Inalillahi Wa’inalillahi Roji’un….

Apakah Dunia Sekarang ini tak seindah rupanya lagi ?
Menipu dan memperdaya diri sendiri selama hidupnya ?
Dunia ini telah menenggelamkan manusia yg lupa akan tanggung jawab, begitu kejamkah dunia ?
Sehingga manusianya terperdaya karena pernik-pernik angkara murka, manusia tak mau mengakui kelemahan dan kekalahannya.
Sampai lupa diri dan persainganpun terjelma dalam kehidupannya, membuat manusia lupa akan ketidak berdayaannya untuk bersaing.
Cermin kehidupan atas dirinya tak lagi digunakan, yg ada hanya sindiran, cemoohan dan iri hati dengan keunggulan teman.
Dalam persainganpun membuat manusia lupa diri untuk mengejar ketinggalan keberhasilan teman sehingga merubah profesi dari yg putih menjadi hitam…
Sesungguhnya dunia dicipta untuk melayani dan dilayani, akan tetapi manusia sendiri yang tak tau diri, Egois menganggap dirinya bahwa manusia paling sempurna….
Hanya jiwa yang mengerti jiwanya….
Hanya Jiwa yang sadar dapat mengerti jiwanya
Bahwa jiwa tidak selamanya didunia….
Bahwa usia telah berkurang dalam dunianya…
Inalillahi Wa’inalillahi Roji’un…. Ingatlah itu.
Foto: Apakah Dunia Sekarang ini tak seindah rupanya lagi ?
Menipu dan memperdaya diri sendiri selama hidupnya ? 
Dunia ini telah menenggelamkan manusia yg lupa akan tanggung jawab, begitu kejamkah dunia ? Sehingga manusianya terperdaya karena pernik-pernik angkara murka, manusia tak mau mengakui kelemahan dan kekalahannya. Sampai lupa diri dan persainganpun terjelma dalam kehidupannya, membuat manusia lupa akan ketidak berdayaannya untuk bersaing. Cermin kehidupan atas dirinya tak lagi digunakan, yg ada hanya sindiran, cemoohan dan iri hati dengan keunggulan teman. Dalam persainganpun membuat manusia lupa diri untuk mengejar ketinggalan keberhasilan teman sehingga merubah profesi dari yg putih menjadi hitam... 
Sesungguhnya dunia dicipta untuk melayani dan dilayani, akan tetapi manusia sendiri yang tak tau diri, Egois menganggap dirinya bahwa manusia paling sempurna.... Hanya jiwa yang mengerti jiwanya.... Hanya Jiwa yang sadar dapat mengerti jiwanya
Bahwa jiwa tidak selamanya didunia.... Bahwa usia telah berkurang dalam dunianya... Inalillahi Wa'inalillahi Roji'un.... Ingatlah itu.

Posted on Juni 10, 2013, in Tulisan Bunda Lia. Bookmark the permalink. Tinggalkan komentar.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: