Doa Mohon Ampunan


Ya Alloh, sesungguhnya aku adalah hamba-Mu, anak hamba laki-laki-Mu, dan anak hamba perempuan-Mu. Ubun-ubunku berada di tangan-Mu…. Hukum-Mu berlaku pada diriku. Ketetapan-Mu adil atas diriku…. Aku memohon kepada-Mu dengan segala nama yang menjadi milik-Mu… yang Engkau namakan diri-Mu dengannya…. atau Engkau turunkan dalam Kitab-Mu….. atau yang Engkau ajarkan kepada seorang dari makhluk-Mu…. atau yang Engkau rahasiakan dalam ilmu ghaib yang ada di sisi-Mu… agar Engkau jadikan Al-Qur’an sebagai penyejuk hatiku… cahaya bagi dadaku dan pelipur kesedihanku serta pelenyap bagi kegelisahanku….. Ya Alloh, bantulah aku untuk berdzikir, beryukur, dan memperbaiki ibadah kepada-Mu…..

Sunting · 10 Desember 2011

    • Siwi Marthin Amin. Bunda Lia selamat pagi. Semoga semua sudah dalam keadaan baik. Salam.
      10 Desember 2011 pukul 5:48 · Tidak SukaSuka · 5
    • Maryono Wiwik Amiin….
      10 Desember 2011 pukul 5:49 · Tidak SukaSuka · 3
    • Putra Rhagil Slamat pg Bunda…gmana kbrnya mudah”an slalu dlm naungan allah swt Amin.. Amin..yra..slm kasih kangenku slalu Bundaku…say…
      10 Desember 2011 pukul 5:50 · Tidak SukaSuka · 5
    • Jass Pyung · Berteman dengan Rudi Salam dan 134 lainnya
      amiiin,,,,
      10 Desember 2011 pukul 5:51 · Tidak SukaSuka · 2
    • Kanjeng Prawira Darung Smoga kobul…
      10 Desember 2011 pukul 5:55 · Tidak SukaSuka · 2
    • Bunda Lia Mbak Siwi Marthin selamat pagi …. Alhamdulillah, segala puji bagi Alloh Subhanahu wa Ta’ala. Shalawat dan salam atas hamba dan utusan-Nya, Nabi Muhammad Shallallahu ‘Alaihi Wasallam , keluarga dan para sahabatnya.
      10 Desember 2011 pukul 5:58 · Tidak SukaSuka · 4
    • Bunda Lia Terimakasih mas Maryono Wiwik… selamat pagi…
      10 Desember 2011 pukul 5:59 · Tidak SukaSuka · 2
    • Bunda Lia Mbak ayu Jasiyem Pyung… terimakasihku mbak selamat pagi… salam kasihku selalu…
      10 Desember 2011 pukul 6:00 · Tidak SukaSuka · 2
    • Bunda Lia Dimas Putra Rhagil terimakasih sayang doaku selalu..
      10 Desember 2011 pukul 6:00 · Tidak SukaSuka · 2
    • Bunda Lia Aminnn3x Insya Alloh mas Kanjeng Prawira Darung….. terimakasih selamat pagi selamat ber-aktifitas….
      10 Desember 2011 pukul 6:01 · Tidak SukaSuka · 3
    • Bunda Lia Ya Tuhan kami, janganlah Engkau jadikan hati kami condong kepada kesesatan sesudah Engkau beri petunjuk kepada kami…
      10 Desember 2011 pukul 6:01 · Tidak SukaSuka · 5
    • Aiman Yiman Rahayu bunda
      Rahayu smua.
      Gimana kbr bunda disana,?
      10 Desember 2011 pukul 6:08 · Tidak SukaSuka · 2
    • Bunda Lia Ya Alloh, sesungguhnya aku berlindung kepada-Mu dari perbuatan syirik (menyekutukan-Mu) sedangkan aku mengetahuinya. Dan aku memohon ampun kepada-Mu terhadap kesyirikan yang tidak aku ketahui…..
      10 Desember 2011 pukul 6:09 · Tidak SukaSuka · 5
    • Bunda Lia Mas Aiman Yiman Rahayu3x pamuji kulo mas….
      10 Desember 2011 pukul 6:10 · Tidak SukaSuka · 2
    • Bunda Lia Ya Tuhan kami, janganlah Engkau jadikan hati kami condong kepada kesesatan sesudah Engkau beri petunjuk kepada kami, dan karuniakanlah kepada kami rahmat dari sisi Engkau karena sesungguhnya Engkau-lah Maha Pemberi (karunia). Wahai Dzat yang membolak-balikkan hati, teguhkan hati kami di atas agama-Mu….
      10 Desember 2011 pukul 6:11 · Tidak SukaSuka · 5
    • Abdul Lathif ‎>
      Assalaamu’alaikum…..
      Bunda…… Semoga hari ini lebih baik dari kemarin….. Saya pergi menunaikan tugas Mbak, Doa panjenengan kunanti……
      10 Desember 2011 pukul 6:12 · Tidak SukaSuka · 4
    • Raden Arjuno Saya lihat Tiyang Agung sudah back on the stage…Joyo joyo wijayanti, lebur dening pangastuti…sopo sing tumindak culiko ing kono dununging sirno. Salam rahayu..
      10 Desember 2011 pukul 6:15 · Tidak SukaSuka · 4
    • Budi Santoso amin..amin..amin..yaa..rabbal..alaminnnn ….. pagi bunda mksh doa nya.
      10 Desember 2011 pukul 6:18 · Tidak SukaSuka · 3
    • Bunda Lia Wa’alaikum salam mas Abdul Lathif… monggo mas Lathif dongo pamuji kulo njih maaf belum bisa 100 % menemani di FB … karena kondisi….
      10 Desember 2011 pukul 6:18 · Tidak SukaSuka · 4
    • Bunda Lia Mas Sugeng Purwanto.. Pamuji Rahayu Widodo Mulyo mas Agung… mugi Gusti tansah paring kawilujengan mring kito sami…
      10 Desember 2011 pukul 6:19 · Tidak SukaSuka · 3
    • Syahwir Papude Bismillaahirrahmaanirrahiim…

      ROBBI…
      Berilah kami kekuatan dalam menghadapi ujian~Mu.
      Berilah kami petunjuk dan hidayah agar kami tidak sesat.
      Terangilah jalan kami dengan cahaya~Mu.

      Jadikanlah kami orang-orang yang kuat dan sabar dalam melayani kehendak~Mu.
      Jadikanlah kami orang-orang yang redha atas sesuatu perkara yang menimpa.
      Jadikanlah kami setabah para utusan~Mu ketika mereka sedang berjihad,
      hingga akhirnya mereka menang memerangi musuh~Mu.

      ROBBI…
      Berikanlah berita gembira buat kami,
      dan buat mereka yang senantiasa sabar dengan ujian yang menimpa.
      Bukakan mata hati dan mata batin kami agar bisa memahami
      hikmah yang Engkau turunkan.

      Jadikanlah kami hamba~Mu,
      yang bersyukur atas nikmat dan rahmat yang Engkau kurniakan.
      Hindarilah kami daripada menjadi orang-orang yang lalai dan
      hindari juga kami dari menjadi orang-orang yang fasik.

      ROBBI…
      Janganlah Engkau putuskan nikmat yang Engkau berikan pada kami.
      Pimpinlah kami agar terus berada di landasan~Mu yang benar ini.
      Pimpinlah kami menjadi hamba~Mu yang baik budi serta akhlaknya.
      Ampuni segala dosa yang telah kami lakukan.
      Berikanlah kami kejayaan di Dunia dan di Akhirat.

      Robbi…
      Masukkanlah kami secara masuk yang benar,
      dan keluarkanlah kami secara keluar yang benar,
      dan berikanlah kepada kami dari sisi Engkau kekuasaan yang menolong.
      Kesejahteraan semoga terlimpahkan kepada kami pada hari kami dilahirkan, dan pada hari kami meninggal dan pada hari kami dibangkitkan hidup kembali.

      ROBBI…Perkenankanlah doa dan permohonan kami…
      Alhamdulillaahi Rabbil ‘aalamin….

      10 Desember 2011 pukul 6:19 · Tidak SukaSuka · 6
    • Bunda Lia Mas Budi Santoso selamat pagi mas salam kangen…. monggo kalajeng mas Budi semoga Sukses
      10 Desember 2011 pukul 6:19 · Tidak SukaSuka · 3
    • Bunda Lia Kanda Syahwir Papude aminn3x Ya Robb … terimakasih kanda… salam kasihku selalu….
      10 Desember 2011 pukul 6:21 · Tidak SukaSuka · 3
    • Bunda Lia Ya Tuhanku, tunjukilah aku untuk mensyukuri nikmat Engkau yang telah Engkau berikan kepadaku dan kepada ibu bapakku dan supaya aku dapat berbuat amal yang saleh yang Engkau ridhoi berilah kebaikan kepadaku dengan (memberi kebaikan) kepada anak cucuku. Sesungguhnya aku bertobat kepada Engkau dan sesungguhnya aku termasuk orang-orang yang berserah diri….
      10 Desember 2011 pukul 6:22 · Tidak SukaSuka · 6
    • Indra Kelana Met pagi bunda…smoga slalu sehat dan met aktivitas
      10 Desember 2011 pukul 6:22 · Tidak SukaSuka · 3
    • Subagyo Ucok semoga api istiqomah selalu membara di hati bunda lia,.tawaqqal dan tawaddu,.
      10 Desember 2011 pukul 6:23 · Tidak SukaSuka · 4
    • Bunda Lia Mas Indra Kelana makasih mas salam kangen….
      10 Desember 2011 pukul 6:26 · Tidak SukaSuka · 3
    • Bunda Lia Amin3x mas Subagyo Ucok… Insya’Alloh mas salam hormatku selalu mas…
      10 Desember 2011 pukul 6:27 · Tidak SukaSuka · 5
    • Bunda Lia Ya Alloh …Tuhan yang menguasai Jibril, Mikail dan Israfil, Dzat yang menjadikan langit dan bumi, Dzat yang mengetaui perkara ghoib dan yang Nampak, Engkaulah yang mengadili diantara hamba-hamba Muterhadapa persolan yang diperselisihkan. Bimbinglah kami kepada kebenaran dengah pertolongan –Mu. Sesungguhnya hanya Engkaulah yang membimbing orang yang Engkau kehendaki pada jalan yang lurus. Maha Suci Engkau Ya Alloh. Ya Tuhan kami dan dengan memuji-Mu Ya Alloh ampunilah dosa-dosa kami….
      10 Desember 2011 pukul 6:29 · Tidak SukaSuka · 9
    • Bunda Lia Ya Alloh yang Maha Cukup…Ya Alloh yang Maha Kaya…Ya Alloh yang Maha Membuka pintu gudang rahmat…Ya Alloh yang memberi rejeki…Ya Allah yang Maha Mulia serta pemurah…Ya Alloh yang Maha Pemberi …Ya Alloh yang Keluasan yang tiada batas…Ya Allah yang Maha Penerima……Ya Alloh yang Maha Lemah lembut pada hamba-Nya pemberi rejeki setiap yang dikehendaki-Nya dan Alloh yang Maha Kuat lagi Perkasa….Ya Alloh Ya Tuhanku aku mohon kepada-Mu memberi daku rejeki yang luas serta baik tanpa payah dan melelahkan…Sesungguhnya Engkau atas tiap-tiap sesuatu berkuasa dan Alloh bersolawat/memuji atas pemimpin kami Nabi Muhammad dan pada keluarga serta sahabat-Nya dalam sejahtera….Amin.
      10 Desember 2011 pukul 6:35 · Tidak SukaSuka · 8
    • Pangeran Joyo Kusumo Rahayu… Salam Damai dalam jiwa… Sejukkan hati sang pujangga… Rahayu…
      10 Desember 2011 pukul 6:37 · Tidak SukaSuka · 6
    • Mas Tebe Oye Aamiin Allahumma aamiin …slmt pagi Bunda Lia Adikku yg tersayang … semoga kesehatan Adinda kian makin membaik … pulih spt semula dan menjalankan aktivitas dg penuh semangat dan di ijabah semua doa2 Adinda …
      10 Desember 2011 pukul 6:38 · Tidak SukaSuka · 9
    • Sulistiyo Yudi alhamdulilah, masih Engkau beri kesemapatan bertemu disini, di tempat Bunda Lia.
      mugi Allah paring kesarasan, yuswo ingkang barokah dumateng Bunda Lia & kita sedayo Amin yra.
      10 Desember 2011 pukul 6:41 · Tidak SukaSuka · 4
    • Bunda Lia Kakangku Pangeran Joyo Kusumo matur nuwun kakang… salam kasihku..
      10 Desember 2011 pukul 6:48 · Tidak SukaSuka · 5
    • Bunda Lia Mamasku Tukribo Budiharto salam kasih penuh kangen mas…. doa mamas selalu kupinta… salam santunku saudara tuaku tersayang….
      10 Desember 2011 pukul 6:49 · Tidak SukaSuka · 6
    • Bunda Lia Aminnnn 3x mas Sulistiyo Yudi pamuji rahayu mas … mgi Gusti paring kawilujengan mring kito sami… Amin…
      10 Desember 2011 pukul 6:50 · Tidak SukaSuka · 5
    • Bunda Lia Mamas Tukribo Budiharto…. PASRAH, adalah kata-kata yang tak mudah dipahami. Banyak orang salah kaprah mengartikan makna pasrah yang dipahami sebagai sikap melenyapkan segala kemauan, keinginan, inisiatif, dan kehendak. Yang seperti ini sudah termasuk ke dalam terminologi FATALISME yang rentan sekali terhadap sikap putus asa. Tanpa disadari keputus-asaan akan mudah membuat siapapun mudah tergelincir pada sindrom radikalisme, ekstrimisme, dan ekslusivisme…. apa kita harus pasrah mamasku…???
      10 Desember 2011 pukul 6:52 · Tidak SukaSuka · 8
    • Bunda Lia Pasrah berhubungan dengan penyelarasan sikap dan perbuatan diri dengan kehendak alam semesta alias kehendak tuhan. Pasrah bukan bermakna sikap pasif dan tanpa usaha. Justru pasrah di dalamnya termaktub suatu usaha sekuat tenaga, semaksimalnya agar supaya sikap dan perbuatan kita selaras dan sinergis dengan hukum alam. Sehingga di antara jagad kecil atau mikrokosmos dengan jagad besar atau makrokosmos tercipta hubungan yang harmonis. Dan begitulah hakekatnya orang yang disebut tunduk patuh kepada Tuhan. Sebaliknya, radikalisme, ekstrimisme, mengarah pada kekerasan dan penghancuran antar sesama manusia, sudah termasuk ke dalam kategori bertentangan dengan hukum/kodrat alam yang bersifat sebaliknya, selalu harmonis berada dalam hukum keseimbangan alam semesta…..
      10 Desember 2011 pukul 7:06 · Tidak SukaSuka · 8
    • Kanjeng Haris salam pagi, bunda. yarhamak ….
      10 Desember 2011 pukul 7:07 · Tidak SukaSuka · 4
    • Bunda Lia Mas Kanjeng Haris selamat pagi mas salam sejahtera bagi kita semua mas… sukses selalu njih… Rahayu3x
      10 Desember 2011 pukul 7:09 · Tidak SukaSuka · 5
    • Herdiman Sastrosudirdjo selamat pagi Bunda Lia…..saya ijin mengikuti Tea-Walk Agro Wisata Kebun Teh di Gunung Mas Puncak, Bogor….. sekaligus test kesehatan, refreshing dan tetirah menikmati pemandangan alam ciptaan Allah……. Semoga Bunda Lia senantiasa mendapat perlindungan dari Allah dg kesehatan, kesejahteraan lahir bathin. Amin.
      10 Desember 2011 pukul 7:09 · Tidak SukaSuka · 6
    • Bunda Lia Fatalisme adalah faham atau cara pandang hidup, disebut pula prinsip dalam menjalani kehidupan. Secara sosiologis fatalistis menunjuk sikap seseorang yang selalu menghilangkan peran dan inisiatif diri sendiri secara mutlak, terutama pada saat menghadapi problema kehidupan. Lantas di mana kehendak diri atau self ?
      10 Desember 2011 pukul 7:10 · Tidak SukaSuka · 7
    • Abil Ghifari Amin3x YRA
      Selamat pagi Bunda, semoga semangat Bunda selalu tumbuh kian hari, doa dan semangat Bunda menjadi support bagi kami semua dalam keseharian.
      10 Desember 2011 pukul 7:10 · Tidak SukaSuka · 4
    • Bunda Lia Aminnn3x mas Herdiman Sastrosudirdjo terimakasih mas… dengan panorama yang indah njih mas… senang sekali njih…
      10 Desember 2011 pukul 7:11 · Tidak SukaSuka · 6
    • Mas Tebe Oye Apa kita harus pasrah…??? tentu saja tidak/jangan … manusia secara lahiriah wajib berusaha/ikhtiar utk memenuhi kebutuhan hidup dan kehidupan …namun selebihnya adlh pasrah/tawakal kpd Allah SWT ..itulah pengertian pasrah ..menurut pndpt sy Adinda …
      10 Desember 2011 pukul 7:17 · Tidak SukaSuka · 8
    • Hasanudin Hasan Aamiin Ya Rabbal Alamiin…terima kasih kiriman doanya bunda…..mudah”an bunda sudah sehat y….salam buat keluarga di Jogja….
      10 Desember 2011 pukul 7:22 · Tidak SukaSuka · 4
    • Bunda Lia Musnah ditelan oleh suatu paham akan kemutlakan “kehendak Tuhan” Bila seseorang terlalu pasrah dalam segala hal sampai-sampai kehilangan inisiatifnya, maka sikap inilah disebut fatalis. Sikap fatalis yang telah menjadi prinsip menjalani hidup sehari-hari, berubah menjadi paham fatalisme. Dalam paham fatalisme, secara sadar atau tidak seseorang menyangka suatu keadaan sudah dikuasai oleh nasib dan tidak bisa dirubahnya tanpa kehendak tuhan. Bahkan pandangan fatalisme yang paling ekstrim menganggap segala nasib baik dan buruk mutlak datang dari kehendak Tuhan. Manusia tidak memiliki celah sedikitpun untuk merubahnya. Dalam khasanah agama, sikap fatalistik berkaitan dengan cara pandang (mind set) seseorang terhadap pemaknaan takdir atau kehendak Tuhan yang dipahami dengan salah kaprah.
      10 Desember 2011 pukul 7:23 · Tidak SukaSuka · 7
    • Sukmo Tentrem Ayem bunda…doakan daku
      10 Desember 2011 pukul 7:26 · Tidak SukaSuka · 2
    • Anggher Kok Ngono · 4 teman yang sama
      Pagii yg cerah salam…
      10 Desember 2011 pukul 7:28 · Tidak SukaSuka · 2
    • Arie Irfan Amien Ya Robb…
      Tuhan memberkati… Selamat pagi Bunda Lia…
      Salam Hangat Penuh Kasih.
      10 Desember 2011 pukul 7:29 · Tidak SukaSuka · 6
    • Bunda Lia Ironisnya, sikap fatalistis biasanya justru bermula dari cara penafsiran akan ajaran suatu agama. Atau pola-pikir yang sudah terpola oleh doktrin agama yang tidak dipahami secara esensial/hakekat. Sikap fatalis akan muncul bilamana seseorang memahami bahwa karsa atau kehendak dalam kehidupan ini mutlak merupakan kehendak Tuhan. Tak ada gerak-gerik sekecil apapun yang bukan kehendak tuhan. Sikap seorang fatalis menganggap semua keinginan manusia sekecil dan seburuk apapun tidaklah mandiri, kecuali sudah menjadi determinasi kekuasaan tuhan. Bahkan pada tingkat ekstrim, orang-orang tipe fatalis akan menganggap “kemutlakan Tuhan” telah meniadakan peran individu sebagai makhluk hidup yang memiliki kehendak mandiri, dan memiliki kemampuan untuk memilih.
      10 Desember 2011 pukul 7:30 · Tidak SukaSuka · 10
    • Bunda Lia Bagaimana aku menyalam 2 orang sekaligus yg namanya aku tak tau… huruf Cina dan Arab … selamat pagi salam kasih selalu….
      10 Desember 2011 pukul 7:31 · Tidak SukaSuka · 7
    • Bunda Lia Mas Hasanudin Hasan selamat pagi saudaraku terkasih… ya Alaika salam mas … Alhamdulilah ini sudah berangsur membaik tetapi tetap saja rujukan keluar… doamu kupinta mas Hasan….
      10 Desember 2011 pukul 7:32 · Tidak SukaSuka · 5
    • Bunda Lia Mas Hadi Cakep doaku selalu mas selamat pagi salam kasihku….
      10 Desember 2011 pukul 7:33 · Tidak SukaSuka · 4
    • Bunda Lia Sayang….Tidaklah menimpa seorang muslim kelelahan, sakit, kekhawatiran, kesedihan, gangguan dan duka, sampai pun duri yang mengenai dirinya, kecuali Alloh akan menghapus dengannya dosa-dosanya… salam kangen dan kasih sayangku selalu…
      10 Desember 2011 pukul 7:35 · Tidak SukaSuka · 11
    • Ageng Syahriansyah Met pg bnd Lia…
      10 Desember 2011 pukul 7:35 · Tidak SukaSuka · 4
    • Bunda Lia Dimas Anggher Kok Ngono salam kangen dimas..
      10 Desember 2011 pukul 7:35 · Tidak SukaSuka · 4
    • Bunda Lia Terimakasih mas Arie Irfan salam kasihku selalu mas … salam kangen polll buat mbak Nur ya mas..
      10 Desember 2011 pukul 7:36 · Tidak SukaSuka · 4
    • Ki-Bayu Aji Met pagi bunda, semoga slalu dlm lindungan dan rahmatNYA
      10 Desember 2011 pukul 7:36 · Tidak SukaSuka · 4
    • Bunda Lia Selamat pagi mas Ageng Syahriansyah… pamuji Rahayu Wilujeng njih mas…. ini lagi bicara masalah pasrah mas… nyuwun sewe kulo lajeng njih mas… Seorang fatalis akan menganggap peristiwa itu sudah menjadi KODRAT TUHAN. Daun yang gugur dari ranting pohon pada sekian…. titik2… dipahami sebagai kodrat dan iradat (ketentuan dan kehendak) tuhan saat itu. Artinya tuhan telah menentukan peristiwa di mana anda menepuk nyamuk pada jam tersebut serta gugurnya daun dari ranting pada jam tersebut. Cara berfikir demikian inilah yang menjadi terkesan sangat aneh…. nyuwun pangapunten mas Ageng… sembari ngoceh….
      10 Desember 2011 pukul 7:40 · Tidak SukaSuka · 11
    • Hasanudin Hasan Ia bun……kita saling mendoakan……
      10 Desember 2011 pukul 7:46 · Tidak SukaSuka · 3
    • Ageng Syahriansyah Gpp bnd Lia, kediaman bnd Lia sesudah manding apa sebelum manding…
      10 Desember 2011 pukul 7:48 · Tidak SukaSuka · 4
    • Aring Sukaton Aamiin yaa robbal alamin

      Asalamualaikum warakhmatullahi wabarokatuh
      Bunda Lia juga smua yg hadir dlm doa pagi hari ini
      Selamat pagi
      R a h a y u

      10 Desember 2011 pukul 7:48 · Tidak SukaSuka · 8
    • Asmin Pribadi Mattalitti Mattennatikka selamat pagi bunda semoga pagi hari ini lebih baik dari pada hari kemarin dan selanjutnya jau lebih baik sehat jasmani dan rohani mawaddah penuh dgn warahmah. amin yr salam
      10 Desember 2011 pukul 7:50 · Tidak SukaSuka · 5
    • Petruk Tralala Sugeng enjang bunda…salam Kedamaian di Jiwa
      10 Desember 2011 pukul 7:54 · Tidak SukaSuka · 6
    • Putrie Ragiel Trisno Malam minggu yg indah sugeng injang bunda sayaaaaaang juga semua sahabat, sesarengan ngopi monggooooooo….
      10 Desember 2011 pukul 8:01 · Tidak SukaSuka · 8
    • Bunda Lia
      Aminnn3x mas Ki-Bayu Aji terimakasih selamat pagi mas…. mas Bayu bagaimana menurut mas Bayu masalah Kodrat… kalau saya pahami tak ubahnya hukum alam yang di dalamnya terkandung rumus-rumus alam. Rumus-rumus itu sebagian kecil telah diketemukan manusia sejak zaman paleolitikum, mezolitikum hingga neolitikum. Hasil temuan manusia jika dibukukan sebagai hasil penemuan manusia maka jadilah ilmu pengetahuan. Jika dibukukan dengan klaim atas nama tuhan, jadilah buku yang disucikan dan dikeramatkan. Bedanya, ilmu pengetahuan butuh verifikasi, pengujian secara ilmiah, terbuka untuk dikritik agar mencapai kesempurnaan pemahaman akan rumus-rumus tuhan yang berlaku. Sedangkan buku yang dikeramatkan justru bersifat anti kritik, tabu untuk diperdebatkan, dan tidak butuh verifikasi atau uji kebenaran.Lihat Selengkapnya

      10 Desember 2011 pukul 8:04 · Tidak SukaSuka · 7
    • Bunda Lia
      Wa’alaikum salam mas Aring Sukaton kang kinasih…. kita bicara kodrat lagi mas Aring sembari tiduran nih mas….Kembali ke pokok bahasan memahami Kodrad, jika dianalogikan, kodrat bagaikan “karpet merah” yang musti dilalui manusia agar selamat dan sentausa menggapai kemuliaan hidup. Sebaliknya, orang yang enggan melewati “karpet merah” itu hidupnya akan mengalami sengsara dan gagal meraih kemuliaan lahir dan batinnya. Kodrat bisa saja bersifat pasif, yang aktif tentu saja manusianya. Manusia aktif untuk menentukan pilihannya secara tepat. Ketepatan memilih ditentukan kecermatannya memahami rumus-rumus hukum alam. Itulah makna memahami sejatinya hidup. Gusti iku mahawicaksana, nanging menungso ora biso hanggayuh kawicaksananing Gusti. Tuhan itu mahabijaksana, tetapi manusia sering gagal memahami kebijaksanaan tuhan. Sehingga kebijaksanaan tuhan yang mahaluas tiada batas, menjadi sesempit nalar manusia, lebih parah lagi dipersempit oleh doktrin (dogma-dogma) yang bertebaran menghipnotis mayoritas masyarakat dunia. Kesadaran spiritual manusia tak bisa berkembang sebab selalu terkurung di dalam kapsul kesadaran semu, kesadaran hasil indoktrinasi para saleh.Lihat Selengkapnya

      10 Desember 2011 pukul 8:11 · Tidak SukaSuka · 10
    • Bunda Lia Setelah perempatan Manding kerajinan kulit mas Ageng Syahriansyah… monggo kulo aturi pinarak …
      10 Desember 2011 pukul 8:12 · Tidak SukaSuka · 5
    • Bunda Lia Mas Hasanudin Hasan itu pasti mas…. kemarin sempat kaget sepulang dari rumkit tau2 ada yg nggak beres ….
      10 Desember 2011 pukul 8:13 · Tidak SukaSuka · 6
    • Bunda Lia Kanda Asmin Pribadi Mattalitti Mattennatikka terimakasih kanda selamat pagi salam kasihku selalu….
      10 Desember 2011 pukul 8:13 · Tidak SukaSuka · 4
    • Bunda Lia Kakang Petruk Tralala salam kasihku kakang… selamat pagi semoga damai dimalam minggu ya…
      10 Desember 2011 pukul 8:14 · Tidak SukaSuka · 5
    • Tia Duba Ardhina Slamat pagii diajeng moga sehat n anak2 juga..:hhiikkSs
      10 Desember 2011 pukul 8:15 · Tidak SukaSuka · 4
    • Bunda Lia Selamat bermalam minggu Jeng Putrie Ragiel Trisno…. selamat pagi sayang salam kangen sayangku….pollll love U
      10 Desember 2011 pukul 8:15 · Tidak SukaSuka · 6
    • Putrie Ragiel Trisno Muaaaaach …mtrnwun Bunda smg kita bahagia dalam kasihNYA Rahayu.
      10 Desember 2011 pukul 8:19 · Tidak SukaSuka · 6
    • Bunda Lia
      Ironis sekali…. Seharusnya dogma bertujuan memerdekakan manusia, dan membuka kesadaran spiritual seluas-luasnya, akan tetapi kenyataannya justru sebaliknya, doktrin menghegemoni manusia, dan membelenggu kesadaran spiritual. Mengapa demikian ? Agama tak ubahnya parpol yang berorientasi mengejar kekuasaan yang diperoleh dari sisi KUANTITAS, yakni mencari pengikut sebanyaknya guna memperkuat barisan. Padahal tujuan semula agama adalah untuk memerdekakan individu, menggapai kualitas kesadaran spiritual yang lebih baik untuk menggapai kualitas hidup yang lebih baik pula. Namun kini, telah terjadi chaos (kekacauan) dalam kesadaran spiritual beragama. Serba kebalik (wolak-waliking jaman). Banyak orang tidak menyadari jika dirinya sedang tidak sadar. Yang sadar dianggap tak sadar, yang tak sadar merasa dirinya sadar.Lihat Selengkapnya

      10 Desember 2011 pukul 8:20 · Tidak SukaSuka · 8
    • Asmin Pribadi Mattalitti Mattennatikka bunda aku belajar memerangi kebencian karna kebencian menurutku tidak memberiku kedamaiyang lahir dan batin meskipun orang itu harusnya kubenci karna manusia pada dasarnya tidak ada yg sempurnah karnah kesempurnaan itu hanyalah milik Alla aku takut berdosa pd diriku sendiri…
      10 Desember 2011 pukul 8:23 · Tidak SukaSuka · 4
    • Aring Sukaton Hehehe silakan dilanjut , saya mengikuti aja, tapi jgn dilarut dlm keasyiikan nulis perhatikan kondisi badan ! Lanjut
      10 Desember 2011 pukul 8:23 · Tidak SukaSuka · 5
    • Bunda Lia Ya mbak Tia Duba Ardhina…. aku juga mau minta ijin untuk lama nggak FB an dulu karena banyak yg tidak lahir batin kok….
      10 Desember 2011 pukul 8:26 · Tidak SukaSuka · 5
    • Bunda Lia Aminnn sayangku…. musuh dalam selimut banyak sekarang jeng Putrie Ragiel Trisno… jadi aku malas untuk FB an….
      10 Desember 2011 pukul 8:27 · Tidak SukaSuka · 5
    • Putrie Ragiel Trisno Yaaaa begutulah bunda…..namanya juga manusia kita ambil segi positifnya aja bunda, biarkan anjing menggonggong kafilah berlalu pernah put3 dengar kata bahasa begitu….kita semua sll mendukung apa yg bunda lakukan demi kebaikan sesama…apa kata mereka biarlah…..sabar dan terus semangat yaaa bunda, kali selalu di belakang bunda.
      10 Desember 2011 pukul 8:35 · Tidak SukaSuka · 6
    • Asmin Pribadi Mattalitti Mattennatikka
      sebap menurutku jika kita itu berdosa kpd pencipta pencipta itu maha pengasih berdosa pd Rasulnya rosul itukan pemaaf , berdosa pd sesamah kitakan bisa saling memaafkan ,namun jika kita berdosa pd diri sendiri dan dimana lagi kita mau minta’ maaf , jadi jadi aku belajar memaafkan diriku sendiri memaafkan orang lain atau menyangi orang lain pd hakekatnya , memaafkan atau menyayangi diri sendiri sebagai bukti cinta yg hakiki kpd Allah dan rosulnya ….aminn yr..salam kasih damai di hati….Lihat Selengkapnya

      10 Desember 2011 pukul 8:35 · Tidak SukaSuka · 4
    • Bunda Lia
      Ohhhhh, musibah itu merupakan peringatan atau teguran Tuhan kepada umat manusia yang sudah tidak eling dan waspada. Jika kita mau instropeksi, jebolnya tanggul Situ Gintung disebabkan oleh ulah para pejabat yang berwenang teledor melakukan perawatan tanggul. Dana anggarannya sengaja disusutkan dari alokasi APBD, atau malah diselewengkan sehingga rehabilitasi tanggul menjadi tertunda-tunda hingga musibah benar-benar terjadi.
      Coba kita renungkan bersama. Kenapa banyak orang menggunakan jalur hijau dan wilayah resapan air sebagai pemukiman yang padat. Bukankah hal itu sebagai perbuatan MELAWAN KODRAT ALAM (Tuhan) ??!! Kenapa banyak orang diwawancara televisi berpendapat bahwa musibah itu dikatakan sudah menjadi kehendak dan rencana tuhan ? Waduh…jahat bener tuhan demikian?? Apakah tuhan berencana menciptakan para koruptor dan para penyeleweng anggaran pembangunan ? Apakah Tuhan berencana membuat pejabat yang ceroboh ? Apakah tuhan merencanakan sebanyak 120 orang bakal mati konyol menjadi korban kecerobohan segelintir pejabat ?
      Lihat Selengkapnya

      10 Desember 2011 pukul 8:37 · Tidak SukaSuka · 10
    • Budi Akil · Berteman dengan Syahwir Papude dan 167 lainnya
      Selamat pagi bunda..! Selamat pagi pengguni bumi.!
      bunda ridak perlu aneh.! Kudrat tanah para lelelurku(siliwangi)sudah ketentuan. Dan itu tercatat dalam dua kitab besar.(negara baldatun toyibatun worofun gofur,dan Tuhan Allah akan membuat kerajaan surga kebumi) “yng aneh orang tidak bersyukur” dan “tidak menghargai para leluhurnya”(kudrat alam).
      10 Desember 2011 pukul 8:38 · Tidak SukaSuka · 6
    • Tia Duba Ardhina Jeng Lia baguslah bgt utk mencari teman yg baik n tulus tidak hanya di FB an aja kog…apa gunanya teman byk tapi tdk ikhlas..alias pamrih apalagi manis dibibir pahit dihati..sabar sabar aja deh..
      10 Desember 2011 pukul 8:40 · Tidak SukaSuka · 5
    • Bunda Lia
      Kemutlakan kehendak tuhan biasanya tertanam begitu kuat melalui doktrin yang berkesinambungan sejak masih usia kanak-kanak. Wajar jika doktrin kemutlakan tersebut akhirnya tertancap kuat dalam alam pikiran bawah sadar. Namun jika kemutlakan tuhan masih saja dipahami dengan pola pikir di atas, maka tanpa sadar pola pikir itu kian dekat dengan virus fatalisme yang erat dengan “gangguan kejiwaan”. Cobalah bersama-sama kita melakukan rehabilitasi atas gangguan kejiwaan itu. BUKAN BEGITU CARANYA MANUSIA PASRAH kepada Tuhan…. Ok nanti ya aku teruskan kepalaku kembali pusing… maafkan saya….Wass.Lihat Selengkapnya

      10 Desember 2011 pukul 8:41 · Tidak SukaSuka · 11
    • Kakang Prabu Anom Selamat pagi Bunda, tetap semangat dan sehat selalu.. selamat pagi juga sahabat semua…
      10 Desember 2011 pukul 8:42 · Tidak SukaSuka · 8
    • Bunda Lia Mbak Tia Duba Ardhina… ayoh bali wae yoh mbak ke kampung aku tak istirahat disana biar nggak FB an… kan signal lemot….
      10 Desember 2011 pukul 8:44 · Tidak SukaSuka · 6
    • Bunda Lia Kakang Prabu Anom…. selamat pagi kakang selalu semangat kok kakang…. tapi karena kepala sudah mulai pusing aku pamit turun mas… tadi dah diingatkan mas Aring maksa malah mrabun…. nyimak saja aku… besok atau nanti aku lanjutkan… maaf ya kakang….
      10 Desember 2011 pukul 8:45 · Tidak SukaSuka · 10
    • Abdul Lathif ‎.
      @Mas Kakang Prabu : Aku selalu bersemangan di samping mu Kakang Prabu, hahahahaha…….. Ayo ngopi bareng…..
      10 Desember 2011 pukul 8:54 · SukaTidak Suka · 5
    • Kakang Prabu Anom iya Bunda, banyak istirahat dahulu..
      10 Desember 2011 pukul 8:54 · SukaTidak Suka · 1
    • Kakang Prabu Anom Kang Mas Abdul Lathif.. salam pagi kang mas… hehehe, ayo ngopi.. jangan lupa asuransinya…
      10 Desember 2011 pukul 8:56 · SukaTidak Suka · 6
    • Tia Duba Ardhina Yuuk siiiip deh pokoknya sendiko dawuh ..tu keretanya dah siap ayuk balik kampung..
      10 Desember 2011 pukul 8:56 · SukaTidak Suka · 3
    • Abdul Lathif ‎.
      #kangmas Prabu : Jangan ingatkan itu terus, aku jadi malu…… belum lunas…. hehehehehehehehe……….
      10 Desember 2011 pukul 9:03 · SukaTidak Suka · 6
    • Jagad Satria slmt siang bunda……tetap waspada….dlm bentuk apapun…..
      10 Desember 2011 pukul 9:52 · SukaTidak Suka · 5
    • Jagad Satria slmt siang poro kadang kinasih……slm sjhtera sllu untuk kalian semua….nwn….
      10 Desember 2011 pukul 9:58 · SukaTidak Suka · 4
    • Arya Sudarmanto Selamat siang bunda,selamat siang semuanya.Semoga Allah senantiasa mencurahkan Rahmat & HidayahNya.
      10 Desember 2011 pukul 10:04 · SukaTidak Suka · 2
    • Aring Sukaton Mas Jagad Satria » siaga satu donk ! Hehehehe
      10 Desember 2011 pukul 10:13 · SukaTidak Suka · 2
    • Jagad Satria Hehehe….betuuul mas aring…met siang met aktvts yo mas…
      10 Desember 2011 pukul 10:21 · SukaTidak Suka · 2
    • Jagad Satria Met siang mas tebe.,
      met siang mas anom.,
      met siang mas arie irfan,..
      Met siang mas abdul l…yuk kita ngopi dl. dr pagi hingga siang tentunya dah kecut…ngopi smbl merokok…nikmat tenan…slm mendoan anget tuk kalian semua.
      10 Desember 2011 pukul 10:28 · SukaTidak Suka · 3
    • Syah Ruddin aminyarobbal’alamin. Makasih bunda atas doa2bunda pd kami, semoga allah meridoi gerak diam bunda amin, mat siang n mat rehat bunda salam rahayu
      10 Desember 2011 pukul 10:40 · SukaTidak Suka · 2
    • Jagad Satria met siang mas syah ruddin….salam hormat penuh kasih yo mas..
      10 Desember 2011 pukul 10:43 · SukaTidak Suka · 1
    • Heru Tosa Sugeng siang mb’Lia …eling lan waspodo ….met siang buat semuanya kadang yg hadir disini salam sejahtera lan rahayu
      10 Desember 2011 pukul 10:46 · SukaTidak Suka · 3
    • Nur Santi Bhumi Ningtyas Aaamiiin yaa Robbal’alamiiin
      matur sembah nuwun Bunda Lia..
      10 Desember 2011 pukul 11:59 · SukaTidak Suka · 3
    • Hesti Sulistyaningsih Aamiin3x Ya Robbalalamin.. Maturnuwun tag doanya Bunda.. Smg Allah berkenan mendengar dan mengabulkan doa doa kita… Salam buat semuanya.. Sugeng siang…
      10 Desember 2011 pukul 13:43 · SukaTidak Suka
    • Panji Tengkorak · Berteman dengan Aku Dia dan 6 lainnya
      Rahayu..3x
      10 Desember 2011 pukul 13:56 · SukaTidak Suka · 1
    • Yay Upakarti Budaya Nuswantoro Sayapun mengalami hal yang sama Bunda, jadi juga jarang OL, wis sing sabar wae…
      10 Desember 2011 pukul 16:10 · SukaTidak Suka · 1
    • Gadis Exsprit Amin YRA,,,,,terimakasih Mama
      10 Desember 2011 pukul 23:02 · SukaTidak Suka
    • Tia Duba Ardhina Malam mb gadis..
      10 Desember 2011 pukul 23:04 · SukaTidak Suka
    • Gadis Exsprit malam tante Tia,,,lg malming di mana tante
      10 Desember 2011 pukul 23:17 · SukaTidak Suka
    • Tia Duba Ardhina Malming disanggar senam ni mbak bsk grand opening jd sibuk sibuk ni..
      10 Desember 2011 pukul 23:21 · SukaTidak Suka
    • Agus Sholeh Sugeng enjang Bunda Lia…..salam kasihku selalu…… semoga Bunda Lia selalu mendapatkan Rahmat dan Berkah-NYA……Salam rahayu……ngapunten lagi buka fb…..
      11 Desember 2011 pukul 8:10 · SukaTidak Suka
    • Arie Setiawanti amin 3x yra……..sore bun……sore semua……..salam kasih…….
      11 Desember 2011 pukul 16:41 · SukaTidak Suka
    • Gus Ibien Ibien Ya rabb tumpahkan kekuatan pada mbak yu ku sprti bulan purnama yg terang ini.
      11 Desember 2011 pukul 21:01 · SukaTidak Suka · 1
    • Gus Ibien Ibien Salam sejahtera semua dulu sedanten
      14 Desember 2011 pukul 9:20 · SukaTidak Suka
    • Abdul Lathif ‎.
      @Gus Ib : Jangan terlalu geneter……. wong nulis “Dulur” saja kok “Dulu” hahahaha……..
      14 Desember 2011 pukul 10:18 · SukaTidak Suka
  • Tulis komentar…

About Bunda Lia

Tidak ada hal yang mustahil apapun dapat terjadi karena manusia memiliki kemampuan yang luar biasa. Untuk menjelmakan suatu keinginan menjadi kenyataan. Hidup damai dan rukun sesama masyarakat. Birunya harapan msh menjadi teka teki, bagai musafir disahara berhrp mendptkan air, saat kemarau mengiringi perja lanannya, smua kering, sepi, bisu hny semilir angin panas ikut menyertai.Kau menyambangiku ketika seluruh pintu telah kukunci. Kita bertukar kata di balik tembok tinggi. Tak ada lagi cekrama canda dan cinta bagi bilik hatiku. Tinggal dinding pemahaman yang lebih agung dari rasa. Kita bukan lagi sepasang jiwa yang mendaki didalam dinding bilik hatiku atau putaran takdir. Kau dan aku menjadi kumpulan keterbatasan yang luruh pada ketentuan Maha Cinta. Tak ada lagi sekeping harap yang kita titipkan pada puing senyap. Sebab asa telah membumbung pada manzila yang lebih tinggi dari arasy. Hati tak lagi mengeja bagai tulisan sang pujangga… kemungkinan beriringan mamasuki dinding tembok yang kokoh. Telah kubangun bilik jiwa yang melampaui wingitnya puri pemujaan. Kutisik waktu dengan benang pengharapan yang lebih detail dari semua keinginan….

Posted on Januari 31, 2012, in Kumpulan Doa Bunda Lia, Tulisan Bunda Lia. Bookmark the permalink. Tinggalkan komentar.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: