Doa Pagi, 22 Maret 2012

Ya Allah Yang mempunyai kerajaan, Engkau berikan kerajaan kepada orang yang Engkau kehendaki dan Engkau cabut kerajaan dari orang yang Engkau kehendaki. Engkau muliakan orang yang Engkau kehendaki dan Engkau hinakan orang yang Engkau kehendaki…. Di tangan Engkaulah segala kebajikan… Sesungguhnya Engkau Maha Kuasa atas segala sesuatu….Engkau masukkan malam ke dalam siang dan Engkau masukkan siang ke dalam malam…. Engkau keluarkan yang hidup dari yang mati, dan Engkau keluarkan yang mati dari yang hidup…. Dan Engkau beri rezki siapa yang Engkau kehendaki tanpa perhitungan (batas)…. Engkaulah Allah tiada Tuhan kecuali Engkau Yang Maha Esa tida sekutu bagi-Mu…. Terlalu Agung Engkau untuk mempunyai anak, Terlalu Tinggi Engkau untuk memiliki sekutu, Terlalu Besar Engkau untuk mempunyai menteri. Ya Allah Ya Allah Ya Allah, tunaikan hajatku dengan hak Muhammad dan keluarga Muhammad. Semoga semua shalawat-Mu selalu tercurahkan kepadanya dan kepada mereka semua…. Ya Rahmanad dun-ya wak-akhirah wa rahimahuma, tu’thi minhuma man tasya’, wa tamna’u minhuma man tasya’, iqdhi ‘anni dayni…..
— bersama Hesti Sulistyaningsih dan 50 lainnya.

Suka · · Bagikan · 22 Maret pukul 6:13 ·
  • Bunda Lia dan 191 orang lainnya menyukai ini.
  • 50 dari 100
    • Bunda Lia Adikku Kang Edy Yusuf Ritonga… aminnn terimakasih dik sungguh terimakasih….

      22 Maret pukul 8:19 · Suka · 6
    • Kawulo Alit Lebeting Manahmaaf salah tulis aku yang benar aku berjalan atas petunjuknya

      22 Maret pukul 8:23 · Suka
    • Bunda LiaDemikianlah beberapa contoh kesesatan pemikiran JIL. Kita telah melihat bersama betapa bodohnya pemikiran semacam ini. Kalaulah makna tauhid, makna Islam adalah sebagaimana yang dikatakan oleh mereka JIL niscaya Abu Jahal, Abu Lahab dan orang-orang kafir Quraisy yang dimusuhi Nabi menjadi orang yang pertama-tama masuk Islam. Karena mereka meyakini bahwasanya Allah-lah pencipta, pengatur, pemberi rizki, yang menghidupkan dan mematikan, yang mampu menyelamatkan mereka ketika tertimpa bencana, sehingga ketika mereka diombang-ambingkan oleh ombak lautan mereka mengikhlashkan do’a hanya kepada Allah, memasrahkan urusan mereka kepada-Nya….. Namun dengan keyakinan semacam ini mereka tetap saja menolak ajakan Nabi untuk mengucapkan Laa ilaaha illalloh. Bahkan mereka memerangi Rosululloh, menyiksa para sahabat dan membunuh sebagian di antara mereka dengan cara yang amat keji. Inilah bukti bahwa orang-orang JIL benar-benar tidak paham Al Qur’an, tidak paham As Sunnah, bahkan tidak paham sejarah… silahkan sdr/sdriku sahabat dan teman2ku serta anak2ku bagaimanakah menurut pemikiran panjenengan semua…. saya hanyalah orang bodoh yg hanya dapat menulis sesuai kemampuan yg terbatas dan tidak sepandai panjenengan yg menjadi kekasih Allah…. maafku bila tulisan ini menyinggung….

      22 Maret pukul 8:26 · Suka · 5
    • Ki-Bayu Aji amin Allohumma amin
      sugeng enjang bunda……..
      mugi tansah manggihi rahayu, panjang umur ingkang barokah lan manfaat sehat wal afiat ugi sempat. amin Allohumma amin

      22 Maret pukul 8:28 · Suka · 3
    • Syah Ruddinaminyarobbal’alamin.. Mat pagi bunda semoga Allah selalu memberikan kesehatan lahir dan bathin pd bunda dan keluarga agar bunda dapat melaksanakan aktifitas bunda dng lancar amin… Salam rahayu buat teman2 yg tlah hadir diberanda bunda n mat beraktifitas kembali…

      22 Maret pukul 8:28 · Suka · 2
    • Kawulo Alit Lebeting Manahlia coba apa inti alqur an dan dimana inti itu?

      22 Maret pukul 8:29 · Suka · 1
    • Bunda LiaMelalui tulisanpagi ini menghimbau kepada segenap kaum muslimin dan muslimah agar menjauhi buletin, majalah, website, siaran TV atau radio yang digunakan oleh JIL dalam menyebarkan kesesatan mereka dan bagi yang memiliki kewenangan hendaklah memusnahkannya. Karena Allah Ta’ala telah memerintahkan, “Wahai Nabi berjihadlah (melawan) orang-orang kafir dan orang-orang munafiq dan bersikap keraslah pada mereka. Tempat mereka ialah neraka Jahannam. Dan itulah tempat kembali yang seburuk-buruknya.” (monggo dibuka di At Taubah: 73). Dan ketahuilah bahwasanya tidak ada yang bisa membentengi kaum muslimin dari kebinasaan kecuali dengan kembali berpegang dengan Al Qur’an dan As Sunnah serta pemahaman para salafush sholih sahabat dan murid-murid mereka. Dan Rosululloh telah menegaskan bahwasanya ilmu itu hanya bisa diraih dengan cara belajar. Semoga tulisan yang singkat ini bisa meruntuhkan kerancuan-kerancuan yang ditebarkan oleh musuh-musuh Allah dan Rosul-Nya…. Imam Al Auza’i berpesan, “Wajib atas kalian mengikuti jejak salaf para sahabat walaupun banyak manusia yang menentangmu. Dan waspadalah dari pemikiran-pemikiran manusia meskipun mereka menghiasinya dengan perkataan-perkataan yang indah di hadapanmu”. Hanya kepada Allah-lah kita memohon perlindungan….

      22 Maret pukul 8:33 · Suka · 6
    • Nasir AgunAAMIIN YA ROBBAL ALAMIIN, ALLAHUMMA YA ALLAH YA ROBBIL IZZATI, LIMPAHKAN SELALU RAHMAT DAN HIDAYAH-MU KPD KAMI DAN KELUARGA KAMI.

      22 Maret pukul 8:34 · Suka · 2
    • Bunda LiaHe he he Kawulo Alit Lebeting Manah…. Untuk mengenal inti ajaran Al-Qur’an diperlukan penguasaan piranti keilmuan dan dasar-dasar pemahaman yang representatif yg lebih jeli… dengan nalar dan penalaran….. Sebagai Mukjizat Universal, Kitab dan Kalamullah ini tidak pernah tuntas ditafsirkan para Ulama jangankan ulama… Wali kitapun belum tuntas…., Mufassir dan bahkan para cendekiawan yang mengkaji secara spesifik. Kitab Tafsir dan Ilmu-ilmu Al-Qur’an yang ada di tangan generasi Islam dewasa ini, telah banyak membuka pintu-pintu pemahaman terhadap Al-Qur’an…. kita mesti sadar dan menyadari…..

      22 Maret pukul 8:39 · Suka · 6
    • Bunda Lia Terimakasih mas Syah Ruddin… terimakasih doakupun untuk panjenengan dan keluarga juga untuk semua… selamat pagi saudaraku…

      22 Maret pukul 8:44 · Suka · 3
    • Bunda Lia Mas Nasir Agun…. selamat pagi terimakasih… salam hormatku selalu…

      22 Maret pukul 8:45 · Suka · 2
    • Bunda LiaKawulo Alit Lebeting Manah…. Namun, untuk membuka gerbang yang lebih agung, dibutuhkan kunci-kunci teosofik yang komprehensif. Dan pendekatan demikian itu masih amat langka. Padahal, pendekatan melalui penafsiran teosofia justru dapat membuka cakrawala pemahaman substantif terhadap Inti-inti Al-Qur’an, yang selama ini masih terbungkus oleh pemahaman yang menitikberatkan pada hijab skriptuainya saja…. silahkan saja… untuk anda mau mengartikan bagaimana inilah yg saya ketaui dan yg ada sekarang ini…. kalau kita baru kulitnya… kalau panjenengan sudah masuk dalam isinya atau dalamnya monggo… kalau saya beginilah adanya… he he he … anda hebat…. saya ingin belajar bagaimana menurut anda silahkan….

      22 Maret pukul 8:48 · Suka · 5
    • Bunda Lia Alhamdulillah Ki-Bayu Aji… selamat pagi saudaraku salam kangen kapan ke Jogya…???

      22 Maret pukul 8:48 · Suka · 4
    • Roro Widjayanti AchmadAmiiin, matur nuwun utk doanya. Smoga Bunda Lia sayang selalu dalam Lindungan Allah, salam kasih ku tuk Adiku Bunda Lia .

      22 Maret pukul 8:48 · Suka · 3
    • Asmin Pribadi Mattalitti MattennatikkaKOWULA ELIT TULISANNYA TIDAK SALAH SAUDARAKU, NAMUN BACAAN NYA YG BEDAH TAPI MAKNANYA SAMAH…MEMAN SEBENARNYA DALAM SETIAP LANGKAH KITA, KITA HARUS ADA DALAM SETIAP PETUNGJUKNYA, SALAM SAMTUMKU DAN HORMATKU PADAMU SAHABATKU, BESERTA SELURUH SAHABAT YG ADA DI SINI.. AKU MENYAYANGINYA SAMA MENYAYANGI DIRIKU…AKU RASAKAN ITU…..

      22 Maret pukul 8:48 · Suka · 1
    • Bunda LiaKawulo Alit Lebeting Manah saya baru menulis yg arahnya disini dan hingga kini belum jadi… siapa tau keterangan anda dapat memberi petunjuk…. Teosofia Al-Qur’an, yg akan kita buat memang tidak mudah untuk itu kita harus mengumpulkan berbagai sejarah karena didalamnya merupakan skema prinsip2 keagamaan dalam Al-Qur’an, yang harus dipegang teguh oleh ummat, sebagai pengantar dalam penghayatan Al-Qur’an menuju puncak esensinya. Tidak berlebihan, apabila buku yg Insya’Allah saya tulis nanti disebut sebagai gerbang bagi kontemplasi Qur’ani, yang memberi pencerahan akidah secara teosofik, menuju Spiritualitas Al-Qur’an yang lebih dalam….. ya sebatas itulah pemahamanku yg bodoh ini maka anda yg sudah menjadi kekasih Allah dan utusan juga yg mengerti dan memahami…. monggo saya minta petunjuk…

      22 Maret pukul 8:56 · Suka · 4
    • Ki-Bayu Aji msh muter aja ni bund lum dpt waktu yg pas, insya Alloh begitu ada langs mrapat bund
      sungkem bayu aja konjuk dumateng bunda soho kanjeng ratu

      22 Maret pukul 8:57 · Suka · 3
    • Bunda Lia Mbak ayuku tersayang Roro Widjayanti Achmadsalam kasihku penuh kangen… he he he … apa kabar??? Doaku selalu semoga panjenengan dalam kasih Allah…

      22 Maret pukul 9:00 · Suka · 4
    • Bunda Lia Kanda Asmin Pribadi Mattalitti Mattennatikkasabar kanda… tenang jangan… biarlah semampuku untuk menjawab… semua pertanyaan harus saya jawab dengan hati yg lapang… ingat kanda Islam Cinta Perdamaian salam hormatku…

      22 Maret pukul 9:01 · Suka · 6
    • Bunda LiaKi-Bayu Aji… terimakasih saudaraku… akan kunanti dan salam untuk keluarga ya…

      22 Maret pukul 9:02 · Suka · 4
    • Ki-Bayu Ajikasinggihan bund, matur agenging panuwun…………

      22 Maret pukul 9:04 · Suka · 2
    • Bunda LiaSdr/ Sdr, Sahabat, Teman dan Anak2ku marilah kita mantapkan hati hijrah dengan hati menuju Allah dan Rosul-Nya. Hijrah ini hukumnya fardhu ‘ain bagi setiap orang di setiap waktu. Macam yang kedua yaitu hijrah dengan badan dari negeri kafir menuju negeri Islam. Diantara kedua macam hijrah ini hijrah dengan hati kepada Allah dan Rosul-Nya adalah yang paling pokok….. Maka segeralah (berlari) kembali mentaati Allah….. arahkan langkah kita atas bimbingan-Nya dan jangan menengok kesana-kemari… luruskanlah jalan kita… karena … Inti hijrah kepada Allah ialah dengan meninggalkan apa yang dibenci Allah menuju apa yang dicintai-Nya. Rosululloh SAW bersabda, “Seorang muslim ialah orang yang kaum muslimin muslimat lainnya selamat dari gangguan lisan dan tangannya. Dan seorang muhajir (orang yang berhijrah) adalah orang yang meninggalkan apa yang dilarang oleh Allah.”

      22 Maret pukul 9:12 · Suka · 4
    • Bunda LiaHijrah ini meliputi dari dan menuju :: Dari kecintaan kepada selain Alloh menuju kecintaan kepada-Nya, dari peribadahan kepada selain-Nya menuju peribadahan kepada-Nya, dari takut kepada selain Alloh menuju takut kepada-Nya. Dari berharap kepada selain Alloh menuju berharap kepada-Nya. Dari tawakal kepada selain Alloh menuju tawakal kepada-Nya. Dari berdo’a kepada selain Alloh menuju berdo’a kepada-Nya. Dari tunduk kepada selain Alloh menuju tunduk kepada-Nya. Inilah makna Alloh, “Maka segeralah kembali pada Alloh.” (Coba kita buka dan baca di Adz Dzariyaat: 50). Hijrah ini merupakan tuntutan syahadat Laa ilaha illallah. Marilah kita Hijrah Dengan Hati Kepada Rosululloh dan Allah berfirman, “Maka demi Robbmu (pada hakikatnya) mereka tidak beriman hingga mereka menjadikanmu sebagai hakim dalam perkara yang mereka perselisihkan, kemudian mereka tidak merasa keberatan di dalam hati mereka terhadap putusan yang kamu berikan, dan mereka menerima dengan sepenuhnya.”

      22 Maret pukul 9:18 · Suka · 6
    • Aryo Bollo Bellenkasalamualaikum wr wb…salam Rahayu slalu Bunda…

      22 Maret pukul 9:22 · Suka · 1
    • Bunda LiaSungguh aku akui yg namanya Hijrah ini sangat berat…. memang berat….. Orang yang menitinya dianggap orang yang asing diantara manusia sendirian walaupun tetangganya banyak…. Mantap… Niat… Yakin….marilah kita Hijrah… dan kita harus meninggalkan seluruh pendapat manusia dan menjadikan Rosululloh sebagai hakim di dalam segala perkara yang diperselisihkan dalam seluruh perkara agama. Hijrah ini merupakan tuntutan syahadat Muhammad Rosululloh….Didalam Firman Allah…. “Dan tidaklah patut bagi laki-laki yang mukmin dan tidak pula bagi perempuan yang mukmin, apabila Allah dan Rosul-Nya telah menetapkan suatu ketetapan, ada bagi mereka pilihan yang lain tentang urusan mereka. Dan barang siapa yang mendurhakai Allah dan Rosul-Nya maka sungguh dia telah sesat, sesat yang nyata.” (Buka di Al Ahzab: 36)…. Dengan demikian seorang muslim yang menginginkan kecintaan Allah dan Rosul-Nya tidak ragu-ragu bahkan merasa mantap meninggalkan segala perkara yang melalaikan dirinya dari mengingat Allah. Dia rela meninggalkan pendapat kebanyakan manusia yang menyelisihi ketetapan Allah dan Rosul-Nya walaupun harus dikucilkan manusia… jangan takut dikucilkan yg namanya manusia tapi takutlah dikucilkan Allah dan Rosul2-Nya…..

      22 Maret pukul 9:28 · Suka · 5
    • Bunda LiaWa’alaikum salam saudaraku terkasih mas Aryo Bolo…. selamat pagi saudaraku salam hormat….

      22 Maret pukul 9:28 · Suka · 4
    • Arief WibisonoSelamat pagi agak siang bundaku tersayang….juga semua teman2…wah tambah semakin senang nyimaknya…buat nambah pengetahuan ….monggo dilanjut….saya bawa gelas kosong pagi ini untuk diisi pengetahuan yang bermanfaat….

      22 Maret pukul 9:30 · Suka · 2
    • Bunda LiaSeorang muslim sejati tidak pernah terlepas dari tiga keadaan yang merupakan tanda kebahagiaan, yaitu bila dia mendapat nikmat maka dia bersyukur, bila mendapat cobaan maka dia bersabar dan bila berbuat dosa maka dia beristighfar. Sungguh menakjubkan keadaan seorang muslim. Bagaimanapun keadaannya dia tetap masih bisa menuai pahala….. maka sabarlah… dengan rasa tenang dengan niat yg ikhlas…. yakinlah Allah Maha Segalanya…. jangan menilai orang lain jangan minta nilai orang lain namun berlombalah untuk mendapat yg terbaik dari Allah SWT…..

      22 Maret pukul 9:35 · Suka · 5
    • Bunda LiaDiantara ketiga keadaan ini datangnya cobaan demi cobaan terkadang membuat hati kita mendongkol karena kita diremehkan dan dipandang hina, lisan menggerutu dan tangan melayang lempar sana, lempar sini, tonjok kanan tonjok kiri. Lalu apa hasilnya? Dan buat apa kita layani dan kita ladeni…??? Untuk apa??? Ingatlah saudara saudariku semoga Allah merahmati kita semua… selesaikan dengan adem saja… untuk yg merasa segalanya…, sesungguhnya Alloh menjanjikan kebersamaan-Nya yang istimewa bagi orang-orang yang mau bersabar. didalam firman Allah Ta’ala “Dan bersabarlah kalian sesunguhnya Allah bersama orang-orang yang sabar.” Inilah kebersamaan khusus yang Alloh janjikan berupa penjagaan, pertolongan dan pembelaan di saat yang dibutuhkan. Bahkan dengan kesabaran jugalah kepemimpinan dalam agama bisa diraih. Allah Ta’ala berfirman, “Dan Kami telah menjadikan pemimpin-pemimpin di kalangan mereka Bani Isro’il yang membimbing dengan petunjuk dari Kami tatkala mereka mau bersabar dan senantiasa meyakini ayat-ayat Kami.” ….. Dengan sabar dan yakin itulah akan bisa diraih imamah/kepemimpinan dalam ad dien….

      22 Maret pukul 9:42 · Suka · 7
    • Bunda LiaDan sifat sabar termasuk salah satu ciri yang melekat pada diri para Rosul manusia-manusia paling mulia di atas muka bumi. Alloh Ta’ala berfirman, “Sungguh para Rosul sebelum engkau (Muhammad) telah didustakan maka mereka pun bersabar terhadap pendustaan itu, dan mereka disakiti hingga tibalah pertolongan Kami.” (ada dalam Al An’am: 34). Demikianlah betapa agungnya sabar. Sampai-sampai Rosul bersabda, “Sesungguhnya datangnya kemenangan itu bersama dengan kesabaran.”

      22 Maret pukul 9:45 · Suka · 5
    • Aryo Bollo Bellenkmatur sembah nuwun sanget Bunda mugi gusti Allah ngijabani….amin saya memang orang awam dalam hal yg seperti ini, apalagi sampai pengetahuan tentang dari Inti AL-QUR’AN segala…tp saya akan terus dan terus belajar dan memahami betul tntang itu… dalam hidup ini saya hanya ingin mencari sejatining diri ini siapa?…dan ingin memahami makna dan arti dari TITIK yg ada di bawah huruf BAK… terima kasih dan mohon m’f sebelumnya…..salam Rahayu selalu

      22 Maret pukul 9:45 · Suka · 2
    • Bunda Lia Mas Aryo Bollo Bellenksaudaru terkasih… he he he senang dengan komen panjenengan dan saya merasa bahagia… itulah yg pas… agar kita terlepas dari sifat sok tau dan mengatas namankan diri pribadi ini sebagai yg pintar… terimakasih aku senang dan semakin suka dengan pendapat panjenengan ilmu padi kita pakai saudaraku… kita terus belajar… kita bersama untuk mencari jalan… semoga Allah selalu membimbing kita semua saudaraku… salam hormatku.

      22 Maret pukul 9:49 · Suka · 6
    • Denny Gibran Chevalier Callum Aamiin……selamat siang Bunda Lia terkasih….^_^
      Denny nyimak aja ya….maaf bila komentku mengotori wedarannya…monggo dilanjut……! ^_^

      22 Maret pukul 9:54 · Suka · 3
    • Bunda Lia Sabar adalah menahan jiwa dari mendongkol, menahan lisan dari berkeluh kesah dan marah serta menahan anggota badan dari melakukan perbuatan-2 yang diharamkan seperti menampar-pipi atau merobek- baju lawan… semua itu apa gunanya … sok jago… ha ha ha nggak ada cara itu…. maka mengertilah dgn kalimat sabar…. Sabar ada tiga macam; (1) Sabar dalam ketaatan, (2) Sabar dalam menahan diri dari melakukan kemaksiatan dan (3) Sabar dalam menghadapi takdir Allah yang mungkin terasa menyakitkan.
      Di antara ketiga macam sabar ini, sabar dalam ketaatan adalah macam sabar yang tertinggi…. dan mungkin kita akan sulit masuk di sini… tapi aku yakin tidak ada soal yg tak ada jawaban… cobalah….. Namun adakalanya bersabar dalam menahan diri dari kemaksiatan justeru lebih berat daripada bersabar dalam ketaatan. Seperti misalnya cobaan yang menimpa seorang laki-laki berupa godaan pacarnya yang mengajaknya untuk berzina di tempat sunyi yang tidak diketahui siapapun selain Allah, sementara laki-laki ini memendam syahwat dalam dirinya. Maka bersabar agar tidak terjatuh dalam maksiat seperti ini menjadi lebih sulit bagi jiwanya. Bisa jadi mengerjakan sholat seratus rekaat itu lebih ringan baginya dari pada harus menghadapi beratnya ujian semacam ini….. Dalam firman Allah, “Alloh mencintai orang-orang yang sabar.” (didalam Ali Imron: 146). Ujian demi ujian hendaknya justeru menempa kepribadian kita agar menjadi hamba yang semakin dicintai oleh Allah Ta’ala, yang bersyukur bila mendapat nikmat, bertaubat bila berdosa dan bersabar dalam ketaatan, dalam menghindari maksiat dan tatkala menghadapi musibah… demikian dulu saya tutup tulisan ini semoga bermanfaat dan akhir kata saya mohon maaf apa bila ada salah satu tamu saya yg hadir tersinggung atau kecewa… sungguh saya tak ada niat untuk itu… karena saya hanya sebatas kasih sesama… dan tidak mengurangi rasa hormatku sedikitpun akhir kata saya hanya mampu berkata maafkan… Wassalamu’alaikum wR wB.

      22 Maret pukul 9:59 · Suka · 8
    • Bunda Lia Mas Arief Wibisono… terimakasih salam hormatku… dan semoga doa pagi ini bermanfaat berikut tulisan ini… salam kasih selalu njih mas…

      22 Maret pukul 10:01 · Suka · 4
    • Bunda Lia Mas Denny Gibran Chevalier Callum… terimakasih mas selamat pagi selamat bekerja doaku selalu njih mas….

      22 Maret pukul 10:01 · Suka · 4
    • Aryo Bollo BellenkSunhannallah…Amiin3x Ya Robbal Alamin…mugi gusti ALLAH ngijabani….

      22 Maret pukul 10:02 · Suka · 2
    • Harry Hattab Selamat pagi Bunda Lia,..salam bahagia serta selalu dalam Lindungan-NYA Amin YRA

      22 Maret pukul 10:04 · Suka · 2
    • Bunda Lia Amin3x Insya’Allah mas Aryo Bollo Bellenk… sabar njih….

      22 Maret pukul 10:06 · Suka · 4
    • Bunda Lia Amin3x terimakasih mas Harry Hattab… selamat pagi selamat ber-aktifitas salam hormat dariku mas…. semoga sukses selalu… salam…

      22 Maret pukul 10:06 · Suka · 4
    • Bunda LiaMohon maaf untuk semua ijin turun bekerja dulu salam kasih untuk semuanya … sampai jumpa….

      22 Maret pukul 10:13 · Suka · 6
    • Arief WibisonoSesuatu yang mulia atau dimulyakan …jalannya sangat panjang dan berat ….benar adanya ulasan dari do’a bunda yang saya baca pada pagi hari ini….bagi saya pribadi mengambil hikmah dari sesuatu yang benar akan memberi kita manfaat dan syafaat dari do’a dan barokahnya….tidak akan ada ruginya…malah pribadi kita akan terisi…seperti gelas kosong tadi….saya pribadi terimakasih atas masukan kawan2 semua….bisa belajar dan membuat saya semakin dewasa

      22 Maret pukul 10:27 · Suka · 1
    • Yeyen Sabilillah Doexrahayu ugi ngaturaken lan salam damai kang joyo ,,,,,,,,,, sasaji

      22 Maret pukul 10:28 · Suka · 1
    • Nur Santi Bhumi Ningtyas‎..salam Bunda..matur nuwun…rahayu3x

      22 Maret pukul 10:48 · Suka · 1
    • Abdul Lathif Bismillahi maa syaa Alloh, maa kaana min ni’matin, faminalloh…..
      Wilujeng siang, Yun….. Rahayu pangestuti….

      22 Maret pukul 11:49 · Suka · 2
    • Jagad SatriaAmin 3x yra…..slmat siang bunda ….trima kasih atas doanya…smoga kita semua sll diberi kslmatan …rahayu 3x..

      22 Maret pukul 12:24 · Suka · 2
    • Antonius MulyonoMaka jadilah orang yang dikehendakiNYA. Salam.

      22 Maret pukul 12:33 · Suka · 1
    • Moh Fathonimz ThoniAlhamdulillah smga Allah mrahmati bunda skluarga… Aaamiiin…

      22 Maret pukul 13:48 · Suka · 1
    • Gadis ExspritAmin,,,YRA,,,,terimakasih Doanya Mama,,,,luph U

      22 Maret pukul 15:45 · Suka
    • Pangeran Joyo KusumoRahayu… gusti tansah hamberkahi… rahayu…3x

      22 Maret pukul 17:58 · Suka
Iklan

About Bunda Lia

Tidak ada hal yang mustahil apapun dapat terjadi karena manusia memiliki kemampuan yang luar biasa. Untuk menjelmakan suatu keinginan menjadi kenyataan. Hidup damai dan rukun sesama masyarakat. Birunya harapan msh menjadi teka teki, bagai musafir disahara berhrp mendptkan air, saat kemarau mengiringi perja lanannya, smua kering, sepi, bisu hny semilir angin panas ikut menyertai.Kau menyambangiku ketika seluruh pintu telah kukunci. Kita bertukar kata di balik tembok tinggi. Tak ada lagi cekrama canda dan cinta bagi bilik hatiku. Tinggal dinding pemahaman yang lebih agung dari rasa. Kita bukan lagi sepasang jiwa yang mendaki didalam dinding bilik hatiku atau putaran takdir. Kau dan aku menjadi kumpulan keterbatasan yang luruh pada ketentuan Maha Cinta. Tak ada lagi sekeping harap yang kita titipkan pada puing senyap. Sebab asa telah membumbung pada manzila yang lebih tinggi dari arasy. Hati tak lagi mengeja bagai tulisan sang pujangga… kemungkinan beriringan mamasuki dinding tembok yang kokoh. Telah kubangun bilik jiwa yang melampaui wingitnya puri pemujaan. Kutisik waktu dengan benang pengharapan yang lebih detail dari semua keinginan….

Posted on Maret 27, 2012, in Kumpulan Doa Bunda Lia. Bookmark the permalink. Tinggalkan komentar.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: