SELAMAT TINGGAL.

Awal mulanya ku pikir bahwa tak ada hal yang lebih rumit dibanding cita
Tidak ada hal yang lebih memusingkan selain mimpi indah dimalam hari
Tak ada ambisi yang lebih baik selain karir dan kedudukan dunia
Ternyata semua terbantah… dan tertepis….
Semua runtuh luluh ketika segumpal daging itu merasakan sakit tak terkirakan….
Tetes hangat mengalir membentuk sungai kecil di pipi tanpa mau diajak kompromi…
Setiap saat adanya hanya rasa gundah gelisah yang tak bisa diungkap…. terasa sakit yang menyesakan dada…
Memang inilah sesuatu kebodohan yg membuatnya berlarut dan carut marut….
Cita dan cinta… Telah menyita pikiran dan membuat tak tenang dalam berkarya…
Inilah mungkin keputusan yg terbaik untuk menghibur segumpal daging yg ada dibilik ruang didalam dadaku….
Biarkan ia menemukan jalannya sendiri…
Bukankah tugas manusia menjalani takdir yg telah digariskan sebagai catatan ?
Berbekal semangat cita, dan segenggam ketulusan cinta…
Yang aku sendiri tak tau siapa pemilik hati ini…
Bersandar pada Sang Pemilik Hati adalah pilihanku kini…
Kuserahkan semua baik buruknya pada Sang Maha Cinta…
Karena DIA segala-Nya dan yg akan membuat Ketentuan….
Foto: Awal mulanya ku pikir bahwa tak ada hal yang lebih rumit dibanding cita
Tidak ada hal yang lebih memusingkan selain mimpi indah dimalam hari
Tak ada ambisi yang lebih baik selain karir dan kedudukan dunia
Ternyata semua terbantah... dan tertepis.... Semua runtuh luluh ketika segumpal daging itu merasakan sakit tak terkirakan....  tetes hangat mengalir membentuk sungai kecil di pipi tanpa mau diajak kompromi... Setiap saat adanya hanya rasa gundah gelisah yang tak bisa diungkap.... terasa sakit yang menyesakan dada... Memang inilah sesuatu kebodohan yg membuatnya berlarut dan carut marut....
Cita dan cinta… Telah menyita pikiran dan membuat tak tenang dalam berkarya... Inilah mungkin keputusan yg terbaik untuk menghibur segumpal daging yg ada dibilik ruang didalam dadaku.... Biarkan ia menemukan jalannya sendiri... Bukankah tugas manusia menjalani takdir yg telah digariskan sebagai catatan ? Berbekal semangat cita, dan segenggam ketulusan cinta... Yang aku sendiri tak tau siapa pemilik hati ini... Bersandar pada Sang Pemilik Hati adalah pilihanku kini... Kuserahkan semua baik buruknya pada Sang Maha Cinta... Karena DIA segala-Nya dan yg akan membuat Ketentuan....

Posted on Juni 10, 2013, in Syair Kehidupan. Bookmark the permalink. Tinggalkan komentar.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: