MOHON KEMENANGAN.

Ya Allah, limpahkanlah shalawat yang sempurna dan kesejahteraan yang paripurna kepada junjungan kami, Muhammad, yang dengan perantaraan beliau itu dilepaskan semua ikatan, dilenyapkan segala kesusahan, di-tunaikan segenap kebutuhan, diperoleh segala keinginan, dicapai akhir yang baik, dan diberi minum dari awan berkat wajahnya yang mulia, juga kepada keluarga dan para sahabatnya, dalam setiap kejapan mata dan tarikan napas, sebanyak jumlah pengetahuan yang Engkau miliki“Allahumma ya muqallibat qulubi tsabbit qalbi ‘ala dinika.” Ya Allah, ya Tuhan kami . . . kami mohon kepadaMu . . . curahan rahmat dari sisiMu, yang dengannya hati kami mendapat petunjuk, terkumpul segala yang bercerai-berai dan terhimpun segala yang terpisah, tertolak segala fitnah atas diri kami, dan bertambah baik urusan agama kami, iba-dah kami, dan terpelihara segala sesuatu yang jauh dari kami dan ter-angkat apa yang dekat dengan kami, disucikan segala perbuatan kami dan dicerahkan wajah-wajah kami, diberi ilham menuju petunjuk dan terpe-lihara diri kami dari segala sesuatu yang jelek…. Ya Allah, kami mohon kemenangan dalam persidangan di Mahsyar bersa-ma para syuhada dan beroleh kehidupan sebagaimana orang-orang yang memperoleh kebahagiaan serta pertolongan mengalahkan musuh, dan berteman dengan para Nabi…..Ya Allah, sungguh sempit ilmu kami dan sangat sedikit amal kami sehingga tidak tercapai niat dan cita-cita kami pada kebajikan yang telah Engkau janjikan kepada salah seorang hambaMu ini, atau kebajikan yang Engkau berikan kepada salah seorang makhlukMu ini, sungguh kami sangat mendambakan semua itu atas janji-janji muliaMu, ya Allah……

— bersama Ki Buyut Sleman dan 29 lainnya.

Foto: Ya Allah, limpahkanlah shalawat yang sempurna dan kesejahteraan yang paripurna kepada junjungan kami, Muhammad, yang dengan perantaraan beliau itu dilepaskan semua ikatan, dilenyapkan segala kesusahan, di-tunaikan segenap kebutuhan, diperoleh segala keinginan, dicapai akhir yang baik, dan diberi minum dari awan berkat wajahnya yang mulia, juga kepada keluarga dan para sahabatnya, dalam setiap kejapan mata dan tarikan napas, sebanyak jumlah pengetahuan yang Engkau miliki“Allahumma ya muqallibat qulubi tsabbit qalbi ‘ala dinika.” Ya Allah, ya Tuhan kami . . . kami mohon kepadaMu . . . curahan rahmat dari sisiMu, yang dengannya hati kami mendapat petunjuk, terkumpul segala yang bercerai-berai dan terhimpun segala yang terpisah, tertolak segala fitnah atas diri kami, dan bertambah baik urusan agama kami, iba-dah kami, dan terpelihara segala sesuatu yang jauh dari kami dan ter-angkat apa yang dekat dengan kami, disucikan segala perbuatan kami dan dicerahkan wajah-wajah kami, diberi ilham menuju petunjuk dan terpe-lihara diri kami dari segala sesuatu yang jelek.... Ya Allah, kami mohon kemenangan dalam persidangan di Mahsyar bersa-ma para syuhada dan beroleh kehidupan sebagaimana orang-orang yang memperoleh kebahagiaan serta pertolongan mengalahkan musuh, dan berteman dengan para Nabi.....Ya Allah, sungguh sempit ilmu kami dan sangat sedikit amal kami sehingga tidak tercapai niat dan cita-cita kami pada kebajikan yang telah Engkau janjikan kepada salah seorang hambaMu ini, atau kebajikan yang Engkau berikan kepada salah seorang makhlukMu ini, sungguh kami sangat mendambakan semua itu atas janji-janji muliaMu, ya Allah......
  • Ki Buyut Sleman Aamiin yaa Robbal ‘aalamiin.
    Assalaamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh; Bunda Lia, apa kabar ?
  • Bunda Lia Kami memohon kepadaMu agar semua itu berada dan menjadi kenyataan pada diri kami, wahai Tuhan seru sekalian alam….. Ya Allah, beri kami petunjuk agar kami dapat memberi petunjuk pada orang-orang yang datang minta pertolongan kepada kami, agar kami tidak tersesat dan tidak pula menyesatkan, agar kami dapat memerangi musuh dan selamat beserta kekasihMu, ya Allah yang mencintai orang-orang yang taat dan membenci orang-orang yang berbuat maksiat kepadaMu…. Ya Allah, ini adalah doa yang kami panjatkan dan hanya Engkau yang dapat mengabulkannya. Dan inilah kemampuan maksimal usaha kami, dan hanya kepadaMu kami berserah diri, Kami milik Allah, dan kepadaNya jua kami kembali. Tiada daya upaya untuk meninggalkan maksiat dan kekuatan untuk melakukan ibadah kecuali atas pertolongan Allah yang Mahatinggi lagi Mahaagung…. Ya Allah, kami telah banyak berbuat zalim terhadap diri kami sendiri, dan tidak ada yang dapat mengampuni dosa kecuali Engkau, maka curahkan-lah ampunan dan belas kasih kepada kami dari sisiMu…. Sungguh Engkau Maha pengampun lagi Mahapenyayang…..
  • Bunda Lia Wonten menopo Ki Aryo Aldaka… sugeng enjang njih…
  • Bunda Lia Wa’alaikum salam Ki Buyut Sleman…. Alhamdulillah Ki… pagi nan cerah dan semangat yg membara… Doa dan Puja yg lancar pagi ini Ki… sungguh mendapat suatu petunjuk yg sangat berharga selama hidup… dan kini diantara 2 pilihan telah terpilih 1 kemantapan….
  • Bunda Lia Selamat pagi saudaraku SiKu… selamat beraktifitas… semoga selalu mendapat kemudahan …
  • Cinta Minel Semesta aamin 3x ya robb……….
    sugeng enjang mama salam karahayuan , salam hormat dan salam santun ku
  • SiKu Amin.

    terma kasih atas do’anya, demikian Bunda mga kanugrahan derajat n kemulyaan,.
  • Ki Buyut Sleman Alhamdulillahi Robbal’aalamin, buyut turut berbahagia.
  • Nanang Songgo Buwono Salam Santun ananda Mama..teriring doa moga kita semua masih dalam lindunganNYA dan selalu diberikan kesehatan..
  • Rwin Esantos Salaam,,, Pagi dgn Do’a pagi penuh Kasih,,Bunda Lia dengan segenap keluarga@,,,BASMALLAH,,,_/i\_,,Rahayu,,,
  • Bunda Lia Aminnnn…. terimakasih mas SiKu….
  • Edi Surya Aminnn ya Alllaah
  • Bunda Lia Ya Ki Buyut Sleman…. satu pilihan yg sangat menghimpit dan kini kutelah mendapat petunjuk dan mengambil satu pilihan …. dan mungkin akan kutambah dengan satu keyakinan ditanah suci nanti Ki… agar mendapat ridho Allah SWT.
  • Bunda Lia Amin… Insya’Allah anandaku Nanang Songgo Buwono… jaga dirimu baik2 doakupun untukmu…
  • Aring Sukaton Aamiin yaa robbal alamiin

    Assalamualaikum warokhmatullohi wabarokaatuh
    Wilujeng enjing Bunda Lia
    R a h a y u
  • Bunda Lia Mas Rwin Esantos… Insya’Allah mas kuberharap mas Erwin selalu mendapat kemudahan dan selalu dalam bimbingan Allah SWT.
  • Bunda Lia Selamat pagi mas Edi Surya… salam hormat selalu…
  • Bunda Lia Wa’alaikum salam wR wB mas Aring Sukaton kakang kinasih… mugi tansah karaharjan…
  • Bunda Lia Kakangku Petruk Tralala… he he he kok Aninnn to kang… salam kangen kakangku…
  • Ki Buyut Sleman Buyut turut berdo’a semoga Bunda Lia dgn pilihannya berbahagia, selalu ada dlm keberkahan, ada dlm lindungan & ridho Allah SWT. dan dilancarkan dalam melaksanakan ibadah umroh hingga kembali ketanah air dgn selamat. Aamiin.
  • Rwin Esantos Amin2 yaa robbal’alamin,,,,Bunda Lia@ terima kasih bun,,,Amiiin
  • Aring Sukaton Alhamdulillah ….. Aamiin
    Ijik ning jakarta ki jogo banjir hehehe
  • Edi Surya Salm bunda lia. Sugeng. Enjing.
  • Bunda Lia Adanya perasaan keberjarakan antara diri kita dengan lingkungan kita, bahkan antara kita dengan diri kita sendiri…. Ada perasaan dan pikiran yang hidup dan berkarat dalam benak kita bahwa misteri yang maha dahsyat bukanlah sesuatu yang layak manusia singkap dan pertanyakan….. Misteri adalah yang lain, dunia lain, kalau pun itu ada dalam diri kita sendiri. Kita cenderung menutup mata dan menundukkan pandangn kita untuk tidak pernah mengungkap dan beranggapan bahwa mempertanyakan itu justru akan membuat kita mengalami kesulitan karena ulah sendiri. Kalaupun ada terbersit dalam benak dan hati kita tentang sesuatu…. Sebuah pertanyaan dan ketidakmengertian. Cukuplah kita merujuk pada apa yang orang pintar katakan. Bahu tidak pernah melampaui kepala….
  • Bunda Lia Amin3x Ki Buyut Sleman… doamu menambah semangatku…
  • Bunda Lia Mas Rwin Esantos kadang kinasih sami2 njih mas..
  • Bunda Lia He he he kang Aring Sukaton… bisa jadi jadi Dewa Air loh ….
  • Bunda Lia Nuwun injih mas Edi Surya… sugeng enjang mas… Pamuji Rahayu Wilujeng Lir Sambe Kolo mugi mboten wonten rubedo ….
  • Kenanga Sariayu Amin Amin Ya Allah huma Amin….. salam pagi ADIKU SAYANG ….JENG LIA Dan saudara 2 semua
  • Bunda Lia Kakangku Petruk Tralala… tambah Ok pokoknya…. mbok ya dikirim terus to senyum dan tawanya…. he he he…
  • Bunda Lia Selamat pagi mbak ayuku tersayang Kenanga Sariayu… salam kangenku salam kasihku selalu untukmu mbak ayuku… doaku selalu mbak ayuku say….
  • Rwin Esantos namung ” NGGIH “,,,Bunda Lia@,,,he he he he
  • Bunda Lia Orang pintar itu memang kita perlukan sebagai pantai tempat gelombang menepi, tempat kapal berlabuh…. Namun, tak ada gelombang dan tak pula kapal yang tertambat dipantai melebihi separuh tarikan napas…. Separuh darai napas harus kita sisakan sebagai kekuatan untuk kembali merangkul lautan…. Nakhoda memang kadang merindukan daratan, tapi detak jantungnya adalah lautan….. Ia tidak pernah bisa lama berada di daratan, atau kematian akan segera menaunginya….. Lautan bukanlah nakhoda, demikian pula sebaliknya.Tapi adakah nakhoda tanpa lautan? Demikian juga dengan daratan. Kenapa ia disebut daratan bila tidak ada lautan, demikian juga sebaliknya. Sesutau yang berbeda dan terpisah ternyata adalah relasi diantara keduanya….
  • Bunda Lia Mas Rwin Esantos… he he he… hidup ini misteri ya mas…
  • Bunda Lia Sejak kita hadir di bumi ini jantung kita berdetak, bernafas, mata kita bersinar dan memandang apa pun yang aku inginkan. Dan, untuk itu semua aku tidak penah perlu untuk berpikir dan memikirkannya…. Memikirkannya? Aku mati bukan karena tidak memikirkan semua itu, tapi aku bisa mati bila tidak memikirkan bagaimana aku mendapatkan kehidupan untuk hidup…. Pada akhirnya…. Tapi, itu semua bukanlah akhir, bukan satu-satunya kemungkinan jawaban…. Semakin banyak jawaban yang kita dapatkan, semakin banyak pertanyaan yang perlu kita kemukakan….. Dan, misteri pun semakin terbuka lebar.Satu misteri terungkap dan terjawab, seribu pertanyaan muncul ke permukaan. Jawaban itu, kemengertian itu ternyata tak lain dan tak bukan adalah pintu gerbang yang mengantarkan kita pada misteri dan ketidakmengertian lainnya. Hidup ini memang aneh.Semakin dimengerti semakin banyak pula misteri yang menanti untuk disingkap.Seperti halnya sebuah jawaban yang beranak pertanyaan dengan jumlah yang lebih banyak…. inilah hidup….
  • Rwin Esantos INGGIH Bunda Lia@,,,tetapi indah, dan banyak hal pokoknya,,,kulo syukuri mawon bun,,,he he he
  • Kenanga Sariayu Amin amin,,,terima kasih atas doanya salam kangen dan sayang selalu adiku yg tersayang Jeng Lia
  • Bunda Lia Mas Rwin Esantos…. Mungkin kita ingat kata-kata bijak, kehidupan ini merupakan misteri dari masa tunggu kematian yang akan menyingkapnya, dan kematian itu pun misteri dari masa tunggu menuju kehidupan lainnya. Dan begitu seterusnya njih mas Erwin. Kehidupan tidak berada dalam salah satu fasenya akan tetapi dalam menjalani keseluruhannya, secara sadar dan penuh tanggung jawab…. Bila misteri dan ketidakmengertian yang semakin menumpuk yang kita dapatkan setelah sekian banyak jawaban yang kita temukan, mestikah kita lanjutkan pengembaraan ini? Seperti minum yang menjawab rasa haus, yang untuk kemudian haus kembali….. Kantuk yang dibelai nyenyaknya tidur, bangun dan ngantuk kembali….. Menemukan jawaban dari pertanyaan untuk mendapatkan pertanyaan yang lebih banyak dan lebih rumit…. Dan begitu seterusnya….. Bila demikian, untuk apa kita jalani semuanya ini, bila kita hanya akan kembali dan kembali ke keadaan semula?
  • Bunda Lia Terimakasih mbak ayuku sayang mbak Kenanga Sariayu… kapan jadi pulang… kami semua merindukanmu… salam hormat dan santunku mbak ayuku…
  • Bunda Lia Injih mas Rwin Esantos… makaten langkung prayogi sak estu….
  • Meizon Yusmar Terima kasih bombingan doanya Bunda Lia, semoga dikabulkan Allah swt
    Λάmΐΐπ Yάª ŔõßBǻl Ąªlάmΐΐπ….
  • Rwin Esantos INGGIH,,,Bunda Lia@,,,satu selesai datang urusan dengan level upgrade terus dan terus,,hamparan tanpa ujung,,,cahaya tanpa batas dan pangkalnya,,,mbok bilih mekaten bun,,,
  • Bunda Lia Batu karang akan tetap berdiri kokoh meskipun diterjang ombak dan badai. Apalagi diatasnya tertancap panji-panji sakral Songgo Buwono. Air mata ibu terlalu berharga dibanding topan dan badai yang menerjang karang itu. Semoga kemelut ini segera menghilang Ya Allah. Amin….
  • Bunda Lia Kembali ke keadaan semula….. Itulah persoalannya….. Betulkan kita terus-menerus kembali ke keadaan semula? Bila kita menyimak teorema Heraklitos, bahwa kita tidak pernah menginjak air sungai yang sama walau pun kita tetap menginjakkan kaki kita pada aliran sungai yang sama….. Maka, tidak ada yang disebut kembali ke keadaan yang sama. Pertanyaan2 sebelumnya tidaklah sama dengan pertanyaan kemudian setelah mendapatkan jawabannya. Dan jawaban sebelumnya tidaklah sama dengan jawaban kemudian setelah menemukan pertanyaannya yang baru. Yang baru tidaklah sama dengan yang lama, dan tidak pula sama kebalikannya…. cobalah merenung … kuyakin tentu ada jawaban disana yg berbeda…. dalam setiap pertanyaan….
  • Bunda Lia Bila demikian masalahnya, kita tidak akan pernah bisa berhenti. Karena toh, mencari dan menemukan senantiasa dilakukan pada aliran sungai yang sama, walaupun apa yang kita dapat terus-menerus berbeda. Bukankah keberbedaan yang membuat hidup ini menarik….. Keberbedaan itu pula yang membuat kita mampu memlihara hasrat, dan keberbedaan itu pula yang membuat kita bisa bertahan dan mempertahankan serta melangkungkan kehidupan ini.Tak pernah merasa bosan…. Sejumlah kemungkinan jawaban dari pertanyaan yang terlontar akan selalu menyerbu, menggedor relung2 dan lubang urat sarap kita. Seperti gelombang air laut yang pecah, berusaha menjangkau garis pantai terjauh…. Kita tak tahu…. jawaban skeptik. Yang paling penting adalah teruslah bertanya dan mencari jawaban….
  • Ki Buyut Sleman Insya Allah kalau gitu dibanyakin berdo’anya ya Bunda Lia …. ? hehehe.
  • Bunda Lia Mas Rwin Esantos kadangku kinasih… seperti halnya Filsafat Timur tetap mempertahan relasi causal dan relasi efistemologis antara keberadaan´manusia dengan alam…. Dan, Barat mulai membedah dan memisahkannya. Oleh karena itu, filsafat atau sistem pengetahuan filosofi Timur berawal dari berujung pada etika, harmoni; sedangkan Barat berkubang di wilayah ontologi, wacana tentang ada, kontradiksi….. Kata ada /ontos adalah kata yang sangat rumit, sangat abstrak.Karena kita, manusia, berada dalam kumbangan ada…. Seperti ikan yang sulit, tidak pernah, melihat air, demikian juga manusia demikian sulit untuk melihat ada….. Manusia mengenal konsep ada dari perubahan…. Ada dikenal ada karena berubah, mengalir…. Mengalir makanya ada kehidupan ada kehidupan makanya mengalir. Mengalir adalah perwujudan dari pertantangan atau dialektika antara ada dan tiada begitu kurang lebihnya yang lainnya mengatakan bahwa perubahan tiada lain dari kumpulan diam. Atau, mengalir adalah harmoni antara ada dan tiada Im-Yang …. Dialektika serta harmoni pada akhirnya menjadi sebuah efistem bukan sekedar sebuah wacana ontologi dan atau metafisika. Dialektika dan harmoni pada ahirnya hanyalah sebuah cara pandang terhadap realitas yang sama. Kehadiran yang dipandang sebagai kebertentangan kontradisksi atau sebagai kebersamaan harmoni,unity…. Itulah pada awalnya….. Awal yang membedakan karakteristik filsafat Barat dengan Filsafat Timur…. Awal yang membedakan cara pandang manusia dan cara manusia menyikapi dirinya dan alamnya…. Begitulah kadangku kang kinasi mas Rwin…
  • Bunda Lia Ki Buyut Sleman pasti…. tetapi bantuku doa ya Ki…
  • Rwin Esantos INGGIH,,, Bunda Lia@,,,,,seperti hal nya kita ini ya bun,,,ada wujud dan tidak wujud,,,dengan harfiah wujud ada nyata harus nindak ake,,,yaa dari sisi etika , moral ,hingga kebersamaan sosial,,,
  • Bunda Lia Saudara-saudaraiku terkasih dan tersayang… sebelum kuakhiri dan kututup aku hanya mampu minta maaf bila ada kurang lebihnya komenku pagi ini … sungguh … maafku…. Salam saudaraku…….. Lihatlah hari ini, sebab ia adalah kehidupan, kehidupan dari kehidupan. Dalam sekejap dia telah melahirkan berbagai hakikat dari wujudmu. Nikmat pertumbuhan. Pekerjaan yg indah. Indahnya kemenangan. Karena hari kemarin tak lebih dari sebuah mimpi. Dan esok hari hanyalah bayangan. Namun hari ini ketika anda hidup sempurna telah membuat hari kemarin sebagai impian yg indah. Setiap hari esok adalah bayangan yg penuh harapan. Maka lihatlah hari ini….. Anggap saja hidup ini adalah mimpi… Salam ukhuwah….. Wassalamu’alaikum wR wB.
  • Misterr Jeans Sang Kinasih Amin3x.. Allahuma Amin.. Kita adalah ibarat Sang Pengemis yg slalu mengharapkan Berkah Ksehatan Kslamatan dan Kekuatan dr SANG PENGUASA ALAM, smoga kita smua trmsk org2 yg slalu dlm RIDHONYA.. Salam Kasihq slalu..
  • Wibbie Maharddika · 46 mutual friends

    “Bersama-MU, setiap saat adalah Anugerah, Misteri dan Keajaiban”.. Kama da’a Nabiyyika wa Rasulika,”Robbi zidni tahayyuran”..Ya Tuhanku, tambahkan rasa takjubku”.. dan doa panjenengan Bunda Lia, telah memendar-mendarkan cahaya jiwa.. mohon tidak bosan mendoakan saya Bunda.. Jazakumullah ahsanal jaza’ khoiron katsiro..
  • Adam Ibrahim II amin 3x…Allahumma amin…yra…salam sejahtera bunda **_/*\_**
  • Kenanga Sariayu Insya allah tahun depan … dikarenakan mbak masih harus berobat jalan….tadinya juni thn ini. Tapi ha jadi….. maafkan mbak ya … Jeng Lia
  • Sulistiyo Yudi Mugi doa & cita2 Bunda diijabah, diridhoi & pikiantuk berkahing Allah. aamiin
    sugeng enjing Bunda ugi para kadang
    rahayu
  • Bengkel Studi Budaya Membaca kalimat demi kalimat setiap pagi mu adalah anugerah yang menghangatkan jiwa. Salam hormat ta’dzhim kami kepadamu Bunda Lia yang bersahaja.
  • Saderma Ngawula Aamiin yaa robbal ‘aalamiin.
Iklan

Posted on Juni 10, 2013, in Kumpulan Doa Bunda Lia. Bookmark the permalink. Tinggalkan komentar.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: