Pandawa Gugat Wedaran Hari Ke 5

Pandawa Gugat Wedaran Hari Ke 5

oleh Bunda Lia pada 06 Juni 2011 jam 18:58
Perubahan Anda sudah disimpan.
Pandawa Gugat  
Wedaran Hari Ke 5

Negara hastinapura sedang dilanda pagebluk. Ibarat kata pagi sakit sore mati. sore sakit pagi mati. Sedanggelap suasananya. Karena merasa susah maka di sitinggil kerajaan hastina dipanggilah pendeta dr pertapaan soka lima.
Yaitu begawan drona. Bengawan drona berkumpul menghadap jaka pitana aka prabuduryodana yag di dampingi prabu baladewa dari mandura dan patih sengkuni dari ploso jenar. Makadimulailah paseban agung yang membicarakan keadaan negeri hastinapura. Prabu jaka pitana menjelaskan keadaan kerajaan hastina yang sedang dilanda pagebluk dan memintapetunjuk pada sang begawan drona. Begawan drona menyatakan bahwa sebelum dipanggil telahmenerima wangsit dewata jika sebenarnya pagebluk terjadi karena hawa dari tapa para pandawa di tegalkurusetra.

Begawan Drona meyebutkan bahwa pandawa sengaja bertapa untuk kecelakaan para kurawa. Hal ini segera menjadi perdebatan karena prabu baladewa menyanggah dan berkata sebaiknya dilihatdahulu keadaan di lapangan sebelum mengambil kesimpulan. Prabu suyudana mengambil keputusan untuk melihat keadaan di tegal kurusetra. untuk itu maka dimintaprabu baladewa menjadi saksi.  Sementara yang memimpin wadya bala ke tegal kurusetra adalah patihsengkuni. Setelah keputusan dibuat maka sang prabu membubarkan paseban dan masuk ke sanggar pamujaan. Begawan drona diminta untuk menyertai sang prabu untuk manekung memohon kepada dewaagar pagebluk bisa segera diangkat.

Dan ketentraman kembali ke negeri hastina. Patih sengkuni segerakeluar paseban dan menemui para kurawa. para kurawa langsung datang menyambut untuk mengetahuiada apa di paseban dan apa keputusan raja suyudana. Diantara pentolan kurawa tampak adipati ngawanggabasukarna, tirtanata dari wonokeling dan burisrowo dari mandaraka. Kemudian patih sengkunimenjelaskan bahwa misi para kurawa adalah segera berangkat ke tegal kurusetra untuk melihat apakahpara pandawa benar benar yang menyebabkan keadaan pagebluk di kerajaan hastina. Maka pasukansegera diberangkatkan. pasukan hatsina lengkap dengan senjata perang. Dipimpin oleh basukarna danpatih sengkuni. Diiringi oleh para kurawa, burisrowo dan tirtanata. sementara prabu baladewa ikut sebagaisaksi sekaligus mengawasi apakah bener pandawa melakukan tindakan yang mengakibatkan pagebluk.

Hati kecil prabu baladewa sangsi. Oleh karena itu prabu baladewa berangkat untuk melihat langsungbagaimana kejadian dilapangan. Pasukan pun diberangkatkan«.!!!!Di alas dekat tegal kurusetra berkumpulah pendawa. Tampak bimasena ditengah kemudian puntadewa,arjuna, nakula dan sadewa, juga tampak gatotkaca, antaredja. Sementara di luar terlihat sejumlah pasukanmenjaga yang dipimpin oleh patih yodipati patih gagak bongkol. Werkudoro membuka pembicaraansetelah semua sama sama mengajukan pambagya. Werkudoro berkata dengan suara yang berat, apakahkalian tahu kenapa kalian saudara saudaraku aku panggil untuk berkumpul di tegal kurusetra ini?. Prabupuntadewa dan para pandawa lainya mengaku mereka tidak tahu maksud werkudoro memanggil mereka. Mereka hanya datang karena memenuhi panggilan dari werkudoro.

Maka werkudoro menjelaskan bahwasanya beberapa waktu lalu telah menerima wangsit dari dewata yang menyatakan bahwa ayahnya pandudewanata swargi dikabarkan dimasukan ke dalam neraka karena segala kesalahanya di dunia. Maksudwerkudoro adalah untuk mengadakan tapa brata bersama agar arwah ayah mereka pandu bisa diterima disurga dan dilepaskan dari neraka. Mendengar hal itu maka para pandawa lainya pun menyetujui untuk melakukan tapa brata demi memohon agar para dewata mau mengampuni dosa dan kesalahan panduselama hidup. Sedang dalam keadaan pembicaraan berlari lari datang menghadap patih gagak bongkol.
Werkudoro bertanya ada apa kenapa patih berlari lari tanpa adanya panggilan dari sang werkudoro.disebutkan bahwa pasukan penjaga telah melihat pasukan besar kurawa lengkap dengan senjatamendekati tegal kurusetra.

Maka segeralah antaredja dan gatotkaca serta patih gagak bongkol maju kedepan menemui pasukan besar kurawa. Sementara itu werkudoro berpamitan untuk mengawasi keduaanaknya tersebut. Puntadewa mengingatkan agar werkudoro tidak cawe cawe karena sedang dalamkeadaan tapa brata. Tak boleh menurutkan hawa emosi di dalam diri. Werkudoro dengan sante berkata akusudah dewasa tak perlu diingatkan. Dan bergegas berjalan mengawasi kedua anaknya dan patih gagak bongkol yang telah memapaki pasukan kurawa.Tampak patih sengkuni dan adipati karna maju ketika mereka melihat gatotkaca maju. terjadipembicaraan dan perdebatan.

Adipati karna minta agar para pandawa membubarkan tapanya terlebihdahulu agar hawa pagebluk di hatsina bisa hilang. Sementara gatotkaca mengatakan tapa dilakukan untuk menswargakan pandu kakeknya dan lumrahnya tak ada orang tapa teru dipindah itu. dan gatotkacamenyangkal bahwa pagebluk di hastina disebabkan oleh karena tapa brata para pandawa. Karena salingbersengketa dan dipanasi oleh patih sengkuni maka terjadilah perkelahian antara adipati karna dangatotkaca. Perkelahian paman keponakan itu sangat seru. Beberapa kali gatotkaca terlempar kena pukulanajian adipati karna. Demikian juga sebaliknya adipati karna beberapa kali terjatuh terkena sambaranpukulan gatotkaca dari atas awan.

Ahirnya patih sengkuni berhasil memanas manasi adipati karna untuk lebih marah lagi. Sampe Adipati karna maju menghunus panah pusaka ngawangga. Panah ini bernamapanah sakti kala dede yang segera dilepaskan ke tubuh gatotkaca.  Antaredja melihat hal ini segera mengambil tindakan.
Sebelum adipati karna sempat melepaskan pusakaantaredja menarik adipati karna ke dalam bumi. Disana adipati karna menyerah kalah dan mintadikeluarkan dari dlm bumi. antaredja mau mengeluarkan jika adipati karna bener bener mau berjanji untuk balik ke ngawangga dan tidak meneruskan pertengkaran. Adipati menyanggupi. Dan setelah dikeluarkanmaka adipati memenuhi janjinya.






Tidak SukaSuka · · Bagikan · Hapus

    • Said Rofiudin Semoga kesehatan dan kelapangan selalu dicurahkanNya kepada Bunda…

      06 Juni jam 19:15 · Tidak SukaSuka · 3 orangMemuat…
    • Abdullah Abahe Ali Rahayu rahayu rahayu

      06 Juni jam 19:16 melalui seluler · Tidak SukaSuka · 3 orangMemuat…
    • Muhamad Mukhtar Zaedin ‎@ selamat malam BundaLia dan keluarga besarku di Songgo Buwono, jadilah apa yg terbaik buat bangsa juga dirimu, rahayu

      06 Juni jam 19:17 melalui seluler · Tidak SukaSuka · 3 orangMemuat…
    • Awan Baraya Galuh Putra selamat malam kembali kita bertemu malam ini mbak..maap klo beberapa hari aku gak hadir,karena ada sesuatu yg gak bisa aku tinggali..salam untuk semuanya..

      06 Juni jam 19:17 melalui seluler · Tidak SukaSuka · 4 orangMemuat…
    • Muhamad Mukhtar Zaedin ‎@ met malam Kang Said, KangDullah, rahayu

      06 Juni jam 19:18 melalui seluler · Tidak SukaSuka · 3 orangMemuat…
    • Ariyo Hadiwijoyo · 35 teman yang sama
      sugeng ndalu bunda…matur suwun njih…mugi waged numusaken jiwo2 pandawa …salam…

      06 Juni jam 19:18 melalui seluler · Tidak SukaSuka · 3 orangMemuat…
    • Bunda Lia Aminnn makasih mas Said K…. salam kasih selamat malam dan salam untuk keluarga mas.

      06 Juni jam 19:22 · Tidak SukaSuka · 4 orangMemuat…
    • Hari Yuswadi sugeng ndalu bunda,kulo ingkang sowan.

      06 Juni jam 19:23 melalui seluler · Tidak SukaSuka · 2 orangMemuat…
    • Bunda Lia Kang Dullah… Wis polll njleputtttt aku kang…. tobat bar disidang 8 jam…. he he he biasa kuliah siang hingga menjelang magrib…

      06 Juni jam 19:23 · Tidak SukaSuka · 5 orangMemuat…
    • Abdullah Abahe Ali Hahahaha….hahahaha….hahahaha….sing nyidang sopo wae…?

      06 Juni jam 19:24 melalui seluler · Tidak SukaSuka · 4 orangMemuat…
    • Bunda Lia Aminnn makasih mas Mukhtar say… salam kasihku selamat malam… jangan pergi sebelum kuajak pergi ya mas…xxixixixixxixiiii temaniku disini….

      06 Juni jam 19:24 · Tidak SukaSuka · 6 orangMemuat…
    • Bunda Lia Mas Ariyo … he he he koyo sopo hayooooo xxixixixixxixixiii

      06 Juni jam 19:25 · Tidak SukaSuka · 7 orangMemuat…
    • Bunda Lia Mas Hari sugeng dalu mas salam kasih ….

      06 Juni jam 19:25 · Tidak SukaSuka · 6 orangMemuat…
    • Bunda Lia WWWAaaaaaassseeeemmmm malah njegagakkkkk piye karepmu kang Dullah jalll ra mesak ake aku po….

      06 Juni jam 19:26 · Tidak SukaSuka · 8 orangMemuat…
    • Abdullah Abahe Ali Loh….yo mesake to yo….la ning njur piye jal aku….opo aku tak nangis wae yo huhuhuhu……………………

      06 Juni jam 19:29 melalui seluler · Tidak SukaSuka · 5 orangMemuat…
    • Petruk Tralala hadir…geng dalu

      06 Juni jam 19:32 · Tidak SukaSuka · 5 orangMemuat…
    • Muhamad Mukhtar Zaedin ‎@ walau hatiku berdebar tak menentu, aku coba dengarkan ajakanmu Diajeng, apa kita hendak ke nirwana?

      06 Juni jam 19:34 melalui seluler · Tidak SukaSuka · 5 orangMemuat…
    • Wulandari Muis Sugeng ndalu mbLia salam kasih slalu

      06 Juni jam 19:36 melalui seluler · Tidak SukaSuka · 6 orangMemuat…
    • Abdullah Abahe Ali Walah iki janjane piye to iki….semrawut hahahaha….hahahaha….

      06 Juni jam 19:37 melalui seluler · Tidak SukaSuka · 5 orangMemuat…
    • Ariyo Hadiwijoyo · 35 teman yang sama
      hehehee…hayoo …koyo sopo bunda….hayoo

      06 Juni jam 19:37 melalui seluler · Tidak SukaSuka · 4 orangMemuat…
    • Petruk Tralala mingkem…

      06 Juni jam 19:38 · Tidak SukaSuka · 3 orangMemuat…
    • Abdullah Abahe Ali Den Ayu….walah lelakonmu kok yo hm….la wong cetho omah di pageri ri rendet la kok isih do nekat nerak pager mung pengin mlebu omah,jiiiiiiaaaaannnn….wiswiswis ora ketemu nalar….sing sabar yo,Den Ayu….jiiiiiiaaaaannnn hahahaha….hahahaha….hahahaha….

      06 Juni jam 19:41 melalui seluler · Tidak SukaSuka · 8 orangMemuat…
    • Agus Sholeh Sugeng dalu Bunda Lia….. Sugeng dalu sederek sedoyo engkang makaryo fb,……dereaken cerios ke mawon, Salam kasih damai selalu salam rahayu……………

      06 Juni jam 19:54 melalui seluler · Tidak SukaSuka · 3 orangMemuat…
    • Muhamad Mukhtar Zaedin ‎@ hmmmm piye iku Kangdullah?

      06 Juni jam 19:55 melalui seluler · Tidak SukaSuka · 4 orangMemuat…
    • Tirta Naya hadir bunda…sugeng dalu…

      06 Juni jam 19:56 · Tidak SukaSuka · 3 orangMemuat…
    • Bunda Lia He he he kang Dullah… yo kang ati segoro wae kang tak sabar2 ake kok kang mugo kuwat yo kang… dongomu wae yo dulurku lanang ugo dulurku wadon mbak Wulan… malam mbak.

      06 Juni jam 19:57 · Tidak SukaSuka · 7 orangMemuat…
    • Bunda Lia Kang Petruk.. malam kang salam kangen kang…

      06 Juni jam 19:58 · Tidak SukaSuka · 4 orangMemuat…
    • Bunda Lia Mas Agus… malam mas selamat datang di wedaran malam ini salam kasih selalu…

      06 Juni jam 19:59 · Tidak SukaSuka · 4 orangMemuat…
    • Eko Susanto ASS.WW. SELAMAT MALAM BUNDA LIA, AMPUN MAAFNYA YG DALAM KERANA TERLAMBAT HADIR…. MET MALAM BUNDA WUlANDARI, KANDA ABDULLAH, KANDA PETRUK, KANDA,KANDA ARIYO… SEMOGA MALAM YG INDAH PENUH DAMAI DALAM SUKACITA.. SALAM TAKZIM DALEM.. RAHAYU.. RAHAYU.. WASALAM..

      06 Juni jam 19:59 melalui seluler · Tidak SukaSuka · 5 orangMemuat…
    • Wulandari Muis Iyo mb aku tak melu ndedungo mugo2 njenengan di paringi kuat lahir batin amin

      06 Juni jam 20:00 melalui seluler · Tidak SukaSuka · 4 orangMemuat…
    • Wulandari Muis Met malem juga msEko susanto salam sejahtera

      06 Juni jam 20:01 melalui seluler · Tidak SukaSuka · 4 orangMemuat…
    • Ariyo Hadiwijoyo · 35 teman yang sama
      mas Eko S@ salam damai rahayu
      Bundaa…tk ewangi sabar njih…

      06 Juni jam 20:07 melalui seluler · Tidak SukaSuka · 4 orangMemuat…
    • Bunda Lia Wa’alaikum salam Mas Eko …he he he salam penuh kasih nan damai selalu njih mas…

      06 Juni jam 20:11 · Tidak SukaSuka · 4 orangMemuat…
    • Bunda Lia Mbak Wulan matur nuwun mbak…. itulah yg aku pinta mbak…. sabar narimo nadyan tanpo bondo ora opo2 sing penting ora onok roso curigo lan cidro… lak yo ngono…. piye jallllll

      06 Juni jam 20:13 · Tidak SukaSuka · 4 orangMemuat…
    • Abdullah Abahe Ali Pak Mokhtar,jare Sodron kalimate kang Dullah wis cetho…..kang Baridin yo wis paham ketoke jiiiiiiaaaaannnn hahahaha….hahahaha….

      06 Juni jam 20:13 melalui seluler · Tidak SukaSuka · 2 orangMemuat…
    • Bunda Lia Mas Ariyo tenan yo ngewangi sabar he he he….

      06 Juni jam 20:13 · Tidak SukaSuka · 4 orangMemuat…
    • Bunda Lia Mas Tirta Naya sugeng dalu ugi mas salam kasih selalu…

      06 Juni jam 20:14 · Tidak SukaSuka · 5 orangMemuat…
    • Wisang Geni sugeng ndalu ugi salam rahayu kagem poro sederek ingkang langkung rumiyin anggenipun lenggahan…. ngaturaken salam pamb

      06 Juni jam 20:14 melalui seluler · Tidak SukaSuka · 6 orangMemuat…
    • Golden Diamond Duduk menyimaaak … hehee

      06 Juni jam 20:15 · Tidak SukaSuka · 3 orangMemuat…
    • Bunda Lia Kang Dullah CLBK… cinta Lia Beku Kembali xxixixixiixixiiiiii

      06 Juni jam 20:15 · Tidak SukaSuka · 6 orangMemuat…
    • Bunda Lia Panembahan Ujung Kulon selamat malam… selamat datang diwarung penuh kasih dan damai…..

      06 Juni jam 20:15 · Tidak SukaSuka · 5 orangMemuat…
    • Golden Diamond Bunda Lia ^_^ Ini saya bunda ( Resi )

      06 Juni jam 20:17 · Tidak SukaSuka · 3 orangMemuat…
    • Bunda Lia Ha ha ha ha mas Wisang he he he ketok banget nek nganggo hp … podho aku urung tutuk ke kirim xxixixixixiixxixixi…

      06 Juni jam 20:18 · Tidak SukaSuka · 6 orangMemuat…
    • Bunda Lia Hallo Resi kecilku tersayang … gadis mana… cari sana biar ramai….

      06 Juni jam 20:19 · Tidak SukaSuka · 4 orangMemuat…
    • Golden Diamond Gatot kaca punya AJI BRAJAMUSTHI truus di berikan kepada siapa ya lupa pandawa ke 3 apaa ke berapaa lupa aku.

      06 Juni jam 20:20 · Tidak SukaSuka · 4 orangMemuat…
    • Bunda Lia Kang Dullah he he he he podho karo…. Rumangsa sarwa duwe” lan “Sarwa duwe rumangsa”, iku yen ditulis genah mung diwolak-walik wae, nanging surasane jebul kaya bumi karo langit. Sing kapisan nuduhake watak ngedir-edirake, wengis satindak lakune (polahe), yen nggayuh pepenginan ora maelu laku dudu, samubarang pakarti nistha ditrajang wani. Dene sing kapindho pakartine tansah kebak welas asih, wicaksana ing saben laku, rumangsa doso samangsa gawe kapitunane liyan…… wowwwalalalalalallllll… jiaannnn

      06 Juni jam 20:22 · Tidak SukaSuka · 7 orangMemuat…
    • Ariyo Hadiwijoyo · 35 teman yang sama
      injih bunda…jare bunda…sabar nambahi subur la injih to…he he he

      06 Juni jam 20:22 melalui seluler · Tidak SukaSuka · 4 orangMemuat…
    • Bunda Lia Mas Ariyo…. he he he he he Sabar iku ingaran mustikaning laku, jumbuh karo unine bebasan : “Sabar iku kuncining swarga”, ateges marganing kamulyan. Sabar, lire momot kuwat nandhang sakehing coba lan andadaraning ngaurip, nanging ora ateges gampang pepes kentekan pengarep-arep. Suwalike malah kebak pengarep-arep lan kuwawa nampani apa bae kang gumelar ing salumahe jagad iki…. lak yo ngono to mas Ariyo….

      06 Juni jam 20:24 · Tidak SukaSuka · 5 orangMemuat…
    • Abdullah Abahe Ali Den Ayu,CLBK kuwi Cepat Lah Balik Kakang hehehehe….

      06 Juni jam 20:27 melalui seluler · Tidak SukaSuka · 3 orangMemuat…
    • Bunda Lia Kang Dullah sejatine menungso kuwi yo kang gampang ning angel tenan… katone nglakoni ki gampang ananging sejatine uannngggggeeeeelllllll polllllll…. koyo ndene…. Kang kinaran janma kang wis kadunungan cipta kang wening iku, yaiku sapa kang wis temen-temen mantep pangidhepe marang Gusti Kang Murbeng Dumadi. Wong kang kaya mangkono mau samangsa nindakake pakarti apa ta apa tansah linambaran ati kang sarwa tepa tulus, kabeh-kabeh amang akarana Allah. Ora cilík ati, gedhene ngrasa owet ing kalane wohing panggawene mitunani awake dhewe, nanging bisa gawe raharjane sesamaning dumadi. Kosokbaline wong kang nindakake pangibadah nanging isih ndarbeni pepinginan supaya diweruhana lan digawokana dening Allah, iku pratandha yen pangidhepe lan pangibadahe durung akarana Allah…. bener po ora kang… aku kadang bingung kang iso muni kok yo ora jumbuh piye jallll… he he he

      06 Juni jam 20:28 · Tidak SukaSuka · 7 orangMemuat…
    • Bunda Lia Awaaaasssssss lohhhh kang serangan fajar….. xxixixixixixixiiiii

      06 Juni jam 20:29 · Tidak SukaSuka · 5 orangMemuat…
    • Bunda Lia C L B K ne kang Dullah tak gawek ake syaire… nuhhhh iki loh kang Dulllll

      Ombak Banyu Segoro.

      Sepine wengi iki… ora koyo wingi-wingi—
      Among sliramu …kang dak …anti-anti……..
      Ojo adoh soko atiku, aku ora bakal lilo—-
      Atiku kanggo sliramu ..ora bakal, keliyo…..

      Ojo mung sliramu …smoyo wae karo aku—-
      Aku wis ra sabar ..nunggu ketemu…..
      Ukuran roso kang nyawiji, dudhu soko bondho donyo—-
      Anangin kabeh mau, soko roso trisno jroning dhodo….

      Ombak banyu, Segoro…… Parang Kusumo—
      Seksi janji sumpah prasetyo…..
      Ananing rubedho….. among kanggo nguji roso,,,,,
      Panyuwunku mugi langgeng, kersaning Kang Moho Kuwoso

      Dak suwun kanti tulusing a…ti
      Duh wong bagus enggalo bali— IYO OPO ORA KANG….????

      06 Juni jam 20:32 · Tidak SukaSuka · 7 orangMemuat…
    • Tirta Naya hmmmmm…..

      06 Juni jam 20:34 · Tidak SukaSuka · 4 orangMemuat…
    • Ariyo Hadiwijoyo · 35 teman yang sama
      amin amin…pangestune bunda tk suwun njih…ben kuat sabare

      06 Juni jam 20:34 melalui seluler · Tidak SukaSuka · 2 orangMemuat…
    • Bunda Lia Aminnn Insya’Allah mas Ariyo…. dongo kulo njih mas…

      06 Juni jam 20:35 · Tidak SukaSuka · 4 orangMemuat…
    • Abdullah Abahe Ali Hahahaha….hahahaha….la tulus kuwi dudu omongan….ning laku nyoto ora nggagas liyan….atine tentrem la suko marang kang di tindaake margo babar blas ora nyejo gawe serik liyan….

      06 Juni jam 20:37 melalui seluler · Tidak SukaSuka · 4 orangMemuat…
    • Ariyo Hadiwijoyo · 35 teman yang sama
      amin amin…pangestune bunda tk suwun njih…ben kuat sabare

      06 Juni jam 20:37 melalui seluler · Tidak SukaSuka · 4 orangMemuat…
    • Bunda Lia

      Assalamu’alaikum wR wB… salam sejahtera bagi kita semua… salam kasih salam damai pada uang langsung komentar dan juga yang telah memberi jempol tulus dimalam hari ini…. marilah kita sebelum meneruskan kisah wayang yang kita akan pelajari bersama untuk menyaring mana yang baik dan mana yg buruk kita terlebih baca Bismilahirrahmanirrahim…. bagaikan kita ini Meniti seutas tali
      Hanya pada-Mu Illahi….Ya Allah hanya padamu kukembali
      Hanya pada-Mu, ku berserah diri….Ya Allah janganlah Engkau jadikan duniawi sebagai cita-cita dan tujuan utama dalam mengamalkan ilmu kami. …..Dan janganlah Engkau berikan kekuasaan pada mereka yang tidak memiliki belas kasihan terhadap sesama…..Ya Allah, terimalah doa dan taubat kami, hilangkanlah kekhawatiran kami, kabulkanlah doa-doa kami…..Tuntunlah hati kami agar kami dapat terhindar dari sifat iri, dengki, sombong, tamak, serakah, dan jadikanlah kami golongan orang-orang beriman dan hilangkanlah perasaan angkara murka yang menyelimuti kehidupan kami…. Aminnnnn.
      Lihat Selengkapnya

      06 Juni jam 20:44 · Tidak SukaSuka · 6 orangMemuat…
    • Abdullah Abahe Ali Den Ayu,masalah serangan fajar opo serangan gerilya….aku ora nggagas,prasasat awit aku ceprot lahir ning ndonyo koyo urip ning kawah kang abang mengangah….sanajan aku dudu gototkoco yo mung sato kewan sing membo membo manungso….dadi ora kaget lan gigrik karo sak wernaning kahanan….

      Nek sing CLBK sing ngerti tenan yo mung sliramu Den Ayu….aku mung iso caos doa mugo widodo lan rahayu….amin

      06 Juni jam 20:44 melalui seluler · Tidak SukaSuka · 4 orangMemuat…
    • Ariyo Hadiwijoyo · 35 teman yang sama
      injih bunda,..amin amin amin

      06 Juni jam 20:49 melalui seluler · Tidak SukaSuka · 3 orangMemuat…
    • Wisang Geni heeeemmmmm… kulo isin Bunda Lia …… tasih katrok ngagem Hp… soalnya belum sempat bayar internet…. xixixixixiixi… salam kasih selalu… dan sejahtera serta damai selalu…. amin……

      06 Juni jam 20:50 · Tidak SukaSuka · 4 orangMemuat…
    • Ariyo Hadiwijoyo · 35 teman yang sama
      injih bunda,..amin amin amin

      06 Juni jam 20:51 melalui seluler · SukaTidak Suka · 2 orangAgung Pambudi dan Wisang Geni menyukai ini.
    • Bunda Lia

      Wis tolah kang Dullah yo wis ben wae sing gelem pikir polah…. awakke dewe ora usah neko2…. awit urip mung sak dermo kang….Tumraping wong mursid yen pinuju kambah ing prihatin, nolah-noleh ngiwa nengen wis ora ana pitulungan maneh kang bisa diarep-arep tekane. Parandene ora bakal koncadan ing pangarep-arep. Awit wis mangerti menawa tambane prihatin kang ampuh iku ora liya kejaba : sabar. Sabar lan tawakal nyenyuwun kanthi temen-temening ati marang kamurahaning Kang Maha Kuwasa kang ngregem sakabehing mobah-mosiking jagad saisine…..Lihat Selengkapnya

      06 Juni jam 20:51 · Tidak SukaSuka · 6 orangMemuat…
    • Wisang Geni kang Abdullah Ali kadospundi pawartosanipun….. mugi tansah rahayu wilujeng……. amin……

      06 Juni jam 20:52 · Tidak SukaSuka · 4 orangMemuat…
    • Wisang Geni kang mas Aryo Ariyo Hadiwijoyo sugeng ndalu ugi salam taklim…..

      06 Juni jam 20:53 · Tidak SukaSuka · 4 orangMemuat…
    • Abdullah Abahe Ali Iyo Den Ayu….wong ning donyo sarwo loro,seneng susah,becik olo,mati urip….
      La yen urip yo makaryo sing temen,yen mati yo dongane temenanan….ngono wae….

      Gus Wisang,yo berkah pangestumu aku sak keluarga isih kaparingan widodo lan rahayu….semono ugo sliramu yo gus….amin amin amin

      06 Juni jam 20:59 melalui seluler · Tidak SukaSuka · 4 orangMemuat…
    • Wisang Geni kang Abdullah Ali njih kang…. matur nuwun…. dongngo dinongngo…..

      06 Juni jam 21:01 · Tidak SukaSuka · 3 orangMemuat…
    • Ariyo Hadiwijoyo · 35 teman yang sama
      mas Wisang G@ matur suwun …salam kulo ugi njih…selamat malam…rahayu

      06 Juni jam 21:02 melalui seluler · Tidak SukaSuka · 4 orangMemuat…
    • Sri Kandi

      ALA-ALANING KELAKUANE WONG ORA KOYO KANG SINUNG WATAK SOPO SIRO SOPO INGSUN, MARGO SENDENANA KALUWIHANE, EMBUH KEKUASAK ANE, EMBUH KAROSAN, SENENG TUMINDAK SEWENANG-WENANG MARANG KALAHANE KANG WUS TITO ORA BAKAL KUMOWANI MANCAHI GEDHENE NGANTI WANI BANDAKALANI KEKAREPANE, WONG KANG NDUWENI SESIPATAN KOYO MANGKONO MAU PRAYOGANE ENGGAL NGELINGONO MENOWO LAKU JANTRANING JAGAT MONO WUS KINODRAT COKRO MANGGILINGAN, SING WINGI ONO NGISOR DENE SESOK GILIR GUMANTI BAKAL NGERH AKE. RAHAYU-RAHAYU-RAHAYU.Lihat Selengkapnya

    • Bunda Lia

      Adipati karna pulang ke ngawangga meninggalkan pasukan kurawa. Perang tanding berlanjut. Gatotkaca melawan tirtanata dan borisrawa. Dalam waktu singkat ke duapamanya itu berhasil dikalahkan oleh gatotkaca. Patih sengkuni kebingungan lalu menyampaikanprovokasi kepada raja mandura Baladewa bahwa Gatotkaca berteriak menantang raja mandura. Prabubaladewa yg cepat marah tersulut emosinya. Dan dengan senjata Nenggala ditangan maju ke medanpeperangan. mengetahui Prabu Baladewa yg maju maka Gatotkaca, Antaredja dan Patih Gagak Bongkol memilih mundur. Karena jika Baladewa dilayani maka akan semakin naik emosinya dan bisa berbahaya. Prabu Baladewa terus mengejar. Prabu Baladewa dihadang oleh Werkudoro. Werkudoro menjelaskankenapa para pandawa mengadakan tapa hanyalah untuk maksud meminta agar ayahnya Rama Prabu Pandu Swargi bisa dimasukan ke dalam surga.

      Prabu baladewa lerem emosinya dan malah berjanji akanmembantu para pandawa. Bala pasukan Kurawa disuruh balik oleh Baladewa. Kemudian Prabu baladewaikut manekung bersama para pandawa meminta agar Prabu Pandu bisa dikeluarkan dari neraka dan dimasukan surga. Khayangan suralaya goncang, pagebluk terjadi karena hawa panas tapa Brata Pandawa.Lihat Selengkapnya

      06 Juni jam 21:04 · Tidak SukaSuka · 8 orangMemuat…
    • Wisang Geni sugeng ndalu mbak yu Sri Kandi ngaturaken sugeng ndalu…. ugi salam rahayu…. kados pundi pawartosanipun…. sembah sungkem ugi bekti kawulo…..

      06 Juni jam 21:06 · Tidak SukaSuka · 4 orangMemuat…
    • Abdullah Abahe Ali Nyadhong duko,Mbak Ayu Sri….dene keng rayi sampun kumawantun caos atur ingkang werni werni ing ndalu puniko….estu Mbak Ayu,keng rayi nyadhong duko….

      06 Juni jam 21:09 melalui seluler · Tidak SukaSuka · 5 orangMemuat…
    • Agung Pambudi Assalamualaikum warohmatullohi wabarokatuh…Hampura-Sun..kulo nuwun sugeng sumanring condro ing madyaning ratri….Diajeng Ayu..nderek lelenggahan nyimak wedarn ing dalu meniko..pangapunten nembe saget ol..salam rahayu sagung dumadi ..ugi salam dumateng sedoyo kadhang kinasih sepuh lan pinisepuh kakaung miwah putri ingkang sampun amiwiti lelenggahan ing paseban dalu meniko..rahayu ingkang sami pinanggih.

      06 Juni jam 21:25 · SukaTidak Suka · 7 orangMemuat…
    • Aiman Yiman Kawulo ugi nderek lelenggahan nyimak wedaranipun bunda
      Hehe..

      06 Juni jam 21:40 melalui seluler · Tidak SukaSuka · 3 orangMemuat…
    • Bunda Lia

      Prabu pr Dewa Bhatara Guru mengumpulkan Dewa Dewa. Kemudian Prabu Bhatara Guru mengadakan rapat. Bhatara guruberkata kepada patih narada bahwa semua ini karena polah para Pandawa. Patih Narada berkata bahwaadalah wajar jika para anak ingin berbakti kepada orang tuanya. Tetapi karena bhatara guru terlaludipengaruhi istrinya durga maka Bhatara Guru memutuskan akan memasukan para Pandawa ke kawah Candradimuka bersama dengan Pandu sekalian jika mereka tak mau menghentikan tapanya.

      Patih Narada menolak dan protes akan keputusan ini. karena protesnya maka bhatara guru menyopot Kedewaan Bhataranarada. bhatara narada disuruh turun ke ngarcapada dan hidup sebagai manusia biasa. bhatara narada punrela melepaskan posisinya dan turun ke dunia. Tapi dalam hati bhatara narada berjanji akan membelapandawa yang dalam posisi yang benar. Sementara itu Bhatara guru mengeluarkan perintah agar Bhataraindra dan Yamadipati segera turun ke Guru setra untuk mengehentikan tapa Pandawa. jika tak mau makasegera dicabut nyawanya dan cemplungkan ke kawah Candra Dimuka. Berangkatlah Bhatara Indra dan Yama Dipati turun ke Ngarcapada dikuntit oleh Bhatara Narada. Sementara itu bhatara guru membuat titahkepada durga untuk memangsa semua anak turun dan mereka yang mempunyai hubungan denganpandawa. Karena dianggap berani melawan dewa. Bhetari durga segera menyuruh anaknya wisrawadewameimimpin pasukan baju barat yg terdiri dari gandarwa, jin, pocong, balung engklek engklek, banaspati,setan untuk turun ke bumi. Dan menghabiskan semua yang ada hubunganya dengan pandawa sebagaihukuman karena berani menentang dewata.Lihat Selengkapnya

      06 Juni jam 21:48 · Tidak SukaSuka · 6 orangMemuat…
    • Bunda Lia

      Berangkatlah pasukan besar baju barat ini ke Ngaracapada. Ditengah alas tampak Sri Prabu Kresna dari Dwarawati sedang murung. Disertai dengan Patih Setyaki. Sri Baginda merasa resah karena Pandawa menghilang tanpa pamit. Bahkan dengan ilmu kaca paesan tak mampu untuk mengetahui dimana pandawa berada. Telah berhari hari Sri Kresna mencari Resi yg bisaditanya dimana para kadang Pandawa. Ternyata tak ada yang mengerti. Maka Sri Baginda Kresna punmemutuskan untuk bertapa di tengah hutan itu. Patih Setyaki diminta menjaga selama Prabu Bhatara Kresna bertapa. Sementara itu Wisrawa Dewa masuk alas yang sama disertai oleh Mbilung dan Togog. Lalu bertemulah dengan Setyaki. Segera Wisrawa dewa menyerang setyaki dengan asumsi bahwa setyaki pendukungpandawa. beberapa gebuk berkali kali prabu wisrawa dewa dijatuhkan. Togog menyampaikan saran agar Wisrawa Dewa segere balik mundur saja sebelum terjadi apa apa karena setyaki sangat kuat dan tak akanmungkin menang.Lihat Selengkapnya

      06 Juni jam 21:49 · Tidak SukaSuka · 6 orangMemuat…
    • Bunda Lia

      Tapi wisrawa dewa ngotot. Maka Setyaki mengeluarkan gada wesi kuningnya dan babak belurlah Wisrawa Dewa. Dengan sisa tenaganya larilah wisrawa dewa diiringi oleh Togog dan Mbilung. Hawa hawa tapa dari Pandawa dan juga darr Sri Baginda Bhatara kresna menimbulkan hawa panas yangsangat. menandakan segera dimulainya goro goro. Bencana terjadi dimana mana. Angin puting beliung. gempa bumi, hujan salah musim. di kayangan bhatara guru mnyiram air cupu manik untuk menenngakanalam. Goro goro hanya reda ketika mendengar nyanyian dan suka cita Cecandaan dari Punakawan. Parapunakawan berkumpul dihutan. Bernyanyi menembang dan berhumor. Mereka mendampingi Srikandi dan Sembadra yang sedang bersedih dan lelaku tirakat masuk hutan mencari jawaban. Karena merekamendapati Pendawa kususnya suami mereka Arjuna hilang tanpa meninggalkan pesan. Di alas merekadimomong ki semar badranaya. Ki Semar selalu menyampaikan agar Sembadra dan Srikandi berbakti kepada suami dan banyak tirakat. Tiba tiba datanglah gandarwa baju barat. Lalu terjadi peperangan Antaragandarwa dan Srikandi. Ribuan Gandarwa baju barat tewas. Punakawan juga berperang dan semakinbanyak Gandarwa yang tewas. Tapi namanya gandarwa baju barat walo mati sehari 7 kali tak jadi masalahkarena begitu ketetesan embun mereka akan hidup lagi.Lihat Selengkapnya

      06 Juni jam 21:51 · Tidak SukaSuka · 7 orangMemuat…
    • Agung Pambudi ketetesan embun urip maneh..hm..

      06 Juni jam 21:57 · SukaTidak Suka · 3 orangGadis Exsprit dan Agung Pambudi menyukai ini.
    • Gadis Exsprit Selamat Malam Mama,,,,,salam kangen selalu,,,I Miss U,,,

      06 Juni jam 22:06 melalui seluler · SukaTidak Suka · 2 orangAbdullah Abahe Ali dan Agung Pambudi menyukai ini.
    • Gadis Exsprit Sugeng ndalu Budhe Srikandi,,,,,sembah sungkem dalem Budhe,,,,Rahayu,,,,

      06 Juni jam 22:07 melalui seluler · SukaTidak Suka · 1 orangMemuat…
    • Gadis Exsprit Selamat mlam Mas Agung,,,,om abdullah,,,,,mas wisang,,,,serta sedoyo kadang kinasih,,,salam sejahtera selalu,,,,Rahayu

      06 Juni jam 22:08 melalui seluler · SukaTidak Suka · 3 orangMemuat…
    • Aiman Yiman Lha meniko namung ketetesan bunda,
      Nopo malih dipun siram,dados menopo hehe..

      06 Juni jam 22:09 melalui seluler · SukaTidak Suka · 1 orangMemuat…
    • Agung Pambudi Sungkem kawulo pun rayi kakang mbok ayu Sri Kandi..rahayu sagung dumadi..

      06 Juni jam 22:10 · SukaTidak Suka · 1 orangMemuat…
    • Agung Pambudi ‎@gadis,,,salam rahayu..met malem…

      06 Juni jam 22:10 · SukaTidak Suka · 2 orangMemuat…
    • Agung Pambudi ‎@kakang mas Wisang Geni kang kinasih..salam rahayu..sugeng ing madyaning ratri..

    • Agung Pambudi ‎@Aiman Yiman salam sejahtera saudaraku…rahayu..

      06 Juni jam 22:12 · SukaTidak Suka · 2 orangMemuat…
    • Agung Pambudi ‎@kakang mas Abdullah Ali kang kinasih..salam takzimku kang mas…rahayu..

      06 Juni jam 22:13 · SukaTidak Suka · 2 orangMemuat…
    • Agung Pambudi ‎@kakang mas Ariyo Hadiwijoyo .salam rahayu..semoga bahagia senantiasa..ya .

      06 Juni jam 22:13 · SukaTidak Suka · 3 orangMemuat…
    • Agung Pambudi ‎@kakang mas Tirta Naya..sugeng ndalu..salam sejahtera..

      06 Juni jam 22:14 · SukaTidak Suka · 2 orangMemuat…
    • Agung Pambudi ‎@Panembahan Ujung Kulon..trims kirimannya..salam rahayu bagja sentosa..

    • Agung Pambudi ‎@mbak Wulandari Muis..salam rahayu.sugeng ndalu.

      06 Juni jam 22:17 · SukaTidak Suka · 3 orangMemuat…
    • Agung Pambudi ‎@kakang mas Zaedin salam takzimku kang mas..rahayu..

      06 Juni jam 22:32 · Tidak SukaSuka · 4 orangMemuat…
    • Misterr Jeans Sang Kinasih Sugeng ndalu Ibunda, Abah Ali, Kang Mas Agung, Gadis, Ibunda Sri Kandi lan sdoyo kdang knasih mugi berkahe GUSTI tansah kparing dmateng kito sdoyo.

      06 Juni jam 23:02 melalui seluler · SukaTidak Suka · 1 orangMemuat…
    • Agung Pambudi Misterr Jeans Sang Kinasih..salam rahayu…kang mas…sedang mencoba menghayati bahasa sunyi..dimalam ini..kang mas..

      06 Juni jam 23:08 · SukaTidak Suka · 1 orangMemuat…
    • Misterr Jeans Sang Kinasih Pd kmana ini Kang Mas Agung kok sepi..

      06 Juni jam 23:10 melalui seluler · Tidak SukaSuka · 3 orangMemuat…
    • Agung Pambudi menghayati bahasa sunyi.kang mas..

      06 Juni jam 23:18 · SukaTidak Suka · 2 orangAgung Pambudi menyukai ini.
    • Wulandari Muis Sugeng ndalu ugi msAgung rahayu rahayu rahayu

      07 Juni jam 0:14 melalui seluler · SukaTidak Suka · 3 orangMemuat…
    • Bunda Lia

      Mereka ketakutan dan berlari menjauh dr rombongan srikandi dan punakawan.
      Laku tirakat di lanjutkan kembali. Di kurusetra turunlah bhatara endra. Disambut oleh para Pandawa. mereka merasa senang karena bhataraada turun ke bumi. pasti ada kabar. Ternyata kabar buruk. mereka disuruh mengahiri tapa mereka. Tetapi Pandawa menolak dan lebih memilih yaitu masuk kawah Candra Dimuka menemani arwah Pandu ayahnya. Maka dibawalah para pandawa dan prabu baladewa ke kayangan oleh bhatara Indra dan Yamadipati. Untuk dicemplungkan ke kawah Candra Dimuka. Gatotkaca dan Antaredja kaget diberitahu patih gagak bongkoljika pepundenya dibawa ke kayangan untuk dimasukan kawah. Mereka segera mencari prabu bhatarakresna untuk meminta ³nasehat´ menghadapi hal ini. Sementara bhatara narada yg menguntit 2 bhatara tdsemnejak di kayangan segera mencari kakang semar badranaya. bhatara ismaya. Tak berapa lama dalamhutan bhatara narada ketemu dengan bhatara ismaya semar badranaya dengan punakawan dan Srikandiserta sembodro. Singat cerita di ceritakanlah semua kejadian oleh bhatara Narada. semar merasa ga terimadan segera pergi ke kayangan. Semar bermaksud masuk ke kawah candra dimuka dahulu agar tak membahayakan para paadawa.Lihat Selengkapnya

      07 Juni jam 4:38 · Tidak SukaSuka · 5 orangMemuat…
    • Bunda Lia

      Karena kawah candradimuka dayanya abyar tak membawa celaka jikabhatara ismaya berada di dalamnya. Sementara itu bhatara narada memberikan cincin kepada sembadradan manjing dalam tangan srikandi. Lalu Srikandi dan sembodro berubah jadi raksesi. Bernama raksesibodro yakso dan kandi yakso.
      Mereka pergi ke kayangan untuk menuntut keadilan. Diiringi olehpunakawan. Di kayangan pandawa nyemplung ke kawah. Mereka tak terluka sedikitpun karena kawahsudah dimasuki oleh bhatara ismaya ki semar. Malah disana ketemulah antara pandawa dengan arwahprabu pandu dan ibu madrim. Maka terjadilah dialog lepas kangen antara ayah dan anak. Mereka begitubahagia mengetahui anak anaknya sangat berbakti. Geger memuncak di kayangan. Dua raksesi mengamuk. Sementara itu gatotkaca dan antaredja ketemudengan sri baginda kresna dan memberitahukan masalah yg terjadi. Bhatara kresna terbang ke khayangansementara 2 satria tadi disuruh menunggu kabar di dunia.
      Di khayangan bhatara guru menyambut kresnadan meminta segera menghadapi 2 raksesi yang mengamuk itu. karena khayangan mengalami banyak kerusakan dan kehancuran.
      Lihat Selengkapnya

      07 Juni jam 4:38 · Tidak SukaSuka · 5 orangMemuat…
    • Bunda Lia

      Para dewa tak ada yang mampu menghadapi amukan raksesi. Kresna maumenghadapi raksesi dengan satu sarat yaitu pandawa dibebaskan dr hukuman. Bhatara guru setuju danbersama kresna segera masuk dlm kawah. Disana mereka bertemu dengan pandawa, ki semar, baladewa,dan arwah pandu. Karena merasa bersalah maka bhatara guru ahirnya melepaskan hukuman pandawa. danpandu diberi anugerah surga. Arjuna disuruh menghadapi 2 raksesi bukanya dengan senjata tapi disuruhngerayu. Arjuna manteg aji asmaragama sambil merayu dan badarlah 2 raksesi kembali jd sembadra dansrikandi. Mereka lalu bersama pulang ke ngarcapada. di ngracapada gatotkaca dan antaredja menghajar sisa sisa baju barat. Durga ngacir lari karena mengetahui semar akan datang. Durga memerintahkan semuabaju barat kembali ke istana durga di sentra Gondo Mayit. Tancep kayon..byuh capek karena merasabahwa pandawa sudah dilepaskan maka kresna mau menghadapi 2 raksesi tadi. Dengan meminta bantuan pada Arjuna.

      SAMPAI JUMPA NANTI MALAM DALAM CERITA “PERTEMUAN AGUNG”Lihat Selengkapnya

      07 Juni jam 4:39 · Tidak SukaSuka · 5 orangMemuat…
    • Agung Pambudi AMIEN ing paripurnaning wedaran…rahayu sagung dumadi

      07 Juni jam 4:40 · Tidak SukaSuka · 5 orangMemuat…
    • Alam Malaqut · Berteman dengan Eko Susanto dan 217 lainnya
      Amien Amien amien…salam ta’dziim yg terdalam kagem Mama ..dan salam kasih dan sejahtera teruntuk sedoyo pinisepah engkang sampun sowan..matur semba nuwun Mama…walaupun yara telat menyimak krn kesibukan namun kandungan makna dari wedaran ini menambah pengetahuan dan wawasan didalam memahami katauhidan yARA …amien…rahayu3x

      07 Juni jam 7:00 · Tidak SukaSuka · 3 orangMemuat…

  • Tulis komentar…
Iklan

About Bunda Lia

Tidak ada hal yang mustahil apapun dapat terjadi karena manusia memiliki kemampuan yang luar biasa. Untuk menjelmakan suatu keinginan menjadi kenyataan. Hidup damai dan rukun sesama masyarakat. Birunya harapan msh menjadi teka teki, bagai musafir disahara berhrp mendptkan air, saat kemarau mengiringi perja lanannya, smua kering, sepi, bisu hny semilir angin panas ikut menyertai.Kau menyambangiku ketika seluruh pintu telah kukunci. Kita bertukar kata di balik tembok tinggi. Tak ada lagi cekrama canda dan cinta bagi bilik hatiku. Tinggal dinding pemahaman yang lebih agung dari rasa. Kita bukan lagi sepasang jiwa yang mendaki didalam dinding bilik hatiku atau putaran takdir. Kau dan aku menjadi kumpulan keterbatasan yang luruh pada ketentuan Maha Cinta. Tak ada lagi sekeping harap yang kita titipkan pada puing senyap. Sebab asa telah membumbung pada manzila yang lebih tinggi dari arasy. Hati tak lagi mengeja bagai tulisan sang pujangga… kemungkinan beriringan mamasuki dinding tembok yang kokoh. Telah kubangun bilik jiwa yang melampaui wingitnya puri pemujaan. Kutisik waktu dengan benang pengharapan yang lebih detail dari semua keinginan….

Posted on September 15, 2011, in Tulisan Bunda Lia. Bookmark the permalink. Tinggalkan komentar.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: