SATRIO PINANDITO SINISIHAN WAHYU

Image
SATRIO PINANDITO SINISIHAN WAHYU…… Tokoh pemimpin yang amat sangat Religius sampai-sampai digambarkan bagaikan seorang Resi Begawan (Pinandito) dan akan senantiasa bertindak atas dasar hukum / petunjuk Allah SWT (Sinisihan Wahyu). Dengan selalu bersandar hanya kepada Allah SWT, Insya’ Allah, bangsa ini akan mencapai zaman keemasan yang sejati……
Tidak Suka · · Berhenti Mengikuti Kiriman · Bagikan · Sunting · 24 Februari

    • Syah Ruddinmudah2an apa yg kita harapkan akan ada sinar terang yg membawa bangsa ini kejaman keemasan dan rakyat akan makmur damai sentousa… Salam rahayu

      24 Februari pukul 14:49 · Tidak Suka · 2
    • Mudjono Pangalilamantap……. Cuma itu dulu dapat wangsit dulu dan bertindak berdasarkan Hukum, skarang juga bertindak berdasarkan Hukum, tapi wangsitnya dari tokoh politik dan konglomerat……… wkwkwkwkwkwk salam damai sejahtera

      24 Februari pukul 14:51 · Tidak Suka · 2
    • Rahadian P Hadiserahkan semua pada yang ahlinya ..

      24 Februari pukul 14:53 · Tidak Suka · 2
    • Raden Rangga KamajayaSEANDAINYA AKAU MANUSIA ITU…….XIXIXIXIXI….. MENHAYAL.COM

      24 Februari pukul 14:54 · Tidak Suka · 2
    • satrio pinandhito sinisihan wahyu sejati

      Sugeng sonten bundaku

      24 Februari pukul 14:55 · Tidak Suka · 3
    • Baim Rindu Bunda tp gak sekarang” ini kayanya Bund..

      mungkin 20 tahun ke depan lagi..

      hanya GUSTI ALLAH yang tau..

      24 Februari pukul 14:57 · Tidak Suka · 2
    • Danang Rawa KenyotMugo mugo Mbak,,,setuju

      24 Februari pukul 14:57 · Tidak Suka · 2
    • Agus Nasir · Berteman dengan Cakrawala Hati dan 32 lainnya

      bisa cek sosok dimaksud yaitu Rd.sukarna, almt di PBB-WORLD BANK-MAHKAMAH INTERNATIONAL : jalan pajajaran gunung guruh kota maneuh karaton 7 tunggul ametung sapinanjungan jawa barat indonesia.trims

      24 Februari pukul 14:59 · Tidak Suka · 2
    • Larose Nataliebunda『』engkaulah kasih saygku sugeng sonten ,,,,,,nyuwun sewu sekalian …..makasih aki sugeng leyeh””

      24 Februari pukul 14:59 · Tidak Suka · 3
    • Bunda LiaKan kudengar semua komen dan masukan… sungguh harapan kita semua mendapatkan seorang pemimpin yg arif dan bijaksana…. komen panjenengan semua akan membuat tambahnya bahan untuk kedepan bila ada yg mau tampil jadi pemimpin kita dapat menimbang … menyaring…

    • Shugy WahidPempimpin Indonesia Kedepan adalah perpaduan Jenderal SOedirman dan SUnan Kalijaga…..dan itu jgn cari di partai…..mari kita cari:)

      24 Februari pukul 15:01 · Tidak Suka · 5
    • wong muridnya RATU AYU KEMUNING 2 KABEIH DUWE PARTAI BESAR LAN PINGIN DADI DEWO KABEH LHOOOOWH BUUUK E

      24 Februari pukul 15:03 · Tidak Suka · 5
    • pemegang 2 partai org blitar ama pacitan klo menyatu pasti tambah ganas ckckckkckckkckckkckkckckkckkc

      24 Februari pukul 15:04 · Tidak Suka · 3
    • Larose Nataliekulo ikut andel mawon gehhhh???rakyat cilek among ngrungok ke mawon………!!!! he he he

      24 Februari pukul 15:04 · Tidak Suka · 3
    • Amin..Ya Allah…
      Asalammualaikum.wr.wb..
      Mama…..capek..tapi inilah tuntutan kerja ku..ni kerja pai jam 12 malam

      24 Februari pukul 15:04 · Tidak Suka · 5
    • Raden Rangga KamajayaSORE NIMAS…… KUALARGA SAMI SEHAT….????

      24 Februari pukul 15:06 · Tidak Suka · 4
    • Bunda LiaSalam sejahtera selalu saudara/saudariku yg selalu dirahmati Allah SWT…. salam kasih damai selalu …. selamat sore selamat berjumpa selamat datang disore hari ini bersama saya… semoga tali silaturahim via FB ini mendapatkan manfaat dan barokah dari Allah SWT…. damai saudaraku… damai negeri yg kita cintai…

    • Abie Mata Hati · Berteman dengan Ki Naga Wiru dan 15 lainnya

      Sore bunda lia, salam rahayu…..

      24 Februari pukul 15:11 · Tidak Suka · 3
    • sang murid enggan menghadap sang guru…….. Lupa akan ikhrar paseban

      24 Februari pukul 15:13 · Tidak Suka · 3
    • sang murid enggan menghadap sang guru…….. Lupa akan ikhrar paseban

    • Bunda LiaSegala puji bagi Allah, tuhan yang mengutus Rasul-Nya Muhammad SAW. Allah SWT mengutus dengan diberi amanat untuk menyampaikan risalah langit kepada umat Islam, yaitu umat manusia yang memiliki banyak keutamaan. Beliau dipilih dari sekian juta manusia dan dijadikan manusia yang terpilih dan dipilih Allah SWT karena memiliki sifat-sifat kesempurnaan yang tinggi, jiwa yang sempurna dan akhlak yang utama. Manusia mengambil pelajaran dari-Nya menjadikannya panutan dan berjalan di jalan-Nya dalam meniti kemulyaan, meraih keutamaan dan memperoleh akhlak yang agung…. semoga disore hari ini kita mendapat petunjuk sesuai apa yg menjadi harapan bagi kita semua untuk mendapatkan seorang Pemimpin/ Imam bagi kita di negeri tercinta.. sebagai panutan … tuntunan yg baik dalam penataan akhlah, tata negara, dan lain sebagainya….

      24 Februari pukul 15:15 · Tidak Suka · 9
    • Bunda LiaSyukur Alhamdullinah, Allah telah memberkan kita negeri yang subur. Negeri agraris yang sempat membuat bangsa-bangsa lain menjadi iri akan alam yang gemah ripah loh jinawi ini. Namun perlu dicermati, suburnya alam kita, kayanya alam kita juga telah menina bobokan kita. Pada akhirnya muncul kenistaan kita terhadap sang Khaliq. Kami menganggap ini suatu kenistaan, karena kita tak mau mengelola apa yang telah diberikan Allah kepada kita. Kita juga tak dapat merawatnya….. Hingga bangsa ini-pun kedepan bakal mati kelaparan di lumbung padi…. Inilah bentuk kenistaan yang kami maksud. Kita hanya bisa berucap syukur Alhamdulillah …. Kita juga hanya berkecap bangga, namun kita tidak mau berjuang untuk merumat apa yang telah diberikan-Nya. Astaghfirullah…. Ma’afkan kami Ya Allah…..

      24 Februari pukul 15:19 · Tidak Suka · 7
    • yen jek panggah muridnya SANG RATU AYU KEMUNING KANG DADI DEWO

      GELORA ALAM SEMESTA FAINSYA ALLOH TETEP BERKIBAR DI NUSANTARA HEHEHHEHEHHEHEHHHHEH

      24 Februari pukul 15:19 · Tidak Suka · 2
    • Arie IrfanSelamat sore Bunda Lia… Salam Kasihku.

      24 Februari pukul 15:21 · Tidak Suka · 4
    • Bagas Lawu‎_/!\_ SALAM SANTUN, SALAM SALIM jg SIRAHTUROHIM BUNDA, selamat sore, sukses selalu dan sll dalam LINDUNGAN_NYA, salam KERAHAYUAN,,,,, putramu

      24 Februari pukul 15:22 · Tidak Suka · 3
    • Harman SasmitomihardjoSemoga apabila pikiran2 doa2 yang terlontar dari pikiran manusia didunia semua baik insyaalloh semua akan menjadi baik tapi kalo pikiran2 yg terlontar jahat kapan Indonesia akan tata tentrem.

      24 Februari pukul 15:24 · Tidak Suka · 3
    • Larose NatalieAminnnnn ya robal allaminnn………… ya allah saya mendapatkan ibu yg baik dan berbudi luhurrr salam dari NEGARA CHINA Aminnnn……..

      24 Februari pukul 15:25 · Tidak Suka · 2
    • buuk e nanda mo ngasih maem truwelu bentar ea mamae putri

      24 Februari pukul 15:30 · Tidak Suka · 3
    • Bunda Lia Ikqra….. – Bacalah –. Demikian Allah memberikan wahyu pertamanya Kepada Rosullulah. Ini jelas pula maksud yang terkandung di dalam kalimat tersebut….. Kita harus jeli membaca alam, kita harus jeli membaca situasi, kita juga harus jeli membaca potensi yang ada di diri kita, dilingkungan kita, di Negri kita, bahkan di seluruh jagad raya ini. Memang hal ini tidak mudah dilakukan. Butuh pembelajaran, butuh ketelatenan untuk membaca apa yang telah diperlihatkan-Nya.Demikianpula di saat sekarang ini, dimana negeri kita mengalami krisis kepemimpinan. Sebagai masyarakat, sebagai warga Negara Indonesia yang bertanggung jawab atas nasib bangsa kedepan, kita harus jeli pula dalam memilih seorang pemimpin. Karena secara demokrasi, Rakyat menjadi penentu atas siapa yang akan dijadikan sebagai pemimpinnya. … Namun secara filosofi, bukan hanya kemenangan demokrasi yang akan… menempatkan manusia menjadi seorang pemimpin. … Butuh beberapa faktor lain yang harus dimiliki agar seseorang bisa menjadi pemimpin sejati….

      24 Februari pukul 15:36 · Tidak Suka · 9
    • Dan yang pasti harus selalu …. ingat dan baca Al’Quran dan Hadist. Ojo Dadi Kejawenan

      24 Februari pukul 15:38 · Tidak Suka · 4
    • Bunda LiaJika seorang pemimpin merasa lahir hanya karena kemenangan secara demokrasi, niscaya akan tumbuh pula keangkaramurkaan pada dirinya….. Dia akan melebihi Raja yang diktator, Raja yang otoriter dan merasa memiliki kekuasan yang absolut, tanpa memikirkan hak rakyatnya. Disinilah dibutuhkan kejelian masyarakat dalam memilih seorang pemimpin. Jangan sampai kita terjebak oleh janji-janji manis tanpa bukti, jangan pula kita dapat disogok hanya untuk mengangkat “derajat” mereka, yang kemudian jika dia telah menduduki kursi kekuasaan, malah menginjak-injak kita. Ini karena dia merasa kekuasaan yang didapat merupakan ‘barang dagangan’ yang sudah dibelinya dari rakyat dengan bayaran uang sogokan yang tidak seberapa, serta ucapan janji-janji busuk saat kampanye. Sungguh itu merupakan perbuatan dzolim…..

      24 Februari pukul 15:41 · Tidak Suka · 8
    • Rama Wijayakedatangan pemimpin baru tidak terduga, seperti muncul secara gaib, yang mempunyai sifat-sifat utama. Datangnya tanpa sarana apa-apa, tidak pernah menonjol sebelumnya, pada saat masih muda, banyak mengalami halangan dalam hidupnya, yang oleh izin Allah SWT, akan menjadi pemimpin yang berbudi luhur. Mempunyai sifat adil, tidak tertarik dengan harta benda, bernama Sultan Erucakra (pemimpin yang memiliki wahyu), tidak ketahuan asal kedatangannya, tidak mengandalkan bala bantuan manusia, hanya sirullah prajuritnya (pasukan Allah) dan senjatanya adalah dzikir semata, musuh semua bisa dikalahkan.

      24 Februari pukul 15:42 · Tidak Suka · 3
    • Bunda LiaJika terjadi hal demikian, bukan hanya sang pemimimpin tadi yang dzolim, kita juga termasuk orang-orang yang telah mendzolimi diri kita sendiri, sebab kita telah memilih pemimpin hanya karena uang sogokan, bukan karena sikap, sifat, serta segala kebaikan yang tercermin pada calon pemimpin yang akan kita pilih. Ingat….. salah pilih akan berakibat fatal… Yang menjijikan lagi…, setelah dia terpilih menjadi pemimpin, dia hanya merasa kalau kepemimpinannya itu hanyalah hasil dari demokrasi yang diciptakan manusia. — “Kami ada di kursi kepemimpinan ini lantaran dipilih oleh rakyat” — katanya….Hanya itu yang menjadi kebanggaan atas kemenangannya. Dia lupa… kalau setiap pemimpin kaum, golongan apalagi pemimpin bangsa, adalah Rahmat sekaligus cobaan besar yang diberikan Alloh kepadanya. Sementara demokrasi hanyalah sebagai lantaran atau jalan untuk menuju ke arah itu…. berhati-hatilah… Kepemimpinan kok diperjual belikan….

      24 Februari pukul 15:43 · Tidak Suka · 7
    • Arry ArthaAamiin yaarobbal’alamiin…, Alfaatikhakh….

      24 Februari pukul 15:44 · Tidak Suka · 2
    • Bunda LiaMari kita renungkan, berdo’a, serta ber-introspeksi diri, apa yang harus kita lakukan untuk melangkah kedepan agar bangsa ini terbebas dari penjajahan nuraniah, agar kita lolos dari kepemerintahan yang sewenang-wenang, agar kita tak mati di lumbung padi. Jelas ini menjadi tugas dan tanggung jawab kita bersama. Karenanya, sekali lagi Kami katakan, kita harus berani bersikap dalam menentukan siapa yang patut menjadi pemimpin bangsa ini. … Kita harus tulus ikhlas memohon kepada Alloh, agar Alloh memberikan kepada kita seoranjg pemimpin yang Jujur berkeadilan, pemimpin yang tegas bermartabat. Pemimpin yang benar-benar berjiwa kepemimpinan. Bukan hanya pemimpin yang lahir karena demokrasi di luar kandungan Ibu Pertiwi…. bukan karena partai…. dan bukan karena duwit…. Subahanallah…. Hanya Engkau yang Maha Tahu atas apa yang kami butuhkan.

      24 Februari pukul 15:49 · Tidak Suka · 5
    • Rama Wijayasemoga ditahun 2012 ini ia akan muncul sebagai sosok yang penuh karismatik sehingga semua rakyat terkesima dan menyadari kekeliruannya selama ini dan tidak mempan lagi dengan sogokan

      24 Februari pukul 15:50 · Tidak Suka · 3
    • Rama@mudah2an sich..tp jauuh harapan itu klo liat dri segi ekonomi di negara kta

      24 Februari pukul 15:53 · Tidak Suka · 2
    • Arry ArthaBunda…, di Negeri ini banyak orang2 yg pintar dan mumpuni di bidangnya masing2.Namun untuk menjadi sosok seorang pemimpin belum ada.kita berdo’a saja semoga Alloh SWT. memberikan petujuk untuk memimpin Bangsa ini yg Sidik dan Amanah…Aamiin…salam…

      24 Februari pukul 15:56 · Tidak Suka · 2
    • Bunda Lia

      Sudah menjadi kelemahan manusia memang, ketika telah diberikan rahmatan…, tamak, serakah serta kelalaian lainnya akan mengikuti. Lagi-lagi kita harus mengingat kata “Iqra” – Bacalah –Kita harus bisa membaca dan merasakan apa yang telah diberikan Allah kepada kita. Jika kita berani dan mau membaca, kemudian merasakan apa yang telah diberikan, maka rasa tamak, serakah, serta hal lain yang membuat kita merugi akan terlupakan. Yang ada hanya rasa syukur, sabar serta berusaha untuk menjadi lebih baik. … Ada istilah Jawa mengatakan “Mulat Sariro Hangroso Wani”…. Ini….. hal ini yang harus dijadikan kata kunci bagi kita. … Terlebih bagi seorang pemimpin yang jelas-jelas memikul nasib orang banyak. Introspeksi diri merupakan benteng kukuh yang bisa menyelamatkan segalanya.
      Semoga kedepan kita dapat lebih banyak berbuat untuk negeri ini, negri yang diberikan kesuburan dan kemakmuran oleh Alloh SWT, Amin….
      24 Februari pukul 15:57 · Tidak Suka · 6
    • Arry@klo mnrut sy bnyk kok yg bsa jd seorang pemimpin cma ga kebagian aje die..he..he…

      24 Februari pukul 16:00 · Tidak Suka · 2
    • Bunda Lia

      Kang mas Rama Wijaya… he he he sugeng sonten kang mas salam hotmat kulo njih …. mugi tansah rahayu wilujeng…. monggo pun babar cekap ing batos kemawon kang mas… ampun nyuwanten…. Wirayat kanthi dahuru, lalakone jaman wuri, kang badhe Jumeneng Nata, amengku bawana jawi, kusuma trahing Narendra, kang sinung panggalih suci…. Ing mangke karseng Hyang Agung, taksih sinengker marmaning, akeh ingkang katambuhan, mung kang para ulah batin, sinung weruh dening pangeran, iku kang saged mastani.
      Dene wontene dahuru, sasampune hardi Mrapi, gung kobar saking dahara, sigar tengahira kadi lepen mili toya lahar, ngidul ngetan njog pasisir….. he he he.
      24 Februari pukul 16:01 · Tidak Suka · 8
    • Herdiman Sastrosudirdjo untuk 2014 yad….. agar Bunda Lia.. bisa tampil menjadi Presiden RI…. Amin.. 3x

      24 Februari pukul 16:01 · Tidak Suka · 4
    • Bunda Lia Wah kalau aku mas Herdiman Sastrosudirdjosemua tak ajak ritual ha ha ha ha

      24 Februari pukul 16:03 · Tidak Suka · 7
    • Waaah…persaingan ckup ketat bos…

      24 Februari pukul 16:04 · Tidak Suka · 2
    • Bunda LiaPangeran Agung Kencono Kusumo… he he he dadio Presiden RI wae… ben ngurusi bencana wae ha ha ha ha

      24 Februari pukul 16:04 · Tidak Suka · 5
    • Bunda LiaBegin Cihueey… bener say…

      24 Februari pukul 16:05 · Tidak Suka · 5
    • Bunda Lia Mas Arry Artha… cocok sekali mas biar pas kita mohon petunjuk mas Arry… salam kasihku selalu saudaraku…

      24 Februari pukul 16:06 · Tidak Suka · 6
    • Rama Wijayaduuuh maafkan saya . . . saya ga ngerti bahasa jawa jadi bingung menjawabnya . . . he he he

      24 Februari pukul 16:06 · Tidak Suka · 2
    • Herdiman SastrosudirdjoPokoknya semuanya pasti dukung…. kalau lihat acara-acaranya rasanya sudah memadai kearah RI 1…… mantabbbBBB.

      24 Februari pukul 16:06 · Tidak Suka · 2
    • Herdiman SastrosudirdjoMulat sariro hangroso wani adalah berani melihat diri kita sendiri dengan segala kekurangannya dan selalu siap mendapat kritik dari siapapun dan kapanpun……..

      24 Februari pukul 16:17 · Tidak Suka · 4
    • Rama Wijayasepertinya saya harus kursus bahasa jawa sama istri he he he

      24 Februari pukul 16:24 · Tidak Suka · 3
    • Bunda Lia Mas Rama Wijaya belum saatnya saya utarakan … maafkan itulah adanya nanti…. mas Herdiman Sastrosudirdjokadangku kang kinasih monggo kababar ngagem batus lan pun emot2 kemawon… Rahayu mas Her…

      24 Februari pukul 16:25 · Tidak Suka · 8
    • Satria MahardikaSalam….

      24 Februari pukul 16:26 · Tidak Suka · 3
    • Bunda Lia

      Mas Herdiman tambahan damel pepenget ing batos kemawon njih mas Herdiman Sastrosudirdjo…. Myang amblese Glacapgunung, sarta ing Madura nagri, meh gathuk lan Surabaya, sabibaripun tumuli, wiwit dahuru lonlona, soyo lami soyo ndadi….. Temah peperangan agung, rurusuh mratah sabumi mungsuhe datan karuwan, polahe jalma keha sami, kadi gabah den interan, montang-manting rebut urip. Papati atumpuk undhung,desa-desa morat marit, kutha-kutha karusakan, kraton kalih manggih kinkin, ing Sala kaleban toya, Ngayugyakarta Sumingkir. Ratunya murca sing Kraton, ngilang kalingan cecendis, sanget kasangsayanira, wus karsaning Hyang Widi, gaib ingkang kelampahan, kinarya buwana balik.
      24 Februari pukul 16:32 · Tidak Suka · 7
    • Bunda Lia Mas Satria Mahardikasalam kasih damai saudaraku….

      24 Februari pukul 16:33 · Tidak Suka · 7
    • Satria Mahardikasaudaraku…, semesta penuh harmoni dan terus ber evolusi… geraknya, Ia yang menggerakan…… bacalah dg mata hati, untk memahaminya… begitu lembut, namun nyata adanya….

      24 Februari pukul 16:48 · Tidak Suka · 4
    • Kulo titah sawantah mboten nggadahi kesagetan punapa” namung nderek ilining toya kemawon Bunda Lia…… hananging tansah mulat kanan kiring…..

      Salam kagem sedulur” sedaya…….

      24 Februari pukul 17:03 · Tidak Suka · 2
    • Bunda LiaHe he he Wong Irengan… Rahayu3x mas Wong…. wah estu leres sanget meniko mas… kulo ugi makaten remen glinding seprong kemawon….

      24 Februari pukul 17:27 · Tidak Suka · 7
    • Tatot PitulunganbUNDA KU orang akan hidupnya berubah jika dpt WAHYU ( sawahe wis Payu ) he heee

      24 Februari pukul 17:58 · Tidak Suka · 2
    • Bunda Lia H aha ha ha ha mas Tatot Pitulungan… kalau aku suruh jual sawah ogah ahhhhh… kan kupertahankan karena itu adalah panganku ha ha ha ha ha

      24 Februari pukul 18:02 · Tidak Suka · 4
    • Bunda Lia

      Ana ratu kinuya-kuya, mungsuhe njaba njero, ibarate endhog ngapit sela, gampang pecahe, nanging rineksa Hyang Suksma, mungsuhe kaweleh-weleh, ratu mau banget teguhe kinuya-kuya ora rinasa, malah weh suka raharja, kaesa mbelani negara sigar semangka, ambeg utama tan duwe pamrih, mung netepi kasatriyane, tambal bandha mau, mung ngengeti kawukane, ratu mau putrane mbok randha kasiyan, kawelas arsa wit timur mial, sinuyudan mring pra kawula, ratu mau ijih sinengker Hyang Widhi, mapan samadyaning rananggana, sajroning babaya, minangka tapa bratane, kesampar kesandhung nora kawruhan, kajaba wong kang wis kabuka rasane, meruhi mas tulen lan kang palsu, ing kono katon banyu sinaring, wong becik ketitik ala ketara, wong palsu mecucu.
      Begjane wong sing padha eling, cilakane kang padha lali. Sing sapa krasa lan rumangsa, bakal antuk kamulyan lan karaharjan…..
      24 Februari pukul 18:07 · Tidak Suka · 6
    • Bunda LiaNuli ana ratu kembaran atismak bathok, dhepe-dhepe marang wong pidak pedarakan, nagara dadi siji, pinilih endi kang asih akhire Pangeran anitahake, ratu adil imam sejati, iya putrane mbok randha kasiyan, kang kesampar kesandhung, durung kinawruhan, ijih sinengker Hyang Widhi…..

      24 Februari pukul 18:09 · Tidak Suka · 7
    • Bunda Lia

      Ratu iku asikep mbelani bangsa tansah ana samadyaning ranggana, nanging setengah ijih dadi buburon, marga dicurigani dening jaba jero, luwih-luwih para pidak pedarakan sebab yen iku katon bakal mbabarake sakehing lalakon kang oran bener, temah ora bisa kakeeh utawa aji mumpung, Karsa Allah wus cedak titimangsane,
      arep binabar kanggo mlerat sakehing piala kang rumangsuk samungsa Jawa. Babare (lahirnya) ratu iki mawa gara-gara sindhung riwut karawati ngakaka, kilat thatit liliweran bledeg ngampar-ampar, kasusul panjebluging gunung Tidhar,
      sasideming gara-gara, ing jagad padhang sumilak, pangeran paring pangapura, kang pepulasan melecet pulase, katon sawantahe, kang emas katon emas, kang timah katon timah, satriyo katon satriyo, kere katon kere, kang ala ketara, kang becik ketitik, kang salah seleh, rawe-rawe rantas, malang-malang putung. Ratu mau ambleg utama, lumuh bandha, dahare mung sajung, marga saking welas asih mring kawula…. Kalana jayeng palugon, akedhaton ing grjiwati, tengah-tengahing bumi Mataram, saiki kasangsaya lagi tarakbrata anglindhung mring pra kawula, entenana den saranta kalayan madhep Hyang Suksma…. Dene rawuhe saka lor kulon, mulih mring pakuwone, ing kono mulyaning Nungsa Jawa, harja Kreta tan ana sakara-kara….
      24 Februari pukul 18:17 · Tidak Suka · 8
    • Satria Mahardikasoko kulon mlayu ngetan lan soko wetan trontong-trontong ngulun, kumpul neng tengah-tengah punjering tanah jawi….. neng gandok kraton ndalem alit putro mbok rondho kasihan…..

      24 Februari pukul 18:29 · Tidak Suka · 2
    • Abdul Lathif ‎.
      Assalaamu’alaikum……
      Walah, sampun dimulai toh…??????

      24 Februari pukul 18:29 · Tidak Suka · 2
    • Eri Budiantopoek ah gambarna janten teu tiasa ningal…

      24 Februari pukul 18:44 · Tidak Suka · 2
    • Syahwir Papude Hemmm…Dinda Bunda Lia…Tampaknya sudah dimulai perbincangan mencari siapakah orang yang tepat untuk menduduki kursi no.1 di Republik ini thn 2014 yang akan datang…Kanda akan nyimak saja setiap perbincangan dari kejauhan…!!!

      24 Februari pukul 19:34 · Tidak Suka · 5
    • Sila SadewaMat malem Bunda ini giat dah rehat.

      24 Februari pukul 20:23 · Tidak Suka · 3
    • Hampura-sun..sugeng sumunaring condro ing madyaning Ratri..Diajeng Ayu Dyah styowati Bunda Lia kinasihing Hyang Widhi..kairing sumunaring kartiko kang edi peni ingkang tansah hanyekseni poro titah kang tumitah ingkang sami hamemuji mring Gusti ingkang murbeng dumadi…salam ugi katur dumateng sedoyo kadhang kinasih poro Sepuh ugi Pinisepuh kakung miwah putri..ingkang sami lenggah ing paseban..Rahayu Sagung Dumadi..nderek lelenggahan nyemak wedaranipun Diajeng Ayu..mugi sedoyo sami pinanggih rahayuning wiwitan ugi pungkasaning agesang….amin.
      24 Februari pukul 20:47 · Tidak Suka · 9
    • Kang Irinsalam rahayu sederek sedoyo.. kulo derek nyimak mawon.. lanjut

      24 Februari pukul 22:01 · Tidak Suka · 4
    • Kang Wawan · Berteman dengan Trah Kidung Alam dan 151 lainnya
      Salam Sejahtera Adil Tertib Rapi Indah Aman,,,
      masih’ku ingat cerita
      sejarah para pejuang bangsa ini
      yg berlari dibawah Hujan Peluru
      saat berjuang demi kemerdekaan
      negeri ini..
      Dan sampai saat ini pun aku
      akan tetap melanjutkan
      perjuangan semampuku demi kesejahteraan
      yg nyata…”gemah ripah loh
      jinawi” aku mungkin bukanlah yg terbaik diantara anak-anak negeri ini,namun jika tekadku ikhlas dalam berjuang,,maka bantulah aku,,akan ku segerakan kembali santun dalam tutur bahasa dari diri ini untuk negeri,,entah kapan namun pasti aku akan berjumpa denganya para sahabat dan para pejuang muda
      yg Berfikir Dan Berjiwa
      Nasionalis.
      24 Februari pukul 23:11 · Tidak Suka · 6
    • salam seh katresnan, sumonggo dipon lajengaken anggenipon medar sabdo.kawulo nderek nyimak.nuwun

      24 Februari pukul 23:14 · Tidak Suka · 2
    • Mohamad Muklasselamat subuh bunda,.. kalau ada pemenmin seperti itu sangat ideal,.. sangat dibutuhkn oleh negara ini, yg saat ini selalugerah dengan berbagai ketidak adilan….. cuma ni gambar apa yah,..salam

      25 Februari pukul 3:36 · Tidak Suka · 2
    • Wahyunto Antoass.wr.wb salam kenal buda lia, ya aku mengenal bunda dari seseorang walaupun aku belum ketemu dengan panjenengan secara langsung, tetapi lewat tulisan di fb anda saya bisa menyimak, dan alangkah indahnya apabila perjalanan kehidupan harus seimbang untuk mewujudkan sesuatu yang tulus, suci dalam hati demi sesama

      26 Februari pukul 6:15 · Tidak Suka · 1
    • Indra Kurniawan ha h a ha ha ha ha ha h ah ha h ah ah aha ahahahahahahahahahahahahahah

      26 Februari pukul 16:21 · Tidak Suka · 2
    • Taufik Azizwurung metu satrio pinandito nya , masih di jkt mbak 🙂

      27 Februari pukul 23:31 · Tidak Suka · 3
    • Sugeng enjing..diajeng Ro2 nderek sowan…

      28 Februari pukul 6:45 · Tidak Suka · 1
    • Henry Boman · Berteman dengan Bunda Lia Tiga dan 29 lainnya

      Coba Pahami benar Ayat Yang Menyatakan ..” siapa Orang Mendahulukan Kepentingan Dunia Akan Disegerakan Baginya sebagian Dan Tidak Akan Mendapat Bagian Yang lain ..Dan Siapa orang Yang Menginginkan Kepentingan Akhirat Mak Ia Akan Mendapatkan Sesuatu dan sesungguhnya Akhirat Lebih Segalanya Bagi yang mengetaui.

      28 Februari pukul 7:15 · Tidak Suka · 3
    • Panca Saraksamantaaap…

      28 Februari pukul 7:15 · Tidak Suka · 1
    • Stuiver Hidayat · Berteman dengan Dewi Yuniar dan 7 lainnya

      Sipz

      28 Februari pukul 7:19 · Tidak Suka · 1
    • siiiip…..ini baru ilmu buat aku

      28 Februari pukul 7:19 · Tidak Suka · 1
    • Panca Saraksasyg banyak bhs jawa yg sy ga ngerti..

      28 Februari pukul 7:27 · Tidak Suka · 1
    • Lokasi dimana ya Mas……

      28 Februari pukul 9:16 · Tidak Suka · 1
    • Gua apa Namanya….???

  •  
    Tulis komentar…
Iklan

About Bunda Lia

Tidak ada hal yang mustahil apapun dapat terjadi karena manusia memiliki kemampuan yang luar biasa. Untuk menjelmakan suatu keinginan menjadi kenyataan. Hidup damai dan rukun sesama masyarakat. Birunya harapan msh menjadi teka teki, bagai musafir disahara berhrp mendptkan air, saat kemarau mengiringi perja lanannya, smua kering, sepi, bisu hny semilir angin panas ikut menyertai.Kau menyambangiku ketika seluruh pintu telah kukunci. Kita bertukar kata di balik tembok tinggi. Tak ada lagi cekrama canda dan cinta bagi bilik hatiku. Tinggal dinding pemahaman yang lebih agung dari rasa. Kita bukan lagi sepasang jiwa yang mendaki didalam dinding bilik hatiku atau putaran takdir. Kau dan aku menjadi kumpulan keterbatasan yang luruh pada ketentuan Maha Cinta. Tak ada lagi sekeping harap yang kita titipkan pada puing senyap. Sebab asa telah membumbung pada manzila yang lebih tinggi dari arasy. Hati tak lagi mengeja bagai tulisan sang pujangga… kemungkinan beriringan mamasuki dinding tembok yang kokoh. Telah kubangun bilik jiwa yang melampaui wingitnya puri pemujaan. Kutisik waktu dengan benang pengharapan yang lebih detail dari semua keinginan….

Posted on Maret 18, 2012, in Uncategorized. Bookmark the permalink. 2 Komentar.

  1. like this

  2. semuanya pendapat sangat bagus, tetapi jangan ikut sertakan agama, wong agama umurnya baru 600th, sedangkan ramalan jongko joyoboyo sudah +/- 900th, coba pada keblinger semua, mana ada doktrin yng mengatur itu semua, coba pikir dengan benar, jangan sampai di bohongi oleh doktrin agama, doktrin isinya janji masuk sorga, bohong semua. ingatlah dirimu adalah pencipta pengalamanmu sendiri, jangan dipengaruhi oleh doktrin agama. semoga anda semua sadar. dirimu adalah penguasa dan pencipta, manusia adalah jelmaan kehidupan, dan kehidupan itu ya tuhan mengalami dirinya sendiri, jangan ikut2an percaya pengalaman orang lain, carilah dan ciptakan pengalamanmu sendiri. jadilah tuhan diri sendiri. semoga sukses dan jalankan trisno /cinta kasih pada sesama./////////// SEMAR

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: