KASIH PULANGLAH BERSAMA HARAPMU.

Apa lagi yang menundamu untuk pergi dari hidupku. Aku tak mengharapkanmu meski tak membencimu. Aku telah memilih pengharapan yang diharapkan sedikit orang. Pulanglah kerumahmu. Jika kau ingin tahu tentangku, seluruhku telah menerangkannya padamu. Jangan kau membatu di hadapanku. Aku khawatir seluruhmu-juga hatimu sungguh akan menjadi batu penghias gapura yang tak mengenakan hatiku…. sungguh biarkan aku dalam kesendirian… jangan lagi kau usik ketenangan laraku… biarkan aku menikmati ini semua… bila kau ada semakin tambah laraku… pergilah… aku lelah… jangan kau hadir lagi saat aku mengemban tugas… menggayuh langkah perjuangan dengan putra-putriku… dulu kau tak ada kinipun kau bukan siapa2 bagi kami… karena dirimu orang asing dihadapan putra-putriku…. jangan kau cambik hati ketiga anakku… apa yg kau harap dari kami….???

— bersama Bunda Lia Songgo Buwono

Posted on Juni 10, 2013, in Syair Kehidupan. Bookmark the permalink. Tinggalkan komentar.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: