Mohon Terhindar dari Bencana

 
 
Ya Alloh, sungguh aku mohon perlindungan kepada-Mu dari bencana api neraka, siksa neraka, bencana kubur, dan siksa kubur. Aku berlindung kepada-Mu dari kejelekan ujian atas kekayaan, dari kejelekan ujian atas kefakiran, serta dari kejahatan dajjal…. Ya Alloh, aku sangat mengharapkan curahan rahmat-Mu, maka janganlah Engkau menyerahkan urusanku pada diriku sekejap mata pun, dan baguskanlah segala keadaan bagiku… Tidak ada Tuhan yang berhak disembah kecuali Engkau Ya Alloh…. Ya Alloh, aku pasrahkan diriku kepada-Mu dan aku serahkan pula segala urusanku kepada-Mu, dan aku sandarkan punggungku kepada-Mu, baik karena banyak harapan maupun rasa takut kepada-Mu. Tidak ada tempat untuk berlindung dan tempat untuk menyelamatkan diri dari siksa-Mu melainkan hanya dengan pertolongan-Mu. Aku tetap beriman kepada kitab-Mu yang telah Engkau turunkan, dan tetap beriman kepada nabi-Mu yang telah Engkau utus…. Amin….

Tidak SukaSuka · · Berhenti Mengikuti KirimanIkuti Kiriman · Bagikan · SuntingSunting · Januari ·

  • 1 kali dibagikan1 kali dibagikan
    • Bunda Lia Allaahummaj’al fii qalbii nuuran, wa fii lisaanii nuuran, waj’al fii sam’ii nuuran, waj’al fii basarii nuuran, waj’al min khalfii nuuran, wa min ammamii nuuran, waj’al min fauqii nuuran, wa min tahtii nuuran, allaahumma aatinii nuuran …..Ya Alloh, berikanlah cahaya pada hatiku, cahaya pada lisanku, berikanlah cahaya pada pendengaranku, berikanlah cahaya pada penglihatanku, berikanlah cahaya dari arah belakangku, cahaya dari arah depanku, berikanlah cahaya dari atasku, dan cahaya dari bawahku. Ya Alloh, berikanlah cahaya padaku……

      16 Januari pukul 4:52 · Tidak SukaSuka · 6
    • Bunda Lia Ya Alloh, aku memohon curahan cinta-Mu dan kecintaan kepada orang-orang yang mencintai-Mu, serta mohon curahan amal yang dapat mengantarkan diriku mencintai-Mu. Ya Alloh, jadikanlah kecintaan kepada-Mu lebih tertanam dalam jiwaku melebihi kecintaanku kepada diri sendiri dan keluargaku…..

      16 Januari pukul 4:53 · Tidak SukaSuka · 5
    • Siwi Marthin Amin. Bunda Lia selamat pagi,.semoga Allah mengijabah doa ini Berangkat dulu bun,salam.

      16 Januari pukul 4:54 · Tidak SukaSuka · 4
    • Bunda Lia Ya Alloh, aku memohon kepada-Mu kemenangan pada hari persidangan di Padang Mahsyar, bersama para syuhada’ dan beroleh kehidupan sebagaimana orang-orang yang beroleh kebahagiaan, serta beroleh pertolongan mengalahkan musuh dan berteman dengan para nabi.

      16 Januari pukul 4:55 · Tidak SukaSuka · 5
    • Bunda Lia Terimakasih mbak Siwi… monggo2 selamat pagi mbak doaku selalu…. Nuwun.

      16 Januari pukul 4:56 · Tidak SukaSuka · 4
    • Bunda Lia Permisih pamit dulu ya ada yg beli….

      16 Januari pukul 4:57 · Tidak SukaSuka · 4
    • Budi Santoso Amin..amin..amin..yaa..rabbal..alaminnnn……. Mksh bunda doa nya..

      16 Januari pukul 5:02 · Tidak SukaSuka · 3
    • Putra Rhagil Amiiin…Amiiin… ya ALLAH…..ASSALAMMUALAIKUM… sugeng enjang BUNDAku SAY….. smoga dngan penjabaran do’a BUNDA pg ini kita slalu dlm lindungannya…..salam kasihku…. smoga BUNDAku sekeluarga senantiasa dlm lindungan ALLAH SWT…..(sayurannya udah diambil pa blm BUNDA….biar aku bantu ambilin….ya…..heheheheeeeeeee…..)

      16 Januari pukul 5:13 · Tidak SukaSuka · 2
    • Syahwir Papude Bismillaahirrahmaanirrahiim…

      ROBBI… sesungguhnya Engkau adalah Allah, tiada sesembahan selain Engkau Yang Maha Esa, tempat bergantunga segala sesuatu, yang tiada beranak dan tiada diperanakkan dan tidak ada satu pun yang menyamai-Nya. ROBBI… sesungguhnya aku memohon kepada-Mu bahwasanya hanyalah bagi-Mu segala puji. Tiada sesembahan selain Engkau, Yang Maha Pemberi, Pencipta langit dan bumi, wahai Dzat Yang memiliki keagungan dan kemuliaan, wahai (Tuhan) Yang Maha Hidup Kekal, wahai Dzat Yang Maha Berdiri sendiri. Dan Tuhan sesembahanmu adalah Tuhan Yang Maha Esa; tidak ada sesembahan melainkan Dia Yang Maha Pemurah lagi Maha Penyayang. Tiada sesembahan melainkan Allah Yang Maha Agung lagi Maha Pemurah. Tiada sesembahan melainkan Allah yang menguasai ‘Arsy yang amat agung. Tiada sesembahan melainkan Allah yang menguasai planet~planet dan bumi, juga yang menguasai ‘Arsy yang mulia. Tiada sesembahan selain Allah Yang Maha Pemurah lagi Maha Mulia. Maha Sempurna dan Maha Berkah Allah yang menguasai ‘Arsy yang agung. Dan segala puji milik Allah yang menguasai alam semesta. Dengan nama Allah, dan apa-apa yang dikehendaki Allah. Tiada kekuatan kecuali bersama Allah, apa-apa yang dikehendaki Allah. Setiap nikmat dari Allah, apa-apa yang dikehendaki Allah. Segala kebajikan berada dalam kekuasaan Allah, apa-apa yang dikehendaki Allah. Tidak ada yang dapat menggantikan keburukan kecuali dengan pertolongan Allah….

      Alhamdulillaahi Rabbil ‘aalamin….

      16 Januari pukul 6:34 · Tidak SukaSuka · 3
    • Bunda Lia Mas Budi Santoso pangapunten saya sambi mas sambil melayani masyarakat beli sayur mas….

      16 Januari pukul 6:36 · Tidak SukaSuka · 3
    • Bunda Lia Dimas Putra Rhagil ya dimas terimakasih salam kasihku selalu…

      16 Januari pukul 6:37 · Tidak SukaSuka · 3
    • Bunda Lia Kanda Syahwir Papude… doakan aku ya jangan pernah ada kata bosan mendoakanku… sungguh aku butuh doa kanda terimakasih… salam hormat dan santunku…

      16 Januari pukul 6:39 · Tidak SukaSuka · 3
    • Ageng Syahriansyah ‎…mep pg ya, semangatlah…

      16 Januari pukul 6:44 · Tidak SukaSuka · 2
    • Bunda Lia Mas Ageng Syahriansyah selamat pagi njih salam kasih selalu…

      16 Januari pukul 6:57 · Tidak SukaSuka · 3
    • Bunda Lia Sungguh terkadang aku malu untuk mengangkat kedua tanganku,karena aku masih belum sepenuhnya bisa menjadi hamba-Nya yg pandai bersyukur…… Subhaanallah…..Jauh kini telah kusadari bahwa…Rencana Alloh itu begitu indah kalau kita mau merenung,berusaha,bersabar dan berdo’a…. Tak ada orang yg gagal,yg ada hanyalah orang yg tak pernah mencoba.
      Tak ada orang yg bodoh,yg ada hanyalah yg tak rajin belajar.
      Tak ada orang yg kalah,yg kalah hanyalah orang yg tak berani memulai…. dan ingat ….Sukses adalah sebuah perjalanan, bukan tujuan akhir perjalanan hidup didunia…..

      16 Januari pukul 6:57 · Tidak SukaSuka · 4
    • Sunardjo Wihardjo Bersabar dan bersyukur serta ikhlas

      16 Januari pukul 7:10 · Tidak SukaSuka · 2
    • Bunda Lia

      Dalam kehidupan nyata, seorang perempuan tidak jarang memiliki beban lebih berat dari pria. Saat ini, seorang istri bahkan seringkali memiliki beban lebih berat dari seorang suam….i. Mulai dari mengurus rumah tangga, mendidik anak dan bahkan mencari uang untuk menegakkan ekonomi keluarga. Hal ini banyak dilakukan oleh para perempuan pekerja, termasuk para buruh migran Indonesia di luar negeri…… Dengan pengorbanan seperti itu, sudah sepantasnya para perempuan pekerja ini dihormati hak-haknya. Betapapun para perempuan ditakdirkan untuk memiliki kelemahan, maupun kekuatannya. Mereka membutuhkan perhatian, terutama dari keluarganya. Sangatlah naïf jika pengorbanan para perempuan ini kemudian dibalas dengan rencana jahat yang akan menjerumuskan kehidupannya, Apalagi hal itu dilakukan oleh orang-orang terdekatnya…..Lihat Selengkapnya

      16 Januari pukul 7:15 · Tidak SukaSuka · 4
    • Hesti Sulistyaningsih Subhanalloh alhamdulillah, maturnuwun tausiah dan share doanya.. Semoga Bundaku syg sll dlm Limpahan. Rahmat dan KasihNYA..

      16 Januari pukul 7:20 · Tidak SukaSuka · 2
    • Mas Tebe Oye Aamiin ya rabbal aalamiin … slmt pagi Bunda Lia Adindaku .. walo Kanda tak pandai menyusun sebuah do’a … namun cukuplah di dalam hati Kanda memohon kpd Alah SWT agar Adinda diberkan yg terbaik olehNYA … apa pun itu hajat Adinda …

      16 Januari pukul 7:26 · Tidak SukaSuka · 2
    • Indrajid Atmaja Amin…amin…amin…Yarob‘bal’alamin……
      Assalamualaikum.wr.wb. Mat pg Bunda Lia @
      Semoga d Pg Ini Bunda Lia Beserta Keluarga D Sehatkan Selalu, d mudahkan Rìzki dan selalu D Lindungi Tuhan Yg Maha Mengetahui…amin….
      Salam Kasih SayaTuk Bunda ./\.

      16 Januari pukul 7:35 · Tidak SukaSuka · 2
    • Aring Sukaton Aamiin yaa robbal alamin

      Asalamualaikum warokhmatullohi wabarokatuh
      Bunda Lia juga smua yg hadir dlm doa pagi hari ini
      Moga berkah sehat da kebahagiaan menyertai kehidupan qta dan tauzia hari ini bisa bermanfaat dlm kehidupan qta
      Aamiin
      Salam pagi rahayu

      16 Januari pukul 7:37 · Tidak SukaSuka · 2
    • Bunda Lia Tegarkan Langkah…. Sejatinya, janda juga seorang manusia yang tak bisa membuat takdir atas diri mereka sendiri. Bila memang biduk rumah tangga tak bisa lagi dikayuh karena hal sangat prinsipil (terutama yang menyangkut akidah), haruskah tetap bertahan dalam status istri yang tersiksa? Bukankah jalan perceraian masih halal, meski Alloh Subhanahu wa Ta’ala (SWT) memang membencinya.

      16 Januari pukul 7:42 · Tidak SukaSuka · 4
    • Bunda Lia Selamat pagi mamasku Tukribo Budiharto…. salam hormatku….

      16 Januari pukul 7:43 · Tidak SukaSuka · 4
    • Bunda Lia Mas Sunardjo Wihardjo salam kangen mas salam damai Merpati Putihku….

      16 Januari pukul 7:44 · Tidak SukaSuka · 3
    • Bunda Lia Mbak Hesti Sulistyaningsihku say… selamat pagi mbak salam kangen selalu…

      16 Januari pukul 7:46 · Tidak SukaSuka · 3
    • Bunda Lia Wa’alaikum salam mas Aring Sukaton…. salam hormatku mas..

      16 Januari pukul 7:47 · Tidak SukaSuka · 2
    • Asmin Pribadi Mattalitti Mattennatikka SELAMAT PAGI BUNDA,KU YG KU INGAT SELALU JIKA TAK TERLIHAT LAGI STATUSNYA….AMIIN DOANYA BUNDA SEMOGA SEHAT TUBUH JASMANI DAN ROHANINYA SELALU,, DIMUDAHKAN RESKINYA AMIIN YR, ALAMINN…

      16 Januari pukul 7:47 · Tidak SukaSuka · 2
    • Bunda Lia

      Status janda mengundang cibiran. Namun, para janda dalam sejarah Islam justru adalah wanita-wanita terhormat dan menjadi teladan dengan kemandiriannya…. Jadi janda? Status yang satu ini mungkin bagi sebagian besar perempuan terdengar sangat mengerikan. Betapa tidak, di masyarakat Timur yang sebagian besar masih menganggap bahwa perkawinan yang sempurna adalah bersatunya sepasang suami istri, status janda adalah kondisi yang sebisa mungkin dihindari…..Lihat Selengkapnya

      16 Januari pukul 7:49 · Tidak SukaSuka · 2
    • Petruk Tralala II slmt pagi bunda..

      16 Januari pukul 7:50 · Tidak SukaSuka · 2
    • Bunda Lia Selamat pagi kakangku Petruk Tralala… salam hormatku kakang…

      16 Januari pukul 7:54 · Tidak SukaSuka · 3
    • Bunda Lia

      Menyandang status janda bagi perempuan di negeri ini berarti menanggung beban cibiran, anggapan miring, dan kesendirian memikul beban materi maupun psikis. Mayoritas, pengakuan mereka yang hidup menjanda adalah sulitnya mendapatkan tempat yang layak dalam masyarakat. Padahal, status sebagai janda tak berbeda dengan status gadis, perjaka, istri, suami, atau duda sekalipun…. Walaupun status menjanda tersebut disandang akibat wafatnya sang suami, perlakuan masyarakat terhadap janda tetap tak senormal terhadap orang dengan status lainnya. Apalagi bila status menjanda didapatkan karena perceraian, tudingan dan cibiran akan lebih deras menghujam. Terlebih bila sang janda masih muda, cantik, dan pandai bergaul.Lihat Selengkapnya

      16 Januari pukul 8:00 · Tidak SukaSuka · 5
    • Budi Akil · Berteman dengan Syahwir Papude dan 167 lainnya
      selamat pagi BUNDA.!
      selamat berjuang..
      rahayu.

      16 Januari pukul 8:01 · Tidak SukaSuka · 1
    • Pangeran Joyo Kusumo Rahayu… Gusti tansah hamberkahi… Rahayu.,.3x

      16 Januari pukul 8:08 · Tidak SukaSuka · 1
    • Gadis Exsprit Amin,,,sugeng Enjang Mama,,,salam kangenku selalu,,,,Loph U

      16 Januari pukul 8:09 · Tidak SukaSuka · 1
    • Bunda Lia

      Di lain kasus, dapatkah seseorang menahan laju malaikat maut yang menjemput ruh pasangan hidup? Sungguh manusia tak pernah berkuasa untuk menentukan takdirnya sendiri. Lantas, apakah kehidupan mesti berwarna suram sepanjang sisa hidup seorang manusia berstatus janda? Ini tentu tak adil. Karena, dalam Islam, perempuan-perempuan dengan status janda pun mendapatkan perlakuan yang terhormat. Bila seorang perempuan menjanda akibat suami yang syahid di medan perang, apakah layak janda syuhada ini menjadi sasaran tudingan dan cibiran?Lihat Selengkapnya

      16 Januari pukul 8:10 · Tidak SukaSuka · 4
    • Bunda Lia Selamat pagi kanda Asmin Pribadi Mattalitti Mattennatikka salam damai salam kasihku selalu kanda….

      16 Januari pukul 8:11 · Tidak SukaSuka · 3
    • Bunda Lia Terimakasih mas Budi Akil salam hormatku…

      16 Januari pukul 8:13 · Tidak SukaSuka · 2
    • Sunardjo Wihardjo Manusia di dunia kedudukan sama di hadapan tuhan dan kami sebagai umat sangat menghormati kaum ibu

      16 Januari pukul 8:13 · Tidak SukaSuka · 3
    • Bunda Lia Kakangku kang kinasih Pangeran Joyo Kusumo… pamuji Rahayu kakang…. tumetesing netraku ugo laraning manah iki…

      16 Januari pukul 8:17 · Tidak SukaSuka · 3
    • Bunda Lia Gadis Exspritku… anandaku… kangenku…

      16 Januari pukul 8:18 · Tidak SukaSuka · 2
    • Bunda Lia Nuwun injih mas Sunardjo Wihardjo…. pamuji Rahayu mas… nyuwun dongo pangestu njih mugi manah meniko kiat…

      16 Januari pukul 8:19 · Tidak SukaSuka · 2
    • Gadis Exsprit iya Mamaku tercinta,,,,

      16 Januari pukul 8:19 · Tidak SukaSuka · 1
    • Roro Widjayanti Achmad Amiiiin, Doa. Senin pagi yg sangat dalam..matur nuwun bunda Lia sayang, bunda sdh sll mendoakan kami dengan doa doa indah. Smoga smua doa diijabah Allah SWT. Amiiin

      16 Januari pukul 8:20 · Tidak SukaSuka · 1
    • Bunda Lia

      Kita hidup di negeri yang membutuhkan lebih banyak energi untuk tetap berdiri dengan identitas sebagai seorang Muslimah. Di negeri ini, butuh pembuktian lebih keras untuk bisa menunjukkan kemandirian dan ketangguhan sebagai Muslimah. Karena itu, bila status menjanda adalah sebuah takdir yang memang harus dijalani, jemputlah dengan segenap kekuatan jiwa. Jangan sampai bola salju yang bernama “janda” itu justru lebih dahulu menghantam, hingga kita lumat di dalamnya dan membuat anggapan miring masyarakat semakin mendapat pembenaran….Lihat Selengkapnya

      16 Januari pukul 8:22 · Tidak SukaSuka · 3
    • Pangeran Joyo Kusumo Hmm jumangkaho kanti sabar sarwi ihklas tur welas asih tanpo pedot… Pamujiku tansah sesanding eng jangkamu… Rahayu…3x

      16 Januari pukul 8:23 · Tidak SukaSuka · 1
    • Bunda Lia

      Memang berat….Terhormat Meski Sendiri…..Mungkin, untuk yang kesekian kali, kita harus meneladani pribadi Ibunda Khadijah RA. Semasa jahiliyah, dimana perempuan Arab adalah jenis manusia yang direndahkan, beliau mampu berdiri dengan agung. Menjadi wanita terhormat yang dikagumi, meski beliau menyandang status janda. Tak ada anggapan miring yang hinggap pada sosoknya, karena ia adalah perempuan yang sangat rapat menjaga diri. Ia pun tak menjadi orang yang mengemis belas kasihan pada orang lain, karena ia mampu berdiri tegak di atas kedua kakinya. Ketika ia memutuskan untuk kembali menikah pun, ia berhasil menjalani kehidupan yang lebih baik bersama Nabi Muhammad SAW, ketimbang dengan dua suami terdahulunya.Lihat Selengkapnya

      16 Januari pukul 8:27 · Tidak SukaSuka · 2
    • Bunda Lia Ibunda Khadijah memang luar biasa. Namun, Ibunda Khadijah juga manusia biasa yang langkahnya dapat dijejak kembali oleh Muslimah di masa sekarang. Artinya, bila takdir berbicara bahwa kita harus menjanda, hiduplah menjadi seorang janda layaknya Ibunda Khadijah. Yakni, janda yang tegar menjalani kehidupan, janda yang menjadikan warna hidupnya bahkan lebih baik meski sendiri…

      16 Januari pukul 8:34 · Tidak SukaSuka · 5
    • Bunda Lia

      Menjadi janda yang terhormat memang tak mudah. Perjalanan untuk menjadi sosok yang demikian juga bukan masa yang ringan. Butuh kesabaran dan tekad yang kuat untuk tetap berorientasi pada “hari esok yang lebih baik”. Sebab, masyarakat kita terbiasa menyaksikan seorang janda yang tenggelam dalam kesedihan pasca kematian suaminya, ketimbang yang langsung bergerak mengusahakan yang terbaik untuk kehidupan dirinya dan anak-anaknya…. Namun, yakinlah bahwa Alloh SWT senantiasa mengawasi langkah hamba-Nya dengan penuh cinta. Bersemangatlah dan berpegang teguhlah pada cita bahwa “hari esok lebih baik”.Lihat Selengkapnya

      16 Januari pukul 8:38 · Tidak SukaSuka · 6
    • Syahwir Papude Dinda Bunda Lia… Salaam Hormat, Bahagia dan Santun kanda selalu… Do’a kanda akan selalu menyertai perjalanan kehidupan dan perjuangan~mu kini dan selamanya… Status janda tidaklah sehina seperti anggapan kebanyakan orang, krn itu perkuat selalu KESABARAN dan yakinlah Allah SWT pasti akan menolong… ALLAH MEMBERKAHI…dst…

      16 Januari pukul 8:39 · Tidak SukaSuka · 2
    • Bunda Lia Sesungguhnya orang-orang yang mengatakan, ‘Rabb kami ialah Alloh’, kemudian mereka bersikap istikamah, maka akan turun malaikat kepada mereka (dengan mengatakan), ‘Janganlah kamu merasa takut dan janganlah kamu merasa sedih, dan bergembiralah kamu dengan surga yang telah dijanjikan Alloh kepadamu.

      16 Januari pukul 8:43 · Tidak SukaSuka · 5
    • Sulistiyo Yudi Amin Amin Amin YRA
      matur suwun doa paginipun,
      sugeng enjing & makaryo.
      mugi Allah tansah paring pengayoman, rahmat, keki atan dumateng panjenengan & kito sedoyo. Amin
      salam kasih
      rahayu rahayu rahayu.

      16 Januari pukul 8:43 · Tidak SukaSuka · 2
    • Bunda Lia Lihatlah betapa tegarnya sosok Cut Nyak Dhien yang justru mengokang senjata ketika nyawa suaminya terengggut di medan perang. Di usianya yang masih 28 tahun, beliau bahkan semakin garang melancarkan perlawanan terhadap Belanda. Beliau yakin, perpisahan di dunia ini hanyalah sementara karena orang-orang yang syahid di jalan Alloh SWT kelak akan berkumpul kembali dengan orang-orang yang dicintainya di surga….

      16 Januari pukul 8:45 · Tidak SukaSuka · 6
    • Bunda Lia

      Lebih Baik dari Sebelumnya….. Namun demikian, bukan berarti seorang janda sebaiknya memilih untuk tetap sendiri setelah suaminya berpulang. Karena, menikah lagipun pilihan yang baik untuk seorang janda. Akan tetapi, bila seorang janda hendak menikah lagi, alangkah lebih baik jika terlebih dahulu memperhatikan langkah yang pernah ditempuh oleh Ummu Salamah. …. Suaminya, Abu Salamah sebelum mangkat, meminta istrinya untuk menikah lagi. Abu Salamah pun berdoa kepada Alloh SWT untuk mengaruniakan seorang laki-laki yang lebih baik darinya dan tidak menyengsarakan serta menyakiti istrinya. Berbekal permohonan suaminya pada Allah SWT itulah, Ummu Salamah kemudian menolak pinangan Abu Bakar RA dan Umar bin Khaththab RA. Rasulullah SAW yang sangat menghormati mendiang Abu Salamah pun merasa prihatin atas keadaan Ummu Salamah yang kini sendirian menanggung beban kehidupan. Rasulullah SAW pun akhirnya meminang Ummu Salamah. Maka siapakah manusia yang lebih baik dari Rasulullah SAW?Lihat Selengkapnya

      16 Januari pukul 8:52 · Tidak SukaSuka · 8
    • Bunda Lia Belajar dari Ummu Salamah, alangkah indah bila pernikahan seorang janda Muslimah lebih baik dari pernikahan sebelumnya. Hal ini sangat penting karena seorang janda pasti telah memiliki pengalaman hidup bersama suaminya yang terdahulu. Bila pernikahan selanjutnya tidak lebih baik dibanding pernikahan yang sebelumnya, pasti akan banyak penyesalan yang menjelma….

      16 Januari pukul 8:54 · Tidak SukaSuka · 8
    • Bunda Lia

      Karena itu, seorang janda Muslimah sebaiknya lebih berhati-hati dalam memilih calon suami yang akan mendampinginya. Ibunda Khadijah pun mengajarkan yang demikan. Beliau sangat selektif dalam memilih pasangan hidupnya. Hampir seluruh pemuka bangsa Arab menawarkan pinangan, tetapi beliau tetap diam dalam keagungannya….. Bersabarlah. Tetaplah istikamah dalam kebaikan yang senantiasa kita hadirkan dalam setiap langkah. Sebab, Islam telah mengajarkan melalui teladan Ibunda Khadijah, Ummu Salamah, dan Cut Nyak Dhien bahwa menikah kembali sama sekali bukan karena alasan sepele. Melainkan karena alasan-alasan besar untuk mewujudkan cita-cita yang besar pula…..Lihat Selengkapnya

      16 Januari pukul 9:03 · Tidak SukaSuka · 8
    • Muhamad Mukhtar Zaedin ‎@ Amiiin yra. *Selamat pagi Sahabatku semuanya, selamat pagi BundaLia, salam kasih & rahayu,,,

      16 Januari pukul 9:11 · Tidak SukaSuka · 3
    • Aku Dia Amin Amin Ya Allah Huma Amin , selamat pagi Diajeng Ayu Bunda Lia …… Dan hadirin sekalian salam sejahtera selalu.

      16 Januari pukul 10:24 · SukaTidak Suka · 3
    • Herdiman Sastrosudirdjo

      Selamat pagi Bunda Lia… aku senang membaca curhat Bunda pagi ini….. Dibawah ini saya coba cp kan cerita yg sy pernah baca, sbb:

      Perkenalkan, saya seorang janda kaya

      Saya sudah menjanda secara resmi semenjak tahun 2006. Berarti, sudah 6 tahun resmi menyandang status janda cerai. Saya menikah tanpa pacaran lama-lama, dan perkawinan kami bertahan hanya 3.5 tahun. Kami cerai secara baik-baik, karena menyadari bahwa kita tidak bisa hidup bersama. Paling tidak, kami tidak bisa membayangkan hidup berdua sampai tua. Jadi, kami sepakat untuk berpisah.

      Kami termasuk pasangan yang beruntung dan cukup beruntung. Tidak ribut harta gono gini, Tidak ada anak membuat kami tidak mempunyai pertimbangan apapun. Dan saya beruntung karena saya memiliki pekerjaan yang cukup baik, sehingga tidak tergantung kepada siapapun juga sampai saat ini.

      Di dalam blog ini, saya ingin berbagi mengenai pengalaman saya menjadi single kembali. Kata siapa janda itu kesepian? Kata siapa pula jadi single itu enak dan bebas bisa berbuat apa saja? Kata siapa jadi janda itu salah? Kenapa janda itu stigma?

      Status istri, suami, janda, duda, single, double, tidak menjamin kebahagiaan. Itu hanya status. Setiap status mempunyai naik turun dan suka duka. Dan di sini, saya berbagi dengan Anda, entah sesama janda, sesama single, atau anda2 yang sudah menikah apa yang saya alami, baik berupa uneg2, curcol ataupun sekedar pengalaman2 yang lucu atau miris yang saya alami selama jadi janda.

      Kenapa jandakaya.wordpress.com? Karena janda.wordpress.com sudah ada yang punya. Dan juga, terus terang saya merasa kaya. Dengan segala rendah hati, saya pikir saya termasuk golongan menengah ke atas. Ya ngga mungkin dong, orang yang punya BMW 318i tahun 2004, hobby motret dan kameranya Canon EOS 7D dengan lensa2 L dan hobby menyelam dan traveling itu golongan menengah ke atas di Jakarta. Tapi yang penting, saya merasa kaya karena saya mempunyai banyak kawan, banyak pengalaman buat dibagi, dan sampai sekarang tidak berhenti melihat dan menyimak apa yang ada di sekitar saya sendiri.

      Silakan menilai, silakan menikmati…….Lihat Selengkapnya

      16 Januari pukul 10:53 · SukaTidak Suka · 8
    • Syah Ruddin aminyarobbal’alamin, mat siang bunda n mat rehat, salam rahayu

      16 Januari pukul 11:14 · SukaTidak Suka · 1
    • Arie Setiawanti amin 3x yra…….sore bun……sore semua……..salam sejuk selalu……

      16 Januari pukul 15:18 · SukaTidak Suka · 3
    • Yures Kanjeng Gagah Pangucap Amiin Allhumma Amiin.

      16 Januari pukul 15:46 · SukaTidak Suka · 2
    • Arie Irfan Amin Ya Robb…
      Salam Hangat Penuh Kasih.

      16 Januari pukul 18:57 · SukaTidak Suka · 2
    • Santoso Didi Terimakasih atas doa2nya selama ini , salam hangat penuh cinta dariNYA bunda

      17 Januari pukul 18:33 · SukaTidak Suka · 1
    • Roro Widjayanti Achmad Amin, dan Terima kasih atas doa indahnya Bunda Lia.

      17 Januari pukul 18:36 · SukaTidak Suka · 1
    • Sunardjo Wihardjo Bundaku hatimu hatiku menyatu dalam doa amin

      17 Januari pukul 19:20 · SukaTidak Suka
    • Prabu Semeru Mahaguruakass · 388 teman yang sama
      AMIN YA ROB

      17 Januari pukul 19:50 · SukaTidak Suka · 1
  • Tulis komentar…
Iklan

About Bunda Lia

Tidak ada hal yang mustahil apapun dapat terjadi karena manusia memiliki kemampuan yang luar biasa. Untuk menjelmakan suatu keinginan menjadi kenyataan. Hidup damai dan rukun sesama masyarakat. Birunya harapan msh menjadi teka teki, bagai musafir disahara berhrp mendptkan air, saat kemarau mengiringi perja lanannya, smua kering, sepi, bisu hny semilir angin panas ikut menyertai.Kau menyambangiku ketika seluruh pintu telah kukunci. Kita bertukar kata di balik tembok tinggi. Tak ada lagi cekrama canda dan cinta bagi bilik hatiku. Tinggal dinding pemahaman yang lebih agung dari rasa. Kita bukan lagi sepasang jiwa yang mendaki didalam dinding bilik hatiku atau putaran takdir. Kau dan aku menjadi kumpulan keterbatasan yang luruh pada ketentuan Maha Cinta. Tak ada lagi sekeping harap yang kita titipkan pada puing senyap. Sebab asa telah membumbung pada manzila yang lebih tinggi dari arasy. Hati tak lagi mengeja bagai tulisan sang pujangga… kemungkinan beriringan mamasuki dinding tembok yang kokoh. Telah kubangun bilik jiwa yang melampaui wingitnya puri pemujaan. Kutisik waktu dengan benang pengharapan yang lebih detail dari semua keinginan….

Posted on Januari 31, 2012, in Kumpulan Doa Bunda Lia, Tulisan Bunda Lia. Bookmark the permalink. Tinggalkan komentar.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: