Mohon Petunjuk

Image
www.songgobuwono.com
Ya Alloh, sungguh sempit ilmu kami dan sangat sedikit amal kami sehingga tidak tercapai niat dan cita-cita kami pada kebajikan yang telah Engkau janjikan kepada salah seorang hamba-Mu ini, atau kebajikan yang Engkau berikan kepada salah seorang makhluk-Mu ini, sungguh kami sangat mendambakan semua itu atas janji-janji mulia-Mu, ya Alloh….. Kami memohon kepada-Mu agar semua itu berada dan menjadi kenyataan pada diri kami, wahai Tuhan seru sekalian alam.
Ya Alloh, beri kami petunjuk agar kami dapat memberi petunjuk pada orang-orang yang datang minta pertolongan kepada kami, agar kami tidak tersesat dan tidak pula menyesatkan, agar kami dapat memerangi musuh dan selamat beserta kekasih-Mu, ya Alloh yang mencintai orang-orang yang taat dan membenci orang-orang yang berbuat maksiat kepada-Mu…. Ya Alloh, ini adalah doa yang kami panjatkan dan hanya Engkau yang dapat mengabulkannya. Dan inilah kemampuan maksimal usaha kami, dan hanya kepada-Mu kami berserah diri, Kami milik Alloh, dan kepadaNya jua kami kembali…. Tiada daya upaya untuk meninggalkan maksiat dan kekuatan untuk melakukan ibadah kecuali atas pertolongan Alloh yang Maha Tinggi lagi Maha Agung…. Ya Alloh bimbinglah kami…..
 
Image
 
 
  • 1 kali dibagikan
    • Bunda LiaYa Alloh.. Engkaulah Yang Maha Pengasih.. Yang Maha Penyayang….. Engkaulah Yang Maha Pengampun.. Engkaulah Yang Maha Penerima Taubat….. Ya Alloh.. ampunilah segala kesalahan dan dosa-dosa hambamu ini.. ampunilah segala kesalahan dan dosa-dosa hamba kepada orang tua, suami/isteri, anak-anak, saudara, teman, dan makhluk ciptaan-Mu.. Ya Alloh.. ampunilah segala kesalahan, kekhilafan dan dosa-dosa hamba.. Ya Alloh.. hamba memohon ampunan-Mu.. hamba memohon ridho dan rahmat-Mu… karena hanya Engkaulah Yang Maha Pengampun lagi Maha Penyayang…

      26 Oktober 2011 pukul 4:04 · Tidak Suka · 8
    • Bunda LiaYa Alloh.. Yang Maha Agung dan Maha Mulia.. Engkaulah Yang Maha Pemberi Karunia.. Ya Alloh.. lindungilah selalu saudara, sahabat, teman, dan keluaraga hamba.. ampunilah segala dosa dan kesalahannya.. berikanlah dia kebahagiaan, kesehatan dan keberkahan.. berikanlah dia kemudahan, kelancaran dan kelapangan dalam segala urusannya. Ya Alloh.. berikanlah dia kesabaran dan kebijaksanaan dalam memimpin keluarga kami.. agar kami bisa menjadi keluarga yang sakinah mawaddah warahmah.. keluarga yang selalu berada dalam lindungan, keberkahan dan ridho-Mu ya Alloh….

      26 Oktober 2011 pukul 4:06 · Tidak Suka · 6
    • Bunda Lia Ya Alloh Ya Robbku…. aku berdoa kepada-Mu untuk duka yang tak akan dibahagiakan oleh selain-Mu, rahmat yang tak akan dicapai kecuali dengan-Mu, derita yang tak akan terhilangkan kecuali oleh-Mu, harapan yang tak akan tercapai kecuali dengan-Mu, hajat yang tak akan dipenuhi kecuali oleh-Mu… Ya Alloh… Berikan padaku semua itu dengan petunjuk dan rahmat-Mu
      Lindungi aku dari api neraka…. Anugerahkan pada saudaraku, muslimin dan muslimat apa yang aku minta dari-Mu bagiku …. Suami / isteriku…. Saudara2ku…. Sahabtaku dan anak-anakku…. di dunia dan di akhirat… Sungguh, Engkau Maha Dekat…. Yang Maha Menjawab doa…. Yang Maha Mendengar, Maha Mengetahui… Maha Pengampun, Maha Pemaaf….Maha Pengasih, Maha Penyayang…..Dan berikan pada kami apa yang terbaik…. di dunia dan di akhirat dan lindungi kami …. dari siksa api neraka… Selamatkalah duania dan akheratnya Aminnn…

      26 Oktober 2011 pukul 4:10 · Tidak Suka · 7
    • Pak Tilesemoga keluraga bunda di jauhakan dari goda godan setan ,,,,,,

      26 Oktober 2011 pukul 4:12 · Tidak Suka · 4
    • Bunda LiaYa Robb, kami tidak ragu atas rahmat-Mu, engkaulah pelindungku di dunia dan akhirat, wafatkanlah aku Ya Robb dalam keadaan Islam dan gabungkanlah aku dengan orang-orang yang sholeh. Ya Alloh, karuniakanlah keikhlasan dalam jiwa kami. Jadikanlah kami hamba-Mu yang senantiasa peduli dengan hamba yang lainnya. Ya Alloh bantulah kami, untuk mendekati-Mu dengan amal-amal yang suci. Amal yang membersihkan kami dari dosa dan menjaga kami dari mengulangi celaka. Amin….

      26 Oktober 2011 pukul 4:17 · Tidak Suka · 7
    • Tutur Pamungkas Amien…..3x
      Sugeng enjing Bunda….
      Mugi2 Gusti ngijabahi pandonganipun Bunda,sahinggo saget sumrambah berkahipun tumrap sedoyo kadang kinasihipun…

      26 Oktober 2011 pukul 4:18 · Tidak Suka · 4
    • Bunda Lia Aminnnn3x Ya Alloh… terimakasih Pak Tile… selamat pagi… salam dan berkah Insya’Alloh milik kita semua….

      26 Oktober 2011 pukul 4:19 · Tidak Suka · 3
    • Bunda Lia Aminnnn terimakasih kanda Syahwir Papude… doaku selalu salam kasih dan sejahtera …. selamat pagi…

      26 Oktober 2011 pukul 4:19 · Tidak Suka · 4
    • Wahyu Nugroho Djati Amin..YA Robbal Alamin ………………………………………….wilujeng enjang ibu,mugi2 dhatengo engkang dados kersanipun.

      26 Oktober 2011 pukul 4:23 · Tidak Suka · 4
    • Arya Kamajaya Amiin yra… smga doa Bunda Lia dikabulkan oleh Allah SWT… dan segala rencana yg akan digelar diberikan kelancaran… salam kasih… mugi tansah rahayu…

      26 Oktober 2011 pukul 4:30 · Tidak Suka · 4
    • Adhitya AjisakaKaren ENGKAU aku percaya,,,,smua akan indah pada akhirnya

      26 Oktober 2011 pukul 4:57 · Tidak Suka · 4
    • Bunda Lia Dik Wahyu Nugroho Djati… selamat pagi adikku sayang…. Insya’Alloh dik… semua doa dgn ketulus ikhlasan akan berbuah kebaikan atas Ridho dan Berkah Alloh SWT.

      26 Oktober 2011 pukul 4:58 · Tidak Suka · 5
    • Bunda Lia Aminnn makasih mas Arya Kamajaya… Rahayu3x

      26 Oktober 2011 pukul 4:59 · Tidak Suka · 4
    • Bunda LiaMakasih sayang atas doamu… aku baik2 saja… salam kasihku untukmu…

      26 Oktober 2011 pukul 5:00 · Tidak Suka · 3
    • Siwi MarthinAmin. Bunda Lia selamat pagi. Semoga bunda Lia senantiasa sehat dan bahagia. Berangkat dulu bun.

      26 Oktober 2011 pukul 5:00 · Tidak Suka · 5
    • Pangeran Joyo KusumoPagi penuh asa… Bertabur doa nan kasih… Salam dmai slalu rahayu…

      26 Oktober 2011 pukul 5:00 · Tidak Suka · 4
    • Bunda Lia Kang Tutur Pamungkasngidulo…. penting…

      26 Oktober 2011 pukul 5:00 · Tidak Suka · 3
    • Bunda LiaMas Adhitya Ajisaka selamat pagi mas… salam kasih semoga mas….

      26 Oktober 2011 pukul 5:03 · Tidak Suka · 4
    • Bunda Lia Mbak Siwi Marthinya mbak makasih… hati2 mbakku terkasih… doaku selalu.

      26 Oktober 2011 pukul 5:04 · Tidak Suka · 3
    • Bunda LiaYa Alloh, Ya Wahhab, Yang Maha Penganugerah, cintakanlah kami pada iman dan peliharalah ia di hati kami. Bencikanlah kami pada perbuatan kufur, fasiq, maksiat dan durhaka, serta masukkanlah keluarga kami dalam golongan orang2 yang mendapat petunjuk. Ya Alloh Ya Fattaah Ya ‘Aliim, berilah keluarga kami tambahan ilmu pengetahuan dan gabungkanlah kami semua ke dalam kalangan orang-orang yang sholeh dan berilmu….

      26 Oktober 2011 pukul 5:09 · Tidak Suka · 5
    • Bunda Lia Kang Pangeran Joyo KusumoPamujiku kang…. dongo dinongo kang…. Rahayu3x.

      26 Oktober 2011 pukul 5:11 · Tidak Suka · 4
    • Tutur Pamungkas
      Punten dalem sewu Bunda….
      Wonten bab wigatos mnpo kok kds nyolowadi….
      Sendiko dalem sowan…

      26 Oktober 2011 pukul 5:16 · Tidak Suka · 4
    • Bunda Lia Kang Tutur Pamungkas… ya kang ini lagi lelah segalanya…. kurang semangat….

      26 Oktober 2011 pukul 5:20 · Tidak Suka · 3
    • Sawung Sariti pgi bunda..
      Trmksh bnyk smuanya..

      26 Oktober 2011 pukul 5:23 · Tidak Suka · 4
    • Kicaumelepas KeindahanBunda LiaPP nya kok kelihatan seperti menahan duka yang mendalam //

      26 Oktober 2011 pukul 5:24 · Tidak Suka · 5
    • Bunda Lia Terimakasih kembali mas Sawung Sariti… selamat pagi salam kasih…

      26 Oktober 2011 pukul 5:32 · Tidak Suka · 3
    • Bunda LiaDik Secerah Sang Rembulan… hemmm ya karena aku memang lagi duka…. aku lagi berserah pasrah…. sungguh sedih bagi orang kalau hanya terpojok dan seperti tertuduh…. aku ingin terbang bagai kupu2… dik Sang Rembulan… buatkan aku seperti kupu2 atau Merpati Puth agar aku terbebas dan tak mau memikirkan ini semua….

      26 Oktober 2011 pukul 5:35 · Tidak Suka · 5
    • Tutur Pamungkas Nyuwun sewu Bunda….
      Asring penggalihan engkang awrat anjalari risaking rogo,kadosipun Bunda saweg nandang penggalih njih,nuwun sewu PP nipun mbtn kds sabenipun…

      26 Oktober 2011 pukul 5:40 · Tidak Suka · 3
    • Bunda Lia Selamat pagi semua yg hadir dan yang hanya kirim jempol tulusnya….. semoga yang hadir disini dan yang meng-Aminni doa atau yg hanya memberi jempolnya mendapatkan limpahan keberkahan dan kebahagiaan ,selamat sentausa sukses fidunya wal aqiroh amien..
      Selamat pagi sederek sedaya, mugi tansah basuki yuwono nir ing sambekala…. sugeng ing madyaning ratri ..hanyekseni poro titah kang tumitah hamemuji mring gusti ingkang moho suci…..rahayu ingkang sami pinanggih kadhang kinasih…. Insya’Alloh manggih katentreman lair dumugining batos, manggihi pribadi lan bebrayan….Amin.

      26 Oktober 2011 pukul 5:40 · Tidak Suka · 7
    • Pedy Budisatrio أَمِِيْن يَا رَبَّ العَالَمِينْ
      Semoga diberi kelancaran semua urusannya bunda ya آمِيّنْ

      26 Oktober 2011 pukul 5:42 · Tidak Suka · 5

 

    • Bunda LiaKang Abdullah Ali loro unto to kok ra muni…

      26 Oktober 2011 pukul 5:44 · Tidak Suka · 3
    • Bunda Lia Kang Tutur Pamungkaslarane rogo rumahsakit isih buka ning larane ati nganti mati yo tak gowo…. menungso sak iki akeh sing kurang toto golek menange dewe… ngendelke omongan gedhe ra onok nyatane … ini yg membuatku sedih… aku sudah mencoba dan berusaha setiap hari mengingatkan semuanya disini tapi tetap saja nggak tau diri dan seenak hatinya emangnya apaan…. Agama punya hukum… pemerintahpun punya hukum… apa cukup dengan ucapan… wowwwalllahhhh kang Tutur yo jenenge menungso kuwi mau…. lali karo tanggung jawab ora wedhi doso….

      26 Oktober 2011 pukul 5:49 · Tidak Suka · 6

      Bunda LiaAminnnn Dimas Pedy sayang… terimakasih …. doakan aku ya itu yg membuatku beban terberat…hemmm

      26 Oktober 2011 pukul 5:50 · Tidak Suka · 4
    • Petruk Tralalaslmt pagi bunda, juga sahabat semua…salam damai penuh kasih…

      26 Oktober 2011 pukul 5:56 · Tidak Suka · 3
    • Bunda Lia Kang Petruk Tralalaterimakasih kang selamat pagi salam kasih nan damai kang Rahayu3x

      26 Oktober 2011 pukul 5:58 · Tidak Suka · 4
    • Jr AriefAmiin yra…

      26 Oktober 2011 pukul 5:58 · Tidak Suka · 3
    • Bunda LiaOra popo ora onok opo2 kang Dullah … anggep wae suwung….

      26 Oktober 2011 pukul 5:59 · Tidak Suka · 3
    • Nur Santi Bhumi Ningtyas
      Aaamiiin yaa Robbal’alamiiin
      matur nuwun Bunda atas do’anya buat kita…sugeng enjing Bunda ugi sedaya kadang ingkang kinasih..RAHAYU

      26 Oktober 2011 pukul 6:00 · Tidak Suka · 4
    • Jr AriefSelamat pagi Bunda Lia….salam damai dan kasih slalu… Mugi Gusti Alloh slalu menguatkan panjenengan dg kesabaran tiada batas…Amiin

      26 Oktober 2011 pukul 6:07 · Tidak Suka · 3
    • Bunda Lia Mas Jr Ariefselamat pagi mas salam kasih.

      26 Oktober 2011 pukul 6:14 · Tidak Suka · 5
    • Bunda Lia Jeng Nur Santi Bhumi Ningtyassama2 sayang doaku tak akan berhenti hingga kita terpisahkan oleh jarak yang teramat jauh … jauhhhhh sekali…. hatiku benar2 sudah terpaku dengan sesama… tak dapat aku berpaling…. jeng Nur salam kangenku…

      26 Oktober 2011 pukul 6:16 · Tidak Suka · 4
    • Bunda Lia Ego… Bukan sebuah nama atau sebuah julukan
      Tapi Ego bisa menjadi sangat kejam….Dan sedikitpun tak berperasaan
      Keangkuh… Kesombongan… Sok Suci menjangkiti manusia yang tak mengerti kewajiban untuk berbenah diri…. Kekakuanmu adalah bagian dirimu…. Tak terpisahkan dan sangat memuakkan…. Serta munafik yang coba kau tutupi dengan Egomu … kau buat aku terpental dalam sudut kesombonganmu…. Kenapa kau Lelaki….??? Kenapa…????
      Begitu hinakah seorang perempuan dimatamu?
      Lantas kau bisa berbuat sesukamu padanya?
      Menyia nyiakan dan menyiksa batinya karena satu hukum…???? Hukum yang mana… aturan yang mana….????

      26 Oktober 2011 pukul 6:20 · Tidak Suka · 4
    • Yuyun Yuwonowati PriyonoAamiin . Maturnuwun Bunda Lia nan cantik . Sukses ♣♧°˚˚˚°♧ÍňĴĺĥ♧°˚˚˚°♧♣ met tgs d sehat cantik slalu n bahagia ceria

      26 Oktober 2011 pukul 6:21 · Tidak Suka · 4
    • Bunda Lia Kami yang tulus menyayangmu…. Kami yang tidak tau apa apa …. kami hanya ingin menebar kasih sesama… dan berbuat baik….
      Yang hanya menjadi budak nafsu kemarahan dan kalimat pedas lontaran kalimatmu…. Kau memberi lantas kau cambuk kami dengan kesombonganmu…. aku tak butuh itu semua karena aku sudah terbiasa dengan kehidupan yang keras…. jangan kau perdayai ketiga putra dan putriku… karena kami sudah biasa hidup apa adanya… dan kami sudah biasa menjalani ujian dan ujian…. namun semua kita lalui dengan senyum bahagia karena semua kita rasa sebelum kau hadir kembali…..

      26 Oktober 2011 pukul 6:29 · Tidak Suka · 5
    • Bunda Lia Selamat pagi mbak Yuyun Yuwonowati Priyonoku nan ayu salam kasihku selalu mbak… Aminnn Insya’Allah bahagia mbak…. dan semangat….

      26 Oktober 2011 pukul 6:30 · Tidak Suka · 3
    • Aiman Yiman Aamiin.
      Rahayu bunda
      Rahayu smua
      Mg kita ttp dlm petunjukNya, lindungan jg ridhoNya.

      26 Oktober 2011 pukul 6:31 · Tidak Suka · 3
    • Bunda Lia Kamu lelaki…. Akan hancur dengan Ego yang kau punya karena kau memang lelaki egois… apa perlu aku berteriak biar semua dan dunia tau … apa akan menjadi hatimu puas…??? Kalau dirimu hadir akan membuat noda dan luka untuk apa semua itu…. kami terbiasa dalam ujian panjang dalam hidup… namun kami tetap bahagia dalam langkah dan semangat memapaki hampir 9 thn lamanya…. saat kutebar kebajikan sesama … kau curiga… cemburu…. kau buat hatiku kercewa
      Dengan segala keangkuhan yang kau banggakan…. Tanpa tersisa sedikitpun butiran hatimu…. Diatas duka wanitamu… sungguh tak kusangka begitu sadisnya dirimu …. santun bahasamu… dakwah yg kau berikan hanya menambah dosamu…. karena cemburumu hingga tak memandang siapa aku… sungguh…. tak kusangka….

      26 Oktober 2011 pukul 6:37 · Tidak Suka · 5
    • Bunda Lia Mas Aiman Yimanterimakasih mas Aminnnnn… kita memang harus tetap belajar dari bunga mawar mas…. ingin aku belajar terus dari bunga mawar mas…. carilah bibit mawar sebuah sebuah saja bibit mawar.tanam mawar itu di kebun belakang rumah…. Pupuk dan sekop kecil telah disiapkan apa belum. Atau dipot cukup pot kecil tempat mawar itu akan tumbuh berkembang. Kalau bisa pot yang terbaik, dan diletakkan pot itu di sudut yang cukup mendapat sinar matahari. kita berharap, bibit ini dapat tumbuh dengan sempurna…

      26 Oktober 2011 pukul 6:44 · Tidak Suka · 4
    • Aby AirbyonMet pagi Bunda,Amiiin yarobbal alamin mudah2an semakin terang hati kita semu a ya Bunda.Rahayu senantiasa untk Bunda dan jg saudara2 sepuh disini

      26 Oktober 2011 pukul 6:46 · Tidak Suka · 5
    • Syahrul AkhyarSelamat pagi….salam sejahtera selalu….

      26 Oktober 2011 pukul 6:46 · Tidak Suka · 3
    • Bunda LiaSiramlah bibit mawar itu setiap hari. Dengan tekun, rawatlah pohon itu. Tak lupa, jika ada rumput yang menganggu, segera disianginya agar terhindar dari kekurangan makanan. Beberapa waktu kemudian, mulailah tumbuh kuncup bunga itu. Kelopaknya tampak mulai merekah, walau warnanya belum terlihat sempurna. kitapun senang, kerja keras mulai membuahkan hasil.

      26 Oktober 2011 pukul 6:47 · Tidak Suka · 5
    • Bunda LiaSelidiki bunga itu dengan hati-hati. Hemmmm tampak heran, sebab tumbuh pula duri-duri kecil yang menutupi tangkai-tangkainya. Mungkin kita menyesalkan mengapa duri-duri tajam itu muncul bersamaan dengan merekahnya bunga yang indah ini. Tentu, duri-duri itu akan menganggu keindahan mawar-mawar milik kita….

      26 Oktober 2011 pukul 6:49 · Tidak Suka · 6
    • Bunda LiaMungkin kita tampak bergumam dalam hati, “Mengapa dari bunga seindah ini, tumbuh banyak sekali duri yang tajam? Tentu hal ini akan menyulitkanku untuk merawatnya nanti. Setiap kali kurapikan, selalu saja tanganku terluka. Selalu saja ada ada bagian dari kulitku yang tergores. Ah pekerjaan ini hanya membuatku sakit. Aku tak akan membiarkan tanganku berdarah karena duri-duri penganggu ini.”

      26 Oktober 2011 pukul 6:53 · Tidak Suka · 6
    • Yulia Os آمِيّنْ آمين يـَارَبَّ الْعَالَميـْن

      Sugeng enjang Bunda Cantik ….matur nuwun …..miss U

      26 Oktober 2011 pukul 6:54 · Tidak Suka · 3
    • Bunda LiaLama kelamaan, kita tampak enggan untuk memperhatikan mawar milik kita. kita mulai tak peduli. Mawar itu tak pernah disirami lagi setiap pagi dan petang. Dibiarkan rumput-rumput yang menganggu pertumbuhan mawar itu. Kelopaknya yang dahulu mulai merekah, kini tampak merona sayu. Daun-daun yang tumbuh di setiap tangkai pun mulai jatuh satu-persatu. Akhirnya, sebelum berkembang dengan sempurna, bunga itu pun meranggas dan layu…

      26 Oktober 2011 pukul 6:55 · Tidak Suka · 4
    • Aring Sukaton Aamiin yaa Robbal alamin atas doa pagi Bunda

      Asalamualaikum wrwb
      Salam pagi buat Bunda juga yg hadir pada hari ini

      Aboooh a bahas sappa neka Bunda, kaule eng gih ke’ lake’ ta’iyye hehehehe

      26 Oktober 2011 pukul 6:56 · Tidak Suka · 5
    • Misterr Jeans Sang KinasihAmin3x.. Allahuma amin.. Mat pagi Ibunda dan ntuk smua saudara2q tercinta, mat jalani sgala Aktivitas smoga kberkahan dan ksuksesan akan slalu menyertai kita.. Salam Kasihq..

      26 Oktober 2011 pukul 6:58 · Tidak Suka · 4
    • Bunda Lia Sahabat/saudara/saudariku, kisah tadi memang sudah selesai. Tapi, ada satu pesan moral yang bisa kita raih didalamnya. Jiwa manusia, adalah juga seperti kisah tadi. Di dalam setiap jiwa, selalu ada ‘mawar’ yang tertanam. Alloh lah yang meletakkan kemuliaan itu di setiap kalbu kita. Layaknya taman-taman berbunga, sesungguhnya di dalam jiwa kita, juga ada tunas mawar dan duri yang akan merekah…..

      26 Oktober 2011 pukul 6:59 · Tidak Suka · 6
    • Bunda Lia Jeng Aby Airbyonsayang … biarlah bunga mawar tertanam dihati ini ya jeng… selamat pagi sayang…

      26 Oktober 2011 pukul 7:00 · Tidak Suka · 6
    • Bunda Lia Mas Syahrul Akhyarselamat pagi mas salam sejahtera… doaku selalu mas…

      26 Oktober 2011 pukul 7:01 · Tidak Suka · 4
    • Bunda Lia Kembali kasih Jeng Yulia Osku nan ayu dan baik hati salam kasihku yg merindu…

      26 Oktober 2011 pukul 7:02 · Tidak Suka · 5
    • Herdiman Sastrosudirdjo Amin… amin…. amin…. yarabalalamin……Do’a pagi bagaikan siraman yang mampu menyejukan hati dan rokhani…. matur nuwun….
      Sugeng enjang Bunda Lia, semoga hari ini dan selanjutnya lebih sehat dari kemarin , insya Allah…. amin.

      26 Oktober 2011 pukul 7:02 · Tidak Suka · 5
    • Bunda Lia Sabar mas Aring Sukaton… nika perkare kaule debe’ mas … njek sampeyan ta’iye’… pangaponten nggih… sampeyan tretan kaule top…toppp.top markotop… kaule neser mbik ateh kaule debe’ mas Aring… guk leguk tiap ari bede bei’masalah… de’rema’ neka mas Aring… soruh sabar tiap are’ta’iye’ nje’lah lamon sabar bede batasse …

      26 Oktober 2011 pukul 7:06 · Tidak Suka · 5
    • Mas Tebe Oyeaamiin ya rabbal aalamin …sugeng enjang Bundaku yang cantik … sukses selalu …

      26 Oktober 2011 pukul 7:10 · Tidak Suka · 6
    • Bunda LiaNamun sayang, ada sebagian dari kita yang hanya melihat “duri” yang tumbuh. Merasakan hanya kelemahan yang ada pada dirinya. Merasa hanya menjadi beban bagi orang lain. Banyak dari saudara kita yang hanya melihat sisi buruk, sehingga dalam menjalani kehidupan ini dipenuhi dengan kepesimisan seolah menolak keberadaan mereka sendiri. Saudara kita itu sering kecewa dengan dirinya dan tidak mau menerimanya. Mereka berpikir bahwa hanya hal-hal yang melukai yang akan tumbuh dari nya. Sehingga menolak untuk “menyirami” hal-hal baik yang sebenarnya telah adadan tak pernah memahami potensi yang dimilikinya…..

      26 Oktober 2011 pukul 7:12 · Tidak Suka · 7
    • Bunda Lia Mas Misterr Jeans Sang Kinasihselamat pagi mas salam kasih selalu…

      26 Oktober 2011 pukul 7:13 · Tidak Suka · 3
    • Bunda Lia Masku Tukribo Budihartoselamat pagi mas… adikmu lagi ngambek pokoknya… sembari nahan sakitnya kepalaku… yg lagi tak ikan selendang sutra…. karena untuk menahan sakitnya….

      26 Oktober 2011 pukul 7:14 · Tidak Suka · 5
    • Aby AirbyonTerimakasih Pak Dul insaalloh saya ingin mengisi masa single saya dgn sesuatu yg brmanfaat bgi orang lain sepuas hati saya dulu Pak hehehe krn berumah tangga itu tdk hanya masalah suka dan cinta pannnjaaang sekali,istilahnya mawar liar biar alam dan Pencipta yg menjaga

      26 Oktober 2011 pukul 7:15 · Tidak Suka · 6
    • Bunda Lia Mas Herdiman Sastrosudirdjoselamat pagi mas… seneng bahagia selalu hati ini panjenengan selalu absen disini setiap pagi walau hanya sejenak… apa karena gudeg mijilan mas…???

      26 Oktober 2011 pukul 7:15 · Tidak Suka · 4
    • Bunda Lia Mereka juga sebenarnya memiliki mawar yang indah di dalam jiwa. Banyak orang yang tak menyadari, adanya mawar itu.
      Sahabat/ saudara/ saudariku, jika kita bisa menemukan “mawar-mawar” indah yang tumbuh dalam jiwa itu, kita akan dapat mengabaikan duri-duri yang muncul. Kita, akan terpacu untuk membuatnya merekah, dan terus merekah hingga berpuluh-puluh tunas baru akan muncul. Pada setiap tunas itu, akan berbuah tunas-tunas kebahagiaan, ketenangan, kedamaian, yang akan memenuhi taman-taman jiwa kita. Kenikmatan yang terindah adalah saat kita berhasil untuk menunjukkan pada mereka akan keberadaan mawar-mawar itu, dan mengabaikan duri-duri yang muncul…..

      26 Oktober 2011 pukul 7:20 · Tidak Suka · 7
    • Bunda LiaSemerbak harumnya mawar pada hati mereka akan menghiasi hari-hari kita. Aroma keindahan yang ditawarkannya, adalah layaknya ketenangan air telaga yang menenangkan keruwetan hati. Mari, kita temukan “mawar-mawar” ketenangan, kebahagiaan, kedamaian itu dalam jiwa-jiwa kita, dan kembali kita bagikan pada mereka yang merasa tersisih dan tersingkir. Mungkin, ya, mungkin, kita akan juga berjumpa dengan onak dan duri, tapi janganlah itu membuat kita berputus asa. Mungkin, tangan-tangan kita akan tergores dan terluka, tapi janganlah itu membuat kita bersedih nestapa. Kebahagiaan kita adalah saat kita menemukan mereka, jiwa-jiwa yang tersisih, jiwa-jiwa yang pesimis, tersenyum bahagia, seolah menemukan udara disaat mereka akan kehabisan oksigen …. hemmmmmm….

      26 Oktober 2011 pukul 7:25 · Tidak Suka · 7
    • Aring Sukaton Aboooh neser ong guh, tang tretan se raddin neka bede bei masalah, sabbar sabbar, sabbar, jek a kibe emosi ta’ iye

      Terimakasih Bunda sudah sebut sy sbg saudara yg markotop hehehe

      26 Oktober 2011 pukul 7:25 · Tidak Suka · 3
    • Bunda Lia Mas Aring Sukaton aku belum bisa tersenyum mas…. pangaporeh nggih mas agelek kauleh sobung mas… sebileh datange pole kaulo tak tau oguh…. lamun mate’ katusuk todik tak dose… mungkin kemarin2 dah dadadadadaaaaaaddddaaaaa…. tak kuat ateh nika mas…

      26 Oktober 2011 pukul 7:35 · Tidak Suka · 4
    • Herdiman SastrosudirdjoBunda Lia…… harumnya bunga mawarku ada di wijilan…..
      meski oksigennya ada di …. jauh …. heeemm….

      26 Oktober 2011 pukul 7:38 · Tidak Suka · 3
    • Aby Airbyonsulit menjelaskan Pak Dul krn kta kdang bisa merasakan derita orang lain dgn mudah tp jk kita sendiri berada pd posisi mereka tentulah memerlukan pengorbanan hati dan rasa Pak,tp saya salut dgn emak saya Pak slama hmpir 10thn tak pernah ditunggui bpak yg menikah lagi dan stelah cerai emak bru mau menikah stelah 2thn kmudian jd slama 12thn emak saya menjadi wanita yg sangat kuat sekali,dan saya sndiri baru dekat dgn bpak stelah kelas 2 SMP.Kuatlah hati dan rasamu wahai kaum wanita,jgn sampai anak2 menjadi korban krn keegoisan dan kemarahan orang2 tua.Mugi2 Bunda jg bsa lebih perkasa madep mantep untuk sang putra putri tercinta jgn lagi marah2 Bunda,kami putra putri Bunda akan lebih menderita perasaan lagi.Semangatlah hatimu Bunda2ku

      26 Oktober 2011 pukul 7:39 · Tidak Suka · 5
    • Mas Tebe OyeYg tetep sabar Bundaku Dindaku …rawe2 rantas …malang2 putung …sambut masa depan dengan penuh senyum …

      26 Oktober 2011 pukul 7:40 · Tidak Suka · 5
    • Aby AirbyonPak Dul peran utama tuntutannya berat xixixi dituntut sempurna nanti hehehe

      26 Oktober 2011 pukul 7:44 · Tidak Suka · 3
    • Bunda Lia Wowwwwalaaaahhhh jeng Aby Airbyonkita belajar bikin film ya… jeng Aby peran utama… masya’Alloh…. lanjut wae…

      26 Oktober 2011 pukul 7:47 · Tidak Suka · 3
    • Bunda Lia Jeng Aby Airbyonaku akan lebih menata hati sayang dan tak pak kayak mau kirim paket… rapi dan terbungkus rapi….

      26 Oktober 2011 pukul 7:49 · Tidak Suka · 4
    • Bunda Lia Mas Herdiman Sastrosudirdjo… wahhh Mijilan sebelah ngendi to tak parani…. aku tak numpang mukti.. hemmmm opo dikon nyuci piring aku siap asal hati damai….

      26 Oktober 2011 pukul 7:50 · Tidak Suka · 3
    • Bunda Lia Mas Tukribo Budiharto… panjenengan sebagai mas angkatku… wis ngerti atine adikmu yo yo melu2 ragu karo tekat semangate adimu ki piye to yo mas….

      26 Oktober 2011 pukul 7:51 · Tidak Suka · 3
    • Mas Tebe OyeLho bukan begitu maksud sy Dindaku …tp kalimat tadi hanya sebagai pengobar semnangat atau pengeling saja….bukannya sy ragu2 dg semangat Adindaku yg sangat luar biasa ini ….

      26 Oktober 2011 pukul 7:55 · Tidak Suka · 5
    • Agus Sholeh Sugeng enjang Bunda Lia…… Kulo derex nyimak kemawon…… Monggo di lanjut….. Salam kasihku……selalu…..salam rahayu………

      26 Oktober 2011 pukul 7:55 · Tidak Suka · 3
    • Bunda Lia Masku sayang Tukribo Budiharto… aku paham kok … dan aku tetap adikmu yang Perkasa percayalah…..

      26 Oktober 2011 pukul 7:59 · Tidak Suka · 5
    • Herdiman SastrosudirdjoNah…. ini …. jamannya uddah kebalik…. ketoke mukti… lha kalau sakit aja saya ke Puskesmas…. koq… hheeemmmm

      26 Oktober 2011 pukul 8:00 · Tidak Suka · 5
    • Mas Tebe OyeSiiiiippp …mantep tenan …jangan lupa sarapan ya Dinda Lia …trs minum obatnya …

      26 Oktober 2011 pukul 8:02 · Tidak Suka · 3
    • Bunda Lia Mas Agus Sholeh, selamat pagi mas… salam kangen ya mas… dah sembuh mas….??? maaf aku tidak tag doa kedinding mas Agus karena aku takut mas Agus tidak bisa istirahat namun doaku terus untuk panjenengan kok mas…. jangan dibalas mas Agus istirahat saja, salam kasihku untuk mbak yu dan keluarga ya mas… dan semoga cepat pulih bekas operasinya….

      26 Oktober 2011 pukul 8:02 · Tidak Suka · 3
    • Bunda Lia Mas Tukribo Budihartowaduh sarapan jam segini ora mas… emoh… obat hemmmm wegah pindho ki… mending dipendem urip2an…. tapi dokterku apikkan aku diwenehi sirup koyok bayi gerang….

      26 Oktober 2011 pukul 8:06 · Tidak Suka · 5
    • Bunda Lia Mas Tukribo Budiharto lihatlah aku masih bisa bertahan … seperti pendopo …. karena prinsipku….Baik belum tentu benar,
      Indah belum tentu menyenangkan…. Malah terkadang kebenaran itu sangat menyakitkan…. Kejujuran adalah refleksi dari kebenaran yang absolut…..Jujur berkonotasi ajur….. Ajur harus ajer, hingga menyatu secara koloid…. Ajur dan ajer saja belumlah cukup….Harus bersikap golong dengan bentuk gilig…. Kristalisasi dari sikap ajur ajer golong gilig….. Digambarkan pada perwujudan … Ke-empat saka guru bangunan pendapa….. Saka guru ditopang oleh sebuah lantai
      Lantai tersebut harus memikul beban atap… Melalui ke-empat saka guru
      Atap harus mampu menauingi kehidupan di bawahnya… Harus bersikap ayom ayem….. Lantai harus rela diinjak-injak, bahkan dikotori
      Lantai tersebut mempunyai watak Labuh labet… semoga aku memilikinya ya mas…. untuk sesama…..

      26 Oktober 2011 pukul 8:10 · Tidak Suka · 8
    • Mas Tebe OyeLha terus cuma minum sirup saja to? ya sdh pokoke terserah Bunda Dindaku saja deh bgm enaknya ..

      26 Oktober 2011 pukul 8:11 · Tidak Suka · 3
    • Mas Tebe OyeAamiin allhumma aamiin …semoga semua do’a2 Bunda Dindaku di ijabah oleh Tuhan SWT …

      26 Oktober 2011 pukul 8:14 · Tidak Suka · 4
    • Sawung Sariti mksih bunda..
      Maaf br ol..

      26 Oktober 2011 pukul 8:16 · Tidak Suka · 4
    • Budi Akil · Berteman dengan Syahwir Papude dan 169 lainnya

      Semoga ibu pertiwi bisa bawa payung keagungan. (purba lingga). Rahayu.

      26 Oktober 2011 pukul 8:19 · Tidak Suka · 3
    • Ki Naga WiruKiriman Bunga yg Indah dan Cantik seperti yg ngirim nya, Met pagi Neng semoga sehat selalu dan Bahagia hari ini heheheh.

      26 Oktober 2011 pukul 8:19 · Tidak Suka · 3
    • Bunda Lia Mas Sawung Saritinggak apa2 hadir panjenengan menambah terhiburnya hatiku…..

      26 Oktober 2011 pukul 8:21 · Tidak Suka · 4
    • Bunda LiaMas Budi Akil saudaraku terkasih…. Insya’Alloh mas Budi…. doamu yg kuharap selalu….

      26 Oktober 2011 pukul 8:22 · Tidak Suka · 4
    • Bunda LiaKi Naga Wiruterimakasih Ki… salam hormat dan santunku… selamat pagi salam kasihku selalu….

      26 Oktober 2011 pukul 8:23 · Tidak Suka · 3
    • Aby AirbyonPak Dul sampun cpet ditamatke mawon Pak mangke warunge Bunda sepi kalo saya yg jd peran utamanya xixixi.Jan Pak Dul ki salah milih tokoh peran utamanya

      26 Oktober 2011 pukul 8:26 · Tidak Suka · 4
    • Sawung Sariti ya bunda..
      Maaf bnda.,emng da apa to bnda klihtnnya ko lg kurang smngat..

      26 Oktober 2011 pukul 8:31 · Tidak Suka · 3
    • Effi Mustika Widiarinipagiiiii bunda……. salam kangen… Aminnn buat doa doa yg ada

      26 Oktober 2011 pukul 8:37 · Tidak Suka · 5
    • Bunda LiaEffi Mustika Widiariniku sayang salam kasihku cah ayu… makasih kembali ya…

      26 Oktober 2011 pukul 8:40 · Tidak Suka · 4
    • Budi Akil · Berteman dengan Syahwir Papude dan 169 lainnya

      Siap..! Kudrat alam berbeda dng kekuatan ilmu, serta dalami sejarah dan filosofi sunda kecil hingga sunda besar. Rahayu

      26 Oktober 2011 pukul 8:43 · Tidak Suka · 3
    • Arie Irfan Amin Allahuma Aminnn….
      Selamat Pagi Bunda Lia…
      Tuhan memberkati…
      Salam Kasihku.

      26 Oktober 2011 pukul 8:43 · Tidak Suka · 4
    • Bunda LiaMas Budi Akil… hemmmm bener mas… salam jiwa satria…. Semangat!

      26 Oktober 2011 pukul 8:45 · Tidak Suka · 3
    • Bunda Lia Mas Arie Irfan… selamat pagi mas salam kasih nan damai…

      26 Oktober 2011 pukul 8:46 · Tidak Suka · 5
    • Bunda LiaBanyak orang yang tergiur dengan perbuatan zina karena didorong keras oleh hawa nafsu yang tidak mampu dikendalikan. Dan banyak pula yang menyesal secara luarbiasa setelah melakukan zina. Tetapi tidak berguna lagi karena sudah terlanjur berbuat zina. Yang paling kita sayangkan adalah seorang pezina yang baru sekali berzina akan dipacu oleh syaithan untuk berzina kedua kali, kemudian ketiga kali dan seterusnya berkali-kali….. kok yo seneng temen perbuatan ra apik….

      26 Oktober 2011 pukul 8:49 · Tidak Suka · 8
    • Kang Edy Yusuf Ritonga Amin Ya Robbal Alamin …..
      smoga manian Bunda ….

      Selamat Pagi Bunda Lia dan seluruh keluarga besar yang hadir ,,,
      nembah nuwun sangat Bunda atas tag dan kiriman doa nya ,,
      moga doa kita smua di ijabah dan di ridhoi ALLAH SWT di pagi hari yg cerah ini …
      Amin YRA….

      Salam taklim saya Bunda …… Rahayu ….

      26 Oktober 2011 pukul 8:56 · Tidak Suka · 6
    • Jagad SatriaSugeng wulejeng bunda….sumonggo kita tansah nyaket dumateng gusti ,hanyuwun pitedah supadoso kita sami tansah pinaringan kawilujengan sh tinebihaken saking bilahi…

      26 Oktober 2011 pukul 8:57 · Tidak Suka · 5
    • Dess Nus Aamiin YRA….
      slamat pagi Bunda Lia,salam kasih Q slalu……

      26 Oktober 2011 pukul 9:00 · Tidak Suka · 4
    • Aby AirbyonWaduh perlu hati yg besar dan luas seluasnya untuk memaafkan dan menerima Pak dan hanya seorang yg iklas dgn rasa saja yg mampu menerima semua itu,mungkin perlu belajar lagi mensama ratakan krn alasan kemanusiaan tp memang sulit untk menutup buku lama dan berprinsip baru yaitu kita dan mereka sama2 umat manusia yg butuh dan dibutuhkan.Tp memaafkan orang yg menyakiti kita sesakit2nya pahalanya kebesaran hati yg besar,besar sekali Pak dan mungkin itulah yg bsa menempatkan manusia dgn tingkatan hati yg tinggi kasihnya

      26 Oktober 2011 pukul 9:03 · Tidak Suka · 5
    • Bunda LiaBeberapa orang yang terlanjur berzina pernah menuturkan dan mengkisahkan pengalaman zinanya seperti itu. Mengibaratkan berzina itu tak obahnya seperti orang minum air es yang semakin diminum semakin haus dan ia akan berakhir dengan pening kepala atau serak suara. Demikian juga dengan seorang pezina yang berakhir dengan kecewa dan dosa serta jiwa raga rusak binasa. Karenanya jauhilah perbuatan zina karena ia merupakan suatu perbuatan keji dan sebuah jalan yang buruk yang patut dilakukan orang-orang buruk dan keji….

      26 Oktober 2011 pukul 9:15 · Tidak Suka · 8
    • Aby AirbyonSaya ngk tahu banyak tentang atau menurut agama Pak hehehe ngapunten tp yg sya tahu sdkit,di islam hal perti itu tdk syah lagi,tp jika n masih ada tali kasih di hati masing2 agama n kepercyaan apapun bukanlah ukuran Pak namun untk menyatukan tali kasih lewat hati maka disinilah agama dan kpercyaan itu akan difungsikan untuk menjaga yg pantas dan tidaknya krn agama itu semacam undang2 negara

      26 Oktober 2011 pukul 9:28 · Tidak Suka · 5
    • Aby AirbyonSusah Pak itu pelajaran orang tua hahaha tp yg jelas saya tak akan menerima laki2 yg hanya menginginkan kelebihan saya saja itu bukan laki2 perkasa namanya dan kasian justru dgn istri tuanya,dylah yg lebih menderita lahir batinnya 2x

      26 Oktober 2011 pukul 9:39 · Tidak Suka · 5
    • Kakang Prabu AnomSelamat pagi Bunda & semua yg hadir…

      26 Oktober 2011 pukul 9:46 · Tidak Suka · 4
    • Aring Sukaton Mas Dullah ki Asyiiik karo mbak Aby jee , aq mung ngamati wae. Bab jejodohan sing rodo ruwet ! Hehehehe

      Lha yen suami istri wes pisah suwi tur orah menehi kwajiban lahir bathin kuwi wes keno digugat cerai no ! Opo maneh wes ngerti duwe wil maneh hahahahaha

      Ki oppo tow kawitane hehehe

      26 Oktober 2011 pukul 9:47 · Tidak Suka · 5
    • Bunda LiaBagi yang belum menikah, rasanya berzina itu sesuatu yang lezat dan sedap, tetapi setelah berzina menyesal luarbiasa. Kelezatan sementara yang ditimbulkan perbuatan zina sangat tidak sebanding dengan dosa dan akibat yang ditanggung di Mahkamah Allah Ta’ala. Oleh karena itu yang sudah membutuhkan persetubuhan maka kawinlah segera sesuai dengan syari’at Islam. Yang sudah punya seorang isteri lalu masih suka kepada isteri lainnya silakan tambah dua sampai menjadi empat orang isteri dengan syarat mau berlaku adil untuk semua mereka…. namun apakah mampu… atau dapatkah berbuat adil… atau mungkin dapatkah memenuhi kebutuhan lahir maupun batin…. semua butuh dipikirkan tentang sebab akibatnya…. isteri mana sih yg mau di doble…. hemmmm…

      26 Oktober 2011 pukul 9:50 · Tidak Suka · 5
    • Bunda Lia Mas Joko Lelono selamat pagi menjelang siang mas… hemmm agak telat komentar mas melirik kisah Abdullah Ali dan jeng Aby Airbyon… hemmm jadi tertarik juga… tapi aku terlanjur medar Zinah… lebih baik aku teruskan dulu perzinahan ini….

      26 Oktober 2011 pukul 9:52 · Tidak Suka · 7
    • Bunda Lia Mas Dess Nussalam kasihku mas… mat pagi jelang siang… makasih ya mas…. makasih…

      26 Oktober 2011 pukul 9:53 · Tidak Suka · 5
    • Bunda Lia Dik Edy Yusuf Ritongasayang terimakasih sayang salam kasihku dik… semoga sehat selalu dan tetap bersemangat ya….

      26 Oktober 2011 pukul 9:54 · Tidak Suka · 4
    • Dess Nus Ucapan sama Bunda LiaQ…..

      26 Oktober 2011 pukul 9:57 · Tidak Suka · 5
    • Jagad SatriaNjiih mboten nopo2 bunda.,sumonggo dipun lajengaken malih entukipun medar. Kalih sinambi nglirik naskahipun mas ali… Ginaaken mripat batos amrih saged mangertosi kawontanipun.

      26 Oktober 2011 pukul 10:00 · Tidak Suka · 4
    • Kang Edy Yusuf Ritonga Amin Ya Robbal Alamin ….

      Kembali kasih Bunda Lia ,,,,

      trima kasih Bunda atas doa tulus Bunda moga di balas ALLAH SWT degan pahala dan kebaikan berlipat -lipat ganda ,,,
      Amin YRA…..

      Bunda pun cepat sembuh ya Bunda dan semangat trus Bunda ..
      Semangat .. semangat …. semangat Bunda ku …
      he he he he

      26 Oktober 2011 pukul 10:05 · Tidak Suka · 5
    • Bunda LiaIslam telah lama memberikan solusi kepada kita, lalu kenapa pula manusia itu meninggalkan ketentuan Islam dan mengambil ketentuan syaithan? Berarti mereka patut disamakan dengan syaithan karena telah mengambil perangai syaithan. Ketahuilah olehmu wahai anak Adam zina itu terkesan lezat dan mengasyikkan tetapi janganlah lupa bahwa itu perbuatan terkutuk dan terlarang yang amat mengecewakan. Untuk itu katakan tidak kepada zina, ingat azab Allah ketika dekat dengan zina, ingat merenunglah sejenak anak-isteri dan anak-suami ketika sudah dekat dengan zina. Ingat kalau anak kita dizinahi orang ketika kita mau berzina bagaimana rasanya, ingat bagaimana kalau isteri atau suami kita dizinahi orang bagaimana rasanya. Rasanya tidak ada perbedaan bersetubuh dengan isteri atau suami sendiri dengan berzina karena itu bukan buah mangga atau buah salak yang berlainan pohon maka berlainan pula rasanya…. hemmmmm sungguh suatu yang nggak pantas rasanya….

      26 Oktober 2011 pukul 10:10 · Tidak Suka · 7
    • Aring SukatonHahaha pemeran utamanya dari Hongkong kapan pentas mas ?

      26 Oktober 2011 pukul 10:15 · Tidak Suka · 5
    • Aby AirbyonSampun rampung tugas peran utama, saya kembali makaryo Pak Dul hehehe

      26 Oktober 2011 pukul 10:17 · Tidak Suka · 4
    • Herdiman SastrosudirdjoBunda Lia…… saya nyimak aja….. heheheheeee…

      26 Oktober 2011 pukul 10:18 · Tidak Suka · 5
    • Arie IrfanSelamat pagi menjelang siang Mas Aring Sukaton, Kang Abdullah Ali, Mas Edy Yusuf Ritonga, Kakang Prabu Anom, serta untuk semua yg telah hadir disini… Selamat beraktivitas… Rahayu Rahayu Rahayu… Salam Hangat Jabat Erat.

      26 Oktober 2011 pukul 10:20 · Tidak Suka · 6
    • Siwi Marthinkulonuwun,bunda Lia sugeng siang. Masih lengkap engkang nyimak. walah Jagad urung siram dewe. hi..hi

      26 Oktober 2011 pukul 10:26 · Tidak Suka · 5
    • Bunda LiaDiakui atau tidak, kerusakan dan kesengsaraan bagi seorang pezina akan tinggal berkekalan sepanjang zaman. Seorang pezina akan hilang artinya dalam kehidupan, hina dalam pandangan orang, berdosa dengan Tuhan dan diazab dalam neraka jahannam. Keturunan mereka akan disisihkan dan diboikot secara hukum alam, keberkatan hidup tidak akan pernah datang. Mereka senantiasa dikejar oleh bayang-bayang hitam yang mengerikan dan menyeramkan, kalau tidak di waktu muda, di waktu tua pasti akan datang….

      26 Oktober 2011 pukul 10:30 · Tidak Suka · 7
    • Arie Setiawantiamin 3x yra………siang bun……siang semua……….makasih pelajarannya bun……..

      26 Oktober 2011 pukul 10:36 · Tidak Suka · 5
    • Herdiman Sastrosudirdjo Berbahagialah bagi orang yang mampu menahan godaan setan…. namun setanpun tidak mudah menyerah begitu saja, sebelum makhluk godaannya mengikuti kemauannya…..
      …… heemmm….

      26 Oktober 2011 pukul 10:40 · Tidak Suka · 6
    • Jagad SatriaKulo entukipun adus nenggo tgl 11. Bu siwi amrih pinaringan berkah…hehehe.,dos pundi suraos panjenengan bu siwi.

      26 Oktober 2011 pukul 10:47 · Tidak Suka · 5
    • Herdiman Sastrosudirdjoketika kita mampu mengatasi godaan syetan laknat itu…… maka rasa syukur pun terucap…. alhamdulillah Allah masih melindungi ku… dari maksiat…..

      26 Oktober 2011 pukul 10:49 · Tidak Suka · 7
    • Bunda LiaDalam hukum Islam, seorang pezina muhsan (sudah kawin) harus dirajam sampai mati dilapangan atau di simpang jalan. Dizaman Rasulullah Saw ada kasus-kasus zina muhsan seperti kasus Maiz dan wanita Ghamidiyah. Sementara pezina ghair muhsan (seseorang yang belum kawin) maka hukumannya adalah dicambuk seratus kali. Demikian praktik yang pernah berlaku baik di zaman Rasulullah Saw maupun para sahabat. Untuk lebih puas tentang hukuman tersebut silakan baca Al-Qur’an al-Karim surah An-Nur ayat 2 sebagai berikut; Perempuan yang berzina dan laki-laki yang berzina, maka deralah tiap-tiap seorang dari keduanya seratus dali dera, dan janganlah belas kasihan kepada keduanya mencegah kamu untuk (menjalankan) agama Alloh, jika kamu beriman kepada Alloh, dan hari akhirat, dan hendaklah (pelaksanaan) hukuman mereka disaksikan oleh sekumpulan orang-orang yang beriman……

      26 Oktober 2011 pukul 10:49 · Tidak Suka · 7
    • Aring Sukaton Mbak Siwi Marthin » ge’ ndang siram mambu jeeee
      Sugeng siang !

      26 Oktober 2011 pukul 10:52 · Tidak Suka · 5
    • Bunda LiaIni berarti di dunia ia akan sengsara dengan hukuman rajam atau cambuk, dalam masyarakat ia tidak terhormat dan hina dina, di akhirat kelak akan mendapat azab yang sangat luar biasa. Memang tidak seorangpun dapat memberikan contoh konkrit tentang azab neraka sebagai mana memberikan contoh konkrit untuk sebuah perbuatan di dunia seperti zina. Namun itu janji Allah yang pasti adanya dan tiada seorangpun yang mampu lari daripadanya, walau seorang jenderal, seorang presiden selama hidup di dunia. Kalau tidak percaya silakan tanya kepada mereka yang sudah melakukannya di hari kemudian nanti…

      26 Oktober 2011 pukul 11:01 · Tidak Suka · 8
    • Herdiman Sastrosudirdjo Bagi yang sudah terlanjur bermaksiat… bertaubatlah … taubat nasuha. Sesungguhnya manusia yg baik adalah segera bertaubat atas segala dosa dan kekhilafannya…
      Syarat Taubatan nasuha:
      1. menyesali dengan sungguh-sungguh perbuatannya
      2. tidak akan mengulanginya
      3.banyak-banyaklah beramal soleh…..

      26 Oktober 2011 pukul 11:11 · Tidak Suka · 7
    • Bunda LiaTapi semua itu akan tidak berguna lagi ketika Allah sudah menetapkan hukumannya. Sekaranglah waktunya untuk menjaga diri, keturunan dan keluarga. Dalam qa’idah syari’ah ada poin Hifzun-Nasl yang berkaitan dengan hak menjaga kemurnian keturunan. Seorang muslim perlu dan berhak menjaga kemurnian keturunan sehingga ia bersih dalam kehidupan. Ia juga punya hak untuk berketurunan dan mengembangkan keturunan secara sah dan bersih. Hal ini berbeda dengan kehidupan orang-orang kafir terutama di belahan barat dunia yang mengamalkan model kehidupan animal sehingga dapat bersetubuh dengan siapa saja, kapan saja dan di mana saja dengan satu azas yaitu; senang sama seang. Islam tidak membolehkan demikian karena itu dapat mengotori kehidupan, mengotori reputasi orang tua dan keturunan serta mengotori lingkungan yang dapat menimbulkan penyakit yang sangat amat membahayakan. Untuk itu semua jauhilah akan perbuatan zina karena ia menjanjikan yang enak dengan menghasilkan yang sakit, menjanjikan kesedapan dengan memperoleh penyesalan yang pahit, baik setelah maupun ketika dilakukan. Katakan tidak kepada zina.

      26 Oktober 2011 pukul 11:17 · Tidak Suka · 9
    • Bunda LiaZina merupakan sebuah istilah yang kadangkala menyenangkan dan kadangkala menyeramkan dalam pendengaran kita. Ia juga menakutkan bagi orang-orang beriman sehingga perkataan tersebut menjadi momok yang amat negative serta mengerikan bagi mereka. Barangkali perkataan tersebut menyenangkan bagi pelaku zina yang siang malam pikirannya tertumpu kesana. Terkadang ia menyeramkan bagi orang-orang yang nafsu syahwatnya sedang mencuat kepermukaan tetapi mereka belum pernah melakukannya. Yang jelas ia menjadi momok dan ‘aib besar bagi muslim dan muslimah yang beriman kepada Alloh Saw… apa to pengertian zina….???.

      26 Oktober 2011 pukul 11:26 · Tidak Suka · 5
    • Bunda LiaZina ialah persetubuhan yang dilakukan oleh seorang lelaki dengan seorang perempuan tanpa nikah yang sah mengikut hukum syarak (bukan pasangan suami isteri) dan kedua-duanya orang yang mukallaf, dan persetubuhan itu tidak termasuk dalam takrif (persetubuhan yang meragukan).

      26 Oktober 2011 pukul 11:30 · Tidak Suka · 5
    • Monica Caroline
      amiiin. .amiiin yaa robbal’alamiin..
      Mbhnuwun bnd sayang..
      Slm kshqu sll..
      Barakallah..:)..

      26 Oktober 2011 pukul 11:31 · Tidak Suka · 4
    • Trah Kidung AlamZina=sama bersetubuh yang lain apa bunda…??

      26 Oktober 2011 pukul 11:34 · Tidak Suka · 3
    • Bunda LiaJika seorang lelaki melakukan persetubuhan dengan seorang perempuan, dan lelaki itu menyangka bahwa perempuan yang disetubuhinya itu ialah isterinya, sedangkan perempuan itu bukan isterinya atau lelaki tadi menyangka bahawa perkahwinannya dengan perempuan yang disetubuhinya itu sah mengikut hukum syarak, sedangkan sebenarnya perkawinan mereka itu tidak sah, maka dalam kes ini kedua-dua orang itu tidak boleh didakwa dibawah kes zina dan tidak boleh dikenakan hukuman hudud, kerana persetubuhan mereka itu adalah termasuk dalam wati’ subhah yaitu persetubuhan yang meragukan….

      26 Oktober 2011 pukul 11:35 · Tidak Suka · 7
    • Bunda Lia Mengikut peruntukan hukuman syarak yang disebutkan di dalam Al-Qur’an dan Al-Hadith yang dikuatkuasakan dalam undang-undang Qanun Jinayah Syar’iyyah bahawa orang yang melakukan perzinaan itu apabila sabit kesalahan di dalam mahkamah wajib dikenakan hukuman hudud, yaitu disebat sebanyak 100 kali sebat.Firman Alloh SWT
      “Perempuan yang berzina dan lelaki yang berzina, hendaklah kamu sebat tiap-tiap seorang dari kedua-duanya 100 kali sebat, dan janganlah kamu dipengaruhi oleh perasaan belas kasihan terhadap keduanya dalam menjalankan hukum Agama Alloh, jika benar kamu beriman kepada Alloh dan hari Akhirat, dan hendaklah disaksikan hukuman siksa yang dikenakan kepada mereka itu oleh sekumpulan dari orang-orang yang beriman”. coba buka Surah An- Nur ayat 2

      26 Oktober 2011 pukul 11:43 · Tidak Suka · 8
    • Syah Ruddinaminyarobbal’alamin. Makasih bunda atas doa2nya dan pencerahannya. Salam rahayu

      26 Oktober 2011 pukul 11:47 · Tidak Suka · 3
    • Bunda Lia Zina Muhsan…Yaitu lelaki atau perempuan yang telah pernah melakukan persetubuhan yang halal (sudah pernah menikh)

      Zina bukan Muhsan… Yaitu lelaki atau perempuan yang belum pernah melakukan persetubuhan yang halal (belum pernah menikah).
      Perzinaan yang boleh dituduh dan didakwa dibawah kesalahan Zina Muhsan ialah lelaki atau perempuan yang telah baligh, berakal, merdeka dan telah pernah menikah, iaitu telah merasai kenikmatan persetubuhan secara halal. Perzinaan yang tidak cukup syarat-syarat yang disebutkan bagi perkara diatas tidak boleh dituduh dan didakwa dibawah kesalahan zina muhsan, tetapi mereka itu boleh dituduh dan didakwa dibawah kesalahan zina bukan muhsan mengikut syarat-syarat yang dikehendaki oleh hukum syarak…

      26 Oktober 2011 pukul 12:03 · Tidak Suka · 7
    • Wah nuwun sewu nda, aku carikan hukum yg aman2 saja

      26 Oktober 2011 pukul 12:18 · Tidak Suka · 4
    • Mas DheemsMencerahkan dan mengantarkan saya untuk bisa belajar memahami hidup secara benar dan arif. Mak nyees rasanya hati ini…luar biasa..

      26 Oktober 2011 pukul 12:21 · Tidak Suka · 3
    • Joko Lelonobegitulah mas dheems……udah ga di pungut biaya kita bertambah pengertianya…kita tentu sangat bersyukur bukan…? sumonggo dipun lajengaken malih.kalih sinambi ngopi saha dahar mendoan bunda…

      26 Oktober 2011 pukul 12:27 · Tidak Suka · 3
    • Trah Kidung AlamBerzina=selingkuh. Saya pernah dengar dihadist atau diALQURAN, Zina atau sejenisnya itu dosanya dpt dihapus… tp ak gak tanya…?? Apa aku ditipu juga gk tahu..?? Mohon ptnjuk..? suwun.

      26 Oktober 2011 pukul 12:34 · Tidak Suka · 4
    • Herdiman Sastrosudirdjo kecuali orang-orang yang bertaubat sesudah itu dan memperbaiki dirinya, maka sesungguhnya Allah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang… (surat An-Nur ayat 5 )…

      kecuali orang-orang yang bertaubat, beriman dan beramal saleh, maka mereka itulah orang yang Allah menggantikan kejahatan mereka dengan kebaikan. Dan Allah adalah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang… ( surat Al Furqaan ayat 70 )…

      26 Oktober 2011 pukul 12:56 · Tidak Suka · 6
    • Siwi MarthinSelamat siang mas Dheems,besok tgl 11 nindaki di wayangan. Salam.

      26 Oktober 2011 pukul 12:57 · Tidak Suka · 4
    • Bunda Lia Seseorang yang melakukan zina Muhsan, sama ada lelaki atau perempuan wajib dikenakan keatas mereka hukuman had (rejam) yaitu dibaling dengan batu yang sederhana besarnya hingga mati. Sebagaimana yang dinyatakan di dalam kitab I’anah Al- Thalibin juzuk 2 muka surat 146 yang bermaksud ”Lelaki atau perempuan yang melakukan zina muhsan wajib dikenakan keatas mereka had (rejam), yaitu dibaling dengan batu yang sederhana besarnya sehingga mati”.
      Seseorang yang melakukan zina bukan muhsan sama ada lelaki atau perempuan wajib dikenakan ke atas mereka hukuman sebat 100 kali sebat dan buang negeri selama setahun sebagaimana terdapat di dalam kitab Kifayatul Ahyar juzuk 2 muka surat 178 yang bermaksud ”Lelaki atau perempuan yang melakukan zina bukan muhsin wajib dikenakan keatas mereka sebat 100 kali sebat dan buang negeri selama setahun”….

      26 Oktober 2011 pukul 13:02 · Tidak Suka · 6
    • Trah Kidung AlamKlo urusan mau bertobat= wah enak dong. Yg berbuat tidak baik sepuasnya dulu baru bertobat… ??

      26 Oktober 2011 pukul 13:13 · Tidak Suka · 3
    • Trah Kidung AlamBertobat itu apa dosanya terhapus..?. Yg lain kog masih tetap dihukum…?? Hedeww jadi bingung aku jdnya..?

      26 Oktober 2011 pukul 13:24 · Tidak Suka · 2
    • Kang Edy Yusuf Ritonga Selamat siang juga kakang Mas Arie Irfan ….

      salam taklim saya Kang Mas …. Rahayu

      26 Oktober 2011 pukul 13:31 · Tidak Suka · 4
    • Kang Edy Yusuf Ritonga Berbicara mengenai perbuatan zina Bunda Lia emnang sangat menarik Bunda dimana hampir di setiap daerah ini merupakan hal yg gak tabu lagi terutama kaula muda yg kurang iman nya ….

      yg ironis Bunda ” kasus ” hamil seorang perempuan gadis jadi di nikah kan oleh ke dua ortunya dan si tuan kali mengetahui hal ” si perempuan udh masuk angin ” tapi sang tuan kali gak mempersoalkan itu dan ijab kabul tetap berlanjut seharusnya ” haram ” ,,

      Yang paling miris nya Bunda setlah anak lahir dari rahim si gadis tadi slama habis masa edah bukan di nikah kan ” ijab kabul mengulang “,
      seharus nya kan demikian tapi itu udh sangat langka di jumpai Bunda,,
      maka tidak heran kalo lah saya bila lihat sebagian anak sekarang gak ada sopan dan sembarangan ….

      26 Oktober 2011 pukul 13:36 · Tidak Suka · 5
    • Bunda Lia Mas Trah Kidung Alamselamat sore mas … selamat sejahtera disini hujan mas….

      26 Oktober 2011 pukul 14:00 · Tidak Suka · 4
    • Bunda LiaMas Dheemsselamat siang jelang sore mas… hemmmm hujan disin mas pertama kali hujan mas….

      26 Oktober 2011 pukul 14:01 · Tidak Suka · 3
    • Trah Kidung AlamTahu sepotong2 apa jadinya saling bertanya tentunya…? Yg dilakukan itu sbnrnya perbuatan dosa tapi dia tdk tahu apa dia juga dosa…? Yg menarik kata bertobat…??

      26 Oktober 2011 pukul 14:01 · Tidak Suka · 3
    • Bunda LiaMak Camat selamar siang kok hukum2an barang ko opo to yo???

      26 Oktober 2011 pukul 14:02 · Tidak Suka · 3
    • Bunda LiaWeeehhhhhh mbahas opo to yopppp sik tak liat dan tak bacanya dulu acccchhhh

      26 Oktober 2011 pukul 14:03 · Tidak Suka · 2
    • Mas DheemsMbak Siwi, Insya ALlah mbak…

      26 Oktober 2011 pukul 14:04 · Tidak Suka · 5
    • Eko Cethy WattyAmiiin…. Amin Ya Rabbal Alamin……… Selamat Sore Bunda Lia…. Terimakasih Banyak Kiriman Doanya Bunda…… Salam Kasih Dan Ta’dhim….

      26 Oktober 2011 pukul 14:08 · Tidak Suka · 4
    • Arie IrfanSelamat siang Kang Abdullah Ali… Rahayu…. Salam Hangat Jabat Erat.

      26 Oktober 2011 pukul 14:09 · Tidak Suka · 3
    • Arie IrfanSelamat siang menjelang sore mba’ Eko… Salam Damai Dihati.

      26 Oktober 2011 pukul 14:11 · Tidak Suka · 3
    • Eko Cethy WattySelamat Sore Abah Dullah, Bunda Siwi, Adinda Yusuf Edy Ritonga, Kanda Arie Irfan, Kanda Mas Dheem, Kanda Trah Kidung Alam…… Smoga Semuanya Sehat Wal’afiat Dan Selalu Dalam Lindungan ALLAH…. Amiiiin…. Amin Ya Rabbal Alamin…….. Salam Kasih Dan Damai Dihati Semuanya….

      26 Oktober 2011 pukul 14:12 · Tidak Suka · 4
    • Eko Cethy WattyAmiiin…. Selamat Sore Kanda Sang Iblis…….. Salam Kasih Dan Damai Hati……

      26 Oktober 2011 pukul 14:15 · Tidak Suka · 3
    • Siwi MarthinSelamat sore mbak Cety. Puanas bngt.

      26 Oktober 2011 pukul 14:24 · Tidak Suka · 4
    • Bunda Lia Mbak Siwi Marthin kalau hajat kita Mas Dheemsnggak datang kita demo rame2 hemmmmm

      26 Oktober 2011 pukul 14:27 · Tidak Suka · 5
    • Trah Kidung AlamMet sore juga bunda Lia sehat sejahtera selalu sklrg, juga yang ol semuanya…

      26 Oktober 2011 pukul 14:27 · Tidak Suka · 4
    • Aring SukatonMas Dullah aq wingi dikirimi singkatan IBLIS ki ikatan bapak lupa istri. Hahahahahahaha , salam damai bener2 Damai

      26 Oktober 2011 pukul 14:36 · Tidak Suka · 4
    • Mas DheemsBunda sayang… siap Insya Allah datang

      26 Oktober 2011 pukul 14:37 · Tidak Suka · 4
    • Bunda Lia

      Masya’Alloh… omong opo yo iki… mbok jangan men-sia2kan atau memubazirkan waktu atau pokok2 …. misalnya….
      *Ilmu pengetahuan….. Mubazir jika tidak diamalkan untuk jalan kebaikan.
      *Amalan….. Mubazir jika dilakukan tidak dengan hati yang ikhlas.
      *Kekayaan…. Mubazir jika dibelanjakan pada perkara yang tidak bermanfaat dan tidak di Ridhoi Allah.
      *Hati…. Mubazir jika kosong daripada kasih kepada Allah.
      *Tubuh badan…. Mubazir jika tidak digunakan untuk beribadah kepada Allah.
      *Cinta… Mubazir jika dicurahkan kepada selain Allah atau melebihi cinta kepada-Nya.
      *Masa…. Mubazir jika tidak diurus sebaiknya.
      *Akal…. Mubazir jika tidak memikirkan sesuatu yang bermakna kepada agama.
      *Zikir…. Mubazir jika tidak memberi kesan kepada hati….
      26 Oktober 2011 pukul 14:37 · Tidak Suka · 10
    • Eko Cethy WattyAmiin…. He.he.he….. Injih Abah Dullah…. Dalem Baru Saja Bisa OL Kerana Sinyal Yg Tiada Bagus Ditempat Kami….. Jkt Hujan Dan Mendung 2 Hari Ini….. Monggo Dilanjut Abah… Dalem Nyimak…. Nuwun.

      26 Oktober 2011 pukul 14:39 · Tidak Suka · 3
    • Eko Cethy WattyAmiin…. Injih Bunda Siwi…. Jakarta Hujan Dan Mendung Dingin Sekali….. Hemmm…. He.he.he.he…. Selamat Sore Saudaraku Kanda Aring Sukaton, Salam Kasih Dan Damai Dihati Semuanya………

      26 Oktober 2011 pukul 14:45 · Tidak Suka · 2
    • Eko Cethy WattySubhaanallah…… Alhamdulillah….. Amiiin…. Amin Ya Rabbal Alamin………….. Nuwun Injih Bunda Lia…… Terimakasih Banyak Pencerahannya Bun…….. Salam Kasih Dan Kangeeenn… Selalu Bun….

      26 Oktober 2011 pukul 14:48 · Tidak Suka · 4
    • Bunda Lia

      Siapa kah yang rugi, siapa yang untung … kalau semua itu mung dho koyo ngono??? Lalu buat apa to??? Lalu manfaatnya apa to???Sibuk amat…. kesibukan… spaneng nggak ada manfaatnya we kok yo do seneng….. Ya kini ini mubazirnya perbuatan yg hanya disia2kan dengan omongan tanpa mutu…. padahal bagiku/ penilaianku…
      _Orang yang sibuk….. Orang yang paling sibuk adalah orang yang tidak mengambil berat akan waktu solatnya seolah-olah ia mempunyai kerajaan seperti kerajaan Nabi Sulaiman a.s…. engkel2an kok digagas….
      26 Oktober 2011 pukul 14:50 · Tidak Suka · 6
    • Aring Sukaton Mbak Eko Susanto trimakasih lgi Ashar di mesjid , lanjutkan perjalanan,
      Kawan makasih yg tlah memberi jempol komen2 aq moga baik adanya !

      26 Oktober 2011 pukul 14:52 · Tidak Suka · 4
    • Bunda Lia Mas Trah Kidung Alam… selamat sore mas salah hormatku saudaraku… tersenyumlah…. hemmmm _Siapakah orang yang manis senyuman nya disini??? Bagiku ….Orang yang mempunyai senyuman yang manis adalah orang yang ditimpa musibah lalu dia berkata “Inna lillahi wainna illaihi rajiuun.” Lalu sambil berkata, “Ya Rabbi Aku redha dengan ketentuan-Mu ini”, sambil mengukir senyuman…. mas Trah maafku….

      26 Oktober 2011 pukul 14:53 · Tidak Suka · 4
    • Bunda Lia Hemmmm mbak Siwi Marthin saksi dihari ini Mas Dheemsakan datang inilah…. aku kini kaya loh mbak Siwi… bagiku _Siapakah orang yang kaya? Orang yang kaya adalah orang yang bersyukur dengan apa yang ada dan tidak lupa akan kenikmatan dunia yang sementara ini…. Wayang yang kita gelar nanti tanpa tonjolan kekayaan karena aku mau semua makanan dari gaplek, dan ubi, kelapa, dan jagung…..

      26 Oktober 2011 pukul 14:56 · Tidak Suka · 6
    • Eko Cethy Watty

      Amiiin…. Amin Ya Rabb’………… Terimakasih Banyak Petunjuknya Bunda Lia………… Dalem Menangis Bukan Kerana Cengena Bun…… Dalem Merasakan Seolang Telah Kehilangan Kebersamaan Kita Yg Indah Dulu…… Yg Selalu Datang Dan Kumpul Bersama Dan Saling Tegur Sapa Yg Menakdulur Dan Familier Bersama2 Saling Berdoa Dan Mendoakan….. Entahlah Bisakah Suasana Seperti Itu Bisa Saya Temui Lg,….. Bunda Lia….. Mohon Ampun Maafnya Yg Paling Dalam Bila Harus Isi Hati Ini Keluar Juga Akhirnya….. Saya Rindu Suasana Yg Indah Bersemangat Dalam Keluarga Besar Ini Bun……… Akhirnya.. SALAM KASIH DAN DAMAI DIHATI SEMUANYA…….
      26 Oktober 2011 pukul 14:59 · Tidak Suka · 3
    • Bunda Lia

      Mas Dheems….biarlah orang lain mengatakan … ohhh Bunda Lia Songgo Buwono… miskin amat kok nanggap Wayang makanan orang Desa dipersembahkan Pejabah… Hemmmm Siapakah orang yang miskin? Bagiku…..Orang yang miskin adalah orang yang tidak puas dengan nikmat yang ada dan senantiasa menumpuk-numpukkan harta.
      Yang penting kita tidak merugikan orang lain… Siapakah orang yang rugi? Penilaian bagiku ….Orang yang rugi adalah orang yang sudah sampai usia pertengahan namun masih berat untuk melakukan ibadat dan amal-amal kebaikan…. aku dan keluarga disini maupun diluar sini yang peduli dengan pagelaran Wayang Semar Mbangun Kayangan baik materi maupun tenaga hatinya pada Ikhlas dan melakukan dengan tulus… itu kan juga ibadah dapat melakukan pagelaran bersama-sama…. dengan tujuan untuk mengajak nonton wayang agar terbangunya akhlak….
      26 Oktober 2011 pukul 15:02 · Tidak Suka · 6
    • Eko Cethy WattySiap…. Amiiin… Monggo Dilanjut Dulu Saudaraku Kanda Aring Sukaton….. Salam Kasih Dan Damai Dihati….

      26 Oktober 2011 pukul 15:02 · Tidak Suka · 3
    • Bunda Lia Saya tanya sekarang…. Siapakah orang yang paling cantik disini…. siapa yang paling tampan disini????
      Orang yang paling cantik dan tampan disini menurutku adalah orang yang mempunyai akhlak yang baik…. orang yg tau sopan santun… orang yg mau menghargai orang lain…. orang yg tidak merendahkan orang lain… maafkan aku saudara/saudari/dan sahabatku…..

      26 Oktober 2011 pukul 15:04 · Tidak Suka · 6
    • Bunda Lia

      Mbak Chety Eko Susanto … akupun kangen dengan suasana khusuk seperti dulu…. tapi bagaimana lagi kita mesti sabar sayang namanya juga orang banyak….. kita jalani saja… dan kita berpusat pikiran ke hajat kita saja sayang… di Pendopo Alit Songgo Buwono… walaupun kecil tapi kita apa adanya…. Sebenarnya siapakah orang yang mempunyai rumah yang paling luas mbak Chety ??? Hemmmm aku yakin mbak Chety menjawab Tuhan…. bukan mbak tetapi… Orang yang mempunyai rumah yang paling luas adalah orang yang mati membawa amal-amal kebaikan di mana kuburnya akan di perluaskan sejauh mata memandang….. begitu sayang…
      26 Oktober 2011 pukul 15:15 · Tidak Suka · 8
    • Bunda Lia

      Siapakah orang yang mempunyai rumah yang sempit lagi dihimpit iki mesti kang Abdullah Ali… jawab akuuuuu…. hemmmm salah kang
      Orang yang mempunyai rumah yang sempit adalah orang yang mati tidak membawa amal-amal kebaikan lalu kuburnya menghimpitnya…. Kang Dullah… yang penting menungso kuwi ojok gampang kegedean rumongso bahaya… utamakan akale dewe…. Siapakah orang yang mempunyai akal kuwi kang…??? Bismillah mugo2 iki digatekno…..
      Orang yang mempunyai akal adalah orang-orang yang menghuni syurga kelak karena telah menggunakan akal sewaktu di dunia untuk menghindari siksa neraka…. ora mung omong sing ra perlu lan ora onok gunane…..
      26 Oktober 2011 pukul 15:22 · Tidak Suka · 5
    • Siwi MarthinYa bun kalo mas Dheems datang langsung tak salami,tak tunggu. Bun udan gd bngt.

      26 Oktober 2011 pukul 15:23 · Tidak Suka · 4
    • Eko Cethy WattySubhaanallah…….. Alhamdulillaah……. Amiiin…. Amin Ya Rabb’……………… Haru Rasa Terbalut Rindu Dan Harapan Hati Ini Bunda Lia…. Smoga Saudara Saudariku Sedulur Kadang Kinasih Semuanya ISYA’ALLAH Kaya Hati Lahir Dan Batin Didunia Dan Diakherat…… Amiiin…. Amin Ya Rabbal Alamin………

      26 Oktober 2011 pukul 15:28 · Tidak Suka · 3
    • Bunda Lia

      Mbok yo wo to… dimanfaatke sisa umur kita sebaik2nya jangan membuang waktu kita dengan sia2( Mubazir) Apabila engkau berada di sore hari, maka janganlah menunggu hingga pagi hari, dan apabila engkau berada di pagi hari maka janganlah menunggu hingga sore hari. Ini hanya sekedar anjuran agar seorang mukmin senantiasa mempersiapkan diri terhadap datangnya kematian. Sedangkan mempersiapkan datangnya kematian adalah dengan amal shalih.
      Dan lebih baik agar kita memendekkan angan-angan.
      26 Oktober 2011 pukul 15:28 · Tidak Suka · 5
    • Mas DheemsBunda Lia, mbak Siwi, hal ini sekaligus membangun transformasi pola pikir yang baik melalui ilmu ‘pangroso’ ilmu tentang tata laku hidup bagaimana kita bisa mensikapi dan mencermati hidup

      26 Oktober 2011 pukul 15:29 · Tidak Suka · 5
    • Trah Kidung AlamBunda Lia tahu aja… Hemmm… Hihihi… senyum ‘asyar bunda.

      26 Oktober 2011 pukul 15:31 · Tidak Suka · 5
    • Bunda Lia Hemmmm mas Trah Kidung Alamyoi… udah po mas… disini belum terdengar…. senyum2 wae dulu mas….

      26 Oktober 2011 pukul 15:33 · Tidak Suka · 5
    • Bunda Lia

      Mas Dheems bener mas kita kebali ke masa lalu ki ceritanya… nyuwun pangapunten mas Dheems… biar orang sekarang tau bagaimana rasanya nenek moyang kita jaman dulu sebelum banyak makanan yg beracun… hemmmmm … semua orang nggak tau mas bahwa makanan yg dikonsumsi sekarang ini adalah racun… karena apa ….??? Lihan ayam makanya pakai apa berapa hari dah layak dipotong…. telur tanpa pejantanpun juga ada telur… lele juga pakai pelet, belum sapi… accchhhh semuanya hampir sayur dan buahpun tak luput dari racun…. sehingga banyak yg kita jumpai penyakit yg aneh2… wis to lah kita wayangan mangan tiwul karo gatot wae… getuk dll…
      26 Oktober 2011 pukul 15:38 · Tidak Suka · 6
    • Bunda Lia

      La iyo to kang Abdullah Ali…. Maksudku diatas itu janganlah menunggu amal-amal yang bisa dikerjakan di malam hari untuk pagi hari. Bahkan bersegeralah beramal. Begitu pula tatkala pagi hari. Janganlah terbetik di dalam hatimu bahwa engkau akan bertemu dengan sore hari sehingga engkau pun akhirkan amal-amal pagimu untuk malam hari.,,, la nek keburu modar kang arep ibadah piye…?? Amal piye jal….. menungso sak iki wis cidro… mikirke duniawi… sesok opo yo sing tak nggo pamer… edan tenan kuwi…. bondo kok dipamerne… mbok mamaerke akhlakke sing apik… donyo yo akherate lak yo ngono….
      26 Oktober 2011 pukul 15:48 · Tidak Suka · 6
    • Mas DheemsWah aku nderek nyimak wae… mak nyes rasane atiku…

      26 Oktober 2011 pukul 15:56 · Suka · 3
    • Bunda Lia

      Mbak Chety Eko SusantoMas Dheems… kang Abdullah Ali makanya aku sarankan bila kita berada di waktu sore janganlah mengatakan, “Nanti, masih ada waktu pagi”. Betapa banyaknya seseorang yang berada di sore hari tidak menjumpai waktu pagi…. makanya jangan menunda waktu untuk ibadah atau beramal… inilah kebiasaan yg paling buruk… gampangke…. nunda waktu… Demikian juga ketika engkau berada di waktu pagi janganlah mengatakan, “Nanti, masih ada waktu sore.” Karena betapa banyaknya seseorang yang berada di waktu pagi tetapi tidak menjumpai sore hari dikarenakan ajal menjemputnya…. piye jal….. makanya aku ajarkan pada anak2ku tentang kedisiplinan…
      26 Oktober 2011 pukul 16:02 · Tidak Suka · 5
    • Bunda Lia Kalaupun engkau bisa menjumpai waktu pagi atau sore, belum tentu engkau bisa melakukan pekerjaan yang engkau tunda dikarenakan kesibukan menghampirimu atau sakit menimpamu.
      Ada dua nikmat yang kebanyakan manusia tertipu pada keduanya nikmat sehat dan waktu luang…. hemmmmm …

      26 Oktober 2011 pukul 16:07 · Tidak Suka · 7
    • Arie IrfanKang Abdullah Ali…. He he he…

      26 Oktober 2011 pukul 16:09 · Suka · 2
    • Eko Cethy WattyAmiiin…. Amin…. Terimakasih Banyak Pencerahannya Bunda Lia…… Salam Kasih Dan Ta’dhim…..

      26 Oktober 2011 pukul 16:10 · Suka · 2
    • Petruk SodronNderek langkung Den Ayu….wah kupingku panas di rasani kang Dullah wae jiiiiiiaaaaannnn wedus tenan hahahaha…..

      26 Oktober 2011 pukul 16:10 · Suka · 2
    • Petruk SodronHahahaha….sang iblis ora tahan panas sajake hahahaha….wis dadi wedus wae mas Arie hahahaha….sing penting mmmbbbeeeeeekkkkk hahahaha….hahahaha….

      26 Oktober 2011 pukul 16:12 · Suka · 3
    • Petruk Sodron Wow la kok bubar iki wis jiiiiiiaaaaannnn….hehehehe….wis tak mbedoli suket sing ngregeti kandangku….ben padang hehehehe….

      26 Oktober 2011 pukul 16:37 · Suka · 2
    • Min Sara Amin Amin Amin Ya Robbal ‘Aalamiiin.
      Terima kasih Jeng Ayu ku Bunda Lia.
      Salam sayang dan salam rindu.

      26 Oktober 2011 pukul 16:48 · Suka · 2
    • Siwi MarthinKang ngapa neh mbukak ana raja. wkwkwk marai kukut,mergane udan.

      26 Oktober 2011 pukul 16:58 · Suka · 3
    • Ayah Fauzie

      Assalamu’alaikum Wr Wb, Sugeng Enjang Bunda_qu, Matursuwun Kiriman_nya, Ya اَللّهُ, Saudaraku ini (Bunda) adalah org yg baik, kuat & sabarr.
      Dalam doa kumemohon
      Tolong bantu dia ya اَللّهُ
      Jika ia melangkah ringankanlah langkahnya m…Lihat Selengkapnya
      27 Oktober 2011 pukul 10:06 · Suka · 1

About Bunda Lia

Tidak ada hal yang mustahil apapun dapat terjadi karena manusia memiliki kemampuan yang luar biasa. Untuk menjelmakan suatu keinginan menjadi kenyataan. Hidup damai dan rukun sesama masyarakat. Birunya harapan msh menjadi teka teki, bagai musafir disahara berhrp mendptkan air, saat kemarau mengiringi perja lanannya, smua kering, sepi, bisu hny semilir angin panas ikut menyertai.Kau menyambangiku ketika seluruh pintu telah kukunci. Kita bertukar kata di balik tembok tinggi. Tak ada lagi cekrama canda dan cinta bagi bilik hatiku. Tinggal dinding pemahaman yang lebih agung dari rasa. Kita bukan lagi sepasang jiwa yang mendaki didalam dinding bilik hatiku atau putaran takdir. Kau dan aku menjadi kumpulan keterbatasan yang luruh pada ketentuan Maha Cinta. Tak ada lagi sekeping harap yang kita titipkan pada puing senyap. Sebab asa telah membumbung pada manzila yang lebih tinggi dari arasy. Hati tak lagi mengeja bagai tulisan sang pujangga… kemungkinan beriringan mamasuki dinding tembok yang kokoh. Telah kubangun bilik jiwa yang melampaui wingitnya puri pemujaan. Kutisik waktu dengan benang pengharapan yang lebih detail dari semua keinginan….

Posted on Maret 27, 2012, in Uncategorized. Bookmark the permalink. Tinggalkan komentar.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: