Doa Pagi, 21 April 2012

Segala puji hanya bagi Allah SWT shalawat dan salam semoga tetap tercurahkan kepada baginda Rasulullah SAW, dan aku bersaksi bahwa tiada Tuhan yang berhak disembah dengan sebenarnya selain Allah yang Maha Esa dan tiada sekutu bagi -Nya dan aku bersaksi bahwa Muhammad adalah hamba dan utusan -Nya.. Amma Ba’du…. SELAMAT HARI KARTINI…. baik kita akan mengupas tentang wanita…. Setelah mengetahui hak dan tanggung jawab wanita sedemikian rupa, rapi dan serasi yang diatur oleh Islam, apakah bisa dikatakan sebagai wanita pengangguran atau kuno …? sebaliknya, silahkan lihat kenyataan kini dari para wanita karier dibalik label emansipasi atau slogan “Mari maju menyambut modernisasi seperti R.A Kartini….?” Renungkanlah wahai kaum wanita, bagaimana kedaan suami dan anak-2 kalian setelah kalian tinggalkan tanggung jawab sebagai istri penyejuk hati suami dan penyayang anak-2….
Suka · · Bagikan
  • Bunda Lia dan 59 orang lainnya menyukai ini.
    • Sastro WijoyoAmin amin amin…..

    • Cinta Minel SemestaAssalam mu’alaikum wr wb . . . . . . sugeng enjang bund , smoga bund ada dlm keadaan sehat wal’afiat serta dlm limpahan berkah n hidayah allah swt , amin 3x allahuma amin

    • Herdiman Sastrosudirdjo selamat memperingati hari ibu kita Kartini…..
      ….. aku menyimak wedaran Bunda Lia…..
      (anggun, berwibawa….. berwawasan….)

    • Bunda LiaWanita sebelum datangnya Islam di sebagian masyarakat jahiliyah mengalami masa hidup yang sangat kritis, masyarakat jahiliyah benci dengan kelahiran seorang wanita, di antara mereka ada yang mengubur anak wanita secara hidup-2 di dalam lubang karena takut cela, di antara mereka ada yang membiarkan wanita hidup dalam dunia kehinaan dan kenistaan. Allah subhanahu wa ta’ala berfirman…. Dan apabila seseorang dari mereka diberi kabar dengan (kelahiran) anak perempuan, hitamlah (merah padamlah) mukanya dan dia sangat marah. Ia menyembunyikan dirinya dari orang banyak, disebabkan buruknya berita yang disampaikan kepadanya. Apakah dia akan memeliharanya dengan menanggung kehinaan ataukah akan menguburkannya ke dalam tanah (hidup-hidup)? Ketahuilah, alangkah buruknya apa yang mereka tetapkan itu. ( bukalah di QS. Al-Nahl: 58-59).

    • Bunda Lia Selamat pagi mas Sastro Wijoyo… selamat melihat ibu2 nan cantik di hari Kartini…. salam saudaraku…. doaku selalu…

    • Bunda Lia Wa’alaikum salam Cinta Minel Semesta…. amin3x Insya’Allah sehat say…. harapankupun demikian adanya denganmu say… doaku selalu…

    • Bunda Lia Mas Herdiman Sastrosudirdjosaudaraku terkasih… he he he pakai kain panjang jadi wagu pol…. nggak biasa begitu loh… terimakasih mas Herdiman salam kasih dan hormatku selalu…

    • Khabayan Thea Al mar-atu imaadul bilaadi,idzaa
      shalahat shalahat bilaad wa idzaa
      fasadat fasadal bilaadu~

      wanita itu tiang negara,apabila
      wanitanya baik maka negaranya
      akan baik.apabila wanitanya
      rusak,maka negaranyapun rusak~

      ¤Robbanaa laa tuzigh
      quluubanaa ba’da idz hadaitanaa
      wa hablanaa milladunka
      rohmah.inaka antal wahhaab¤

      ya Tuhan kami, janganlah Engkau
      gelincirkan hati kami,sesudah
      Engkau beri hidayat pada kami,
      kurniakan pada kami rahmat
      kasih sayang dari
      sisiMU.Sesungguhnya Engkau
      Maha Pemberi¤

      ¤¤^/\^¤$€£@m@t h@r¡ K@rt¡ñ
      ¡¤^/\^¤¤

    • Sastro WijoyoSelamat Pagi Juga Bunda sama-sama terimakasih do’anya.

    • Aring Sukaton Hadirku …….. Tertarik …..pada apa yg ada diulasan terakhir status ini…….
      Nyimak lbh seksama
      Sugeng enjing Bunda Lia

    • Bunda LiaAllah subhanahu wa ta’ala berfirman “Apabila bayi-bayi perempuan yang dikubur hidup-hidup ditanya, karena dosa apakah dia dibunuh”, (buka dalam QS. Al-Takwir; 8-9)…. Al-Mau’udah adalah anak wanita yang dikuburkan hidup-hidup sehingga mati di dalam tanah, wanita pada masa jahiliyah tidak berhak mendapat warisan walaupun wanita tersebut hidup dalam kemiskinan dan kebutuhan yang tinggi, sebab pewarisan tersebut hanya berlaku bagi kaum pria saja, bahkan wanita tersebut bisa diwariskan setelah suaminya meninggal sebagaimana harta diwariskan, lebih dari itu banyak wanita yang hidup di bawah satu lelaki sebab masayarakat jahiliyah tidak membatasi diri dengan batasan jumlah istri-2, dan merekapun tidak menghiraukan terhadap berbagai pengekangan dan kezaliman yang terjadi pada wanita. Diriwayatkan oleh Muslim di dalam kitab shahihnya dari Umar RA bahwa beliau berkata, “Demi Allah, pada masa jahiliyah wanita tidak kami anggap apapun, sehingga Allah menurunkan bagi mereka tuntunan yang menjelaskan kemaslahatan bagi mereka dan Allah memberikan bagian harta tertentu dalam perkara pewarisan”….

    • Bunda LiaBegitulah keterangan diatas bagaimana gambaran wanita sebelum Islam…. Lalu bagaimana Islam menemukan wanita….atau bagaimana Islam memuliakan wanita…. Segala bentuk kezaliman telah dihapuskan dari mereka, dan Islam mengembalikan kedudukannya, dan menjadikan mereka sebagai mitra lelaki yang berkedudukan sejajar dalam urusan pahala, siksa dan semua hak, kecuali perkara yang memang dikhususkan untuk wanita. Allah subhanahu wa ta’ala berfirman…. “Barang siapa yang mengerjakan amal saleh, baik laki-laki maupun perempuan dalam keadaan beriman, maka sesungguhnya akan Kami berikan kepadanya kehidupan yang baik dan sesungguhnya akan Kami beri balasan kepada mereka dengan pahala yang lebih baik dari apa yang telah mereka kerjakan. ( coba kita buka QS. Al-Nahl: 97)… Allah subhanahu wa ta’ala berfirman: Maka Tuhan mereka memperkenankan permohonannya (dengan berfirman), “Sesungguhnya Aku tidak menyia-nyiakan amal orang-orang yang beramal di antara kamu, baik laki-laki atau perempuan, (karena) sebagian kamu adalah turunan dari sebagian yang lain. (buka di QS. Ali Imron: 195).

    • Bunda Lia Ummu Imarah radhiallahu ‘anha bahwa dia mendatangi Nabi Muhammad salallahu ‘alaihi wasalam dan berkata, “Aku tidak melihat sesuatu tuntunan kecuali semuanya bagi lelaki, aku tidak melihat bagi wanita suatu tuntunan tertentu, lalu Allah menurunkan ayat ini:
      Sesungguhnya laki-laki dan perempuan yang muslim, laki-laki dan perempuan yang mukmin, laki-laki dan perempuan yang tetap dalam ketaatannya, laki-laki dan perempuan yang benar, laki-laki dan perempuan yang sabar, laki-laki dan perempuan yang khusyuk, laki-laki dan perempuan yang bersedekah, laki-laki dan perempuan yang berpuasa, laki-laki dan perempuan yang memelihara kehormatannya, laki-laki dan perempuan yang banyak menyebut (nama) Allah, Allah telah menyediakan untuk mereka ampunan dan pahala yang besar. (coba dibuka dan dibaca di QS. Al-Ahzab: 35).
      Diriwayatkan oleh Imam Ahmad di dalam kitab musnadnya dari Aisyah RA bahwa Nabi Muhammad salallahu ‘alaihi wasalam bersabda, “Sesungguhnya wanita adalah saudara sekandung kaum pria”.

    • Bunda Lia Dan Islam melarang menjadikan wanita sebagai warisan bagi kaum lelaki, sebagaimana yang terjadi pada masyarakat jahiliyah. Allah subhanahu wa ta’ala berfirman… Hai orang-orang yang beriman, tidak halal bagi kamu mempusakai wanita dengan jalan paksa”. (mohon dibaca di QS. Al-Nisa’: 19).
      Maka Islam menjamin kemerdekaan pribadi wanita, menjadikannya pewaris bukan barang yang diwariskan, Islam juga memberikan bagian harta warisan dari harta kerabatnya. Allah subhanahu wa ta’ala berfirman…. Bagi laki-laki ada hak bagian dari harta peninggalan ibu-bapak dan kerabatnya, dan bagi wanita ada hak bagian (pula) dari harta peninggalan ibu-bapak dan kerabatnya, baik sedikit atau banyak menurut bahagian yang telah ditetapkan. ( dan bacalah di QS. Al-Nisa’: 7)

    • Bunda LiaDiriwayatkan oleh Al-Bukhari dan Muslim dari Abi Hurairah radhiallahu ‘anhu bahwa Nabi Muhammad salallahu ‘alaihi wasalam bersabda, “Berilah wasiat kepada wanita dengan wasiat yang lebih baik”…. Diriwayatkan oleh Ibnu Majah dari Ibnu Abbas radhiallahu ‘anhu bahwa Nabi Muhammad SAW bersabda, “Orang yang terbaik di antara kalian adalah orang yang terbaik terhadap keluarganya dan saya adalah orang yang terbaik terhadap keluarga saya”…

    • Bunda LiaBeberapa Syubhat Yang Mesti Dibantah…. Para pelaku syahwat telah mengeksploitasi berbagai media masa untuk mengumbar syubhat bahwa kaum wanita mengalami diskriminasi, mereka adalah bagian sumber daya yang terabaikan, rumah bagai penjara bagi mereka, sementara kepemimpinan lelaki adalah sebagai pedang terhunus yang menghalangi dirinya untuk bebas. Sangat disayangkan ternyata racun pemikiran ini menjangkiti sebagian besar wanita. Adapun perkataan yang mengatakan bahwa wanita mengalami diskriminasi, maka penjelasan masalah ini telah dipaparkan sebelumnya pada pembahasan tentang kedudukan wanita di dalam Islam, di mana Islam telah mengangkat berbagai bentuk kezaliman yang menimpa mereka pada masa jahiliyah. Mereka bukanlah sumber daya yang terabaikan bahkan berdiamnya wanita untuk mendidik anak adalah amal agung yang dengannya dia bisa mendapat pahala, yang akan melahirkan buah yang bermanfaat bagi masyarakat….. begitulah kira2…

    • Bunda Lia Diriwayatkan oleh Ibnu Hibban di dalam kitab shahihnya dari Abi Hurairah radhiallahu ‘anhu bahwa Rasulullah salallahu ‘alaihi wasallam bersabda, “Apabila seorang wanita telah melaksanakan shalat lima waktunya, menjalankkan puasanya, menjaga kemaluannya dan taat kepada suaminya maka dia akan masuk surga dari pintu manapun yang disukainya”….. Dan orang yang memperhatikan masyarakat barat yang menyaksikan para wanitanya keluar guna menyaingi kaum pria, meninggalkan anak-anak dalam asuhan para pembantu, atau panti asuhan anak atau yang lainnya, akan melihat terjadi berbagai tindak kekerasan, dekadensi moral, banyaknya anak zina, terjadinya kehancuran rumah tangga, merajalelanya obat-obat terlarang dan berbagai barang yang memabukkan dan lain sebagainya, maka setelah melihat realita di atas, dia akan menyadari keagungan agama ini. Maha Benar Allah dengan firman -Nya yang berbunyi begini…
      “…dan hendaklah kamu tetap di rumahmu dan janganlah kamu berhias dan bertingkah laku seperti orang-2 Jahiliyah yang dahulu”.
      ( buka di QS. Al-Ahzab: 33)…..

    • Bunda LiaAdapun kepemimpinan lelaki terhadap wanita dalam rangka menjaga kehormatan dan kemuliaan wanita tersebut dari gangguan kaum pria. Allah subhanahu wa ta’ala berfirman…. Kaum laki-2 itu adalah pemimpin bagi kaum wanita, oleh karena Allah telah melebihkan sebahagian mereka (laki-2) atas sebahagian yang lain (wanita), dan karena mereka (laki-2) telah menafkahkan sebagian dari harta mereka. ( di dalam QS. Al-Nisa’: 34)…. Ibnu Katsir berkata, “Artinya kaum lelaki sebagai penopang kaum wanita, yaitu sebagai pemimpin dan penyangga utama, sebagai hakim dan sebagai pendidiknya jika bengkok. Sedang… Ibnu Abbas berkata, maksudnya adalah sebagai pemimpin atas mereka, dan ketaatan istri pada suami dalam perkara yang diperintahkan oleh Allah untuk ditaati, dan ketaatan seorang istri adalah dengan berlaku baik terhadap keluarganya dan menjaga hartanya”….

    • Bunda Lia Lalu …. Kewajiban lelaki terhadap wanita
      Pertama: Kewajiban mendidik anak laki-2 dan wanita yang kita miliki serta istri-2 kita dengan pendidikan yang baik. Allah SWT berfirman yg isinya…. Hai orang-orang yang beriman, peliharalah dirimu dan keluargamu dari api neraka yang bahan bakarnya adalah manusia dan batu… penjaganya malaikat-2 yang kasar, yang keras, yang tidak mendurhakai Allah terhadap apa yang diperintahkan-Nya kepada mereka dan selalu mengerjakan apa yang diperintahkan. (buka di Al-Tahrim: 6)….. Ali bin Thalib RA berkata, “Didiklah mereka dan ajarkan kepada mereka kebaikan”…. bahwa Nabi Muhammad SAW bersabda, “Setiap kalian adalah pemimpin dan setiap kalian akan ditanya tentang kepemimpinannya”….

      Maaf aku nggak nakut2 ti loh… ini bener2 loh… makanya aku suruh buka di tafsir…. dan aku sendiri bisa semakin gila bila aku semakin mengerti isi didalamnya AlQur’an…. karena begitulah….

    • Bunda Lia Seandainya seorang lelaki memperhatikan keluarganya dan mendidik mereka dengan pendidikan yang didasarkan kepada kitab dan sunnah maka seluruh masyarakat akan menjadi baik…. mugkin loh.
      Kedua…. Membekali diri dengan ilmu syara’. Dengan ilmu syara’ inilah, kita bisa menyingkap kesesatan orang-2 yang sesat, penyelewengan para penyeleweng dari kelompok sekulerisme dan pengikut hawa nafsu dan syahwat, dengan ilmu pula, kita bisa menyingkap konspirasi mereka. Allah SWT berfirman:
      “Adakah sama orang-2 yang mengetahui dengan orang-2 yang tidak mengetahui?” Sesungguhnya orang yang berakallah yang dapat menerima pelajaran. (nah buka lagi ya di QS. Al-Zumar: 9)

    • Bunda Lia Ketiga: Berdakwah kepada Allah Azza Wa Jalla, memperingatkan manusia terhadap pelaku kejahatan, serta segala konspirasi mereka untuk merusak kaum wanita dan menjauhkan mereka dari ajaran agama mereka. Allah SWT berfirman…. Katakanlah: “Inilah jalan (agama) ku, aku dan orang-2 yang mengikutiku mengajak (kamu) kepada Allah dengan hujjah yang nyata, Maha Suci Allah, dan aku tiada termasuk orang-orang yang musyrik”. (buka di QS. Yusuf: 108)…..Didalam kitab shaihnya dari Sahl bin Sa’d bahwa Nabi Muhammad SAW bersabda, “Demi Allah bahwa Allah memberikan hidyah kapada seorang lelaki dengan sebab dirimu maka hal itu lebih baik bagimu dari onta merah yang engkau miliki”…
      Segala puji bagi Allah subhanahu wa ta’ala Tuhan semesta alam, semoga shalawat dan salam tetap tercurahkan kepada Nabi kita Muhammad SAW dan kepada keluarga, shahabat serta seluruh pengikut beliau… Amin.

    • Kakang Prabu AnomAmin Ya Allah…

    • Gde Mahesadi….a….jenk….. KARTINI …… MERDEKA !!!!!!!!!!!

    • Bunda Lia‎~1. Hak untuk hidup …dan janganlah kamu membunuh jiwa yang diharamkan Allah (membunuhnya)… (bukalah didalam QS. Al-An’am : 151) ~2. Hak mendapatkan kemuliaan kemanusiaan… Dan sesungguhnya telah Kami muliakan anak-anak Adam, Kami angkut mereka di daratan dan di lautan, Kami beri mereka rezki dari yang baik-baik dan Kami lebihkan mereka dengan kelebihan yang sempurna atas kebanyakan makhluk yang telah Kami ciptakan. (dan juga buka di QS. Al-Isra’ : 70) ~3. Hak kesetaraan dengan pria dalam hal balasan amal/pekerjaan baik di dunia maupun akhirat…. Barangsiapa yang mengerjakan amal-2 saleh, baik laki-2 maupun wanita sedang ia orang yang beriman, maka mereka itu masuk ke dalam surga dan mereka tidak dianiaya walau sedikitpun (Lalu buka juga di QS. An-Nisa’ : 124)….. Barangsiapa yang mengerjakan amal saleh, baik laki-laki maupun perempuan dalam keadaan beriman, maka sesungguhnya akan Kami berikan kepadanya kehidupan yang baik dan sesungguhnya akan Kami beri balasan kepada mereka dengan pahala yang lebih baik dari apa yang telah mereka kerjakan (Lalu buka lagi di QS. An-Nahl : 97)

    • Bunda LiaKakang Prabu Anomselamat pagi jelang siang kakang…

    • Bunda Lia Kang mas Gde Mahesa… ha ha ha kayak ibu2 apa belum mas fotoku… itu mau tak buat sampul Caseteku… nek elek rasido… tak jaluk gambarmu bedes wae…

    • Bunda LiaSyariat Islam telah memberikan hak-2 ekonomi kepada perempuan dengan memberikan hak kepemilikan dan pengelolaan. Islam memberikan kebebasan kepada perempuan untuk mengelola dan mengatur urusannya dalam hal harta, perdagangan, dan lainnya. Perempuan memiliki hak untuk melakukan akad jual beli, persewaan, perserikatan, dan sebagainya. Bahkan perempuan juga berhak untuk menentukan besaran mahar yang akan diterima dari suaminya…

    • Gde Mahesa hwakakkkkkkkkkkk…………. raurussszzzzzzzzzzzz…………..tnan…. gambare ELEK kwi diajeng

    • Bunda Lia Hak Sosial dan Pendidikan misalnya saja ….
      ~ 1. Mendapatkan perlakuan baik; baik sebagai saudari, anak, ibu, istri, atau nenek….Tidaklah memuliakan wanita, kecuali lelaki mulia. Dan yang menghinakan wanita, pastilah lelaki hina. (HR At Tirmidzi)
      ~ 2. Hak mendapatkan pendidikan dan pengajaran… Menuntut ilmu adalah kewajiban bagi setiap muslim …. Muslim di sini mencakup laki-2 dan perempuan.Mengapa kalian (wahai perempuan) tidak mengajarkan ruqyatun namlah kepada perempuan ini –sambil menunjuk Hafshah- sebagaimana kalian mengajarkan menulis kepadanya? (HR. Abu Dawud)
      ~ 3. Hak memilih suami…. Janda lebih berhak dengan dirinya (untuk memilih siapa suaminya) daripada walinya, sedangkan gadis dimintai izin oleh ayahnya dalam hal pernikahannya, dan diamnya adalah tanda setuju (HR. Bukhari)
      ~ 4. Hak untuk meminta cerai (talak) jika ada alasan yang diizinkan syariat…

    • Bunda Lia Yowis nek elek ra popo mas Gde Mahesa… tak gantine gambare bedesmu…

    • Mas Tebe OyeHadir lagi utk menyimak wedaran Dinda Lia Kartiniku … mantaaaffff …

    • Gde Mahesaduhk…… nek tak kritik mesti bengok2…. HADHEWWWWWWWWWWWW

    • Bunda Lia ‎~ 5. Hak mendapatkan nafkah…Dan kewajiban ayah memberi makan dan pakaian kepada para ibu dengan cara ma’ruf… (Mohon buka di QS. Al-Baqarah : 233)….Ketahuilah, sesungguhnya kamu memiliki hak atas istrimu dan istrimu memiliki hak atas kamu (HR. Tirmidzi, An-Nasa’i, dan Abu Dawud)
      ~ 6. Hak mendapatkan warisan… Bagi orang laki-2 ada hak bagian dari harta peninggalan ibu-bapa dan kerabatnya, dan bagi orang wanita ada hak bagian (pula) dari harta peninggalan ibu-bapa dan kerabatnya, baik sedikit atau banyak menurut bahagian yang telah ditetapkan (nah ini dapat kita baca di QS. An-Nisa’ : 7)
      ~ 7. Hak mendapatkan mahar…. Berikanlah maskawin (mahar) kepada wanita (yang kamu nikahi) sebagai pemberian dengan penuh kerelaan (ada didalam QS. An-Nisa’ : 4)
      ~ 8. Hak beraktifitas/bekerja…. Pada dasarnya perempuan lebih baik di rumah untuk mendidik putra-putrinya dan mengelola rumah tangga. Namun bukan berarti mereka tidak memiliki hak untuk beraktifitas di luar rumah/bekerja. Maka dalam sirah nabawiyah didapatkan sahabiyah yang beraktifitas di luar rumah untuk pendidikan hingga jihad (sebagai tenaga medis, konsumsi, motivator, dan lain-lain).

    • Bunda Lia Mas Hadi Widayanto… selamat pagi jelang siang ya mas salam kangenku selalu… terimakasih tak melupakan aku…

    • Bunda LiaPerempuan juga memiliki hak untuk ikut berpartisipasi dalam masalah politik dan hukum. Karenanya Islam juga memberikan hak perempuan sebagai saksi. Semasa Rasulullah pun, perempuan juga bisa menjadi juru fatwa dalam masalah hukum, khususnya shahabiyah yang menguasai hadits seperti Aisyah…. Demikian sebagian diantara hak-hak perempuan dalam Islam. Semoga menjadi bahan refleksi bagi kita di hari perempuan sedunia ini bahwa perempuan itu dimuliakan dalam Islam dan bahwa Islam itu ya’lu walaa yu’laa….

    • Hadi Widayantoketingal padang ramya gati .. dadosaken manah dalem tansah kalengleng…nyoto wanito sejati wanuh ing trapsilo … mugi penjenengan kang jejuluk sinonggo pratiwi pikantuk berkah pangayoman soho panuntun saking murbeng dumadi…. salam KUANGEEENNNNNN yang tak pernah terlupakan dari dalam jiea ini….. buat bunda liaku selamat hari KARTINI…. love you

    • Bunda LiaDienul Islam sebagai rahmatal lil’alamin, menghapus seluruh bentuk kezhaliman-kezhaliman yang menimpa kaum wanita dan mengangkat derajatnya sebagai martabat manusiawi. Timbangan kemulian dan ketinggian martabat di sisi Allah subhanahu wata’ala adalah takwa, sebagaiman yang terkandung dalam Q.S Al Hujurat: 33). Lebih dari itu Allah subhanahu wata’ala menegaskan dalam firman-Nya yang lain (artinya)….. “Barangsiapa yang mengerjakan amalan shalih, baik laki-laki maupun perempuan dalam keadaan beriman, maka sesungguhnya akan kami berikan kepadanya kehidupan yang baik dan akan kami beri balasan pula kepada mereka dengan pahala yang lebih baik dari apa yang telah mereka kerjakan.” (di An Nahl: 97) diatas sudah kami terangkan…

    • Bunda Lia Terimakasih mas Hadi Widayanto… Lov U to mas…

    • Bunda LiaDalih emansipasi atau kesamarataan posisi dan tanggung jawab antara pria dan wanita telah semarak di panggung modernisasi dewasa ini. Sebagai peluang dan jembatan emas buat musuh-musuh Islam dari kaum feminis dan aktivis perempuan anti Islam untuk menyebarkan opini-opini sesat. “Pemberdayaan perempuan”, “kesetaraan gender”, “kungkungan budaya patriarkhi” adalah sebagai propaganda yang tiada henti dijejalkan di benak-benak wanita Islam. Dikesankan wanita-wanita muslimah yang menjaga kehormatannya dan kesuciannya dengan tinggal di rumah adalah wanita-wanita pengangguran dan terbelakang. Menutup aurat dengan jilbab atau kerudung atau menegakkan hijab (pembatas) kepada yang bukan mahramnya, direklamekan sebagai tindakan jumud (kaku) dan penghambat kemajuan budaya. Sehingga teropinikan wanita muslimah itu tak lebih dari sekedar calon ibu rumah tangga yang tahunya hanya dapur, sumur, dan kasur. Oleh karena itu agar wanita bisa maju, harus direposisi ke ruang rubrik yang seluas-luasnya untuk bebas berkarya, berkomunikasi dan berinteraksi dengan cara apapun seperti halnya kaum lelaki di masa moderen dewasa ini….

    • Hadi Widayanto Koyo-koyo datan biso wucal kepangan lumampahe wekdal,
      Bebasan selo kang ateguh tinebas ombak ing samudro,
      Agunging katresnan kang ngrembuyung sagedhe wukir,
      Sinebar rinten dalu nyawiji dhateng penggalih,

    • Hadi WidayantoTRESNAKU marang sliramu datan biso luntur….estu rahayu.

    • Bunda LiaKetahuilah wahai muslimah… Suara-2 sumbang yang penuh kamuflase dari musuh-2 Allah SWT itu merupakan kepanjangan lidah dari syaithan. Allah subhanahu wata’ala berfirman (artinya)…. “Hai anak Adam, janganlah sekali-2 kamu dapat ditipu oleh syaithan sebagaimana ia telah mengeluarkan kedua ibu bapak kalian dari jannah, ia menanggalkan dari kedua pakaiannya untuk memperlihatkan kepada keduanya auratnya.” (bacalah di Al A’raf: 27)…. Peran Wanita dalam Rumah Tangga…. Telah termaktub dalam Al Qur’an sebagai petunjuk bagi umat manusia yang datang dari Rabbull Alamin Allah Yang Maha Memilki Hikmah… “Dan tetaplah kalian (kaum wanita) tinggal di rumah-rumah kalian.” (bacalah di Al Ahzab: 33)… Maha benar Allah SWT dalam segala firman-Nya, posisi wanita sebagai sang istri atau ibu rumah tangga memilki arti yang sangat urgen, bahkan dia merupakan salah satu tiang penegak kehidupan keluarga dan termasuk pemeran utama dalam mencetak “tokoh-2 besar”. Sehingga tepat sekali ungkapan: “Dibalik setiap orang besar ada seorang wanita yang mengasuh dan mendidiknya.”

    • Bunda Lia Asy Syaikh Muhammad bin Shalih Al Utsaimin rahimahullah berkta: “Perbaikan masyarakat dapat dilakukan dengan dua cara:
      ~ Pertama: perbaikan secara dhahir, di pasar-pasar, di masjid-masjid dan selainnya dari perkara-perkara dhahir. Ini didominasi oleh lelaki karena merekalah yang bisa tampil di depan umum.
      ~ Kedua: perbaikan masyarakat dilakukan yang di rumah-rumah, secara umum hal ini merupakan tanggung jawab kaum wanita. Karena merekalah yang sangat berperan sebagai pengatur dalam rumahnya. Sebagaiman Allah subhanahu wata’ala berfirman (artinya)…. “Tetaplah kalian tinggal di dalam rumah-rumah kalian dan janganlah bertabarruj (berpenampilan) sebagaimana penampilannya orang-orang jahiliyah yang pertama. Tegakkanlah shalat, tunaikan zakat, dan taatlah kepada Allah dan Rasul-Nya. Allah hanyalah berkehendak untuk menghilangkan dosa-dosa kalian wahai Ahlul bait dan mensucikan kalian dengan sebersih-bersihnya.” (tolong dibaca di Al Ahzab: 33)

    • Bunda Lia Kami yakin setelah ini, tidaklah salah bila kami katakan perbaikan setengah masyarakat itu atau bahkan mayoritas tergantung kepada wanita dikarenakan dua sebab ~ 1. Kaum wanita jumlahnya sama dengan kaum laki-laki bahkan lebih banyak, yakni keturunan Adam mayoritasnya wanita sebagamana hal ini ditunjukkan oleh As Sunnah An Nabawiyah. Akan tetapi hal itu tentunya berbeda antara satu negeri dengan negeri lain, satu jaman dengan jaman lain. Terkadang di suatu negeri jumlah kaum wanita lebih dominan dari pada jumlah lelaki atau sebaliknya… Apapun keadaannya wanita memiliki peran yang sangat besar dalam memperbaiki masyarakat.
      ~ 2. Tumbuh dan berkembangnya satu generasi pada awalnya berada dibawah asuhan wanita. Atas dasar ini sangat jelaslah bahwa tentang kewajiban wanita dalam memperbaiki masyarakat.

    • Bunda Lia Beberapa pekerjaan wanita yang bisa dilakukan di dalam rumah:
      ~ 1. Beribadah kepada Allah subhanahu wata’ala. Tinggalnya ia di dalam rumah merupakan alternatif terbaik karena memang itu perintah dari Allah subhanahu wata’ala dan dapat beribadah dengan tenang. Allah subhanahu wata’ala berfirman (artinya):
      “Tetaplah kalian tinggal di dalam rumah-rumah kalian dan janganlah bertabarruj sebagaimana tabarrujnya orang-orang jahiliyah yang pertama. Tegakkanlah shalat, tunaikan zakat, dan taatlah kepada Allah dan Rasul-Nya.” (Al Ahzab: 33)… ~ 2. Wanita berperan memberikan sakan (ketenangan/ keharmonisan) bagi suami. Namun tidak akan terwujud kecuali ia melakukan beberapa hal berikut ini…. – Taat sempurna kepada suaminya dalam perkara yang bukan maksiat bahkan lebih utama daripada melakukan ibadah-ibdah sunnah. Rasulullah SAW bersabda… “Tidak boleh seorang wanita puasa (sunnah) sementara suaminya ada di tempat kecuali setelah mendapat izin suaminya.” …..

    • Bunda Lia Al Hafidz Ibnu Hajar berkata: “Hadits ini menunjukkan lebih ditekankan kepada istri untuk memenuhi hak suami daripada mengerjakan kebajikan yang hukumnya sunnah. Karena hak suami itu wajib sementara menunaikan kewajiban lebih didahulukan daripada menunaikan perkara yang sunnah.’
      – Menjaga rahasia suami dan kehormatannya dan juga menjaga kehormatan ia sendiri disaat suaminya tidak ada di tempat. Sehingga menumbuhkan kepercayaan suami secara penuh terhadapnya.
      – Menjaga harta suami. Rasulullah bersabda…. “Sebaik-baik wanita penunggang unta, adalah wanita yang baik dari kalangan quraisy yang penuh kasih sayang terhadap anaknya dan sangat menjaga apa yang dimiliki oleh suami.” (Muttafaqun ‘alaihi)
      – Mengatur kondisi rumah tangga yang rapi, bersih dan sehat sehingga tampak menyejukkan pandangan dan membuat betah penghuni rumah…..

    • Pangeran Joyo Kusumosalam hari kartini… damai dalam sejatinya… rahayu…3x

    • Bunda Lia ‎~ 3. Mendidik anak yang merupakan salah satu tugas yang termulia untuk mempersiapkan sebuah generasi yang handal dan diridhai oleh Allah subhanahu wata’ala.
      Adab Keluar Rumah…. Allah subhanahu wata’ala Yang Maha Mengetahui tentang maslahat (kebaikan) hambanya di dunia maupun diakhirat yaitu kewajiban wanita untuk tetap tinggal di rumah. Namun bila ada kepentingan, diperbolehkan baginya keluar rumah untuk memenuhi kebutuhannya. Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda “Allah telah mengijinkan kalian untuk keluar rumah guna menunaikan hajat kalian.” ….

    • Bunda Lia Namun juga ingat petuah Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam yang lainnya…. “Wanita itu adalah aurat maka bila ia keluar rumah syaithan menyambutnya.”
      Sehingga wajib baginya ketika hendak keluar harus memperhatikan adab yang telah disyariatkan oleh Allah SWT dan Rasul-Nya SAW, yaitu:
      a. Memakai jilbab yang syar’i sebagaimana dalam surat Al Ahzab: 59.
      b. Atas izin dari suaminya, bila ia sudah menikah.
      c. Tidak boleh bersafar kecuali dengan mahramnya.
      d. Menundukkan pandangan. (An Nur: 31)
      e. Berbicara dengan wajar tanpa mendayu-dayu (melembut-lembutkan).
      f. Tidak boleh melenggak lenggok ketika berjalan.
      g. Hindari memakai wewangian.
      h. Tidak boleh menghentakkan kaki ketika berjalan agar diketahui perhiasannya. (An Nur: 31)
      i. Tidak boleh ikhtilath (campur baur) antara lawan jenis.
      j. Tidak boleh khalwat (menyepi dengan pria lain yang bukan mahram)

    • Bunda Lia Hukum Wanita Kerja di Luar Rumah… Allah menciptakan bentuk fisik dan tabiat wanita berbeda dengan pria. Kaum pria di berikan kelebihan oleh Allah subhanahu wata’ala baik fisik maupun mental atas kaum wanita sehingga pantas kaum pria sebagai pemimpin atas kaum wanita. Allah subhanahu wata’ala berfirman (artinya):
      “Kaum lelaki itu adalah sebagai pemimpin (pelindung) bagi kaum wanita.” (ada dalam An Nisa’: 35)… Sehingga secara asal nafkah bagi keluarga itu tanggug jawab kaum lelaki. Asy syaikh Ibnu Baaz berkata: “Islam menetapkan masing-masing dari suami istri memiliki kewajiban yang khusus agar keduanya menjalankan perannya, hingga sempurnalah bangunan masyarakat di dalam dan di luar rumah. Suami berkewajiban mencari nafkah dan penghasilan sedangkan istri berkewajiban mendidik anak-anaknya, memberikan kasih sayang, menyusui dan mengasuh mereka serta tugas-tugas lain yang sesuai baginya, mengajar anak-anak perempuan, mengurusi sekolah mereka, dan mengobati mereka serta pekerjaan lain yang khusus bagi kaum wanita. Bila wanita sampai meninggalkan kewajiban dalam rumahnya berarti ia menyia-nyiakan rumah berikut penghuninya. Hal tersebut berdampak terpecahnya keluarga baik hakiki maupun maknawi…. Bila kaum wanita tidak ada lagi yang mencukupi dan mencarikan nafkah, boleh baginya keluar rumah untuk bekerja, tentunya ia harus memperhatikan adab-2 keluar rumah sehingga tetap terjaga iffah (kemulian dan kesucian) harga dirinya.

    • Bunda Lia Wanita adalah Sumber Segala Fitnah… Bila wanita sudah keluar batas dari kodratnya karena melanggar hukum-hukum Allah subhanahu wata’ala. Keluar dari rumah bertamengkan slogan bekerja, belajar, dan berkarya. Meski mengharuskan terjadinya khalwat (campur baur dengan laki-laki tanpa hijab), membuka auratnya (tanpa berjilbab), tabarruj (berpenampilan ala jahiliyah), dan mengharuskan komunikasi antar pria dan wanita dengan sebebas-bebasnya. Itulah pertanda api fitnah telah menyala.
      Bila fitnah wanita telah menyala, ia merupakan inti dari tersebarnya segala fitnah-fitnah yang lainnya. Allah SWT berfirman (artinya):
      “Dijadikan indah pada (pandangan) manusia untuk condong kepada syahwat, yaitu wanita-wanita, anak-anak dan harta yang banyak … .” (buka Ali Imran: 14)…. Al Hafizh Ibnu Hajar berkata: “Sesunggunya fitnah wanita merupakan fitnah yang terbesar dari selainnya …, karena Allah menjadikan para wanita itu sebagai sumber segala syahwat. Dan Allah meletakkan para wanita (dalam bagian syahwat) pada point pertama (dalam ayat di atas) sebelum yang lainnya, mengisyaratkan bahwa asal dari segala syahwat adalah wanita.” (Nashihati Linnisaa’i: 114)

    • Bunda LiaBila fitnah wanita itu telah menjalar, maka tiada yang bisa membendung arus kebobrokan dan kerusakan moral manusia. Fenomena negara barat atau negara-2 lainnya yang menyuarakan emansipasi wanita, sebagai bukti kongkrit hasil dari perjuangan mereka yaitu pornoaksi dan pornografi bukan hal yang tabu bahkan malah membudaya, foto-2 telanjang dan menggoda lebih menarik daya beli dan mendongkrak pangsa pasar. Tak lebih harga diri wanita itu seperti budak pemuas syahwat lelaki. Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda…. “Sesungguhnya dunia itu manis lagi hijau dan Allah SWT menjadikan kalian berketurunan di atasnya. Allah melihat apa yang kalian perbuat. Takutlah kepada (fitnah) dunia dan takutlah kepada (fitnah) wanita, karena sesungguhnya awal fitnah yang menimpa Bani Isra’il dari wanitanya.” ….

    • Mirna Neonufaibu kartini

    • Herdiman Sastrosudirdjomatur nuwun….. bunda … wedarannya cukup manteb, sesuai dengan firman Allah SWT….

    • Syahwir Papude Dinda Bunda Lia…Selamat Malam menjelang subuh…Do’a dan Harapan kanda…semoga ALLAH SWT senantiasa selalu Melindungi dinda disini…yakni selalu baik, sehat wal’afiat dan aman sejahtera…Selamat Hari Kartini…Do’a, harapan serta cita~cita dinda disini semoga tercapai dan selalu tetap dalam KASIH ~BIMBINGAN~NYA…Salaam Hormat, Bahagia dan Santun kanda dari negeri seberang~Padang Panjang…

Iklan

About Bunda Lia

Tidak ada hal yang mustahil apapun dapat terjadi karena manusia memiliki kemampuan yang luar biasa. Untuk menjelmakan suatu keinginan menjadi kenyataan. Hidup damai dan rukun sesama masyarakat. Birunya harapan msh menjadi teka teki, bagai musafir disahara berhrp mendptkan air, saat kemarau mengiringi perja lanannya, smua kering, sepi, bisu hny semilir angin panas ikut menyertai.Kau menyambangiku ketika seluruh pintu telah kukunci. Kita bertukar kata di balik tembok tinggi. Tak ada lagi cekrama canda dan cinta bagi bilik hatiku. Tinggal dinding pemahaman yang lebih agung dari rasa. Kita bukan lagi sepasang jiwa yang mendaki didalam dinding bilik hatiku atau putaran takdir. Kau dan aku menjadi kumpulan keterbatasan yang luruh pada ketentuan Maha Cinta. Tak ada lagi sekeping harap yang kita titipkan pada puing senyap. Sebab asa telah membumbung pada manzila yang lebih tinggi dari arasy. Hati tak lagi mengeja bagai tulisan sang pujangga… kemungkinan beriringan mamasuki dinding tembok yang kokoh. Telah kubangun bilik jiwa yang melampaui wingitnya puri pemujaan. Kutisik waktu dengan benang pengharapan yang lebih detail dari semua keinginan….

Posted on April 22, 2012, in Kumpulan Doa Bunda Lia. Bookmark the permalink. Tinggalkan komentar.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: