Mohon Pengampunan

    
Ruly Rahadian
    
Khanienha Hartanto
    
Bunda Lia Songgo Buwono
    
Putrie Ragiel Trisno
    
R Gendheng Pamungkas
    
Tia Duba Ardhina
    
Elly Argiati
    
Don Banunaek
    
Hasanudin Hasan
    
Dija Sujastri Azwar
    
Agung Waspodo
    
Wisang Geni
    
Barkhya Balya
    
Hari Dendi
    
Noer Bursa Keris
    
Petruk Tralala
    
Gadis Exsprit
    
Sutikno Spog
    
Bunda Lia Tiga
    

Tandai Foto

Klik foto untuk mulai menandai. Selesai Menandai
Tarik sudut kotak transparan di bawah ini untuk memotong foto ini ke foto profil Anda. Pemotongan Selesai | Batalkan
Ya Allah, kami hampir-hampir tidak pernah lupa membaca koran, surat kabar sekedar untuk tahu perkembangan hari ini, akan tetapi Ya Allah betapa jarangnya kami menyempatkan diri membaca kitab suci-Mu. Untuk itu ya Allah Kuatkanlah tekad dan diri kami untuk bisa merasakan indahnya firman-firman-Mu.Ya Allah di saat gedung-gedung yang kami bangun semakin tinggi, akan tetapi ahlak kami semakin rendah, disaat jalan-jalan yang kami buat semakin lebar akan tetapi semakin sempit pikiran kami, untuk itu ya Allah perbaikilah senantiasa ahlak kami, ahlak keluarga kami, ahlak anak kami dan ahlak masyarakat kami.Ya Allah, betapa sering kami menghabiskan waktu untuk menyaksikan tontonan2 di rumah kami, akan tetapi sangat berat tubuh kami untuk mengaji, untuk itu ya Allah ringankanlah langkah kami untuk senantiasa hadir dalam majlis majlis mulia kami.

Tidak SukaSuka · · Berhenti Mengikuti KirimanIkuti Kiriman · Bagikan · SuntingSunting · 5 Februari

  • 100 dari 101
    • Herry Tasman selamat Pagi Bunda…Selamat pagi Mas Abdulla….lebih baik terlambat, daripada tdk sama sekali. Terima kasih Bund….Rahayu
      5 Februari jam 7:31 · Tidak SukaSuka · 3Memuat…
    • Bunda Lia Jika seorang pemimpin merasa lahir hanya karena kemenangan secara demokrasi, niscaya akan tumbuh pula keangkaramurkaan pada dirinya. Dia akan melebihi Raja yang diktator, Raja yang otoriter dan merasa memiliki kekuasan yang absolut, tanpa memikirkan hak rakyatnya. Disinilah dibutuhkan kejelian masyarakat dalam memilih seorang pemimpin. Jangan sampai kita terjebak oleh janji-janji manis tanpa bukti, jangan pula kita dapat disogok hanya untuk mengangkat “derajat” mereka, yang kemudian jika dia telah menduduki kursi kekuasaan, malah menginjak-injak kita. Ini karena dia merasa kekuasaan yang didapat merupakan ‘barang dagangan’ yang sudah dibelinya dari rakyat dengan bayaran uang sogokan yang tidak seberapa, serta ucapan janji-janji busuk saat kampanye. Sungguh itu merupakan perbuatan dzolim. Jika terjadi hal demikian, bukan hanya sang pemimimpin tadi yang dzolim, kita juga termasuk orang-orang yang telah mendzolimi diri kita sendiri, sebab kita telah memilih pemimpin hanya karena uang sogokan, bukan karena sikap, sifat, serta segala kebaikan yang tercermin pada calon pemimpin yang akan kita pilih. “Inilah akibatkita sendiri….. salah pilih berakibat fatal…”
      5 Februari jam 7:34 · Tidak SukaSuka · 3Memuat…
    • Bunda Lia Yang menjijikan lagi…, setelah dia terpilih menjadi pemimpin, dia hanya merasa kalau kepemimpinannya itu hanyalah hasil dari demokrasi yang diciptakan manusia. — “Kami ada di kursi kepemimpinan ini lantaran dipilih oleh rakyat” — katanya. Hanya itu yang menjadi kebanggaan atas kemenangannya. Dia lupa…., kalau setiap pemimpin kaum, golongan apalagi pemimpin Bangsa, adalah Rahmat sekaligus cobaan besar yang diberikan Allah kepadanya. Sementara demokrasi hanyalah sebagai lantaran atau jalan untuk menuju ke arah itu.
      Mari kita renungkan, berdo’a, serta ber-introspeksi diri, apa yang harus kita lakukan untuk melangkah kedepan agar Bangsa ini terbebas dari penjajahan nuraniah, agar kita lolos dari kepemerintahan yang sewenang-wenang, agar kita tak mati di lumbung padi. Jelas ini menjadi tugas dan tanggung jawab kita bersama. Karenanya, sekali lagi Kami katakan, kita harus berani bersikap dalam menentukan siapa yang patut menjadi pemimpin bangsa ini nanti setelah beberapa dekade yg telah gagal ini.
      Kita harus tulus ikhlas memohon kepada Allah, agar Allah memberikan kepada kita seoranjg pemimpin yang Jujur berkeadilan, pemimpin yang tegas bermartabat. Pemimpin yang benar-benar berjiwa kepemimpinan. Bukan hanya pemimpin yang lahir karena demokrasi di luar kandungan Ibu Pertiwi. Subahanallah…. Hanya Engkau yang Maha Tahu atas apa yang kami butuhkan.
      5 Februari jam 7:37 · Tidak SukaSuka · 3Memuat…
    • Putrie Ragiel Trisno Selamat pagi Bunda selamat pagi Omm Herry..pagi Omm Abdullah serta selamat pagi semuanya yang hadir di rumah Bunda……mat Beraktivitas….semoga apa yg kita kerjakan hari ini lebih berguna serta bermanfaat buat kita serta buat orang’ terkasih salam Damai selalu LOP U
      5 Februari jam 7:38 · Tidak SukaSuka · 3Memuat…
    • Jagad Wido Darsono · 6 teman yang samaMemuat…
      bener wong sak iki seneng moco koran tinimbang moco Qur’an……..wis podo Keblinger…..Bunda….
      5 Februari jam 7:39 · Tidak SukaSuka · 3Memuat…
    • Bunda Lia Selamat pagi mas Herry….terimakasih mas…jangan ada keterpasaan ya mas Herry…he he he…ini ketepatan saudariku Atieq Wiguna menyinggung kepemimpinan jadi ceramah deh…maaf ya….itulah Atieq yang prihatin dengan kondisi Bangsa….
      5 Februari jam 7:42 · Tidak SukaSuka · 2Memuat…
    • Bunda Lia Selamat pagi Jeng Putrie yg ayu…hemmmm maaf hari ini doanya dicampur berita pagi masalah Kepemimpinan….
      5 Februari jam 7:43 · SukaTidak Suka · 1Memuat…
    • Putrie Ragiel Trisno Yaaaa ngak apa’ Bunda ini semua juga buat kebikan kita bersama Merdeka
      5 Februari jam 7:47 · SukaTidak Suka · 2Memuat…
    • Herry Tasman Selama rakyat tdk sejahtera, mana mungkin aman negara ..?? Semua kebutuhan rakyat, mekanisme pemasaran dikuasai swasta….BUMN yg high profit dijual kepada bangsa Asing…..kenapa PT KAI tdk jual juga ya…?? Wah jadi ngelantur Bunda.
      5 Februari jam 7:48 · Tidak SukaSuka · 3Memuat…
    • Herry Tasman ‎@ Mas Abdulla … Sdh berhenti cipta lagu, selalu dibajak Mas….Hahahahhahaha…Rahayu Mas
      5 Februari jam 7:50 · Tidak SukaSuka · 3Memuat…
    • Bunda Lia Kang Abdullah…he he he Insya Allah kalau kita masih bisa sadar untuk membenahi hati nurani kang…kita jangan seperti itu…. Kang
      Sudah menjadi kelemahan manusia memang, ketika telah diberikan rahmatan…, tamak, serakah serta kelalaian lainnya akan mengikuti.
      Lagi-lagi kita harus mengingat kata “Iqra” – Bacalah –Kita harus bisa membaca dan merasakan apa yang telah diberikan Allah kepada kita.
      Jika kita berani dan mau membaca, kemudian merasakan apa yang telah diberikan, maka rasa tamak, serakah, serta hal lain yang membuat kita merugi akan terlupakan. Yang ada hanya rasa syukur, sabar serta berusaha untuk menjadi lebih baik.
      Ada istilah Jawa mengatakan “Mulat Sariro Hangroso Wani”.
      Ini….., hal ini yang harus dijadikan kata kunci bagi kita.
      Terlebih bagi seorang pemimpin yang jelas-jelas memikul nasib orang banyak. Introspeksi diri merupakan benteng kukuh yang bisa menyelamatkan segalanya.
      Semoga kedepan kita dapat lebih banyak berbuat untuk negeri ini, negri yang diberikan kesuburan dan kemakmuran oleh Allah SWT, Amin.
      5 Februari jam 7:50 · Tidak SukaSuka · 3Memuat…
    • Herry Tasman ‎@ Mas Abdulla … Sdh berhenti cipta lagu, selalu dibajak Mas….Hahahahhahaha…Rahayu Mas
      5 Februari jam 7:51 · Tidak SukaSuka · 3Memuat…
    • Bunda Lia Terimakasih mas Herry…hemmmm masalah perekonomian Bangsa aku rasa bebrapa saat yg lalu pernah ku beberkan. coba mas Herry buka saja statusku gencar2nya membela DIY…mengenai lagu…hemmmm terimakasih mas Herry atas semuanya…aku tak akan pernah berhenti berkarya untuk pitutur atau nasehat untuk sesama.
      5 Februari jam 7:56 · Tidak SukaSuka · 3Memuat…
    • Bunda Lia Terimakasih Jeng Putrie …wong ayu, memang kita mesti selalu memberi masukan pada sesama sesuai tarjet kemampuan kita…. yang penting doa dulu ya say….
      5 Februari jam 7:58 · Tidak SukaSuka · 3Memuat…
    • Satyo Aji Sanjaya Demi Waktu,… sbuah penghargaan ‘tuk Sang Waktu. yg menentukan d-Saat kita melakukan sesuatu,… semua terbatas oleh Sang Waktu. ‘Met pagi, Jeng ia,…
      5 Februari jam 8:09 · Tidak SukaSuka · 4Memuat…
    • Radzi Saad Amiin Amiin Amiiinn a Robbal’alamin Bunda Lia
      5 Februari jam 8:14 · Tidak SukaSuka · 2Memuat…
    • Satyo Aji Sanjaya ‎@Pak-Dhe Abduah :hwe-hee-heee,…. secara itung2 an matematic,… kt bisa mengukur waktu,… tp ttp ajah waktu itu terbatas,buat apa2 yg kita lakukn,…
      5 Februari jam 8:22 · Tidak SukaSuka · 3Memuat…
    • Satyo Aji Sanjaya Sorrie nulis-nya kliru,… Pak-Dhe Abdullah maaf’in daku hya Say… ha-haaa-haaaa
      5 Februari jam 8:23 · Tidak SukaSuka · 3Memuat…
    • Endro Andra Selamat Pagi Bunda Lia….
      5 Februari jam 8:36 · Tidak SukaSuka · 3Memuat…
    • Endro Andra O ya… klalen saya belum mengucapkan selamat pagi ma Kang Dul nih…..
      Pagi Kang Dul….. selamat menikmati hari-hari yang cerah ceria.
      5 Februari jam 8:39 · Tidak SukaSuka · 4Memuat…
    • Herry Tasman Saya bangga dgn Bunda, yg mampu membentuk Forum Pemersatu Bangsa, tanpa memandang Suku & Agama. semoga ini akan langgeng nantinya……..Astungkara
      5 Februari jam 8:40 · Tidak SukaSuka · 3Memuat…
    • Satyo Aji Sanjaya ‎@Pak-Dhe Abdullah: Waktu tempuh adalah jarak tempuh dari suatu benda dibagi dengan kecepatannya. Jika orang tersebut menginginkan waktu tempuhnya (t) mendekati nol maka dia harus bergerak dengan kecepatan tak berhingga. Sehingga jarak di bagi kecepatan tak berhingga akan menghasilkan (t) yang mendekati nol. Atau bisa juga orang tersebut mendekatkan jarak benda tersebut sehingga mendekati nol maka kecepatan tidak akan berpengaruh terhadap sang waktu. S=V x t atau t = S/V inilah Rumus-nya,… Pak-Dhe
      5 Februari jam 8:43 · Tidak SukaSuka · 4Memuat…
    • Bunda Lia Tiga Selamat pagi mas Tyo…mbak Din…hemmmm semoga bahagia hingga nanti.
      5 Februari jam 8:44 · Tidak SukaSuka · 3Memuat…
    • Bunda Lia Tiga Mas Radzi Saad…makasih mas selamat pagi mas selamat ber-aktifitas semoga Allah selalu memberi kemudahan dan berkah pada mas Radzi serta keluarga.Amin.
      5 Februari jam 8:46 · Tidak SukaSuka · 3Memuat…
    • Satyo Aji Sanjaya ‎@Pak-Dhe AbduLLah : Maka bukan tidak mungkin siapapun yang mengenal SANG WAKTU yang mampu memahami kaidah waktu akan memiliki kemampuan yang sama dengan orang yang dikisahkan dlm sbuah KiTab shg spt Menjadi orang sakti..?. Inilah yang dilakukan orang-orang terdahulu. Mereka mencoba memahami sang Waktu, mengenali, memaknai sang Waktu dengan demikian jarak tidak menjadi halangan lagi bagi dirinya. kira2 bgitu, nuwun sewu Pak-Dhe…
      5 Februari jam 8:46 · Tidak SukaSuka · 3Memuat…
    • Bunda Lia Tiga Mr.Andra hemmmmm met pagi saudaraku…semoga Allah selalu memberi perlindungan padamu dan keluarga. Kudoakanmu selalu.
      5 Februari jam 8:47 · Tidak SukaSuka · 4Memuat…
    • Satyo Aji Sanjaya ‎@Bunda : knapa Hayyooo,… (Amiien, trims Do’a-nya) _/\_
      5 Februari jam 8:49 · SukaTidak Suka · 2Memuat…
    • Bunda Lia Kang Jagad Wido Darsono nyuwun pangapunten…sugeng enjang kang…mugi tansah Rahayu Wilujeng.
      5 Februari jam 8:54 · Tidak SukaSuka · 1Memuat…
    • Endro Andra Amin…, maturnuwon Bunda…., Semoga kita semua selalu dalam lindungan-NYA.
      5 Februari jam 8:55 · Tidak SukaSuka · 1Memuat…
    • Bunda Lia Tiga Bener sekali mas Tyo itulah …banyak hal yg mesti kita pelajari dari moyang kita/ leluhur kita ….
      5 Februari jam 8:56 · Tidak SukaSuka · 3Memuat…
    • Endro Andra Kang Dul…. Kalo tak ukur…, kangenku padamu melebihi tingginya gunung merapi. Aliran darahku yo… sederas lahar dinginnya dikala hujan lebat mengguyur sang merapi. hehehe
      5 Februari jam 8:58 · Tidak SukaSuka · 2Memuat…
    • Satyo Aji Sanjaya ‎@Bunda : bukan-kah kita senantiasa sama2 belajar, mengkaji,… menganalisa,… membuat hipotesa2 ,… untuk merumuskn bersama tiap2 langkah & perbuatan kita …. shg kondisi apapun kita d-harapkn bisa Menyikapinya ,…apapun itu,…🙂
      5 Februari jam 8:58 · Tidak SukaSuka · 2Memuat…
    • Satyo Aji Sanjaya ‎@Pak-Dhe AbduLLah : kekasih ALLah,… hamba ALLah,… iwak’e tp blum d-goreng,… he-heee,… (blum mateng nich….) ha-haaa
      5 Februari jam 9:00 · SukaTidak Suka · 1Memuat…
    • Endro Andra Rinduku berat di debu kang. hahahahaha…………..
      5 Februari jam 9:01 · SukaTidak Suka · 1Memuat…
    • Senopati Wetan Tapi jnagn lupa 60% koran beritanya negatif…
      5 Februari jam 9:06 · SukaTidak Suka · 1Memuat…
    • Endro Andra Kenapa ya kang, ketika kita diminta untuk kembali ke jati diri, ko kemudian kita harus menghilangkan keakuan kita……? terus awae dhewe ki posisine ning endhi..? hahahahaha
      5 Februari jam 9:09 · SukaTidak Suka · 1Memuat…
    • Satyo Aji Sanjaya ‎@Bunda, Maz Andra, Pak-Dhe AbduLLah : Jujur aqu….. pada-MU, aqu paling takut “Meninggal-kn dan atau d-tinggalkn” … krn saking sayangnya pd smua,…. ; detik yang berganti menit. menit berganti jam, jam berganti hari, hari berganti bulan, bulan berganti tahun, kemudian lewat begitu saja, berulang lagi, tahun berganti tahun, ber ulang lagi biasa saja tanpa ada makna. Kemudian mati. Manusia menunggu matinya, itulah arti waktu bagi manusia (menunggu, menuju Waktu)
      5 Februari jam 9:09 · SukaTidak Suka · 2Memuat…
    • Endro Andra Maturnuwon kang Dul…, Semoga kita selalu menjadi orang2 yang beruntung.
      5 Februari jam 9:12 · Tidak SukaSuka · 2Memuat…
    • Satyo Aji Sanjaya ‎@Mas Andra : kini Posisi ada d-mana….? hwe-hee-heeee,… sy ada d-sini mas,…
      5 Februari jam 9:13 · Tidak SukaSuka · 2Memuat…
    • Satyo Aji Sanjaya wahai bunga pujaan,… ooouwh Bunga Dahlia,… bunga kesayangan, oouuuwh Bunda DahLia,…. bunda-quuuuuuuu,…. DahLia (iki nembe nyanyi, louw,… ha-haaa-haaa versi ndankdut)
      5 Februari jam 9:16 · Tidak SukaSuka · 2Memuat…
    • Satyo Aji Sanjaya gambar d-atas,… koq apik tmen touw,… Bunga DahLia, pouw…?
      5 Februari jam 9:17 · Tidak SukaSuka · 2Memuat…
    • Bunda Lia Mas Senopati…he he he ….selamat pagi mas…
      5 Februari jam 9:26 · SukaTidak Suka · 1Memuat…
    • Satyo Aji Sanjaya ‎@Pak-Dhe AbduLLah : _/\_ nuwun injih Pak-Dhe,… howo senadyan to mboten saged d-ILang’ke,… namung, howo musti kedah d-tutupi/di-lerem/d-kendalikn🙂
      5 Februari jam 9:28 · SukaTidak Suka · 2Memuat…
    • Bunda Lia
      Kang Abdullah, Mas Tio, Mr.Andra…
      Amrih urip kita tansah nemoni rahayu, aja kendhat nggegulang nandur cipta utama sajroning ati sanubari kita sinartan panyuwunan kang mantheng marang Gusti Kang Maha Welas lan Maha Asih, muga pinaringan nugraha bisa ndarbeni ati kang wening lan jiwa kang utama.
      Pancen ora gampang wong ngudi bisane kasinungan cipta utama ngelingi menawa manungsa ono, mula wis keserenan sipat apes lan lali. Sok ngonowa yen sawise nandhang apes lan lali banjur gumregah maneh pangudine apa dene ora kendhat ing panglantihe mantepa ing keyakinan yen Gusti Allah ora bakal ora ngudoneni panyuwun kita.
      Lihat Selengkapnya

      5 Februari jam 9:30 · SukaTidak Suka · 2Memuat…
    • Bunda Lia Cocok….kang.
      5 Februari jam 9:38 · SukaTidak Suka · 1Memuat…
    • Bunda Lia
      Kang koyo ndene Kawruh lan “Ilmu pengetahuan” iku mung bisa digayuh lan dikuwasani kanthi laku kang laras karo apa kang diwulangake. Lire, ajaran teorine kudu bisa dicakake lan ditrapkake kanggo karahayoning bebrayan. Wondene lakune mono kudu sinartan tekad kang gilig lan kekarepan kang tulus lan mantep kinanthenan kateguhaning iman, kanggo ngadhepi sakehing panggodha sarta nyingkiri sikep laku kang sarwa dudu…..lak yo ngono to kang Abdullah… ning sak iki wis akeh kang podho lali marang Kasungsun Kauyun Marang Kautaman…kabeh wis di kebakki Howo Nepsu…ing tembe mburi nek enek perkoro getun tanpo guno…yo po ra kang…mulane urep ki sadermo wae jur ora usah neko2.Lihat Selengkapnya

      5 Februari jam 9:43 · Tidak SukaSuka · 3Memuat…
    • Satyo Aji Sanjaya Kocap-kacarito, caritane Kocap’pono,… (kula badhe nyimak kmawon) kula mboten Aeng-Aeng,… tp mnawi badhe sak-Aeng kmawon,… angsal touw… hemmh 🙂
      5 Februari jam 9:47 · Tidak SukaSuka · 2Memuat…
    • Bunda Lia Piye to kang nasibku iki….kok yo isih wae….
      5 Februari jam 9:55 · SukaTidak Suka
    • Petruk Tralala Selamat pagi menjelang siang, bunda…trn ksh bunga yang cantik..
      5 Februari jam 9:58 · SukaTidak Suka
    • Bunda Lia Kang mas Petruk selamat pagi juga…selamat ber-aktifitas Insya Allah akan mendapat kemudahan dalam segala urusan panjenengan.
      5 Februari jam 10:02 · SukaTidak Suka · 2Memuat…
    • Petruk Tralala Amiiin…smg demikian adanya dgn Bunda sekeluarga..
      5 Februari jam 10:03 · SukaTidak Suka
    • Bunda Lia Amin…kang mas Petruk….Nuwun.
      5 Februari jam 10:07 · SukaTidak Suka · 1Memuat…
    • Bunda Lia
      Wis kang yo ben sak karepe unine wae, kabeh mau awit ora duwe dugho kuwi mau…wong kang deduweni ora duwe isin kuwi kang….
      Ginubel dening rasa “Tansah kurang marem” marang asiling pakaryan utawa jejibahan kang diayahi, sauger ora ngangsa-angsa, sayekti malah dadi pamecut kang becik kanggo luwíh maju.
      Nanging yen rasa tansah kurang marem mau ngenani wuwuhing donya-brana ugo nguber kang ra katon roso trisno, ora beda kayadene reridhu sing esthine mung tansah rinasa kayadene pasiksane ngauripe…..wis ben sak karepe wae.
      Lihat Selengkapnya

      5 Februari jam 10:12 · Tidak SukaSuka · 2Memuat…
    • Bunda Lia Ha ha ha ha ha wooowwwwaaalllahhhhh kang…piye aku ki nek ndelikke rupo njobo jero…opo aku kon kudhu nglomprot koyo bakul sayuran neng p[inggir pasar kae yo kang…la piye aku ki enekke yo ngene je kang …ra wong lanang ra wong wadon kok podho wae to kang. enek sing ora gawe tentreme ati…enek sing arep ngejur jenengku….kebangeten tenan…..jiiiiannnnn mbbbbbbboooooooiiiiissss
      yo kang…sarwo aneko warno.
      5 Februari jam 10:20 · Tidak SukaSuka · 3Memuat…
    • Handoko Kartika Laaaaaanjuuuuuut….. awas klo kaya RBT yo…..
      5 Februari jam 10:26 · Tidak SukaSuka · 2Memuat…
    • Bunda Lia Ha ha ha ha mas Handoko mungkin mas Goro-Goro lagi la kae wis intip2 hemmmmm.
      5 Februari jam 10:27 · SukaTidak Suka · 1Memuat…
    • Bunda Lia Aminnn makasih ya Uni.
      5 Februari jam 10:31 · SukaTidak Suka · 2Memuat…
    • Bhimo Sekti Ya ALLOh berikan Hidayah Mu pada ku
      5 Februari jam 10:33 · Tidak SukaSuka · 3Memuat…
    • Dija Sujastri Azwar · 326 teman yang samaMemuat…
      kembali kasih………
      5 Februari jam 10:38 · Tidak SukaSuka · 1Memuat…
    • Bunda Lia Bener kang Abdullah….ati segoro alias sabar wae….
      5 Februari jam 10:38 · SukaTidak Suka · 3Memuat…
    • Bunda Lia Insya Allah le Bhim….
      5 Februari jam 10:39 · SukaTidak Suka · 2Memuat…
    • Satyo Aji Sanjaya AlhamduLiLLahi Rabbil’aLamiin. _/\_ Smoga Smua Makhluk berbahagia,…damai Sejahtera. Rahayu, Rahayu, Rahayu🙂
      5 Februari jam 10:48 · SukaTidak Suka · 3Memuat…
    • Bunda Lia Tiga Kang aku kok mbondok mangkel yo kang….we mengko mbene ra kang mbengi…
      5 Februari jam 10:54 · SukaTidak Suka · 1Memuat…
    • Bunda Lia Ngadepi kahanan mengkene, manungsa kudu tansah pasrah sumarah marang kang gawe urip lan sabar anarima ing pandum. Manungsa kudu nduweni keyakinan yen pacoban mau uga mujud ake wujud katresnane Gusti kanggo nggembleng manungsa supaya tatag lan tanggon anggone nglakoni uripe.Duh Gusti sak estu kulo namung menungso sawantah….kulo nyuwun pangapuro …pitedah laku kang becik kagem sangu gesang kulo…
      5 Februari jam 11:00 · Tidak SukaSuka · 3Memuat…
    • Bunda Lia Dongakno aku wae yo kang….
      5 Februari jam 11:00 · SukaTidak Suka · 1Memuat…
    • Bhimo Sekti Amien amien amien
      5 Februari jam 11:04 · SukaTidak Suka · 1Memuat…
    • Bunda Lia Tiga Walahhhh Le Gopoloku sing bagus…opo ra onok boso liyo liyane Amin3x…kang Abdullah piye iki…opo njenengan yo podho Sabar3x ngono????
      5 Februari jam 11:06 · SukaTidak Suka · 1Memuat…
    • Bhimo Sekti lha bagaimana lagi tho Bunda
      heheheheh

      Lagi Kangen dengan yogyakarta jadi lagi ndak bisa merangkai kata kata seperti Mbah Doel

      5 Februari jam 11:09 · Tidak SukaSuka · 2Memuat…
    • Bunda Lia Ha ha ha ha ha ha ha kang Abdullah njenengan kok ketularan masku Balya to…..mau daftarkan jadi pujangga po yo…????
      5 Februari jam 12:09 · SukaTidak Suka · 1Memuat…
    • Aswin Der ah…ah!!!
      5 Februari jam 13:03 · SukaTidak Suka
    • Tia Duba Ardhina selamet sore bunda…..
      sugeng sonten m ali…
      5 Februari jam 15:37 · SukaTidak Suka · 1Memuat…
    • Tia Duba Ardhina sibuk m ali bersih2 mo kedatangan tamu agung….heee
      5 Februari jam 16:42 · SukaTidak Suka

  • Tulis komentar…

About Bunda Lia

Tidak ada hal yang mustahil apapun dapat terjadi karena manusia memiliki kemampuan yang luar biasa. Untuk menjelmakan suatu keinginan menjadi kenyataan. Hidup damai dan rukun sesama masyarakat. Birunya harapan msh menjadi teka teki, bagai musafir disahara berhrp mendptkan air, saat kemarau mengiringi perja lanannya, smua kering, sepi, bisu hny semilir angin panas ikut menyertai.Kau menyambangiku ketika seluruh pintu telah kukunci. Kita bertukar kata di balik tembok tinggi. Tak ada lagi cekrama canda dan cinta bagi bilik hatiku. Tinggal dinding pemahaman yang lebih agung dari rasa. Kita bukan lagi sepasang jiwa yang mendaki didalam dinding bilik hatiku atau putaran takdir. Kau dan aku menjadi kumpulan keterbatasan yang luruh pada ketentuan Maha Cinta. Tak ada lagi sekeping harap yang kita titipkan pada puing senyap. Sebab asa telah membumbung pada manzila yang lebih tinggi dari arasy. Hati tak lagi mengeja bagai tulisan sang pujangga… kemungkinan beriringan mamasuki dinding tembok yang kokoh. Telah kubangun bilik jiwa yang melampaui wingitnya puri pemujaan. Kutisik waktu dengan benang pengharapan yang lebih detail dari semua keinginan….

Posted on Desember 4, 2011, in Kumpulan Doa Bunda Lia, Tulisan Bunda Lia. Bookmark the permalink. Tinggalkan komentar.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: