Mohon Bersihnya Hati

 
 

Segala puji bagi Alloh, Robb semesta alam. Shalawat dan salam kepada Nabi kita Muhammad, keluarga, dan sahabatnya serta orang-orang yang mengikuti mereka dengan baik hingga akhir zaman….Allahumma inni as-alukal huda wat tuqo wal afaf wal ghina…Ya Alloh, kami mohon pada-Mu petunjuk, ketakwaan, diberikan sifat afaf dan ghina…. Ya Alloh, Robb pemilik panggilan yang sempurna ini dan pemilik shalat yang didirikan. Berilah Al-Wasilah dan Al-Fadhilah kepada Nabi Muhammad, dan bangkitkanlah beliau sehingga bisa menempati kedudukan yang terpuji yang telah Engkau janjikan… maka dia berhak mendapatkan syafaat kami pada hari kiamat…… Ya Alloh, jauhkanlah antara kami dengan kesalahan-2 kami sebagaimana Engkau menjauhkan antara timur dan barat…. Ya Alloh, bersihkanlah kami dari kesalahan-kesalahanku sebagaimana baju putih dibersihkan dari kotoran-kotoran…. Ya Alloh, cucilah kami dari kesalahan-2 kami dengan air, es, dan salju… terimalah doa kami… Lindungi keluarga kami, saudara2 kami, sahabat2 kami, teman2 kami Ya alloh…
 
Tidak SukaSuka · · Berhenti Mengikuti KirimanIkuti Kiriman · Bagikan · SuntingSunting · 25 Januari
  • 50 dari 57
    • Bunda Lia
      Ya Alloh…. Aku memohon cinta-Mu dan cinta orang yang mencintai-Mu dan cinta amal yang membawaku ke samping-Mu…. Jadikan Engkau lebih aku cintai daripada selain-Mu… Jadikan cintaku pada-Mu membimbingku pada ridha-Mu… kerinduanku pada-Mu mencegahku dari maksiat atas-Mu…. Anugerahkan padaku memandang-Mu… Tataplah diriku dengan tatapan kasih dan sayang…. Jangan palingkan wajah-Mu dariku… Jadikan aku dari penerima anugerah dan karunia-Mu…. Wahai Pemberi Ijabah, ya Arhamar-Rahimin….Lihat Selengkapnya

      25 Januari pukul 5:21 · Tidak SukaSuka · 6
       
       
       
       
    • Bunda Lia Mbka Rell Formosa selamat pagi terimakasih salam kasih selalu…
      25 Januari pukul 5:22 · Tidak SukaSuka · 3
    • Agung Pambudi matur sagung”e panuwun kang tanpo upami Diajeng Ayu…sampun paring kinurmatan dumateng pun kakang..mugi Gusti paring piwales dumateng pandjenengan sak keluargi pinanggih bagja rahayuning wiwitan lan pungkasaning agesang ..sepindah malih..nembah nuwun Diajeng Ayu…ndrekaken lelampahan suci…rahayu rahayu sagung dumadi.
      25 Januari pukul 5:23 · Tidak SukaSuka · 6
    • Ki Buyut Sleman Aamiin yaa Robbal’alamiin.
      25 Januari pukul 5:23 · Tidak SukaSuka · 3
    • Rell Formosa · Berteman dengan Agung Pambudi dan 4 lainnya
      ea BuN MsM4,
      25 Januari pukul 5:23 · Tidak SukaSuka · 2
       

       
       
    • Bunda Lia
      Ya Illahi Robbi, kami memang belum sanggup mencintaiMu dengan cara khusyuknya sholat salah seorang sahabat NabiMu,.. yang dalam kekhusyukannya.. ia tak lagi merasakan panah musuh dicabut dari tubuhnya…. kami hanya menghiba kasihMu.. dalam sholat kami yang terbata-bata.. dalam ketergesaan untuk menyelesaikan kewajiban kami yang lain.. sebagai lelaki, sebagai bapak, sebagai suami, ( perempuan, sebagai ibu, sebagai istri ) sebagai anak… Itupun.. masih saja kutimpa dengan ingatan yang melayang-layang entah kemana… Robbi, saya memang belum dapat beribadah seindah ibadah pada sufi dan rahib.. yang membaktikan hampir seluruh malamnya untuk berdua denganMU….. Ya… kami hanya mampu mempersembahkan roka’at-rokaat singkat di sholat lail kami …. untuk mengharapkan RahmatMU.. diantara desah napas kepasrahan tidurku…. Ya Alloh.. Yaa Rahmaan….. kami belum sanggup mencintaiMU bagaikan para Al Hafidz dan Al Hafidzah.. yang melalui putaran malam dengan menyenandungkan Kalam-KalamMU… kami hanya mempersembahkan satu dua lembaran tilawah harian.. dan hafalan ayat yang hanya berbilang satu atau dua, dengan tundukan malu… merasa betapa tak pantasnya diri ini dihadapanMU….Lihat Selengkapnya

      25 Januari pukul 5:29 · Tidak SukaSuka · 7
    • Syahwir Papude
      Ya Allah ya Rahman, sesungguhnya aku memohon kepada-Mu, dengan nama-Mu Yang Suci, serta keagungan dan kebesaran-Mu yang bila dimohonkan kebijakan dengannya, akan diperoleh kebijakan itu; bila ditolak keburukan dengan menyebutnya, maka jauhlah keburukan itu. Ya Allah, hindarkanlah aku dari segala keburukan, hunjamkanlan kedalam jiwaku keindahan-Mu serta sifat-sifat-Mu yang terpuji, agar tunduk dengannya semua kalbu, serta luluh semua jiwa, sejuk karenanya semua mata, dan tenang semua pikiran, lagi tunduk semua yang angkuh dan pembangkang. Ya Allah, Wahai Dzat Yang Maha Memiliki Kebesaran, wahai Dzat Yang Maha Perkasa. Sungguh keadaanku tidak luput dari rasa takut atas~Mu. Maka ya Allah, peliharalah iman dan rasa aman kami itu. Dan Kesejahteraan dilimpahkan kepada para Rasul~Rasul. Segala Puji bagi Allah, Tuhan semesta alam….Lihat Selengkapnya

      25 Januari pukul 5:30 · Tidak SukaSuka · 5
       
       

       
    • Bunda Lia Derek aken njih mas Agung Pambudi… sungguh maafkan kami apa bila sambutan kami kurang berkenan… karena singkatnya waktu sehingga tak ada waktu untuk ngobrol dan saya juga harus menyelesaikan urusan dipasar … karena mas Agung tau bukan jadi mbok sayur ternyata penuh tanggung jawab juga…. salam hormat dan santunku mas…
      25 Januari pukul 5:32 · Tidak SukaSuka · 6
    • Bunda Lia Ki Buyut Sleman… selamat pagi Ki salam hormat dan santunku… terimakasih Ki… salam kasih selalu…
      25 Januari pukul 5:33 · Tidak SukaSuka · 3
    • Bunda Lia Jeng Rell Formosa… doaku selalu say…
      25 Januari pukul 5:33 · Tidak SukaSuka · 2
    • Ki Buyut Sleman Sama2 Bunda Lia.
      25 Januari pukul 5:34 · Tidak SukaSuka · 2
    • Agung Pambudi sungguh ya robb kami adalah sebagai saksi para kekasihmu diahir zaman yang berjalan dijalanmu…maka limpahkanlah segala berkah kepada keluarga mereka semua…amin.
      25 Januari pukul 5:36 · Tidak SukaSuka · 4
    • Nandito Sugianto · 34 teman yang sama
      Aminn yaa Robbal’alaminnn…
      sugeng enjing ibunda,salam hormat ugi sungkem saking kawulo…
      25 Januari pukul 5:39 · Tidak SukaSuka · 2
    • Bunda Lia Seorang wanita….. Beliau adalah Khaulah binti Tsa’labah bin Ashram bin Fahar bin Tsa’labah Ghanam bin Auf….. Suaminya adalah saudara dari Ubadah bin Shamit, yaitu Aus bin Shamit bin Qais….. Aus bin Shamit bin Qais termasuk sahabat Rasulullah yang selalu mengikuti Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam dalam peperangan, termasuk perang Badar dan perang Uhud….. Anak mereka bernama Rabi’…..
      25 Januari pukul 5:41 · Tidak SukaSuka · 6
       

       
    • Bunda Lia
      Suatu hari, Khaulah binti Tsa’labah mendapati suaminya sedang menghadapi suatu masalah. Masalah tersebut kemudian memicu kemarahannya terhadap Khaulah, sehingga dari mulut Aus terucap perkataan, “Bagiku, engkau ini seperti punggung ibuku.” Kemudian Aus keluar dan duduk-2bersama orang-2…. Beberapa lama kemudian Aus masuk rumah dan ‘menginginkan’ Khaulah…. Akan tetapi kesadaran hati dan kehalusan perasaan Khaulah membuatnya menolak hingga jelas hukum Alloh terhadap kejadian yang baru pertama kali terjadi dalam sejarah islam (yaitu dhihaar). Khaulah berkata, “Tidak… jangan… Demi yang jiwa Khaulah berada di tangan-Nya, engkau tidak boleh menjamahku karena engkau telah mengatakan sesuatu yang telah engkau ucapkan terhadapku sampai Alloh dan Rasul-Nya memutuskan hukum tentang peristiwa yang menimpa kita.”Lihat Selengkapnya

      25 Januari pukul 5:46 · Tidak SukaSuka · 5
       
       
       
       
    • Bunda Lia
      Kemudian Khaulah keluar menemui Rasulullah SAW untuk meminta fatwa dan berdialog tentang peristiwa tersebut…. Rasulullah SAW bersabda, “Kami belum pernah mendapatkan perintah berkenaan dengan urusanmu tersebut… aku tidak melihat melainkan engkau sudah haram baginya.” Sesudah itu Khaulah senantiasa mengangkat kedua tangannya ke langit sedangkan di hatinya tersimpan kesedihan dan kesusahan. Beliau berdo’a, “Ya Alloh sesungguhnya aku mengadu tentang peristiwa yang menimpa diriku.” Tiada henti-hentinya wanita ini ini berdo’a hingga suatu ketika Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam pingsan sebagaimana biasanya beliau pingsan tatkala menerima wahyu. Kemudian setelah Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam sadar, beliau bersabda, “Wahai Khaulah, sungguh Alloh telah menurunkan ayat Al-Qur’an tentang dirimu dan suamimu.” kemudian beliau membaca firman Alloh yang artinya, “Sesungguhnya Alloh telah mendengar perkataan wanita yang mengajukan gugatan kepada kamu tentang suaminya, dan mengadukan (halnya) kepada Alloh. Dan Alloh mendengar soal jawab antara kamu berdua. Sesungguhnya Alloh Maha Mendengar lagi Maha Melihat…..” sampai firman Alloh “Dan bagi orang-orang kafir ada siksaan yang pedih.”Lihat Selengkapnya

      25 Januari pukul 5:56 · Tidak SukaSuka · 6
    • Bunda Lia Kemudian Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam menjelaskan kepada Khaulah tentang kafarah dhihaar, yaitu memerdekakan budak, jika tidak mampu memerdekakan budak maka berpuasa dua bulan berturut-turut atau jika masih tidak mampu berpuasa maka memberi makan sebanyak enam puluh orang miskin.
      25 Januari pukul 5:58 · Tidak SukaSuka · 5
    • Bunda Lia
      Inilah wanita mukminah yang dididik oleh islam, wanita yang telah menghentikan khalifah Umar bin Khaththab saat berjalan untuk memberikan wejangan dan nasehat kepadanya. Dalam sebuah riwayat, Umar berkata, “Demi Alloh seandainya beliau tidak menyudahi nasehatnya kepadaku hingga malam hari maka aku tidak akan menyudahinya sehingga beliau selesaikan apa yang dia kehendaki, kecuali jika telah datang waktu shalat maka saya akan mengerjakan shalat kemudian kembali untuk mendengarkannya hingga selesai keperluannya.”Lihat Selengkapnya

      25 Januari pukul 6:01 · Tidak SukaSuka · 5
    • Bunda Lia
      Alangkah bagusnya akhlaq Khaulah, beliau berdiri di hadapan Rasulullah SAW dan berdialog untuk meminta fatwa, adapun istighatsah dan mengadu tidak ditujukan melainkan hanya kepada Alloh Ta’ala. Beliau berdo’a tak henti-hentinya dengan penuh harap, penuh dengan kesedihan dan kesusahan serta penyesalan yang mendalam. Sehingga do’anya didengar Alloh dari langit ketujuh.
      Alloh berfirman yang artinya, “Berdo’alah kepada-Ku, niscaya akan Ku-perkenankan bagimu. Sesungguhnya orang-orang yang menyombongkan diri dari beribadah (berdo’a) kepada–Ku akan masuk neraka Jahannam dalam keadaan hina dina.”
      Lihat Selengkapnya

      25 Januari pukul 6:04 · Tidak SukaSuka · 5
    • Bunda Lia Amin3x Terimakasih mas Agung Pambudi
      25 Januari pukul 6:05 · Tidak SukaSuka · 3
    • Agung Pambudi dawah atur ingkang sami Diajeng Ayu….
      25 Januari pukul 6:06 · Tidak SukaSuka · 3
    • Bunda Lia Mas Nandito Sugianto selamat pagi njih mas salam kasihku selalu… pamuji rahayu wilujeng mas mugi Gusti Alloh paring berkah pangestu nopo kemawon ingkang kito lampahi… Amin.
      25 Januari pukul 6:07 · Tidak SukaSuka · 3
    • Budi Santoso Amin..amin..amin..yaa.rabball..alamiinnn..pagi bunda mksh atas doa nya…
      25 Januari pukul 6:08 · Tidak SukaSuka · 2
    • Awan Baraya Full amin
      25 Januari pukul 6:08 · Tidak SukaSuka · 2
    • Budi Santoso Amin..amin..amin..yaa.rabball..alamiinnn..pagi bunda mksh atas doa nya…
      25 Januari pukul 6:08 · Tidak SukaSuka · 1
    • Putra Rhagil assalam mualaikum….Amin..Amin.. YRA……met pg BUNDA…..dengan diringi derasnya hujan dan hempasan angin…pg ini ak slalu setia menyimak do’a2 yng Bunda jabarkan smoga ALLAH..selalu memberi rahmatnya tuk kita smua…..amiiiiiiin……. hujan2 udah kepasar pa blm BUNDA….??????
      25 Januari pukul 6:08 · Tidak SukaSuka · 3
    • Bunda Lia Kanda Syahwir Papude terimakasih kanda salam hormat dan santunku kanda… semoga kanda selalu sejahtera bahagia bersama keluarga…. salam kasih selalu…
      25 Januari pukul 6:09 · Tidak SukaSuka · 4
    • Bunda Lia Mas Budi Santoso selamat pagi mas salam kasih …. terimakasih ya mas… doaku selalu semoga selalu mendapat kemudahan….
      25 Januari pukul 6:10 · Tidak SukaSuka · 3
    • Bunda Lia Mas Awan Baraya Full…. terimakasih mas… salam kasihku selalu…
      25 Januari pukul 6:10 · Tidak SukaSuka · 2
    • Bunda Lia Rasulullah SAW juga bersabda yang artinya, “Sesungguhnya Robb kalian Yang Maha Suci lagi Maha Tinggi itu Maha Malu lagi Maha Mulia, Dia malu terhadap hamba-Nya jika hamba-Nya mengangkat kedua tangannya kepada-Nya untuk mengembalikan keduanya dalam keadaan kosong (tidak dikabulkan).”
      25 Januari pukul 6:12 · Tidak SukaSuka · 5
    • Bunda Lia Tidak setiap do’a langsung dikabulkan oleh Alloh. Ada beberapa faktor yang menyebabkan do’a dikabulkan serta adab-2 dalam berdo’a, diantaranya misalnya
      :: Ikhlash karena Alloh semata adalah syarat yang paling utama dan pertama, sebagaimana firman Alloh yang artinya, “Maka sembahlah Alloh dengan memurnikan ibadah kepada-Nya, meskipun orang-2 kafir tidak menyukai(nya).”
      25 Januari pukul 6:18 · Tidak SukaSuka · 8
    • Bunda Lia
      ‎:: Mengawali do’a dengan pujian dan sanjungan kepada Alloh, diikuti dengan bacaan shalawat atas Rasulullah SAW dan diakhiri dengan shalawat lalu tahmid.
      :: Bersungguh-sungguh dalam memanjatkan do’a serta yakin akan dikabulkan. Sebagaimana yang dilakukan oleh Khaulah binti Tsa’labah radhiyallahu ‘anha.
      :: Mendesak dengan penuh kerendahan dalam berdo’a, tidak terburu-buru serta khusyu’ dalam berdo’a.
      ::Tidak boleh berdo’a dan memohon sesuatu kecuali hanya kepada Allah semata.
      :: Serta hal-hal lain yang sesuai tuntunan Rasulullah SAW
      Lihat Selengkapnya

      25 Januari pukul 6:20 · Tidak SukaSuka · 7
    • Bunda Lia
      Selain itu, agar do’a kita terkabul maka hendaknya kita perhatikan waktu, keadaan, dan tempat ketika kita berdo’a. Disyari’atkan untuk berdo’a pada waktu, keadaan dan tempat yang mustajab untuk berdo’a. Ketiga hal tersebut merupakan faktor yang penting bagi terkabulnya do’a. Diantara waktu-waktu yang mustajab tersebut adalah:
      :: Malam Lailatul qadar.
      :: Pertengahan malam terakhir, ketika tinggal sepertiga malam yang akhir.
      :: Akhir setiap shalat wajib sebelum salam.
      :: Waktu di antara adzan dan iqomah.
      :: Pada saat turun hujan.
      :: Serta waktu, keadaan, dan tempat lainnya yang telah diberitakan oleh Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam.
      Semoga Alloh memberikan kita taufiq agar kita semakin bersemangat dan memperbanyak do’a kepada Alloh atas segala hajat dan masalah kita. Saudariku, jangan sekali pun kita berdo’a kepada selain-Nya karena tiada Dzat yang berhak untuk diibadahi selain Alloh Subhanahu wa Ta’ala dan janganlah kita berputus asa ketika do’a kita belum dikabulkan oleh Alloh. Wallahu Ta’ala a’lam.
      Lihat Selengkapnya

      25 Januari pukul 6:24 · Tidak SukaSuka · 9
    • Rell Formosa · Berteman dengan Agung Pambudi dan 4 lainnya
      buNd4,,triM4k4sih t4s d04’y dlM kseMp4t4N sperti iNi q iNgiN brus4h4 MeMbeN4hi diri dlM kterpuruk4N iNi,, dis44t h4tiku dil4Nd4 keg4l4u4N dis44t itu pul4 q teMuk4N hikM4h yg s4Ngt MeNg4NduNg M4kN4 4rti hidup yg sesuNgguh’y,,,, q t4u ‘DIA’ sl4lu 4d4 dlM sti4p l4Ngk4hku, sti4p M4s4l4h yg q h4d4pi teNtu’y 4t4s keheNd4k’Y,,,, d4N q jug4 t4u kN4p4 ‘DIA’ liMp4hk4N c0b44N yg ber4t pdku, itu sMu4 k4rN4 CiNt4’Y begitu bes4r pdku,, sti4p yg ‘DIA’ berik4N pdku q sl4lu bersyukur sek4lipuN itu M4ut,,,, dlM keg4l4u4N h4ti seperti yg s4t iNi kur4s4k4N q s4Ngt bersyukur bis4 keN4l BuNd4 yg bis4 MeNyejuk4N h4ti.. triM4k4sih BuNd4.Lihat Selengkapnya

      25 Januari pukul 6:24 · Tidak SukaSuka · 4
    • Bunda Lia Dimas Putra Rhagil… selamat pagi aku tak kepasar dulu ya salam kasihku selalu….
      25 Januari pukul 6:24 · Tidak SukaSuka · 3
    • Putra Rhagil heheheheeee…salam kasih kembali Bunda…..klo gk sempat biar ak aja nnti,…
      25 Januari pukul 6:27 · Tidak SukaSuka · 3
    • Indrajid Atmaja Amin..amin..amin..Yarob’bal’alamin…..
      Assalamualaikum.wr.wb. Mat Pagi Bunda Lia@
      Salam Kasih Sy Tuk Bunda Dan Keluarga@
      25 Januari pukul 6:42 · Tidak SukaSuka · 3
    • Ki Sruweng · 20 teman yang sama
      Sarujuk sanget Bunda Lia
      25 Januari pukul 6:45 · Tidak SukaSuka · 3
    • Indra Kelana Amien..amien smoga kita semua dalam lindungan-Nya..,met pagi bun dan sobat2 smua salam kasih slalu..,,
      25 Januari pukul 7:01 · Tidak SukaSuka · 3
    • Muhamad Mukhtar Zaedin ‎@ Amiin yra,,,,
      25 Januari pukul 7:50 · Tidak SukaSuka · 3
    • Gumelarno Agung
      Amin yaa robbal a’lamin…..

      Selamat pagi bunda lia…..

      Selamat pagi semuanya yang hadir di majlis bunda lia…… Terimakasih bunda lia dengan wejanganya…………….…………..

      Semoga bermanfaat bagi kita semua……
      Mudah mudahan bunda beserta keluarga senantiasa di berikan hidayah dan berkahNYA….. Amin……
      Lihat Selengkapnya

      25 Januari pukul 8:26 · Tidak SukaSuka · 3
    • Budi Akil · Berteman dengan Syahwir Papude dan 167 lainnya
      amin ..
      selamat pagi BUNDA..!
      selamat berjuang …!
      rahayu
      25 Januari pukul 8:37 · Tidak SukaSuka · 2
    • Triasih Prasetianingtyas Hmmm …met pagi
      Bunda ..
      25 Januari pukul 8:40 · Tidak SukaSuka · 2
    • Syah Ruddin aminyarobbal’alamin salam kasih bunda mat siang n rehat
      25 Januari pukul 11:04 · Tidak SukaSuka · 2
    • Radzi Saad آمِيـنََ … آمِيـنََ … يا رَبَّ الْعَالَمِينَ
      25 Januari pukul 11:35 · Tidak SukaSuka · 2
    • Ayah Fauzie آمِيّنْ.. آمِيّنْ.. يَا رَ بَّ العَـــالَمِيْنن
      25 Januari pukul 11:44 · Tidak SukaSuka · 2
    • Herry Zulkarnaen · Berteman dengan Sunardi Nardi Klaten
      amin..amin… ya robbal alamin….
      25 Januari pukul 17:48 · Tidak SukaSuka · 2
    • Yures Kanjeng Gagah Pangucap Amiin Ya Allah Amiin.
      25 Januari pukul 18:50 · Tidak SukaSuka · 2
    • Bunda Lia http://www.youtube.com/watch?v=zViijeRn6V4&feature=related

      www.youtube.com

      pesanan rasulullah untuk wanita

      25 Januari pukul 21:17 · Tidak SukaSuka · 2 ·
    • Putra Rhagil http://www.youtube.com/watch?v=tkLV75jXqFA

      25 Januari pukul 21:55 · SukaTidak Suka ·
  • Tulis komentar…

About Bunda Lia

Tidak ada hal yang mustahil apapun dapat terjadi karena manusia memiliki kemampuan yang luar biasa. Untuk menjelmakan suatu keinginan menjadi kenyataan. Hidup damai dan rukun sesama masyarakat. Birunya harapan msh menjadi teka teki, bagai musafir disahara berhrp mendptkan air, saat kemarau mengiringi perja lanannya, smua kering, sepi, bisu hny semilir angin panas ikut menyertai.Kau menyambangiku ketika seluruh pintu telah kukunci. Kita bertukar kata di balik tembok tinggi. Tak ada lagi cekrama canda dan cinta bagi bilik hatiku. Tinggal dinding pemahaman yang lebih agung dari rasa. Kita bukan lagi sepasang jiwa yang mendaki didalam dinding bilik hatiku atau putaran takdir. Kau dan aku menjadi kumpulan keterbatasan yang luruh pada ketentuan Maha Cinta. Tak ada lagi sekeping harap yang kita titipkan pada puing senyap. Sebab asa telah membumbung pada manzila yang lebih tinggi dari arasy. Hati tak lagi mengeja bagai tulisan sang pujangga… kemungkinan beriringan mamasuki dinding tembok yang kokoh. Telah kubangun bilik jiwa yang melampaui wingitnya puri pemujaan. Kutisik waktu dengan benang pengharapan yang lebih detail dari semua keinginan….

Posted on Januari 31, 2012, in Kumpulan Doa Bunda Lia, Tulisan Bunda Lia. Bookmark the permalink. Tinggalkan komentar.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: