CINCIN PERKAWINAN

CINCIN PERKAWINAN {Mohon Klik Judul bila ingin mengikuti cerita kelanjutannya, Salam Kasih}

oleh Bunda Lia pada 20 Juni 2011 jam 20:46
CINCIN PERKAWINAN
COBALAH mengenang hari istimewa saat kita dan pasangan mengikrarkan janji sehidup semati. Masih ingatkah ekspresi pasangan saat menyematkan cincin di jari manis? Hemmm hemmm … apakah ia tersenyum? Tersipu malukah? Atau justru terjadi ‘insiden’ sesaat karena cincin sulit dipasangkan alias macet di tengah jari?

Apa sebenarnya makna cincin kawin? Nah, biasanya kaum Dads nih yang nggak betah mengenakan cincin. Tak percaya? Simak saja beberapa pemaparan di bawah!
Sejarah cincin pernikahan berawal dari Pharaohs of Egypt (pharaoh dari Mesir) yang menjadikan lingkaran sebagai simbol. Lingkaran merupakan sesuatu yang tidak memiliki akhir, mewakili simbol keabadian. Namun pada jaman Romawi lah cincin baru dijadikan sebuah simbol pernikahan.

Mengapa cincin dijadikan simbol pernikahan? Dan mengapa dari lima jari, hanya satu yang diberikan kehormatan untuk menaruh simbol pernikahan ini? Berikut ini Belle berikan sejarah, tradisi dan kekuatan sebuah cincin pernikahan.

Dan tahukan Anda, cincin pernikahan pertama berbahan dasar besi. Lalu mulai beralih menggunakan bahan emas karena bahan ini terlihat lebih indah dipadupadankan dengan permata. Simbol pertama yang paling terkenal sebagai penghias sebuah cincin pernikahan yaitu batu ruby merah yang menyimbolkan warna hati. Batu safir berwarna biru yang menandakan surga, namun yang paling didambakan dan tentunya populer tentu saja berlian, sebuah batu permata yang tidak dapat dihancurkan. Memiliki makna yang didambakan oleh semua pasangan bukan?

Berlian berasal dari bahasa Yunani,“adamas” memiliki arti “yang tidak dapat dikalahkan.” Sebagai salah satu kekayaan alam, berlian merepresentasikan kekuatan yang tidak terkalahkan, sebuah batu permata yang tentunya diidamkan oleh setiap calon pengantin, khususnya para calon pengantin wanita.

Orang Yunani kuno mempercayai berlian berasal dari bintang yang jatuh ke bumi dan berguna untuk melindungi pemakainya. Sedangkan di India, tempat pertama kali berlian ditemukan, mempercayai berlian mampu melawan setan atau mahluk jahat lainnya. Sedikit mirip dengan pemikiran para astrologer kuno yang mempercayai berlian dapat memberikan rasa cinta yang abadi, dan menjauhkan dari sihir juga mimpi buruk.

Cincin Pertunangan Archduke Maximilian dari Austria, merupakan soosk yang perlu “disalahkan” karena memperkenalkan dan mempopulerkan cincin berlian. Tahun 1477, Maximilian menghadiahkan kekasihnya, Mary of Burgundy sebuah cincin berlian dan saat itulah istilah cincin pertunangan mulai muncul.

Berbeda lagi dengan tradisi bertukar cincin di acara pernikahan. Tradisi ini pertama kali diperkenalkan oleh gereja Yunani Orthodox sekitar tahun 1300-an. Dan sebagai informasi, cincin sebagai simbol pernikahan masuk ke tanah Paman Sam pada tahun 1940-an.
Cincin pun sampai saat ini tetap dijadikan simbol pernikahan. Dan walaupun setiap jamannya, bentuk cincin pernikahan berubah mengikuti trend. Namun makna yang terkandung dalam cincin ini tentunya tidak berubah, yaitu sebagai pengikat, simbol pernikahan yang seharusnya tidak boleh berakhir sama seperti bentuk cincin yang tidak memiliki akhir.

Arti Sebuah Cincin
– Cincin kawin adalah simbol ikatan cinta yang berlaku sepanjang masa dan berlaku secara universal.
– Cincin menjadi penanda awal sebuah hubungan dan menjelaskan status pemakainya, sebagai pasangan istri-suami.
– Bentuknya yang bulat, tak berujung melambangkan pernikahan yang tiada akhirnya.
– Uniknya lagi, cincin yang disematkan di jari manis seolah berbicara kepada orang lain, “Hei, tinggalkan aku! Kini, aku sudah ada pendampingnya!”
– Menumbuhkan perasaan ‘dekat’ dengan pasangannya walau terpisah oleh waktu dan jarak. Agar selalu mengingatkan kepada pasangan.

Terus-menerus mengenakan cincin bukanlah jaminan bisa terhindar dari godaan. Yang penting bagaimana usaha si pemakai cincin tidak mudah termakan bujuk rayu orang lain, yang bukan pasangannya. Dengan demikian, cincin kawin bukanlah segala-galanya untuk mempertahankan pernikahan. Tetap dibutuhkan usaha dari masing-masing individu, baik istri maupun suami dalam membina rumah tangga. Mungkin perlu diciptakan ‘cincin kawin anti selingkuh’ ya?
Jadi, harap maklum ya suami / isteri kalau pasangan ‘alergi’ memakai cincin kawin.
Hanya Mitos
– Harus dipakai di jari manis tangan kiri, sebab pembuluh nadi mengalir dari ujung jari manis tangan kiri menuju jantung. Selain itu, tangan kiri jarang digunakan dibandingkan tangan kanan sehingga lebih kecil kemungkinannya rusak.
– Ukurannya harus pas. Cincin yang sempit adalah pertanda bahwa kelak perkawinan dipenuhi kecemburuan atau suasana tak nyaman. Sedangkan cincin yang terlalu besar ialah pertanda ikatan perkawinan yang kendur, sehingga rawan perceraian.
– Saat memilih cincin, jangan lakukan pada hari Jumat! Atau cincin dipakai sebelum upacara perkawinan. Jika dilanggar, pernikahan bisa gagal.



Tidak SukaSuka · · Bagikan · Hapus

    • Agung Pambudi assalamaualaikum waroh matullohi wabarokatuh…hampurasun..diajeng ayu..rahayu sagung dumadi…selamat menikmati malam anggoro kasih..semoga bahagia selalu doaku selalu untukmu..rahayu..
      20 Juni jam 20:56 · Tidak SukaSuka · 5 orangMemuat…
    • Bunda Lia Wa’alaikum salam mas Agung….. ya mas aku pingin mengupas tentang cincin …. anggoro kasih…
      20 Juni jam 20:59 · Tidak SukaSuka · 5 orangMemuat…
    • Herry Tasman aku sdh lupa Bunda Lia…yg ku ingat cuma, kau jadi milik ku….hahahahahahah…Rahayu
      20 Juni jam 21:00 · Tidak SukaSuka · 3 orangMemuat…
    • Agung Pambudi monggo diajeng ayu..nderekaken..
      20 Juni jam 21:00 · Tidak SukaSuka · 3 orangMemuat…
    • Eko Sutrisno assalamu’alaikum pro ssedulur..dan juga bunda Lia sekeluarga..cicin perkawainan merupakan salah satu bentuk mahar yang memang haknya mempelai wanita….namun bisa saja bentuk laiinya…pun Kanjeng Sayyidina Ali KW memberikan mahar kepada Kanjeng Sayida Ibu Fatimah RA berupa Cincin besi….
      20 Juni jam 21:01 · Tidak SukaSuka · 3 orangMemuat…
    • Bunda Lia Salam mas Herry…. aku hanya ingat Dunia Akherat aku milikmu….
      20 Juni jam 21:02 · Tidak SukaSuka · 5 orangMemuat…
    • Bunda Lia Derek aken piye to mas Agung ya ngupasnya bareng2 to yo…
      20 Juni jam 21:03 · Tidak SukaSuka · 4 orangMemuat…
    • Bunda Lia Wa’alaikum salam mas Eko…. hemmmm…
      20 Juni jam 21:03 · Tidak SukaSuka · 4 orangMemuat…
    • Herry Tasman inget2 pengalaman dulu Bunda Lia……]
      20 Juni jam 21:05 · Tidak SukaSuka · 3 orangMemuat…
    • Nimas RoroAyu Wulandari sugeng dalu sedoyo,..saya ikut menyimak aja ya..CINCIN KAWIN_lambang cinta abadi.
      20 Juni jam 21:06 · Tidak SukaSuka · 4 orangMemuat…
    • Abdullah Abahe Ali Sugeng ndalu,Den Ayu….mugi tansah bejo lan rahayu….nderek nyimak,mugi saget kawulo pendet hikmahipun….amin.
      20 Juni jam 21:23 · Tidak SukaSuka · 3 orangMemuat…
    • Ariyo Hadiwijoyo · 36 teman yang sama
      sugeng ndalu bunda…nderek nyimak skedap mbok mnawi nyantel… salam rahayu njih.
      20 Juni jam 21:31 · Tidak SukaSuka · 3 orangMemuat…
    • Bunda Lia He he he Nimas RoroAyu salam ….
      20 Juni jam 21:41 · Tidak SukaSuka · 4 orangMemuat…
    • Bunda Lia Walah kang Dullah … kupas bareng….
      20 Juni jam 21:42 · Tidak SukaSuka · 5 orangMemuat…
    • Bunda Lia Mas Ariyo… Cincin kawin mboten sah di cantelne… he he he sugeng dalu njih mas…
      20 Juni jam 21:43 · Tidak SukaSuka · 5 orangMemuat…
    • Abdullah Abahe Ali Nek masalah cincin kawin aku jan radongblas,Den Ayu….aku nyimak wae….
      20 Juni jam 21:48 · Tidak SukaSuka · 4 orangMemuat…
    • Bunda Lia Ketenteraman, ketenangan dan kasih sayang kepada pasangan merupakan target yang diupayakan untuk terwujud dalam rumah tangga, ia bisa menjadi tolak ukur kebahagiaan pasangan suami istri, meskipun Allah menyatakan bahwa semua itu merupakan bagian dari tanda-tanda kekuasaanNya akan tatapi tidak berarti bahwa pasangan suami istri pasrah tanpa ada upaya dan usaha untuk mewujudkannya melalui langkah-langkah yang menjadi sebab ketenangan dan kebahagiaan suami istri, bagaimana pun Allah mengaitkan sesuatu dengan sebabnya.
      20 Juni jam 21:51 · Tidak SukaSuka · 7 orangMemuat…
    • Misterr Jeans Sang Kinasih Mat malam Ibunda, Abah Ali, Mas Hary Tasman, Nimas RoroAyu, Mas Ariyo dan ntuk smua yg tlah hadir, sy nikahnya dak pkai Cincin Ibunda cuma Alqur,an dan sprangkat alat sholat, nyimak aja jeh.. Salam kasihq slalu.
      20 Juni jam 21:57 · Tidak SukaSuka · 4 orangMemuat…
    • Elvita Dewi Wahid iya…iya…makasih dah mengingatkan…aku dulu waktu dipasangkan cincin senyum2 sumringah …he he he…saiki arep baleni ahhh….maksud-e kelonan nyaaah…uhuyyy…
      20 Juni jam 22:01 · Tidak SukaSuka · 5 orangMemuat…
    • Arie Irfan Hmmm__ Luar biasa__ Mantab dech__ Selamat Malam Bunda__ Salam Kasihku.
      20 Juni jam 22:03 · Tidak SukaSuka · 2 orangMemuat…
    • Akan Maskan Wuah gimana yeah cincin nya sdh beberapa kali di buat baru sk2 ilang terus..
      20 Juni jam 22:07 · Tidak SukaSuka · 3 orangMemuat…

    • Bunda Lia Banyak orang menyangka bahwa cinta diperoleh ketika sebelum bernikah, menurut mereka saling berkenalan antara satu sama lain, mereka bergurau senda, bermesra, berkasih sayang, dan melakukan apa yang diharamkan oleh Allah swt sebelum dari akad dan pernikahan. Maka sesungguh nya apa yang difikirkan oleh kebanyakkan daripada manusia itu adalah sesuatu yg dilarang oleh Allah swt dan diharamkan kerana ia perbuatan yang menghampiri zina. Dan apabila kita mengikut perjalanan hidup manusia tanpa ilmu yang benar, kita akan lebih mudah terjurus kelembah kesesatan dan kemaksiatan.
      “Dan janganlah kamu mendekati zina; sesungguhnya zina itu adalah suatu perbuatan yang keji. Dan suatu jalan yang buruk”
      “Dan jika kamu menuruti kebanyakan orang-orang yang di muka bumi ini, niscaya mereka akan menyesatkanmu dari jalan Allah. Mereka tidak lain hanyalah mengikuti persangkaan belaka, dan mereka tidak lain hanyalah berdusta (terhadap Allah)”.
      20 Juni jam 22:08 · Tidak SukaSuka · 10 orangMemuat…
    • Arie Irfan Selamat malam Kang Dullah, Mas Jeans, Mas Ariyo serta untuk semua yg telah hadir disini… Rahayu… Salam Hormatku.
      20 Juni jam 22:09 · Tidak SukaSuka · 6 orangMemuat…
    • Arie Irfan Dua Cincin___
      20 Juni jam 22:10 · Tidak SukaSuka · 4 orangMemuat…
    • Herry Tasman Jika yg kawin lari ….??? nyimak aja Bunda…??? oh nasib ku
      20 Juni jam 22:12 · Tidak SukaSuka · 3 orangMemuat…
    • Arie Irfan Selamat malam Mas Agung… Rahayu.. Salam Hormat & Jabat Erat.
      20 Juni jam 22:18 · Tidak SukaSuka · 3 orangMemuat…
    • Agung Pambudi salam sejahtera kang mas Arie irfan…rahayu..
      20 Juni jam 22:19 · Tidak SukaSuka · 4 orangMemuat…
    • Agung Pambudi sugeng ndalu kang mas Herry tasman..rahayu
      20 Juni jam 22:19 · Tidak SukaSuka · 3 orangMemuat…
    • Agung Pambudi kakng mas Akan maskan salam rahayu.
      20 Juni jam 22:20 · Tidak SukaSuka · 2 orangMemuat…
    • Agung Pambudi kakang mas Abdullah ali kang kinasih..salam takzimku..kang mas.rahayu
      20 Juni jam 22:20 · Tidak SukaSuka · 2 orangMemuat…
    • Gadis Exsprit selamat Malam mamanda tersayang,,,salam kangenku selalu,,,,I love U,,,
      20 Juni jam 22:21 · Tidak SukaSuka · 2 orangMemuat…
    • Agung Pambudi ‎@ kakng mas Misterr Jeans Sang Kinasih salam rahayu kang mas.
      20 Juni jam 22:21 · Tidak SukaSuka · 2 orangMemuat…
    • Bunda Lia Kang Dullah bukankah dah tak bahas diatas, kita giliran mengingat saja…
      20 Juni jam 22:22 · Tidak SukaSuka · 6 orangMemuat…
    • Agung Pambudi ‎@ met malem Gadis Exsprit ..salam sejahtera seemoga bahagia ya..
      20 Juni jam 22:22 · Tidak SukaSuka · 3 orangMemuat…
    • Gadis Exsprit sugeng ndalu om abdulah,,,mas agung,,mas arie,,mas jeans,,,om herry@ salam hormat dan salam kasih penuh damai,,,,Wilujeng rahayu,,,
      20 Juni jam 22:23 · Tidak SukaSuka · 3 orangMemuat…
    • Bunda Lia Mas Jeans apa yang kau ingat waktu cincin mbok masukke dijari istrimu???
      20 Juni jam 22:23 · Tidak SukaSuka · 7 orangMemuat…
    • Agung Pambudi ‎@Elvita Dewi Wahid salamku.semoga bahagia senantiasa..di malam ini..
      20 Juni jam 22:23 · Tidak SukaSuka · 4 orangMemuat…
    • Agung Pambudi ‎@ kakang mas Ariyo Hadiwijoyo salam rahayu kang mas.sugeng ing madyaning ratri.
      20 Juni jam 22:24 · SukaTidak Suka · 3 orangMemuat…
    • Bunda Lia Mbak yu Elvita Dewi Wahid he he he ingatlah saat itu xixixxixiixiixi I Love U … Srikandiku Gunung Kidul.
      20 Juni jam 22:24 · Tidak SukaSuka · 8 orangMemuat…
    • Gadis Exsprit mas agung@ terima kasih mas,,,semoga mas agung bahagia selalu,,amin
      20 Juni jam 22:24 · Tidak SukaSuka · 3 orangMemuat…
    • Agung Pambudi ‎@ kakang mas.Eko Sutrisno .salam rahayu sagung dumadi.hm artikelnya bagus yg kemaren kang mas..makasih.n nembah nuwun.
      20 Juni jam 22:25 · Tidak SukaSuka · 5 orangMemuat…
    • Bunda Lia Mas Akan Maskan….ilangnya kemana hayo…. aku tau loh… selamat malam mas… salam kangen …. lama tak jumpa apa kabar… mas???
      20 Juni jam 22:27 · Tidak SukaSuka · 8 orangMemuat…
    • Bunda Lia Mas Arie Irfan… selamat malam… masih ingat waktu cincin diselipkan dijari mbak yu mas….
      20 Juni jam 22:31 · Tidak SukaSuka · 9 orangMemuat…
    • Cipto Turonggo Kawedar slamat malam bunda….ikut nyimak aja ya bunda..!!
      Slamat malam juga babeh abdullah,mas agung pambudi,mas herry tasman,mas arif irfan,mba gadis,mas aryo,mister jean sk,dan slamat mlm jga buat yg sudah pada hadir di sini…salam sejah tera damai slalu.
      20 Juni jam 22:32 · Tidak SukaSuka · 6 orangMemuat…
    • Abdullah Abahe Ali Biyen aku ora nganggo cincin….la wong kenal karo Wulan wae ning KUA piye jal hahahaha….
      20 Juni jam 22:32 · Tidak SukaSuka · 7 orangMemuat…
    • Agung Pambudi ‎@ alam rahayu kakang mas Cipto Turonggo Kawedar sugeng ing madyaning ratri njih.
      20 Juni jam 22:33 · Tidak SukaSuka · 5 orangMemuat…
    • Bunda Lia ha ha ha ha mas Harry…. ooo oooo ketauan ya ternyata pakai kawin lari.
      20 Juni jam 22:33 · Tidak SukaSuka · 7 orangMemuat…
    • Abdullah Abahe Ali Mas Arie…..salam malam,mas….rahayu
      20 Juni jam 22:34 · Tidak SukaSuka · 5 orangMemuat…
    • Misterr Jeans Sang Kinasih Waduh apa yg di rasakan Ibunda.. Soalnya saya dak pakai Cincin ex.. Hehehe..
      20 Juni jam 22:37 · Tidak SukaSuka · 6 orangMemuat…
    • Aring Sukaton Asalamualaikum wrwb, Bunda serta para kadhang kinasih yg sdh hadir salam kasih !
      Menarik juga nih maslah Cincin
      Hemmm sbtulnya apa ya manfaat tukar cincin saat blum nikah ? Sbg ikatan atas pra perjanjian nikah ato….
      20 Juni jam 22:39 · Tidak SukaSuka · 6 orangMemuat…
    • Bunda Lia Songgo Buwono Mas Cipto … malam mas…. cincin mas, bagaimana pengalamanmu mas…
      20 Juni jam 22:41 · Tidak SukaSuka · 7 orangMemuat…
    • Bunda Lia Songgo Buwono
      Sebenarnya apa sih yang membuat kita memiliki cinta? Yang pertama nih karena Allah memberi fitrah kepada manusia untuk mencintai keindahan sehingga kita mudah kagum dengan keindahan dan kecantikan yang nampak. Allah memang menciptakan keindahan karena Allah itu indah dan mencintai keindahan. Yang kedua karena manusia cenderung lemah dan tak berdaya. Oleh karenanya manusia akan mencari seseorang atau sesuatu yang dapat memberikan kekuatan, keperkasaan dan kegagahan. Dan sebagai remaja muslim nggak perlu susah-susah mencarinya karena di dalam Al Quran disebutkan bahwa pemilik semua itu adalah Allah. “Sesungguhnya Allah benar-benar Maha kuat lagi Maha perkasa. “ Sungguh Allah adalah yang terkuat dari yang kuat, yang paling perkasa dari yang perkasa, yang tergagah dari yang gagah.

      Sebab yang ketiga adalah karena sifat manusia yang cenderung membutuhkan orang lain. Tidak bisa hidup sendiri tanpa bantuan orang lain, sehingga dari rasa membutuhkan itu akan timbul rasa sayang untuk tidak menyakiti karena dia atau mereka adalah orang yang kita butuhkan. Betul, nggak????Lihat Selengkapnya

      20 Juni jam 22:42 · Tidak SukaSuka · 9 orangMemuat…
    • Misterr Jeans Sang Kinasih Mat mlm jg Mas Arie, Mas Agung, Mas Cipto, Gadis, Mas Aring.. Salam Rahayu.
      20 Juni jam 22:42 · Tidak SukaSuka · 5 orangMemuat…
    • Agung Pambudi ‎@kakang mas Aring Sukaton salam rahayu sugeng ndalu..salam takzimku kang ams..
      20 Juni jam 22:43 · Tidak SukaSuka · 3 orangMemuat…
    • Bunda Lia Gadisku…. malam say…. pulang tunangan ya ….
      20 Juni jam 22:45 · Tidak SukaSuka · 5 orangMemuat…
    • Bunda Lia
      Sudah yakin kan kalau cinta adalah anugrah dari Allah, sekarang tinggal kita mempraktekkannya. Orang yang sudah mempraktekkan anugerah cintanya dapat dilihat dari tanda-tanda sebagai berikut. Pernah mengagumi seseorang? Pasti pernah. Nah kekaguman itu termasuk tanda-tanda cinta meski dalam taraf awal. Ketika kita takjub akan kepandaian seseorang, maka kita akan percaya apa yang dikatakan. Ketika kita kagum akan sebuah lukisan, maka kita nggak akan rela kalau lukisan itu rusak. Begitu juga dengan cinta pada Allah. Pada saat kita mampu mengagumi Allah melalui ciptaan-Nya, maka saat itulah cinta kita sudah mulai bermunculan. Dan bila cinta sudah melekat gula jawa terasa coklat… eh… maksudnya kalau kita sudah cinta sama Allah pasti apapun yang Allah firmankan tak akan pernah kita tidakkan. Kita akan rela mengorbankan apapun agar Allah tidak meninggalkan kita. Ya, nggak???Lihat Selengkapnya

    • Bunda Lia Wa’alaikum salam mas Aring Sukaton… he he he atau ingin memiliki untuk selamaya…xxixixixixixixiiii
      20 Juni jam 22:47 · Tidak SukaSuka · 4 orangMemuat…
    • Akan Maskan Selalu ilang pernah lagi nyelam eh lepas, pernah lagi mandi lepas sdh 3x lepasilang ga ketemu dan semua diarena air..?
      20 Juni jam 22:48 · Tidak SukaSuka · 3 orangMemuat…
    • Bunda Lia Songgo Buwono
      Hidup memang sudah dimafhumi oleh orang-orang bahwa ia tidak selalu landai dan lurus, tidak selalu penuh dengan taburan bunga indah, serta tidak hanya mengandung kenikmatan semata. Tapi hidup selalu bergantian antara nikmat dan musibah, justru bagi sebagian orang hidup tak lebih dari musibah dan kesulitan yang tak henti-hentinya datang bergantian. Ditengah badai tekanan yang melanda jiwa itulah ungkapan dan sikap keluh kesah menemukan tempatnya. Seolah ia bagaikan muara dari segala hasrat kemarahan, kekesalan, dan keengganan akan takdir yang sedang ia jalani. Sekuat apapun upaya yang dilakukan oleh seseorang untuk ‘menelan’ sendiri beban batin, tampaknya akan ada selalu celah bagi ‘keluhan’ itu untuk mengalir dari diri pemiliknya.

      Memang sebagian orang ada yang pandai mengelola keluh kesah itu sehingga menemukan saluran dan caranya yang tepat. Tapi ada juga yang menjadikan keluh kesah sebagai rutinitas yang menyita energinya. bagi sosok seperti itu, rasanyan tidak sah jikalau beban hidup ini harus dimilikinya sendiri. Tapi dari sekian banyak pilihan, munajat adalah salah satu alternatif yang dapat kita pilih kapanpun jua.Lihat Selengkapnya

      20 Juni jam 22:49 · Tidak SukaSuka · 8 orangMemuat…
    • Bunda Lia Mas Akan Maskan… kok lama kemana saja to mas….
      20 Juni jam 22:50 · Tidak SukaSuka · 4 orangMemuat…
    • Akan Maskan Ada aja ko cuma emang lama ga bk2 Fb nya..sy baik2 aja gimana dikau Say..
      20 Juni jam 22:52 · Tidak SukaSuka · 4 orangMemuat…
    • Bunda Lia Doa mas Akan Maskan … aku baik2 saja mas… doakan aku terus ya mas… agar aku tetap tabah menjalani……
      20 Juni jam 22:53 · Tidak SukaSuka · 4 orangMemuat…
    • Cipto Turonggo Kawedar cincin nikah sya cuman buat ilok2 aja bunda ktanya kalo nikah ga ada cincin pengikatnya ora ilok..he.he..
      20 Juni jam 22:53 · Tidak SukaSuka · 4 orangMemuat…
    • Bunda Lia Itu baru tanda pertama, sedangkan tanda lainnya adalah banyak mengingat, merenungkan, melamunkan apa yang kita cintai. Ketika melihat sesuatu yang berhubungan dengan yang kita cintai pasti kita langsung ingat dan menyebut-nyebutnya. Jika melihat kebesaran Allah kita langsung bilang ‘masyaAllah’, ‘subhanallah’, ‘Allahu akbar’ dan kata-kata lain yang menyiratkan ingatan kita pada-Nya.
      20 Juni jam 22:53 · Tidak SukaSuka · 8 orangMemuat…
    • Gadis Exsprit sselamat malam jg Mama,,,he he he,,,tidak Mama,,,gak mua terlalu cepat,,,Biar Allah saja yg mengaturnya
      20 Juni jam 22:54 · Tidak SukaSuka · 5 orangMemuat…
    • Bunda Lia Mas Cipto…. he he he
      20 Juni jam 22:55 · Tidak SukaSuka · 5 orangMemuat…
    • Bunda Lia Gadis aku mau cepat punya menantu say….
      20 Juni jam 22:55 · Tidak SukaSuka · 6 orangMemuat…
    • Akan Maskan Apa yg dikau tau say tentang cincin hilang ku..
      20 Juni jam 22:56 · Tidak SukaSuka · 3 orangMemuat…

       

    • Bunda Lia Mas Akan kadang longgar kadang sesak karena badan mas Akan ndak stabil… xixxixiixxixixiiii.
      20 Juni jam 22:57 · Tidak SukaSuka · 5 orangMemuat…
    • Bunda Lia Songgo Buwono
      Munajat adalah salah satu bahasa yang digunakan seorang mukmin untuk menuangkan keluh kesahnya pada Sang Maha Pemilik Hati. Munajat menjadi media yang senantiasa relevan untuk menghantarkan pesan dari seorang hamba yang sedang merasakan kelemahannya. Munajat adalah aktivitas rutin yang tidak pernah luput dan terlewatkan oleh seorang yang cerdas untuk mengobati dera batinnya yang ia rasa tak akan sanggup ia jalani sendiri dan tanpa bantuan Tuhannya.

      Munajat seperti apakah yang ideal untuk dilakukan seorang mukmin?? Munajat…… sebenarnya bisa menjadi parameter yang menunjukkan seberapa besar kualitas kedekatan seseorang dengan Rabbnya. Bagi sebagian orang, munajat itu akan tiba-tiba terasa mendesak untuk dilantunkan saat ia mengalami peristiwa yang teramat kuat menekan batin. Contoh yang mudah kita lihat adalah saat-saat dimana ada orang yang disayang meninggal dunia. Atau hilangnya harta benda yang diperoleh dari hasil kerja keras dan dalam waktu lama. Atau belum datangnya belahan hati yang terlalu lama rasanya dinanti.Lihat Selengkapnya

      20 Juni jam 22:57 · Tidak SukaSuka · 8 orangMemuat…
    • Bunda Lia
      Bila kedua tanda di atas sudah terpenuhi, boleh kok dibilang kita sudah sedikit mempraktekkan cinta. Tapi agar cinta yang sudah Allah berikan tidak kita salah gunakan untuk mencintai hal-hal yang tidak disukai-Nya, tempatkanlah cinta pada posisi yang benar. Manusia cenderung memiliki dua penempatan akan cinta. Ada orang yang menempatkan cinta berdasarkan nafsu yang lebih mengarah pada keinginan untuk memiliki. Cinta orang seperti ini tentu mudah hilang dan sifatnya fana, karena yang diinginkan biasanya hal-hal yang berupa materi, penampilan fisik seperti kecantikan, ketampanan, dll. Segala hal dilakukan demi mendapatkan kepuasan nafsu. Walaupun Allah memang memberi manusia kecintaan akan dunia, harta benda dan keluarga, bukan berarti lantas kita bebas membiarkan nafsu kita tanpa mempedulikan kebenaran di hadapan-Nya. Kalau udah gitu apa bedanya kita dengan syetan yang menghalalkan segala cara agar mendapat teman nanti di neraka? Na’udzubillah !!!Lihat Selengkapnya

      20 Juni jam 23:02 · Tidak SukaSuka · 7 orangMemuat…

    • Bunda Lia Songgo Buwono
      Singkat kata, munajat yang memiliki cita rasa yang tinggi – yaitu yang dapat dilakukan dengan khusyu’, merendah sempurna, merasa diri hina, tingginya harapan dan besarnya rasa takut kepada Allah, serta konsentrasi penuh saat berdoa – rasanya hanya dapat diperoleh saat momentum “musibah” tepat hadir dalam kehidupan. Kualitas kedekatan dengan Allah SWT meraih posisi puncaknya pada saat itu. Sehingga semua urusan dunia selain yang di’keluh’kan menjadi kecil dan tak berarti, solat menjadi khusyu, bahkan terkadang diiringi tangisan dan ditambah indahnya bacaan.Lihat Selengkapnya

      20 Juni jam 23:06 · Tidak SukaSuka · 10 orangMemuat…
    • Bunda Lia
      Kemudian ada juga orang yang menempatkan cinta itu berdasarkan syar’i yang mengarah pada aturan Islam, yang mencintai hanya karena yang dicintai akan dapat mengingatkan kita akan kebesaran Allah. Cinta yang nantinya akan jadi penolong di hari yang tidak ada pertolongan selain dari-Nya. Cinta yang benar-benar tidak dilandasi nafsu ingin menguasai dan memiliki karena semuanya dilakukan atas dasar ikhlas karena Allah. Cinta semacam ini bersifat abadi. Yang tak akan lenyap ditinggal zaman.Lihat Selengkapnya

      20 Juni jam 23:07 · Tidak SukaSuka · 8 orangMemuat…
    • Bunda Lia Songgo Buwono
      Tapi seiring bergilirnya musim, sejalan dengan berputarnya waktu, duniapun berubah. Kepenatan itu perlahan mengendur. Kegelisahan itu berganti menjadi sakinah. Ketakutan memudar dan harapan menjadi terpenuhi……….Irama jiwapun kini semakin teratur dan hembusan semilir angin mulai nikmat dirasa.

      Tapi saat Allah Al-Lathif menunjukkan rahman-Nya itu……di saat dada mulai lapang, justru doa perlahan-lahan dikurangi muatannya, dalam solat mulai ingat ini-itu. Hal-hal kecil yang tidak pernah dipikirkan waktu dulu. Dzikir mulai diganti kelalaian dan munajat menurun kualitasnya. Dan tanpa terasa, baginya…….munajat itu dilakukan di kala sedih dan susah saja.Lihat Selengkapnya

      20 Juni jam 23:10 · Tidak SukaSuka · 8 orangMemuat…
    • Bunda Lia
      Oleh karena itu tebarkanlah cinta karena Allah di bumi-Nya, agar hidup menjadi indah. Jangan khawatir cinta kita akan habis karena memang cinta itu diciptakan berlapis-lapis. Laksana kuku yang tak habis walau sering dipotong. Dan juga karena kecintaan pada Allah ternyata bisa menyelamatkan orang yang mencintai-Nya dari azab-Nya. Rasulullah bersabda, “Demi Allah, Dia tidak akan mengazab kekasih-Nya, tetapi Dia telah mengujinya di dunia.“

      “Cinta itu anugrah maka berbahagialah, sebab kita sengsara bila tak punya cinta. Cobaan pasti datang menghadang, rintangan pasti datang menghujam.Namun cinta itu kan membuatmu mengerti akan arti kehidupan“.Lihat Selengkapnya

      20 Juni jam 23:13 · Tidak SukaSuka · 7 orangMemuat…
    • Gadis Exsprit he he he,,aduh Mama,,,udah pingin punya cucu ya,,,
      20 Juni jam 23:16 · Tidak SukaSuka · 4 orangMemuat…
    • Bunda Lia Songgo Buwono
      Lalu…..Munajat seperti apakah yang ideal untuk dilakukan seorang mukmin?? Katanya, bagi seseorang yang bagus imannya, Allah senantiasa hadir dalam sedih maupun gembira. Munajat sebagai media komunikasi itu selalu terlantun siang dan malam. Tak perduli kemiskinan yang menjerat lehernya maupun kekayaan yang melimpah di tangannya. Doa dan dzikir menjadi ‘nyanyian’ harian yang menjadi penghibur hati. Munajat itu selalu terpelihara kualitas maupun kuantitasnya. Tampaknya ia memiliki metoda evaluasi tersendiri yang mampu mengkontrol kesadaran dirinya untuk memelihara munajat.Lihat Selengkapnya

      20 Juni jam 23:19 · Tidak SukaSuka · 8 orangMemuat…
    • Bunda Lia Songgo Buwono
      Munajat kala senang memang menunjukkan bahwa pelakunya adalah mukmin sejati. Karena ia masih mampu memiliki hati yang tetap terpaut kebenaran saat syubhat dunia menghiasi matanya. Ia masih dapat memelihara kedekatan dengan Rabbnya meski kenikmatan syahwat dapat dengan mudah direngkuhnya di tengah kelapangan itu. Berbagai kemudahan dan ringannya beban jiwa ia rasakan sebagai karunia Allah natijah (buah) dari kelembutan hati. Munajat di kala senang memperlihatkan bahwa pelakunya adalah orang yang paham benar hakikat kehidupan dan tidak mudah tertipu dan terombang-ambing oleh bergantinya episode-episode kehidupan yang selalu mengalir dan berputar.Lihat Selengkapnya

      20 Juni jam 23:26 · Tidak SukaSuka · 6 orangMemuat…
    • Arie Irfan Ehm__ Ehm__ Masih ingat loh__ Hehehe__ Tapi waktu menyelipkan cincin dijari manis hmmm gimana ea rasanya… Rasa_rasanya pas pas aja tuh__ He he he__
      20 Juni jam 23:26 · Tidak SukaSuka · 4 orangMemuat…
    • Bunda Lia
      Selain munajat di kala susah, munajat di kala senang menjadi menjadi ‘tantangan’ bagi kita untuk dapat meraihnya. Memang ia menjadi parameter yang membantu kita untuk mengukur keimanan, tapi munajat di kala senang juga akan menolong kita menjadi hamba yang lebih ma’rifat pada Tuhan. Mudah-mudahan dengan bermunajat di kala senang, kita akan menjadi manusia yang tidak hanya dapat ‘berkeluh kesah’, tapi menjadi manusia dan hamba yang pandai bersyukur.Lihat Selengkapnya

    • Agung Pambudi amien
      20 Juni jam 23:31 · Tidak SukaSuka · 4 orangMemuat…
    • Bunda Lia Ya Tuhan kami, jadikan kami berdua orang yang tunduk patuh kepada Engkau dan (jadikanlah) di antara anak cucu kami umat yang tunduk patuh kepada Engkau dan tunjukkanlah kepada kami cara-cara dan tempat-tempat ibadat haji kami, dan terimalah taubat kami. Sesungguhnya Engkaulah Yang Maha Penerima Taubat lagi Maha Penyayang.
      20 Juni jam 23:32 · Tidak SukaSuka · 6 orangMemuat…
    • Agung Pambudi amien
      20 Juni jam 23:33 · Tidak SukaSuka · 4 orangMemuat…
    • Arie Irfan Amin Ya Robb___
      20 Juni jam 23:37 · Tidak SukaSuka · 3 orangMemuat…
    • Agung Pambudi berpadunya dua rasa bagai cincin yang abadi tak lekang oleh zaman .tak lekang oleh ruang dan waktu ..abadi selamannya…
      20 Juni jam 23:39 · Tidak SukaSuka · 5 orangMemuat…
    • Agung Pambudi namun jika dua rasa telah berpaling ..maka apalah arti dari sebuah cicin…
      20 Juni jam 23:41 · SukaTidak Suka · 3 orangMemuat…
    • Agung Pambudi anugrah berpadunya dua rasa yang berpadu adalah amanat yang harus dijaga dalam kejujuran rasa dalam kesungguhan bebrayan apapun resikonya ..bahkan kematian itu sendiri…dan dialah sang maha cinta yang mengikat dua rasa manunggal jati..abadi ….laksana cicin yang bercahaya bukan hanya dijari manis ..namun ia bercahaya mengikat cinta didalam dua hati..yang menyatu berpadu satu..abadi selamannya
      20 Juni jam 23:47 · SukaTidak Suka · 3 orangMemuat…
    • Akan Maskan Wuah ga betul Say, daku berat tetap 74 dari dulu n lingkar perut tetap 73..jadi jari2 juga tetap ga bengkak n melancip..he2..
      20 Juni jam 23:59 · SukaTidak Suka · 2 orangMemuat…
    • Arie Irfan Langgeng tidaknya sebuah hubungan tidak bergantung kepada sebuah cincin. Sebuah benda mati tidak akan mengalahkan kekuatan hati, hanya ketulusan dan pengertian yang bisa menjaga keutuhan dua hati. Keabadian sejati hanya milik Yang Maha Abadi. Salam Dini Hari.
      21 Juni jam 0:03 · SukaTidak Suka · 1 orangMemuat…
    • Agung Pambudi ngadep tabuh 00;00 WIB..nyuwun pamit undur diri..SELAMAT MENIKMATI RASA…
      21 Juni jam 0:04 · SukaTidak Suka · 2 orangMemuat…
    • Arie Irfan Kupinang hatimu dengan ketulusan, kutandai dan kuhiasi jemarimu dengan sebuah cincin, menepikan hati dan jiwa pada keabadian. Salam Dini Hari.
      21 Juni jam 0:07 · SukaTidak Suka · 1 orangMemuat…
    • Arie Irfan Rahayu___
      21 Juni jam 0:09 · SukaTidak Suka · 2 orangMemuat…
    • Satyo Aji Sanjaya
      Mengapa Cincin Pernikahan ditaruh di Jari-Manis ??
      Ikuti langkah berikut ini :

      1. Ke-2 telapak tangan bertangkup (spt contoh _/\_ ) di-lanjut, ke-2 jari tengah bersama-sama ditekuk ke arah bawah.
      2. Permainan dimulai , Cobalah membuka ibu jari anda, (ibu jari mewakili orang tua) ibu jari bisa dibuka, karena semua manusia mengalami sakit dan mati. Dgn demikian orang tua kita akan meninggalkan kita suatu hari nanti.
      3. Tutup kembali ibu jari anda, lalu buka jari telunjuk anda, (jari telunjuk mewakili kakak/adik anda) mereka akan memiliki keluarga sendiri, shg mereka juga akan meninggalkan kita.
      4. Tutup kembali jari telunjuk anda,… di-lanjutkan dgn buka jari kelingking, (mewakili anak2 kita) cepat atau lambat anak2 juga akan meninggalkan kita krn hrs berkeluarga sendiri.
      5. Tutup jari kelingking anda,… nach kini lakukan dgn membuka jari-manis anda (*jari yg biasa ‘tuk menaruh cincin perkawinan),,, Apakah bisa…? usahakan terus,,, ‘tuk membuka jari manis itu,.. haa-haay,,, sulit hyaaah…? bikin heran jg,… knapa jari-manis tsb tidak bisa dibuka…(Krn jari manis yg mewakili sbg Suami & Istri,,,) selama hidup anda & pasangan anda,terus melekat satu sama lain. @Salam Rahayu🙂
      Lihat Selengkapnya

      21 Juni jam 3:24 · SukaTidak Suka · 3 orangMemuat…

  • Tulis komentar…

About Bunda Lia

Tidak ada hal yang mustahil apapun dapat terjadi karena manusia memiliki kemampuan yang luar biasa. Untuk menjelmakan suatu keinginan menjadi kenyataan. Hidup damai dan rukun sesama masyarakat. Birunya harapan msh menjadi teka teki, bagai musafir disahara berhrp mendptkan air, saat kemarau mengiringi perja lanannya, smua kering, sepi, bisu hny semilir angin panas ikut menyertai.Kau menyambangiku ketika seluruh pintu telah kukunci. Kita bertukar kata di balik tembok tinggi. Tak ada lagi cekrama canda dan cinta bagi bilik hatiku. Tinggal dinding pemahaman yang lebih agung dari rasa. Kita bukan lagi sepasang jiwa yang mendaki didalam dinding bilik hatiku atau putaran takdir. Kau dan aku menjadi kumpulan keterbatasan yang luruh pada ketentuan Maha Cinta. Tak ada lagi sekeping harap yang kita titipkan pada puing senyap. Sebab asa telah membumbung pada manzila yang lebih tinggi dari arasy. Hati tak lagi mengeja bagai tulisan sang pujangga… kemungkinan beriringan mamasuki dinding tembok yang kokoh. Telah kubangun bilik jiwa yang melampaui wingitnya puri pemujaan. Kutisik waktu dengan benang pengharapan yang lebih detail dari semua keinginan….

Posted on September 22, 2011, in Tulisan Bunda Lia. Bookmark the permalink. Tinggalkan komentar.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: