Mohon Tetap Taat dan Iman yang Terjaga

 
 



Ya Alloh, karunikanlah untuk kami rasa takut kepadaMu yang dapat menghalangi kami dari bermaksiat kepada-Mu, dan karuniakanlah untuk kami ketaatan kepada-Mu yang dapat menyampaikan kami kepada surga-Mu, serta karuniakanlah untuk kami keyakinan hati yang dapat meringankan kami dari berbagai cobaan dunia. Jadikankan kami bisa menikmati dan memanfaatkan pendengaran, penglihatan, dan kekuatan kami selama kami hidup. Dan jadikan semua itu sebagai pewaris bagi kami tetap ada pada kami sampai kematian. Jadikanlah kemarahan dan balas dendam kami hanya kepada orang-orang yang menganiaya kami, dan tolonglah kami terhadap orang-orang yang memusuhi kami…. Ya Alloh Janganlah Engkau jadikan musibah kami adalah yang terjadi pada dien kami, dan janganlah Engkau jadikan dunia sebagai tujuan terbesar kami dan puncak dari ilmu kami, dan janganlah Engkau kuasakan atas kami orang-orang yang tidak menyayangi kami…. Amin YRA….
 
Tidak SukaSuka · · Berhenti Mengikuti KirimanIkuti Kiriman · Bagikan · SuntingSunting · 27 Januari

    • Syahwir Papude Bismillaahirrahmaanirrahiim…
      Robbi, Engkaulah al-‘Aziz (Dzat Yang Maha Perkasa/Maha Mulia), yang kepada-Mu bersandar segala kebutuhan hamba-hamba-Mu. Engkaulah al-‘Azhim (Dzat Yang Maha Agung), yang sulit dicapai kemulian-Mu. Engkaulah tumpuan hati. Engkaulah Yang Maha Esa, tiada yang serupa dengan-Mu. Wahai Yang Maha Agung, tidak ada yang sama dan tidak ada sekutu bagi-Mu. Ya Allah Tuhanku, bersihkanlah hatiku dari rayuan materi, sehingga aku tidak memandang yang mulia kecuali Engkau. Persaksikanlah kepadaku makna kemuliaan, sehingga jiwaku menjadi tebusan untuk-Mu, dan himpunkanlah aku bersama orang-orang ‘arif yang telah Engkau anugerahi kemuliaan, sehingga hati mereka penuh dengan kemuliaan-Mu. Serta, curahkanlah pula kepadaku rahasia kemuliaan-Mu agar jiwaku mengangkasa menuju kehadirat-Mu. Ya Allah ya ‘Aziz, perlihatkanlah pada mata hati kami cahaya keadilan-Mu serta keagungan anugerah-Mu, wahai Dzat Yang Maha Mencurahkan kasih. Alhamdulillaahi Rabbil ‘aalamin….

      27 Januari pukul 5:30 · Tidak SukaSuka · 9
    • Bunda Lia Ya Alloh… Kasihi kami dengan kodrat kuasa-Mu atas kami, jangan binasakan kami, karena Engkaulah harapan kami, jaga kami dengan pandangan-Mu yang tiada tidur, lindungi kami dengan perlindungan-Mu yang tak tertembus. Kami hamba-hamba-Mu, anak-anak hamba-Mu. pasti berlaku atas diri kami dengan hukum2-Mu….. pasti adil atas kami akan semua keputusan-Mu…. Amin

      27 Januari pukul 5:32 · Tidak SukaSuka · 11
    • Nuning Alia · Berteman dengan Agung Pambudi dan 14 lainnya
      ‎” Amin… Allah maha pengasih lagi maha penyayang, salam kenal bunda lia.. Saya suka sekali membaca tulisan BuNda Lia :), Indah dan menyentuh hati.. Selamat pagi, met beraktivitas…

      27 Januari pukul 5:33 · Tidak SukaSuka · 6
    • Bunda Lia Dengan nama Alloh Yang Maha Pengasih dan Maha Penyayang
      Ya Alloh, sampaikan shalawat kepada Rasulullah dan keluarganya
      Segala puji bagi Alloh, Yang Awal sebelum penciptaan dan penghidupan,Yang Akhir setelah punah semua,Yang Maha Tahu,Yang Tak Melupakan orang yang mengingatNya, Yang Tidak Merugikan orang yang mensyukuriNya, Yang Tidak Mengecewakan orang yang memohon padaNya, Yang Tidak Memutuskan harap orang yang mengharapNya …. Ya Alloh Aku mintakan kesaksianMu dan cukuplah Engkau sebagai saksiAku mintakan kesaksian seluruh malaikat-Mu penghuni langit-Mu dan pemikul arasy-Muserta yang Kau bangkitkan sebagai nabi dan rasul-Mu dan yang Kau ciptakan dari berbagai makhluk-MuAku bersaksi, sesungguhnya Engkau Alloh, tiada Tuhan kecuali Engkau, Tunggal Tak Berserikat dan Tak Bertara Firman-Mu tak berubah tak berganti dan sesungguhnya Muhammad saw hemba-Mu dan Rasul-Mu, ia penuhi apa yang Kau bebankan padanya untuk semua hamba, ia berjihad di jalan Alloh dengan jihad yang sebenarnya, ia memberi kabar gembira tentang pahala yang sejati, ia mengancam dengan siksa yang sesungguhnya…. Ya AllohTeguhkan aku pada agama-Mu selama Kau hidupkan akuJanganlah gelincirkan hatiku setelah Engkau tunjuki akuKaruniakan padaku rakhmat dari sisiMuSungguh, Engkaulah Maha Pemberi…. Sampaikan shalawat kepada Muhammad dan keluarga Muhammad Jadikanlah aku dari pengikut dan golongannya… Kumpulkan aku pada kelompoknya
      Bimbinglah aku untuk melaksanakan kewajiban hari ini, yang Kau wajibkan atasku untuk aku taati dan Kau bagikan karunia pada hari pembalasan pada orang yang layak menerimanya….. Sungguh, Engkaulah Yang Maha Gagah dan Maha Bijaksana…

      27 Januari pukul 5:38 · Tidak SukaSuka · 12
    • Agung Pambudi amin yra..

      27 Januari pukul 5:41 · Tidak SukaSuka · 9
    • Bunda Lia Ya Alloh….Ampunilah kami, orang tua kami, anak-anak kami, guru-guru kami, saudara-saudara seagama, sahabat-sahabat kami, orang-orang yang mencintai kami karena Engkau, orang-orang yang berbuat baik kepada kami dan bagi kaum muslimin muslimat, mukminin dan mukminat, Ya Alloh Ya Robb hanya Engkaulah penguasa alam semesta. Sesungguhnya Engkau Maha mendengar doa…. kabulkanlah doa kami…. Amin….

      27 Januari pukul 5:55 · Tidak SukaSuka · 11
    • Bunda Lia Baik buruknya manusia adalah bergantung kepada tahap-tahap kesucian batinnya atau nafsunya…. Nafsu mempunyai dua pengertian:
      :: Suatu pengertian yang meliputi segala tabiat-tabiat: spt. marah, nafsu berahi dan syahwat serta semua yang keji seperti hasad dengki, riak, dendam, sum’ah dan sebagainya. Nafsu ini ada juga pada binatang. Tapi tiada sama sekali pada malaikat. Sabda Rasulullah s.a.w: “Sejahat-jahat musuh engkau ialah nafsu engkau yang terletak di antara dua lambung engkau”

      :: Makna yang kedua adalah berkaitan kejadian “latifah rabbaniyyah’ ialah sesuatu yang batin yang tidak dapat dilihat dengan mata kasar sebaliknya ia adalah melibatkan soal-soal kerohanian….

      27 Januari pukul 6:04 · Tidak SukaSuka · 9
    • Sulistiyo Yudi Amin Amin Amin YRA

      27 Januari pukul 6:05 · Tidak SukaSuka · 3
    • Bunda Lia AMARAH…. adalah martabat nafsu yang paling rendah dan kotor di sisi Alloh. Segala yang lahir darinya adalah tindakan kejahatan yang penuh dengan perlakuan mazmumah (kejahatan/keburukan). Pada tahap ini hati nurani tidak akan mampu untuk memancarkan sinarnya kerana hijab-hijab dosa yang melekat tebal, lapisan lampu makrifat benar-benar terkunci. Dan tidak ada usaha untuk mencari jalan menyucikannya. Kerana itulah hatinya terus kotor dan diselaputi olehberbagai penyakit pikiran dan mengajak teman untuk ikut memusuhi…..

      27 Januari pukul 6:07 · Tidak SukaSuka · 12
    • Bunda Lia Kanda Syahwir Papude selamat pagi kanda salam hormatku selalu… dan semoga kita mendapat yg terbaik untuk mengawali hari Jumat ini kanda… salam kasih selalu….

      27 Januari pukul 6:08 · Tidak SukaSuka · 6
    • Bunda Lia Mbak Nuning Alia… terimakasih mbak salam hormatku… salam kenal ya mbak… semoga dipagi ini awal kebaikan bagi kita… salam kasihku selalu…

      27 Januari pukul 6:09 · Tidak SukaSuka · 7
       
       
       
    • Bunda Lia Mas Agung Pambudi terimakasih njih mas… mugi Alloh selalu memberi pikiran jernih bagi kita semua… dijauhkan dari rasa curiga….

      27 Januari pukul 6:10 · Tidak SukaSuka · 6
    • Bunda Lia Mas Sulistiyo Yudi… selamat pagi saudaraku…. salam kasih selalu… doaku selalu salam untuk keluarga njih mas…

      27 Januari pukul 6:11 · Tidak SukaSuka · 6
       
       
       
       
    • Bunda Lia Firman Alloh…. Dalam hati mereka ada penyakit, lalu ditambah Alloh penyakitnya… Sesungguhnya nafsu amarah itu sentiasa menyuruh manusia berbuat keji(mungkar…. Bahkan manusia itu hendak berbuat maksiat terus menerus….

      27 Januari pukul 6:13 · Tidak SukaSuka · 8
    • Agung Pambudi nuwun injih nembah nuwun Diajeng Ayu..mugi sedoyo sami pinanggih rahayu wilujeng tansah lereming penggalih..kinayungan sih ugi katresnanipun gusti ingkang moho wikan..amin.

      27 Januari pukul 6:13 · Tidak SukaSuka · 6
    • Bunda Lia Dalam kehidupan seharian segala hukum hakam, halal-haram, perintah dan larangan tidak pernah di ambil peduli. Malah buat kejahatan itu sudah terbiasa dan rata2….. Tidak ada penyesalan, malah kadang-2 bangga mampu berbuat jahat dan menjatuhkan orang lain dengan bisa ucapanya. Contohnya dia berbangga dapat merusak orang dengan pengaruh ucapan yg merasa diri bersih… bangga dengan kehidupan sungsang, minum, berjudi, pergaulan bebas malah jadi barat lebih dari orang barat… mendapat kebaikan orang lain menjadikan kesempatan menjatuhkan teman…. dengan bahasa yg baik … sanjungan …. dengan kata lain aji mumpung … baik perbuatanya kalau diberi lebih dan akan menyanjung2 yg memberi…. . Bagi mereka pada peringkat nafsu ini, konsep hidupnya adalah sekali, jadi masa mudalah untuk seronok sepuas-2nya tanpa mengenal batas-2. Baik jahat adalah sama saja di sisinya tanpa ada perasaan untuk menyesal…. belum lagi memandang rendah orang lain dan memberi nilai atau keputusan tanpa bukti….

      27 Januari pukul 6:19 · Tidak SukaSuka · 11
    • Nuning Alia · Berteman dengan Agung Pambudi dan 14 lainnya
      ‎” Amin, makasih Bunda Lia.. Salam hormat dan sayang q juga.. 🙂

      27 Januari pukul 6:22 · Tidak SukaSuka · 4
    • Bunda Lia Malah kadang-kadang bila bisa berbuat jahat pada teman seolah-2 dapat perasaan lega dan puas. Itulah sebabnya kadang-kadang ada yang dapat mengawalnya dari melakukan sesuatu yang jahat pada orang lain. Dah jadi hobi dan kebiasaan baginya … kalau orang lain dapat dijatuhkan … pikiran dan hatinya merasa puas…. kalau sudah begitu tentunya… Hatinya telah dikunci oleh Alloh sebagaimana firman Alloh… Tidaklah engkau perhatikan orang-orang yang mengambil hawa nafsunya (amarah) menjadi Tuhan dan dia disesatkan oleh Alloh kerana Alloh mengetahui (kejahatan hatinya) lalu Alloh mengunci mati pendengarannya (telinga batin) dan hatinya dan penglihatannya (mata hatinya) diletak penutup.
      Manusia pada peringakat nafsu amarah ini bergembira bila menerima nikmat tetapi berdukacita dan mengeluh bila tertimpa kesusahan.

      27 Januari pukul 6:24 · Tidak SukaSuka · 10
    • Budi Akil · Berteman dengan Syahwir Papude dan 167 lainnya
      amin.!
      Selamat pagi BUNDA..!
      selamat berjuang, TUHAN memberi jalan terbaik .
      rahayu.

      27 Januari pukul 6:26 · Tidak SukaSuka · 4
    • Bunda Lia Didalam Firman Alloh -pun disebutkan….
      :: Dan apabila Kami rasakan sesuatu rahmat kepada manusia,nescaya mereka gembira dengan rahmat itu.Dan apabila mereka ditimpa suatu musibah akibat kesalahan tangan mereka sendiri, lantas mereka berputus asa….

      Jelasnya pada peringkat ini segala tindak tanduknya adalah menuju dan mengikut apa kehendak syaitan yang mana telah dikuasai sepenuhnya olehnya(syaitan). Rupa sahaja manusia, tapi hati dikuasai syaitan….. Pada peringkat ini, manusia itu tak makan nasihat. Tegurlah bagai manapun. Dia tetap tak akan berubah kecuali diberi hidayah olehNya….. Mereka tidak pernah takut pada Alloh dan hari pembalasan….. Malah meremehkan selagi ada…. Mengejek dan mencemooh. Mereka tidak pernah peduli dengan ancaman Alloh seperti:

      :: Akan dicampakkan ke dalam neraka jahanam dari golongan jin dan manusia yang mempunyai hati tidak memrhati,mempunyai mata tidak melihat,mempunyai telinga tidak mendengar.Mereka itu adalah binatang malah lebih hina dari binatang kerana mereak termasuk di dalam golongan yang lalai…..

      27 Januari pukul 6:31 · Tidak SukaSuka · 11
       
       
       
    • Bunda Lia Terimakasih mbak Nuning Alia sayang… salam njih buat keluarga… doaku selalu… selamat pagi selamat ber-aktifitas semoga selalu mendapat kemudahan Amin

      27 Januari pukul 6:32 · Tidak SukaSuka · 6
    • Bunda Lia Mas Budi Akil terimakasih salam kasihku selalu….

      27 Januari pukul 6:33 · Tidak SukaSuka · 5
    • Bunda Lia Mereka suka mencela orang lain, memperbodohkan kelemahan orang lain dan melihat dirinya sendiri serba sempurna. Mereka tidak pernah menyandarkan hasil usahanya kepada Alloh. Mereka fikir apa sahaja kejayaan mereka adalah hasil titik peluh diri sendiri.
      Jiwa mereka pada tahap ini adalah kosong dan hubungan dirinya dengan Alloh boleh dikatakan tidak wujud….

      27 Januari pukul 6:36 · Tidak SukaSuka · 9
       
       
       
       
    • Bunda Lia Dalam konteks penerimaan ilmu, orang yang bernafsu amarah hanya berupaya menerima ilmu diperingkat ilmu Qalam. Terutamanya yang mementingkan soal-soal lahiriah dunia sahaja. Tak ada minat kepada pelajaran agama dan hari akhirat. Pada peringkat tidak ada peluang sama sekali untuk menerima ghaib dan ilmu syahadah selagi hatinya kotor dan tidak disucikan dengan pembersihan zikrillah yang mempunyai wasilah bai’ah dengan Rasulullah s.a.w. Untuk membebaskan diri dari cengkaman nafsu ini hendaklah menemukan jalan wasilah ilmu Rasulullah s.a.w dengan menerima tunjuk ajar dari ahli zakir ialah guru mursyid yang dapat memberikan petua-2 penyucian diri dan penyucian jiwa yang mempunyai mata rantai dengan Rasulullah s.a.w.
      Sabda Rasulullah s.a.w…”Tiap sesuatu ada alat penyucinya dan yang menyuci hati ialah zikir kepada Allah ” ….

      27 Januari pukul 6:44 · Tidak SukaSuka · 10
       
       
       
       
       
    • Bunda Lia NAFSU LAWWAMAH …adalah nafsu yang selalu mengkritik diri sendiri bila berlaku suatu kejahatan dosa atas dirinya. Ianya lebih baik sedikit dari nafsu amarah. Kerana ia tidak puas atas dirinya yang melakukan kejahatan lalu mencela dan mencerca dirinya sendiri. Bila berbuat kilaf dia lebih cepat sadar dan terus menegor dan marah pada dirinya sendiri. Perasaan ini sebenarnya timbul dari sudut hatinya sendiri bila berbuat dosa, secara otomatis terbitlah semacam bisikan dilubuk hatinya. Inilah yang di katakan lawwamah. Bisikan hati seseorang akan melarang dirinya melakukan sesuatu yang keji timbul secara spontan bila tergores saja dihatinya. Cepat mengakui rasa bersalah pada Alloh Rasulullah atas keterlanjurannya. Ianya ibarat taufik dan hidayah Alloh untuk memimpinnya kembali dari kesesatan dan kesalahan kepada kebenaran dan jalan yang lurus. Rasulullah s.a.w bersabda….

      “Apabila Alloh menghendaki kebaikan kepada seseorang, maka Alloh akan menjadikan untuknya penasihat dari hatinya sendiri…. Barangsiapa yang hatinya menjadi penasihat baginya, maka Alloh akan menjadi pelindung atas dirinya.”

      27 Januari pukul 6:51 · Tidak SukaSuka · 10
    • Asmin Pribadi Mattalitti Mattennatikka SALAM HORMATKU,BUNDA, AMINN DOANYA , SERTA PETUNGJUKNYA SEMOGA MENJADI BERKAH UNTUK KITA SEMUANYA AMINN YR, ALAMIN

      27 Januari pukul 6:54 · Tidak SukaSuka · 5
    • Bunda Lia Tapi bila seseorang itu meningkat ke martabat nafsu lawwamah tapi tidak mematuhi isyarat lawwamah yang memancar di hatinya, maka lama-kelamaan isyarat ini akan padam dan malap. Hingga jatuhlah kembali pada tahap nafsu amarah kembali. Sebab itu kadang-kadang kita tengok sekejap orang tu baik, sekejap berubah jahat kembali. Kemudian berubah balik. Inilah kebalikan hati yang di sebabkan oleh keadaan nafsunya yang berubah-ubah.

      Didalam Firman Alloh…. “Dan sesungguhnya jika kamu mengikuti (suruhan jahat) mereka setelah datang ilmu (isyarat lawwa-mah) kepadamu, sesungguhnya kamu termasuk dalam golongan orang-orang yang zalim”

      27 Januari pukul 6:54 · Tidak SukaSuka · 8
       
       
       
       
    • Bunda Lia Terimama kasih kanda Asmin Pribadi Mattalitti Mattennatikka… salam hormat juga kasihku selalu… selamat pagi kanda selamat ber-aktifitas … semoga selalu mendapat kemudahan….

      27 Januari pukul 6:55 · Tidak SukaSuka · 7
    • Bunda Lia ‎:: Sesungguhnya petunjuk Alloh ialah petunjuk yang sebenarnya.Dan sesungguhnya jika kamu mengikuti kemahuan (jahat dan keji) mereka , setelah ilmu diperolehi (datang kepadamu) maka Alloh tidak lagi menjadi pelindung dan penolong bagimu….

      27 Januari pukul 6:56 · Tidak SukaSuka · 8
       
       
       
    • Bunda Lia Pada tahap lawwamah ini masih lagi bergelimang dengan sifat-2 mazmumah tapi jumlahnya mulai berkurang sedikit. Keinsafan memancar. Sekiranya dia terus mematuhi isyarat lawwamah yang ada, sedikit demi sedikit sifat-2 keji dapat dihapuskan. Pada peringkat ini dia banyak meneliti diri sendiri dan merenung segala kesilapan yang lampau. Bila perasaan menyesal datang, orang-orang pada peringkat sangat mudah mengeluarkan air mata penyesalan. Kerap menangis dalam solat, atau bila sendirian, sewaktu berzikir, bersolawat. Air matanya bukanlah disengajakan tetapi jatuh menetes secara spontan. Inilah dikatakan sebagai tangisan diri. Pada peringkat ini awal untuk banyak mengkaji dan meneliti alam dan kejadian. Malah sentiasa membandingkan sesuatu dengan dirinya. Mereka juga menjadi gila untuk beribadat dan cenderung kepada perbincangan berkaitan soal mengenal diri dan awal dari rasa jemu dengan persoalan yang tidak berkaitan dengan agama.

      27 Januari pukul 7:00 · Tidak SukaSuka · 10
    • Bunda Lia Perubahan ini boleh jadi mendadak sekiranya kita terjun ke alam tasauf….. Rasulullah s.a.w bersabda…. “Biasanya orang-orang mukmin itu perhatiannya pada solat, puasa dan ibadat dan orang munafik itu perhatiannya lebih kepada makanan dan minuman seperti halnya binatang”

      “Sedikit taufik adalah lebih baik dari banyak berfikir dan berfikir perkara duniawi itu mendaruratkan dan sebaliknya berfikir perkara agama pasti mendatangkan kegembiraan”

      Pada tahap ini sudah mementingkan akhirat dari dunia. Namun begitu itu sudah lebih baik dibandingkan dengan amarah ia lebih tinggi sedikit, namun sekali-2 ia tidak terlepas juga dari jatuh kedalam jurang dosa dan kejahatan.Imannya masih belum kuat.Namun ia cepat sedar dan cepat beristigfar minta ampun kepada Alloh.

      27 Januari pukul 7:07 · Tidak SukaSuka · 10
       
       
       
    • Bunda Lia Di dalam Firman Alloh… “Aku bersumpah dengan nafsu lawwamah”
      Sebagai contoh kalau tertinggal sembahyang terdapat perasaan kecut hati dan cepat menyesal sehingga terus pergi …

      Antara sifat nafsu lawwamah adalah:
      :: Mencela diri sendiri …. Bertafakur dan berfikir … Membuat kebajikan kerana bahagia …. Mawas pada diri sendiri yakni ‘ujub …. Membuat sesuatu dengan sum’ah -agar dipuji …. Takjub pada diri sendiri ….

      27 Januari pukul 7:13 · Tidak SukaSuka · 7
    • Abdul Lathif ‎.
      Assalaamu’alaikum…………..
      Saudara-saudaraku semua…….Selamat Hari Jum’at yang penuh berkah…….. semoga tetap bahagia di hati……

      27 Januari pukul 7:18 · Tidak SukaSuka · 5
    • Bunda Lia Siapa yang merasa berdegup di hati sifat seperti tersebut masih lagi berada pada tahap nafsu lawwamah. Ianya adalah terdapat pada kebanyakan orang awam… Harus kuat berzikir lagi untuk menembus dan menyucikan sisa-sisa karat hati. Zikir pada peringakat nafsu ini masih lagi dibibir tetapi kadang-kadang sudah mulai meresap masuk ke lubuk hati tapi dalam keadaan yang tidak istiqamah. Pada peringkat ini memang sudah timbul gila beribadat sehingga kadang-2 merasa dirinya ringan dan melayang, kadang-2 semacam hilang dirinya… Rasa semacam semut menjalar diseluruh tubuhnya terutama pada bahagian tulang belakang dan tangannya. Keadaan beginilah menimbulkan keasyikan yang mengarah dengan amalan zikir dan ibadat lain.

      Pada pringkat ini sudah boleh menerima sedikit ilham hasil dari apa yang ada dan kadang-2 mengalami mimpi yang perlu ditafsir kembali oleh guru. Bila berterusan dengan petuah dan amalan yang diberi oleh guru Insya Alloh nafsunya lawwa-mah ini akan meningkat kepada tahap seterusnya…..

      27 Januari pukul 7:20 · Tidak SukaSuka · 7
       
       
       
       
    • Bunda Lia Wa’alaikum salam mas Abdul Lathif… selamat pagi saudaraku salam kangen penuh kasih … hormatku selalu…. salam untuk keluarga semua… tak lupa salam kasihku untuk Gus Ib dan mas Kanjeng….

      27 Januari pukul 7:23 · Tidak SukaSuka · 5
    • Abdul Lathif ‎.
      Insya Allah, Yunda……

      27 Januari pukul 7:27 · Tidak SukaSuka · 3
    • Bunda Lia MULHAMAH …. Nafsu ini lebih baik dari amarah dan lawwa-mah…. Nafsu mulhamah ini ialah nafsu yang sudah menerima latihan beberapa proses kesucian dari sifat-2 hati yang tercemar melalui latihan sufi/ tariqat/ amalan guru lainnya yang mempunyai sanad dari Rasulullah s.a.w.Kesucian hatinya telah menyebabkan segala lintasan kotor atau khuatir-kekuwatiran syaitan telah dapat dibuang dan diganti dengan ilham dari malaikat atau Alloh.
      Sedangkan Firman Alloh…. “Demi nafsu manusia dan yang menjadikannya (Alloh) lalu diilhamkan Alloh kepadanya mana yang buruk dan mana yang baik, sesungguhnya dapat kemenanganlah orang yang menyucinya (nafsu) dan rugilah (celakalah) orang yang mengotorkannya (nafsu) ….

      27 Januari pukul 7:28 · Tidak SukaSuka · 8
    • Raden Samba ‎.
      Lha …. aku kok ora disalami toh, Bun……. Kok Mas Abdul Lathif ae …… Opo aku yo oran dulurmu?????

      27 Januari pukul 7:31 · Tidak SukaSuka · 3
    • Triasih Prasetianingtyas Selamat pagi Bunda
      ….

      27 Januari pukul 7:32 · Tidak SukaSuka · 4
    • Abdul Lathif ‎.
      Walah, Mas Raden Samba Saudara seperguruan-ku…… Hadir toh, njenengan?

      27 Januari pukul 7:32 · Tidak SukaSuka · 3
    • Raden Samba ‎.
      Iyo…… tak dhelok soko kadhoan…… Aku ngiri karo awakmu dikirimi SALAM Sangking Bunda……….
      Aku Moro…

      27 Januari pukul 7:33 · Tidak SukaSuka · 3
    • Abdul Lathif ‎.
      Sabar toh Pak Raden Samba……. nunggu giliran….. antriannipun taksih panjang……

      27 Januari pukul 7:35 · Tidak SukaSuka · 4
    • Bunda Lia Yang ada dalam nafsu ini juga dikenali dengan nafsu samiah. Pada pringkat ini amalan baiknya sudah mengatasi amalan kejahatannya. Sifat mazmumah telah diganti dengan mahmudah. Sikap beibadat telah tebal dan amalan guru terus diamalkan dengan lebih tekun lagi…. Pada penyesalan pada peringakat lawwamah tadi terus tersebar… tertanam di dalam jiwa. Isyarat lawwamah sentiasa subur. Sesungguhnya taubat orang peringkat mulhamah ini adalah “taubatan nasuha”. Bukan shaj di mulut tetapi hakiki.

      Dalam kehidupan sudah terbina satu skap yang baik,tabah menghadapi dugaan, bila terlintas sesuatu yang ke arah maksiat selalu dan selalu memohon kepada perlindungan dari Alloh….

      27 Januari pukul 7:39 · Tidak SukaSuka · 7
       
       
       
    • Raden Samba ‎.
      @Mas Abdul Lathif : Setia menunggu……

      27 Januari pukul 7:40 · Tidak SukaSuka · 3
    • Bunda Lia Kang masku Raden Samba he he he salam hormat dan santunku selalu kang masku salam kasihku selalu… doaku untuk kang mas dan keluarga…. njih….

      27 Januari pukul 7:41 · Tidak SukaSuka · 5
    • Bunda Lia He he he mbak Triasih Prasetianingtyasku tersayang…. makin bahagia … makin Ok dan Ok saja…

      27 Januari pukul 7:42 · Tidak SukaSuka · 3
    • Abdul Lathif ‎.
      @Pak Raden Samba : lha ra tenan to Mas Raden…… Tetap memperoleh salam toh, Mas …. hehehehe…..

      27 Januari pukul 7:42 · Tidak SukaSuka · 3
    • Bunda Lia Ha ha ha ha mas Abdul Lathif… kang masku Raden Samba…. sampai kemekelen ki…. ha ha ha ha ….

      27 Januari pukul 7:43 · Tidak SukaSuka · 3
    • Raden Samba ‎.
      Hehehehehe……. sembah sewu pangabekti, Bunda…. hehehe……

      27 Januari pukul 7:43 · Tidak SukaSuka · 4
    • Bunda Lia Dalam Firman Alloh juga disebutkan begini….
      “Dan jika kamu ditimpa sesuatu godaan syaitan, maka berlindunglah kepada Alloh, sesungguhnya Alloh Maha Mendengar dan Maha Mengetahui.Sesungguhnya orang-2 yang bertaqwa , bila mereka ditimpa was-2 dari syaitan, mereka ingat kepada Alloh, maka ketika itu juga mereka melihat kesalahan-2.”
      Sabda Rasulullah S.a.w….”Barangsiapa yang merasa gembira dengan kebaikannya dan merasa susah (gelisah) dengan kejahatan yang dilakukan, maka itu orang-orang mukmin”
      Zikir pada tahap ini telah menyerap kedalam lubuk hatinya bukan sekedar berbasa-basi dibir saja. Malah sudah menerima hakikat nikmat zikir dan zauk. Bila disebur nama Alloh rindunya sangat besar, berderau darahnya dan gementar tubuhnya tanpa disengajakan…..

      27 Januari pukul 7:45 · Tidak SukaSuka · 7
    • Abdul Lathif ‎.
      kangmas Agung Pambudi
      Mbak Triasih Prasetianingtyas
      Mas Asmin Pribadi Mattalitti Mattennatikka
      Mas Syahwir Papude
      Dan yang lain-lain….. selamat hari Jum’at Barokah saja…….

      27 Januari pukul 7:46 · Tidak SukaSuka · 4
    • Raden Samba ‎.
      Lho …… Aku kok ra disalami meneh toh, Mas Abdul Lathif….. hehehehe…….

      27 Januari pukul 7:47 · Tidak SukaSuka · 4
    • Triasih Prasetianingtyas Bagus Bund ….
      Warung ok pembeli
      jg ok ..siiip lah !

      27 Januari pukul 7:48 · Tidak SukaSuka · 5
    • Abdul Lathif ‎.
      Iyo….. Kagem Saudara seperguruanku, Kangmas Raden Samba yang menguasai Ilmu “Nurus Bumi”…….. SElamat Pagi….. Selamat Hari Jum’at Barokah….. Selamat berkumpul (bahagia) bersama keluarga………
      Wis tak nethekno kabeh kagem penjenengan…….hahahahaha…..

      27 Januari pukul 7:49 · Tidak SukaSuka · 4
    • Raden Samba ‎.
      Hahahahahahaha……. sampe kepelnggongen aku, dhi Abdul Lathif (Si Malas yang Cerdas) hahahaha…..

      27 Januari pukul 7:51 · Tidak SukaSuka · 3
    • Abdul Lathif ‎.
      @Raden Samba : Whalah …….. malah mengeluarkan sebutan sayang dari Bopo-Guru….. Jangan keluarkan kata-kata, Mas …… Saya malu didengar Bunda Lia…. hahaha……..

      27 Januari pukul 7:52 · Tidak SukaSuka · 4
    • Bunda Lia Kang mas Raden Samba… xixixixixixixixii… jian tenan… Pamuji Rahayu Wilujeng kang mas… mugi tansah pikantuk berkahing Gusti Alloh njih… rahayu ngantos pinanggih dateng FB he he he….

      27 Januari pukul 7:53 · Tidak SukaSuka · 5
    • Bunda Lia Ha ha ha ha ketauan pollll

      27 Januari pukul 7:54 · Tidak SukaSuka · 5
    • Raden Samba ‎.
      Punapa sing “Ketauan” to Bund?????

      27 Januari pukul 7:55 · Tidak SukaSuka · 4
    • Triasih Prasetianingtyas Met pagi mas Lathif
      salam sejahtera
      smg berkah dan
      kebaikan dtg di hari
      Jumat ini ..

      27 Januari pukul 7:55 · Tidak SukaSuka · 5
    • Abdul Lathif ‎.
      Dawah Sami, Mbak Triasih Prasetianingtyas pangestunipun tanjah kawula ajengaken……..

      27 Januari pukul 7:57 · Tidak SukaSuka · 3
    • Triasih Prasetianingtyas Met pagi mas Lathif
      salam sejahtera
      smg berkah dan
      kebaikan dtg di hari
      Jumat ini ..

      27 Januari pukul 7:58 · Tidak SukaSuka · 4
    • Bunda Lia Didalam Firman Alloh…. “Sesungguhnya orang-orang mukmin itu, bagi mereka apabila saja disebut nama Alloh, niscaya gemetarlah seluruh hati mereka” …Perasaan ini terus menjalar sehingga bertemu kekasihnya. ….Antara sifat-2 yang bernafsu mulhamah….
      :: Sifat-sifat ketenangan,lapang dada dan tidak putus asa.
      :: Tak sayangkan harta
      :: Qanaah.
      :: Berilmu laduni
      :: Merendah diri/ tawwadu’
      :: Taubat hakiki
      :: Sabar hakiki
      :: Tahan ujian dan menanggung kesusahan

      Mereka pada tahap ini mulai masuk ke sempatan maqam wali yakni kerap sekali mulai mencapai fana yang menghasilkan rasa makrifat dan hakikat (syuhud) tetapi belum teguh dan kemungkinan untuk kembali kepada sifat yang tidak baik masih ada. Kebanyakan orang cepat terhijab pada masa ini kerana terlalu asyik dengan anugerah All2h padahal itu hanyalah ujian semata…..

      27 Januari pukul 8:01 · Tidak SukaSuka · 9
    • Bunda Lia Kang mas Raden Samba… ha ha ha mas Abdul Lathif sederek jaler meniko loh kang mas….

      27 Januari pukul 8:03 · Tidak SukaSuka · 5
    • Raden Samba ‎.
      @Bunda Lia : hahaha…. menika jathosipun adi seperguruan kulo, tingkahe males, neng cerdas…… apapun ia kuasai…..
      Kula nganthos meh ra keduman, Bund hahahaha……

      27 Januari pukul 8:05 · Tidak SukaSuka · 4
    • Agung Pambudi salam rahyu kang masku Abdul lathif ugi sedoyo kadhang kinasih kakung miwah putri ingkang sami hangrawuhi majlis doanipun Diajeng Ayu..salam rahayu sagung dumadi…sugeng sumunaring suryo..sugeng hangayahi jejibahan agung..ugi lelampahan sucinipun…rahayu..

      27 Januari pukul 8:05 · Tidak SukaSuka · 5
    • Abdul Lathif ‎.
      @Yunda : Pun percadhos……. ngarang……

      27 Januari pukul 8:06 · Tidak SukaSuka · 4
    • Bunda Lia Dalam konteks ilmu pula mereka bukan saja menguasai ilmu qalam malah sudah dapat menguasai ilmu ghaib menerusi tiga cara laduni yaitu nur, cara tajalli dan cara laduni di peringakat sir. Yang dimaksudkan dengan laduni peringkat sir ialah menerusi telinga batin yang terletak ditengah-tengah kepala yang biasanya dipanggil bahagian tanaffas. Suara yang diterima amat jelas sekali. Tak ubah seperti mendengar suara telp… kayak mas Abdul Lathif saat terima telp kang mas Raden Samba ha ha ha . Pada masa yang sama pendengaran zahir tetap tidak terganggu walaupun masa menerima laduni sir itu ada kawan berbual. Biasanya suara ghaib itu adalah waliyulah atau ambia yang merupaka guru-guru ghaib yang bertugas mengajar ilmu ghaib pada mereka yang diperingkat mulhamah. Tapi perlu ingat guru murysid zahir kita tetap guru. Malah Guru mursyid kita sebenarnya telah berkomunikasi terlebih dahulu dengan guru-2 ghaib ini. Sebab tu kalau tak ada murysid kita akan terperdaya dengan syaitan dan jin yang menyamar. Pembukaan telinga batin ini pada awalnya berlaku seakan suatu bisikan suara yang dapat dibahagian dalam anak telinga, dimana pada permulaannya merasa berdesing. Kemudian barulah dapat dengar jelas…. lak njih ngaten to kang mas Raden Samba…. ha ha ha ……

      27 Januari pukul 8:10 · Tidak SukaSuka · 9
    • Raden Samba ‎.
      Leres……. Bund…. Kasinggihan….

      27 Januari pukul 8:11 · Tidak SukaSuka · 3
    • Bunda Lia Kang mas Raden Samba ngaten njih kang mas… ha ha ha males ning cerdas … mungkin kalau pas sekolah dari rumah bawa buku setahun buku tulisnya kosong tapi naik kelas ha ha ha ha mas Abdul Lathif….

      27 Januari pukul 8:11 · Tidak SukaSuka · 5
    • Bunda Lia Zikir tetap meningkat. Pada peringkat inilah Allah berfirman yang bunyinya… “Orang yang beriman dan hati mereka menjadi tenteram dengan berzikir kepada Alloh.Ingatlah hanya dengan berzikir kepada Alloh sajalah hati menjadi tenteram”.

      27 Januari pukul 8:12 · Tidak SukaSuka · 5
    • Abdul Lathif ‎.
      Kawula nyekseni, Yunda…….

      27 Januari pukul 8:14 · Tidak SukaSuka · 3
    • Raden Samba ‎.
      Hahahahaha…….. Satu lagi, Bunda Lia ….. Adhi Abdul Lathif menika WASIS ilmu sastra nipun…..

      27 Januari pukul 8:17 · Tidak SukaSuka · 4
    • Abdul Lathif ‎.
      @Mas Raden Samba :
      Walah….. walah….. Walah ….. !!!!! Ammmppppuuuuuuuunnnnnnnn..…………!!!!!!!

      27 Januari pukul 8:18 · Tidak SukaSuka · 3
    • Bunda Lia

      Nyuwun agunging pangapunten kang mas Raden Samba…. mas Abdul Lathif…. kito lajengaken bab NAFSU MUTMAINAH inilah peringkat/ martabat nafsu yang pertama yang benar-2 diridhai Alloh seperti yang saudara kita nyatakan di atas. Yang layak masuk syurga Alloh. Maknanya siapa sampai pada maqam ini bererti syurga tetap terjamin, Insya’Alloh. Hakikat inilah yang difirmankan Alloh….
      “Wahai orang yang berjiwa / bernafsu mutmainnah,pulanglah kepangkuan Tuhanmu dalam keadaan redhai meredhai olehNya dan masuklah ke dalam golongan HambaKU dan masuklah ke dalam syurgaKU”.

      Pada peringkat ini jiwa mutmainnah merasakan ketenagan hidup yang hakiki yang bukan dibuat-2…. sarujuk mboten kang mas Raden Samba ugi mas Lathif…. Tidak ada lagi perasaan gelisah. Semuanya lahir dari tauhidnya yang tinggi dan mendalam. Tauhid yang sejati dan hakiki. Tidak ada lagi perbedaan senang dengan susah baginya sama saja. Pada maqam inilah permulaan mendapat derajat wali kecil…. lak njih makaten to njih kang mas Raden Samba ugi mas Lathif… he he heLihat Selengkapnya

      27 Januari pukul 8:19 · Tidak SukaSuka · 6
    • Abdul Lathif ‎.
      Monggo, Yunda…… Kalajengaken……..

      27 Januari pukul 8:20 · Tidak SukaSuka · 4
    • Raden Samba ‎.
      @Bunda Lia : Ndereaken…………

      27 Januari pukul 8:21 · Tidak SukaSuka · 3
    • Bunda Lia Sippppp sastra kang mas Raden Samba…. ha ha ha cocok tenan … pas mas Abdul Lathif…. wahhhhh jian tambah katon welo2…. xixixiiixixiixi….

      27 Januari pukul 8:21 · Tidak SukaSuka · 3
    • Kakang Prabu Anom selamat pagi Bunda & semua yang hadir… nyimak sambil ngopi…

      27 Januari pukul 8:31 · Tidak SukaSuka · 4
    • Gumelarno Agung Sugeng enjang bunda lia…… Salam kasihku selalu…… Rahayu…….

      27 Januari pukul 8:33 · Tidak SukaSuka · 2
    • Bunda Lia

      Antara sifat-2 maqam ini adalah… Taqwa yang benar…. Arif…. Syukur yang benar …. Tawakkal yang hakiki … Kuat beribadat Ridho dengan ketentuan Alloh … Murah hati dan senang bersedekah….. Dan lain-2 sifat mulia yang tidak dibuat-2.

      He he he ini aku rasa kang mas Raden Samba dan mas Abdul Lathif sangat amat paham….Pada maqam ini biasanya(walaupun tidak semestinya), akan adanya sesuatu yg tanpa kita duga sebelumnya yang luar biasa serta mendapat ilmu dengan tak payah belajar sebab sudah dapat mengesan rahasia2 dari LohMahfuz…. Adanya sifat lidah dan ucapan … perlakuan… akhlak yang terpuji dan baik. Apa yang keluar dari mulut bukan sembarangan lagi bahkan menerusi yang dipanggil sebagai ‘inkisaf’. Mereka sudah menguasai ilmu peringkat nur, tajalli, sir dan juga sirussir, yaitu lebih tinggi dari maqam mulhamah. Yang dikatakan menerusi sirussir ialah cara penerimaan dengan telinga dan mata batin. Kalau mulhammah tadi baru terbuka dengan telinga batin tanpa mata batin. … lak njih makaten to kang mas R.Samba dan mas Lathif….Lihat Selengkapnya

      27 Januari pukul 8:34 · Tidak SukaSuka · 5
       
       
       
       
    • Bunda Lia Alhamdulillah Kakang Prabu Anom… kok baru muncul…. salam kangenku… mengharu biru nih saudaraku…..

      27 Januari pukul 8:36 · Tidak SukaSuka · 4
    • Bunda Lia Mas Gumelarno Agung… walah kok yo nganggo kuwi… yohhhh … selamat pagi salam kangen penuh kasih yohhh… salam untuk keluarga dirumah….

      27 Januari pukul 8:37 · Tidak SukaSuka · 4
    • Bunda Lia

      Dengan mata batin inilah dia berupaya melihat sesuatu yang ghaib yang tak mampu dilihat oleh mata biasa kita. Malah dapat melihat sesuatu yang akan berlaku pada masa akan datang. Betul-2 macam melihat TV. Malah siap boleh rewind lagi. Kalau guru kita lihat sejarah hidup kita yang lalu biasanya dia akan memerhati seperti rekaman hidup kita dan mengesan dimana kekilafan kita dan memberi petuah untuk membetulkannya. Kalau mencuri disuruhnya kita memulangkan kembali serta minta pemberian yg halal dan maaf, dan sebagainya lagi. Namun begitu dia tetap akan menjaga aib muridnya kepada orang lain. Perlu dingat pada peringkat ini dia tidak terganggu penglihatan dan pendengaran lahirnya pada masa yg sama melihat dan mendengar yang batin walaupun duduk di kedai warung kopi atau dimanapun tempat bersama-sama orang lain. Melalui penerimaan sirussir ini dia berupaya melihat alam barzakh, menjelajahi alam alam malakut. Keyakinan mereka sudah pada tahap ainul yakin dan haqqul yakin.Lihat Selengkapnya

      27 Januari pukul 8:42 · Tidak SukaSuka · 6
    • Bunda Lia

      Fana juga boleh berlaku yang dikenali sebagai “fana qalbi” iaitu merupakan penafian diri ataupun menafikan maujud dirinya dan diisbatkan kepada wujudnya Alloh semata-mata.Inilah peringkat yang kita bincangkan dulu mengenai LAA MAUJUD ILLALLOH. Keadaan inilah yang digambarkan Alloh… “Semua yang ada adalah fana (tiada wujud hakikinya).Dan yang kekal (baka) itu adalah wajah Tuhanmu yang mempunyai kebesaran dan kemuliaan” Namun fana qalbi ini tidaklah kekal. …Lihat Selengkapnya

      27 Januari pukul 8:44 · Tidak SukaSuka · 7
    • Bunda Lia

      NAFSU RADHIAH …. Maqam ini dinamakan radhiah karena perasaan keridhoan pada segala ketentuan dan hukuman Alloh. Pada maqam ini sudah tidak ada rasa takut dengan pada bala Alloh dan tak tahu gembira dengan nikmatNya. Sama sahaja. Apa yang penting Alloh ridho padaNya. Itu kalau sakitpun dah tak perlu kepada obat, sebab bagi dia sakit itulah nikmat kerana dia merasa makin dekat dengan Tuhannya. Rupiah sudah sama dengan daun kayu. Emas sama dengan tanah. Dunia sudah dipandang kecil , malah sudah tidak dipandang lagi sebaliknya dunia yang datang kepadanya….Lihat Selengkapnya

      27 Januari pukul 8:48 · Tidak SukaSuka · 6
    • Nita Naura Lutfi · 3 teman yang sama
      subhanallah..bgsx..bg ap ini?

      27 Januari pukul 8:54 · Tidak SukaSuka · 3
    • Bunda Lia Mbak Nita Naura Lutfi selamat datang mbak salam kasih selalu selamat pagi… terimakasih atas kedatangan mbak didinding ini …

      27 Januari pukul 8:56 · Tidak SukaSuka · 3
    • Bunda Lia

      Dalam Firman Alloh…. “Sesungguhnya wali-2i Alloh itu tak punya rasa ketakutan dan tak pernah merasa rasa kekurangan di atas mereka”. Ini karena nur syhuhud sudah tertanam dalam jiwa mereka. Alam sekeliling seperti cermin yang untuk dapat melihat Alloh setiap ketika. Ini adalah maqam musyahadah tahap ihsan seperti hadis Rasulullah s.a.w…. “Hendaklah kamu menyembah Alloh sebagaimana kamu melihatNya…”
      Ini adalah maqam wali dalam martabat khawas… Pada masa inilah apa yang diisyaratkan oleh Rasulullah s.a.w…. “Takutilah akan firasat orang mukmin, biasanya orang-2 mukmin itu melihat dengan Nur Alloh”….
      Lihat Selengkapnya

      27 Januari pukul 8:56 · Tidak SukaSuka · 6
    • Triasih Prasetianingtyas Kakang Anom ..ck..
      ck ..ck ..kmn aja ?
      Pa kbr Kakang ?
      Moga keadaanmu
      baik adanya dan
      udh ga gelisah lg
      salamku Kakang

      27 Januari pukul 9:01 · Tidak SukaSuka · 4
    • Bunda Lia

      Pada tahap radhiah ini ,ia melihat melalui basyirahnya, merenung dengan kasyafnya , bertindak melalui perintah ilmuladuninya. Mulutnya dan doanya sangat mustajab.ibarat ‘Barang dipinta barang jadi”
      Orang dimaqam ini kadang-2 perbuatannya menyalahi syariat. Percakapan kadang-2 menyinggung orang biasa yang tak faham tapi dikeluarkan tanpa sengaja. Masih lagi mengalami fana qalbi…. tapi tidak menentu.Hidupnya ibarat dilambung gelora cinta seolah terapung bersama-sama Alloh.Hanya memandang dan menyaksikan sesuatu bahwa tiada suatu yang wujud di dunia ini melainkan wajah Alloh semata…. dalam Firman Alloh…. “Di mana saja kamu menghadap, maka disitulah wajah Alloh selalu ada…..

      Itu yang terjadi pada Al Junaid..Tiada apa dalam jubahku, melainkan Alloh…. Mereka sudah memandang yang banyak kepada satu.Keadaan inilah boleh dikatakan menimbulkan fitnah, malah kadang-2 orang akan anggap gila. Inilah maqam Ana’al Haq-Mansur Al-Hallaj…..Lihat Selengkapnya

      27 Januari pukul 9:02 · Tidak SukaSuka · 8
    • Bunda Lia

      Zikir pada peringkat ini adalah secara ‘khafi’ yang telah meliputi seluruh anggota zahir dan batinnya. Pada peringkat inilah kulit berzikir, daging berzikir, tulang berzikir, malah semuanya berzikir. Itu yang jadi darah Al-Hallaj membentuk tulisan Alloh lalu keluar zikir, malah kematian wali-2 seperti masih lagi terdengar zikir di dadannya. Kadang-2 mereka dijemput menjelajah alam ghaib kubra yang diluar akal manusia. Malah mereka di ajar ilmu tinggi yang lebih canggih dari manusia biasa yang boleh dicapai oleh zaman moden ini. Mereka boleh buat perhubungan secara langsung dengan para rasul, nabi, ambia dan waliyullah yang lain. Mereka menuntut ilmu dengan aulia seperti berbincang dengan kawan melalui handphone, malah boleh berinteraksi beramai-2 walaupun masing-2 berada di berbeda tempat…..Lihat Selengkapnya

      27 Januari pukul 9:06 · Tidak SukaSuka · 8
    • Bunda Lia Sifat-sifatnya adalah….
      :: Ikhlas
      :: Warak
      :: Zahid
      :: Dan lain-lain lagi yang baik yang ada pada maqam sebelum ini…

      27 Januari pukul 9:08 · Tidak SukaSuka · 6
    • Bunda Lia

      NAFSU MARDIAH … Pada peringkat ini segala yang keluar darinya semuanya telah diredhai Alloh. Perilakunya, kata-2nya, diamnya semuanya dengan keridhoan dan keikhlasan Alloh belaka. Akan keluar keajaiban yang luar biasa. Mereka sudah menanam ingatan pada Alloh dibilik lubuk hati mereka menerusi cara “khafi-filkhafi”, maknanya secara penyaksiaan ‘basitiah’ yaitu penyaksian sifat ma’ani Alloh yang nyata dan dizahirkan oleh diriNya sendiri. Af’al diri mereka sudah dinafi dan diisbahkan secara langsung kepada af’al Alloh semata-mata.Jiwa mereka betul-betul sehati, ingatan mereka terhadap Alloh tidak sesaatpun berpisah darinya. Penyaksiaan terhadap hak sifat Alloh jelas baginya sehingga hilang dirinya nya sendiri. Inilah dinyatakan sebagai Abu Yazib Bistami: “Subha Inni..”Lihat Selengkapnya

      27 Januari pukul 9:11 · Tidak SukaSuka · 8
    • Kakang Prabu Anom Bunda… iya, baru muncul.. sedikit ada kesibukan.. salam kangen juga bunda.. mengharu biru…

      Mbak Triasih… masih menyisakan yang belum tersingkap 🙂
      Alhamdulillah sudah lumayan baik mbak, kapan ke sana? ngopi bareng hehehe…

      27 Januari pukul 9:14 · Tidak SukaSuka · 4
    • Triasih Prasetianingtyas Insyaallah kl udh
      dkt wktnya akan
      aku ksh kbr ya
      Kang ..tenang aja
      sesama back
      packer hrs saling
      krm kbr ..qiqiqiqi

      27 Januari pukul 9:18 · Tidak SukaSuka · 4
    • Kakang Prabu Anom siap, mbak.. semoga timingnya tepat ya… jd bisa berbackpacker & ngopi bareng… 🙂

      27 Januari pukul 9:21 · SukaTidak Suka · 2
    • Ageng Syahriansyah met pg lia,

      27 Januari pukul 9:22 · SukaTidak Suka · 1
    • Bunda Lia

      Kakang Prabu Anom … mbak Triasih Prasetianingtyas “Pandanglah yang satu pada yang banyak”… he he he…… kita selalu duduk sama rendah berdiri sama tinggi, semoga kita tetap begitu adanya….. salam kasih sayangku….
      Ok saya teruskan…. Peringkat ini sudah tenggelam dalam fana baqabillah. Pada peringkat inilah suka mengasingkan diri,tidak suka bergaul lagi dengan makhluk…..Namun begitu ia memepunyai kesadaran dua alam sekaligus….lahir/zahir dan batin….. Dan ia akam kemabli normal seperti biasa. Kalau peringkat sebelum ini mungkin sampai tak terurus….. Konsep perjalanannya lebih kurang dengan radhiah.mereka berpegang kepada konsep dalam Firman Alloh….
      “Apa yang di sisi kamu itu pasti lenyap dan apa yang ada di sisi Alloh tetap kekal”.
      Perkataan yg tak sesuai dan karepe dewe … menange dewe sudah hilang.Mereka suka hidup nafsu nafsi. …Seperti…. Sabda Rasulullah s.a.w…. “Apabila kamu sekalian melihat seseorang mukmin itu pendiam dan tenang , maka dekatilah ia.Sesungguhnya dia akan mengajar kamu hikmah”
      Menyentuh tentang zikirnya, zikirnya adalah zikir rahsia, tidak lagi ada lafaz dengan lidah mahupun hati, tapi seluruh anggota zahir dan batin mengucapkan dengan zikir rahsia yang didengar oleh telinga batin di maqam tanaffas. Zikirnya tidak pernah terganggu dengan alam zahir walaupun dia tengah bercakap atau buat apapun seperti yg ada dalam Firman Alloh “Orang-orang berzikir kepada Alloh sambil berdiri, sambil duduk dan dalam keadaan berbaring…”
      Lihat Selengkapnya

      27 Januari pukul 9:31 · Tidak SukaSuka · 7
    • Bunda Lia

      Bagi mereka di maqam ini setiap perbuatan, perkataan, penglihatan dan apa saja adalah zikir…. Pada tahap ini mempunyai kelebihan yang amat luar biasan. Namun biasanya jarang sekali menzahirkannya kelebihannya itu. Dari segi ilmu, mereka sudah memperolehi ilmu semua peringkat sebelum ini yaitu nur, tajalli, sir, sirussir malah ditambah lagi dengan cara tawasul/yaitu secara jaga dengan ambia dan waliyullah. Kehadiran wali-2 kepada orang maqam mardiah ini lebih merupakan penghormatan dan ziarah saja. sambil berbicara. Mereka berpeluang menjelajah seluruh alam2 maya dan alam ghaib termasuk syurga, neraka dan sebagainya. Mereka berupaya melawat bermacam-2 tempat waliulloh dengan pecahan diri batinnya atau dengan jasad sekali. Malah dalam satu masa boleh menjelma di pelbagai tempat. Ini dipanggil “Khawa Fulkhawaf”. Ianya berlaku tanpa sengaja dan tanpa dapat dikawal atau tak perlu teman ….Lihat Selengkapnya

      27 Januari pukul 9:35 · Tidak SukaSuka · 7
    • Bunda Lia Sedang Sifat-sifatnya yaitu
      :: Redha dan rela dengan apa-apa pemberian Alloh
      :: Lemah lembut pergaulannya
      :: Elok dan tingginya budi
      :: Santun dan selalu saling hormat menghormati pada yang lain
      :: Lain-lain sifat terpuji maqam sebelum ini.

      27 Januari pukul 9:37 · Tidak SukaSuka · 6
    • Bunda Lia

      KAMALIAH …. Maqam ini adalah tertinggi. Maqam ini digelar sebagai “baqa billah”, Kamil Mukamil”, Al Insan kamil karena ia dapat menghimpunkan antara zahir dan batin, yakni ruh dan hatinya kekal kepada Alloh tetapi zahir tubuh kasarnya tetap dengan manusia. Hati mereka kekal dengan Alloh tak melihat waktu dan tempat, tidur atau terjaga senantiasa mereka bermusyahadah kepada Alloh. Ini adalah maqam khawas al khawas. Semua gerak gerik mereka sudah jadi ibadat. Hatta berak kencing mereka, tidur mereka dan sebagainya….Lihat Selengkapnya

      27 Januari pukul 9:39 · Tidak SukaSuka · 6
    • Bunda Lia

      Ilmu mereka adalah seperti yang dinyatakan oleh Imam Ghazali, ilham dan ilmu mukasyafah yang diterima nya tidak bukan adalah sama dengan istilah wahyu semuanya datang terus dari Alloh. Cuma kalau Rasul dan Nabi di panggil Wahyu dan manusia biasa yang kamil di panggil Ilham…. Saya rasa sekadar ini lah yang mampu kami utarakan ….. Mungkin ada kelemahan dan ketinggalan dalam istilah atau pengertian…. atau kurang lebihnya ulasan saya pribadi mohon maaf yg sebesar2nya … karena saya sadar… atas keterbatasan saya yg masih bodoh dan kurang ilmu pengetauan saya…Untuk saudara-saudariku, sahabatku, teman2ku… tak mengurangi rasa hormat dan santunku mohon kita sama2 untuk membenahi dalam ulasan saya yg kurang …Mengenai kaedah zikir pada maqam-2 yg saya uraikan hari ini pagi ini saya rasa ada diantara panjenengan yang akan menguraikanya perpadukan kaedah tariqat masing-masing…. Insya’Alloh…. Semoga Alloh mengampun saya atas segala kekilafan…. dan kekurangan saya…..Dan harapanku dapat memberi maafaat pada semua….. Wass.Lihat Selengkapnya

      27 Januari pukul 9:48 · Tidak SukaSuka · 6
    • Bunda Lia Mohon maaf ijin kerja dulu…. ada salah dan kilaf mohon maaf sebesar2nya….

      27 Januari pukul 9:49 · Tidak SukaSuka · 4
    • Agung Pambudi alhamdulillah..barokaulloh..

      27 Januari pukul 9:54 · SukaTidak Suka · 1
    • Triasih Prasetianingtyas Terima kasih Bund
      warungnya d
      tengok dl jangan2
      ada stock brg yg
      perlu d tmbh …

      27 Januari pukul 9:56 · SukaTidak Suka
    • Trisdarisadwi Soedarto Subhannallah. Bismilahiromanirohimi. Amin.

      27 Januari pukul 10:38 · SukaTidak Suka
    • Mas Tebe Oye Aamiin ya rabbal aalamiin … slmt siang Bunda Lia Adikku yg ayu … sukses selalu utk Adinda … maaf baru bisa mampir … ini pun OL pake kmptr kantor … kmptr yg di rumah sdg eror windowsnya …

      27 Januari pukul 10:59 · SukaTidak Suka
    • Sulistiyo Yudi Sugeng siang Bunda, kula pamit jum”atan.
      dinten meniko kula kalian kanca2 lagi ngorong2 (ngomon seru) teng cikarang, bekasi.
      tergolong nafsu ingkang pundi, Bunda?
      kecewa berat saking putusam ptun bandung ingkang menangaken gugatan APINDO.

      27 Januari pukul 11:16 · SukaTidak Suka
    • Sulistiyo Yudi Sugeng siang Bunda, kula pamit jum”atan.
      dinten meniko kula kalian kanca2 lagi ngorong2 (ngomon seru) teng cikarang, bekasi.
      tergolong nafsu ingkang pundi, Bunda?
      kecewa berat saking putusam ptun bandung ingkang menangaken gugatan APINDO.

      27 Januari pukul 11:20 · SukaTidak Suka
    • Sulistiyo Yudi Sugeng siang Bunda, kula pamit jum”atan.
      dinten meniko kula kalian kanca2 lagi ngorong2 (ngomon seru) teng cikarang, bekasi.
      tergolong nafsu ingkang pundi, Bunda?
      kecewa berat saking putusam ptun bandung ingkang menangaken gugatan APINDO.

      27 Januari pukul 11:20 · SukaTidak Suka
    • Sulistiyo Yudi Sugeng siang Bunda, kula pamit jum”atan.
      dinten meniko kula kalian kanca2 lagi ngorong2 (ngomon seru) teng cikarang, bekasi.
      tergolong nafsu ingkang pundi, Bunda?
      kecewa berat saking putusam ptun bandung ingkang menangaken gugatan APINDO.

      27 Januari pukul 11:20 · SukaTidak Suka
    • Arie Setiawanti amin 3x yra…….siang bun…….siang semua……..salam sejuk selalu……..

      27 Januari pukul 12:08 · SukaTidak Suka
    • Mas Tebe Oye Aamiin ya rabbal aalamiin … slmt siang Bunda Lia Adindaku …Top Markotop .. Jos Markojos wedaran dari Adinda ini … semoga bermanfaat bagi sy dan kita semua yg hadir hari ini … mhn maaf baru bisa hadir krn kmptr di rmh sejak mlm kamis windowsnya eror … ini juga OL sambil disambi kerja di kantor … salam kangen … rahayu …

      27 Januari pukul 13:00 · SukaTidak Suka
    • Asmin Pribadi Mattalitti Mattennatikka

      Bundah Liaku, terlihat jelas dari setiap penjelasan tentang,ilmu kefana’an yg akan mencapai maqom, qolam kamil Ma’rifatullah, maka sesungguhnya yg mampuh menguraikan adalah sesungguhnya orang yg suda ada didlam maqom M’rifatullah, tersebut, memahamannya, bagailah , air kopi dan Gulah ,suda larut hancur menjadi satu, maka tidak lagi disebut selain kopi manis.nya ,Ma’rifatullah, hidayah,.. hidaya apa lagi yg lebih tinggih dari itu,…Lihat Selengkapnya

      27 Januari pukul 14:39 · SukaTidak Suka · 2
    • Asmin Pribadi Mattalitti Mattennatikka BUNDAH, SELAMAT MENCAPAI MAQOM ITU, ENGKAU TELAH LARUT DALAM SAMUDRA KETUHANAN.MU, MELIHAT SATU TUNGGAL ,MENG’ESAKAN ALLAH DGN SEGALA LIPUTANNYA, YG TIADA BATAS, MELIHAT DIRI YG SESUNGGUHNYA DIRI , TIDAK KEMANA MANA , TAPI MELHAT NYA , ADA DIMANA MANA,. SATU DALAM KESATUANNYA, ILAHI RABBI LIL ALAMINN…..AMINN..YR, ALAMINN

      27 Januari pukul 14:49 · SukaTidak Suka · 2
    • Asmin Pribadi Mattalitti Mattennatikka MENCAPAI PEMAHAMAN INI ,MAKA SETIAP YG BER SIQIR, AKAN TER ARAH PADANYA,,,KARNA ADA SANG PENERIMAH SIQIR PADANYA, SELURUH ANGGOTA TUBUNYA DALAM SETIAP SAAT ,SETIAP DETIK DENYK ,JANTUNGNYA NAFASNYA, LANGKAHNYA, KATA2NYA ,SEMUANYA MERUPAKAN SIQIR KPD ALLAHU RABBI LIL ALAMINN… SALAM KASIHKU SELALU PADAMU..BUNDA BESERTA SELURUH SAHABAT YG ADA DISINI,,, AMIINN ….

      27 Januari pukul 15:06 · SukaTidak Suka · 2
    • Yay Upakarti Budaya Nuswantoro Amin YRA… salam

      27 Januari pukul 17:54 · SukaTidak Suka
  • Tulis komentar…

About Bunda Lia

Tidak ada hal yang mustahil apapun dapat terjadi karena manusia memiliki kemampuan yang luar biasa. Untuk menjelmakan suatu keinginan menjadi kenyataan. Hidup damai dan rukun sesama masyarakat. Birunya harapan msh menjadi teka teki, bagai musafir disahara berhrp mendptkan air, saat kemarau mengiringi perja lanannya, smua kering, sepi, bisu hny semilir angin panas ikut menyertai.Kau menyambangiku ketika seluruh pintu telah kukunci. Kita bertukar kata di balik tembok tinggi. Tak ada lagi cekrama canda dan cinta bagi bilik hatiku. Tinggal dinding pemahaman yang lebih agung dari rasa. Kita bukan lagi sepasang jiwa yang mendaki didalam dinding bilik hatiku atau putaran takdir. Kau dan aku menjadi kumpulan keterbatasan yang luruh pada ketentuan Maha Cinta. Tak ada lagi sekeping harap yang kita titipkan pada puing senyap. Sebab asa telah membumbung pada manzila yang lebih tinggi dari arasy. Hati tak lagi mengeja bagai tulisan sang pujangga… kemungkinan beriringan mamasuki dinding tembok yang kokoh. Telah kubangun bilik jiwa yang melampaui wingitnya puri pemujaan. Kutisik waktu dengan benang pengharapan yang lebih detail dari semua keinginan….

Posted on Januari 31, 2012, in Tulisan Bunda Lia. Bookmark the permalink. Tinggalkan komentar.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: