Nakula – Sadewa Cerita Wayang Hari I

         Nakula – Sadewa Cerita Wayang Hari I

                      oleh Bunda Lia pada 02 Juni 2011 jam 19:17

Nakula – Sadewa

Cerita kelahiran para Pandhawa yang bersumber pada kitab Mahabharata, pada bagian yang disebut Adiparwa menyebutkan bahwa anak Pandu yang keempat, lahir dari Madri atau Madrim, bernama Nakula dan Sahadewa (Adiparwa, 1906: 122). 
Nama Nakula sering menjadi Sakula (Sudamala : IV.19). Sahadewa menjadi Sadewa (Sudamala: I,99). Dalam cerita Sudamala, Uma memberi nama Sadewa menjadi Sudamala setela ia diruwat olehnya. (Sudamala: IV.72)
Ketika Pandhawa mengabdi ke Wiratha, Nakula berganti nama Grantika, sedangkan Sadewa berganti nama Tantripala (Wirataparwa , 1912: 11) 
Dalam cerita Jawa baru Nakula sering disebut dengan nama Tangsen, sedangkan Sadewa dengan nama Pinten (Mayer, 1924 : 159)
Dalam cerita Sudamala, Sakula atau Nakula memperisteri Soka dan Sadewa memperisteri Padapa, setelah Sadewa menyembuhkan Tambapetra ayah dua perempuan itu (Sudamala: IV. 81).  
Dalam cerita lakon Nakula Rabi, Nakula memperisteri Dewi Suyati anak Prabu Kridhakerata raja Ngawuawu Langit (Mangkunagara VII Jilid XXI. 1932: 3) 
Dalam cerita Gembring Baring diceritakan Nakula beristeri Ganawati (Gembring Baring: XCVIII.20). 
Dalam cerita lakon Sadewa Rabi, Sadewa memperisteri Dyah Dewarsini anak Sang Badhawangan Nala yang bertempat di Toyawangi (Mangkunagara VII Jilid XXI, 1932: 15)
Nakula dan Sadewa boleh dikata tidak banyak diangkat dalam cerita sebagai tokoh utama.. mereka berdua lebih banyak berkedudukkan sebagai tokoh penyerta yang selalu mengikuti Yudhisthira. Seolah-olah mereka menjadi ajudan raja Ngamarta.Nakula (नकुल) dan Sadewa (सहदेव) adalah saudara satu bapak (Prabu Pandudewanata) dengan tiga orang Pandawa lainnya, yaitu Yudistira (युधिष्ठिर ), Bhima (भीम), dan Arjuna (अर्जुन). Ibu dari Nakula dan Sadewa adalah Dewi Madrim, adik Dewi Kunti, ibu dari Yudistira, Bhima, dan Arjuna. Karena  Dewi Madrim meninggal dunia, maka sejak kecil Nakula dan Sadewa diasuh oleh Dewi Kunti bersama tiga saudaranya yang lain. Walaupun bukan anak kandung, Dewi Kunti tidak pernah membeda-bedakan kasih sayang yang diberikan kepada lima anaknya. Hal ini membuat kelima bersaudara itu saling menyayangi sesamanya. Mereka berlima inilah yang disebut dengan Pandawa Lima.

Nakula dan Sadewa terlahir kembar. Nakula sendiri merupakan titisan Bhatara Aswin, Dewa Tabib. Nama lainnya adalah Raden Pinten. Ia mahir menunggang kuda dan cakap menguasai senjata panah dan lembing. Di antara pusaka yang dimilikinya, ada yang berupa ilmu bernama Aji Pranajawati (pemberian Ditya Sapujagad, senapati negara Mretani), yang membuatnya tidak dapat lupa semua hal yang pernah diketahui. Satu lagi berupa cupu yang berisi Banyu Panguripan (Air Kehidupan) pemberian Bhatara Indra.
Sadewa dianggap sebagai titisan Aswino, Dewa Kembar. Nama lainnya adalah Raden Tangsen. Ahli di bidang astronomi yang dipelajadi dari gurunya, Resi Drona (Durna dalam pewayangan jawa). Di sisi lain, Sadewa juga banyak mengetahui tentang penggembalaan sapi. Hal ini menyebabkan ia sangat luwes saat menyamar sebagai seorang gembala sapi di negara Wirata.

Puntadewa adalah anak sulung Prabu Pandu Dewanata, seorang Raja Astinapura. yang lahir dari Dewi Kunthi Talibrata. Dari ibu yang sama ia mempunyai dua adik laki-laki, yaitu Bimasena dan Harjuna. Sedangkan dari Dewi Madrim ibu yang lain, Puntadewa mempunyai saudara laki-laki kembar, bernama Pinten dan Tansen. Kelima anak laki-laki Pandu Dewanata lebih dikenal dengan sebutan Pandhawa Lima. Selain berayah Pandudewanata, Puntadewa dikenal juga sebagai anak Dewa pendarma, yang bernama Bathara Dharma.

Pada umumnya Puntadewa dianggap tokoh baik, berwatak putih suci, berbudi halus, sabar, berbelas kasih, setia, tidak mau mengecewakan orang lain, dan tulus ikhlas memberikan kepunyaannya kepada orang lain yang membutuhkan. Bahkan istrinya sekali pun jika diminta, akan diberikan. Karena perilaku yang teramat baik itulah, Puntadewa disebut sebagai manusia sempurna berdarah putih, atau manusia Ajatasatru, artinya manusia yang tidak mempunyai musuh.

Sebagai anak sulung, Puntadewa dipersiapkan menjadi raja. Namun sayang, Pandu Dewanata wafat ketika ke lima anak-anaknya masih kecil, sehingga untuk sementara negara Astinapura di titipkan kepada kakak Pandu yang bernama Destarasta, dengan janji bahwa nanti setelah Pandawa dewasa Kerajaan Astinapura akan diserahkan kepada Puntadewa. Namun janji tersebut tidak pernah ditepati. Buktinya, setelah Puntadewa dan ke empat adiknya dewasa, para kurawa yang didalangi Patih Sengkuni mencoba membunuh mereka dengan cara menjebaknya dalam sebuah rumah dan membakarnya hidup-hidup. Peristiwa tersebut dikenal dengan sebutan “Bale Sigala-gala.” Setelah tragedi berlalu, diantara puing-puing reruntuhan, didapatkan enam jenasah yang hangus terbakar, dan itu diyakini bahwa mereka adalah Kunthi Puntadewa dan ke empat adiknya. Dengan demikian tahta Hastina sudah aman dari pewarisnya. Maka segeralah Duryudana, anak sulung Prabu Destarastra naik tahta menjadi Raja Hastinapura.

Beberapa tahun kemudian, ada berita bahwa Puntadewa, Kunthi dan keempat adiknya masih hidup dan bahkan saat ini mereka sedang merayakan perkawinan Puntadewa dengan Dewi Drupadi di Negara Pancala. Agar Para Pandawa tidak merebut tahta Hastina, Destarastra menyarankan kepada Duryudana untuk memanggil mereka dan memberikan tanah kepada Puntadewa sebagai pengganti bumi Hastina. Tanah tersebut berupa hutan yang bernama Wanamarta. Walaupun merasa diperlakukan tidak adil, dengan ikhlas Puntadewa dan keempat adiknya melakukan pekerjaan besar, yaitu Babad Alas Wanamarta.
Dikisahkan bahwa Alas Wanamarta sesungguhnya merupakan sebuah Kraton “lelembut”yang sangat indah bernama Indraprasta, Prabu Yudistira, adalah nama rajanya. Ia mempunyai empat adik laki-laki bernama Dandunwacana, Dananjaya dan saudara kembar Nakula, Sadewa. Di dalam Wayang Kulit Purwa, Prabu Yudistira dan ke empat adik laki-lakinya bentuknya sulit dibedakan dengan Pandawa Lima. Prabu Yudistira seperti Puntadewa, Dandunwacana hampir sama dengan Bimasena, Dananjaya mirip Harjuna, sedangkan Nakula Sadewa tidak jauh berbeda dengan Pinten dan Tansen.

Ketika Puntadewa, adik-adiknya dan didukung para kawula berkumpul di hutan untuk memulai membabat hutan Wanamarta, Prabu Yudistira dan adik-adiknya merasa terusik, mereka marah dan ingin menggagalkan babad Alas Wanamarta. Namun niat itu diketahui oleh Harjuna, karena ia mempunyai pusaka ‘Lenga Jayeng Katon’ yang jika dioleskan di mata dapat melihat para makhluk halus. Maka terjadilah peperangan antara Pandawa dan para penguasa Kerajaan Indraprasta.

Pada akhirnya, Prabu Yudistira dapat ditundukan. Kerajaan Indraprasta diserahkan kepada Puntadewa. Jiwa Prabu Yudistira masuk ke dalam jiwa Puntadewa, diikuti oleh jiwa Dandunwacana bersatu dengan Bimasena, Dananjaya bersatu dengan Harjuna, si kembar Nakula dan Sadewa menyatu dengan si kembar Pinten dan Tansen.

Setelah peristiwa itu, keajaiban terjadi. Alas lebat Wanamarta berubah menjadi keraton megah dan indah, dengan nama Indraprasta. Puntadewa diangkat menjadi Raja dengan gelar Prabu Yudistira. Demikian juga Bimasena disebut juga Dandunwacana, Harjuna disebut Dananjaya, dan Pinten, Tansen disebut juga Nakula, Sadewa.

Sebagai ucapan syukur atas keberhasilan mendirikan Keraton Indraprasta yang besar dan sangat indah, jauh melebihi Negara Astinapura, Prabu Yudistira mengadakan upacara sesaji yang dinamakan Sesaji Raja Suya. Pada upacara tersebut, Prabu Yudistira mengundang Raja-raja dari seribu negara, termasuk Raja Astina Prabu Duryudana. Pada Upacara Sesaji Raja Suya, nampaklah kebesaran Prabu Yudistira yang dielu-elukan raja dari seribu negara dan juga kemegahan dan keindahan negara Indraprasta. Tentu saja Prabu Duryudana menjadi iri. Di dalangi oleh Patih Sengkuni, Prabu Duryudana ingin merebut Negara Indraprasta. Maka disusunlah siasat licik. Prabu Duryudana mengundang Puntadewa untuk bermain dadu dalam sebuah acara pesta. Pada puncak permainan dadu, Puntadewa mempertaruhkan negara Indraprasta beserta isinya, dan kalah. Akibatnya Puntadewa dan adik-adiknya, juga kawula Indraprasta terusir dari keraton. Mereka dibuang ke hutan dan hidup sengsara selama 13 tahun.





Tidak SukaSuka · · Bagikan · Hapus

    • Agung Pambudi Sugeng sumunaring condro ing wayah ratri…ingkang tansah sumunar hamadhangi jagad gumelar sagung dumadi…hanyekseni poro titah kang tumitah..hamemuji mring gusti ingkang moho suci….salam ugi katur dumateng sedoyo kadhang kinasih poro wasis sidiq ing paningal..,poro sepuh ugi pini sepuh ,,kakung miwah putri..ingkang sami lenggah ing paseban agung…..RAHAYU SAGUNG DUMADI….
      02 Juni jam 19:36 · Tidak SukaSuka · 8 orangMemuat…
    • Tukribo Budiharto Sugeng ndalu Bunda ..sy hadir utk menyimak saja ..suwun…
      02 Juni jam 19:37 · Tidak SukaSuka · 5 orangMemuat…
    • Petruk Tralala Langsung ndeprok, meneng sendakep, sirahku karo manthuk2..ga ngreken Limbuk, sing lg bingung kentek’an sambel….
      02 Juni jam 19:41 melalui seluler · Tidak SukaSuka · 5 orangMemuat…
    • Bunda Lia Mas Agung Pambudi…..
      02 Juni jam 19:45 · Tidak SukaSuka · 7 orangMemuat…
    • Abdullah Abahe Ali Salam salam salam ya salam…..
      02 Juni jam 19:45 melalui seluler · Tidak SukaSuka · 7 orangMemuat…
    • Bunda Lia Mas Tukribo Budiharto…. selamat malam mas salam kasih…
      02 Juni jam 19:45 · Tidak SukaSuka · 6 orangMemuat…
    • Bunda Lia Kang Petruk kok ndingaren dah hadis sore kang… selamat malam salam kasih kang..
      02 Juni jam 19:46 · Tidak SukaSuka · 7 orangMemuat…
    • Bunda Lia Kang Dullah… ngerti po ra kang Petruk absen isih sore…???
      02 Juni jam 19:47 · Tidak SukaSuka · 5 orangMemuat…
    • Tukribo Budiharto Injih matur nuwun Bunda ..wah Bunda ini rajin banget bikin tautan yg selalu cuku panjang lebar spt tautan2 sy …he he he he he…
      02 Juni jam 19:47 · Tidak SukaSuka · 5 orangMemuat…
    • Abdullah Abahe Ali Yo….mergo mbabar kulit hahahaha….
      02 Juni jam 19:48 melalui seluler · SukaTidak Suka · 3 orangMemuat…
    • Saliqun Nafs ngetosi kembaring jagad dewo ..
      02 Juni jam 19:49 · Tidak SukaSuka · 3 orangMemuat…
    • Ariyo Hadiwijoyo · 35 teman yang sama
      sugeng ndalu bunda…dalem nyimak kaliyan leyeh2 …salam njih …rahayu sdoyo kadang kinasih
      02 Juni jam 19:51 melalui seluler · Tidak SukaSuka · 3 orangMemuat…
    • Agung Pambudi salam rahayu duhai para kekasih illahirobbi.poro sepu ugi pininsepuh..Tukribo Budiharto,Petruk Tralala,Bunda Lia,Abdullah Ali,Saliqun Nafs,salam takzimku..
      02 Juni jam 19:51 · Tidak SukaSuka · 8 orangMemuat…
    • Abdullah Abahe Ali Mas Soliqun hahahaha….la arep kembar piro….? Hahahaha….
      02 Juni jam 19:52 melalui seluler · Tidak SukaSuka · 4 orangMemuat…
    • Tukribo Budiharto Matur nuwun Mas Agung Pambudi …salam sampun kulo tampi njih ..dawah sami3…wah jiiiaaan…njur koyo ketopra’an iki …ha ha ha …
      02 Juni jam 19:54 · Tidak SukaSuka · 3 orangMemuat…
    • Agung Pambudi ‎@salamku kakang masku kang kinasih..Ariyo Hadiwijoyo..salam takzim kang mas..
      02 Juni jam 19:54 · Tidak SukaSuka · 4 orangMemuat…
    • Saliqun Nafs mas abdullah @ lhaa.. kari takon pabrik e toyoo hehee
      02 Juni jam 19:55 · Tidak SukaSuka · 5 orangMemuat…
    • Abdullah Abahe Ali Rahayu,mas Agung…..
      02 Juni jam 19:55 melalui seluler · Tidak SukaSuka · 4 orangMemuat…
    • Abdullah Abahe Ali Mas Soliqun,la umpomo atret piye hahahaha….
      02 Juni jam 19:56 melalui seluler · Tidak SukaSuka · 3 orangMemuat…
    • Petruk Tralala batinku muni : mumpung libur bund..(mergo sendakep meneng karo manthuk)
      02 Juni jam 19:57 melalui seluler · Tidak SukaSuka · 6 orangMemuat…
    • Wulandari Muis Sugeng ndalu mbLia rahayu wilujeng
      02 Juni jam 19:57 melalui seluler · Tidak SukaSuka · 7 orangMemuat…
    • Agung Pambudi nembah nuwun kakangku abdullah kang kinasih..mugio lumeber pun paringi rezky bagas waras keselametan tinebihno ing nir sambikolo.rahayu..
      02 Juni jam 19:59 · Tidak SukaSuka · 6 orangMemuat…
    • Petruk Tralala Mas Ali…yen gumujeng jo seru2, ndak konangan Limbuk Siti Markonah, mergo sambele tak entekne hihihi…mingkem
      02 Juni jam 19:59 melalui seluler · Tidak SukaSuka · 5 orangMemuat…
    • Pangeran Joyo Kusumo rahayu sugeng rahayu… Salam damai kasih smua… Rahayu…
      02 Juni jam 20:00 melalui seluler · Tidak SukaSuka · 6 orangMemuat…
    • Wulandari Muis Sugeng ndalu masSoliqun,msAriyo,msAgung,msTukribo,kangAli salam salam salam
      02 Juni jam 20:00 melalui seluler · Tidak SukaSuka · 5 orangMemuat…
    • Abdullah Abahe Ali Mas Petruk,sampeyan dapuane nyinden disik iki….mergo dalange putri hahahaha….aku sing nunggu sajen ngisor geber hahahaha….
      02 Juni jam 20:00 melalui seluler · Tidak SukaSuka · 5 orangMemuat…
    • Ariyo Hadiwijoyo · 35 teman yang sama
      dalem tampi kanti suko @ kakang mas Agung Pambudi…mugi ndadosaken tambahing berkah manfaat …tuwin panjang yuswo dateng kito sami kakang mas
      02 Juni jam 20:01 melalui seluler · Tidak SukaSuka · 5 orangMemuat…
    • Saliqun Nafs rahayu mba wulan..
      02 Juni jam 20:01 · Tidak SukaSuka · 5 orangMemuat…
    • Wulandari Muis MsPetruk,msPangeran sugeng ndalu rahayu rahayu rahayu
      02 Juni jam 20:01 melalui seluler · Tidak SukaSuka · 4 orangMemuat…
    • Ariyo Hadiwijoyo · 35 teman yang sama
      dalem tampi kanti suko @ kakang mas Agung Pambudi…mugi ndadosaken tambahing berkah manfaat …tuwin panjang yuswo dateng kito sami kakang mas…salam kulo ugi njih…
      02 Juni jam 20:02 melalui seluler · Tidak SukaSuka · 5 orangMemuat…
    • Petruk Tralala kangmas Agung Pambudi…(Rahayu njih..sih karo manthuk2 mingkem, wedi konangan Tentara Gurca – Limbuk) zizizi…
      02 Juni jam 20:02 melalui seluler · Tidak SukaSuka · 6 orangMemuat…
    • Abdullah Abahe Ali Mas Agung,dawah sami sami….insyaAllah,amin amin amin
      02 Juni jam 20:03 melalui seluler · Tidak SukaSuka · 3 orangMemuat…
    • Bunda Lia Mas Ariyo malam mas Ariyo Hadiwijoyo… salam kasih yo mas…
      02 Juni jam 20:03 · Tidak SukaSuka · 6 orangMemuat…
    • Bunda Lia Mas Tukribo kalau kita nulis catatannya panjang tujuan kita biar saudara kita yg membaca itu ngeh / paham dan dapat disaring bersama kan begitu to saudaraku Tukribo….
      02 Juni jam 20:04 · Tidak SukaSuka · 5 orangMemuat…
    • Bunda Lia Mas Saliqun Nafs selamat malam mas… salam kangen penuh kasih semoga cinta …. tetap abadi… sampai kembaring jagat gumelar …
      02 Juni jam 20:06 · Tidak SukaSuka · 6 orangMemuat…
    • Saliqun Nafs kangmas dullah siap ngudang jeng.. hehe
      02 Juni jam 20:07 · Tidak SukaSuka · 5 orangMemuat…
    • Bunda Lia Kang Petruk Tralala… hemmm tak kiro karena hobby wayang he he he …
      02 Juni jam 20:07 · Tidak SukaSuka · 6 orangMemuat…
    • Bunda Lia mbak Wulan malam jua ya mbak….
      02 Juni jam 20:08 · Tidak SukaSuka · 5 orangMemuat…
    • Petruk Tralala Kangmas Ali…aku tau nyinden barek arek2, mergo suwe ra entuk tanggapan, pokok’e enek krompol2 tak sindeni…bareng mlebu kampung tak kiro wong nduwe gawe, jebule wong kepaten, ra sido entuk duwit, malah digurak wong sak kampung…wong mati kok disindeni hihihi nasib coy..!!
      02 Juni jam 20:08 melalui seluler · Tidak SukaSuka · 5 orangMemuat…
    • Abdullah Abahe Ali Wow,mas Soliqun….berarti ora iso atret iki mas hahahaha….hahahaha….
      02 Juni jam 20:08 melalui seluler · Tidak SukaSuka · 2 orangMemuat…
    • Bunda Lia Kang Dullah katanya mas Saliqun dirimu sing ngudang … mbok kudang opo kang….
      02 Juni jam 20:09 · Tidak SukaSuka · 5 orangMemuat…
    • Hari Yuswadi sugeng ndalu bunda.sugeng ndalu poro kadang mugi tansah pinaring rahayu.kalis lng rubedo
      02 Juni jam 20:10 melalui seluler · SukaTidak Suka · 2 orangMemuat…
    • Saliqun Nafs atret py …ra dong jee
      02 Juni jam 20:10 · Tidak SukaSuka · 5 orangMemuat…
    • Ariyo Hadiwijoyo · 35 teman yang sama
      sugeng ndalu… mbak Wulan@ kakang Abdullah Ali…kakang mas Saliqun Nafs @ mas Petruk @ kakang mas Pangeran Joyo Kusumo…salam taklim dalem njih …rahayu
      02 Juni jam 20:10 melalui seluler · Tidak SukaSuka · 6 orangMemuat…
    • Abdullah Abahe Ali Mas Petruuuuuuukkk hahahaha….hahahaha….hahahaha….hahahaha….oalah hahahaha….
      02 Juni jam 20:11 melalui seluler · Tidak SukaSuka · 4 orangMemuat…
    • Petruk Tralala Mergo digurak wong kampung, Jenenge Limbuk mlayu cincing2 jarit, nganti gelungane ucul hihihi..
      02 Juni jam 20:13 melalui seluler · Tidak SukaSuka · 5 orangMemuat…
    • Abdullah Abahe Ali Den Ayu walah aku ora ngerti kuwi hahahaha….nek ngudang anak biasane….nduk suk nek dewoso dadio dokter opo polwan hehehehe….
      02 Juni jam 20:16 melalui seluler · Tidak SukaSuka · 3 orangMemuat…
    • Ariyo Hadiwijoyo · 35 teman yang sama
      iya bunda…salam kasih jg tk tambahi bonus sayang ben gk pelit
      02 Juni jam 20:18 melalui seluler · Tidak SukaSuka · 4 orangMemuat…
    • Kozink Saputra sugeng ndalu bunda..lan sedoyo..sederek kang smpun ngrumiyini hadir..ing warung bunda…salm sejahtera sllu..utk bunda..ku salm hormat sllu…
      02 Juni jam 20:19 · Tidak SukaSuka · 3 orangMemuat…
    • Ariyo Hadiwijoyo · 35 teman yang sama
      iya bunda…salam kasih jg tk tambahi bonus sayang ben gk pelit
      02 Juni jam 20:21 melalui seluler · Tidak SukaSuka · 3 orangMemuat…
    • Bunda Lia Mas Kozink malam salam kasih mas…
      02 Juni jam 20:21 · Tidak SukaSuka · 5 orangMemuat…
    • Bunda Lia Mas Hari sugeng dalu mas….. salam kasih.
      02 Juni jam 20:22 · Tidak SukaSuka · 5 orangMemuat…
    • Kozink Saputra matur sembahing nuwun bunda…salam kasih kembali..serta hormat saya bunda…
      02 Juni jam 20:24 · Tidak SukaSuka · 2 orangMemuat…
    • Bunda Lia Mas Kozink Saputra….. Budaya pewayangan tumbuh dan berkembang di masyarakat Jawa sejak abad sepuluh, dan sekarang masih dicintai oleh masyarakat. Budaya pewayangan yang didukung oleh karyasastra tulis berkembang lewat karya sastra Jawa kuna, Jawa tengahan dan Jawa baru. Karyasastra tulis itu didukung oleh pertumbuhan dan perkembangan cerita yang bersumber pada cerita Ramayana dan Mahabarata…. kita wedar bersama ya mas….
      02 Juni jam 20:25 · Tidak SukaSuka · 7 orangMemuat…
    • Ariyo Hadiwijoyo · 35 teman yang sama
      dalem tampi kanti suko @ kakang mas Agung Pambudi…mugi ndadosaken tambahing berkah manfaat …tuwin panjang yuswo dateng kito sami kakang mas…salam kulo ugi njih…
      02 Juni jam 20:25 melalui seluler · Tidak SukaSuka · 3 orangMemuat…
    • Ariyo Hadiwijoyo · 35 teman yang sama
      dingapunten bunda…sinyalipun tiang hutan mboten jelas mniko…kelomanen ngantos dobel dobel
      02 Juni jam 20:28 melalui seluler · Tidak SukaSuka · 3 orangMemuat…
    • Petruk Tralala Mas Ariyo…sugeng dalu, ugi sedoyo poro rawuh…

      Monggo dilajengaken, petruk ndepipis sor mejo mawon…

      02 Juni jam 20:30 melalui seluler · Tidak SukaSuka · 4 orangMemuat…
    • Kozink Saputra bunda…sumonggo bunda..kulo kng mboten mangertosi..selok belo..sejarah…kulo nderek bunda ke mawon..nderek nyimak bunda…salm takzim ku.bunda..
      02 Juni jam 20:31 · Tidak SukaSuka · 4 orangMemuat…
    • Bunda Lia TEGUR SAPA MENYENTUH LEKAT HATIKU…BERLALU SAMAR KUBIARKAN…TANPA KUSADARI SEMUA…MENYERTAI HARI-HARIKU…KUTAK MENGERTI…KUTAK MENGENAL…SAPAMU MENGUSIK HATIKU…SAPAMU MEMELUK HATIKU…SEMAKIN BERTAMBAH HARI…SEMAKIN MERINDU HATIKU…TERIAK HATIKU MENCARI…AIR MATAKU MENGHARAP…KUTAK MAMPU TANPA HADIRMU…KUTAK BISA TANPA DIRIMU…HIDUPKU BERSEMAYAN CINTAMU…HIDUPKU HILANG TANPA CINTAMU…SUNGGUH…DIMANA DIRIMU…SAPA CINTA…KU…
      02 Juni jam 20:32 · Tidak SukaSuka · 12 orangMemuat…
    • Kozink Saputra ‎”..cinta sejati sejatinya..cinta…”kita tak mungkin bisa dhp tanpa cinta nya…hehehehehe…
      02 Juni jam 20:37 · Tidak SukaSuka · 3 orangMemuat…
    • Bunda Lia Cerita yang bersumber pada kitab Mahabarata (Mahabharata) menampilkan tokoh Pandhawa dan nenek moyangnya, serta keturunannya. Cerita itu dikembangkan dengan mengangkat tokoh Pandhawa (Yudhisthira, Bima, Arjuna, Nakula dan Sadewa) dan putra-putranya. Kebanyakan cerita itu masih berpangkal pada sumber asli dan cerita baru direka menurut tujuan penciptaan masing-masing cerita.
      Karyasastra Jawa kuna yang memuat cerita tokoh Pandhawa secara kelompok dan perorangan yaitu: kitab-kitab parwa, Parthayajna, Arjunawiwaha, Parthayana dan Bharatayudha. Yang berbahasa Jawa tengahan yaitu: Nawaruci dan Sudamala. Karyasastra Jawa baru yang muncul dan bersumber pada cerita lama, yaitu Mintaraga, Wiwaha Jarwa, Dewaruci, Bimasuci, Bratayudha, Partakrama, Srikandhi Maguru Manah, Bagawan Senarodra. Cerita yang didukung oleh karyasastra dalam bentuk cerita pakem balungan (kerangka cerita dan menampilkan tokoh-tokoh Pandhawa dimuat dalam Serat Padhalangan Ringgit Purwa , Serat Lampahan Ringgit Purwa dan Serat Pakem Ringgit Purwa Tokoh-tokoh Pandhawa diangkat untuk mencipta cerita dengan menampilkan tokoh Pandhawa secara bersama dan secara perorangan, disusun dalam cerita yang melibatkan tokoh Korawa, Dwarawati, Mandura, Wiratha, raja sabrang dan Kahyangan.
      02 Juni jam 20:37 · Tidak SukaSuka · 8 orangMemuat…
    • Aiman Yiman Rahayu,sugeng dalu sedoyo kemawon,
      Wonten mriki taksih tetep nyimak kemawon bunda
      02 Juni jam 20:39 melalui seluler · Tidak SukaSuka · 6 orangMemuat…
    • Satyo Aji Sanjaya Sugeng ndalu,,,pamuji rahayu… Nyi Ayu,…
      Punten dalem sewu nuwun sih pangapunten,,,
      wah jiian tenan… wonten Nyi Dalang (nembe ngudal2 piwulang) sahinggo saged kangge kesarasan sedoyo kmawon,njih Nyi… sampun dangu kulo mboten tumut kiprah wonten paseban panjenengan meniko, kadosipun kahanan njih Nyi…, kula namung saged midonga mawon mugya panjenengan tansah karaharjan kasugengan, gangsar gampil anggenipun gegayuhan.. njih Nyi.., mugiyo Gusti paring kasinungan,… amin.

      salam sih-katresnan rahayu.., Sugeng-Rawuh, Sugeng tindak,,,, Matur-sembah Nuwun…

      02 Juni jam 20:45 · Tidak SukaSuka · 6 orangMemuat…
    • Bunda Lia Kang Dullah ngudange ngene wae koyo lagune Ella sing tak gawekke jur aku hanyu jawanku lagune ella ngene…. nek ngudang…

      PESAN BUNDA.
      Anakku cobo, rungokno….
      Pituture ibu mbok diwiga…tekno
      Ojok tansah, gawe bingung wae…
      Ben ibu ….tentrem pengga…lihe

      Yen mengko siro…. Dewoso…
      Biso junjung duwur asmane wong… tuwo
      Migunani, tumrap Nuso Bongso
      Yo ugo… biso noto Negoro

      Dadio, satrio utomo
      Biso… kanggo patulodho
      Dadio wanito utomo
      Ngerti marang leluhure Bongso

      Pungkasane pituturku iki
      Biso ngugemi kanti satuhu
      Nyingkirake tumindak cendolo
      Rengkuhen… budi kang utomo…

      02 Juni jam 20:48 · Tidak SukaSuka · 9 orangMemuat…
    • Bunda Lia Judul cerita bertokoh utama Yudhisthira yaitu: Puntadewa Lair, Sayembara Gandamana atau sayembara Durpadi dan Kuntul Wilanten.
      Judul cerita bertokoh utama Bima yaitu Bima Bungkus, Arimba atau Lampahan Wanamarta, Dewaruci dan Senarodra.
      Judul cerita bertokoh Arjuna yaitu: Lairipun Arjuna, Partakrama, Alap-alapan Rarasati, Srikandhi Maguru Manah, Alap-alapan Ulupi, Alap-alapan Gandawati, Mintaraga, Arjuna Sendhang dan Arjuna Terus.
      Judul cerita yang bertokoh Nakula atau Sadewa yaitu: Lairipun Nakula dan Sadewa, Nakula Rabi dan Sadewa Rabi.
      Judul cerita yang bertokoh Pandhawa bersama yaitu: Pandhawa Apus, Pandhawa Papa, Pandhawa Gupak, Pandhawa Dulit, Pandhawa Gubah, Pandhawa Sungging, Pandhawa Dhadhu, Bale Sagala-gala, Babad Wanamarta dan Pandhawa Babad.
      Tokoh Pandhawa dilibatkan dalam cerita yang mirip dengan cerita tokoh manusia, meliputi cerita kelahiran, perkawinan, kematian dan peristiwa penting yang terjadi dalam masyarakat. Masing-masing tokoh disebut dengan berbagai nama.
      02 Juni jam 20:49 · Tidak SukaSuka · 9 orangMemuat…
    • Arie Irfan Rahayu… Salam Kasihku.
      02 Juni jam 20:52 melalui seluler · Tidak SukaSuka · 5 orangMemuat…
    • Abdullah Abahe Ali Iyo Den Ayu….dadi kangen hehehehe….Ellaaaaa….
      02 Juni jam 20:56 melalui seluler · Tidak SukaSuka · 7 orangMemuat…
    • Bunda Lia Mas Aiman malam mas…salam kasih njih ….
      02 Juni jam 21:01 · Tidak SukaSuka · 7 orangMemuat…
    • Bunda Lia mas Arie selamat malam salam kangen …
      02 Juni jam 21:01 · Tidak SukaSuka · 7 orangMemuat…
    • Bunda Lia Mas Tyo… walahhhh sem ki…
      02 Juni jam 21:02 · Tidak SukaSuka · 6 orangMemuat…
    • Bunda Lia
      Yudhisthira mendapat sebutan Dharmaputra (Damarputra), Dharmaatmaja (Darmaatmaja), Dharmawangsa (Darmawangsa), Punta, Puntadewa, Dremakusuma atau Darmakusuma.
      Bima mendapat sebutan Bhima (Bima), Bhimasena (Bimasena), Pawanasuta, Bayusuta, Ballawa, Jagal Bilawa, Birawa, Sena, Arya Sena, Bratasena, Wejasena, Wrekodara, Wrekudara, Werkodara, Werkudara…… Arjuna mendapat sebutan Partha (Parta), Dhananjaya (Dananjaya), Wrehannala, Palghuna (Palguna), Palgunadi, Janaka, Pamade, Kombang Ali-ali, Kalithi dan Karithi…..Nakula mendapat sebutan Tangsen dan Grantika. Sadewa mendapat sebutan Sahadewa, Tantipala dan Pinten…… Negara Yudhisthira bernama Indraprastha (Indraprasta), Ngamarta dan Cintakapura….. Tempat tinggal Bima disebut Jodhipati dan Tanggul Pamenang. ….Tempat tinggal Arjuna bernama Madukara dengan taman Maduganda…… Tempat tinggal Nakula di desa Sawojajar, sedang desa tempat tinggal Sadewa bernama Bumi Ratawu.Lihat Selengkapnya

      02 Juni jam 21:03 · Tidak SukaSuka · 8 orangMemuat…
    • Arie Irfan Aku juga kangen banget neh…. Selamat malam… Salam Kasih Sayangku Penuh Cinta.
      02 Juni jam 21:07 melalui seluler · Tidak SukaSuka · 7 orangMemuat…
    • Satyo Aji Sanjaya ‎@Bunda: Jeng Lia,…haa-haaay,… Nakula-Sadewa = seia-sekata🙂 hwe-he-heee,…
      02 Juni jam 21:08 · Tidak SukaSuka · 6 orangMemuat…
    • Ariyo Hadiwijoyo · 35 teman yang sama
      cintaku kugadaikan dilembah …diantara gunung dn hutan…bunda …rahayu
      02 Juni jam 21:13 melalui seluler · Tidak SukaSuka · 6 orangMemuat…
    • Agung Pambudi salam rahayu kakang mas Satyo Aji Sanjaya..sugeng ing madyaning ratri….salam takzimku kakang mas..
      02 Juni jam 21:24 · Tidak SukaSuka · 5 orangMemuat…
    • Abdullah Abahe Ali Mas Soliqun….umpomo sliramu dadi yudistiro….kiro kiro nek sisihanmu dijaluk wong liyo piye yo hehehehe….
      02 Juni jam 21:25 melalui seluler · Tidak SukaSuka · 3 orangMemuat…
    • Agung Pambudi ‎@kakang mas Arie Irfan…salam sejahtera damai dihati kakang mas…rahayu ingkang sami pinanggih..
      02 Juni jam 21:25 · Tidak SukaSuka · 5 orangMemuat…
    • Agung Pambudi ‎@salam rahayu saudaraku kang kinasih Aiman Yiman….semoga berbahagia senantiasa di malam ini…
    • Satyo Aji Sanjaya ‎@Agung Pambudi : njih Mas sugeng pepanggihan,,, matur sembah nuwun kula tampi raosing manah kanthi bingah,,, semanten ugi dhateng poro kadang-sederek ingkang sampun lenggah,… @Salam Rahayu, mugyo sami pikantuk berkah🙂 Amiien.
      02 Juni jam 21:32 · Tidak SukaSuka · 5 orangMemuat…
    • Agung Pambudi nembah nuwun kakang mas …amien..
      02 Juni jam 21:34 · Tidak SukaSuka · 4 orangMemuat…
    • Abdullah Abahe Ali Lanjut,Den Ayu….mumpung isih sore….
      02 Juni jam 21:42 melalui seluler · Tidak SukaSuka · 4 orangMemuat…
    • Satyo Aji Sanjaya Sumonggo Jeng Lia,…kalajeng’akeun carios satrio-kembar Nakulo-Sadewo,… (sy ikut’tan nyimak ajj,…)
      02 Juni jam 21:45 · Tidak SukaSuka · 6 orangMemuat…
    • Wulandari Muis Lanjut mb q isih nyimak
      02 Juni jam 21:48 melalui seluler · Tidak SukaSuka · 5 orangMemuat…
    • Subagyo Ucok sugeng ndalu mbak yu Lia,soho poro sedulur sedanten,sumonggo nderek aken.nuwun.
      02 Juni jam 21:54 · Tidak SukaSuka · 7 orangMemuat…
    • Bunda Lia
      Yudhisthira beristeri Durpadi dan beranak Pancawala. Isteri lain bernama Kuntul Wilanten, tetapi isteri telah merasuk ke tubuh Yudhisthira.
      Bima beristeri Hidimbi (Arimbi), beranak Gathotkaca, beristeri Nagagini beranak Antareja, dan beristeri Urangayu beranak Antasena.
      Arjuna beristeri Sumbadra, Srikandi dan Larasati (Rarasati), Ulupi, Gandawati, Dresanala, Supraba, Partawati, Srimendang dan beberapa isteri lain yang tidak disebut namanya, tetapi disebut anaknya. Anak Arjuna yang sering disebut-sebut dalam cerita yaitu: Abimanyu, Irawan, Wisanggeni, Pergiwa dan Pergiwati.
      Nama-nama tokoh anak Arjuna yang lain yaitu: Bambang Srigati, Bambang Nilasuwarna, Bambang Wijanarka, Bambang Tejasuwarna, Bambang Setiwijaya, Bambang Setiwigena, Bambang Manon Manonton, Dewi Gandasasi.
      Lihat Selengkapnya

      02 Juni jam 21:56 · Tidak SukaSuka · 8 orangMemuat…
    • Bunda Lia
      Nakula beristeri Soka dan Dewi Suyati, beranak Bambang Pramusinta dan Dewi Pramuwati.
      Sadewa beristeri Padapa dan Dewarsini. Ia beranak Dewakusuma, Dewi Rayungwulan dan Bambang Sabekti.
      Pandhawa terkenal sebagai tokoh sakti . yudhisthira terkenal pusakanya yang berupa pusaka Kalimasada. Bima terkenal gagah perkasa, teguh sentosa dan mempunyai gada sakti bernama Gada Rujak Polo. Kukunya yang terkenal kuat dan sangat berguna untuk membunuh musuh bernama Pancakenaka. Aji yang berkekuatan luar biasa bernama Jayasangara atau Jalasangara.
      Arjuna terkenal pandai bermain panah. Panah saktinya bernama Pasupati, Aryasengkali, Sarotama dan Ardhadhali. Keris saktinya bernama Kalanadhah dan Pulanggeni.
      Nakula dan Sadewa tidak banyak diceritakan kehebatannya, hanya Sadewa yang dekat dengan dewa.
      Dalam akhir hidup mereka, menurut cerita Jawa kuna, hanya Yudhisthira yang suci dan tidak berdosa, maka ia naik ke surga. Sedang Bima, Arjuna, Nakula dan Sadewa harus masuk neraka, mereka berdosa. Mereka masuk ke surga setelah bersuci diri di sungai Gangga. Dalam cerita lakon Pandhawa Mukswa semua warga Pandhawa bisa mukswa ke surga tanpa menjalani hukuman di neraka.
      Lihat Selengkapnya

      02 Juni jam 21:58 · Tidak SukaSuka · 8 orangMemuat…
    • Bunda Lia
      Kita alihkan ke…. Salah satu peninggalan dari nenek moyang kita, yang perlu diuraikan agar menjadi pedoman hidupmenuju masyarakat yang sejahtera adalah Asta-brata. Asta artinya delapan, brata artinya tindakan. Jadi,Asta-brata dapat diartikan sebagai delapan macam tindakan. Asta-brata ini diambil dari inti sari wasiat Cupu Manik Asta Gina, atau pegangan hokum bagi para dewa. Konon dengan berpegang pada hokum ini,para dewa dapat memimpin umat manusia menuju kesejahteraan dan kedamaian.Kalau setiap orang, terutama para pemimpin, berpegang pada asta-brata, maka masyarakat yang sejahteratidak mustahil terwujud di bumi ini. Adapun asta-brata secara mudah dan jelas digambarkan ataudiwujudkan dalam rupa : 1. Wanita: wanita,2. Garwa; jodoh 3. Wisma : rumah 4. Turangga : kuda tunggangan 5. Curiga : keris, atau senjata6. Kukila : burung berkutut7. Waranggana : ronggeng- penari wanita 8. Pradangga : gamelan-bebunyian berirama Orang atau pemimpin yang utama harus memiliki (mengalami) delapan hal tersebut diatas.Banyak orang yang salah paham, berusaha mempunyai delapan rupa tersebut dalam wujud sebenarnya.Lihat Selengkapnya

      02 Juni jam 22:04 · Tidak SukaSuka · 8 orangMemuat…
    • Bunda Lia
      Hal demikian initakkan terwujud. Sesungguhnya delapan hal tersebut sekadar kiasan, dan bukan berarti setiap orang harusmemiliki barangnya, tetapi memiliki atau mengalami arti dan wangsitnya.Wanita, artinya seorang perempuan, yang elok dan cantik, siapapun yang melihat pasti ingin memilikinya.Maka yang dimaksud dengan wanita ini adalah suatu keindahan, sebuah cita-cita yang tinggi. Agar cita-cita itu dapat tercapai, maka orang perlu berusaha sekuat tenaga, belajar, tirakat dan sebagainnya,sebagaimana seorang pemuda yang ingin menggaet dan memiliki gadis cantik.Garwa, artinya jodoh,suami istri, yang sehati. Garwo sering diartikan sigaraning nyawa, belahan jiwa, jiwa satu dibelah duaatau dua badan satu nyawa. Jadi garwa mengandung arti bahwa setiap orang harus dapat menyesuaikandiri, bisa bergaul dengan siapapun, semua orang dianggap sebagai kawan, hidup rukun dan damai,mencintai sesama, tidak membeda-bedakan orang. Semuanya dianggap sebagai garwa, teman sehidupsemati. Wisma, artinya rumah. Rumah adalah tempat berlindung memiliki ruangan yang luas berpetak-petak untuk menyimpan aneka macam barang.Lihat Selengkapnya

      02 Juni jam 22:10 · Tidak SukaSuka · 9 orangMemuat…
    • Arie Irfan Selamat malam Kang Dullah, Mas Agung, Mba Wulan, Mas Setyo, serta semua yg hadir disini… Rahayu… Salam Kasih Dan Hormatku.
      02 Juni jam 22:10 melalui seluler · Tidak SukaSuka · 7 orangMemuat…
    • Arie Irfan Salam Kasihku_____
      02 Juni jam 22:11 melalui seluler · Tidak SukaSuka · 6 orangMemuat…
    • Abdullah Abahe Ali Sanepan….lanjut,Den Ayu….
      02 Juni jam 22:12 melalui seluler · Tidak SukaSuka · 6 orangMemuat…
    • Abdullah Abahe Ali Rahayu,mas Arie….
      02 Juni jam 22:16 melalui seluler · Tidak SukaSuka · 6 orangMemuat…
    • Misterr Jeans Sang Kinasih Mat mlm Ibunda, Abah Ali, Mas Agung, Mbak Wulan, Mas Arie, Mas Setyo, Mas Subagyo dan ntuk smua saudara2q trcinta, monggo sesarengan midangetaken wedaran Ibunda.. Salam Rahayu bagi smua.
      02 Juni jam 22:18 melalui seluler · Tidak SukaSuka · 5 orangMemuat…
    • Bunda Lia
      Semuannya dapat dimasukkan kedalam rumah.Demikianlah, setiap orang hendaknya bersifat rumah, yakni dapat menerima siapapun dan membutuhkanperlindungan, sanggup menyimpan dan mengatur segala sesuatu, pun dapat mengeluarkan pikiran danbertindak bijaksana dan teratur menurut tempat, waktu dan kedaannya.Turangga, berarti kuda tunggangan, yang kuat dan bagus. Kuda tunggangan bisa berlari cepat, bisa berlaripelan, bisa berjalan sambil menari-nari. Sebaliknya kuda tunggangan juga bisa berlari cepat dengan arahyang tak menentu, bisa terguling kedalam jurang, tergantung orang yang memegang tali kekang.Demikian halnya diri: badan jasmaniah, panca indra dan nafsu kita merupakan kuda tunggangan.Sedangkan jiwa adalah pengendaranya. Bila jiwa dapat menguasai, mengatur dan mengekang diri, maka
      pergaulan hidup kita akan teratur dengan baik. Sebaliknya, bila jiwa tak dapat menguasai diri, maka hidupkita akan seperti kuda tunggangan yang liar, berlari kesana kemari dan akhirnya tergelincir.Curiga, artinya keris, senjata tajam yang dipuja-puja.
      Lihat Selengkapnya

      02 Juni jam 22:21 · Tidak SukaSuka · 8 orangMemuat…
    • Gadis Exsprit Assalamualaikum Mama,,,maaf telat datang,,,salam cinta kasihku Mama,,,,ILove U
      02 Juni jam 22:22 melalui seluler · Tidak SukaSuka · 5 orangMemuat…
    • Gadis Exsprit Selamat Malam Om abdullahku,,mas arie,,mas jeans,,,mas agung,,,mas ucok,,serta semua saudara2ku yg tlah hadir di sini,,salam sejahtera selalu,,,Rahayu,,,
      02 Juni jam 22:23 melalui seluler · Tidak SukaSuka · 5 orangMemuat…
    • Arie Irfan Selamat malam Mas Jeans… Rahayu… Lagi nyantai ea… Salam Hormatku.
      02 Juni jam 22:23 melalui seluler · Tidak SukaSuka · 5 orangMemuat…
    • Arie Irfan Selamat malam Gadis… Salam Kasih.
      02 Juni jam 22:25 melalui seluler · Tidak SukaSuka · 5 orangMemuat…
    • Bunda Lia
      Maka perlulah tiap orang terutama para pemimpinmemiliki persenjataan hidup yang lengkap, kepandaian, keuletan, ketangkasan dan lain-lain. Begitu pulapikiran harus tajam, mampu menebak dengan dengan tepat, agar dapat bertindak tepat pula untuk kebahagiaan masyarakat.Kukila, artinya burung, burung berkutut yang dipelihara di Jawa, untuk didengarkan suaranya, yangmerdu, enak didengar, menentramkan sanubari. Demikianlah, setiap kata yang keluar dari muluthendaknya enak didengar, lemah lembut, menentramkan orang yang mendengarkannya. Setiap kata yangkeluar harus tegas dan bersifat memperbaiki dan membangun, agar siapapun yang mendengar bisaterpikat dan mengindahkannya. Waranggana, artinya tandak atau ronggen, untuk pandangan waktumenari. Pada zaman dewa-dewa, ini disebut Lenggot-bawa. Peraturannya seperti ini : seorang waranggamenari di tengah kerumunan orang, bersama seorang lelaki yang ikut menari. Diempat penjuru ada penarilaki-laki yang menari, seakan-akan ikut menggoda si waranggana agar memalingkan mukanya dari yanglelaki yang tengah menari. Maknah gambaran di atas adalah: dalam usaha meraih cita-cita yang muliah (waranggana), pasti akan banyak kita jumpai godaan yang mencoba menghalang-halangi pencapaian cita-cita tersebut.Lihat Selengkapnya

      02 Juni jam 22:27 · Tidak SukaSuka · 9 orangMemuat…
    • Gadis Exsprit Maksih mas arie,,salam kasih
      02 Juni jam 22:30 melalui seluler · Tidak SukaSuka · 4 orangMemuat…
    • Bunda Lia
      Aji Narantaka.
      Beberapa tahun sebelum pecah Baratayuda, tanpa izin dari para Pandawa, Gatotkaca mengajak saudara-saudaranya, para putra Pandawa, mengadakan latihan perang di Tegal Kurusetra. Latihan perang inidianggap sebagai provokasi oleh pihak Kurawa. Prabu Anom Duryudana lalu memerintahkan para putraKurawa di bawah pimpinan Dursala, putra Dursasana, untuk membubarkan latihan perang itu.Di Tegal Kurusetra Dursala menyampaikan perintah Duryudana untuk bubar. Gatotkaca dan saudara-saudaranya menolak perintah itu. Akibatnya pecah perang di antara mereka. Dalam perang tanding,Dursala menggunakan Aji Gineng, sehingga Gatotkaca toboh, terluka berat. Para putra Pandawamengundurkan diri dari gelanggang, sedangkan Antareja membawa tubuh Gatotkaca ke tempat yangaman. Antareja lalu mengobati Gatotkaca hingga sembuh. Setelah sembuh Gatotkaca bertekad untuk membalas kekalahannya. Ia lalu berguru pada Resi Seta. Sang Resi memberinya ilmu sakti bernama AjiNarantaka.Lihat Selengkapnya

      02 Juni jam 22:34 · Tidak SukaSuka · 9 orangMemuat…
    • Agung Pambudi salam rahayu kakang mas jeans..,met malem gadis..semoga selalu dalam lindungan yang maha kuasa …amien.
      02 Juni jam 22:34 · Tidak SukaSuka · 8 orangMemuat…
    • Bunda Lia
      Dalam perjalanan mencari Dursala untuk membalas dendam, Gatotkaca bertemu dengan DewiSumpani. Wanita ini ingin diperistri, tetapi Gatotkaca memberi syarat, jika wanita itu dapat menahanpukulan dengan Aji Narantaka, Gatotkaca bersedia memperistrinya. Dewi Sumpani ternyata kuat, karenaitu Gatotkaca menerimanya sebagai istri. Setelah bersua dengan Dursala, terjadi lagi perang tanding diantara mereka. Dursala kalah dan tewas seketika terkena Aji Narantaka.Untuk mengembalikan NegaraAstina kepihak Pandawa, Prabu Duryudana merasa sayang dan tidak rela, untuk itu segala daya upayadicari untuk membinasakan keluarga Pandawa agar tidak selalu mengusik-usik negara Astina yangmemang menjadi haknya.Begawan Dorna lalu mengusulkan agar Dursala muridnya dapat diberi tugas tersebut. Tetapi sebelumDursala pergi ke Tegal Kuru Setra untuk membinasakan pihak Pandawa, Dursala harus tanding lebihdahulu dengan Prabu Baladewa, sebab Prabu Baladewa menyangsikan kemampuan dan kesaktianR.Dursala. Setelah perang tanding dengan Prabu Baladewa, maka dengan diiringi bala tentara Kurawaberangkatlah R.Dursala ke Tegal Kuru Setra.Lihat Selengkapnya

      02 Juni jam 22:39 · Tidak SukaSuka · 9 orangMemuat…
    • Bunda Lia
      Kedatangan R.Dursala di Tegal Kuru Setra menjadikankeributan dan perkelahian, namun para putra Pandawa dan Pandawa tak satupun mampu menandingikesaktian R.Dursala. DenganAji Kumbala Geni pemberian gurunya (Pisaca ), R.Dursala mengalahkansemua kerabat Pandawa. Kemampuan Aji Gineng bila digunakan dan mengenai seseorang, maka orangyang terkena aji Gineng akan hancur lebur, dan R,Gatotkaca terkena aji Gineng tidak mampu menahanya
      dan gemetar tubuhnya. Dengan sisa-sisa tenaganya R.Gatotkaca melarikan diri untuk menghadap ResiSeta. Oleh Resi Seta, R.Gatotkaca diberi Aji Narantaka untuk menandingi Aji Gineng milik R.Dursala.Setelah mendapatkan kesaktian dan aji Narantaka, R.Gatotkaca kembali menemui Dursala. Melihatkedatangan R.Gatokaca, Dursala lalu menghantamnya dengan aji Gineng namun dapat ditangkis denganaji Narantaka milik Gatotkaca. Benturan Aji Gineng milik R.Dursala dan Aji Narantaka milik R.Gatotkaca menimbulkan suara yang dahsyat. Akhirnya Aji Gineng tidak dapat mengalahkan AjiNarantaka milik Gatotkaca, akibatnya tubuh R.Dursala hancur lebur terkena hantaman Aji Narantaka.
      Lihat Selengkapnya

      02 Juni jam 22:44 · Tidak SukaSuka · 9 orangMemuat…
    • Bunda Lia
      Dengan kematian R.Dursala, bala tentara Kurawa kucar-kacir dan melarikan diri kembali ke negaraAstina untuk memberi kabar kematian R.Dursala. Gatotkaca dengan memiliki Aji Narantaka, sesumbar barang siapa wanita yang mampu menahan Aji Narantaka miliknya, ia akan diperistri. Ternyata DewiSampani mampu menahan Aji Narantaka miliknya, maka diperistrilah Dewi Sampani dan berputra JayaSumpena.

      Alap-alap Dursilawati
      Pada suatu hari Prabu Suyudana kehilangan adiknya putri yakni Dursilawati yang telah bertunangandengan Jayadrata. Untuk itu sang Raja mengutus Adipati Karna yang diikuti Kurawa mencari putri itu. Diperjalanan bertemu dengan Kala Bancuring, Kala Mingkalpa dan Kala Pralemba utusan Prabu KurandaGeni dari Tirtakadasar, yang ingin pergi ke Astina dan terjadi perkelahian.Sementara Arjuna yang diikuti Semar, Gareng, Petruk sedang lewat di tengah hutan tiba-tiba mendengar tangis wanita yang berada di atas punggung gajah yakni Dursilawati. Tanpa pikir panjang Arjuna segeramemberi pertolongan dengan melepaskan panah angin untuk mengusir gajah itu serta membebaskan sangPutri, yang selanjutnya akan dibawa ke Astina. Namun diperjalanan Arjuna diserang oleh Kurawa danditangkap, diikat kemudian ditahan di Astina.Prabu Kurandageni yang mendengar berita bahwa bala tentaranya terbunuh maka ia mengutus embanKepetmega untuk menculik Dursilawati. Perjalanan Kepetmega membuahkan hasil sehingga membuatgusar Prabu Suyudana.Lihat Selengkapnya

      02 Juni jam 22:48 · Tidak SukaSuka · 9 orangMemuat…
    • Muhamad Mukhtar Zaedin ‎@ selamat malam BundaLia dan semua sahabat yg hadir di wedaran yg indah ini, salam kasih selalu,,,
      02 Juni jam 22:48 melalui seluler · Tidak SukaSuka · 8 orangMemuat…
    • Agung Pambudi ‎@salam takzimku kakang mas Zaedin..kang kinasih ..rahayu ingkang sami pinaggih..kakang mas.
      02 Juni jam 22:52 · Tidak SukaSuka · 8 orangMemuat…
    • Bunda Lia
      Untuk itu ia minta pertolongan Arjuna agar dapat menemukan kembaliDursilawati. Kali Arjuna sanggup tetapi ia minta Jayadrata mengikutinya dan kedua ksatria itu menujuTirtakadasar. Setelah tiba ditempat penyekapan Dewi Dursilawati, Arjuna mengajukan pertanyaan,apakah Dursilawati bersedia menjadi istri Jayadrata. Setelah mendapat jawaban yang pasti makaJayadrata diminta membebaskan sendiri Dursilawati di ruang Prabu Kuranda Geni. Akhirnya Arjunadapat membunuh Kuranda Geni dan membebaskannya dan dibawa ke Astina. Maka Suyudanamengawinkan pasangan itu. Sedangkan gajah yang menculik Dursilawati datang tetapi dapat dibunuhBima.

      Antaboga
      Adalah tokoh wayang cerita Mahabarata, Sanghyang Antaboga atau Sang Hyang Nagasesa atau SangHyang Anantaboga atau Sang Hyang Basuki adalah dewa penguasa dasar bumi. Dewa itu beristana diKahyangan Saptapratala, atau lapisan ke tujuh dasar bumi. Dari istrinya yang bernama Dewi Supreti, iamempunyai dua anak yaitu Dewi Nagagini dan Naga Tatmala.Lihat Selengkapnya

      02 Juni jam 22:52 · Tidak SukaSuka · 12 orangMemuat…
    • Muhamad Mukhtar Zaedin ‎@ salam hormat dan kasihku Gusagung, semoga semua dalam damai rahayu,,,
      02 Juni jam 22:56 melalui seluler · Tidak SukaSuka · 9 orangMemuat…
    • Bunda Lia
      Dalam pewayangan disebutkan, walaupunterletak di dasar bumi, keadaan di Saptapratala tidak jauh berbeda dengan di kahyangan lainnya. Sang Hyang Antaboga adalah putra Anantanaga. Ibunya bernama Dewi Wasu, putri Anantaswara.Walaupun dalam keadaan biasa Sang Hyang Antaboga serupa dengan ujud manusia, tetapi dalam keadaantriwikrama, tubuhnya berubah menjadi ular naga besar. Selain itu, setiap 1000 tahun sekali Sang HyangAntaboga berganti kulit (mrungsungi). Dalam pewayangan, dalang menceritakan bahwa Sang HyangAntaboga memiliki Aji Kawastrawam, yang membuatnya dapat menjelma menjadi apa saja sesuai denganyang dikehendakinya. Antara lain ia pernah menjelma menjadi garangan putih (semacam musang hutan
      atau cerpelai) yang menyelamatkan Pandawa dan Kunti dari amukan api pada peristiwa Bale Sigala-gala.Putrinya, Dewi Nagagini menikah dengan Bima, orang kedua dalam keluarga Pandawa. Cucunya yanglahir dari Dewi Nagagini bernama Antareja atau Anantaraja.Sang Hyang Antaboga mempunyaikemampuan menghidupkan orang mati yang kematiannya belum digariskan, karena ia memiliki air suciTirta Amerta. Air sakti itu kemudian diberikan kepada cucunya Antareja dan pernah dimanfaatkan untuk menghidupkan Dewi Wara Subadra yang mati karena dibunuh Burisrawa dalam lakon Subadra Larung.
      Lihat Selengkapnya

      02 Juni jam 23:04 · Tidak SukaSuka · 11 orangMemuat…
    • Agung Pambudi nembah nuwun kakang mas Zaedin….amien..
      02 Juni jam 23:07 · SukaTidak Suka · 5 orangMemuat…
    • Agung Pambudi tabuh 00.00 wib diajeng ayu..pun titi wancinipun….manekung..MAHENING SUCI…
      03 Juni jam 0:07 · SukaTidak Suka · 7 orangMemuat…
    • Tatot Pitulungan yo…. pancene… wayang…. cuma … ayang ..ayang. fanatasine …wong dalang …
      03 Juni jam 0:09 · SukaTidak Suka · 2 orangMemuat…
    • Aiman Yiman Mas Agung Pambudi @ leres mas,malahan wonten kulo panggenan meniko sampun 1.18 enjing
      Hehe..
      03 Juni jam 0:16 melalui seluler · SukaTidak Suka · 4 orangMemuat…
    • Arie Irfan Rahayu… Rahayu… Rahayu… Salam Kasih.
      03 Juni jam 0:45 melalui seluler · SukaTidak Suka · 2 orangMemuat…
    • Raden Suwangun Sumonggo…sedoyo salam rahayu.
      03 Juni jam 1:51 melalui seluler · SukaTidak Suka · 1 orang

About Bunda Lia

Tidak ada hal yang mustahil apapun dapat terjadi karena manusia memiliki kemampuan yang luar biasa. Untuk menjelmakan suatu keinginan menjadi kenyataan. Hidup damai dan rukun sesama masyarakat. Birunya harapan msh menjadi teka teki, bagai musafir disahara berhrp mendptkan air, saat kemarau mengiringi perja lanannya, smua kering, sepi, bisu hny semilir angin panas ikut menyertai.Kau menyambangiku ketika seluruh pintu telah kukunci. Kita bertukar kata di balik tembok tinggi. Tak ada lagi cekrama canda dan cinta bagi bilik hatiku. Tinggal dinding pemahaman yang lebih agung dari rasa. Kita bukan lagi sepasang jiwa yang mendaki didalam dinding bilik hatiku atau putaran takdir. Kau dan aku menjadi kumpulan keterbatasan yang luruh pada ketentuan Maha Cinta. Tak ada lagi sekeping harap yang kita titipkan pada puing senyap. Sebab asa telah membumbung pada manzila yang lebih tinggi dari arasy. Hati tak lagi mengeja bagai tulisan sang pujangga… kemungkinan beriringan mamasuki dinding tembok yang kokoh. Telah kubangun bilik jiwa yang melampaui wingitnya puri pemujaan. Kutisik waktu dengan benang pengharapan yang lebih detail dari semua keinginan….

Posted on September 15, 2011, in Tulisan Bunda Lia. Bookmark the permalink. 1 Komentar.

  1. total tayangan 6,326..waw..sudah cukup banyak juga yang membaca blog ini Diajeng ayu…

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: