Srikandi Daup CERITA Wayang hari ke 7

Srikandi Daup CERITA Wayang hari ke 7

oleh Bunda Lia pada 08 Juni 2011 jam 18:52
Srikandi Daup      CERITA Wayang hari ke 7 

Negara pancala dipenuhi oleh kadang pandawa. Karena pancala atau cempala mengadakan sayembara. Bahwa Srikandi akan menikah dengan siapa saja yang sanggup membuat atau memperbaiki taman Mowokoco. Saat itu semua dar I Pandawa tahu bahwa Arjuna menginginkan bersanding dengan Srikandi.
Tetapi rupanya hal ini membuat cemburu Larasati istri ke 2 Arjuna. Sebenernya Larasati disuruh oleh Sembadra istri pertama Arjuna untuk menguji Srikandi dalam olah Kaprigelan. Ternyata kemampuan Srikandi dan Larasati sama dan sebanding. Karena tidak menginginkan geger berlanjut maka dibuatlah sayembara tersebut.
Rupanya sayembara ini membuat kerajaan Ceti mengirimkan dutanya. Duta tersebut berwujud raksasa datang ke paseban Agung dan menyatakan ingin melamar Srikandi. Belum memutuskan Raja Drupada Raja Agung Cempala, sudah ditengahi oleh Drestajumna saudara Srikandi. Drestajumna menantang kepada duta tersebut agar balik ke cethi dan mengurungkan niatnya. Lalu terjadilah saling aduemosi yang berahir tantang menantang.

Raksasa keluar diiringi Drestajumna. Rupanya Prabu Drupada merasa sangat kuatir dan meminta Gatotkaca, Setyaki dan Antaredja yg hadir untuk mendampingi Drestajumna. Perang terjadi dan Drestajumna berhasil sementara waktu menang. Lalu dilanjutkan perang dengan Setyaki, Gatotkaca dan Antaredja. Duta itu walo berkali kali kalah tetep memaksa maju. Sampai ahirnya dengan nasehat dari  Togog sang Duta memilih pulang. Karena serangan gabungan dari Gatotkaca di udara dan Antaredja di bumi membuat bingung sang duta. Kembalilah Duta Raksasa tersebut kenegeri Cethi.

Alkisah dinegeri Cethi baginda Raja Supala sedang muram. Karena adiknya Supali menginginkan menikah dengan Srikandi. Sedangkan baginda Supala sangat membenci Kresna. Dia tau Cempala sangat dekat dengan Pandawa, dan Pandawa itu dekat dengan Sri Kresna. Kembali Baginda Supala memberikan nasehat agar Supali mengurungkan niat menikah dengan Srikandi. Datanglah sang duta menyatakan lamaran ditolak bahkan dia dikerubut oleh 3 satria Pandawa. Karena merasa emosi kembali Prabu Supala berkata agar Supali mengurungkan niatnya. Supali tiba tiba menjadi nekad.

Dan berkata akan merebut Srikandi dengan cara mencurinya dari kerajaan Cempala. Lalu Supali segera melesat meninggalkan paseban. Supala geleng-geleng kepala. Dia mengutus patihnya dan pasukanya untuk menyusul ke Cempala. Dan melihat serta mendengar kabar disana.
Kalau sampe ada berita kemalingan dan malingnya nggak ketemu, berarti Supali selamat. Tetapi kalo ada berita kemalingan dan malingnya ditangkap.

Maka intruksi Supala jelas. Patih harus berperang menyelamatkan Supali.
Di tengah alas arjuna sedang bertirakat dibarengi oleh Punakawan.
Arjuna menjelaskan ke ki Semar kalau dirinya merasa bingung bagaimana cara membangun taman Murwo Koco tersebut. Karenanya Arjuna menggelar laku prihatin dengan masuk alas dan bertirakat minta petunjuk Dewata.
Punakawan menghibur dengan gending dan juga guyonan guyonan. Lalu tiba tiba saja datanglah raksasa. Raksasa ini sebagian pasukan dari patih negera Cethi. terjadi pertarungan seru dan sebagian pasukan raksasa tumpas.
Yang lain lari kocar kacir.

Sementara itu turunlah Betara Kamajaya.
Beliau memberi hormat kepada Semar ayahnya dan memeberikan air kehidupan dalam Cupu kepada Arjuna. Kasiatnya bisa menghidupkan kembali apapun yg musnah. disuruhnya untuk menyiramkan di taman Mowo Koco pada hari Anggara Kasih pas Bulan Purnama. dan setelah itu Betara Kamajaya balik. Sementara Arjuna dan Punakawan bergegas ke Cempala. Karena waktu yg ditentukan sudah dekat. Sementara itu para para Pandawa menuju ke Hastina. Karena mereka akan minta bantuan Danyang Drona. Karena dlm perkiraan mereka hanya Danyang Drona yang akan bisa membantu.

Kasak kusuk terjadi ketika Prabu Duryodana menerima Sri Kresna dan Pandawa. Mereka merencanakan sebuah siasat licik. Dan menerima permintaan Pandawa tadi. Lalu bersama Prabu Baladewa Kurawa bergegas menuju Cempala. Sementara Danyang Drona kebingungan karena nggak ngerti sebenernya bagaimana menghidupkan kembali taman Murwo Koco itu. Arjuna sampe di cempala langsung ke kaputren dan ketemu dengan srikandi bermadu kasih. Lalu arjuna ketaman dan menaburkan air kehidupan. Sehingga taman bener bener indah luar biasa.

Sementara itu kurawasampe di cempala.
 Lalu beristirahat. tanpa dinyana ketika tidur karena kecapekan supali berhasilmengambil senjata Neggala prabu baladewa. Tak berapa lama gegerlah cempala dan Drestajumnamengambil keputusan siapa saja yang memiliki senjata nenggala akan dijatuhi hukuman mati. Sementaraitu Supali berhasil menyusup masuk ke taman hendak nyolong srikandi. Ketemulah dia dengan arjuna. Arjuna melihat senjata neggala berhati hati. Dan mengatakan kepada supali bahwa dia cuma seorang jurutaman. Lalu Arjuna meminta senjata di tangan supali. diserahkan karena supali tak mengerti kehebatannenggala. Lalu oleh arjuna ditusukan ke dada supali. Dan tewaslah Supali. Oleh Arjuna mayat supali diterbangkan dengan sepi angin ke negara asalnya.







Tidak SukaSuka · · Bagikan · Hapus

    • Pangeran Joyo Kusumo Rahayu sugeng rahayu… Salam kasih damai rahayu…
      08 Juni jam 19:11 · Tidak SukaSuka · 5 orangMemuat…
    • Awan Baraya Galuh Putra selamat malam mbak,senang dan bahagia bisa ketemu lagi dengan semua yg ada di sini dalam berkah dan rahmat yg maha kuasa..
      08 Juni jam 19:14 · Tidak SukaSuka · 5 orangMemuat…
    • Agung Pambudi Assalamualaikum warohmatullohi wabarokatuh.hampurasun Diajeng Ayu sugeng sumunaring condro ing wayah ratri Rahayu Sagung Dumadi ,nderek lelenggahan Diajeng Ayu nyemak njih wedaran ing dalu meniko ngantos paripurno
      08 Juni jam 19:17 · Tidak SukaSuka · 9 orangMemuat…
    • Cahyo Hatta Mangayubagyo dauping temanten Srikandi-Arjuno.. mugi tansah pinaringan berkah..
      08 Juni jam 19:29 · Tidak SukaSuka · 5 orangMemuat…
       
       

       
       
       
    • Bunda Lia Kang Pangeran matur nuwun Rahayu3x…
      08 Juni jam 19:29 · Tidak SukaSuka · 9 orangMemuat…
    • Bunda Lia Mas Awan selamat malam ….. Aminnnn….makasih mas…. salam kasih.
      08 Juni jam 19:30 · Tidak SukaSuka · 10 orangMemuat…
    • Bunda Lia Wa’alaikum salam…. selamat malam… matur sanget nuwun njih mas.
      08 Juni jam 19:38 · Tidak SukaSuka · 10 orangMemuat…
    • Bunda Lia Mas Cahyo …. sugeng dalu mas…
      08 Juni jam 19:39 · Tidak SukaSuka · 10 orangMemuat…
    • Wisang Geni sugeng ndalu bunda lia…. mugi srikandi ugi arjono sageto sarimbit ugi pikantuk berkah ugi barokahipun gusti kang moho wikan. matur nuwun bunda…. itu merupakan cerita kesukaan dan favorit…. nderek nyimak… salam rahayu ugi salam bekti soho hormat kulo kepareng bunda…. rahayu… rahayu…rahayu…
      08 Juni jam 19:44 · Tidak SukaSuka · 8 orangMemuat…
    • Golden Diamond Selamat malaam bunda
      08 Juni jam 19:46 · Tidak SukaSuka · 6 orangMemuat…
    • Petruk Tralala Slmt mlm bunda…nderek nymak njih…
      08 Juni jam 19:58 · Tidak SukaSuka · 7 orangMemuat…
    • Hady Yuss Sugeng nDalu….Mbayu lan sedoyo sanak kadang sedulurku sing tak tresnani….kulo ugi nderek nyimak, mathur mbahnuwun…
      08 Juni jam 20:03 · Tidak SukaSuka · 5 orangMemuat…
    • Arie Irfan Mantab banget neh___ Selamat malam___ Salam Kasihku.
      08 Juni jam 20:04 · Tidak SukaSuka · 7 orangMemuat…
    • Wulandari Muis Sugeng ndalu mb salam kangen selalu
      08 Juni jam 20:04 · Tidak SukaSuka · 7 orangMemuat…
    • Arie Irfan Selamat malam Mas Agung, Mas Wisang, Mas Petruk, Mba Wulan serta untuk semua yg hadir disini___ Rahayu, salam sejahtera semoga Tuhan memberkahi___ Salam Kasih & Hormatku.
      08 Juni jam 20:08 · Tidak SukaSuka · 6 orangMemuat…
    • Bunda Lia Aminnn mas Wisang matur sanget nuwun rawuhipun … sugeng dalu sugeng pepanggihan malih njih…. salam penuh kasih.
      08 Juni jam 20:23 · Tidak SukaSuka · 6 orangMemuat…
    • Bunda Lia Resi kecilku say… Budha memberkatimu.
      08 Juni jam 20:24 · Tidak SukaSuka · 7 orangMemuat…
    • Astina Murdia Sakti Sahdan ow ow ow bunda lia piye kabare makin apik dan ayu
      08 Juni jam 20:24 · Tidak SukaSuka · 5 orangMemuat…
    • Bunda Lia Matur sanget nuwun kang Petruk sugeng dalu…
      08 Juni jam 20:24 · Tidak SukaSuka · 8 orangMemuat…
    • Bunda Lia Mbak Wulan malam mbak… kang Dullah neng ngendi ???
      08 Juni jam 20:25 · Tidak SukaSuka · 8 orangMemuat…
    • Bunda Lia Mas Arie Irfan malam mas salam kasih kembali njih mas…
      08 Juni jam 20:25 · Tidak SukaSuka · 8 orangMemuat…
    • Bunda Lia Bunda Astina Murdia S.S semakin ceria saja … salam kangen penuh kasih dariku…..
      08 Juni jam 20:26 · Tidak SukaSuka · 8 orangMemuat…
    • Jr Arief Assalamualaikum wr wb…salam kasih slalu kagem Bunda Lia lan sederek sedanten ing dalem Rahmatipun Gusti Alloh swt…kulonuwun nderek nyimak….
      08 Juni jam 20:26 · Tidak SukaSuka · 5 orangMemuat…
    • Bunda Lia Mbak Wulan kang Dullah suruh nunggu warung sebentar ini rombongan mas Guruh dah pada datang aku ijin sesaat dulu mbak…
      08 Juni jam 20:27 · Tidak SukaSuka · 8 orangMemuat…
    • Astina Murdia Sakti Sahdan Makasih juga,saya mau ikuti bunda Lia,bahasannya tak bisa abis wong Medan ndak iso bhs jowo,maaf ya tapi say sayang bunda lia
      08 Juni jam 20:28 · Tidak SukaSuka · 7 orangMemuat…
    • Bunda Lia Wa’alaikum salam Mas Jr Arief …Aminnnn makasih njih mas… wah kebeneran mas titip warung sesaat mas….
      08 Juni jam 20:28 · Tidak SukaSuka · 9 orangMemuat…
    • Bunda Lia Akubun sayang buangetttttt sama dirimu….bunda Astina Murdia Sakti Sahdan yang ayu… salam kasih penuhhhhhh kangennnnnnn….
      08 Juni jam 20:29 · Tidak SukaSuka · 8 orangMemuat…
    • Bunda Lia Mas Hady Yuss malam mas senang jumpa lagi njih mas… salam kasih.
      08 Juni jam 20:30 · Tidak SukaSuka · 8 orangMemuat…
    • Bunda Lia Mas Wisang nggak apa2 kok …. saya minta maaf tadi ndak bilang karena juga baru sampai ….tamune he he he….
      08 Juni jam 20:32 · Tidak SukaSuka · 10 orangMemuat…
    • Hady Yuss sami sami, mathurnuwun sanget Mbayu….saged nderek lan nyimak,,,mathurnuwun sedoyo ingkang rawuh sakpuniko…
      08 Juni jam 20:33 · Tidak SukaSuka · 5 orangMemuat…
    • Astina Murdia Sakti Sahdan yOI YOI MATURNUWUN HE HE HE
      08 Juni jam 20:35 · Tidak SukaSuka · 6 orangMemuat…
    • Wulandari Muis Sendiko dawuh mb…!!!
      08 Juni jam 20:36 · Tidak SukaSuka · 6 orangMemuat…
    • Jr Arief ‎@Gus agung: Assalamualaikum wr wb… 🙂
      08 Juni jam 20:39 · Tidak SukaSuka · 6 orangMemuat…
    • Agung Pambudi ‎@salam sejahtera damai dihati ..kagem sedoyo poro kadhang kinasih kekasihing hyang widi …kekasih illahirobbi ..sugeng sumunaring condro ing wayah rattri..mugi seddoyo sami pinaringan rahayu wilujeng tinebihno ing nir sambikolo..tansah joyo ing boyo..rahayu saklaminyo…amien..
      08 Juni jam 20:57 · Tidak SukaSuka · 8 orangMemuat…
    • Ariyo Hadiwijoyo · 35 teman yang sama
      sugeng ndalu bunda…selamat malam…matur suwun njih.,nderek nyimak…mugi ndadosaken manfaat…salaaaaam.
      08 Juni jam 20:58 · Tidak SukaSuka · 5 orangMemuat…
    • Hari Yuswadi sugeng ndalu bunda pangapunten.randat anggen kulo marak sowan.sugeng ndalu poro kadang ingkang sampun lenggah wonten pisowanan.
      08 Juni jam 21:00 · Tidak SukaSuka · 7 orangMemuat…
    • Hari Yuswadi mas Agung Pambudi.sugeng ndalu mas?
      08 Juni jam 21:02 · Tidak SukaSuka · 4 orangMemuat…
    • Misterr Jeans Sang Kinasih Sugeng ndalu Ibundaq, Abah Ali, Mas Agung, Mbak Wulan, Mas Jr, Mas Hady, Mas Hari lan kgem sdoyo kdang knasih engkang smpun sami rwoh, mugi kwelasaning GUSTI tansah kparing dmateng kito sdoyo..
      08 Juni jam 21:07 · Tidak SukaSuka · 9 orangMemuat…
    • Bunda Lia Kang PETRUK he he he langsung saja…. ya kang…. nyuwun sewu namanya sama kang bukan berarti aku menyinggung namamu he he he

      Datanglah tergopoh gopoh petruk. Dia berkata bahwa ada woro – woro siapa memegang nenggala akan dijatuhi hukuman mati. arjuna tertuduh karena memegangsenjata neggala. Maka bingunglah arjuna. Kebetulan di sekitar situ datanglah werkudoro dan punta dewa. Lalu petruk mengajak arjuna ketemu 2 kakaknya tersebut. Arjuna menceritakan apa yang terjadi pada 2kakanya. puntadewa tak bisa ambil keputusan. ahirnya werkudoro mengambil nenggala dan menusukan ke dada Arjuna.

      Tewaslah Arjuna. Petruk protes kenapa Arjuna dibunuh. Werkudoro cuma bilang agar petruk nantinya menurut saja kalo disuruh jadi saksi. Lalu kentongan tanda bahaya di tabuh.Datanglah raja cempala prabu drupada, drestajumna, sri baginda kresna, sri baginda baladewa, merekadatang ke tempat kentongan ditabuh. lalu mereka bertanya ada apa, dan kenapa arjuna bisa terbunuh.werkudoro bilang tadi ada suara gedebuk, lalu pas dilihat ternyata arjuna sudah mati. maka disepakatimelihat senjatanya.

      08 Juni jam 21:09 · Tidak SukaSuka · 13 orangMemuat…
    • Aiman Yiman Sugeg dalu,salam rahayu dumateng sedoyo kemawon ingkang sampun rumiyin lenggahan wonten pendapanipun bunda meniko.
      Disambi ngopi njiih.
      Hehe..
      08 Juni jam 21:15 · Tidak SukaSuka · 6 orangMemuat…
    • Wisang Geni njih bunda…. nyuwun pangapunten bilih wonten tindak tanduk ugi solah bowo ingkang ndamel mboten sekeco wonten penggalih ugi manah….. kintu salam kagem kang mas… ngaturaken salam taklim ugi salam hormat….. matur nuwun… monggo kalajengaken…… rahayu…..
      08 Juni jam 21:16 · Tidak SukaSuka · 8 orangMemuat…
    • Bunda Lia Dari senjatanya nanti bisa diketahui siapa pembunuhnya. ketika dilihat senjatanyanenggala, maka werkudoro berpura pura menuduh baladewa membunuh arjuna. baladewa ketakutan danbilang dia baru aja kecurian. Akhirnya drpada ribut maka sri kresna diminta menghidupkan arjuna untuk ditanyain ada apa sebenernya. sebelum dihidupkan werkudoro minta peraturan kalo kedpatan nenggalaakan dihukum mati supaya dicabut. prabu drupada sedia mencabut putusan drestajumna dan sekaligusmenegur drestajumna agar tidak sembarang mengeluarkan keputusan. dengan kembang wijaya kesumakresna menghidupkan arjuna. arjuna menceritakan kejadianya. arjuna ga jd dihukum mati. tetapi dimintamembuktikan keberadaan mayat supali. arjuna segera berangkat ke negeri cethi. Nah disana mayat supaliditerbangkan ajian mendarat di negeri cethi. supala sangat marah dan berniat menyerbu cempala. laludipapak oleh arjuna terjadi perkelahian dan supala bisa dibekuk.
      08 Juni jam 21:19 · Tidak SukaSuka · 11 orangMemuat…
    • Wisang Geni ulasan dan pembahasan yg sangat menarik…. bunda….
      banyak nilai2 budi pekerti…. yg dimana KEBENARAN selalu bisa membuktikan….. semoga ulasan yg bunda sampaikan dapat saya jadikan tambahan wawasan dan wacana khususnya saya pribadi… nderek nyimak njih bunda….
      08 Juni jam 21:27 · Tidak SukaSuka · 9 orangMemuat…
    • Bunda Lia Lalu dibawa ke cempala…. disana Cempala mengakui suplai adiknya yg mau menyolong Dewi Srikandi. Didepan Prabu Drupada dan Arjuna Supala memaki maki Kresna. Kresna tak menjawab dan meminta kepada Prabu Drupada Supala dibebaskan. Ketika ditanya kenapa Prabu Kresna tak menjawab ketika dimaki maki maka Prabu Kresna menjawab selama Supala tak menghinaku di depan 100 orang tak akan kubunuh. karena supala masih saudaradenganku. Supala dilepas dan wadya balanya kembali ke Negeri Cethi (supala dichakra kepalanya oleh srikresna di lakon rajasuya karena menghina kresna didepan 100 orang). Srikandi pun ahirnya didaupkandengan arjuna. Pernikahan dilakukan di cempala. Sementra romobongan hastina kembali tanpa pamitkarena malu. Karena danyang drona rupanya karena malu diam diam tanpa pamit kembali ke Soka Lima. Dia merasa ga mampu membangun taman morwa kaca. dan karena Arjuna yang berhasil membangun,maka arjuna dinikahkan dengan Srikandi.
      08 Juni jam 21:38 · Tidak SukaSuka · 13 orangMemuat…
    • Subagyo Ucok Sluman slumun Selamet BU DHE LIA ,AQ Paksi Dimas.putrane p.Bagyo madiun.
      08 Juni jam 21:45 · Tidak SukaSuka · 10 orangMemuat…
    • Bunda Lia Bathara Narada Patih ing Suralaya
      Sang Hyang Narada utawa Bathara Narada iku putrane Sang Hyang Caturkanwaka lan Dewi Laksmi.Karana iku Narada uga sinebut Hyang Kanwakaputra utawa Sang Hyang Kanekaputra. Miturut andharaning buku Ensiklopedi Wayang Purwa weton Balai Pustaka, ing jagad pedhalangan Bathara Narada asalesaka Kayangan Siddi Udhaludhal. Dheweke duwe sedulur telu yaiku Sang Hyang Pritanjala, DewiTiksnawati lan Sang Hyang Caturwarna. Bathara Narada duwe sisihan aran Dewi Wiyodi. Ing Palakramane kalawan Dewi Wiyodi iku, Narada peputra Dewi Kanekawati kang sabanjure kapasrahake marang Resi Seta putrane Prabu Matswapati, raja ing nagara Wirata. Saliyane Dewi Kanekawati, Naradauga peputra Bathara Malangdewa. Bathara Narada iku disuyudi dening sapa wae kang srawung kalawan dheweke. Iku amarga Narada ikuwatake grapyak semanak. Narada uga kondhang alim, pinter ing maneka warna ilmu, jujur, atine resik,pikirane lantip, seneng gegojegan, prigel olah kaprajuritan ananging uga temen-temen mandhita saenggaantuk jejuluk Resi.
      08 Juni jam 21:47 · Tidak SukaSuka · 13 orangMemuat…
    • Wisang Geni nderek nyimak njih bunda….. memang perjuangan yg luar biasa.. dan pantaslah untuk sarimbit… arujana dan srikandi…
      serta banyak nilai2 yg kita dapat…. estu bunda…. sae sanget menopo ingkang dados ulasan wonten nginggil…. rahayu….
      08 Juni jam 21:48 · Tidak SukaSuka · 9 orangMemuat…
    • Bunda Lia Saliyane iku praupane Narada uga bagus. Ing sawijining wektu nalika Narada mbanguntapa ing sandhuwure banyu samodra, tangane nggegem sawijining cupu aran Linggamanik. Nalika ikuNarada mertapa kanthi pangajab antuk kasekten lan kawibawan kang luwih. Patrape Narada ikukaweruhan dening Sang Hyang Manikmaya kang sabanjure tumeka ing papan mertapane Narada. Sawisesapatemon, kalorone banjur andon wasis maneka ilmu, ananging Sanghyang Manikmaya ora bisangasorake. Kalorone banjur prang tandhing adu kekuwatan lan kasekten.Wusanane Sanghyang Kanekaputra bisa diasorake dening Manikmaya kanthi sarana aji Kemayamsaengga Kanekaputra malih rupa dadi cendhek awake lan ala praupane Wiwit kedadeyan iku Sang Hyang
      Kanekaputra antuk sesebutan Narada. Sabanjure sinengkakake minangka tuwangga utawa patih ing Suralaya.
      08 Juni jam 21:55 · Tidak SukaSuka · 12 orangMemuat…
    • Bunda Lia Kabeh Dewa lan Dewaputra suyud lan manut marang Narada karana kalantipan lan kapinterane.Malah Sang Hyang Manikmaya dhewe tansah antuk pituduh lan pamrayoga saka Narada. Tanpa Naradaing Suralaya, Ngarcapada bakal tansah kisruh. Kacihna akeh prekara kanggo ngatur Tribuwana lan racakeuga angel ngudhari maneka prekara iku, Bathara Narada tansah seneng atine ngadhepi maneka prekaraiku lan tansah kasil antuk dalan kanggo ngrampungi. Narada tansah bisa ngrampungi maneka prekarakanthi pratitis. Dening Batara Guru, Narada asring sinebut ´kakang´. Mula bukane nalika andon wasismaneka rupa ngelmu, Bathara Guru tansah kalah saengga nuwuhake rasa nesu marang Narada lan banjur nyepatani Narada.Ananging karana Narada duwe ngelmu kang luwih dhuwur, dheweke banjur sinengkakake minangkatuwangga utawa patih ing Suralaya lan dianggep luwih tuwa. Wiwit iku Sang Hyang Manikmaya utawaBathara Guru tansah nyeluk Narada kanthi sesebutan ´Kakang Narada´. Ing crita liyane, nalika BatharaNarada sapatemon kalawan Bathara Guru, Narada diece dening Bathara Guru kanthi ukara yen BatharaNarada iku tangane papat. Nalika mertapa ing sandhuwure banyu samodra iku, Narada nganggo klambiananging tangane sing loro ora dilebokake ing lengene klambi, saengga katon kaya-laya tangane papat.Saka pangecene Bathara Guru marang Narada iku malah Bathara Guru dhewe kang kena sepata, saenggatangane dadi papat.
      08 Juni jam 22:03 · Tidak SukaSuka · 11 orangMemuat…
    • Gadis Exsprit Selamat Malam Mama,,,salam kangenku selalu, ,I LOVE U,,,
      08 Juni jam 22:04 · Tidak SukaSuka · 6 orangMemuat…
    • Gadis Exsprit Sugeng Ndalu om abdullah,,,mas wisang,,,,,mas agung,,,mas petruk,,lan sedoyo kadang kinasih,,,,salam sejahtera selalu,,,
      08 Juni jam 22:06 · Tidak SukaSuka · 8 orangMemuat…
    • Ariyo Hadiwijoyo · 35 teman yang sama
      lanjut bunda.,sinambi leyeh2 nambah kopine
      08 Juni jam 22:07 · Tidak SukaSuka · 7 orangMemuat…
    • Abdul Lathif ‎.
      Asslaamu’alaikum……
      @MBakyu Lia : Kulo bocah ilang…. saknipi sampun bali ……..
      @Halo Poro Konco : Semoga selamat sejahtera kabeh kabul sedoyo maksud sejane………
      08 Juni jam 22:08 · Tidak SukaSuka · 8 orangMemuat…
    • Gadis Exsprit Om lathif,@ selamat malam om,,,gmn kbarnya,,smoga selalu Rahayu ya om,,,
      08 Juni jam 22:12 · Tidak SukaSuka · 6 orangMemuat…
    • Abdul Lathif ‎.
      @Gadis : Alhamdulillah….. Aku diserbu pekerjaan (tugas), tapi berka doamu dan para sedulur semua (terkhusus) Bunda Lia…… Semua bisa dikerjakan dengan baik, walaupun masih banyak yang perlu diselesaikan…….
      08 Juni jam 22:15 · Tidak SukaSuka · 6 orangMemuat…
    • Gadis Exsprit Alkamdulilah klu begitu om,,,,
      08 Juni jam 22:16 · Tidak SukaSuka · 5 orangMemuat…
    • Bunda Lia Wahyu Cakraningrat
      Siapa yang tidak tergiur mendapatkan wahyu atau berkat khusus untuk bisa menjadi raja bagi seluruhumat manusia di bumi? Banyak orang mungkin akan berlomba-lomba mencari dan merebut berkat itu.Tetapi, sayangnya berkat atau wahyu tidak bisa diperoleh sembarangan. Hanya orang tertentu yangmampu mendapatkan wahyu itu. Biasanya, Tuhan memberi wahyu pada orang yang memiliki hati bersihdan berbudi luhur. Cobaan, godaan, dan tantangan hidup harus bisa dilalui oleh setiap orang yang inginmendapatkan wahyu. Jadi, tidak mudah untuk mendapatkannya. Perebutan mendapatkan wahyu disajikandalam pementasan wayang orang berjudul Wahyu Cakraningrat di Gedung Kesenian Jakarta, pada Kamis (24/2) malam. Cerita ini mengisahkan upaya tiga pemuda yang berambisi menjadi raja atau pemimpin negara. Tetapi untuk bisa menjadi raja, tiga pemuda tersebut harus mendapatkan wahyu keraton atau wahyu kerajaan. Dalam cerita perwayangan ini, wahyu keraton atau wahyu kerajaan ada di negeri khayangan. Wahyu berwujud seorang pria bernama Batara Cakraningrat. Sang wahyu akan turun ke bumi mencari sosok pemuda atau ³Kurungan Kencana´ yang pantas dijadikan raja untuk negeri di masa datang.Berbekal tekad bulat, Batara Cakraningrat ditemani Dewi Maninten turun ke bumi. Kedatangan merekasudah ditunggu-tunggu oleh tiga pemuda yang berambisi menyandang gelar Raja.
      08 Juni jam 22:16 · Tidak SukaSuka · 12 orangMemuat…
    • Ariyo Hadiwijoyo · 35 teman yang sama
      hwa ha ha…mas Lathif …sampeyan tk kangeni kok ngilang kipripun to …sibuk skolah mnopo…rahayu@ mas Lathif
      08 Juni jam 22:20 · Tidak SukaSuka · 4 orangMemuat…
    • Abdul Lathif ‎.
      @Gadits : Yang penting Happy…. semua tugas akan terselesaikan tanpa beban…..
      @Mbak Wulan : Pripun pawartane……. Kangen selalu…..
      @Kangmas Ali : Tampakkan dirimu….. hahahahahahahahahaha…………….
      08 Juni jam 22:20 · Tidak SukaSuka · 5 orangMemuat…
    • Agung Pambudi salam rahayu kang mas Abdul lathif..wah beberapa lama nggak jumpa ya..hehe salam sejahtera mas…
      08 Juni jam 22:22 · Tidak SukaSuka · 6 orangMemuat…
    • Abdul Lathif ‎.
      @Mas Aryo : Hatiku pun terpaut pada kalian, …… tapi diri terbelenggu oleh kewajiban…… Yang penting… hatimu dan hatiku , satu dalam rasa, karsa , dan Cipta…..
      @Kangmas Agung Pambudi : Sembah nuwun penyambutannya…….
      08 Juni jam 22:24 · Tidak SukaSuka · 6 orangMemuat…
    • Ariyo Hadiwijoyo · 35 teman yang sama
      sip bunda …siiip deh
      08 Juni jam 22:26 · Tidak SukaSuka · 4 orangMemuat…
    • Wisang Geni monggo bunda….. kapureh dipun lajengaken…….
      08 Juni jam 22:27 · SukaTidak Suka · 5 orangMemuat…
    • Agung Pambudi nuwun injih kang mas…lathif…sinambi nyemak wedaran ing dalu meniko..monggo nyruput wedhang kopi..hehe.
      08 Juni jam 22:28 · SukaTidak Suka · 4 orangMemuat…
    • Agung Pambudi dipun lajeng aken diajeng….
      08 Juni jam 22:28 · Tidak SukaSuka · 5 orangMemuat…
    • Abdul Lathif ‎.
      @Kangmas Agung : Wah saya lupa …….. saya kok gak pesen kopi ini …….
      08 Juni jam 22:30 · Tidak SukaSuka · 5 orangMemuat…
    • Agung Pambudi ‎@ salam rahayu kakang mas Wisang Geni kang kinasih..sugeng ing madyaning ratri….
      08 Juni jam 22:30 · SukaTidak Suka · 4 orangMemuat…
    • Agung Pambudi ‎@ kang mas Ariyo..monggo njenengan camilanipun..hehe..
      08 Juni jam 22:32 · SukaTidak Suka · 4 orangMemuat…
    • Bunda Lia Tiga pemuda itu, yakni Raden Lesmana Mandra Kumara putra Prabu Duryudana dan Ratu Banowati, Raden Samba putra dari Raja Dwarawati dan Sri Kresna, serta Raden Abimanyu putera Arjuna. Karakter ketiga pemuda tersebut di sajikan berbeda oleh sutradara D Supono. Seperti Raden Lesmana, yang memiliki karakter manja dan mudah tergoda dengan hal-hal duniawi. Ketika Lesmana bertapa di hutan Ganggowirayang, wahyu Cakraningrat masuk ke dalam dirinya. Sayangnya, Lesmana tidak bisa mengontrol diri ketika digoda putricantik Pamilutsih yang merupakan jelmaan Dewi Maninten. Alhasil wahyu itu pergi meninggalkannya.Tidak jauh berbeda dengan karakter Lesmana, Raden Samba juga tidak memiliki pengendalian diri yangkuat. Samba dikenal sebagai putera raja yang arogan. Seperti halnya Lesmana, Samba pun bertapa dihutan untuk mendapatkan wahyu. Ketika sang wahyu datang menghampirinya, Samba lengah mengontrolhawa nafsunya. Lagi-lagi kehadiran puteri Pamilutsih menggoda Samba, sampai akhirnya sang wahyupergi. Sampai di sini cerita sudah bisa ditebak. Dari tiga pemuda itu, hanya satu yang berhasilmendapatkan wahyu, yakni Raden Abimanyu. Ia berhasil mengontrol diri, bahkan tidak tergoda dengangodaan wanita cantik. Bahkan Abimanyu beberapa kali menolak tawaran Dewi Maninten untuk
      menikahinya. Ia konsisten mempertahankan wahyu yang ada dalam dirinya. Oleh karena itu, ia terpilihdan dinobatkan menjadi raja bagi alam semesta.
      08 Juni jam 22:33 · Tidak SukaSuka · 12 orangMemuat…
    • Abdul Lathif ‎.
      @Kangmas Wisang : Monggo dipun sruput wedangipun….
      08 Juni jam 22:33 · SukaTidak Suka · 4 orangMemuat…
    • Ariyo Hadiwijoyo · 35 teman yang sama
      kakang mas Agung P@ sugeng ndalu njih .,rahayu
      mas Wisang@ sugeng ndalu rahayu .,sdoyo kinasih selamat mlm.,rahayu
      08 Juni jam 22:36 · Tidak SukaSuka · 5 orangMemuat…
    • Abdul Lathif ‎.
      @Kangmas Aryo : Kulo, njih Sugeng Ndalu….. hehehehehehehe…………………..
      08 Juni jam 22:38 · Tidak SukaSuka · 4 orangMemuat…
    • Wisang Geni sugeng ndalu mas Agung pambudi….. matur nuwun…. mugi panjenengan sak keluarga tansah rahayu wilujeng…. amin….
      08 Juni jam 22:38 · Tidak SukaSuka · 4 orangMemuat…
    • Ariyo Hadiwijoyo · 35 teman yang sama
      kakang mas Agung @ mnawi dalem camilanipun pahit lho kang mas…he he he
      08 Juni jam 22:40 · Tidak SukaSuka · 4 orangMemuat…
    • Bunda Lia
      Wahyu Makuta Rama
      Prabu Suyudana mengutus Adipati Karna, Patih Sengkuni dan para Kurawa pergi ke Gunung Kutarungguatau Pertapaan Swelagiri, karena dewa memberikan penjelasan bahwa barang siapa memiliki makuta SriBatararama akan menjadi sakti, serta akan menurunkan raja-raja di Tanah Jawa. Dalam perjalanannyaAdipati Karna pergi ke Pertapaan Duryapura Dimana Anoman, saudaranya Kesaswasidi bertempat di situyang ditemani raksasa Gajah. Wreksa, Garuda Mahambira, Naga Kuwara dan Liman Situbanda. Karmamengutarakan maksudnya tetapi di tolak Anoman sehingga terjadi peperangan. Karena terdesak Karnamelepaskan panah Wijayadanu tetapi dapat ditangkap Anoman dan dibawa ke Swelagiri.Pihak Pandawa sang Arjuna juga mencari Makutarama, ia dating di Gunung Swelagiri bertemu denganKesaswidi menerangkan maksudnya dan oleh sang Begawan dijelaskan bahwa Makutarama itusebenarnya bukan barang kebendaan, tetapi merupakan pengetahuan budi pekerti bagi raja yang sempurnaatau ajaran yang disebut Astabrata. Lebih jauh Begawan Kesaswidi menjelaskan bahwa kelak cucunyayang bernama Parikesit akan berkuasa sebagai raja besar di Jawa dan ia akan menjelma kepadanya.Lihat Selengkapnya

      08 Juni jam 22:41 · Tidak SukaSuka · 11 orangMemuat…
    • Wisang Geni sugeng ndalu…. matur nuwun kang mas Abdul Lathif….
      kados pundi pawartosanipun…. mugi tansah rahayu wilujeng….
      08 Juni jam 22:42 · SukaTidak Suka · 3 orangMemuat…
    • Abdul Lathif ‎.
      @Walah ….. Lha ini Mas Ali Kok gak kelihatan sendiri ini ke mana ini ……
      @Mas Wisang : Sami-sami seger waras Mas……. Kulo dungo, mugi penjenengan mekaten ugi……….
      08 Juni jam 22:43 · SukaTidak Suka · 5 orangMemuat…
    • Agung Pambudi mboten menopo kang mas Ariyo..hehe
      08 Juni jam 22:43 · SukaTidak Suka · 5 orangMemuat…
    • Ariyo Hadiwijoyo · 35 teman yang sama
      mas Lathif @ waalaikum salam wr…selamet malam njih
      08 Juni jam 22:44 · SukaTidak Suka · 4 orangMemuat…
    • Agung Pambudi ‎@nembah nuwun kang mas..Wisang Geni semanten ugi panjengan sami njih..kang bams..rahayu..
      08 Juni jam 22:44 · SukaTidak Suka · 5 orangMemuat…
    • Wisang Geni ‎” Wahyu mahkota rama ”
      sungguh sangat menarik bunda….. semakin malam semakin menyenangkan ulasan yg bunda sampaikan…… Sukses kagem bunda…… rahayu…..
      08 Juni jam 22:46 · SukaTidak Suka · 7 orangMemuat…
    • Bunda Lia
      Sedangkan Anoman diperintah untuk meneruskan bertapa di Kendalisada dan kelak pada pemerintahanPrabu Jaya Purusa dari kediri ia akan naik surga. Arjuna kembali dengan membawa panah Wijayadanuuntuk diserahkan Adipati Karna. Dewi Subadra yang sangat khawatir kepergian suaminya lalumengembara mencari Arjuna, dan diperjalanan bertemu Batara Narada yang memberikan busana pria,maka Dewi Subadra berubah ujud pria bernama Bambang Sintawaka kemudian ia pergi ke pesanggrahanKurawa dan sanggup membantu melawan Ajuna. Bima dan Gatotkaca juga mencari Ajuna di perjalananmereka dihadang Kumbakarna. Menurut nasihat Wibisana Kumbakarna harus menjelma pada Bima makaterjadi perkelahian yang seharusnya Kumbakarna merasuk pada paha kiri Bima. Kurawa yang dibantuSintawaka menentang Arjuna dan peperangan terjadi. Arjuna dapat mengenali musuhnya itu adalahistrinya dan akhirnya kembali ke ujud semula, Dewi Subadra.Lihat Selengkapnya

      08 Juni jam 22:50 · Tidak SukaSuka · 9 orangMemuat…
    • Agung Pambudi
      calon raja akan menjadi raja pada waktunya jika sudah ada tanda-tanda wahyu telah turun kepada calon raja tersebut. Di kalangan masyarakat Jawa kebanyakan, turunnya wahyu ditandai dengan meluncurnya “ndaru” (meteor) di langit pada waktu yang diharapkan. Sesaat kemudian biasanya calon raja yang telah menerima wahyu berupa “ndaru” akan menduduki tahta kerajaan, sampai pada suatu saat ada calon raja baru yang juga menerima wahyu untuk menduduki tahta kerajaan…..Lihat Selengkapnya

      08 Juni jam 22:57 · SukaTidak Suka · 5 orangMemuat…
    • Agung Pambudi
      Asta Brata merupakan 8 sifat inti seorang pemimpin dalam tradisi Jawa. Sikap yang harus dimiliki oleh penguasa jika ingin rakyat yang dipimpinnya menjadi tentram dan sejahtera. Asta Brata yang dalam terjemahan bebas; delapan ajaran utama tentang kepemimpinan, merupakan petunjuk Sri Rama kepada adiknya yang akan dinobatkan sebagai raja Ayodya. Secara simbol, Asta Brata merupakan sifat-sifat mulia yang di ambil dari alam semesta dan patut untuk dijadikan pedoman bagi seluruh pemimpin negeri ini…monggo diajeng dilajengaken..Lihat Selengkapnya

      08 Juni jam 23:05 · Tidak SukaSuka · 8 orangMemuat…
    • Bunda Lia
      Ing wektu iku Bathara Narada nampa katrangan babagan paugeran-paugeran ing agama Syiwa, Sambo,Brahma, Indra, Bayu, Wisnu, Kala lan Durga. Bathara Sambo nate jumeneng nata ing nagaraMendhangprawa lan jejuluk Sri Maharaja Maldewa. Patihe aran Resi Acrakelasa kang watake jujur lanpinitaya.Ngebur Samudra Ing lakon Tirta Amerta, Bathara Sambo dadi paraga baku karana nampajejibahan saka Bathara Guru supaya mimpin upaya ngebur samodra susu ing Kisranawa.
      Miturut andharan ing buku Bunga Rampai Wayang Purwa Beserta Penjelasannya, jilid 1, anggitaneBondhan Harghana SW lan Muh Pamungkas Prasetya Bayu Aji, weton Cendrawasih, nalika ngebur samodra iku Bathara Wisnu dadi landhesan kanthi cara njilma dadi kewan bulus aran Akupa. TindhiheGunung Mandara lan Bathara Basuki kang arupa kewan ula dadi taline. Dene tenagane dipasrahakemarang para raseksa kang dipimpin dening Kala Pracinti lan Kala Rau.Dene lakune ngebur samodra iku dicritakake kaya mangkene. Sirahe Bathara Basuki kang arupa kewanula dicekel dening para raseksa lan buntute dicekel dening para dewa. Sala bolongan kang dibur metumbulan kang dikantheni Dewi Laksmi, omben-omben anggur, jaran putih aran Uceswara, manik kestubakanggo kalung Bathara Wisnu, bokor putih isi banyu Amerta kang digawa dening Bathari Danwantari,gajah putih aran Herawana kang sabanjure diingu dening Bathara Indra lan sing pungkasan banyu racuncalakuta. Para dewa ora nglegewa yen banyu calakuta iku bisa mateni, lan nalika para dewa ngelak banjur rebutan banyu racun calakuta iku. Wusanane akeh dewa kang mati.
      Lihat Selengkapnya

      08 Juni jam 23:05 · Tidak SukaSuka · 8 orangMemuat…
    • Abdul Lathif ‎.
      Hhhmmmmm………
      08 Juni jam 23:06 · Tidak SukaSuka · 4 orangMemuat…
    • Agung Pambudi ‎1.i..ndra Brata
      Seorang pemimpin hendaknya seperti hujan yaitu senantiasa mengusahakan kemakmuran bagi rakyatnya dan dalam setiap tindakannya dapat membawa kesejukan dan penuh kewibawaan.
      08 Juni jam 23:08 · Tidak SukaSuka · 6 orangMemuat…
    • Abdul Lathif ‎.
      @Kangmas Agung : Betul itu….. Jangan hanya menghujani rumahnya sendiri………
      08 Juni jam 23:09 · Tidak SukaSuka · 4 orangMemuat…
    • Agung Pambudi
      ‎1. Laku Hambeging indra

      Seorang yang dipercaya menjadi pemimpin, hendaknya mengusahakan kemakmuran bagi rakyatnya dan dalam segala tindakannya dapat membawa kesejukan dan kewibawaan yang seperti bintang. Maknanya, seorang pemimpin haruslah kuat, tidak mudah goyah, berusaha menggunakan kemampuan untuk kebaikan rakyat, tidak mengumbar hawa nafsu, kuat hati dan tidak suka berpura-pura. Seorang pemimpin haruslah adil seperti air, yang jika di seduh di gelas akan rata mengikuti wadahnya. Keadilan yang ditegakkan bisa memberi kecerahan ibarat air yang membersihkan kotoran. Air juga tidak pernah emban oyot emban cindhe “pilih kasih” karena air akan selalu turun ke bawah, tidak naik ke atas…Lihat Selengkapnya

      08 Juni jam 23:10 · Tidak SukaSuka · 8 orangMemuat…
    • Agung Pambudi hehe.kang mas latief..aku diseni erus to yo..hikhikhik..
      08 Juni jam 23:11 · Tidak SukaSuka · 5 orangMemuat…
    • Agung Pambudi ‎2.Yama Brata
      Pemimpin hendaknya meneladani sifat-sifat Dewa Yama, yaitu berani menegakkan keadilan menurut hukum atau peraturan yang berlaku demi mengayomi masyarakat..
      08 Juni jam 23:13 · Tidak SukaSuka · 7 orangMemuat…
    • Agung Pambudi
      Laku Hambeging Yama

      Pemimpin hendaknya meneladani sikap dan sifat Dewa Yama, dimana Dewa Yama selalu menegakkan keadilan menurut hukum atau peraturan yang berlaku demi mengayomi rakyatnya. Harus menindak tegas abdinya, jika mengetahui abdinya itu memakan uang rakyat dan mengkhianati negaranya. Dewa Yama memiliki sifat seperti mendung (awan), mengumpulkan segala yang tidak berguna menjadi lebih berguna. Adil tidak pilih kasih. Bisa memberikan ganjaran yang berupa hujan dan keteduhan. Jika ada yang salah maka akan dihukum dengan petir dan halilintar…Lihat Selengkapnya

      08 Juni jam 23:13 · SukaTidak Suka · 4 orangMemuat…
    • Abdul Lathif ‎.
      @KangMas Agung : kikikikikikikikikikik//////////
      08 Juni jam 23:14 · SukaTidak Suka · 2 orangMemuat…
    • Agung Pambudi ampuni daku kang mas lathif…hikhiks..
      08 Juni jam 23:14 · SukaTidak Suka · 2 orangMemuat…
    • Bunda Lia
      Bathara Guru uga ngombe banyu iku,nanging isih kuwawa mutahake. Kahanan iku ndadekake gulune Bathara Guru dadi werna biru karanaracun kang dikandhut banyu calakuta iku. Ing wektu iku Bathara Guru banjur jejuluk Nilakanta. NalikaDewi Laksmi metu saka samodra susu lan nggawa bokor putih isi banyu Amerta, banyu iku banjur dadirebutan ing antarane para raseksa lan dewa. Para raseksa kasil ngrebut banyu Amerta iku.Bathara Wisnu banjur ngupaya murih bisa ngrebut banyu iku. Kanthi cara malih wujud dadi raseksawusanane Bathara Wisnu kasil ngrebut tirta Amerta lan bisa kanggo ngusadani para dewa kang keracunanbanyu calakuta. Para dewa kang mati uga bisa urip maneh sawise ditetesi tirta Amerta. Raseksa Kala Raukang kepengin ngrebut bokor putih isi tirta Amerta banjur memba-memba dadi dewa. Nanging nalikaKala Rau sedya ngombe banyu Amerta iku, Bathara Wisnu kasil manah gulune Kala Rau nganggoSanjata Cakra. Gulune Kala Rau pedhot saknalika, ananging ora mati. Gembunge Kala Rau tiba ing bumidadi lesung. Dene sirahe kang tetep urip pengin males Bathara Surya lan Bathara Wisnu. Nalika Kala Raukasil minangkani sumpahe bakal males marang para dewa iku, dumadi kedadeyan grahana.Lihat Selengkapnya

      08 Juni jam 23:15 · Tidak SukaSuka · 9 orangMemuat…
    • Abdul Lathif Betul itu : Jangan hanya menuntut supaya orang lain berbuat adil saja, sementara LUPA kalau dirinya tidak bisa berbuat adil hihihihihihih………….…..
      08 Juni jam 23:15 · Tidak SukaSuka · 6 orangMemuat…
    • Abdullah Abahe Ali Hm….serasa nafas lega….melegakan….namun sulit untuk bicara….
      Lanjut,Den Ayu….
      08 Juni jam 23:15 · Tidak SukaSuka · 7 orangMemuat…
    • Agung Pambudi ‎@ kang mas ..Abdullah Ali ..alhamdulilah ..salam takzimku kang mas…monggo ngopi hangat..niki pun diseduhaken..heheh
      08 Juni jam 23:16 · Tidak SukaSuka · 5 orangMemuat…
    • Agung Pambudi ‎3.Surya Brata
      Pemimpin hendaknya memiliki sifat-sifat seperti Matahari (surya) yang mampu memberikan semangat dan kekuatan pada kehidupan yang penuh dinamika dan sebagai sumber energi…
      08 Juni jam 23:18 · Tidak SukaSuka · 9 orangMemuat…
    • Agung Pambudi
      Laku Hambeging Surya

      Seorang pemimpin yang baik haruslah memiliki sifat dan sikap seperti matahari (surya) yang mampu memberi semangat dan kekuatan yang penuh dinamika serta menjadi sumber energi bagi bumi pertiwi. Sifat matahari berarti sabar dalam bekerja, tajam, terarah dan tanpa pamrih. Semua yang dijemur pasti kena sinarnya, tapi tidak dengan serta merta langsung dikeringkan. Jalannya terarah dan luwes. Tujuannya agar setiap manusia sabar dan tidak sulit dalam mengupayakan rejeki. Menjadi matahari juga berarti menjadi inspirasi pada bawahannya, ibarat matahari yang selalu menyinari semesta…Lihat Selengkapnya

    • Abdullah Abahe Ali Mas Agung,mas Guru….salam kasih….sepurane,lagi angel komentar kiye….
      08 Juni jam 23:21 · Tidak SukaSuka · 8 orangMemuat…
    • Agung Pambudi kang mas Ali ..hm bahasa sunyi ..kang mas…lebih asyik ya..sulit tuk diungkapkan..dengan kata kata..selamat ya mas..
      08 Juni jam 23:24 · Tidak SukaSuka · 5 orangMemuat…
    • Agung Pambudi ‎@ salam sejahttera kang mas Ariyo Hadiwijoyo…sugeng sumunaring condro njih…4.Candra Brata
      Pemimpin hendaknya memiliki sifat-sifat seperti bulan yaitu mampu memberikan penerangan bagi rakyatnya yang berada dalam kegelapan/kebodohan dengan menampilkan wajah yang penuh kesejukan dan penuh simpati sehingga masyarakatnya merasa tentram dan hidup nyaman…
      08 Juni jam 23:26 · Tidak SukaSuka · 6 orangMemuat…
    • Bunda Lia Kelanjutan tersebut diatas…. Werkudara Meruwat…. akan saya teruskan besok kta temu kangen dulu ya…. dah lama ndak canda….
    • Agung Pambudi
      Laku Hambeging Candra

      Pemimpin hendaknya memiliki sifat dan sikap yang mampu memberikan penerangan bagi rakyatnya yang berada dalam kebodohan dengan wajah yang penuh kesejukan seperti rembulan (candra), penuh simpati, sehingga rakyat menjadi tentram dan hidup dengan nyaman. Rembulan juga bersifat halus budi, terang perangai, menebarkan keindahan kepada seisi alam. Seorang pemimpin harus berlaku demikian, menjadi penerang bagi rakyatnya…Lihat Selengkapnya

      08 Juni jam 23:27 · Tidak SukaSuka · 9 orangMemuat…
    • Agung Pambudi wah baru catur brata nih diajeng..dilanjutkan apa nggak hayo..
      08 Juni jam 23:28 · Tidak SukaSuka · 4 orangMemuat…
    • Ariyo Hadiwijoyo · 35 teman yang sama
      kakang mas Agung@ matursuwon sanget pambabaranipun
      08 Juni jam 23:31 · Tidak SukaSuka · 5 orangMemuat…
    • Agung Pambudi njih kang mas..baru catur udah jam segini..ntar mbak yu Sri rawuh kita didukani lagi dech..hehe..
      08 Juni jam 23:33 · Tidak SukaSuka · 5 orangMemuat…
    • Ariyo Hadiwijoyo · 35 teman yang sama
      kakang Abdullah @ salamku kakang.,rahayu dlm sunyi …bunda dah kngen bcanda kakang …he he he
      08 Juni jam 23:35 · Tidak SukaSuka · 7 orangMemuat…
    • Ariyo Hadiwijoyo · 35 teman yang sama
      kakang mas Agung @ kakang mbok Sri mboten duka.,dalem pun nyuwun ijin …kakang mbok Sri paring mesem niku wau…he he he …kakang mbok Sri …dalem nyadong duko
      08 Juni jam 23:39 · Tidak SukaSuka · 5 orangMemuat…
    • Agung Pambudi hehe mpun ngoten loh..panjenganipun meniko…..hm….awas….kulo tak ndelik ten ngisor amben..njih..hehe..
      08 Juni jam 23:46 · Tidak SukaSuka · 5 orangMemuat…
    • Agung Pambudi diajeng ayu pun kakang bade pamit undur diri sakwetawis..meniko wau manten anyar raden arjuno daup kalawan srikandi..pun paripurno..lha sakmeniko pun ngadep tabuh 00,00 wib…mesakaken pengantene mangke lek jagongan mawon…nyuwun agunge samudro pangaksami sedoyo kadhang kinasih…mohhon maaf lahir bathin…wasalam..
      08 Juni jam 23:58 · Tidak SukaSuka · 7 orangMemuat…
    • Abdul Lathif ‎.
      Walah : @Durung tueuk nggonku ngowal rasa kangen, kabeh wus podho mureh paripurno…… Yo ….. yo…. Ndherek ake…….
      09 Juni jam 0:02 · Tidak SukaSuka · 6 orangMemuat…
    • Abdullah Abahe Ali Hehehehe….
      09 Juni jam 0:16 · Tidak SukaSuka · 6 orangMemuat…
    • Arie Irfan Mantab dech___ Rahayu___ Salam Dini Hari.
      09 Juni jam 0:21 · Tidak SukaSuka · 4 orangMemuat…
    • Ariyo Hadiwijoyo · 35 teman yang sama
      kang mas Agung@ pitodos kemawon …kakang mbok mboten nate duko kalian kinasih koh…sugeng dinihari njih …sdoyo kinasih… Salaaam.
      09 Juni jam 1:39 · Tidak SukaSuka · 3 orangMemuat…
    • Sri Kandi DIAJENG,CARIOS IKI TANPO MBOK SADARI NYREMPET LAN UGO WUS LELAKUNE,WAHYU MAHKUTO ROMO, YO PAMUJIKU DIAJENG KASEMBADAN OPO KANG DADI PANUWUNMU WONG AYU.
      09 Juni jam 5:35 · Tidak SukaSuka · 8 orangMemuat…
    • Sri Kandi DAK SIMAK WEDARAN NGANTI CERITO ING WAYANG HEM, NGANTI ESOK IKI PANCEN LAKU. YO DIAJENG PAWELINGKU ATI-ATI. MANTEP MADEP YO DIAJENG,RAHAYU-RAHAYU-RAHAYU.
      09 Juni jam 5:51 · Tidak SukaSuka · 9 orangMemuat…
    • Bunda Lia He he he nopo injih mbak yu mboten sadar mbak yu … nyuwun agunging pangapunten…. Rahayu3x
      09 Juni jam 6:28 · Tidak SukaSuka · 7 orang

About Bunda Lia

Tidak ada hal yang mustahil apapun dapat terjadi karena manusia memiliki kemampuan yang luar biasa. Untuk menjelmakan suatu keinginan menjadi kenyataan. Hidup damai dan rukun sesama masyarakat. Birunya harapan msh menjadi teka teki, bagai musafir disahara berhrp mendptkan air, saat kemarau mengiringi perja lanannya, smua kering, sepi, bisu hny semilir angin panas ikut menyertai.Kau menyambangiku ketika seluruh pintu telah kukunci. Kita bertukar kata di balik tembok tinggi. Tak ada lagi cekrama canda dan cinta bagi bilik hatiku. Tinggal dinding pemahaman yang lebih agung dari rasa. Kita bukan lagi sepasang jiwa yang mendaki didalam dinding bilik hatiku atau putaran takdir. Kau dan aku menjadi kumpulan keterbatasan yang luruh pada ketentuan Maha Cinta. Tak ada lagi sekeping harap yang kita titipkan pada puing senyap. Sebab asa telah membumbung pada manzila yang lebih tinggi dari arasy. Hati tak lagi mengeja bagai tulisan sang pujangga… kemungkinan beriringan mamasuki dinding tembok yang kokoh. Telah kubangun bilik jiwa yang melampaui wingitnya puri pemujaan. Kutisik waktu dengan benang pengharapan yang lebih detail dari semua keinginan….

Posted on September 17, 2011, in Tulisan Bunda Lia. Bookmark the permalink. Tinggalkan komentar.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: