Doa Pagi 07 Mei 2012

Ya Allah, tetapkanlah shalawat dan salam atas junjungan kami Nabi Muhammad SAW, Keluarga dan sahabat-2 beliau…..Ya Allah….. berikan kami ilham untuk mensyukuri nikmat yang telah Engkau karuniakan kepada kami dan kepada ibu bapak kami dan agar dapat beramal sholeh yang engkau ridhoi, jadikanlah keturunan kami orang-2 yang sholeh…. Sesungguhnya kami bertaubat kepada-Mu dan sesungguhnya kami termasuk orang-2 yang berserah diri…. Ya Allah, jadikanlah kami dan keturunan kami orang-2 yang mendirikan sholat… Ya Allah kabulkanlah do’aku, kasihi kesendirianku dihadapan-Mu. Gemetar hati kami karena gentar kepada-Mu. Goncangan tubuh kami karena takut kepada-Mu…. Dosa-2ku wahai Tuhan kami, telah membawa kepada tempat kehinaan dihadapan-Mu….. Ya Allah, jadikanlah pendengaran kami, pandangan dan kekuatan kami menyenangi jalan petunjuk-Mu dan jadikanlah hawa nafsu kami patuh pada ajaran yang dibawa oleh kekasih-Mu Muhammad SAW, Ya Allah berilah kami kehidupan yang baik di dunia dan akhirat…. Ya Allah hapuskanlah segala dosaku, dosaku bagaikan pasir hingga tak mampu kami menghitungnya…. https://songgobuwono.wordpress.com/
— bersama Totok Wiro Martono dan 49 lainnya.

Suka · · Bagikan · 18 jam yang lalu·

  • Bunda Lia dan 117 orang lainnya menyukai ini.
    • Syahwir Papude ‎”Dia~lah Allah yang tiada sesembahan yang benar selain Dia, Maha Raja, Yang Maha Suci, Yang Maha Sejahtera, Yang Mengaruniakan Keamanan, Yang Maha Memelihara, Yang Maha Perkasa, Yang Maha Kuasa, Yang Memiliki segala Keagungan, Maha Suci Allah dari apa yang mereka persekutukan. ” (QS.al~Hasyr, ayat 23).

      Bismillaahirrahmaanirrahiim…
      “ROBBI…Allah, Tuhanku ya Rahmaan, wahai Dzat Yang Maha Mencurahkan rahmat kasih sayang kepada seluruh wujud; wahai Tuhan Yang Engkau mencakup segala sesuatu dengan rahmat dan ilmu, tampak rahmat~MU pada setiap butir wujud di alam raya ini. Kami tidak melihatnya kecuali sekelumit saja. Ya Allah, kami membaca tanda~tanda rahmat~MU yang menjadikan kami tertarik menuju kehadirat~MU serta menenangkan hati kami dengan keluasan kasih sayang ~MU. Maka, ya Allah, perlihatkanlah pada mata hati kami cahaya keadilan~MU serta keagungan anugerah~MU, wahai Dzat Yang Maha Mencurahkan kasih. Dan Kesejahteraan dilimpahkan kepada para Rasul~Rasul.” Alhamdulillaahi Rabbil ‘aalamin…

    • Djoko ChristyantoAmiiiiin yra

    • Maria LimeiAmin… Š..ë..Ł..ă..Μ..ȃ..ţ.. «Ƥ..å..ğ..ëê..(•͡.̮ •͡ ) » jeng Lia… Salam ku utk keluarga…

    • Triasih PrasetianingtyasMet pagi Bunda …smg keadaanmu baik2 saja dan tetap sehat semangat ..salam hormat dan kangen Bundaku …

    • Petruk TralalaAmiiin…trm ksh bunda

    • Bunda LiaDemi kemulian-Mu wahai Junjunganku dan Pelindungku, aku bersumpah dengan tulus, Sekiranya Engkau biarkan aku berbicara disana, ditengah penghuninya, aku akan menangis tangisan mereka yang menyimpan harapan aku akan menjerit jeritan mereka yang menyimpan pertolongan aku akan merintih rintihan orang yang kehilangan…. Sungguh, aku akan menyeru-Mu dimanapun Engkau berada … Ya Allah….

    • Bunda LiaYa Allah… Ya Rabbi, ampunilah dosa dan kesalahan ketergelinciran dan kelalaian yang telah kami perbuat. Selamatkanlah kami agar tidak terjerumus ke dalam kehancuran perbuatan yang terkutuk…… Ya Allah bimbingbinglah aku menuju jalan-MU…. tanamkan sifat Rohman dan Rahim didada kami… Jauhkan hamba ini dari sifat iri…dengki… sombong… tamak dan serakah….Ya Allah Ya Rabbi atas ijin-Mu…atas Maunah-Mu semoga Engkau bukakan pintu kebaikan atas langkah-2 ini untuk mendapatkan Ilmu yang bermanfaat bagi sesama… rejeki yang Engkau Ridhoi….. agar kami dapat memenuhi semua kebutuhan kami Ya Allah…. Ya Rabbi….. kupasrahkan kendali jiwaku dengan tali kehendak-Mu…… Kutanggalkan beban-2 dosaku…… Kumusnahkan ia dengan ampunan dan rahmat-Mu….. Kulepaskan hawa nafsuku yang menyesatkan, kugantikan ia dengan karunia dan belas kasih-Mu…. Ya Allah tetapkanlah bagi kami pagi ini agar mendatang kami bertabur cahaya petunjuk dan keselamatan dunia dan akhirat. Amin…

    • Bunda Lia Selamat pagi mas Djoko Christyantoterimakasih…

    • Bunda Lia Selamat pagi mbak ayu Maria Limeisalam kangen penuh kasih selalu hormatku mbak ayuku…

    • Bunda Lia Mbak Triasih Prasetianingtyassayang terimakasihku mbak ayu salam kangen mbakku sayang… doakan aku sehata mbak ayu agar aku dapat mewujutkan harapan dan cita2 …. sungguh sangat … entahlah…

    • Bunda Lia Kakangku Petruk Tralalaselamat pagi kakang… selamat ber-aktifitas salam dan berkah senantiasa milik kita njih kang… salam hormatku selalu…

    • Bunda Lia Amin3x Ya Allah terimakasih kanda Syahwir Papude… semoga doa kita terkabul… karena kita orang2 yg lemah dan hanya dapat memohon pertolongan pada Allah SWT… salam hormat dan kasihku…

    • Agus M YonoAmin…yra…met pg Bunda…slmt jlnkan aktivitas n smoga sukses slalu….

    • Bunda LiaYa Allah, terimalah pengakuanku ini, kasihanilah kami yang menanggung beratnya kepedihan……. Ya Allah Ya Tuhan yang pemberi karunia, Engkau tahu aku sangat lemah untuk menanggung beban siksa dunia meski hanya sedikit, meskipun semua bencana dan kejelekan dunia teramat singkat masanya. Serta teramat berat bagi orang yang menanggunnya, semua itu tidak terjadi kecuali karena murka-Mu. Ya Rabb dengan merendah kami memohon ampunan. Maha Suci Engkau Ya Allah Sembahan kami, sayangilah kami yang hanya berbekal harapan, senjatanya hanya tangisan. Wahai Yang Maha Tahu tanpa diberitahu. Anugrahkan Cahaya yang menerangi yang terjebak dalam kegelapan. Ampunilah dosa-2kami di malam ini, Wahai Yang Maha Luhur. Amin…..

    • Bunda LiaSaudara/ saudariku untuk mencapai kemajuan tidak mungkin dapat dicapai dengan berkhayal dan berpangku tangan semata sambil menunggu pertolongan Allah, akan tetapi kemajuan itu harus diusahakan dan dijemput dengan ikhtiyar yang maksimal….. Perubahan keadaan manusia itu merupakan sunnatullah, yang letak keberhasilannya digantungkan dari usaha manusia itu sendiri untuk berubah.

    • Bunda Lia Selamat pagi mas Agus M Yono… Amin terimakasih mas atas doa mas Agus… semoga terkabul… Amin.

    • Sulistiyo Yudi Aamiin aamiin aamiin yra
      sugeng enjing Bunda & kadang kinasih.
      salam kangen kula Bunda
      rahayu

    • Bunda Lia Salam kangen kembali mas Sulistiyo Yudi… selamat pagi mas … doaku selalu…

    • Aam Gebes nangis bun dengar suara merdu beserta video clipnya..http://www.youtube.com/watch?v=vHfbaIz8pRg&feature=related

    • Bunda LiaAllah SWT telah meletakkan aturan-aturan baku di alam ini, siapapun yang dapat menjalankan aturan Allah SWT tersebut maka ia akan meraih kesuksesan setidaknya dalam kehidupan dunia ini. Aturan baku itu disebut dengan sunnatullah…

    • Aby AirbyonAmin Bunda cantik

    • Bunda LiaKondisi manusia pada dasarnya bisa dirubah apabila ada kemauan dari manusia itu sendiri untuk merubahnya. Iman, akhlak dan tingkah laku yang baik akan dapat merubah kondisi negative yang dialami seseorang menjadi kondisi positif yang penuh kenikmatan. Sebab Allah SWT telah memberlakukan hukum sebab akibat di dunia ini. Siapapun orangnya yang melaksanakan sebab dengan baik maka ia akan mendapatkan akibat yang baik. Suatu contoh, anak kita, ia tidak pernah masuk sekolah dan tidak pernah belajar sama sekali, maka ia dipastikan tidak naik kelas atau tidak lulus ujian. Akan tetapi meskipun ia kafir, namun ia rajin belajar dan masuk sekolah maka ia akan dapat menyelesaikan pendidikannya dengan baik dan naik kelas atau lulus ujiannya…..

    • Pangeran Joyo KusumoRahayu… segala puji bagi mahluk isi semesta… pagi penuh berkah… smoga gusti memberkati… salam damai kasih tuk smua… rahayu…3x

    • Bunda LiaMengungkap sunnatullah fi taghyiiri ahwalinnaasi fil qur’anil kariim, sehingga diharapkan dapat menambah motivasi bagi siapapun yang membacanya untuk selalu berbuat baik dan berusaha kearah yang lebih baik lagi. Pengertian Taghyiir misalnya… Taghyiir berasal dari Isim Masdar dari Fiil Madzi yang berarti merubah, menukar atau mengganti….. Sementara itu pengertian taghyiir menurut Ibnu Mandzur dalam kitab Lisaanul Arab disebutkan… berubahnya sesuatu dari kondisinya, menukar, merubah dan menggantinya seolah-olah ia menjadi sesuatu yang lain dari sebelumnya. Didalam firman Allah SWT….Demikianlah Allah tidak akan merubah kenikmatan yang telah Ia berikan kepada suatu kaum hingga mereka merubahnya sendiri.( buka di QS.Al-Anfal :53)

    • Bunda Lia Mas Aam Gebesselamat pagi saudaraku salam kasihku selalu… terimakasih mas… tunggu vidio CD nya ya mas… salam kangen…

    • Bunda Lia Jeng Aby Airbyonsayang dikau lebih cantik wong ayu… salam kangen jeng..

    • Bunda Lia Rahayu3x Kakang Pangeran Joyo Kusumo..

    • Bunda Lia Sementara itu Ibnu ‘Asyur dalam At Tahriir Wat Tanwiir berkata
      Taghyiir (perubahan) yaitu mengganti sesuatu dengan sesuatu yang berlawanan, terkadang perubahan itu mengganti corak dan bentuk sesuatu seperti ungkapan, aku telah merubah rumahku. Dan terkadang perubahan itu mengganti keadaan atau sifat, termasuk di dalamnya adalah merubah uban yang berarti menyemirnya.
      Ayat-ayat yang berkaitan dengan perubahan.
      Ayat pertama yang berbicara tentang perubahan keadaan manusia adalah Surat Al-Anfal ayat 53, dimana Allah berfirman yg isinya
      (siksaan) yang demikian itu adalah karena Sesungguhnya Allah sekali-2tidak akan meubah sesuatu nikmat yang telah dianugerahkan-Nya kepada suatu kaum, hingga kaum itu meubah apa-2 yang ada pada diri mereka sendiri, dan Sesungguhnya Allah Maha mendengar lagi Maha mengetahui.( ingat di QS. Al-Anfal:53)

    • Bunda LiaMenurut At Thobariy ayat ini berkaitan dengan azab Allah yang ditimpakan kepada kaum kafir quraisy diperang badar sebab dosa-2 yang mereka lakukan…. Imam Al-Baghowiy berkata, sesungguhnya makna dari ayat di atas adalah…. Sesungguhnya Allah tidak akan merubah kenikmatan atas suatu kaum sehingga mereka merubah sesuatu yang ada pada mereka dengan kekufuran dan tidak syukur. Ketika mereka melakukan hal itu maka Allah pun akan merubah kenikmatan yang ada pada mereka.

    • Aam Gebessugeng enjingi bunda,harus bekerja dengan indomart bun jadi vcdnya merata sampe kepelosok2 daerah,karena hampir setiap kecamtan ada indomart.. kususnya daerah rembang hehe

    • Herdiman Sastrosudirdjo Sungguh menakjubkan perkaranya orang yang beriman, karena segala urusannya adalah baik baginya. Dan hal yang demikian itu tidak akan terdapat kecuali hanya pada orang mu’min: Yaitu jika ia mendapatkan kebahagiaan, ia bersyukur, karena (ia mengetahui) bahwa hal tersebut merupakan yang terbaik untuknya. Dan jika ia tertimpa musibah, ia bersabar, karena (ia mengetahui) bahwa hal tersebut merupakan hal terbaik bagi dirinya.” …….
      Manusia wajib berusaha…. Allah jualah yang menetapkan hasilnya…. Sugeng enjang Bunda Lia……
      (sy sedang merenungkan perjalanan hidup seseorang….. yang sering lupa dengan peraturan Allah… ).

    • Aby Airbyonhehehe maturnuwun Bunda

    • Bunda Lia Sementara itu Syaikh Mustafa Al Maraghi menegaskan
      Dalam ayat di atas terdapat isyarat bahwa sesungguhnya kenikmatan Allah atas suatu umat atau individu baik permulaan ataupun langgengnya nikmat tersebut tergantung dengan akhlak, sifat dan perbuatan yang mereka lakukan, maka ketika sikap tersebut tetap mereka miliki dan meresap pada diri mereka, maka kenikmatan Allahpun akan tetap bersama mereka, Allah tidak akan mencabut kenikmatan mereka tanpa kedhaliman dan dosa yang mereka perbuat. Dan ketika mereka merubah keadaan yang ada pada diri mereka baik yang berupa aqidah maupun akhlak dan perbuatan-2 baik yang selama ini ada pada diri mereka, maka Allahpun akan merubah keadaan mereka dan mencabut kenikmatanNya, maka yang kaya menjadi fakir, yang mulia menjadi hina dan yang kuat menjadi lemah…

    • Bunda Lia Mas Aam Gebesya mas terimakasih mas… semoga harapan dan usaha kita berhasil melalui Tembang Pitutur… terimakasih mas bagian Rembang dikau ya saudaraku he he he…

    • Bunda Lia Mas Herdiman Sastrosudirdjo, ternyata sama mas kita merenungi sesuatu yg sama… selamat pagi mas salam hormat dan santunku selalu….

    • Bunda Lia Jeng Aby Airbyonsayang…

    • Bunda Lia Ayat kedua yang berbicara tentang sunnatullah dalam perubahan ahwal manusia ada didalam Surat Ar Ra’d : 11….. bagi manusia ada Malaikat-malaikat yang selalu mengikutinya bergiliran, di muka dan di belakangnya, mereka menjaganya atas perintah Allah. Sesungguhnya Allah tidak merubah Keadaan sesuatu kaum sehingga mereka merubah keadaan yang ada pada diri mereka sendiri. dan apabila Allah menghendaki keburukan terhadap sesuatu kaum, Maka tak ada yang dapat menolaknya; dan sekali-2tak ada pelindung bagi mereka selain Dia…Sedangkan…..WahbahZuhaily dalam tafsir al wasithnya berkata : “Allah tidak akan merubah kenikmatan, kesehatan, keselamatan yang dimiliki suatu kaum kecuali kaum tersebut merubahnya sendiri dengan perbuatan dholim, maksiyat, fasad dan melakukan hal-2 yang berdosa”.

    • Aam Gebessaya turut berdoa bunda, bun setiap tembang jika disisipkan bacaan puisi atau wejangan akan lebih bagus dan bergema dihati setiap yang dengar bun,

    • Muhamad Mukhtar Zaedin‎@ selamat pagi BundaLia,,,selamat pagi shabatku semua, apa kabar?

    • Bunda LiaManusia menginginkan perubahan dalam berbagai aspek kehidupan. Kerap kali mereka merasa jenuh dan bosan terhadap cara hidup yang tidak bervariasi. Mereka ingin hari ini lebih baik dari kemarin, dan yang akan datang jauh lebih baik dari sekarang. Itulah fitrah perubahan yang ada dalam diri setiap manusia…. Olehnya itu, sebenarnya sejak dari awal Al-Qur’an meletakkan batasan-2 perubahan guna memenuhi kebutuhan fitrah yang cinta perubahan.

    • Bunda LiaInsya’Allah Mas Aam akan kami usahakan namun yg mau beredar ini tidak ada karena mau dilombakan untuk mencari Diva untuk Tembang Pituturku mas…. doakan ya mas…

    • Bunda Lia Selamat pagi mas Muhamad Mukhtar Zaedinsalam kasihku selalu…

    • Aam Gebes seperti videonya gus im ini bun , penggarapanya bagus beserta sisipan puisi ataupun wejangan diantara nada http://www.youtube.com/watch?v=FbcI8dDBlFA

    • Bunda Lia Kedua ayat di atas telah menggarisbawahi dasar-dasar perubahan seperti halnya….
      ~ Kelanggengan suatu nikmat lebih ditentukan oleh kesiapan manusia menjaga nikmat itu sendiri…
      ~ Objek perubahan ada pada diri sendiri…
      ~ Perubahan merupakan hukum general yang meliputi seluruh ras, suku baik mukmin maupun kafir….
      ~ Perubahan adakalanya positif dan adakalanya negative…
      ~ Hukum-hukum perubahan…

    • Muhamad Mukhtar Zaedin ‎@ BundaLia,,,salam kasih yang sama, penuh harapan,,,, apa yang terjadi kemarin?

    • Syahwir Papude Dinda Bunda Lia…Selamat Pagi…DO’A dan HARAPAN kanda selalu pada~NYA…Semoga DIA YANG MAHA RAHIIM MEMBERKATI…Salaam Hormat. Bahagia dan Santun kanda dari negeri jauh Sumatera Barat..!!

    • Bunda Lia ‎::~ Kelanggengan Suatu Nikmat Lebih Ditentukan Oleh Kesiapan Manusia Menjaga Nikmat Sendiri….
      Kelanggengan nikmat Allah SWT terhadap suatu kaum lebih jauh ditentukan oleh akhlaq, aqidah, dan tingkah laku mereka sendiri, selagi dasar-2 ini melekat dalam pribadi mereka, maka selama itu juga nikmat Allah SWT tetap kekal, dan mustahil Allah SWT mencabutnya dari mereka secara paksa tanpa ada dosa dan kezhaliman. Tetapi, di saat mereka merubah apa yang ada pada diri mereka dari aqidah, akhlaq dan perilaku baik, maka dengan sendirinya Allah SWT merubah apa yang ada pada diri mereka, nikmat pun dicabut, yang kaya menjadi miskin, yang mulia menjadi hina, dan yang kuat menjadi lemah, itulah dasar berkehidupan yang ada pada setiap kaum dan umat…..

    • Aring Sukaton Aamiin yaa robbal alamin

      Assalamualaikum warokhmatullohi wabarokatuh
      Hadirku krna inginku mengikuti wedaran yg bermanfaat darimu BUNDA LIA
      Semangat pagi
      R a h a y u

    • Bunda LiaBaik kita beri contoh sebagai penjabaran dari penjelasan di atas dapat dilihat dalam dunia pendidikan anak kita tadi. Tentunya, setiap pelajar punya potensi yang sama untuk lulus di Unas, dan setiap dari mereka menginginkan kelulusan. Akan tetapi, aturan kehidupan ini lebih jauh ditentukan oleh sikap pelajar itu sendiri. Selagi dia belajar dengan tekun, maka ia akan meraih kesuksesan dengan izin Allah SWT. Tentunya, yang gagal dari mereka telah mengabaikan aturan tersebut. Bukankah menginginkan kelulusan tanpa belajar dan kerja keras merupakan kesombongan dan pembangkangan tersendiri terhadap sunnatullah… renungkan saja….

    • Bunda LiaKerusakan datang dari jiwa manusia itu sendiri tatkala mereka sesat dari memaknai kehidupan yang Allah tetapkan (manhajullah). “apakah manusia mengeluhkan cahaya? Tentu tidak, karena matahari tidak dapat kita gapai, demikian pula mereka tidak pernah mengeluhkan adanya krisis udara misalnya, tetapi bukankah kebanyakan mereka mengeluhkan krisis makanan karena sumber makanan datang dari perut bumi, maka di antara mereka ada yang malas bekerja tapi minta enaknya semua sudah tersedia, ada juga yang bekerja dengan kemalasan tetapi minta hasil yang banyak, dan ada pula dari mereka yang bekerja dan memetik jerih payahnya, tetapi tidak menafkahkan sebagiannya kepada orang lain amal ibadahnya kurang atau lupa sama sekali. Contoh seperti inilah sebenarnya salah satu sebab terjadinya kerusakan dan ketimpangan sosial di alam…

    • Jack’s Putra RajawaliAssalamualaikum wr Wb…salam Hormat Bunda,sugeng Enjang,sugeng Ngayahi Jejibahan..Berkah Dan Rahmat Smoga Tercurah Pada Kita Smua,dan ALLAH Senantiasa Melindungi Stiap Langkah Kita Untk Menuju Jalan Kebaikan…amin.salam Untk Smua Yg Sdh Hadir Pagi Ini..

    • Bunda LiaJika Anda melihat awal kehidupan manusia, Anda pasti tahu bahwa Allah SWT menciptakan Adam sebagai khalifah di muka bumi, dan menciptakan hawa demi kelangsungan generasi manusia, dan sebelum ia diturunkan ke bumi Allah membekalinya aturan hidup. Seandainya mereka mengikuti aturan hidup tersebut, maka pasti mereka menuai kebahagiaan, tetapi mereka telah berubah, dan mengingkari nikmat-nikmat itu, bahkan ingkar terhadap Sang Pemberi Nikmat. Apakah Allah SWT akan melanggengkan terhadap mereka rasa aman, keselamatan, dan pelbagai nikmat, sedangkan mereka telah melakukan perubahan ke arah negatif? Tentu tidak, dan justru Allah akan mengangkat nikmat tersebut dari mereka.

    • Bunda Lia‎::~ Objek perubahan ada pada diri sendiri… Imam As Suyuthi dalam Ad Duurul Manshur menukil sebuah hadis dari Abi Syaibah dalam kitab Al Arsy dalam Firman Allah SWT…. Demi kemuliaan dan kehormatan serta ketinggian-Ku di atas Arsy, tidaklah penduduk suatu kampung, penghuni suatu rumah, dan seorang lelaki di suatu padang pasir yang berada dalam kondisi Kubenci karena bermaksiat kepada-Ku kemudian mereka mengubah keadaan itu kepada keadaan yang Ku-cintai karena ketaatan kepada-Ku, melainkan pasti akan Kuubah keadaan mereka dari adzab-Ku yang tidak mereka sukai kepada rahmat-Ku yang mereka sukai. Dan tidaklah penghuni suatu rumah, kampung, dan seorang lelaki di padang pasir yang berada dalam keadaan yang Kucintai lantaran ketaatan mereka kepada-Ku lalu mereka berubah kepada keadaan yang Kubenci karena bermaksiat kepada-Ku, melainkan Aku ubah keadaan mereka dari mendapatkan rahmat-Ku yang mereka sukai kepada kemarahan-Ku yang tidak mereka sukai….

    • Bunda LiaDengan demikian jelaslah bahwa Allah SWT memberikan respon tentang perubahan yang dimulai dari perubahan dari apa yang ada dalam diri manusia itu sendiri, baik kondisi manusia secara individual, di rumah, maupun di masyarakat sekitar kita. Dan perubahan kondisi baik dan buruk itu terkait dengan ketatan dan kemaksiatan yang dilakukan oleh manusia kepada Allah SWT, baik secara individual maupun secara kolektif….

    • Bunda Lia‎::~ Perubahan merupakan hukum general yang meliputi seluruh ras, suku baik mukmin maupun kafir…. Hal itu ditunjukkan dengan kata yang berbentuk nakirah (indefinitif). Kata ini termasuk kata mutlak dan ia tetap bermakna mutlak selama Syari’ tidak membatasinya dengan suatu sifat seperti iman dan selainnya….. Karena itu, maknanya tetap mencakup setiap kelompok, organisasi, masyarakat, atau negara, tanpa memandang agamanya. Ia juga mencakup setiap ruang dan waktu. Hal itu karena lafazh tersebut mencakup setiap masyarakat di masa lalu, masa kini dan masa depan, sebagaimana ia mencakup setiap negara di dunia.Jadi, Allah telah menetapkan berbagai sunnah dalam kehidupan dan meletakkan faktor penyebab dan undang-2 di alam semesta dan kehidupan insani. Sunnah, faktor penyebab dan undang-2 ini menimbulkan akibat-2nya dan mendatangkan buahnya berdasarkan pengaruh dari Allah Tabaraka wa Ta’ala….. Allah telah menganjurkan umat manusia ini untuk mencari faktor penyebab, undang-undang dan hukum, supaya mereka dapat mengikuti petunjuknya dan berbuat menurutnya, agar mereka memperoleh buahnya. Allah menundukkan faktor penyebab, undang-2 dan hukum itu untuk kebahagiaan manusia dan untuk melayaninya di dunia.

    • Bunda LiaBekerja adalah sarana untuk mencari rezki…. rezeki tidak jatuh dari langit…. Tidak ada yang bisa dilakukan manusia selain serius dan bersungguh-2 dalam mencari rezkinya dengan mengerahkan seluruh tenaga dan potensinya. Baik rezki itu bersifat materi atau immateri, atau ke-dua2nya. Seperti diriku sendiri sebagai petani membajak tanah dan menabur benih, kemudian kitamenunggu rezki dari Rabb. Seandainya ada seseorang berdiam diri di rumahnya tanpa mengerahkan tenaga sedikit pun untuk bercocok tanam atau bekerja, lalu ia mengira bahwa rezkinya akan datang dari pertanian, padahal ia tidak membajak, tidak menabur benih dan tidak memupuk tanah, maka dia akan kecewa dan tertinggal dari bahtera kehidupan insani. Bahkan ia dianggap berdosa karena menolak melakukan sebab, sunnah dan undang-2….. Demikian pula para da‘i yang men-cita2kan perubahan itu harus mengerahkan segenap tenaga dan mencurahkan segenap potensi, ide, harta benda, jiwa dan hal-2 yang berharga untuk mencapai tujuan-2 yang mereka harapkan.

    • Bunda Lia‎::~ Perubahan adakalanya positif dan adakalanya negative… Karena perubahan itu berarti beralih dari satu kondisi ke kondisi lain dan berpindah dari satu tempat ke tempat lain. Dengan demikian, ada kalanya perubahan diri itu bersifat positif, yaitu perubahan dari jelek menjadi baik, atau dari baik menjadi lebih baik, sehingga hasilnya pun positif.Dan ada kalanya perubahan itu bersifat negatif, dimana manusia mengubah diri dari lebih baik menjadi baik, sehingga hasilnya adalah baik dan terkadang manusia mengubah diri dari baik menjadi jelek, sehingga kondisi mereka menjadi jelek.

    • Bunda Lia Allah telah merubah keadaan kaum Yunus yang semula ditimpakan adzab, menjadi kaum yang dilimpahkan kesenangan karena mereka beriman, sebagaimana Firman Allah… Dan mengapa tidak ada (penduduk) suatu kota yang beriman, lalu imannya itu bermanfaat kepadanya selain kaum Yunus? Tatkala mereka (kaum Yunus itu), beriman, Kami hilangkan dari mereka adzab yang menghinakan dalam kehidupan dunia, dan Kami beri kesenangan kepada mereka sampai kepada waktu yang tertentu.(Buka di QS Yunus:98)
      Ibnu ‘Asyur menerangkan bahwa ketika Allah menghendaki kebaikan pada suatu kaum, maka Allah akan mengutus seorang Rasul untuk memberikan hidayah kepada mereka. Jika mereka memperbaiki perbuatannya maka kenikmatan Allah akan diberikan kepada mereka sebagaimana yang telah terjadi pada kaumnya Nabi Yunus yaitu penduduk Nainawa.

    • Mas PriAmin Ya Allah. alhamdulillah, selamat pagi Bunda Lia, selamat pagi tuk semua yang telah hadir di forum majelis do’a pagi bunda lia ini, salam kasih dan rahayu kagem panjenengan semua, alangkah cantik dan anngunnya dirimu Bunda,di pagi hari ini dengan berbalutkan kerudung hijau

    • Bunda Lia ‎::~ Hukum-hukum perubahan… Siapapun yang membaca Kitab Allah dan Sunnah Rasul-Nya Saw. pasti memahami bahwa dakwah dan perjuangan untuk mengubah masyarakat dan sistem menjadi masyarakat dan sistem yang Islami merupakan kewajiban syar’i. Sebagaimana mengubah kemungkatan dan menegakkan ketaatan merupakan perintah Rabbani yang ditujukan kepada setiap muslim. Sebagaimana yang dijelaskan nash-nash Al-Qur’an dan Sunnah sebagai berikut….Allah berfirman, “Dan hendaklah ada di antara kamu segolongan umat yang menyeru kepada kebajikan, menyuruh kepada yang makruf dan mencegah dari yang munkar; merekalah orang-orang yang beruntung.” (Baca di QS Ali Imran [3]: 104)
      dan hendaklah adalah kata perintah, karena ia berbentuk fi’il mudhari’ yang didahului dengan lam amr (lam yang menunjukkan arti perintah). Kita tahu bahwa perintah itu menghasilkan hukum wajib selama tidak ada indikasi yang mengalihkan hukum wajib itu kepada hukum yang lain. Lagi pula, ada banyak nash dan indikasi yang menguatkan kewajiban ini.

    • Kang Edy Yusuf Ritonga Amin Ya Robbal Alamin …
      smoga manian ……

      Selamat pagi Kanjeng Bunda Lia Guru Terkasih dan seluruh keluarga besar yg hadir …. smoga doa Bunda Guru dan doa kita smua di ijabah Allah swt ….
      Amin YRA …….

      Salam taklim ananda Bunda Guru ……. Rahayu ……

    • Asmin Pribadi Mattalitti Mattennatikkaselamat pagi , Amin doanya BUNDA, Alhamdu lil llah, sy suda mulai kemarin sudah dapat ber aktipitas, dgn baik, ingsya Allah sy akan bangkit lagi,untuk menata kembali, hidup yg penuh semangat ini, semoga Allah dapat meridohiku kembali bunda, Aminn….

    • Bunda LiaSelamat pagi adikku Jack’s Putra Rajawali… selamat beraktifitas doaku selalu… salam kasih selalu…

    • Bunda Lia Wa’alaikum salam mas Aring Sukatonsakalangkung mas salam kangen mas …

    • Bunda Lia Alaika salam adikku tersayang Kang Edy Yusuf Ritonga… salam kasih penuh doa untukmu … keluarga dan semua yg ada disini juga yg memberi jempol tulusnya didalam doa pagi ini…

    • Bunda Lia Alhamdulillah Ya Allah … Kanda Asmin Pribadi Mattalitti Mattennatikkasungguh senang mendengarnya kanda… selamat bekerja kanda doaku selalu untukmu dan keluarga…

    • Bunda Lia Mas Muhamad Mukhtar Zaedinkami baik2 saja mas salam kasih sayangku….

    • Arie Irfan Amin Ya Robb…
      Semangat pagi Bunda Lia…
      Salam Kasih Putih.

    • Bunda LiaDidalam Firman Allah SWT….“Mengapa orang-orang alim mereka, pendeta-pendeta mereka tidak melarang mereka mengucapkan perkataan bohong dan memakan yang haram? Sesungguhnya amat buruk apa yang telah mereka kerjakan itu.” (buka di QS Al-Maidah [5]: 63) Kata الربنيون berarti agamawan Nasrani. Kata الاخبار adalah jamak dari kata حَبْرٌ yang berarti agamawan Yahudi. Dan maksud dari kalimat …. (Sesungguhnya amat buruk apa yang telah mereka kerjakan itu) adalah celaan dan kecaman Allah terhadap para agamawan Nasrani dan Yahudi lantaran tidak menjalankan tugas perubahan. Yang dicela dari mereka adalah keengganan mereka untuk menjalankan kewajiban tersebut. Hal itu karena celaan tidak diberikan lantaran perbuatan yang mubah, tetapi karena meninggalkan kewajiban atau melakukan perkara yang diharamkan. Al-Qurthubi dalam tafsirnya menyatakan, “Ayat ini menunjukkan bahwa orang yang meninggalkan tugas mencegah kemungkaran itu sama seperti orang yang melakukan kemungkaran. Karena ayat ini mengandung kecaman terhadap para ulama terkait tindakan mereka meninggalkan amar ma’ruf dan nahi munkar.”

    • Kang Edy Yusuf Ritonga Salam kasih kembali Bunda Guru ,,,
      Smoga doa tulus Kanjeng Bunda Guru di balas Allah swt dgn pahala dan kebajikan dan smoga Bunda Guru dan dik Tania Ella sukses dalam berkarya ….
      Amin Ya Robbal Alamin …..

    • Haryo Damarramin. trimakasih atas doa paginya bunda.

    • Bunda Lia Allah berfirman melalui lisan Luqman AS,“Hai anakku, dirikanlah salat dan suruhlah (manusia) mengerjakan yang baik dan cegahlah (mereka) dari perbuatan yang mungkar dan bersabarlah terhadap apa yang menimpa kamu. Sesungguhnya yang demikian itu termasuk hal-hal yang diwajibkan (oleh Allah).” ( buka di- QS Luqman [31]: 17) Kata وآمر adalah fi’il amr (kata kerja perintah). Menurut kaidah, kata perintah itu menunjukkan arti wajib selama tidak ada indikasi yang mengalihkannya kepada hukum sunnah atau mubah. Berbagai nash dan indikasi menegaskan kewajiban ini.
      Di dalam Sunnah Nabawiyyah pun terdapat banyak hadits yang menunjukkan kewajiban amar ma’ruf dan nahi munkar. Di antaranya adalah:~:~ Imam Muslim dalam kitab Shahih-nya meriwayatkan dengan sanadnya dari Abu Sa’id Al Khudri RA, ia berkata, “Aku mendengar Rasulullah SAW bersabda “Barangsiapa di antara kalian yang melihat suatu kemungkaran, maka hendaklah ia mengubahnya dengan tangannya. Kalau ia tidak mampu (dengan tangannya), maka dengan lisannya. Kalau ia tidak mampu (dengan lisannya), maka dengan hatinya dan itu adalah se-lemah2nya iman.”

    • Agus SholehSUGENG ENJANG BUNDA LIA… SALAM RAHAYU….

    • Bunda Lia Maaf saya sembari kerja… 5 Thn lebih rumah tidak tersentuh tanganku…. terimakasih kembali mas Haryo Damarr… dan mas Agus Sholeh… maaf agak terlambat membalasnya…

    • Bunda Lia Salam kasih mas Arie Irfanmaaf mas telat karena bersih2 rumah yg lama tidak tersentuh he he he…

    • Bunda Lia Kata مَنْ
      (barangsiapa) adalah bentuk kalimat umum, karena ia adalah isim maushul yang mencakup setiap mitra bicara yang sudah mukallaf, baik laki-laki atau perempuan. Dan bentuk kata فَلْيُغَيِّرْهُ (maka hendaklah ia mengubahnya) adalah fi’il mudhari’ yang didahului dengan lam amr. Jadi, kata ini berbentuk perintah dan menunjukkan hukum wajib.
      ~:~Imam Muslim dalam kitab Shahih-nya meriwayatkan dengan sanadnya dari Abdullah bin Mas’ud RA, bahwa Rasulullah Saw. bersabda…. Tidak seorang Nabi pun yang diutus Allah di tengah suatu umat sebelumku melainkan ia memiliki para pengikut setia dan sahabat dari umatnya. Mereka mengikuti sunnahnya dan mematuhi perintahnya. Kemudian muncul sesudah mereka generasi penerus yang mengucapkan sesuatu yang tidak mereka lakukan dan melakukan apa yang tidak diperintahkan kepada mereka. Barangsiapa yang memerangi mereka dengan tangannya, maka dia orang mukmin. Barangsiapa yang memerangi mereka dengan lisannya, maka dia orang mukmin. Dan barangsiapa yang memerangi mereka dengan hatinya, maka dia orang mukmin. Sesudah itu tidak ada iman sebiji sawi pun…

    • Bunda LiaHadits ini sebenarnya bila kita pikir…. mewajibkan setiap mukallaf untuk memerangi orang-2 yang rusak itu untuk mengubah kondisi mereka dan memperbaiki keadaan mereka, supaya mereka berhenti berbuat rusak dan komitmen untuk berbuat baik….

    • Arie Irfan Salam Kasìhku Bunda Lia…
      Weee lagi bersih_bersih rumah to…
      Ada yang bisa saya bantu….

    • Bunda LiaMengenai firman Allah, begini “Hai orang-orang yang beriman, jagalah dirimu; tiadalah orang yang sesat itu akan memberi mudarat kepadamu apabila kamu telah mendapat petunjuk.” (bukalah di QS Al-Maidah [5]: 105), sebagian umat Islam memahami bahwa ini adalah perintah agar seorang muslim berdiam diri saja di rumahnya, tidak berusaha melawan kezhaliman dan orang-orang zhalim. Kemudian khalifah Rasulullah Saw., yaitu Abu Bakar RA, mengoreksi pemahaman yang keliru ini. Imam Abu Daud dalam Sunan-nya meriwayatkan dengan sanadnya dari Qais, katanya: Setelah memuji dan menyanjung Allah, Abu Bakar berkata, “Wahai umat Islam….. Sesungguhnya kalian membaca ayat ini dan menempatkannya tidak pada tempatnya: “Jagalah dirimu; tiadalah orang yang sesat itu akan memberi mudarat kepadamu apabila kamu telah mendapat petunjuk.” Dalam riwayat dari Khalid, Abu Bakar berkata, “Dan sesungguhnya kami mendengar Nabi Saw. bersabda, “Jika manusia melihat orang zhalim lalu mereka tidak menahannya, maka tak lama lagi Allah akan menjatuhkan hukuman yang meliputi mereka semua…

    • Jagad SatriaAmin 3x yra…slmt pagi bunda, trima ksh atas doa paginya . Met aktvts dipagi hari ini, smoga smkn sukses..

    • Mas Tebe OyeAamiin3x yaa robbal aalamiin .. assalamu alaikum .. slmt pagi Dinda Lia adindaku yg cantik .. spt biasa walo hadir belakangan daku hadir utk mengamini doa2 Dinda dan menyimak wedaran2 lanjutannya .. sukses utk segala usaha Adinda .. salam kangen dari Bumi Karawaci …

    • Kakang Prabu Anom Amin Ya Allah…
      selamat pagi Bunda, selamat beraktivitas…

      #Buat adik-adik SD yang sedang UN, ayo semangat… Tetap menghapal dan berdoa#

    • Bunda Lia Arti lafazh ِ فَلَمْ يَأْخُذُوا عَلَى يَدَيْ
      Adalah mencegahnya dan menghalaunya dari berbuat zhalim. Hadits tersebut mengancam umat Islam dengan suatu hukuman jika mereka meninggalkan upaya perbaikan, enggan mencegah orang zhalim agar tidak berbuat zhalim. Ancaman yang demikian itu tidak diberikan kecuali karena meninggalkan kewajiban atau melakukan sesuatu yang diharamkan. Dan yang diancam dalam hadits ini adalah meninggalkan upaya perubahan. Jadi, hadits ini menunjukkan bahwa hukum upaya perubahan adalah wajib.
      Hal itu ditegaskan dengan riwayat ‘Ikrimah dari Ibnu ‘Abbas RA, ia berkata: Rasulullah SAW bersabda, “Janganlah sekali-2 kalian berdiri di samping seseorang orang yang dibunuh secara zhalim. Karena sesungguhnya laknat itu turun pada orang yang menyaksikannya tetapi tidak membelanya. Dan janganlah sekali-kali kamu berdiri di samping orang yang dipukul secara zhalim. Karena sesungguhnya laknat itu turun pada orang yang menyaksikanya tetapi tidak membelanya.”

    • Bunda LiaKenikmatan yang dilimpahkan Allah kepada manusia, bisa saja hilang dan berubah menjadi adzab apabila manusia berbuat durhaka dan maksiyat kepada Allah. Begitupun sebaliknya, keadaan yang buruk yang menimpa manusia akan berubah menjadi menyenangkan dan penuh nikmat apabila manusia berlaku takwa dan beramal sholeh.

    • Danilx AndikaY dzi lutfi . . . Duhai y Robb pemilik kelembutan dn yg maha lembut sekira pandang mukmin dlm lembutMU …Hanya Engkau tmpt memandang . . . Segala nfsu , luammah lembutkanlah diantara hati umat dg RohmanMU .,.HAMBA tk akn bergerak ,bernafs selain engkau yg menggerakan ,,hmba .tk akn menggerakan lidah hamba dn ht …sebelum Engkau yg menggerakan ….hamba tanamkanlh kepatuhan ats takdir hukum”Mu …sekira gerak hamba patuh di Itba” kekasih”MU … Barokna bibarkatihm

    • Bunda Lia Perubahan keadaan manusia dari positif ke negative ataupun sebaliknya tersebut sudah menjadi sunnatullah. Allah telah membuat aturan-aturan baku di ala mini, siapapun yang dapat menjalankan aturan-aturannya ini maka ia telah berhasil merengkuh sunnatullah. Ada anggapan keliru dikalangan masyarakat, bahwa makna surat Ar Ra’d ayat 11 selalu diartikan Allah tidak akan merubah nasib suatu kaum sehingga mereka sendiri mau merubahnya, ini adalah tafsir yang keliru dan sesat, sebab yang dirubah oleh Allah dalam ayat itu adalah keadaan seseorang terkait dengan hukum sebab akibat.
      Perubahan yang mesti dilakukan adalah perubahan secara individu yang dapat berdampak secara universal, karena perubahan secara bersama inilah yang dikehendaki oleh Allah terbukti dengan penggunaan kata kaum. Perubahan yang dilakukan secara bersama-2 ini akan membawa imbas yang lebih luas.

    • Bunda Lia Mas Jagad Satriaselamat pagi mas salam hormatku selalu…

    • Bunda LiaKakang Prabu Anom… terimakasih mas doakan Tania hari ini Unas kang…

    • Bunda Lia Wa’alaikum salam Mas Tebe Oyeyg manja ha ha ha mas doakan Tania ya mas Unas hari ini… salam kangen…

    • Bunda LiaIjin dulu persiapan pulang kampung ya sampai jumpa besok… salam kasih sayangku selalu untuk semua… Wassallamu’alaikum wR wB….

    • Mas Tebe OyeSdh tentu sy doakan utk Tania .. kok Jateng baru skrg ya UNAS nya …

    • Mas Tebe OyeTunggu3x .. Dinda Lia mau kemana?

    • Bunda Lia Mas Danilx Andikaselamat pagi mas terimakasih mas… salam kasih saudaraku sampai jumpa nanti… langsung pamit… Wass.

    • Bunda Lia Pulang Jogya Mas Tebe Oye… sik ya mas… tgl.20 aku ke Jakarta… nyelesaikan laguku yg masih 13 lagu lagi dan Ella 4 lagu lagi…. sampai jumpa… daaagggggg clinnnnkkkkkkkk…

    • Nicky UkurSlm kngen wss.

    • Indrajid Atmaja Amin..amin..amin..Yarob’bal’alamin……

      Assalamualaikum.wr.wb. Mat Pg Bunda Lia@
      ../\..Salam Kasih & Slm Hormat sy Tuk Bunda Lia Serta Keluarga….
      Sy BerDo’a Smga D Pg Ini Bunda Lia Srta Kelrga Sellu D Berkahi Yg Maha Kuasa.,amin 3x Ya’Robb…

    • Bunda Lia Salam kangenku pol mas Nicky Ukurguruku yg baik hati…

    • Bunda Lia Wa’alaikum salam mas Indrajid Atmajasalam kangen… langsung pamit mas….

    • Sunardjo WihardjoNderekaken bunda

    • Indrajid Atmaja Salam Kangen Jg Bunda Lia…
      Silakan Bunda Lia…

    • Gadis Exspritamin,,,Yra,,,.

    • Rosalia AmeliaHanya Allah yg tahu semua yg sdh direncanakanNYA. Salam hangat dariku.

    • Mbah Rono Patipuncak nikmat adalah syukur. sedetik kita bersyukur akan nikmatNya, lebih baik daripada dunia dan seisinya

    • Nanang Part II Amin..YA RABB..
      Maaf mama baru buka fb..ananda baru aja nyampe mama..
      Alhamdulillah atas doa mama..Allah melindungi perjalanan ananda nyampe tempat tujuan

About Bunda Lia

Tidak ada hal yang mustahil apapun dapat terjadi karena manusia memiliki kemampuan yang luar biasa. Untuk menjelmakan suatu keinginan menjadi kenyataan. Hidup damai dan rukun sesama masyarakat. Birunya harapan msh menjadi teka teki, bagai musafir disahara berhrp mendptkan air, saat kemarau mengiringi perja lanannya, smua kering, sepi, bisu hny semilir angin panas ikut menyertai.Kau menyambangiku ketika seluruh pintu telah kukunci. Kita bertukar kata di balik tembok tinggi. Tak ada lagi cekrama canda dan cinta bagi bilik hatiku. Tinggal dinding pemahaman yang lebih agung dari rasa. Kita bukan lagi sepasang jiwa yang mendaki didalam dinding bilik hatiku atau putaran takdir. Kau dan aku menjadi kumpulan keterbatasan yang luruh pada ketentuan Maha Cinta. Tak ada lagi sekeping harap yang kita titipkan pada puing senyap. Sebab asa telah membumbung pada manzila yang lebih tinggi dari arasy. Hati tak lagi mengeja bagai tulisan sang pujangga… kemungkinan beriringan mamasuki dinding tembok yang kokoh. Telah kubangun bilik jiwa yang melampaui wingitnya puri pemujaan. Kutisik waktu dengan benang pengharapan yang lebih detail dari semua keinginan….

Posted on Mei 7, 2012, in Kumpulan Doa Bunda Lia. Bookmark the permalink. Tinggalkan komentar.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: