CEMBURUKU….

Rasanya ingin marah dan mengeluarkan semua isi hati ini
Dengan amarah yang begitu membenci…
Haru biru menghujam dada…
Kasihan dikau segumpal daging yg ada dibiliknya….
Aku mengakui kerinduanku sama kamu
Tetapi aku benci sama kamu yg tak pernah mau memahami diriku….
Mengapa kau membuat aku slalu sakit dan kecewa???
Betapa segumpal daging ini ingin bertanya… namun bibir tak ingin berucap… karena aku sudah lelah dengan caramu…. Siapa dia yang berada di sana dan entah apa yg kau mau… itu terserah padamu… aku tak ingin menambah rasa kesedihan ini… cukup lelah perjalananku … karena rasa kecewa… sakit yg teramat sangat… ku tak mau kepedihan ini terulang…
Kau biarkan aku terbakar dalam api cemburu…
Sehingga aku merasakan sedang terseret badai prasangka yang begitu jauh….
Apa yg kau mau …??? Aku tak ingin mikir lagi kesana… biarlah semua rasa ini segera kutepis jauh2 agar tak mengingatmu lagi… cukup sudah lelahku…
Jangan harap ku kan berbaik hati lagi padamu…..
Kau cukup tau siapa aku ….. Aku mengakui bahwa aku yg sangat mencintaimu… tidak mungkin aku tidak pernah cemburu……. dan memiliki rasa cemburu padamu….
Ya Allah Ya Rabbi… padamkan api cemburu ini…..
Sebelum semua terbakar musnah …
Bimbinglah hamba-MU ini Ya Rabb… Menuju jalan yg ENGKAU Ridhoi…. Aminnnnnnn…..
Foto: Rasanya ingin marah dan mengeluarkan semua isi hati ini
Dengan amarah yang begitu membenci... Haru biru menghujam dada... Kasihan dikau segumpal daging yg ada dibiliknya.... Aku mengakui kerinduanku sama kamu
Tetapi aku benci sama kamu yg tak pernah mau memahami diriku....
Mengapa kau membuat aku slalu sakit dan kecewa??? Betapa segumpal daging ini ingin bertanya... namun bibir tak ingin berucap... karena aku sudah lelah dengan caramu.... Siapa dia yang berada di sana dan entah apa yg kau mau... itu terserah padamu... aku tak ingin menambah rasa kesedihan ini... cukup lelah perjalananku ... karena rasa kecewa... sakit yg teramat sangat... ku tak mau kepedihan ini terulang...
Kau biarkan aku terbakar dalam api cemburu...  Sehingga aku merasakan sedang terseret badai prasangka yang begitu jauh.... Apa yg kau mau ...??? Aku tak ingin mikir lagi kesana... biarlah semua rasa ini segera kutepis jauh2 agar tak mengingatmu lagi... cukup sudah lelahku...  Jangan harap ku kan berbaik hati lagi padamu..... Kau cukup tau siapa aku ..... Aku mengakui bahwa aku yg sangat mencintaimu... tidak mungkin aku tidak pernah cemburu....... dan memiliki rasa cemburu padamu.... Ya Allah Ya Rabbi... padamkan api cemburu ini.....
Sebelum semua terbakar musnah ... Bimbinglah hamba-MU ini Ya Rabb... Menuju jalan yg ENGKAU Ridhoi.... Aminnnnnnn.....
  • Meskipun secara perlahan dia telah menorehkan luka hati ini begitu dalam…???
    Begitu teganya kau perlakukan kesadaranku untuk berbaik hati padamu….
    Hingga kasih sayang yang menjadi tak lagi bermakna ….
    Ku coba menelan semua kecewa meskipun egomu yang bicara dan bisa menepis membalikkan salah padaku….
    Percuma rasanya bila tali cinta kasih ini kau simpul dalam bathinku…apa bila pada akhirnya kau telah merajam hatiku lagi…. Di mana perasaan mu…
    Adakah kau juga memikirkan perasaan ku disaat aku memperjuangkan langkah keluarga kedepan…
    Harta… derajat … kedudukan bagiku semua tiada arti… namun bagiku yg berarti adalah JIWA ini.
    Ternyata semua rindu bayangan kasih dalam wujud semu belaka….
    Dalam hembusan angin membisikan cinta menyatu… dalam inbox atau sms atau bb
    Bibir ini bergumam lirih……..
    Ketulusan Cinta tumbuh dengan rasa….
    Indah di kenang dalam ilusi jiwa… namun semua hanyalah kebodohan dan ketololan…
    Haru biru hatipun kecewa…….
    Membingkai cerita nyata di alam maya namun tiada makna yg sebenarnya…
    Mengapa semua beda… kenapa tak mau mengakui dengan bukti nyata… semua hanya membubuhkan asa di dalam sukma…. Indah nya kebersamaan di tiap harinya saat kita bercengkrama di FB atau chating…
    Menanti waktunya tuk berjumpa dalam bukti nyata… namun mengapa berbeda dalam ujud aslinya… mengapa… ??? Sadarlah wahai……
    Aku akan mencoba bersembunyi dari cintamu, demi kebahagiaan untukmu dan dia agar terbebas dari rasa cemburuku…
    Aku akan mencoba tuk berlari walau hatiku penuh luka …
    Akupun akan berusaha bibir ini agar selalu tersenyum…. walaupun terasa menyesakan dada …
  • Akan kucoba dan ku coba mengerti arti cinta yg sesungguhnya… dan kucoba memahami semua rasa….
    Namun ternyata aku tak ingin makin menyakita rasa ini… hati ini… maafkanlah aku….
    Asal kau tau aku bukanlah pengecut yang takut akan cinta
    Dan aku bukan pecundang yang takut akan sakitnya hati ini karena pedihnya luka….
    Tidak usah takut untuk bersama yg lain, dan tak perlu menghindar secara perlahan…..
    Pergilah….. Bila kau memang bahagia bersama salah satu dari mereka….
    Bawalah cintamu untuknya ……Karena aku akan coba melupakan cinta mu….
    Karena memang itu yg telah menjadi keinginanmu…. Pergilah…
    Doaku selalu semoga kau bahagia bersama dia….
    Sabarlah… Nadi dan jantung itu berdenyut lambat tanpa aturan ingat itu sayang…
    Lihatlah keatas malam…. Hamparan hitam pada segumpal awan….
    Kelam membelenggu bayang bukan…???
    Mungkin tatapan malam tak lagi terang karena kesedihan hatimu….
    Cahaya bulan yang telah hilang… Terasa Sepi, Sunyi,Hening…
    Bukankah kau lihat malam yang nyata….
    Namun kita tak lagi mampu menyentuhnya
    Cahayamu yang telah sirnah …
    Seperti redupnya rembulan malam…
    Hapuslah air matamu say….
    Masih ada harapan untuk mendapatkan Sang Maha Cinta karena inilah perjalanan yg ditentukan sebagai takdir dari Sang Maha Cinta…
    Yakinlah bahwa Sang Maha Cinta tentu punya tujuan lain dan akan memberi cahaya yg lebih terang….
    Sabarlah say… Doaku selalu untukmu… Love U.
Iklan

Posted on Juni 10, 2013, in Syair Kehidupan. Bookmark the permalink. Tinggalkan komentar.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: