi salam sejahtera gadis ..salam rahayu.

    • Gadis Exsprit Salam semah tera jg mas agung,,

      31 Mei jam 22:34 melalui Facebook Seluler · SukaTidak Suka · 4 orangMemuat…
    • Bunda Lia

      Dzikir dengan penolakan (laa ilaaha) dan pembenaran (illa Allah), dalam tradisi Masyaikh Naqsybandi ?, mensyratkan bahwa murid (sang pejalan) menutup matanya, menutup mulutnya, menekan giginya, melekatkan lidahnya ke langit-langit mulutnya, dan menahan (mengatur) napasnya. Dia harus membaca dzikir itu melalui hatinya, dengan penolakan dan pembenaran, memulainya dengan kata LAA (“Tidak”). Dia mengangkat “Tidak” ini dari titik (dua jari) di bawah pusar kepada otaknya. Ketika mencapai otaknya kata “Tidak” mengeluarkan kata ILAAHA (“sesembahan”), bergerak dari otaknya ke bahu Kanan, dan kemudian ke bahu Kiri di mana dia menabrak hatinya dengan ILLALLAH (“kecuali Allah”). Ketika kata itu mengenai hatinya energi dan panasnya menjalar/memancar ke sekujur tubuhnya. Sang pejalan yang telah menyangkal semua yang berada di dunia ini dengan kata-kata LAA ILAAHA, membenarkan dengan kata-kata ILLALLAH bahwa semua yang ada telah dilenyapkan di Hadirat Ilahi.
      Langkah 3b
      Posisi Mulut dan Lidah…..Menutup matanya,…..Menutup mulutnya,
      Menekan giginya,””’Melekatkan lidahnya pada langit-langit mulutnya, dan menahan napas.
      (Secara perlahan-lahan memperlambat napas dan getaran jantungnya).
      Lihat Selengkapnya

    • Sila Sadewa Malam Kooong…… tak tunggu sambateje lg mios haaaa… haaa….. serius temen yo ……. nyonge bodo helm …… diem …… !

      31 Mei jam 22:46 · Tidak SukaSuka · 3 orangMemuat…
    • Agung Pambudi ‎@ salam rahayu mbak sila..sugeng ndalu.

      31 Mei jam 22:48 · SukaTidak Suka · 2 orangMemuat…
    • Bunda Lia

      Tangan membawa rahasia yang dahsyat, mereka itu seperti antena parabolamu, pastikan bahwa mereka itu bersih dan berada dalam posisi yang semestinya. Jadi ketika kamu memulai dengan tangnmu itu, menggosok-gosoknya, ketika mencucinya dan menggosok gosoknya untuk mengaktifkan mereka, itu adalah tanda dari (angka) 1 dan 0, dan kamu sedang mengaktifkan proses kode yang diberikan Allah I melalui tangan itu. Kamu mengaktifkan mereka.
      Mereka memiliki titik sembilan peluru yang terdiri dari keseluruhan sistem, seluruh tubuh. Ketika kamu menggosok jari-jari itu, sesungguhnya kamu mengaktifkan 99 Asma-ul husna Allah I.
      Dengan mengaktifkan mereka, kamu mengaktifkan 9 titik dalam tubuhmu. Dan ketika mengaktifkan mereka, itu adalah seperti menghidupkan receiver (pada radio/tv), energi mengalir masuk, itu mulai berfungsi untuk dapat menerima, memecahnya dalam bentuk kode digital yang dipancarkan keluar seperti gambar atau suara sebagaimana kita kenal di zaman ini (radio dan tv). Demikian juga halnya dengan tangan yang saling mengelilingi, itulah mengapa ketika kita menggosok-gosokkan dan membuka mereka, mereka mulai bertindak seperti lingkaran satu terhadap lainnya, menampung apapun energi yang datang, dan mereka ini mengelolanya. Lihatlah pada bagian Rahasia Tangan.
      Lihat Selengkapnya

      31 Mei jam 22:57 · Tidak SukaSuka · 8 orangMemuat…
    • Agung Pambudi SEDULUR PRIBADI KANG ARAN RAJAH PIDEKSO..KANG DUMUNUNG ONO ING EPEK EPEK TANGAN KALORO.

    • Sri Kandi DIMAS ABDULLAH ALI WENGI IKI KATON SUWE UBENGE JAM YO DIMAS.

      31 Mei jam 23:01 · Tidak SukaSuka · 4 orangMemuat…
    • Sila Sadewa Kyai nyadong duko , rahayu sugeng ndalu ugi sedoyo ingkang sami sebo ……. !

      31 Mei jam 23:02 · Tidak SukaSuka · 3 orangMemuat…
    • Bunda Lia

      Meditasi Sufi: Langkah 4
      Posisi Tangan:
      Jempol dan telunjuk memperagakan posisi “Allah Hu” untuk kuasa/kekuatan terbesar. Tangan diberi kode dengan kode angka, tangan kanan “18″, tangan kiri “81″ masing-masing dijumlahkan keduanya menjadi 9 dan dua 9 menjadi 99. Tangan diberi karakter dengan Asma-ul husna Allah. Dan nama ke-99 dari Rasul adalah Mustafa……(lebih banyak lagi di depan)…
      Bernapas dengan Sadar (“Hosh dar dam”)
      Hosh artinya “pikiran” Dar artinya “dalam” Dam artinya “Napas” Itu artinya, menurut Mawlana Abdul Khaliq al-Ghujdawani (q), bahwa “Misi paling penting bagi pejalan dalam thariqat ini adalah menjaga napasnya, dan dia yang tidak dapat menjaga napasnya, akan dikatakan tentang orang itu, ‘dia telah tersesat/kehilangan dirinya.’”
      Syah Naqsyband k berkata, “Thariqat ini dibangun di atas (dengan pondasi) napas. Jadi adalah sebuah keharusan untuk semua orang menjaga napasnya di kala menghirup dan membuang napas, dan selanjutnya untuk menjaga napasnya dalam jangka waktu antara menghirup dan membuang napasnya.”
      Lihat Selengkapnya

      31 Mei jam 23:03 · Tidak SukaSuka · 5 orangMemuat…
    • Kozink Saputra tak kenal maka nya tak cinta..tak cinta makanya tak kenal…hehehe…sugeng nadalu bunda..kang dullah..kang agung..bunda sri..gadis..kng jean..kang irfan..lan sedoyo engkang sampun rumiyin hadir..kulo nderek nyimak..njeh..salam ..cinta ..kasihku utk semuanya…buat bunda..salam hormat.njeh bunda…

      31 Mei jam 23:04 · Tidak SukaSuka · 4 orangMemuat…
    • Agung Pambudi ‎@ Salam rahayu kang mas kozink..sugeng ing mdyaning ratri…

      31 Mei jam 23:05 · Tidak SukaSuka · 2 orangMemuat…
    • Bunda Lia

      “Dzikir mengalir dalam tubuh setiap makhluk hidup oleh keharusan (kebutuhan) napas mereka bahkan tanpa kehendak sebagai sebuah tanda/peragaan ketaatan, yang adalah bagian dari penciptaan mereka. Melalui napas mereka, bunyi huruf “Ha” dari Nama Ilahiah Allah dibuat setiap kali membuang dan menghirup napas dan itu adalah sebuah tanda dari Jati Diri (Dzat) Gaib yang berfungsi untuk menekankan Kekhasan Allahu Shamad. Maka adalah penting untuk hadir dengan napas seperti itu, agar supaya menyadari (merasakan) Jati Diri (Dzat) Maha Pencipta.”
      Nama ‘Allah’ yang meliputi sembilan puluh sembilan Asma-ul husna terdiri atas empat huruf: Alif, Lam, Lam dan Ha yang sama dengan suara napas – (ALLAH I). Kaum Sufisme mengatakan bahwa Dzat Allah I yang paling gaib mutlak dinyatakan oleh huruf terakhir itu yang dibunyikan dengan vokal Alif, “Ha”. Ini mewakili Gaib Absolut Dzat-Nya Allah I.
      Memelihara napasmu dari kelalaian akan membawa mu kepada Hadirat sempurna, dan Hadirat sempurna akan membawamu kepada Penampakan (Visi) sempurna, dan Penampakan sempurna akan membawamu kepada Hadirat (Manifestasi) Asma-ul husna Allah I yang sempurna. Allah I membimbingmu kepada Hadirat Asma-ul husna-Nya, karena dikatakan bahwa, “Asma Allah I adalah sebanyak napas makhluk”.
      Lihat Selengkapnya

      31 Mei jam 23:06 · Tidak SukaSuka · 7 orangMemuat…
    • Agung Pambudi pola tiga tarik,tahan buang..pola empat..tarik,tahan ,buang,tahan…isi asma dollallah sesuai selera…

      31 Mei jam 23:07 · Tidak SukaSuka · 4 orangMemuat…
    • Kozink Saputra nuwun injih kang mas agung..salm..rahayu kng mas..

      31 Mei jam 23:08 · Tidak SukaSuka · 2 orangMemuat…
    • Bunda Lia Hendaknya diketahui oleh semua orang bahwa melindungi napas terhadap kelalaian sungguh sukar bagi para pejalan. Maka mereka harus menjaganya dengan memohon ampunan (istighfar) karena memohon ampunan akan membersihkannya dan mensucikannya dan mempersiapkan sang pejalan untuk (menjumpai) Hadirat Benar (Haqq) Allah I di setiap tempat.

      31 Mei jam 23:08 · Tidak SukaSuka · 7 orangMemuat…
    • Kozink Saputra apakh ini yg di nama kn dzikif nufus..bunda..kng agung?….

      31 Mei jam 23:10 · Tidak SukaSuka · 2 orangMemuat…
    • Agung Pambudi hm…aku dah pake hasilnya..heeehe luar biasa…puji syukur.dijak rerkreasi melihat kebesarnnya..dan keagungannya..subhanalloh..

      31 Mei jam 23:12 · Tidak SukaSuka · 5 orangMemuat…
    • Agung Pambudi kang kozink .pola dua lebih ringan ..cuma tarik buang..hehe

      31 Mei jam 23:13 · Tidak SukaSuka · 4 orangMemuat…
    • Agung Pambudi ‎@ tapi yang paling umum pola tiga…tarik tahan.buang.

      31 Mei jam 23:13 · Tidak SukaSuka · 3 orangAnda, Kakang Prabu, dan Agung Pambudi menyukai ini
    • Kozink Saputra matur nuwun kang mas…

      31 Mei jam 23:15 · Tidak SukaSuka · 2 orangAnda dan Agung Pambudi menyukai ini.
    • Agung Pambudi yang berat dollallahnya kang kozink ..isi asma..yang bagus sesuai dengan weton naptu kelahiran kita…lek aku kebagian 17 ..dollallah hehee..abot..

      31 Mei jam 23:18 · Tidak SukaSuka · 4 orangMemuat…
    • Abdullah Ali Mbak Ayu Sri….nuwun injih,kados milo mekaten….nyadong duko,Mbak Ayu….

      31 Mei jam 23:18 melalui Facebook Seluler · Tidak SukaSuka · 4 orangMemuat…
    • Bunda Lia

      Meditasi Sufi: Langkah 5
      Bernapas,
      Menghirup melalui hidung – Dzikir = “Hu Allah”, bayangkan cahaya putih memasuki tubuh melalui perut.
      Menghembus melalui hidung – Dzikir= “Hu”, bayangkan hitamnya karbon monoksida, semua perbuatan dosamu dikuras / didorong keluar dari dirimu.
      “Pejalan yang bijak harus menjaga napasnya dari kelalaian, seiring dengan masuk dan keluarnya napas, dengan demikian menjaga hatinya selalu dalam Hadirat Ilahi; dan dia harus menghidupkan napasnya dengan ibadah dan pengabdian dan mempersembahkankan pengabdiannya itu kepada Rabbnya dengan segenap hidupnya, karena setiap napas yang dihisap dan dihembuskan dengan Hadirat adalah hidup dan tersambung dengan Hadirat Ilahi. Setiap napas yang dihirup dan dihembuskan dengan kelalaian adalah mati dan terputus dari Hadirat Ilahi.”
      Untuk mendaki gunung, sang pejalan harus melintas dari dunia Bawah menuju Hadirat Ilahi. Dia harus melintas dari dunia ego keberadaan sensual (sensasi) menuju kesadaran jiwa terhadap Al Haqq.
      Lihat Selengkapnya

      31 Mei jam 23:22 · Tidak SukaSuka · 7 orangMemuat…
    • Kozink Saputra kang mas agung..matur sanget nuwun..kerso berbagi..kalian kulo…

    • Sri Kandi DIAJENG YEN KABOTAN OJOK DITERUSAKE, SESOK ISIH ONOK WANCI WONG AYU.

      31 Mei jam 23:31 · Tidak SukaSuka · 4 orangMemuat…
    • Bunda Lia

      Untuk membuat kemajuan dalam perjalanan ini, sang pejalan harus membawa gambaran Syaikhnya (tasawwur) ke dalam hatinya karena itu adalah cara paling kuat untuk melepaskan diri dari cengkeraman sensualnya. Dalam hatinya Syaikh menjadi cermin dari Dzat Absolut. Jika dia berhasil, kondisi penisbian diri (ghayba) atau “absensi” dari dunia sensasi muncul dalam dirinya. Sampai kepada tahap bahwa keadaan ini menguat dalam dirinya dan keterikatannya kepada dunia sensasi melemah dan menghilang, dan fajar dari Level Hilang Mutlak- Tidak Merasa- Selain Allah I mulai menyinari dirinya.
      Derajat tertinggi dari maqam ini disebut fana’. Demikianlah Syah Naqsyband k berkata, “Jalan terpendek kepada sasaran kita, yaitu Allah I mengangkat tabir dari Dzat Wajah-Nya Yang Ahad yang berada dalam semua makhluk ciptaan-Nya. Dia melakukan itu dengan (melalui) maqam ghayba dan fana’, sampai Dzat Agung (Majestic Essence) menyelimutinya dan melenyapkan kesadarannya akan segala sesuatu selain Dia. Inilah akhir perjalanan untuk mencari Allah I dan awal dari perjalanan lainnya.”
      Lihat Selengkapnya

      31 Mei jam 23:32 · Tidak SukaSuka · 5 orangMemuat…
    • Agung Pambudi MANJING ING SAKJERONING SUWUNG..

      31 Mei jam 23:35 · Tidak SukaSuka · 4 orangMemuat…
    • Bunda Lia Nyuwun injih mbak yu Sri… Dongo paduko mbak yu kang kulo suwun …. nyuwun wedal sak untawis njih… dalem taksih kiat mbak yu…

      31 Mei jam 23:35 · Tidak SukaSuka · 6 orangMemuat…
    • Bunda Lia

      “Pada akhir Perjalanan Pencarian dan Level Ketertarikan datanglah Level Perendahan Diri dan Penihilan. Sasaran ini adalah untuk segenap ummat manusia sebagaimana disebut Allah I dalam al-Qur’an, ‘Aku tidak menciptakan Jinn dan Manusia kecuali untuk beribadah kepada-Ku.’ Beribadah di sini berarti Ilmu Sempurna (Ma`rifat).”
      Meditasi Sufi: Langkah 6
      Mengenakan busana Syaikh:
      3 tahap perjuangan yang berkesinambungan:
      Memelihara Cintanya (Muhabbat),
      Memelihara Kehadirannya (Hudur),
      Melaksanakan Kehendaknya atas diri kita (Penihilan atau Fana).
      Kita memiliki cinta kepadanya, jadi kini kenakanlah Cahayanya dan selanjutnya bayangkan segala sesuatunya dari titik (sudut) ini, dengan busana yang kita kenakan itu. Ini adalah penopang hidup kita. Kamu tidak boleh makan, minum, shalat, dzikir atau melakukan apapun tanpa membayangkan bayangan Syaikh pada kita. Cinta ini akan menyatu dengan Hadirat Ilahi, dan ini akan membuka pintu Penihilan ke dalam-Nya.
      Lihat Selengkapnya

    • Kozink Saputra nyuwun pangapunten kng agung bunda..putra kng cublok nyuwun perso..bab..hu..allah.. tarik nafas cukup baca allah saja..atau hu nya ikut..karna putra sdikit bingung.d sini ibu tuliskan..buanng nafas baca hu..pangapunten njeh bunda..salam hormat dalem…

      31 Mei jam 23:39 · Tidak SukaSuka · 5 orangMemuat…
    • Agung Pambudi Sesuai hawarik perintah pribadi.bisa berubah sewaktu waktu tanpa kita sadari..kang kozink…namun ada juga tata cara yg lain..dari diajeng monggo.

    • Bunda Lia

      He he he mas Kozink …. Hu tarik napas dari dada/ hati ke ubun2 lalu Allah dari ubun2 ke hati…. (kalimah HU ) dari baithul muhharam (metode tarikat naqsyabandy dari puser) ke baithul ma’mur … hembus nafas (kalimah Allah) dari baithul ma’mur ke baithul muhharam

      Semakin seseorang menjaga ingatan untuk mengenakan busana dengan dia (Syaikh) semakin meningkatlah proses penihilan itu berlangsung. Kemudian penuntun itu akan meninggalkan dirimu di hadirat Rasul Allah Sayyidina Muhammad ?. Di mana sekali lagi kamu akan menjaga cinta kepada Rasul ??(Muhabbat), menjaga Hadiratnya (Hudur). Laksanakan kehendaknya atas diri kita (Penihilan atau Fana).
      Fana fi Syaikh ?, Rasulullah ?, Allah ?.
      Penihilan Fana
      Dalam keadaan spirit murid menyatu dengan spirit Syaikhnya, kemampuan Syaikh akan diaktifkan dalam diri muridnya, karena itu Syaikh menikmati kedekatan Nabi ?. Dalam situasi ini, dalam istilah sufisme disebut Penyatuan dengan Rasul ? (Fana fi Rasul). Ini adalah pernyataan Nabi ?, “Aku seorang manusia seperti kamu, namun aku menerima wahyu’. Jika pernyataan ini dicermati, kita melihat bahwa kemuliaan Nabi ??terakhir ini adalah bahwa beliau menerima wahyu dari Allah ?, yang mencerminkan Ilmu-ladduni, ilmu yang diilhamkan langsung oleh Allah ?, Pandangan yang Indah dari Allah ??dan Cahaya Gemilang ke dalam hati Nabi ?Lihat Selengkapnya

      31 Mei jam 23:51 · Tidak SukaSuka · 6 orangMemuat…
    • Margo Surya Buwana editannya mantabbbbbbbbbbzzzzzzzzzzzz ..

      31 Mei jam 23:53 · Tidak SukaSuka · 1 orangMemuat…
    • Bunda Lia

      Dalam keadaan ‘Penyatuan dengan Nabi ?’ seorang murid karena emosinya, kerinduannya dan cintanya secara sedikit demi sedikit, langkah demi langkah, berasimilasi dan mengenali ilmu Nabi Suci ?. Kemudian datanglah saat paling berharga, saat yang ditunggu-tunggu, ketika ilmu dan pelajaran ditransfer dari Nabi Suci ??kepadanya sesuai dengan kapasitasnya.
      Murid itu menyerap karakter Nabi Suci ? sesuai dengan kemampuan dan kapasitasnya dan karena kedekatannya dengan Nabi Suci ??dan dukungannya dia dapat mencapai keadaan ketika dia mengenali Rabbil Alamin, ketika Dia menguraikan dalam al-Quran, Ya, sesungguhnya Engkau adalah Rabbi! Kedekatan ini, dalam sufisme disebut Penyatuan dengan Allah ?’ (Fana fi-llah) atau singkatnya wahdat. Setelah itu, jika seseorang dikaruniai dengan kemampuan, dia akan membuat eksplorasi di daerah yang tentangnya cerita (narasi) tidak lagi memiliki kata-kata untuk menjelaskannya, karena kepekaan dan kehalusan situasinya.
      Lihat Selengkapnya

    • Abdullah Ali Hehehehe….Margo….rahayu

      01 Juni jam 0:03 melalui Facebook Seluler · Tidak SukaSuka · 3 orangMemuat…
    • Margo Surya Buwana om abdullah : rahayu om./. aku bingung mau baca dari mana.. xixixi tapi nabi adam sama siti hawa nikah dulu atau berzinah dlu ya om .. ^_^ ..

      01 Juni jam 0:05 · Tidak SukaSuka · 2 orangMemuat…
    • Kozink Saputra nuwun injih bunda…dalem..ngaturaken sembah nuwun..soho nyuwun pangestunipun bunda..mugi2yo..pangerten ilmu..wedaran inh ndalu puniko.saget mbarokahi..gesang kulo..dallah sedoyo kadang kinasih kang nderek hadir heng pendopo agung.meniko..salam tkdzim kulo…

    • Abdullah Ali Sing asli koyo opo yo….hehehehe….

      01 Juni jam 0:05 melalui Facebook Seluler · Tidak SukaSuka · 3 orangMemuat…
    • Margo Surya Buwana xixiix aku baca dlu lah om.. biar gak salah paham ..

      01 Juni jam 0:06 · Tidak SukaSuka · 3 orangMemuat…
    • Kozink Saputra kandullh punopo wonten enkang palsu toh kng…hehehehe..salm kng..

      01 Juni jam 0:07 · Tidak SukaSuka · 3 orangMemuat…
    • Abdullah Ali Margo,gampang nek pengin ngerti masalah Adam nikah opo zina….plesiro ning alam awal menungso yo iku alame nabi Adam….takonono langsung wae,Margo hehehehe…..

      01 Juni jam 0:10 melalui Facebook Seluler · Tidak SukaSuka · 3 orangMemuat…
    • Bunda Lia

      Meditasi Sufi Langkah 7

      Menjadi sesuatu yang tidak ada, kendaraan sebening kristal untuk siapa pun yang ingin mengisi keberadaanmu dari Allah swt. Malikul Mulk.
      Dalam keadaan ‘Penyatuan dengan Nabi Suci saw. seorang murid karena emosinya, kerinduannya dan cintanya secara bertahap, langkah demi langkah, berasimilasi dan mengenali ilmu dari Nabi Suci saw.
      Kupandang Cahaya sehingga Aku menjadi Cahaya

      In the name of Thy Lord The most Gracious
      The most Merciful All praised is due to Allah
      The Lord of the World May Salvation and Peace be
      For all time Sayyidina Muhammad SAW

      Seiring dengan berputarnya roda waktu dan kehidupan, maka seiring itu juga seorang yang fakir ini selalu mendapatkan sejuta bahkan semiliar petunjuk, kenikmatan, serta kesempatan untuk terus hidup di bumi-Nya yang begitu hiruk pikuk dan penuh huru-hara.
      Berangkat dari pengalaman-pengalaman yang telah ditempuh dan dilaluinya di berbagai belahan dunia ini, seperti Australia, Singapura, Malaysia, Saudi Arabia, dan sebagainya, tebersit niat untuk mewujudkan satu rangkaian cerita yang mudah-mudahan dari semua itu bisa menyumbangkan setetes sumbangan moral dan pengetahuan bagi kalangan yang sedang dilanda kerisauan dan kegelisahan sebagai imbas dari kehidupan yang terasa begitu berat pada saat ini.Lihat Selengkapnya

      01 Juni jam 0:11 · Tidak SukaSuka · 5 orangMemuat…
    • Abdullah Ali Kozink,la nek editan kan berarti reka yasa to,Zink hahahaha….

      01 Juni jam 0:12 melalui Facebook Seluler · Tidak SukaSuka · 3 orangMemuat…
    • Kozink Saputra klo di pkikran sy pribadi,..tentunya nikah..maskawin cinta/katersnan..walinya..walinya rosul..saksinya 4 malaikat…pangputen menawi slh..wong iki pikirani cah angon..metune njeh makaten niki wou..niki pemikiran kulo pribadi lho kng..margo..

      01 Juni jam 0:12 · Tidak SukaSuka · 4 orangMemuat…
    • Bunda Lia Nunggu editan foto darimu kelamaan aku keburu butuh dik Margo…. kamu tuh orangnya super sibuk…. mana mau ngurusi kakakmu…

    • Margo Surya Buwana yahh kak .. bukannya begitu .. aku bingung mau edit yg bagaimana .. masa aku gak mau editin foto buat kak ku yg sangat perduli dengan aku .. memangnya mau editan yg bagaimana kak ku ..

    • Kozink Saputra kandullah…hehehe,,bengi iki..kang dullh seng nyidir kulo..hahahha…impas kang dullah…wah..wes wancine..gareng petruk metu iki…

      01 Juni jam 0:18 · Tidak SukaSuka · 4 orangMemuat…
    • Abdullah Ali Kozink hahahaha….nek mung kiro kiro ojo di omongno….di enggo dewe wae,luwih slamet,Zink hehehehe….

      01 Juni jam 0:19 melalui Facebook Seluler · SukaTidak Suka · 3 orangMemuat…
    • Bunda Lia

      Banyak dari kita yang mengalami “sakit,” baik fisik, spirit, maupun keduanya sekaligus dan perlu mendapatkan pertolongan penyembuhan secepatnya. Semua tempat mendapatkan jatahnya masing-masing untuk kedatangan tamu istimewa yang bertitelkan malapetaka, musibah, wabah, dan penyakit. Lalu, tercetuslah pemikiran bahwa dari 10 jiwa yang hidup harus ada 1 orang yang bisa menangani, bahkan menyembuhkan orang-orang yang ada di sekitarnya.
      Malangnya lagi, sebagian besar dari kita sangat miskin untuk mendatangi tempat-tempat yang penuh keberkahan itu. Jika sudah begitu… apakah kita mau gigit jari saja sambil menunggu keberuntungan yang datang dari langit? Kemudian penyakit itu dapat disembuhkan dengan sendirinya?
      Kembali kepada wacana pembicaraan di atas, si fakir hendak berbagi cerita dan pengalaman. Dari sini, diharapkan bisa memberikan suatu pencerahan dan pengertian yang otentik tentang syarat-syarat yang harus ditempuh bagi seseorang yang ingin menjadi penyembuh agar menjadi cahaya dan berkah untuk lingkungannya sendiri karena sebenarnya tidaklah begitu sulit untuk menjadi penyembuh itu. Syaratnya sangat mudah, yaitu kalau kita mau dan bersungguh-sungguh untuk menyelaminya, mudahkan?.
      Lihat Selengkapnya

    • Kozink Saputra nuwun injih kng dullah,…matur sembah nuwun njih kng…lha pangkate cah angon arep mungel pasti njeh ..pripun..hehehehe..salam..horamt kulo njih kang..

      01 Juni jam 0:27 · Tidak SukaSuka · 3 orangMemuat…
    • Bunda Lia Aku mau Syekh Siti Jenar dan Eyang Sunan Kali Jogo dik… Lov U

    • Bunda Lia

      Everyone can be a healer! Syaratnya hanya satu, berniat dan bersungguh-sungguh di dalamnya….. Ok.
      Karena pada hakikatnya, Dia-lah yang menyembuhkan. Bukan si A ataupun si B. Isyfii wa anta syaafii, laa syifaa’an illaa syifaauk “ Wahai yang menyembuhkan, Engkaulah yang Maha Menyembuhkan. Tidak ada kesembuhan melainkan kesembuhan dari-Mu.” Sebagai manusia, kita hanya diperintahkan untuk berikhtiar. Setelah itu, Dia-lah yang akan menentukan serta membalas sebesar apa hasil jerih upaya kita.
      Perlu kita ketahui juga bahwa ada orang-orang yang telah dikaruniai-Nya kekuatan-kekuatan supranatural sejak lahir yang bisa termanfaatkan ke dalam hal-hal spiritual; di antaranya pengobatan. Entah dia seorang Muslim, Nasrani, Yahudi, Budha, Hindu, ataupun Majusi. Bahkan, orang yang sudah terang-terangan mengingkari adanya Tuhan Sang Pencipta pun bisa memiliki kelebihan-kelebihan itu. Hal ini disebabkan kemampuan/kelebihan pada bidang spiritual itu hanyalah suatu kelebihan/kepandaian biasa. Sama halnya dengan orang yang telah dikaruniai-Nya kelebihan pada otaknya sehingga dia bisa menjadi seorang ilmuwan, kelebihan pada ototnya sehingga dia bisa menjadi seorang atlit yang kuat, kelebihan pada hartanya sehingga dia bisa menjadi seorang hartawan atau kelebihan pada kulit dan tubuhnya sehingga dia bisa menjadi orang yang rupawan. Semua hal itu tidak ada hubungannya sama sekali dengan iman dan amal soleh seseorang.
      Lihat Selengkapnya

    • Sri Kandi DIAJENG WONG AYU MEH WANCINE YO DIAJENG ENGGAR SARE. EMANEN ROGO UGO PENGALIHMU.RAHAYU.

      01 Juni jam 0:49 · Tidak SukaSuka · 5 orangMemuat…
    • Agung Pambudi Tabuh setunggal diajeng ayu titi wancinipun

      01 Juni jam 0:53 melalui Facebook Seluler · Tidak SukaSuka · 3 orangMemuat…
    • Kozink Saputra

      bunda..klo mengatasi orang kesurupan..bagaimn bunda..d daerah sy kaltim..sering kejadian hal seperti itu…dan sy pernah ngalami..di tunjuk utk mngobati orang kesurupan..lhaa saya bingung..sy tolak..penolakan saya. ada 2 mcm alasan bunda..1..saya tdk pernah belajar tentang hal tersebut..2.ada beberapa dukun kampung yg masih d situ.bu..kalo ibundaku..kerso..nurunaken ilmu tersebut..kulo sangt berterima kasih bunda…salam hormat kulo…Lihat Selengkapnya

    • Bunda Lia

      Sebagai contoh kasus, saya pernah tinggal di Sydney, Australia walau tidak lama. Suatu waktu, saya mendapatkan perintah dari guru Spiritual saya yang menguasai seluruh kekuatan spiritual di Benua Australia (insya Allah Wali Qutubnya Australia) untuk melakukan dakwah kepada orang-orang nonmuslim dengan menggunakan bahasa/ucapan di dalam hati saja. Semula, saya merasa aneh dengan perintah itu. Namun, saya harus patuh kepada seseorang yang telah membawa saya terbang bebas secara spiritual ke dimensi alam lain. Kemudian, guru spiritual saya memerintahkan saya berjalan-jalan di sepanjang jalan di kota Sydney. Dengan memakai pakaian kebesaran dan pakaian keseharian saya (sorban, jubah, dan tongkat), saya pun mulai menelusuri jalan-jalan di kota Sydney sambil berusaha untuk memahami makna dari perintah itu. Hari-hari terus berlalu, bahkan ber-minggu 2x pun telah saya lalui. Namun, tidak ada jawaban yang pasti dari perintah ini (berdakwah dengan bahasa hati), melainkan hanyalah cemoohan serta ejekan dari bule-bule Australia yang melihat saya sedang berjalan. Akan tetapi, ada juga orang-orang bule yang memberikan rasa hormat kepada saya, meskipun saya berpenampilan seperti ini. Saya hampir putus asa dan hampir tidak mematuhi perintahnya.Lihat Selengkapnya

      01 Juni jam 0:55 · Tidak SukaSuka · 8 orangMemuat…
    • Bunda Lia

      Pada saat yang sama, saya pun sangat rindu untuk bisa bertemu lagi dengan guru spiritualku itu yang tinggalnya entah di mana. Melalui dirinya terpancar kekuatan spiritual yang sangat dahsyat. Dia hanya datang dan pergi begitu saja. Saya hanya bisa menemuinya lagi dengan satu syarat, jika saya sudah mendapatkan jawaban rahasia dari perintahnya itu. Saya hanya memanggil namanya. Kalau dia berkenan memenuhi panggilan saya, tiba-tiba dia akan muncul di sekitarku dengan senyumannya yang khas.
      Siang itu, setelah salat zuhur di daerah Auburn, ketika saya sedang berjalan sambil berdakwah di dalam hatiku dengan mengucapkan, Yaa ayyuhannaas Quuluu Laa ilaaha Illallaah Tuflihuun Wahai umat manusia, ucapkanlah Laa ilaaha illallaah engkau akan mendapatkan kesuksesan. Tiba-tiba, seorang pemuda bule yang tidak berbaju dengan rambut dipikok dan memakai celana gantung setengah lutut datang menghampiri saya dari arah belakang sambil berkata, “Hey mate! You want to convert all the people by the way of speaking through your heart using the Power of your Spirituality?” Lalu, dia menatap saya dan tersenyum kepada saya. Saya pun menjawabnya, “Yes of course! I want all the People embrace to Islam.” Lalu, orang itu pergi meninggalkan saya.
      Lihat Selengkapnya

      01 Juni jam 0:58 · Tidak SukaSuka · 7 orangMemuat…
    • Bunda Lia

      Kejadian itu terasa seperti hujan yang turun dari surga menyirami saya. Begitu puas, saya menjadi mengerti akan segala rahasia dari makna perintahnya. Saya merasa sangat kecil dan merasa sangatlah tidak pantas untuk menyombongkan diri dengan hafalan 30 juz Al-Quran saya, seluruh kehidupan zuhud saya, dan semua kemampuan-kemampuan saya di dalam hal spiritual. Tidak lama dari itu, Guru Spiritual saya muncul dan hadir di hadapan saya sambil menatap saya. Tatapannya penuh makna dan hanya bisa diterjemahkan melalui bahasa hati. Lalu, dia berkata, “My Son, my duty to you is over until here.” Kemudian, dia memeluk saya dan meninggalkan saya.
      Dari cerita di atas, kita bisa mengambil satu pelajaran bahwa kekuatan-kekuatan spiritual itu pun telah dimiliki oleh pemuda Australia tadi. Padahal, pemuda itu belum tahu apakah agama dan kebiasaan-kebiasaan dari perbuatannya. Sehingga dia bisa mendengarkan kata-kata yang diucapkan di dalam hati. Padahal, kemampuan seperti itu hanya bisa dimiliki oleh ahli-ahli ibadah yang telah dengan sukses beribadah kepada-Nya secara ikhlas dan istiqamah selama minimal 40 tahun tanpa pernah gagal sekalipun di dalamnya.
      Selain pengalaman itu, saya juga sering mengalami tekanan-tekanan/serangan-serangan dari orang-orang yang mempunyai kekuatan-kekuatan spiritual itu, baik di kereta api, bis, jalan-jalan dan di mana pun. Pernah ada seorang pemuda tampan berkebangsaan Prancis menatap saya di dalam sebuah kereta sambil memancarkan tenaga-tenaga spiritualnya seraya berkata, “I am stronger than you!”
      Lihat Selengkapnya

    • Bunda Lia

      Selain itu, saya telah banyak menemukan orang-orang, seperti paranormal terkenal, penyulap kelas dunia yang memiliki kekuatan-kekuatan spiritual itu. Itulah sebab-sebab mereka bisa menggunakan tenaga-tenaga spiritualnya untuk melihat hal-hal yang belum terjadi di masa depan tanpa bantuan jin sekalipun!
      Di Indonesia sendiri, saya banyak menemukan orang-orang yang memiliki kekuatan spiritual itu. Entah dia pedagang, tentara, santri, ustadz, ataupun pegawai bank, but they don’t know that they have. Perlu kita garis bawahi, mereka memiliki kekuatan-kekuatan spiritual itu, merupakan karunia sejak lahir (turunan) atau mereka mengamalkan beberapa bacaan-bacaan tertentu. Dan ada juga yang telah memilikinya sejak lahir, lalu dipoles lagi (ditambah kekuatannya lagi) dengan mengamalkan beberapa bacaan serta ritual-ritual ibadah lainnya.
      Akan tetapi, kita pun harus menggarisbawahinya lagi dengan sangat hati-hati. Bacaan-bacaan dan ritual-ritual ibadah dari sumber ilmu yang manakah yang telah dikerjakan? sumber ilmu putih ataukah sumber ilmu hitam? Kedua hal tersebut sama-sama memberikan kekuatan-kekuatan spiritual yang dapat bertambah besar. Seorang kyai dan seorang dukun sama-sama bisa menyembuhkan, tetapi berbeda sumber keilmuannya. Kalau kita datang ke seorang kyai atau paranormal yang bersumber ilmu putih, hal itu bisa memberikan berkah. Akan tetapi, kalau kita datang ke dukun atau paranormal yang bersumberkan ilmu hitam, hal itu akan menimbulkan bencana dan malapetaka di antaranya salat kita tidak akan diterima-Nya selama 40 hari.
      Lihat Selengkapnya

    • Bunda Lia

      Oleh karena itu, kita jangan terlalu mudah terpesona dengan kemampuan seseorang di dalam meramal, melihat hal-hal gaib, menyembuhkan, ataupun melakukan hal-hal yang di luar jangkauan dan kemampuan manusia biasa pada umumnya. Hendaknya, kita bisa sedikit kritis terhadap sumber ilmu yang telah dipelajari dan dimiliki orang itu supaya kita mendapatkan kesembuhan dan keselamatan, baik di dunia maupun di akhirat kelak.
      Mulailah segera dari sekarang dengan bersungguh-sungguh agar Anda bisa menjadi cahaya pelita bagi keluarga, tetangga, teman-teman, serta sanak famili Anda.
      Jika Anda masih kosong melompong, dengan beramal secara serius dan ikhlas insya Allah, akan mulai tumbuh bibit-bibit kekuatan. Seiring berjalannya waktu kekuatan-kekuatan itu akan semakin besar dan dashyat. Hal ini akan membuat Anda dipersilakan untuk melakukan praktik-praktik pengobatan. Apalagi jika Anda telah memiliki kekuatan-kekuatan spiritual itu sejak lahir. Dengan sedikit pengetahuan dan polesan dari buku ini, serta niat yang sungguh-sungguh, insya Allah Anda mampu memberikan manfaat-manfaat serta pertolongan-pertolongan kepada mereka yang sangat membutuhkan uluran tangan dari orang-orang yang telah diciprati sedikit kekuatan dari kemaha besaran-Nya. Sehingga Anda akan menjadi cahaya di atas cahaya, sehingga orang-orang yang ada di sekitar Anda pun akan menjadi cahaya karena pengaruh pandangan yang terbiaskan dari pancaran keagungan serta kesejukan cahaya Anda. Mereka akan mengatakan setulus hati mereka; kupandang cahaya sehingga ku menjadi cahaya.
      Lihat Selengkapnya

      01 Juni jam 1:03 · Tidak SukaSuka · 9 orangMemuat…
    • Bunda Lia Tepat pukul 01.01 aku mohon diri sebenarnya ingin terus namun karena ada tugas saya mohon diri ada salah mohon maaf …. selamat ber-istirahat… salam penuh kasihku yang tulus sampai besok malam kan kuteruskan jalan spiritualku. Salam kasih. Wass.

    • Agung Pambudi Saatnya bahasa sunyi diajeng ayu tabuh hiji

      01 Juni jam 1:09 melalui Facebook Seluler · Tidak SukaSuka · 5 orangMemuat…
    • Kozink Saputra alkhamdulillah…matur semabh nuwun bunda..mugi2wejangan meniko..saget nambahi semngat kulo..utktrus berjuang..dlm hal kebaikn.sehingga bisa menjadi orang yg bermanfa’at..bagi sesamanya bu..meniko harapan kulo..mugi2 allah tansah..naungi..keselamatan ..kesehatan..kpd bunda..agar ttp bisa menyiarkn piwulang yg luhur mniko..amin..amin amin..salam takzdim kulo..

      01 Juni jam 1:14 · Tidak SukaSuka · 4 orangMemuat…
    • Kozink Saputra kang dullah…kang agung,kulo njih bade mandap kng,,meniko ten gen kulo sampun jm..2,15.menit kng..salam..salam hormat kulo njih kang…

      01 Juni jam 1:16 · Tidak SukaSuka · 5 orangMemuat…
    • Misterr Jeans Sang Kinasih Sy suka skali Ibunda wedaran yg barusan sesuai dgn knyataan yg sy alami, intinya jd org OJO GUMUNAN tanamkan kpercayaan pd dr sndiri dan tetap dlm TUNTUNAN SANG PENCIPTA.

      01 Juni jam 1:47 melalui Facebook Seluler · Tidak SukaSuka · 2 orangMemuat…
    • Akhmad Safruddin terimakasih Bunda Lia.. ^_^

      01 Juni jam 4:07 melalui Facebook Seluler · Tidak SukaSuka · 1 orangMemuat…
    • Dicky SAputra Wilujeng enjing ka sadaya anu ngageugeuh di ieu bumi …..salam sejahtera kang linuwihing kinasih dimasku, kangmasku, mbakyuku lan sedaya kadang …rahayu…rahayu… sagung dumadi…..

      01 Juni jam 8:56 · Tidak SukaSuka · 1 orangAnda menyukai ini.
    • Muhamad Mukhtar Zaedin ‎@ trimakasih atas tagnya, selamat pagi BundaLia, semoga sehat selalu,,,

      01 Juni jam 9:27 melalui Facebook Seluler · Tidak SukaSuka · 1 orangMemuat…
    • Joko Lelono Oh inggih bunda. Brarti kuncine wonten khawaskitanipun batos. Mugio tansah pinaringan kaca benggolo kangge mangertosi alam2 goib. Sugeng siang bunda.

      01 Juni jam 9:45 melalui Facebook Seluler · Tidak SukaSuka · 1 orangMemuat…
    • Pangeran Semesta Alam hujan begitu derasnya disore ini…..

      Bunda putri………

      01 Juni jam 17:15 melalui Facebook Seluler · Tidak SukaSuka · 1 orangMemuat…
    • Aiman Yiman Lha sedoyo kemawon,sak puniko wonten pundi to, kok wedalipun mboten sami.
      Panggenan kulo 12.00 tgh mlm
      Hehe..

      01 Juni jam 22:59 melalui Facebook Seluler · Tidak SukaSuka · 1 orang

About Bunda Lia

Tidak ada hal yang mustahil apapun dapat terjadi karena manusia memiliki kemampuan yang luar biasa. Untuk menjelmakan suatu keinginan menjadi kenyataan. Hidup damai dan rukun sesama masyarakat. Birunya harapan msh menjadi teka teki, bagai musafir disahara berhrp mendptkan air, saat kemarau mengiringi perja lanannya, smua kering, sepi, bisu hny semilir angin panas ikut menyertai.Kau menyambangiku ketika seluruh pintu telah kukunci. Kita bertukar kata di balik tembok tinggi. Tak ada lagi cekrama canda dan cinta bagi bilik hatiku. Tinggal dinding pemahaman yang lebih agung dari rasa. Kita bukan lagi sepasang jiwa yang mendaki didalam dinding bilik hatiku atau putaran takdir. Kau dan aku menjadi kumpulan keterbatasan yang luruh pada ketentuan Maha Cinta. Tak ada lagi sekeping harap yang kita titipkan pada puing senyap. Sebab asa telah membumbung pada manzila yang lebih tinggi dari arasy. Hati tak lagi mengeja bagai tulisan sang pujangga… kemungkinan beriringan mamasuki dinding tembok yang kokoh. Telah kubangun bilik jiwa yang melampaui wingitnya puri pemujaan. Kutisik waktu dengan benang pengharapan yang lebih detail dari semua keinginan….

Posted on Juli 5, 2011, in Tulisan Bunda Lia. Bookmark the permalink. Tinggalkan komentar.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: