DALAM SENDIRIKU.

Dalam kegelapan
Dalam keputus asaan
Dalam kesedihan
Dan kepasrahan…
Oh Tuhan, bagaimana dengan masa depan
Akankah dunia ini akan damai
Ataukah semakin berantakan
Aku tak tahu dan tak mau tahu denganmu… karena dirimu yg egois.
Karena Ku tak peduli lagi… maka jangan pedulikanku….
Ya Allah ijinkan kutetap bersucikan diri… dan bimbing kami Ya Rabb…..
Dalam proses menyucikan diri dan mengembalikan rahasia kepada Tuhan Empunya Rahasia, maka manusia itu semestinya mempertingkatkan kesuciannya sampai ke peringkat asal kejadian rahasia Allah Ta’ala….
Manusia ini sebenarnya mestinya tau dan sadar diri melalui dari pada Alam Insan pada nafsu Amarah ke Martabat Zat yaitu nafsu Kamaliah yaitu makam Izzatul-Ahdah.
Lantaran itulah tugas manusia semestinya mengenal hakikat diri ini lalu balik untuk mengembalikan amanah Allah SWT. tersebut sebagaimana mula proses penerimaan amanahnya pada peringkat awalnya….
Sesunggunya Allah dalam mengenalkan diriNya melalui lidah dan hati manusia, maka
Dia telah mentajallikan Diri-Nya menjadi rahasia kepada diri manusia.
AL INSANUL SIRRUHU WA ANA SIRRUHU….
Foto: Dalam kegelapan
Dalam keputus asaan
Dalam kesedihan
Dan kepasrahan...
Oh Tuhan, bagaimana dengan masa depan
Akankah dunia ini akan damai
Ataukah semakin berantakan
Aku tak tahu dan tak mau tahu dengnmu... karena dirimu yg egois.
Karena Ku tak peduli lagi... maka jangan pedulikanku.... Ya Allah ijinkan kutetap bersucikan diri... dan bimbing kami Ya Rabb..... Dalam proses menyucikan diri dan mengembalikan rahasia kepada Tuhan Empunya Rahasia, maka manusia itu semestinya mempertingkatkan kesuciannya sampai ke peringkat asal kejadian rahasia Allah Ta'ala....Manusia ini sebenarnya mestinya tau dan sadar diri melalui dari pada Alam Insan pada nafsu Amarah ke Martabat Zat yaitu nafsu Kamaliah yaitu makam Izzatul-Ahdah. Lantaran itulah tugas manusia semestinya mengenal hakikat diri ini lalu balik untuk mengembalikan amanah Allah SWT. tersebut sebagaimana mula proses penerimaan amanahnya pada peringkat awalnya....Sesunggunya Allah dalam mengenalkan diriNya melalui lidah dan hati manusia, maka Dia telah mentajallikan Diri-Nya menjadi rahasia kepada diri manusia. AL INSANUL SIRRUHU WA ANA SIRRUHU....
Kata-katanya dan pilihan teman sama saja tak menunjukkan kebaikan.
Sungguh amat mengecewakan dan memang ingin membentangkan jarak……
Menyakitkan.
Wasiat lima hal yg harus selalu kuingat…
Nasehat ini Insya’Allah kan kupegang erat2…. jika engkau dizalimi, jangan berbuat zalim pada musuhmu, jika mereka mengkhianatimu, janganlah engkau berkhianat, jika engkau dianggap pembohong, janganlah marah, jika engkau dipuji, janganlah gembira, dan jika engkau dicela, kontrollah dirimu …
Dan 3 kemuliaan dunia dan akhirat yg baik untuk langkah…. memaafkan orang yang menzalimimu, menyambung tali persaudaraan terhadap orang yang memutuskannya, dan sabar ketika engkau diperlakukan sebagai orang bodoh…. Seorang hamba bisa dikatakan alim jika ia tidak iri kepada orang yang berada di atasnya dan tidak menghina orang yang berada di bawahnya…..
Iklan

Posted on Juni 10, 2013, in Syair Kehidupan. Bookmark the permalink. Tinggalkan komentar.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: