AKU YANG BODOH.

Keterasinganku kini mewarnai kehidupanku sendiri… sejak manusia memuji kebodohan kata – kataku dan mengutuk kejujuran… diamku… makin membuat satu penilaian buruk….
Saat kehidupan tak menemukan jalan keluar dalam luka, duka dan kecewa….
Akhirnya aku menciptakan seorang filsuf untuk mengatakan pikiran2…..
Walau agak berat dan sarat namun aku harus syukuri dan minikmati atas kesibukan2 yg makin menyita waktu, pikiran dan rasaku….
Kini pilihanku dan langkahku makin mantap kedepan….
Alangkah hormatnya hati yang terluka yang bisa terhibur dengan setumpuk kerjaan, walaupun berat namun kini kuawali dengan kebahagiaan dengan hati gembira….
Foto: Keterasinganku kini mewarnai kehidupanku sendiri… sejak manusia memuji kebodohan kata – kataku dan mengutuk kejujuran… diamku… makin membuat satu penilaian buruk…. Saat kehidupan tak menemukan jalan keluar dalam luka, duka dan kecewa…. Akhirnya aku menciptakan seorang filsuf untuk mengatakan pikiran2….. Walau agak berat dan sarat namun aku harus syukuri dan minikmati atas kesibukan2 yg makin menyita waktu, pikiran dan rasaku…. Kini pilihanku dan langkahku makin mantap kedepan….  Alangkah hormatnya hati yang terluka yang bisa  terhibur dengan setumpuk kerjaan, walaupun berat namun kini kuawali dengan kebahagiaan dengan hati gembira….
Aku benar2 bodoh atas kebenaran dan kenyataan yg ada.
Kubodohi diriku sendiri…. Kutipu diri sendiri…..
Namun, aku kini sadar dan ternyata aku lebih rendah dari kebodohanku dan disanalah aku harus meletakkan kebohongan dari penghormatanku dan kebaikanku sendiri selama ini hanya ingin mempertahankan harga diri sehingga aku harus hancur lebur kini…..
Disanalah ada bilik ruang yg tersekat antara imajinasi manusia dan siasat mereka, Subkhanallah ternyata aku telah menyia-siakan waktu yang cukup panjang hampir setahun ku lewati begitu saja….
Kutepis semuanya yg kupandang hanya dia… sampai ku dianggap asin oleh mereka….
Waktu yang biasa hanya sekedar biasa kulewati dengan tetesan keringat, pikiran, nalar dan rasa….. tapi aku terbius dengan madunya cinta… Subkhanallah… kini aku dianggap mati dan tak pernah ada…..
Memang aku sudah mati…. dan tak mungkin kembali….

Posted on Juni 10, 2013, in Syair Kehidupan. Bookmark the permalink. Tinggalkan komentar.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: