Pertemuan Agung Wedaran Wayang hari ke 6

Pertemuan Agung Wedaran Wayang hari ke 6

oleh Bunda Lia pada 07 Juni 2011 jam 18:59
Pertemuan Agung Wedaran Wayang hari ke 6

Pandawa tidak lagi hidup dalam pengasingan dan persembunyian. Tigabelas tahun telah mereka lewatkandengan penuh penderitaan. Tigabelas tahun yang memberi mereka banyak pengalaman berharga. Merekameninggalkan ibu kota Negeri Matsya dan tinggal di suatu tempat yang bernama Upaplawya, yang masihterletak di wilayah Negeri Matsya. Dari sana mereka mengirim utusan untuk menemui sanak dan kerabatmereka. Dari Dwaraka datang Balarama, Kresna, dan Subadra, istri Arjuna, serta Abimanyu, putramereka. Mereka diiringkan oleh para ksatria keturunan bangsa Yadawa, antara lain Setyaki.
Selain itu,datang pula Raja Kasi dan Raja Saibya, dengan diiringkan oleh panglima masing-masing. Begitu pula Drupada, Raja Pancala, ayah Drupadi.

Ia datang dengan membawa tiga pasukan perang yang masing-masing dipimpin oleh Srikandi, Drestadyumna dan anak-anak Drupadi. Banyak raja dan putra mahkotayang datang ke Upaplawya untuk menyatakan persahabatan dan simpati kepada Pandawa. Dalampertemuan maha besar itu, pernikahan Abimanyu dengan Dewi Uttari dilangsungkan.
Upacara pernikahandilangsungkan di balairung istana Raja Wirata. Kresna duduk di samping Yudhistira dan Wirata,sementara Balarama dan Setyaki duduk dekat Drupada.Di samping upacara pernikahan Abimanyu dan Dewi Uttari, pertemuan agung itu juga merupakanpertemuan para Penasehat Agung untuk merundingkan penyelesaian yang bisa mendamaikan Pandawadan Kurawa. Setelah upacara pernikahan selesai, para Penasehat Agung bersidang di bawah pimpinanKresna.

Semua mata memandang dengan penuh khidmat ketika Kresna bangkit untuk memulaiperundingan.³Saudara-saudara semua pasti tahu´, kata Kresna dengan suara lantang dan berwibawa. ³Yudhistira telahditipu dalam permainan dadu. Yudhistira kalah dan kerajaannya dirampas. Dia, saudara-saudaranya, danDrupadi harus menjalani pembuangan di hutan belantara. Selama tigabelas tahun putra-putra Pandudengan sabar memikul segala penderitaan demi memenuhi sumpah mereka. Dharmaputra tidak menginginkan sesuatu yang tidak patut dituntut. Ia tidak menginginkan apapun, kecuali kebaikan dankedamaian. Ia tidak mendendam meskipun putra-putra Drestarastra telah menipunya dan membuatnyasengsara. Kita belum mengetahui apa keputusan Duryodhana. Kita berharap Duryodhana maumengembalikan separo kerajaan kepada Yudhistira. Menurutku, kita harus mengirimkan utusan yangtegas dan jujur serta mampu mendorong Duryodhana untuk berkemauan baik demi selesainya masalah inisecara damai´.

Setelah Kresna berbicara, Balarama berdiri dan menyampaikan pendapatnya. ³Saudara-saudara, aku setuju dengan pendapat Kresna, karena itu baik bagi kedua pihak, baik Duryodhana maupunDharmaputra. Jika putra-putra Kunti bisa memperoleh kembali kerajaan mereka secara damai, tak adayang lebih baik bagi mereka dan bagi Kurawa. Yudhistira, yang mengetahui resiko bertaruh dalampermainan dadu telah mempertaruhkan kerajaannya. Meskipun tahu tak akan mungkin mengalahkanSakuni yang ahli bermain dadu,  Yudhistira terus bermain. Karena itu, sekarang ia tidak boleh menuntut.Ia hanya boleh meminta kembali apa yang menjadi haknya.Saudara-saudara, aku ingin kalian mengadakan pendekatan dan berdamai dengan Duryodhana.

Dengansegenap kemampuan kita, kita hindari pertentangan dan adu senjata. Peperangan hanya menghasilkankesengsaraan dan penderitaan bagi rakyat. Utusan yang akan kita kirim, hendaknya jangan orang yanghaus perang. Ia harus sanggup berdiri tegak, bagaimanapun sulitnya, untuk mencapai penyelesaian secaradamai´.Setyaki tersinggung setelah mendengar pendapat Balarama. Ia bangkit berdiri dan berkata lantang,³Menurutku pendapatku, Balarama sama sekali tidak bicara sedikitpun tentang keadilan.
Dengankecerdikannya, seseorang bisa memenangkan suatu perkara. Tetapi kecerdikan tidak selalu bisamengubah kejahatan menjadi kebajikan atau ketidakadilan menjadi keadilan. Aku hanya menegaskanbahwa Kurawa memang sengaja berbuat demikian dan telah merencanakan semuanya.  Mereka tahu,Yudhistira tidak ahli bermain dadu. Karena terus dibujuk dan didesak, akhirnya Yudhistira tidak bisamenolak untuk menghadapi Sakuni, si penjudi licik. Akibatnya, ia menyeret saudara-saudaranya ke dalamkehancuran. Kenapa sekarang ia harus menundukkan kepala dan meminta-minta di hadapan Duryodhana? Yudhistira bukan pengemis. Dia tidak perlu meminta-minta. Ia telah memenuhi janjinya. Duabelastahun dalam pengasingan di hutan dan duabelas bulan dalam persembunyian.

Tetapi, Duryodhana dan sekutu-sekutunya tanpa malu dan dengan hina tidak mau menerima kenyataan bahwa Pandawa berhasilmenjalankan sumpah mereka´. Dengan berapi-api, Setyaki melanjutkan, ³Akan aku tundukkan manusia-manusia angkuh itu dalam pertempuran. Mereka harus memilih, minta maaf kepada Yudhistira ataumenemui kemusnahan. Jika tidak bisa dihindari, perang berdasarkan kebenaran tidaklah salah, begitu pulamembunuh musuh yang jahat. Meminta-minta kepada musuh berarti mempermalukan diri sendiri.Duryodhana tidak akan membiarkan pembagian wilayah tanpa peperangan. Jika Duryodhanamenginginkan perang, ia akan memperolehnya. Kita akan sungguh-sungguh mempersiapkan diri ³.Akhirnya Satyaki berhenti bicara karena napasnya tersengal-sengal akibat terlalu bersemangat.Drupada senang mendengar kata-kata Setyaki yang tegas. Ia berdiri dan berkata, ³Setyaki benar.  

Kata-kata lembut tidak akan membuat Duryodhana menyerah pada penyelesaian yang wajar. Mari kita lakukanpersiapan. Kita susun kekuatan untuk menghadapi perang. Jangan buang-buang waktu. Segera kitakumpulkan sahabat-sahabat kita. Kirimkan segera berita kepada Salya, Drestaketu, Jayatsena dan Kekaya.Kita juga harus mengirim utusan yang tepat dan cakap kepada Drestarastra. Kita utus Brahmana, penditaistana Negeri Pancala yang terpercaya, pergi ke Hastinapura untuk menyampaikan maksud kita kepadaDuryodhana.
Dia juga harus menyampaikan pesan kita kepada Bhisma, Drestarastra, Kripa dan Drona´.Setelah semua selesai menyampaikan pendapatnya, Kresna alias Basudewa berkata, ³Saudara-saudara,apa yang dikatakan Drupada sungguh tepat dan sesuai dengan aturan. Baladewa dan aku, punya ikatankasih, persahabatan dan kekeluargaan yang sama terhadap Kurawa maupun Pandawa. Kami datang untuk menghadiri pernikahan Abimanyu dan sidang agung ini.

Sekarang kami mohon diri untuk kembali kenegeri kami. Saudara-saudara adalah raja-raja yang besar dan terhormat. Drestarastra juga menghormatisaudara-saudara sekalian. Drona dan Kripa adalah sahabat sepermainan Drupada di masa kanak-kanak.Pantaslah kita mengutus Brahmana yang kita percaya untuk menjadi utusan kita. Apabila utusan kitagagal dalam usahanya meyakinkan Duryodhana, kita harus siap menghadapi perang yang tak dapatdihindari ³.Sidang agung itu lalu ditutup. Kresna kembali ke Dwaraka bersama kerabat dan pengiringnya. Begitupula Baladewa, kakaknya.

Sepeninggal mereka, Pandawa mulai mengirim utusan-utusan kepada sanak saudara dan sahabat-sahabat mereka. Mereka juga mempersiapkan pasukan perang dengan sebaik-baiknya. Sekembali dari pertemuan agung itu, Raja Drupada memanggil pendita Negeri Pancala danberkata kepadanya, ³Engkau mengetahui jalan pikiran Duryodhana dan sikap Pandawa. Pergilahmenghadap Duryodhana sebagai utusan Pandawa. Kurawa telah menipu Pandawa dengan sepengetahuanayah mereka, Raja Drestarastra yang tidak mau mengindahkan nasehat Resi Widura. Tunjukkan kepadaraja tua yang lemah itu, bahwa ia telah diseret anak-anaknya ke jalan yang salah. Engkau bisa bekerjasama dengan Resi Widura. Mungkin dalam tugasmu engkau akan berbeda pandangan dengan para tetuadi sana, yaitu Bhisma, Drona dan Kripa. Begitu pula dengan para panglima perang mereka. 







Tidak SukaSuka · · Bagikan · Hapus

    • Putrie Ragiel Trisno Njereng kloso neng natar sinambi nyawang semlirete rembulan tgl enom…Malam Bunda sayaaaang…malam semua poro kadang kinasih….Monggooooo…Salam mesam mesem

      07 Juni jam 19:02 · Tidak SukaSuka · 6 orangMemuat…
    • Bunda Lia Jeng Putrie say….

      07 Juni jam 19:03 · Tidak SukaSuka · 7 orangMemuat…
    • Putrie Ragiel Trisno Jaga kesehatan yaa Bunda..Put3 harapkan bunda selalu sehat

      07 Juni jam 19:04 · Tidak SukaSuka · 5 orangMemuat…
    • Triasih Prasetianingtyas Selamat malam Bunda ..tenangkah hatimu hr ini ? Salam kangenku ..maju terus dan jgn surutkan langkahmu ya ..aku tetap menemani hatimu ..salam bahagia adikku ..

      07 Juni jam 19:06 · Tidak SukaSuka · 6 orangMemuat…
    • Ndaru Luckys sugeng dhalu Bunda lia…pripun pawarto penjenengan…..,damai dlm cinta kasih,rahayu…3x

      07 Juni jam 19:07 · Tidak SukaSuka · 5 orangMemuat…
    • Ariyo Hadiwijoyo · 35 teman yang sama
      sugeng ndalu bunda…selamt malam…matur suwun njih…terimakasih…he he he…salam salam…

      07 Juni jam 19:13 · Tidak SukaSuka · 5 orangMemuat…
    • Agung Pambudi Asslamualaikum warohmatullohi wabarokatuh…Hampura-Sun..salam rahayu Diajeng Ayu..kinasihing Hyang Widi..kekasih illahirobbi…mugi tansah pinaringan rahayu ing wekdal meniko..sugeng sumunaring condro diajeng..pun kakang nderek lelenggahan njih..nyimak wedaran ing dalu meniko kanti seksami…

      07 Juni jam 19:16 · Tidak SukaSuka · 7 orangMemuat…
    • Agung Pambudi ‎@Putrie Ragiel Trisno ..salam rahayu..

      07 Juni jam 19:17 · Tidak SukaSuka · 4 orangMemuat…
    • Agung Pambudi ‎@ mbak ayu Triasih Prasetianingtyas ..sugeng ndalu..salam sejahera.

    • Putrie Ragiel Trisno Mas Agung sugeng dalu Mas…maturnuwun salam sejahtera Rahayu.

      07 Juni jam 19:19 · Tidak SukaSuka · 5 orangMemuat…
    • Agung Pambudi ‎@ mas Ndaru Luckys kang kinasih.salam rahayu..damai dihati mas..

       
       

       
       
       
    • Bunda Lia Aminnnn makasih jeng Putrie say… aku selalu kangen padamu… lama tak bercuat-cuat denganmu say… jadi kangen say…

      07 Juni jam 19:21 · Tidak SukaSuka · 7 orangMemuat…
    • Abbur Boedoet Wiludjeng Ndalu Kakangmbok Ayu.. Wigya Angesti ing Hyang Widhi Raywa Sagungging Dumadhi..Kopi Ratjik Rasa Sewu Makna.._/\_…

      07 Juni jam 19:22 · Tidak SukaSuka · 5 orangMemuat…
    • Ndaru Luckys Agung Pambudi :sugeng dhalu mas agung..matursembahnuwun mas,salam damai dlm cinta kasih,rahayu..3x

      07 Juni jam 19:22 · Tidak SukaSuka · 6 orangMemuat…
    • Bunda Lia Mbak yu Triasih salam santunku penuh kasih dan kangen padamu duhai mbak ayu ku….

      07 Juni jam 19:22 · Tidak SukaSuka · 7 orangMemuat…
    • Bunda Lia Mas Ndaru salam kangen njih mas… dongo panjenengan mas kami dalam keadaan sehat mas … begitu juga harapanku semoga mas Ndaru baik2 saja…

      07 Juni jam 19:23 · Tidak SukaSuka · 9 orangMemuat…
    • Bunda Lia Mas Agung malam mas salam kasih… Nuwun

      07 Juni jam 19:23 · Tidak SukaSuka · 7 orangMemuat…
    • Bunda Lia Mas Ariyo salam kasihku selalu mas…

      07 Juni jam 19:24 · Tidak SukaSuka · 7 orangMemuat…
    • Bunda Lia Dimas Abbur Boedoet rahayu dimas… mugi Gusti tansah paring pambagyo njih… Rahayu3x.

      07 Juni jam 19:25 · Tidak SukaSuka · 7 orangMemuat…
    • Kozink Saputra sugeng ndalu bunda…salam horemat kulo…mas agung selamat malam..salam bahagia sllu kng mas…bunda nderek nyimak njeh

      07 Juni jam 19:25 · Tidak SukaSuka · 4 orangMemuat…
    • Bunda Lia Sugeng dalu mas Kozink salam kasih… monggo mas.

      07 Juni jam 19:28 · Tidak SukaSuka · 7 orangMemuat…
    • Golden Diamond Bunda Lia selamat malaam………..saalam sejahtera…………..

      07 Juni jam 19:30 · Tidak SukaSuka · 4 orangMemuat…
    • Agung Pambudi ‎@kakang mas Ariyo Hadiwijoyo salam rahayu kang mas..

      07 Juni jam 19:30 · Tidak SukaSuka · 4 orangMemuat…
    • Agung Pambudi ‎@ kakang mas Kozink Saputra ..sugeng ndalu njih..salam sejahtera.kang mas.

      07 Juni jam 19:31 · Tidak SukaSuka · 5 orangMemuat…
    • Abdullah Abahe Ali Mugo tansah rahayu,Den Ayu….

      07 Juni jam 19:32 · Tidak SukaSuka · 6 orangMemuat…
    • Kozink Saputra bunda matur semabh nuwun bun..@ kng mas agung..matur nuwun njih..kng mas..

      07 Juni jam 19:32 · Tidak SukaSuka · 4 orangMemuat…
    • Kozink Saputra kkakang sepoh kok blm hadir kmn ya knng mas agung?…

      07 Juni jam 19:33 · Tidak SukaSuka · 5 orangMemuat…
    • Golden Diamond Photo-nya baguus bunda ehehe

      07 Juni jam 19:34 · Tidak SukaSuka · 4 orangMemuat…
    • Bunda Lia Kang Dullah matur nuwun yo kang….

      07 Juni jam 19:35 · Tidak SukaSuka · 6 orangMemuat…
    • Abdullah Abahe Ali Iyo Den Ayu….dongodinongo mugo Gusti maringi gampang kabeh urusane awake dewe Den Ayu….amin

      07 Juni jam 19:37 · Tidak SukaSuka · 5 orangMemuat…
    • Abdullah Abahe Ali Rahayu,Kozink….wis entuk bensin durung….?

      07 Juni jam 19:39 · Tidak SukaSuka · 4 orangMemuat…
    • Tirta Naya hadir bunda …sugeng dalu..nderek nyimak njih..

      07 Juni jam 19:40 · Tidak SukaSuka · 3 orangMemuat…
    • Hari Yuswadi selamat malam bunda.

      07 Juni jam 19:40 · Tidak SukaSuka · 4 orangMemuat…
    • Bunda Lia Dimas Tirta Naya selamat malam monggo dimas sareng2…. Nuwun.

      07 Juni jam 19:41 · Tidak SukaSuka · 7 orangMemuat…
    • Bunda Lia Mas Hari sugeng dalu njih mas…. salam kasih.

      07 Juni jam 19:41 · Tidak SukaSuka · 5 orangMemuat…
    • Kozink Saputra kakaNG sepoh..ckp tadi siang aja kng…kecewa karna bensin…hahahaha…besok pagi berusaha lg..antri lagi kng…g pp jalani aja duluh apa ada nya kng..capek gerutu trus..hehhehe..salam…hormatkulo kakang sepoh…

      07 Juni jam 19:42 · Tidak SukaSuka · 4 orangMemuat…
    • Bunda Lia Golek ilmu iku wis dadi kewajibane manungsa….Sinau wiwit cilik kayo wong ngukir ing watu, dadi apa wae sing disinauni gampang dingerteni.
      Nanging menawa sinau sawise dewasa kaya wong ngukir ing banyu,
      Tegese anggone sinau (menawa nrima piwulang) iku angel.
      Mula saka iku wiwit saiki ayo sing sregep sinau…..Lan sinau iku ora ana batese wektu lan umur. Cilik, gedhe, lanang, wadon, enom lan tuwa kudu sinau lan golek ilmu…. Rahayu3x.

      07 Juni jam 19:45 · Tidak SukaSuka · 9 orangMemuat…
    • Abdullah Abahe Ali Bener,Den Ayu….rahayu

      07 Juni jam 19:50 · Tidak SukaSuka · 4 orangMemuat…
    • Kozink Saputra leres bunda…wiwit cilik nganti tekan tuwo kados mekatenn..dan setrus nya..aku juga masih sinau..belajar bu..tah kapan naik kelas nya saya juga g tau..apakh sy ini udh naik kelas ..atau sebalik nya malas turun kelas..dalam belajar./sinau sy ini..walo begitu..ttp berusaha utk tdk ..llh.ber henti sekolah ini..trus ttp semngat…salam .semngat utk saudara2ku yg tlh mengikuti wedaran pd malm ini…

      07 Juni jam 19:51 · Tidak SukaSuka · 5 orangMemuat…
    • Agung Pambudi ‎@salam rahayu kang mas.Panembahan Ujung Kulon…sugeng ing madyaning rartri…

      07 Juni jam 19:52 · Tidak SukaSuka · 5 orangMemuat…
    • Agung Pambudi ‎@ kakang mas Abdullah Ali..salam takzimku kang mas…sugeng ndalu..bahagia selalu

      07 Juni jam 19:53 · Tidak SukaSuka · 6 orangMemuat…
    • Agung Pambudi ‎@ kakng mas..Tirta Naya ..salam sejahtera..bagja sentosa..rahayu.

      07 Juni jam 19:54 · Tidak SukaSuka · 5 orangMemuat…
    • Hady Yuss sanak kadang lan poro sedulur, maturnuwun sanget sedoyo mawon ingkang sami intress n konsent dumateng Wedaran Bunda kang estu estu estu sae lan manfaat….

      07 Juni jam 19:56 · Tidak SukaSuka · 5 orangMemuat…
    • Tirta Naya kang dullah, kang mas agung pambudi sugeng dalu..lan derek sedoyo..nuwun

      07 Juni jam 19:56 · Tidak SukaSuka · 4 orangMemuat…
    • Kozink Saputra klo kita mau..merenungi..semua nya adalh masih belajar..duduk.adalh belajar..berdiri..belajar..jalan kita belajar..dalam marah kita belajar..senang/susah kita belajar..keluar masuk nafas kita adalh belajar..pada dasar nya hdp ini adalh belajar…nuwun sewu njih bunda …nderek..nderek…koment..bunda/nyuwun pangatunten engkang agung menawi lepat pandangan kulo meniko..salam hormat dalem bunda,,,..

    • Pangeran Joyo Kusumo tiada hari tanpa belajar… Lebih2 sejarah/asal usul sesuatu… Membuat kita lebih mengerti n tambah waskito… Salam kasihku tuk smua… Rahayu…3x

      07 Juni jam 20:00 · Tidak SukaSuka · 6 orangMemuat…
    • Hady Yuss hidup tuk belajar hidup masa mendatang….

      07 Juni jam 20:02 · Tidak SukaSuka · 3 orangMemuat…
    • Bunda Lia Kang Pangeran … he he he Rahayu3x

      07 Juni jam 20:03 · Tidak SukaSuka · 7 orangMemuat…
    • Bunda Lia Mas Hady selamat malam mas salam kasih.

      07 Juni jam 20:03 · Tidak SukaSuka · 6 orangMemuat…
    • Agung Pambudi ‎@kakang mas Hady Yuss ..salam sejahtera…

      07 Juni jam 20:04 · Tidak SukaSuka · 4 orangMemuat…
    • Hady Yuss Selamat Malam ugi Mbayu……salam kasih, Rahayu 3X…..

      07 Juni jam 20:04 · Tidak SukaSuka · 2 orangMemuat…
    • Agung Pambudi ‎@ kakang mas Pangeran Joyo Kusumo..salam takzimku kang mas..sugeng ing madyaning ratri ..rahayu..

      07 Juni jam 20:05 · Tidak SukaSuka · 5 orangMemuat…
    • Hady Yuss ‎@Mas Agung : sami sami Mas….mathurnuwun…

      07 Juni jam 20:05 · Tidak SukaSuka · 2 orangMemuat…
    • Bunda Lia

      Aja dumeh mujudake pitutur luhur warisane para leluhur lan pinisepuh kang ngemu teges supaya jalma manungsa utawa titah sewantah anggone nglakoni penguripane ana ing alam donya ora ngendelake aji mumpung. Dumeh, mujudake kahanan kajiwan kang njalari sawijining pawongan nggunakake kesempatan(aji mumpung) kanggo kepentingane dhewe tanpa ngelingi sak padhane urip. Kesempatan kasebut ing ndhuwur bisa maujud drajat, pangkat, bandha donya, panguwasa, ilmu linuwih, kebagusane rupa lan liyane….Lihat Selengkapnya

      07 Juni jam 20:07 · Tidak SukaSuka · 12 orangMemuat…
    • Bunda Lia

      Ing donya Eropa utawa dunia barat uga nduweni sanepan “power tends to corrupt” kang nduweni teges yen kuwasa bisa njalari wong kang nyekel kuwasa kuwi nylewengake kekuwasaane kanggo kepentingane pribadhi lan ngianati marang wong kang ngamanati .
      Wong urip mono kudu tansah eling marang kang nitahake urip ing alam donya, kudu tansah mawas marang sangkan paraning dumadi. Seko ngendi bibit kawite urip, ana ngendi saiki dumunung lan papan ngendi kang tembene bakal dituju. Kahanan kang bisa direngkuh ora kena njalari lali marang kodrate minangka kawulane Gusti. Kanthi mengkono sifat aja dumeh bisa njalari wong tansah eling marang asal-usule, sahengga ora nglali yen apa kang diduweni mung minangka titipan utawa amanate kang gawe urip. Sikep ini bisa nyurung supaya manungsa tansah nyukuri peparingane Gusti, kanthi nggunakake peparingane mau kanggo nyengkuyung kewajibane minangka khalifahe Gusti ing alam donya, kang nduweni kewajiban memayu hayuning bawana….. bener opo ora ??? Yen bener gawenen yen kangomu ra bener yo anggepen iki mung mampir moco… he he he. Aku ora nesu… mung paling muni nek awakmu muni ra bener ki KEBANGETEN…..
      Lihat Selengkapnya

      07 Juni jam 20:11 · Tidak SukaSuka · 11 orangMemuat…
    • Hady Yuss estu leres Mbayu…..Wayang lan Gamelan sak Prangkate,nggih katah makna lan arti buat kita belajar…..nuwun sewu sedoyo….

      07 Juni jam 20:12 · Tidak SukaSuka · 3 orangMemuat…
    • Bunda Lia

      Assalamu’alaikum wR wB baiklah sebelum kita masuk dalam cerita kelanjutan marilah kita mengucapkan Basmallah…. agar wedaran bisa kita selesaikan tidak seperti semalam rasanya kok berat sekali….
      Robbanaghfirlanaa djunuubanaa maa ’alimnaa minhaa, wamaa lam na’ lam …..Ya Allah, Ampunilah dosa-dosa kami baik yang kami ketahui (sengaja) maupun yang tidak kami ketahui (tidak sengaja)… semoga dimalam hari ini kita bercerita masalah wayang tidak akan menambah suatu kesalahan namun cerminan gambaran hidup yang baik. Hanya untuk memapaki atau menyaring baik buruknya saja. Monggo poro kadang kang kinasih kita mulai cerito wayang…. ajaranipun Kanjeng Sunan Kali Jogo….Lihat Selengkapnya

    • Tirta Naya monggo bunda pangapuramu kang agung adimu seng gede karep mung kalah karo karepe rogo iki ..mung bisoe nyimak

    • Kozink Saputra

      mhn ma’af..sekedar usul..kpd bunda..yg mempunyai hak..atas warung ini..usul sy..bagai mn..sekiranya..dalam acara wejangan ini..di beri jadwal jm.sa’at mulai nya bunda memberikan..wedaran..jd agar tdk.terjadi persimpangan di kala bunda sdh memberikn..wejang..dgn gurauan sapa’an dri teman2..misalnya bunda mulai jm 9..jm 6 samapi 8..kita gunakan utk saling berbagi..pengalaman2..yg tentunya..saudara2 telah mengalaminya..dgn tujuan utk membangun mental kita..dan semangat kita dlm hal..kebaikn..sy yakin temn2 semua yg hadir disini pasti mempunyai kisah/pengalamn sehari2 nya..yg munking bisa..memberikan efek positif..dgn teman yg lain..lalu tiba .sa’at nya jm.initinya acara yg perlu kita simak bersama..yaitu..wedran bunda….mohon ma’af ini hanya usul dari dr se orang fakir..salam takzim buat bunda ku tercinta..Lihat Selengkapnya

      07 Juni jam 20:24 · Tidak SukaSuka · 6 orangMemuat…
    • Cipto Turonggo Kawedar slamat mlm bunda,mas agung pb,babeh abdulah,mas kosink,mas hedy yuss,dan jga semua yg sudah pd hadir di wr,songgo buono yg kita cintai,.
      Ikut nyimak bunda,
      memang btul banget bunda nyari ilmu ga ada batasnya,tpi orang sperti sya karena sudah knal uang ama kbnyakan butuh apa yah,jdi kalo blajar kyaknya susah nangkepnya,.?
      Di blang nyesel ya nyesl knapa ga dri dulu blajar..kan ga jdi orang bingung spti skarang .

      07 Juni jam 20:30 · Tidak SukaSuka · 7 orangMemuat…
    • Hady Yuss wa’alaikuum salaam….jadzakumulloh khoiron katsiroo…amin3….YRA.

      07 Juni jam 20:37 · Tidak SukaSuka · 5 orangMemuat…
    • Agung Pambudi ‎@kakang mas Cipto Turonggo Kawedar..salam rahayu.

      07 Juni jam 20:37 · Tidak SukaSuka · 8 orangMemuat…
    • Bunda Lia

      Andai kata itu yang terjadi, maka dibutuhkan waktu lama untuk mempertemukan berbagai pendapat yang berbeda.Dengan demikian, Pandawa mendapat kesempatan baik untuk mempersiapkan diri. Sementara engkauberada di Hastinapura untuk merundingkan perdamaian, persiapan Kurawa akan tertunda. Syukur kalau Pendita bisa kembali dengan penyelesaian yang memuaskan kedua pihak. Tetapi menurutku, Duryodhanatidak dapat diharapkan akan mau menyetujui penyelesaian seperti itu. Namun demikian, mengirim utusanmerupakan suatu keharusan´. Demikianlah, Raja Drupada mengirim Brahmana kepercayaannya keHastinapura untuk menjadi utusan yang mewakili Pandawa dalam mencari penyelesaian secara damaidengan Kurawa.

      Purbodjati Negeri hastinapura yang permai.

      Kekayaan melimpah. Sayang sekali Rajanya Prabu Duryodana tak pernah tenang. Karena menuruti hawa nafsu ingin melenyapkan seteru duri dalam daginya. Yaitu para Pandawa. Siang itu Paseban dibuka dengan hadirnya dan menghadapnya 2 orang Begawan. Yang pertama adalah Begawan Drona dari Pertapan Soka Lima dan Panembahan Wiso Sejati dari Talang Gantungan.Lihat Selengkapnya

      07 Juni jam 20:40 · Tidak SukaSuka · 10 orangMemuat…
    • Bunda Lia

      Bengawan Dronamenceritakan bagaimana keskatian Panembahan Wisno Sejati pada Sang Prabu Joko Pitono. Saat itu di Paseban hadir juga Patih Sengkuni dari Ploso Jenar dan Prabu Baladewa dari Kerajaan Mandura. Prabu Jaka Pitana mengutarakan mengapa keadaan dirinya sering dalam keadaan gelisah selalu. Sang Panembahan menjelaskan bahwa karena sang Baginda selalu memikirkan kekuatiran bahwa para Pandawaakan merebut Dampar Kerajaan.
      Karena itu sang panebahan menawarkan untuk ikut berbakti denganmengupayakan kematian para pandawa. Sang Prabu Jaka Pitana sangat gembira sekali dan menerima usulan dari Sang Panembahan. Sang Panembahan mengatakan bahwa Pandawa itu kekuatanya dari Sribhatara Kresna karena itu untuk memudahkan membunuh Pandawa maka harus dilenyapkan dahulu Sang Bhatara Kresna. Sang Panembahan menanyakan apakah Sang Prabu menyetujui akan usulan dr dirinya. Sang prabu Jaka Pitono memberikan isyarat beliau sangat setuju terhadap usulan Panembahan. bahkanmeberikan suatu harapan bagi panembahan agar bisa membantunya melenyapkan para Pandawa.
      Lihat Selengkapnya

      07 Juni jam 20:49 · Tidak SukaSuka · 10 orangMemuat…
    • Misterr Jeans Sang Kinasih Sugeng ndalu Ibunda, Abah Ali, Kang Mas Agung, Mas Cipto, Mas Kozink, Mas Hady lan sdoyo kdang knasih engkang sami rawoh, mugi kwilujengan tansah amberkahi kito sdoyo, derek nyimak wedaranipun Ibunda..

    • Agung Pambudi ‎@kakang mas Misterr Jeans Sang Kinasih ..salam sejahtera mas..sugeng ndalu semoga bahagia selalu ya.

      07 Juni jam 20:58 · Tidak SukaSuka · 5 orangMemuat…
    • Bunda Lia

      Mas Cipto malam mas selamat datang….
      Tetapi Sang Panembahan kemudian berkata bahwa di dlm Istana Hastina ada mata mata pandawa. yaitu sangprabu baladewa yang dianggap adalah mata mata karena beliau pasti tak akan setuju dengan usulan untuk membunuh Sri Bhatara Kresna. Mendengar itu Sang Prabu Baladewa menahan amarahnya dan berkata,sebaiknya Sang Prabu Joko Pitono berpikir ulang.
      Agar wening pikiranya tidak hanya memusatkan padakeinginan membunuh para pandawa saja. Tetapi usulan itu tidak diperhatikan Sang Prabu Jaka Pitana. Bahkan Resi Drona menyumbari akan membantu penuh teman barunya itu dalam mengupayakan kematian Sri Kresna dan Pendawa.
      Sang Prabu Jaka Pitana menyetujui hal tersebut dan meminta segera dilaksanakanperbuatan tersebut secara nyata. Maka Sang Panembahan memanggil muridnya dari ngeri Talang Gantungan yaitu Prabu Dosokendro. Prabu Doso Kendro datang menghadap dan berkata sanggup untuk menjadi Jago Kurawa dalam membunuh Sri Kresna. Setelah direstui Sang Prabu maka berangkatlah rombongan. Dengan dikawal oleh Patih Sengkuni, Resi Drona dan para Korawa. Setelah rombongan berangkat Prabu Baladewa pamit pulang dengan lasan istrinya sakit. Tetapi Sang Prabu sebenarnya sangat marah dan berniat mencegatrombongan Prabu Doso Kendro.
      Lihat Selengkapnya

      07 Juni jam 21:00 · Tidak SukaSuka · 9 orangMemuat…
    • Bunda Lia

      Paseban dibubarkan.
      Lalu Sang Prabu Joko Pitono masuk ke dalam istana. Berganti baju serba putih dan masuk sanggar pemujaan. Niat minta kepada Dewata agar niatnya berjalanlancar. Disanggar pamujaan gangguan banyak terjadi. Karena niat sang prabu yang jelek dan tak direstuidewa. Kemenyan yg dibakar tak nyala nyala. bahkan cuma menetes mematikan apinya. Kukus kemenyanberwarna hitam dan bolak balik membuat sang prabu bangkis bangkis dan mata merah perih. Marah Sang Prabu Duryodana. Kemenyan ditendang sampe mencelat jauh ke pelataran. Lalu Sang Prabu keluar sanggar pamujaan. Ratu Banowati yang tau suaminya lagi marah menyambutnya dengan senyuman. Dan luluhlah marah Sang Prabu, mereka pun berasmara ria. Tak peduli lagi dengan niatan membunuh Pandawa. Prabu Dasa Kendra diiringi oleh Togog dan Mbilung. mereka jalan didepan mendahuli Begawan Drona dan panembahan Wisno Djati yg berjalan di belakang. Lalu di belakangnya lagi agak jauh patih Sengkuni denganpara kurawa mengawasi. Sementara lagi enaknya berjalan Prabu Dasa Kendra menanyaan pada Togog apa sih kelebihan Prabu Bhatara Kresna itu?.
      Lalu Togog menjelaskan agar Sang Prabu jangan berani melawan Sri Kresna Karena beliau adalah Titisan Wisnu, memiliki senjata Chakra dan bisa Tiwikrama menjadi raksasase besar jagad. Tapi dasar kesombongan memenuhi dada dasa kendra sehingga tak mau mendengar penjelasan dari togog dan memilih terus berjalan akan membunuh Sri Kresna. Belum jauh melangkah jalan dihadang oleh Prabu Baladewa. Yang kemudian menantang Dasakendra.
      Lihat Selengkapnya

      07 Juni jam 21:09 · Tidak SukaSuka · 9 orangMemuat…
    • Bunda Lia

      Boleh membunuh Sri Kresna jika bisa melangkahi bangkai Bala Dewa kata Raja Mandura itu sangat marah. Perkelahian pun terjadi. Prabu Baladewa mengamuk sejadi jadinya.
      Dasa Kendra dihantam dipukul dan diinjak injak. Sampe babak belur klenger. Kemudian mundurlah Dasa Kendra dan bertemu dengan rombongan Resi Drona dan Panembahan Wisno Djati. Sengkuni menyusul dan dengan mengejek dia berkata kepada Resi Drona. Kakang Drona, ini Jagoanmu?masa belom apa apa saja sudah babak belur begini?. Drona sesumbar bahwa itu baru awal.
      Prabu Dasa Kendra mengeluarkan pusaka Kemlandingan Putih.
      Yang dilempar ke arah Prabu Baladewa yang segera mebentuk tali yang mengikat tangan Ratu Mandura. Marahlah Prabu Baladewa meledak ledak suaranya. Sambil mencabut senjata saktinya Neggala.
      Neggala membuat pusaka kemlandingan putih hancur berantakan dan Dasa Kendra jadi bulan bulanan dan hampir saja tewas kalo tidak melarikan diri.
      Oleh panembahan disuruh agar melanjutkan jalan dan jangan ngurusi Baladewa. Resi Drona lalu menggunakan cara licik dengan mencipta agar Dasa Kendra bisa salin rupa sama persis dengan Hyang Kaneka Putra bhatara Narada.
      Lihat Selengkapnya

      07 Juni jam 21:18 · Tidak SukaSuka · 11 orangMemuat…
    • Aring Sukaton Sugeng dalu poro kadang kinasih , Bunda Lia, sampe hari kelima saya hanya mengikuti cerita panjang ini krn ga paham cerita Wayang, tapi banyak makna yg bisa saya petik dari karakter tokoh2 pewayangan disini , minongko nimbo kaweruh dateng poro kadang sedoyo ! Monggo Bunda dipun lanjut !
      Ngaputen !

      07 Juni jam 21:22 · Tidak SukaSuka · 7 orangMemuat…
    • Bunda Lia

      Karena nesehat dr panembahan bahwa Kresna itu tak takut apa apa.
      Dia cumatakut kepada bhetara. Oleh panembahan kaneka putra palsu ini disuruh ke dwarawati dan memintamustika wijaya kesuma. Dengan prediksi kresna tak akan bisa mati jika mustika wijaya kesuma masih adaditangan Sri Kresna. Karena Mustika Wijaya Kesuma dikenal mampu membangunkan orang mati separahapapun lukanya. Maka berangkatlah Narada palsu ke Dwarawati. Sementara itu Drona dirubah oleh Panembahan salin rupa jadi Prabu Kresna. Untuk pergi ke Ngamarta dan meminta layang Kalimasada dari Prabu Puntadewa. Karena nggak mungkin minta paksa dan mengetahui Pandawa cuma patuh pada Kresna Makadrona salin rupa jadi Kresna.
      Cuman Panembahan mengingatkan agar hati hati pada Sadewa.
      Karena Sadewa itu yg paling waspada dan akan mengetahui jika ada yg pake ilmu salin rupa. Juga diperintahkan agar membawa Arjuna dan Werkudro untuk diperdaya dengan sebuah asumsi bahwa benteng Pandawa ya Cuma Bima dan Arjuna yang paling sakti. Maka berangkatlah Sri Kresna palsu ke Ngamarta. Merasa belum aman Panembahan memanggil buto yg tak tampak karena ahli panglimunan, bernama yaksa kala jambe Rupekso. Diperintahkan dengan halimunan selalu mengikuti Resi Drona aka Kresna palsu.
      Lihat Selengkapnya

    • Bunda Lia

      Jika ada yang maumenyusul untuk menggagalkan jalan Sri Kresna palsu ditugaskan pada Buto tersebut untuk menghadapi Sang pengganggu siapapun itu. Maka berangkatlah Sang Raksasa, yang wujudnya tak terlihat. Ibarat kata hanya suara tanpa wujud karena ahlinya dlm halimunan. Baladewa mencari lari kemana musuhnya tiba tiba saja menghilang. Hatinya merasa sangat tak enak. Kemudian segera Baladewa melaju ke Dwarawati. Untuk mengingatkan bahwa bahaya sedang mengancam adiknya Prabu Bhatara Kresna. Kisah berpindah ke Ngamarta. Kerajaan Ngamarta aka Indraprasta mengalami masa suram. Terkena pagebluk karena hawa hilangnya pamomong Pandawa yaitu aki Semar Badranaya. Ibarat kata keadaan morat marit. Banyak penyakit pagi sakit sore mati, sore sakit pagi mati.dan para Pandawa merasa sangat sangat prihatin sekali.
      Di paseban para pandawa tampak murung. Tiba-tiba datanglah Sri Kresna palsu Resi Drona yang langsung masuk sitinggil. Sri Kresna palsu di sambut dengan bahagia. Para Pandawa merasa bahagia karena dengan kehadiran Sri Kresna dianggap akan mampumemberikan jawaban atas apa yang terjadi di Negeri Ngamarta. Sri Kresna menyampekan jangan sedih dan konyol, semar itu wong cilik bodoh dan ga bs apa apa jangan dimulia muliakan katanya. Lalu Sri Kresna meyampekan ada topo yang gede banget penguwasanya.
      Namanya Panembahan Wisno Djati.
      Lihat Selengkapnya

      07 Juni jam 21:49 · Tidak SukaSuka · 11 orangMemuat…
    • Abdullah Abahe Ali Lanjut……

      07 Juni jam 21:49 · Tidak SukaSuka · 5 orangMemuat…
    • Bunda Lia

      Mas Aring selamat malam… kalau menurut mas Aring baik pakai yg jelek buabg saja,,, kalau aku suka belajar dari kejelekan sampai kebaikan…. jadi wong jenenge belajar ki opo wae Ok…. yg jelek2 juga aku pelajari… yg baik2 juga aku pelajari…. apa saja aku mau yg penting yg jelek hanya dibaca asal tau dan kita tidak menjalani….

      Dan menganjurkan Pandawa berguru padanya. Sri Kresna mengatakan bahwa Pandawa mengalami pagebluk karena kurang paham isi layang Kalimasada. Dan Sri Kresna menganjurkan agar layang Kalimasada diberikan padanya dan Arjuna Werkudoro agar ikut untuk diwejang Sang Panembahan. Hal ini disetujui oleh Prabu Puntadewa.
      Maka berangkatlah rombongan Sri Kresna palsu dan layang Kalimasada disertai Harjuna dan Werkudoro. Sadewa merasa curiga dan tau bahwa Sri Kresna bukanlah Sri Kresna asli. Melainkan jelmaan orang lain.Dia berkata kepada Prabu Puntadewa untuk menyusul dan merebut jamus kalimasada. Tetapi dilarang oleh Prabu Puntadewa. Sadewa pun dengan cerdiknya pamit memeriksa pasukan di luar. Prabu mengijinkan sambil tetep merasa agak kuwatir Sadewa akan menyusul Sri Kresna. Tetapi Sadewa menyakinkan Sang Prabu bahwa dirinya cuma akan keluar ke pelataran liat prajurit. Di luar Sadewa mengumpulkan Gatotkaca, Antaredja, Antasena untuk diajak rembugan. Mereka sadar bahwa Sri Kresna yg tadi itu palsu dan hanya jelmaan dan bertekad untuk merebut kembali layang jamus Kalimasada.
      Gatotkaca bagi tugas, di angkasa Gatotkaca akan menyusul. Antaredja liwat tanah dan Antasena mengawasi di belakang rupanya Buto Panglimunan jambe rupekso mengetahui.Lihat Selengkapnya

    • Bunda Lia

      Berniat menghalangi tindakan para Putra Yodipati.
      Buto Gandruwo ini lalu merasuk ke dalam tubuh Antaredja sampe Antaredja kesurupan dan memukul Gatotkaca sampai pingsan. Gatotkaca bangun dan bertanya kenapa kakanya memukulnya. Antaredja yg kesurupan mengatakan bahwa Sadewa sedeng karena berani melawan Sri Kresna.
      Lalu berantemlah keduanya. sampepukulan gatotkaca telak menjatuhkan Antaredja saat itu jin kolo jambe mencelat keluar dr tubuh antaredja.dan antaredja bingung kenapa kok dipukul oleh gatotkaca. datanglah antasena. mereka lalu rembugan apayg sih yg sebenrnya terjadi. mereka lalu waspada. ada yg ga beres disini kata antasena.antasena meminta gatotkaca menggunakan pemberian bhatara guru berupa mustika rumput suketkalanjana. dioleskan ke mata sanggup liat ghoib. tampalah buto gandarwa kolo jambe. pertarungan terjadiantasena dan antaredja menggunakan suket kalanjana juga sehingga bisa ikutan berantem. dlmpertempuran ini raksasanya kewalahan. karena tandang dr ke 3 putra yodipati. gatotkaca menyerang dr atas, antaredja dr dalam tanah dan antasena menendang langsung tubuh raksasa itu sehingga seperti bolasepak. karena kewalahan maka raksasa itu memilih mundur sambil menebar kabut.Kembalilah ke 3 satria yodipati karena ga berhasil mengejar kresna palsu. dan juga ga berasil nangkepgandarwa td. menghadap sadewa, oleh sadewa diminta antasena antaredja menjaga ngamarta sementaragatotkaca diminta terbang di udara. jika ada sorot terang segera turun ke bumi. semoga itu jawaban dr masalah. dan sadewa segera ke dwarawati mengadukan masalah yg terjadi kepada sri baginda bhatarakresna.
      Lihat Selengkapnya

      07 Juni jam 22:13 · Tidak SukaSuka · 12 orangMemuat…
    • Gadis Exsprit Selamat malam mama,,,,,om abdulah,,mas agung,,serta semua yg hadir di sini,,salan sejahtera selalu,,,,

      07 Juni jam 22:21 · Tidak SukaSuka · 7 orangMemuat…
    • Bunda Lia

      Maka berangkatlah sadewa dan gatotkaca dengan tugas masing masing. Keraton Dwarawati, prabusri kresna tampak murung dipaseban bersama patih udawa dan setyaki. Prabu bhatara memikirkan tentangkeadaan pagebluk yg menimpa dwarawati. tiba tiba datanglah baladewa dan sadewa secara bersamaan.maka sang prabu pun menyambut tamu saudara saudaranya ini. prabu baladewa mengingatkan sri bhatarakresna agar waspada. karena ada yang mau membunuh sri bhatara kresna. sedang sadewa menyampaikankabar bahwa sri kresna asli menyuri jimat kalimasada serta membawa arjuna dan werkudoro tanpadiketahui akan dibawa kemana. Geger tiba tiba bhatara narada palsu datang. semua menghaturkansembah. bhatara narada berkata bahwa ada perintah bhatara guru untuk meminta kembang wijayakusuma.tapi karena kecerdikan sri kresna maka sri kresna menolak secara halus. tetapi bhatara narada palsuberkata akan merebut sendiri liwat perang jika kembang wijaya kusuma tak diberikan. sri rkesna erasajanggal dan tau kalo ini bhatara narada palsu. segera memanggil senjata chakra dan dihantamkan ke leher bhatara narada. seketika terbuka kedoknya balik ke wujud asal yaitu prabu dasa kendra yg segera lari keluar sitinggil. yg lain akan mengejar tapi di cegah sri kresna. ini musuhku kalian disini jaga baik baik kerajaan berkata sri Kresna.Lihat Selengkapnya

      07 Juni jam 22:22 · Tidak SukaSuka · 12 orangMemuat…
    • Bunda Lia

      Dan segera sri kresna mengejar dasa kendra.Pertempuran terjadi. anehnya setiap terkena chakra tewaslah prabu dasa kendra terkena tanah hidup lagi,terus begitu ahirnya larilah prabu kresna. pertapaan wukir retawu kedatangan tamu. yaitu pangeranongkowidjoyo aka abimanyu dan punokawan dr kesatrian plongkowati. kedatangan untuk memintabegawan abyasa memberikan pencerahan dimana lurah semar berada. oleh begawan abyasa disuruh carike kaki pegunungan di sebelah timur. maka berangkatlah rombongan dihadang oleh raksasa baju barat.terjadilah perang tanding. dan saat berperang gatotkaca melihat dr angkasa adiknya dikeroyk banyak raksasa. segera turun membantu menumpas para raksasa. segera setelah semua raksasa berlarian makagatotkaca ikut dlm rombongan abimanyu mencari kaki semar badranaya. Cerita beralih ke kayanganondar andir. tempat sang hyang wenang. sang hyang wenang lg ada tamu, ismaya ki semar. kisemar mengadu kenapa kejahatan meraja lela. sang hyangw enang bilang ini ujian untuk pembela kebajikan. laludiberikan trisoro oleh sang hyang wenang kepada ismaya. untuk melawan kejahatan dan hanya bolehdigunakan oleh mereka yang memiliki jika senopati. kembalilah ismaya ke ngarcapada setelahberterimakasih kepada sang hyang wenang. Di kaki gunug ditimur jazad ki semar ditunggu oleh hanoman.datanglah abimanyu gatotkaca dan punokawan. mereka diberi tahu semar sedang menghadap hyangwenang. maka mereka menunggu disisi tubuh semar. masuklah sang hyang ismaya. ki semar segerabangkit sadar. lalu segera meminta rombongan menuju suatu tempat yang telah diketahui untuk menyelamatkan pusaka jimat kalimasada dan arjuna serta werkudoro.Lihat Selengkapnya

      07 Juni jam 22:30 · Tidak SukaSuka · 10 orangMemuat…
    • Bunda Lia

      Sri kresna palsu membawa arjuna dan werkudoro ke sebuah pertapan. ketemu dengan panembahan wisnojati. diberi air untuk membersihkan jiwa. Air yg diracun. karena percaya saja arjuna da bimameminumnya. dan lumpuh lemaslah keduanya. Lalu di bawa ke dalam penjara. Sri kresna palsu dimintakembali ke pandawa untuk mengambil putadewa dan sisa pandawa. sementara jin jambe disuruhmemasukan arjuna dan bima ke penjara. saat itu datang rombongan semar. hanoman dengan seluruhkesaktianya memukul sampe hancur berantakan tubuh dr jin jambe. gandarwa kala jambe tewas seketika.lalu penjara di hantam pusaka trisoro yg diberikan semar kepada gatotkaca.lebur penjara itu, bima danarjuna ditolong keluar.Datanglah prabu kresna asli dikejar oleh dasa kendra. semar meminta hanoman menghadapi dasa kendrasementara kresna diminta merebut jamus kalimasada dari kresna palsu. pertarungan terjadi dan hanomanberhasil mengenali dasa kendra sebagai sukma dosomuka yg lari dr gunung pangukuman argokiloso.setelah berantem seru maka terpeganglah sukma dasamuka dan dikembalikan ke penjara. sri kresna asliterdesak oleh sri kresna palsu. oleh semar gatotkaca diminta menghantamkan senjata trisoro. dan badar srikresna palsu kembali ke wujud drona. drona menyerah dan mengembalikan kembali jamus kalimasada.Lihat Selengkapnya

      07 Juni jam 22:44 · Tidak SukaSuka · 10 orangMemuat…
    • Bunda Lia

      Sementara panembahan wisno jati dihadapi semar. setelah perang tanding badar wujud panembahanmenjadi bhetari durga. bhetari durga meyerah dan mohon diampuni. oleh semar diampuni dan bhetarikembali ke khayangan sentra gondo mayit. semua pasukan baju barat dan penyakit yg menyatroningamarta dan juga dwarawati ditarik. dan keadaan kembali tenang. senjata trisoro itulah purbodjati ygdiberikan sang hyang wenang kepada ismaya untuk melenyapkan ke angkara murkaan.Lihat Selengkapnya

      07 Juni jam 22:45 · Tidak SukaSuka · 13 orangMemuat…
    • Bunda Lia

      Bathara Kamajaya Dadi Pralambang Prayi Kang Sampurna
      Bathara Kamajaya iku putrane Sanghyang Ismaya lan Dewi Sanggani. Dewi Sanggani dhewe ora liyaputrane putri Sanghyang Wenang kang kaping sanga. Bathara Kamajaya iku kondhang duwe pasuryankang bagus banget, dedeg piyadege uga sampurna. Yen ing arcapada ana Arjuna kang dadi pralambangepriya kang sampurna pasuryan lan dedeg piyadege, ing Suralaya ana Bathara Kamajaya. Kayanganesinebut Cakrakembang. Prameswarine asma Dewi Ratih, yaiku putrane putri Bathara Soma.Miturut andharan ing buku Ensiklopedi Wayang Purwa, weton Balai Pustaka, pasangan BatharaKamajaya lan Dewi Ratih kondhang rukune, ora tau cecongkrahan, siji lan sijine padha percayane, siji lansijine padha tresnane, saengga menjila dadi pralambang wong mbangun bale somah kang samesthine. Bathara Kamajaya iku tresna banget marang Arjuna, lan tansah sumadya mbela lan mbiyantu Arjuna. Inglakon Cekel Indralaya, Bathara Kamajaya njaga ajining dhiri Dewi Wara Sumbadra, amarga Arjunakatemben nglakoni tapa brata ing pertapan utawa padhepokan Banjarmelati. Ora anane Arjuna ing sisiheDewi Wara Sumbadra dimumpangatake dening para Kurawa kanggo nggodha Dewi Wara Sumbadrakang dumunung ing Banoncinawi. Ing lakon Partadewa, nalika Pandhawa murca lan Arjuna jumenengnata ing Kaindran, Bathara Kamajaya mbela krajan Amarta saka pangrabasane Kurawa.Bathara Kamajaya lan Dewi Ratih kondhang lan dikenal banget dening sakabehing warga Nuswantara,saengga menjila panemu kang dadi perangane kapercayan yen ana sawijining wanita kang ngandhutjabang bayi sepisanan, diprelokake sarat arupa woh klapa gadhing kang isih enom utawa cengkir gadhingkang banjur kudu digambari Bathara Kamajaya lan Dewi Ratih. Pangajabe, murih anak turun kang bakallair saka guwa garbane wanita mau yen lair priya bisaa bagus banget kayadene Bathara Kamajaya, lanyen lair wanita bisaa sulistya ing rupa kayadene Dewi Kamaratih. Sarat cengkir gadhing digambariBathara Kamajaya lan Dewi Ratih iki kudu disumadiyakake ing adicara tingkeban, yaiku slametan nalikakandhutan umur pitung sasi lan wolung sasi. Pusakane Sanghyang Kamajaya arupa arupa panah kemayancakrakembang, yaiku panah kang wujude kayadene kembang pancawisaya. Ing lakon Cakrakembang,Bathara Kamajaya antuk jejibahan nggugah Bathara Guru kang katemben mbangun tapa. Bathara Gurukudu digugah saka tapane amarga Suralaya katekan wadyabalane raseksa Kala Nilarurdaka kang gawedredah lan rusaking Suralaya.Lihat Selengkapnya

      07 Juni jam 23:07 · Tidak SukaSuka · 10 orangMemuat…
    • Sri Kandi DIAJENG ENGGAL ISTIRAHAT WAE EMAN ROGO UGO PENGGALIHE. RAHAYU.

      07 Juni jam 23:10 · Tidak SukaSuka · 9 orangMemuat…
    • Bunda Lia

      Kanthi sarana panah sekti kemayan kembang pancawisaya, Bathara Kamajaya kasil nggugah BatharaGuru kang gentur tapane iku. Bathara Kamajaya asring mudhun ing arcapada kanggo mbiyantu Arjunalan paring pituduh marang Arjuna yen satriya Pandhawa iku katemben ngadhepi reridhu. Yen katembenmudhun ing arcapada, Bathara Kamajaya tansah malih rupa dadi raseksa alasan kang dikantheni sisihanekang arupa raseksi. Ananging kadhangkala Bathara Kamajaya uga malih rupa dadi macan kumbang. Inglakon Partadewa, nalika Arjuna dadi raja tumrap para widadari ing kayangan Tinjamaya, jejuluk PrabuKiritin, ndadekake praja Amarta ora ana kang mimpin. Jumenenge Arjuna dadi raja ing kayanganTinjamaya nyebabake Puntadewa, Werkudara, Nakula lan Sadewa ninggalaka karaton Amarta kanggongudi dununge Arjuna.Nguningani yen krajan Amarta ora ana sing mimpin, Bathara Kamajaya ora tega, wusanane SanghyangKamajaya mudhun ing arcapada lan jumeneng nata sauntara ing krajan Amarta, jejuluk Prabu Partadewa.Ancase mung pengin njaga nagara Amarta supaya ora dirabasa lan dijeki dening para Kurawa. Sawise Puntadewa, Werkudara, Nakula lan Sadewa kasil nemokake Arjuna lan padha nglumpuk maneh ingAmarta, Bathara Kamajaya masrahake kalenggahan nata ing Amarta marang Prabu Puntadewa. Wandane Bathara Kamajaya iku Kinanti.Lihat Selengkapnya

      07 Juni jam 23:28 · Tidak SukaSuka · 9 orangMemuat…
    • Bunda Lia Sendiko dawuh mbak yu…. nyuwun pangapunten.

      07 Juni jam 23:44 · Tidak SukaSuka · 6 orangMemuat…
    • Agung Pambudi ngadep tabuh 00.00 wib diajeng 5 menit malih..titi wancinipun..MAHENING SUCI..

    • Misterr Jeans Sang Kinasih Ibundaaa…

      07 Juni jam 23:58 · SukaTidak Suka · 4 orangMemuat…
    • Ariyo Hadiwijoyo · 35 teman yang sama
      ibunda…salam sayang sllu njih…dingapunten smalam sinyalipun mboten puron diajak kompromi’e

      08 Juni jam 4:57 · SukaTidak Suka · 3 orangMemuat…
    • Ariyo Hadiwijoyo · 35 teman yang sama
      kakang mas Agung Pambudi@ salam rahayu mnyambut pagi nan cerah…smoga rahayu …selamt pagi hingga sore srta mlm hari

      08 Juni jam 5:01 · SukaTidak Suka · 3 orangMemuat…
    • Agung Pambudi SALAMKU DUHAI PENGHUNI SEMESTA RAYA ..SALAM UNTUKMU PARA KEKASIH ILAHI ROBBI….

      08 Juni jam 5:29 · SukaTidak Suka · 6 orangMemuat…
    • Astina Murdia Sakti Sahdan ASTINA kerajaanya.

      08 Juni jam 8:30 · SukaTidak Suka · 3 orangMemuat…
    • Arie Irfan Hmmm___ Mantab dech___ Salam Kasihku.

      08 Juni jam 11:58 · SukaTidak Suka · 3 orangMemuat…
    • Astina Murdia Sakti Sahdan He he he damailah hidup ini,wesssss neko2

      08 Juni jam 20:06 · SukaTidak Suka · 2 orangMemuat…
    • Bayu Agustianto abimanyu ?

      10 Juni jam 0:15 · SukaTidak Suka

  • Tulis komentar…

About Bunda Lia

Tidak ada hal yang mustahil apapun dapat terjadi karena manusia memiliki kemampuan yang luar biasa. Untuk menjelmakan suatu keinginan menjadi kenyataan. Hidup damai dan rukun sesama masyarakat. Birunya harapan msh menjadi teka teki, bagai musafir disahara berhrp mendptkan air, saat kemarau mengiringi perja lanannya, smua kering, sepi, bisu hny semilir angin panas ikut menyertai.Kau menyambangiku ketika seluruh pintu telah kukunci. Kita bertukar kata di balik tembok tinggi. Tak ada lagi cekrama canda dan cinta bagi bilik hatiku. Tinggal dinding pemahaman yang lebih agung dari rasa. Kita bukan lagi sepasang jiwa yang mendaki didalam dinding bilik hatiku atau putaran takdir. Kau dan aku menjadi kumpulan keterbatasan yang luruh pada ketentuan Maha Cinta. Tak ada lagi sekeping harap yang kita titipkan pada puing senyap. Sebab asa telah membumbung pada manzila yang lebih tinggi dari arasy. Hati tak lagi mengeja bagai tulisan sang pujangga… kemungkinan beriringan mamasuki dinding tembok yang kokoh. Telah kubangun bilik jiwa yang melampaui wingitnya puri pemujaan. Kutisik waktu dengan benang pengharapan yang lebih detail dari semua keinginan….

Posted on September 17, 2011, in Tulisan Bunda Lia. Bookmark the permalink. Tinggalkan komentar.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: