“SEMAR PAMONG PARA KSATRIA MISKIN” Hari ke 6 www.catatan.songgobuwono.com/semar.html

“SEMAR PAMONG PARA KSATRIA MISKIN” Hari ke 6  

(Ikuti tulisan selanjutnya Klik Judul) http://www.catatan.songgobuwono.com/semar.html

oleh Bunda Lia pada 18 Oktober 2011 jam 17:36
SEMAR PAMONG PARA KSATRIA MISKIN
(Ikuti tulisan selanjutnya Klik Judul) 
http://www.catatan.songgobuwono.com/semar.html

Sejatinya Semar adalah Sanghyang Ismaya, Semar adalah salah satu tokoh yang sangat di idolakan masyarakat oleh masyarakat jawa. Dalam kisah Mahabaratha versi India, Semar tidak ada, karena Semar Ada di tanah Jawa dan di sandingkan dengan cerita pewayangan. Semar di Bali dikenal dengan nama Tualen.
Asal usul Semar :
Sang Hyang Tunggal mencipta rasa bathin dan akhirnya membuahkan “Ndog Jagat”, berupa sebutir telur Nur. Di Kayangan telur tersebut terbagi menjadi lima.

Kulit luarnya menjadi Batara Catur Goro atau di sebut TOGOG.
Kulit telurnya (kulit ari) menjadi Batara Ismaya atau di sebut SEMARPutih telurnya menjadi Batara Sarawito atau di sebut MBILUNG.
Kuning Telurnya menjadi Batara Guru.
Sedang Sukmanya menjadi CAHYO BRO MARKOTO atau Cahaya yang tak terbilang sebagai Titisan Sanghyang Wenang.

Karena Semar berwajah sederhana dan tidak menyukai hal kemewahan maka tahta Kayangan Suralaya di serahkan pada si bungsu atau adik ragil Batara Guru . Sedang Semar, Togog dan Mbilung turun ke dunia. Di dunia mereka mengadakan kesepakatan. Togog dan Mbilung di beri pilihan oleh Semar. Mau mengikuti Ratu Miskin tapi menangan dalam setiap pertarungan, atau mengikuti Ratu kaya tapi selalu kalah dalam setiap peperangan. Karena Togog dan Mbilung itu selalu memanjakan Nafsu makannya maka Togog dan Mbilung memilih Mengiluti Ratu Kaya meski selalu kalah dalam setiap peperangan. Yaitu Ratu-ratu di luar Jawa.

Sedang Semar Memilih mengikuti Ratu Miskin tapi selalu menang dalam setiap peperangan yaitu momong Wiji Ratu Tanah Jawa. Yang pertama kali di ikuti adalah Bambang Bermani.
Maka dalam setiap kisah pewayangan apabila yang di mong Togog dan Mbilung bertarung dengan yang di mong Semar meski yang di mong Semar itu bayi, maka yang di mong Togog dan Mbilung pasti kalah.
Baik Semar maupun Togog, keduanya merupakan penasehat para ksatria. Jika kita mencermati dialog-dialog keduanya dengan para ksatria yang diikutinya, maka semuanya akan segera menjadi jelas. Keduanya selalu memberikan nasehat-nasehat yang baik dan berguna. Bedanya, keduanya berdiri pada pihak yang berseberangan.

Saat turun ke dunia, Semar bertemu dengan dua orang pangeran dari negeri Atas Angin yang suka berbuat jahat. Pada waktu itu sedang membegal (mencegat orang-orang yang lewat untuk di rampok) di jalan. Oleh semar yang besar di banting dan di jepit pada batang pohon dan di tarik. akhirnya badannya jadi Panjang. Sedang adiknya di injak kakinya sehingga pincang.
Karena sudah tobat maka Semar menawari jadi anak angkatnya. setelah mau, maka yang besar dinamakan Petruk dan yang kecil dinamakan Gareng. Statusnya kemudian di balik.
Yang kecil menjadi kakaknya dan yang besar di jadikan adiknya.

Setelah Kyai Semar mendapatkan 2 anak angkat dan sembari momong Wiji Ratu Tanah Jawa bernama Bambang Bermani, pada saat siang yang terik, Berjalanlah Kyai Semar sambil memikirkan, “kenapa …kok hanya memomong orang lain dan tidak momong diri sendiri”
Kemudian dengan Mengheningkan cipta, Kyai Semar “menyedo” (mencipta dari rasa bathinnya) atau mencipta bayangannya sendiri menjadi seorang anak yang mirip dengan dirinya.
Karena tercipta dari bayangannya maka di beri nama BAGONG yang terdiri dari nama BA = Besar dan GONG = Ghaib. Siapa yang di ikuti Bagong maka memiliki Kekuatan Ghaib yang besar.

Karena tercipta dari bayangannya sendiri maka segala tingkah polah Bagong tidak akan bikin kualat. Jadi ketiga putra Kyai Semar memiliki nama yang mendukung seorang calon Raja mendapatkan Wahyu.

Cobalah perhatikan baik-baik, bagaimana intonasi suara dan argumentasi yang disampaikan Togog dalam berbagai dialog ‘internasional’. Ia tidak pernah marah, tidak pernah tersinggung, dan bahkan tidak pernah langsung menyanggah pendapat orang lain (terutama orang yang diikutinya). Ia, selalu memikirkan lebih dahulu, dan dengan kalimat yang jelas, iramanya lambat, serta berkata-kata dengan nada rendah dan berat; saat menyatakan pendapatnya. Ia bahkan tidak pernah berkata-kata dengan kalimat yang dinyatakan secara cepat dan bernada tinggi. Baginya, semua masalah pasti bisa diatasi secara baik. Togog, adalah tipikal orang yang selalu berpikir positif. Bahkan saat atasannya menyatakan kepadanya tentang niat dan gagasan jahatnya, ia selalu memberikan wawasan yang tetap berkutub positif, dan sama sekali tidak pernah terbawa arus menjadi berpendapat negatif. Meskipun lawan bicaranya berbicara dengan berteriak-teriak, memaki, serta memakai rangkaian kalimat bernada tinggi yang disampaikan secara sangat cepat (karena sangat emosional), Togog tetap berperi-laku santun, tetap memegang tata-krama, dan berbahasa halus. Bahkan nada bicaranya tidak ikut-ikut menjadi bernada tinggi. Ia tetap menggunakan nada yang rendah, dengan kecepatan bicara yang relatif lambat, dan suara yang berat


Tidak SukaSuka · · Berhenti Mengikuti KirimanIkuti Kiriman · Bagikan · Hapus

  • 100 dari 123
    • Petruk Tralala Amiiin….weeeh adem rasane hehehe…monggo dipun lajengaken, kulo sinambi leyeh2..

      Selasa pukul 18:55 · Tidak SukaSuka · 2 orangMemuat…
    • Joko Lelono njiih terapi rumiyin bunda supadoso mboten lungkrah.lha njiih semar puniko tiang ingkang pidak pejaratan.mboten sugih dunyo namung sugih ati.remeninpun hangayomi dateng sesami.istirahat rumiyin bunda…amrih mboten sayah.

      Selasa pukul 18:57 · Tidak SukaSuka · 2 orangMemuat…
    • Eko Susanto Amiiiiin…… Amin…. Sugeng Ndalu Saudaraku Kanda Petruk Tralala, Kanda Joko Lelono… Smoga Semuanya Sehat Wal’afiat Dan Kaberkahan ALLAH….. SUKSES SELALU…. AMIIIN…. AMIN YRA…. .. Salam Kasih Dan Damai Dihati Semuanya…….

      Selasa pukul 19:02 · Tidak SukaSuka · 2 orangMemuat…
    • Kristanto Blackmaker FromHeaven He2..kulo nembe patah hati bun.dadi namane t damel angel.he2..
      Sugeng ndalu ugi. Suwun bun,panjengan ugi..amin.

      Selasa pukul 19:04 · Tidak SukaSuka · 2 orangMemuat…
    • Denmas Riyanto Sugeng ndalu Bunda !!
      salam…rahayu !!

      Selasa pukul 19:11 · Tidak SukaSuka · 2 orangMemuat…
    • Bagyo Pinisepuh Eyang ku yo ngono, bunda

      Selasa pukul 19:11 · Tidak SukaSuka · 2 orangMemuat…
    • Aiman Yiman Ya di imbangi dgn rehat bund.
      Jgn terlalu di paksa, kami siap menunggu wedaran.

      Selasa pukul 19:12 · Tidak SukaSuka · 2 orangMemuat…
    • Kakang Prabu Anom Selamat malam Bunda & seluruh yang telah hadir….

      Selasa pukul 19:20 · Tidak SukaSuka · 2 orangMemuat…
    • Trah Kidung Alam Bunda kang kinasih kulo reman crito wayang suwun carito semar wau sugeng dalu sugeng riyadi.

      Selasa pukul 19:22 · Tidak SukaSuka · 2 orangMemuat…
    • Eko Susanto Amiiin…… Selamat Malam Abah Kakang Prabu Anom…… Salam Kasih Dan Damai Dihati Semuanya…..

      Selasa pukul 19:23 · Tidak SukaSuka · 2 orangMemuat…

    • Bunda Lia Jika dalam suatu dialog, ternyata Sarawita sang asisten membuat kesalahan. Misalnya, salah ucap atau salah berargumentasi, maka biasanya Togog dengan sabar dan bijak, akan mengingatkan Sarawita. Jangan lupa, Sarawita adalah tokoh yang seringkali memberikan reaksi terlalu cepat dan dengan nada bicara yang juga cepat dan agak terburu-buru. Karenanya, bisa saja ia salah ucap, karena belum sempat memikirkan dalam-dalam sudah mengucapkan apa yang dirasakannya. Ia juga terkenal sebagai tokoh yang seringkali terlampau cepat memberikan tanggapan dan persetujuan kepada boss-nya (Togog), sebelum Togog menyelesaikan seluruh pembicaraannya…

      Selasa pukul 19:30 · Tidak SukaSuka · 7 orangMemuat…
    • Bunda Lia Mbak Chety Eko Susanto he he he dah perjalanan apa belum say…???

      Selasa pukul 19:31 · Tidak SukaSuka · 3 orangMemuat…
    • Bunda Lia Waduhhhhh mas Kristanto….

      Selasa pukul 19:31 · Tidak SukaSuka · 4 orangMemuat…
    • Bunda Lia Mas Denmas Riyanto sugeng dalu ugi mas pamuji rahayu wilujeng njih…

      Selasa pukul 19:32 · Tidak SukaSuka · 3 orangMemuat…
    • Bunda Lia Nun injih mas Bagyo Pinisepuh… sugeng dalu ….

      Selasa pukul 19:33 · Tidak SukaSuka · 4 orangMemuat…
    • Bunda Lia He he he mas Aiman Yiman… siap mas makasih…

      Selasa pukul 19:34 · Tidak SukaSuka · 4 orangMemuat…
    • Bunda Lia Kakang Prabu Anom selamat malam salam kasihku mas…

      Selasa pukul 19:35 · Tidak SukaSuka · 5 orangMemuat…
    • Bunda Lia Mas Trah Kidung Alam… kadangku kang kinasih… pamuji rahayu mas Trah salam kangen…

      Selasa pukul 19:35 · Tidak SukaSuka · 4 orangMemuat…
    • Eko Susanto Amiiiin….. Hemmm….. He.he.he……. Masih Stanby Di BLA Bun……. Namun Demikian Alhamdulillah…. Tetap Masih Bisa Mengikuti Menyimak SEMAR PAMONG PARA KSATRIA MISKIN Bunda…… Maturnuwun Sanget Injih Bun…….. Salam Kasih Dan Ta’dhim Dalem Bunda…

      Selasa pukul 19:37 · Tidak SukaSuka · 2 orangMemuat…
    • Bunda Lia Mas Joko Lelono sayahing rogo mungkin njih mboten mas… ning kok njih lungkrah lemes…

      Selasa pukul 19:38 · Tidak SukaSuka · 4 orangMemuat…
    • Bunda Lia He he he he mbak Chety sayang… entahlah aku inginya memeluk erat2 para kawulo alit mbak … karena aku ingin sekali berbaur dengan mereka tanpa memangdang trah dan golongan….

      Selasa pukul 19:41 · Tidak SukaSuka · 6 orangMemuat…
    • Bunda Lia Songgo Buwono Nah, di sinilah letak kesulitan seorang Togog…. Ia memerlukan seorang staf ahli, tetapi Sarawita seringkali malah mempersulit keadaan, dengan berkata-kata sebelum Togog menyelesaikan kalimatnya. Maksudnya sih baik, tetapi maksud yang baik, jika diungkapkan terlalu terburu-buru, seringkali dampaknya menjadi buruk. Dari pasangan Togog dan Sarawita inipun, kita bisa belajar banyak. Misalnya, belajar tentang perlunya kompak dalam menyampaikan pendapat, perlunya belajar menyatukan pandangan, perlunya belajar saling mendukung untuk mencapai suatu tujuan, perlunya saling berterus terang di antara anggauta tim, dan perlunya belajar untuk selalu berdamai dan saling bertenggang-rasa dengan kawan seiring (teman sejawat)….

      Selasa pukul 19:45 · Tidak SukaSuka · 7 orangMemuat…
    • Eko Susanto ALHAMDULILLAH………. AMIIIIN….. AMIN YA RABBAL ALAMIN………….. MATURNUWUN SANGET BUNDA LIA……… BARAKKAHUALLAH….. AMIIIIN…. AMIN …. INJIH BUNDA….. SEMANGAT INJIH BUN….. SUGENG NDALU…… SALAM KASIH DAN DAMAI DIHATI BUNDA LIA DAN SEMUANYA…….

      Selasa pukul 19:46 · Tidak SukaSuka · 3 orangMemuat…
    • Edy Yusuf Ritonga Selamat malam Bunda Lia dan seluruh keluarga besar yang hadir…

      trima kasih Bunda atas tag dan wedaran nya ya Bunda…
      Bunda saya nyimak Bun,,

      salam takdhim saya Bunda ….. Rahayu…..

      Selasa pukul 19:48 · Tidak SukaSuka · 4 orangMemuat…
    • Bunda Lia Songgo Buwono Seperti saya sudah sampaikan, Togog adalah tokoh baik dan bijak, ia penasehat yang baik. Kebetulan saja ia berdiri di pihak asing atau musuh. Setiap kali terjadi dialog dengan atasanya yang mempunyai niat atau gagasan jahat, ia selalu berusaha untuk menasehati dan memberikan wawasan tentang berbagai risiko yang harus ditanggung, jika niat dan gagasan jahat itu dilaksanakan. Jika perlu, ia akan berusaha membujuk, supaya niat dan gagasan jahat itu dibatalkan saja. Ringkasnya, ia selalu berusaha, supaya junjungannya itu berubah menjadi orang baik. Namun, namanya juga orang jahat…..

      Selasa pukul 19:51 · Tidak SukaSuka · 6 orangMemuat…
    • Misterr Jeans Sang Kinasih Slamat mlm Ibundaq… Derek nyimak… Salam kasihq slalu.

      Selasa pukul 19:52 · Tidak SukaSuka · 4 orangMemuat…
    • Bunda Lia Songgo Buwono Mana ada yang mau dinasehati supaya berubah menjadi orang baik? Dalam kasus seperti ini, jelaslah Togog tidak pernah goyah dan tidak pernah berputus asa untuk selalu menasehati atasannya itu, supaya berubah dan menjadi berperi-laku baik. Bahkan, jika ia dimaki-maki oleh atasannya, karena sikap dan pendapatnya itu seolah-olah seperti ingin menggagalkan gagasan dan niat jahat atasannya, maka Togog dengan kepala dingin tetap tidak bergeming. Bahkan ia tidak lantas membalas memaki, membuat isu, atau melawan kata-kata yang diucapkan atasannya. Ia lebih suka mendengarkan lebih dahulu selama beberapa saat, lalu menyatakan pendapatnya dengan bahasa yang santun, bernada rendah, dan berimana lambat. Suatu upaya yang sangat bijak, untuk meredam kemarahan atasannya….

      Selasa pukul 19:58 · Tidak SukaSuka · 7 orangMemuat…
    • Gus Alam Maya m a n t a FFF Jempoler kagem bunda lia yang terkinasih asalam rahayu rahayu sagung dumadi

      Selasa pukul 20:03 · Tidak SukaSuka · 4 orangMemuat…
    • Bunda Lia Nun injih mbak Chety Eko Susanto… terimakasih…

      Selasa pukul 20:03 · Tidak SukaSuka · 3 orangMemuat…
    • Bunda Lia Mas Misterr Jeans Sang Kinasih selamat malam salam kasihku mas….

      Selasa pukul 20:04 · Tidak SukaSuka · 4 orangMemuat…
    • Bunda Lia Alaika salam Dik Edy Yusuf Ritonga….selamat malam dik… terimakasih dik doaku selalu…

      Selasa pukul 20:06 · Tidak SukaSuka · 3 orangMemuat…
    • Eko Susanto Amiiiin…. Bunda Lia….. Sendhiko Dawuh…………

      Selasa pukul 20:08 · Tidak SukaSuka · 2 orangMemuat…
    • Bunda Lia Songgo Buwono Belajar dari semua hal ini, maka jelaslah bahwa kita saat ini sebenarnya sangat memerlukan tokoh-tokoh seperti Togog, yang bekerja di kalangan para ksatria yang berwatak jahat. Kita memerlukan banyak tokoh Togog, karena justru negara kita sekarang ini penuh dengan para ksatria berwatak jahat, candhala, culika, dan tidak tahu malu; yang tidak saja mempermalukan diri sendiri, tetapi juga mempermalukan negara dengan segala kelakuan, sifat, dan tindak-tanduknya. Kita sangat kekurangan tokoh-tokoh seperti Togog, yang tidak pernah berhenti menasehati para ksatria jahat itu…..

      Selasa pukul 20:14 · Tidak SukaSuka · 5 orangMemuat…
    • Abdullah Ali Sugeng ndalu sedoyo kemawon….tansah widodo slamet raharjo…..amin…

      Selasa pukul 20:14 · Tidak SukaSuka · 4 orangMemuat…
    • Eko Susanto Amiiiiin…….. Sugeng Ndalu Abah Ali….. Maturnuwun Sanget Doanipun….. Salam Kasih Dan Ta’dhim…..

      Selasa pukul 20:20 · Tidak SukaSuka · 2 orangMemuat…
    • Bunda Lia Songgo Buwono Kita bahkan cenderung melupakan, bahwa tokoh seperti Togog justru sangat diperlukan di dalam kehidupan nyata kita. Sebaliknya, kita sudah amat sangat mengenal tokoh seperti Semar, Gareng, Petruk, dan Bagong; yang bekerja pada kelompok ksatria yang berperi-laku dan berwatak baik. Tetapi harap dicatat, bahwa dalam kehidupan nyata, gagasan dan niat buruk; bisa saja timbul bahkan tidak saja dari para ksatria yang berperi-laku dan berwatak jahat, tetapi juga dari kalangan para ksatria yang sehari-harinya dikenal berperi-laku dan berwatak baik. Misalnya, saat mereka lupa diri, khilaf, atau berubah menjadi membutakan diri; karena sedang berkuasa atau sedang berharta…

      Selasa pukul 20:22 · Tidak SukaSuka · 7 orangMemuat…
    • Bunda Lia Songgo Buwono Ismaya yang telah berubah menjadi berwajah buruk dan perut buncit, dan Togog juga berwajah tidak kalah buruknya dengan mulut amat lebar, serta Manikmaya yg juga merasa amat bersalah menghadap ayahanda mereka sambil menangis, minta ampun dan minta dikembalikan pada wajah rupawan seperti semula. Sang Hyang Tunggal yang kemarahannya sudah reda hanya bisa menyesali kutukannya dan mengajak putera-puteranya untuk ikhlas menerima cobaan ini….

      Selasa pukul 20:30 · Tidak SukaSuka · 6 orangMemuat…
    • Antok Nuansa Antika trima kasih Bunda slamat malam (para pini sepuh]

      Selasa pukul 20:32 · Tidak SukaSuka · 2 orangMemuat…
    • Bunda Lia Kadangku kang kinasih Gus Im… Gus Alam Maya he he he, lama nggak jumpa kalau ndak tak senggol …di inbox… kemana saja..???

      Selasa pukul 20:34 · Tidak SukaSuka · 5 orangMemuat…
    • Edy Yusuf Ritonga Selamat malam dan kembali Kasih Bunda Lia….

      trima kasih atas doa tulus nya Bunda,
      moga doa tulus Bunda di balas ALLAH SWT dgn pahala berlipat ganda….
      Amin Ya Robbal Alamin…..

      Selasa pukul 20:38 · Tidak SukaSuka · 6 orangMemuat…
    • Gus Alam Maya bunda lia@ menghaturkan pangaksami , wadaG kawulo taksih piningit ing banyyu segoro

      Selasa pukul 20:38 · Tidak SukaSuka · 4 orangMemuat…
    • Bunda Lia Kang Abdullah Ali kae Gus Im muncul… arep nyumbang Wayange po yo he he he… timbang duwite di enggo klenceran neng L N terus…. yo ngono po…

      Selasa pukul 20:39 · Tidak SukaSuka · 4 orangMemuat…
    • Bunda Lia Mas Antok Nuansa Antika… selamat malam mas salam kasihku selalu…

      Selasa pukul 20:40 · Tidak SukaSuka · 4 orangMemuat…
    • Syah Ruddin mat malam bunda

      Selasa pukul 20:40 · Tidak SukaSuka · 2 orangMemuat…
    • Abdullah Ali Hahahaha…kasinggihan Den Ayu….mbok menowo wudele gus Im bolong mengkok rak yo sendiko dawuh hahahaha….

      Selasa pukul 20:48 · Tidak SukaSuka · 2 orangMemuat…
    • Bunda Lia Songgo Buwono Karena kondisi fisik Ismaya yang tidak memungkinkan, maka rencana Hyang Tunggal untuk menyerahkan tugas-tugas di Jonggring Saloka tidak jadi diserahkan pada anak tertuanya itu, namun dialihkan pada Manikmaya. Tugas Manikmaya ke depan adalah mengembangkan keturunan para dewata ke Mayapada dan mengawasi kehidupan seluruh umat manusia. Ismaya kelak harus turun ke mayapada untuk mendampingi dan menjaga keturunan para dewata dalam menjalani kehidupannya sehari hari, sedang Antaga bertugas mendampingi dan menginsyafkan orang-orang yang angkara murka dan keluar dari jalan yg lurus. Sebagai bagian dari sebutir telur, walau kedudukan berbeda namun harus memiliki tujuan yg sama dalam memelihara kehidupan di mayapada….

      Selasa pukul 20:53 · Tidak SukaSuka · 6 orangMemuat…
    • Abdullah Ali Sepurane Den Ayu….hp eror terus kabotan kb…..arep komentar wae wuangel pol jiiiiiiaaaaannnn hahahaha….

      Selasa pukul 20:56 · Tidak SukaSuka · 3 orangMemuat…
    • Bunda Lia Gus Im.. Gus Alam Maya.. he he he arep dadi Bayu Samodro po Gus… wislah aku yakin dirimu mampu dalam segala hal… nyumbang Wayang ora ngentekke duwit cik kok yo Gus, he he he he ora kanggo Pribadi ning kanggo Nusantoro loh piye jal….

      Selasa pukul 20:56 · Tidak SukaSuka · 4 orangMemuat…
    • Bunda Lia Kang Dullah he he he po yo dadak ngenteni bolonge wudel… la piye jal…. opo wis tego karo bumi pertiwi iki….??? Mosok ra nyantol sasmitane tujuan Semar Mbangun Kayangan…..

      Selasa pukul 20:58 · Tidak SukaSuka · 4 orangMemuat…
    • Bunda Lia Songgo Buwono Manikmaya yang kini menjadi Betara Guru diberi gelar Jagadnata karena bertugas mengatur dan menguasai alam raya, ia juga bernama Hyang Otipati karena ia berkuasa menghukum mereka yg bersalah. Sebelum keturunan dewata menyebar, Ismaya yg diberi nama Semar serta Togog sementara masih menetap di Kahyangan, ikut mengawasi dan menegur Manikmaya apabila melakukan tindakan yg salah. Setelah menyerahkan kekuasaan dan mengatur pembagian tugas itu, Hyang Tunggal serta istrinya naik ke kehidupan abadi di Surgadimulya. Apabila dikemudian hari nanti Batara Guru atau Hyang Pramesti sempat merasa takabur dengan segala kekuasaannya, anugerah pusaka maupun kesaktiannya, maka ia akan mendapatkan hukuman dari Hyang Tunggal….

      Selasa pukul 21:07 · Tidak SukaSuka · 7 orangMemuat…
    • Bunda Lia Songgo Buwono

      Dinobatkannya Betara Guru menjadi penguasa jagad sempat mendapat tentangan dari beberapa kalangan termasuk dari jenis jin, dedemit dan duruwiksa. Misalnya, suatu kerajaan demit Dahulagiri yg dipimpin dua rasaksa bernama Cingkarabala dan Balaupata serta yg berbentuk sapi bernama Andini. Setelah Manikmaya berhasil menaklukkan mereka, maka Cingkarabala dan Balaupata diberi tugas menjaga pintu masuk Jonggring Saloka, sementara Andini yg bisa terbang menjadi tunggangan Manikmaya bila bepergian…..Lihat Selengkapnya

      Selasa pukul 21:12 · Tidak SukaSuka · 6 orangMemuat…
    • Bunda Lia

      Sementara itu, dari kerajaan lain, seorang jin yg bernama Kalamercu juga akhirnya berhasil dikalahkan oleh Manikmaya. Meskipun, karena teramat saktinya, Manikmaya cukup kerepotan dalam pertarungan melawan Kalamercu ini sampai-sampai kaki Batara Guru sempat terjepit di perbukitan lereng gunung Mahameru sehingga sepasang kakinya ini mengecil. Karena cacat kakinya ini Manikmaya juga sering disebut sebagai Sang Hyang Lengin….Lihat Selengkapnya

      Selasa pukul 21:20 · Tidak SukaSuka · 6 orangMemuat…
    • Bunda Lia Songgo Buwono Saat yg lain, salah seorang yg masih terhitung keturunan Sang Hyang Tunggal lain yg bernama Batara Kaneka Putera yg berdiam di kerajaan lain menuntut haknya utuk juga berkuasa di Kahyangan. Ketika akhirnya Kaneka Putera bisa dikalahkan Batara Guru dan ikut mengabdi di Jonggring Saloka bersama sama Semar dan Togog , ternyata memiliki sifat suka bersenda gurau dan bercanda, namun terkadang agak melewati batas….

      Selasa pukul 21:23 · Tidak SukaSuka · 5 orangMemuat…
    • Joko Lelono ooh ngaten ingkang lemes niku batosipun thoh bunda…menawi ngaten tambane…hehehe nopo njiiih…tangled kemawon kalih bu siwi mesti ngertos….

      Selasa pukul 21:25 · Tidak SukaSuka · 2 orangMemuat…
    • Bunda Lia Songgo Buwono Cocok mas Joko… he he he…

      Selasa pukul 21:26 · Tidak SukaSuka · 2 orangMemuat…
    • Joko Lelono sampun dahar nopo dereng bunda…ampun supe njiih dahar rumiyin mbenjing dinten sabtu tambane dumugi wonten manding kok.

      Selasa pukul 21:31 · Tidak SukaSuka · 1 orangMemuat…
    • Bunda Lia Songgo Buwono

      Sampai suatu ketika Kaneka Putra dianggap keterlaluan oleh Batara Guru dalam mengejek rupa dan penampilan Semar dan Togog pada suatu pembicaraan serius, sehinga keluar supata Manikmaya yg mengakibatkan penampilan Kaneka Putera yg semula tampan dan rupawan berubah menjadi mirip Semar dan Togog. Sejak saat itu Batara Kaneka Putera diberi nama Batara Narada. Ia mendampingi Manikmaya dalam tugas sehari hari di Kahyangan sebagai penasihat…..Lihat Selengkapnya

      Selasa pukul 21:33 · Tidak SukaSuka · 6 orangMemuat…
    • Bunda Lia Ok sip lah tak tunggu loh mas Joko Lelono… xixixixixixi….

      Selasa pukul 21:37 · Tidak SukaSuka · 2 orangMemuat…
    • Eko Susanto Amiiin……. Manttaapp!!”…. Sugeng Ndalu Bunda Lia…. Nderek Nyimak Bun……… Maturnuwun Sanget…… .

      Selasa pukul 21:45 · Tidak SukaSuka · 2 orangMemuat…
    • Abdullah Ali lanjut….wis ben katrok mlayu ning warnet aku Den Ayu hahahaha…..

      Selasa pukul 21:48 · Tidak SukaSuka · 1 orangMemuat…
    • Eko Susanto Hemmm….. He.he.he.he….. Abah Ali…….. Sugeng Ndalu……. Salam Kasih Dan Damai Dihati…….

      Selasa pukul 21:51 · Tidak SukaSuka · 2 orangMemuat…
    • Joko Lelono njiih bunda insya Alloh kemawon. nembe kulo kalih mas hadi rembagan.

      Selasa pukul 21:51 · Tidak SukaSuka · 1 orangMemuat…
    • Abdullah Ali mbak Eko Susanto sugeng ndalu….amin.

      Selasa pukul 21:56 · Tidak SukaSuka · 1 orangMemuat…
    • Eko Susanto Alhamdulillah…… Amiiin…. Amin… Injih Abah Ali…… Maturnuwun Sanget……..

      Selasa pukul 21:59 · Tidak SukaSuka · 3 orangMemuat…
    • Bunda Lia Mas Joko Lelono Nun injih kulo nderek kemawon…

      Selasa pukul 22:17 · Tidak SukaSuka · 1 orangMemuat…
    • Bunda Lia Kang Dullah lak yo tenan… nek urusan jagat endi sing peduli…. padahal kanggo kepentingan wong akeh…

      Selasa pukul 22:18 · Tidak SukaSuka · 3 orangMemuat…
    • Abdullah Ali Den Ayu hahahaha….sing gelem peduli justru kere koyo awake dewe yo Den Ayu hahahaha….teko manteb wae Den Ayu….yen pancen iki jejibahan sing kudu kelakon,mengko rak yo ono sing nulung hehehehe…sepurane yo Den Ayu….

      Selasa pukul 22:27 · Tidak SukaSuka · 3 orangMemuat…
    • Eko Susanto Alhamdulillah…… Amiiin…. Amin……. Smoga Doa Abah Ali Terijabah Terkabulkan ALLAH…… AMIIIIN…. AMIN YRA………. Salam Kasih Selalu Abah……

      Selasa pukul 22:31 · Tidak SukaSuka · 2 orangMemuat…
    • Joko Lelono sumonggo dipun sakecaken njiih. ingkang yektos jembar segara ler lan kidul kangge ngapurani. ra ngaten tho bunda.

      Selasa pukul 22:31 · Tidak SukaSuka · 1 orangMemuat…
    • Abdullah Ali mbak Eko…insyaAllah…amin amin amin…

      Selasa pukul 22:37 · Tidak SukaSuka · 1 orangMemuat…
    • Abdullah Ali sepurane…waktuku habis…

      Selasa pukul 22:38 · Tidak SukaSuka · 1 orangMemuat…
    • Aring Sukaton Lha aq awit isyo mlebu , met malam semuanya hehehehe crito Semar makin menarik hehehee

      Selasa pukul 22:45 · Tidak SukaSuka · 1 orangMemuat…
    • Aring Sukaton Lha aq awit isyo mlebu , met malam semuanya hehehehe crito Semar makin menarik hehehee

      Selasa pukul 22:48 · Tidak SukaSuka · 1 orangMemuat…
    • Bunda Lia Kang Abdullah Ali… wah jian kang bener aku lagi merasakan betapa berat merasakan beratnya punya gawe kali ini … tidak seperti biasane kang… lah dalah iki malah aku dikancani barang sing ra ketok ket mau jam 22.00 sampai sak iki kok onok song glibetan nunggoni aku….

      Selasa pukul 23:04 · Tidak SukaSuka · 1 orangMemuat…
    • Bunda Lia Kang Dullah aku bingung wae kok kang, kenopo yo kanggo keselamatan orang banyak tidak ada yang mau peduli… giliran nanti ada peristiwa baru sadar… lalu apa tidakan kita selanjutnya… aku bener2 lagi dalam rasa yg bercampur aduk….

      Selasa pukul 23:13 · Tidak SukaSuka · 2 orangMemuat…
    • Bunda Lia Wowwwaaaalllahhhh mas Aring Sukaton… hemmm kok ya merinding semua tengkukku rasane… wissss jiannnn… tenan kok yo glibetan to yo….

      Selasa pukul 23:14 · Tidak SukaSuka · 2 orangMemuat…
    • Muhamad Mukhtar Zaedin ‎@ met malam BundaLia dan sahabatku semua, salam kasih selalu, rahayu.

      Selasa pukul 23:19 · Tidak SukaSuka · 1 orangMemuat…
    • Muhamad Mukhtar Zaedin ‎@ hmmm ada apa BundaLia?

      Selasa pukul 23:22 · Tidak SukaSuka · 1 orangMemuat…
    • Eko Susanto Nuwun Injih Bunda Lia…… Terimakasih Banyak Pencerahannya Injih Bun…….. Salam Kasih Dan Semangat Damai Dihati Semuanya……… Love U Mom………..

      Selasa pukul 23:28 · Tidak SukaSuka · 1 orangMemuat…
    • Abdullah Ali Salam ta’limku yo Den Ayu…..kagem panjenenganipun ingkang rawuh….alhamdulillah.

      Selasa pukul 23:29 · Tidak SukaSuka · 1 orangMemuat…
    • Eko Susanto Amiiiiin…… Nuwun Injih Abah Ali…… Sugeng Ndalu….. Salam Ta’dhim……

      Selasa pukul 23:33 · Tidak SukaSuka · 1 orangMemuat…
    • Misterr Jeans Sang Kinasih Nyuwun sewu Ibunda.. Memang ada makluk Gaib yg dtang tmpat Ibunda.. Nti akan banyak lg yg dtang pas mendkti Hajat Ibunda, pengen ikut berpartisipasi kyaknya Ibunda..

      Selasa pukul 23:35 · Tidak SukaSuka · 1 orangMemuat…
    • Bunda Lia Walahhhh jiannnn tenan biasane ora merinding koyo ngene loh kang kok iki terasa banget ya… hemmmm… aneh tenan….

      Selasa pukul 23:35 · Tidak SukaSuka · 1 orangMemuat…
    • Bunda Lia Mas Muhamad Mukhtar Zaedin… entahlah mas kenapa kok merinding… dan kayak ada yg…. ahhhhh entahlah….

      Selasa pukul 23:36 · Tidak SukaSuka · 1 orangMemuat…
    • Bunda Lia Mas Misterr Jeans Sang Kinasih… weladalah … lole lole blukutuk monyor2 he he he cilekek tenan dongamu mas Jeans aku lagi kademen mergo mrinding nggak mari2 malah medeni… wissss jiaannnn…

      Selasa pukul 23:44 · Tidak SukaSuka · 1 orangMemuat…
    • Bunda Lia Kang Dullah… we isih urip po wis keweden jur sunah rosul kang … mas jeans temani aku melek…. tinimbang dari pada aku tidur malah melihat macam2 kejadian lebih baik nggak tidur….

      Selasa pukul 23:45 · Tidak SukaSuka · 1 orangMemuat…
    • Misterr Jeans Sang Kinasih Siapp.. Ibunda tak kancani..

      Selasa pukul 23:50 · Tidak SukaSuka · 1 orangMemuat…
    • Bunda Lia

      Mas Misterr Jeans Sang Kinasih tak ndalang maneh wae… diatas aku jelaskan bahwa Sang Hyang Tunggal adalah suami dari Dewi Wiranti putri dari Sang Hyang Rekatatama. Serta ayah dari Batara Ismaya (Semar), Batara Antaga (Togog) dan Batara Manikmaya (Guru).
      Pada lakon Dewa Ruci, dia muncul sebagai Dewa Ruci dan bertemu Bima di dasar Laut Selatan. Bentuk wayangnya (dalam wayang kulit) termasuk kecil, seukuran wayang kulit tokoh-tokoh perempuan. Tokoh ini jarang dimainkan dalam pertunjukkan wayang kulit, karena episode yang memunculkannya memang sangat sedikit. Konon tidak sembarang dalang berani memainkan tokoh ini. Sang Hyang Tunggal adalah anak dari Sang Hyang Wenang…. Kisah mistis perjalanan batin yang dialami oleh Bima sehingga bertemu dengan Sang Hyang Tunggal dalam Dewa Ruci sangat baik untuk diambil pelajarannya…. tapi ceritanya besok wae… aku merinding tenan ki piye jal mas Jeans…..
      Lihat Selengkapnya

      Selasa pukul 23:50 · Tidak SukaSuka · 2 orangMemuat…
    • Abdullah Ali Pangestumu Den Ayu….

      Selasa pukul 23:53 · Tidak SukaSuka · 1 orangMemuat…
    • Bunda Lia

      Sanghyang Tunggal saat murka mengetahui ambisi dan keserakahan kedua putranya itu. Mereka pun dihukum menjadi pengasuh keturunan Manikmaya, yang kemudian diangkat sebagai raja kahyangan, bergelar Batara Guru. Antaga dan Ismaya pun turun ke dunia. Masing-masing memakai nama Togog dan Semar.
      Silsilah dan Keluarga
      Dalam pewayangan dikisahkan, Batara Ismaya sewaktu masih di kahyangan sempat dijodohkan dengan sepupunya yang bernama Dewi Senggani. Dari perkawinan itu lahir sepuluh orang anak, yaitu:
      * Batara Wungkuham
      * Batara Surya
      * Batara Candra
      * Batara Tamburu
      * Batara Siwah
      * Batara Kuwera
      * Batara Yamadipati
      * Batara Kamajaya
      * Batara Mahyanti
      * Batari Darmanastiti.
      Lihat Selengkapnya

      Rabu pukul 0:04 · Tidak SukaSuka · 2 orangMemuat…
    • Abil Ghifari Sugeng nDalu Bunda,,, ndherek nyimak Bun,,, ugi sedherek sedoyo ingkang sampun rawuh
      Salam
      Rahayu sagung dumadi
      _/\_

      Rabu pukul 0:04 · Tidak SukaSuka · 1 orangMemuat…
    • Misterr Jeans Sang Kinasih Dikancani kok mlah merinding to Ibunda.. Arep melok midangetaken Ibunda Dalang.. Hahahaha..

      Rabu pukul 0:06 · Tidak SukaSuka · 1 orangMemuat…
    • Bunda Lia Kang Abdullah Ali ojok turu yo kang … ngobrolo karo mas jeans .. aku tak marak ndisik kang ternyata Ibundaku karo mbah Budeg… sik yo kang… ojok diomongake neng kene… mengko wae… mundak salah kaprah… dongo wae Iman dan ketabahanku tetap ada padaku… Rahayu3x.

      Rabu pukul 0:08 · Tidak SukaSuka · 1 orangMemuat…
    • Eko Susanto Sugeng Ndalu Bunda Lia, Abah Ali, Kanda Mister Jeans Sanga Kinasih, Kanda Abil Ghifari,……. Dalem Nderek Nyimak….. Sambil Ngechaz HP…… Hemmm….. He.he.he….. Maturnuwun Sanget…… Salam Kasih Dan Damai Dihati Semuanya………. Rahayu…

      Rabu pukul 0:14 · Tidak SukaSuka · 1 orangMemuat…
    • Abdullah Ali O yoh….bejo kemayangan…..salam ta’limku kagem mbah Budeg ugo Ibunda yo Den Ayu….ojo lali…amin amin amin.

      Rabu pukul 0:15 · Tidak SukaSuka · 1 orangMemuat…
    • Eko Susanto Amiiiiin….. Amiiin……

      Rabu pukul 0:16 · Tidak SukaSuka · 1 orangMemuat…
    • Misterr Jeans Sang Kinasih Monggo Sang Ibunda di sambut rumiyen..

      Rabu pukul 0:20 · Tidak SukaSuka · 1 orangAnda menyukai ini.
    • Misterr Jeans Sang Kinasih Sugeng ndalu ugi Mbak Eko.. Bah Ali ngopi riyen krsane mak pyaarr..

      Rabu pukul 0:23 · Tidak SukaSuka · 1 orangMemuat…
    • Eko Susanto Alhamdulillah…… Amiiin…. Nuwun Injih Saudaraku Kanda Misterr Jeans Sugeng Ndalu… Maturnuwun Sanget….. Sekarang Dalem Juga Baru Minum Kopi….. Hemmm…. He.he.he…….

      Rabu pukul 0:26 · Tidak SukaSuka · 1 orangMemuat…
    • Bayi Sehat trmksh atas tag nya bunda 🙂

      Rabu pukul 7:56 · Tidak SukaSuka · 1 orangMemuat…

  • Tulis komentar…
Iklan

About Bunda Lia

Tidak ada hal yang mustahil apapun dapat terjadi karena manusia memiliki kemampuan yang luar biasa. Untuk menjelmakan suatu keinginan menjadi kenyataan. Hidup damai dan rukun sesama masyarakat. Birunya harapan msh menjadi teka teki, bagai musafir disahara berhrp mendptkan air, saat kemarau mengiringi perja lanannya, smua kering, sepi, bisu hny semilir angin panas ikut menyertai.Kau menyambangiku ketika seluruh pintu telah kukunci. Kita bertukar kata di balik tembok tinggi. Tak ada lagi cekrama canda dan cinta bagi bilik hatiku. Tinggal dinding pemahaman yang lebih agung dari rasa. Kita bukan lagi sepasang jiwa yang mendaki didalam dinding bilik hatiku atau putaran takdir. Kau dan aku menjadi kumpulan keterbatasan yang luruh pada ketentuan Maha Cinta. Tak ada lagi sekeping harap yang kita titipkan pada puing senyap. Sebab asa telah membumbung pada manzila yang lebih tinggi dari arasy. Hati tak lagi mengeja bagai tulisan sang pujangga… kemungkinan beriringan mamasuki dinding tembok yang kokoh. Telah kubangun bilik jiwa yang melampaui wingitnya puri pemujaan. Kutisik waktu dengan benang pengharapan yang lebih detail dari semua keinginan….

Posted on Oktober 21, 2011, in Tulisan Bunda Lia. Bookmark the permalink. Tinggalkan komentar.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: