JANGAN MENYALAHKAN TAKDIR.

Jangan Menyalahkan Takdir.
Apa yang sudah terjadi itulah takdir, apa yang akan datang adalah pilihan bagi setiap orang tentunya. Setelah anda lahir kedunia dan sampai pada masa akil baligh, Pasti tak mungkin tidak anda tentu dan mampu menggunakan akal fikiran dan bertindak sendiri, Allah SWT mempersilahkan anda untuk menentukan pilihan bagi masa depan anda. Tetap berada dalam kemiskinan, serba kekurangan dan menderita atau hidup dalam serba berkecukupan, nyaman dan bahagia, itu adalah pilihan anda dan hasil dari upaya anda sendiri…. Kalau anda berusaha Allah SWT akan memberi apa yang anda inginkan namun dengan iringan Doa dan bertawakal, jika anda malas, enggan berjuang, menyerah pada keadaan, itukah menurut pilihan anda benarkah ??? Jangan salahkan Allah SWT atau orang lain bila terjadi sesuatu yg menimpa kita…… Sebagian orang ada yang mengatakan bahwa ia menderita hidup dalam kemiskinan dan serba kekurangan karena sudah ditakdirkan Allah SWT mesti menerima dengan garis kehidupan…. Ia pasrah dengan nasib yang diterimanya lalu tak mau berusaha, selalu mencari kesalahan orang lain dan tanpa upaya untuk membenahi diri. Ia enggan berusaha karena merasa sudah ditakdirkan untuk hidup miskin dan serba kekurangan itu salah besar. Ia merasa bahwa dengan bersabar dalam kemiskinan dan penderitaan merupakan ibadah baginya. Ini adalah paham yang keliru dan pesimistis…. Firman Allah dalam Al A’raaf ayat 10 yg isinya … Sesungguhnya Kami telah menempatkan kamu sekalian di muka bumi dan Kami adakan bagimu di muka bumi itu (sumber) penghidupan. Amat sedikitlah kamu bersyukur….
Foto: Jangan Menyalahkan Takdir.
Apa yang sudah terjadi itulah takdir, apa yang akan datang adalah pilihan bagi setiap orang tentunya. Setelah anda lahir kedunia dan sampai pada masa akil baligh, Pasti tak mungkin tidak anda tentu dan mampu menggunakan akal fikiran dan bertindak sendiri, Allah SWT mempersilahkan anda untuk menentukan pilihan bagi masa depan anda. Tetap berada dalam kemiskinan, serba kekurangan dan menderita atau hidup dalam serba berkecukupan, nyaman dan bahagia, itu adalah pilihan anda dan hasil dari upaya anda sendiri.... Kalau anda berusaha Allah SWT akan memberi apa yang anda inginkan namun dengan iringan Doa dan bertawakal, jika anda malas, enggan berjuang, menyerah pada keadaan, itukah menurut  pilihan anda benarkah ??? Jangan salahkan Allah SWT atau orang lain bila terjadi sesuatu yg menimpa kita...... Sebagian orang ada yang mengatakan bahwa ia menderita hidup dalam kemiskinan dan serba kekurangan karena sudah ditakdirkan Allah SWT mesti menerima dengan garis kehidupan.... Ia pasrah dengan nasib yang diterimanya lalu tak mau berusaha, selalu mencari kesalahan orang lain dan tanpa upaya untuk membenahi diri. Ia enggan berusaha karena merasa sudah ditakdirkan untuk hidup miskin dan serba kekurangan itu salah besar. Ia merasa bahwa dengan bersabar dalam kemiskinan dan penderitaan merupakan ibadah baginya. Ini adalah paham yang keliru dan pesimistis.... Firman Allah dalam  Al A’raaf ayat 10 yg isinya ... Sesungguhnya Kami telah menempatkan kamu sekalian di muka bumi dan Kami adakan bagimu di muka bumi itu (sumber) penghidupan. Amat sedikitlah kamu bersyukur....
  • Andhy Poerwantoro Saya setuju dgn status Bunda Lia, kehidupan ini telah tergelar bersama hukumNYA yg sangat pelik, namun sempurna,dan tidak hanya pada alam semesta hukumNYA berlaku, tapi jg pada manusia selaku umatNYA.
  • Ki Buyut Sleman kewajiban hamba hanya berusaha Bunda Lia …, selamat berlibur.
  • Yanto Widjaya · 24 mutual friends

    Tepat dan bagus sekali,u/mengingatkan kita semua,bahwa kehidupan itu pilihan yg hrs kita sadari semenjak seseorg menginjak remaja.. Dan pengertian tsb hrs ditanamkan pd anak keturunan kita.
  • Bunda Lia Memang benar apa yang sudah terjadi, itulah takdir yang tidak bisa dirubah lagi. Kita terlahir sebagai bangsa Indonesia, suku jawa, sunda, madura, atau sebagai bangsa eropa dls. Atau mungkin saja kita lahir dalam keadaan cacat misalnya buta, bisu atau lumpuh, tak punya tangan atau kaki, atau mengalami kelainan jantung, lahir kembar, dampit atau mungkin kita terlahir ditengah keluarga miskin dilingkungan kotor dibawah jembatan atau ditengah keluarga kaya raya bergelimang kemewahan, itulah takdir yang tidak bisa ditawar lagi. Namun ingat saudara-saudariku apa yang dihadapan kita, apa yang akan terjadi dikemudian hari adalah tawar menawar antara kita dengan Allah SWT. Manusia merencana sesuatu dengan upaya dan ber-doa … Tetapi Allah SWT yang menetapkan dan memutuskan apa yg kita dapatkan…. Allah telah melengkapi kita dengan perangkat pendengaran, penglihatan, hati dan fikiran. Allah telah menjadikan bumi berikut berbagai fasilitas didalamnya bagi keperluan manusia…. Kenapa kita tak berfikir hal itu…??? Renungkanlah…..
  • Triasih Prasetianingtyas Hmm …met pagi Bund …keponakanku lucu bngt siiihh ? Tetap semangat ya Bund ….salam hormatku ..selalu
  • Sang Iblis Ohh.. Selamat pagi Bunda Lia…
    Musibah apa pun yg menimpa seseorang maka itu akibat perbuatannya sendiri. Bukan perbuatan orang lain. Ngundhuh wohing pakarti, memetik buah dari perilaku.
    Menyatakan bahwa penderitaan yg menimpa seseorang itu sebagai Kehendak Tuhan, sebenarnya sama dengan menjadikan Tuhan sebagai kambing hitam. Sama dengan menganggap Tuhan bertindak sewenang_wenang .
    Allah justru banyak memaafkan perbuatan jahat manusia. Jika Allah tidak memaafkan kesalahan manusia, manusia akan hidup lebih menderita lagi di bumi sekarang ini.
    Salam Kasih.
  • Bunda Lia Orang yang fikirannya dipenuhi rasa pesismistis ini sungguh sangat berbahaya bagi diri kita, tidak ada harapan, putus asa rela dengan keterpurukan kita sendiri misalnya setiap hari hanya mengeluh menyalahkan berbagai pihak dapat dipastikan hidupnya akan demikian terus dan tak akan mungkin dapat berubah selama dia hidup….. Ia akan mengalami kemalangan demi kemalangan… tak percaya buktikan saja … dan lihatlah sekeliling kita bila ada tetangga kita yg demikian bagaimana hidupnya…. Maka dari itu bila kita menginginkan perubahan dalam kehidupannya… kita harus merubah dulu isi fikiran kita….. kita harus tidak boleh tidak harus mengganti fikirannya dengan rasa optimis, penuh harapan, bersama Allah SWT tidak ada yang tidak mungkin… atau didunia ini tak ada yg mustahil kurasa. Yakinlah saudara-saudariku bahwa kita akan mendapat sukses dan kemenangan. Selanjutnya mulai mengatur langkah manju tahap demi tahap mencapai apa yang diinginkannya. Dalam Al Insyirah ayat 7 yg isinya Maka apabila kamu telah selesai (dari sesuatu urusan), kerjakanlah dengan sungguh-sungguh (urusan) yang lain, dan Al Insirah ayat 8 isinya dan hanya kepada Tuhanmulah hendaknya kamu berharap…..
  • Bunda Lia Apa yang kita alami sekarang adalah hasil dari fikiran kita pada masa lalu kita sendiri, apa yang akan terjadi pada diri kita dimasa yang akan datang adalah hasil dan penjelmaan dari fikiran kita pada saat ini. Itulah sesungguhnya yg dikatakan Sunnatullah, sebagian orang mengatakan sebagai hukum alam. Fikiran baik akan menarik berbagai kebaikan kedalam kehidupan kita, fikiran buruk akan menarik berbagai kemalangan dan nasib buruk kedalam kehidupan kita juga. Jadi yg dikatakan Masa depan adalah pilihan kita sendiri. Allah tidak akan mengubah nasib kita jika kita tidak berusaha mengubahnya, Allah menyatakan ini pada Al anfal ayat 53 yg isinya begini…
    Yang demikian (siksaan) itu adalah karena sesungguhnya Allah sekali-kali tidak akan merubah sesuatu nikmat yang telah dianugerahkan-Nya kepada sesuatu kaum, hingga kaum itu merubah apa yang ada pada diri mereka sendiri, dan sesungguhnya Allah Maha Mendengar lagi Maha Mengetahui.
  • Indrajid Atmaja Assalamualaikum.wr.wb. Mat pg Bunda Lia…

    Manusia Hidup d dunia itu udh Takdir nya tuk Berusaha, berpikir, beriman, dan Yakin Akan Pertolongan Yg Maha Kuasa..

    ../\..Salam Hormat dan slm sejahtra sllu Tuk bunda Lia@
  • Bunda Lia Didalam Al Anfal 53- Kebaikan akan menarik kebaikan , keburukan akan menarik keburukan pula. Sesuai dengan firman Allah dalam S Al Qoshos ayat 84 dan Ar Rahman ayat 60… Barang siapa yang datang dengan (membawa) kebaikan, maka baginya (pahala) yang le…Lihat Selengkapnya
  • Bunda Lia Saudara-saudariku yg terkasih bukankah hidup ini adalah pilihan…. Kita yang merencanakan masa depan kita sendiri. Allah SWT hanya menyetujui atau menolak apa yang anda inginkan. Anda punya rencana kemauan dan kehendak demikian pula Allah. Kehendak da…Lihat Selengkapnya
  • Aring Sukaton Nderek nyimak , mugi saget mundut engkang manfaat dumateng wedaran puniko
    Sugeng dalu sugeng rehat

Posted on Juni 10, 2013, in Tulisan Bunda Lia. Bookmark the permalink. Tinggalkan komentar.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: