Dharma Di Antara Kasih Sayang Dan Cinta

Dharma Di Antara Kasih Sayang Dan Cinta

 

Irama Kendang Yang Menyayat Hati

Kosa Lawa berdendang berkeliling kota Ayodya..

Bernyanyi, menari sambil menabuh kendang..

Mencari sang Ayahanda,

yang konon seorang raja Gung Binethara..

di negeri Kosala…

 

Setelah bertemu Sang Raja….

Ia lantunkan bait demi bait…

Kisah kasih kedua orang tuanya….

Kasih yang terpisahkan karena angkara Sang Rahwana

Yang dituturkan Sang Kakek Guru, Bhagawan Walmiki..

 

Tanpa disadari…

Basah sudah pipi Sang Raja oleh linangan air mata..

Terbayang kisah sedih yang telah dilalui…

Namun kini sudah terobati..

Ananda tercinta sudah di depan mata..

 

Begitulah kisah pertemuan Sri Rama dengan putranya, Kosa Lawa. Yang terukir dalam relief candi Prambanan. Kisah yang dituturkan oleh Bhagawan Walmiki pada Kosa Lawa. Sebuah kisah cinta dan kasih sayang antara Sri Rama dan Dewi Shinta, yang diuji begitu berat dengan banyak godaan.

 

Kota Ayodya, adalah ibukota dari Negeri Kosala. Terletak di lembah dari Gunung Kailasa, dan diapit oleh dua sungai besar Gangga dan Yamuna. Disekitarnya terdapat hutan yang sangat lebat, yaitu Hutan Dandaka.

 

Kisah Ramayana ini terukir pada dinding candi Prambanan, yang terletak di Kota Yogyakarta. Sedangkan letak kota Yogya sendiri berada di lereng Gunung Merapi, juga diapit oleh dua buah sungai, Progo dan Opak.

 

Sebuah persamaan yang sangat luar biasa…..

 

 

 

Dharma Di Antara Kasih Sayang Dan Cinta

Pembuangan di Hutan Dandaka yang dijalani Sri Rama dan Shinta, diikuti oleh Laksmana, adalah hukuman yang dijatuhkan karena Sumpah dan janji dari Sang Prabu Dasaratha, ayah Sri Rama. Sang Prabu pernah berjanji pada Dewi Kekayi (sebelum diperistri), bahwa kalau nantinya memiliki anak lelaki, maka anak lali-lakinya lah yang harus menggantikan sebagai raja di Kosala. Karena dibutakan oleh perasaan cinta yang berlebihan pada Dewi Kekayi, Sang Prabu lupa kalau sebenarnya sudah memiliki Sri Rama sebagai putra mahkota, yang kelak akan menggatikan duduk di tahta kerajaan Kosala. Sumpah dan Janji telah jatuh, dan Sang Rama dengan iklas menjalani pembuangan di Hutan Dandaka. Karena rasa hormat pada sang ayah, dan demi menebus kesalahan yang telah dilakukan sang ayah tercinta. Meskipun Sang Rama baru saja menikah dengan Shinta, pujaan hatinya.

 

 

Batal Suka · · Berhenti Mengikuti Kiriman · Promosikan · Bagikan
  • Anda, Sri Kandi, Rizal Pramudya, dan 68 orang lainnya menyukai ini.
  • Prabu Nala mbak yu ki jian sregep nulis….wah kapan2 kudu sowan na jogja iki…..nganggsu kawruh bab crita……menawa bisa kanggo gawe ing sanggiting pakeliran….
  • Bunda Lia Kang mas Prabu bisa saja apa ndak terbalik to kang mas Prabu Nala…???/ He he he.
  • Prabu Nala mboten mbak yu…..niki men kula njih tasih pados2…..tasih kirang sangu kula mbak yu……
  • Abdul Lathif .
    matur sembah nuwun ……. mbakyu…..
  • Bunda Lia He he he Kang mas Prabu Nala bisa saja… ya kalau kerso njih monggo…. kirang langkungipun nyuwun pangapunten… nyuwun carios menopo inbox kemawon … mangke kawulo serataken njih kang mas Prabu Nala…
  • Nandang M Permana Selamat malam bunda Lia, semoga sehat selalu, mudah rejeki dan ttp dlm ksh syg gusti Allah, amin.
  • Muhamad Mukhtar Zaedin @ dharma, sebagaimana bhakti, tak terpisahkan dari cinta, krn dharma itu sendiri bagian atau bahkan hakikat cinta itu !!
  • Bunda Lia Dawah atur kang sami mas Lathif….
  • Abdul Lathif .
    @Mbakyu : Hhmmm….
    @Pak Mukhtar : Sendiko Dhawuh…….
  • Bunda Lia Mas Nandang makasih ya mas salam kasihku selalu…
  • Bunda Lia Mas Mukhtar itulah aku suka saling berkesinambungan … bila aku punya cerita dirimu mesti membantunya… bukankah kita sudah ikrar berdua…xxixxixiixxixixixiiixixiixixxixiiiii
  • Satyo Aji Sanjaya Matur-Nuwun sanget,… heemmh ssiiiip tenan,…
  • Triasih Prasetianingtyas Bunda selamat malam .. Utk smua sdr2ku shbt2ku selamat malam ..salam bahagia ..Bunda terimalah slm hormatku ..adikku trkasih ..
  • Muhamad Mukhtar Zaedin @ itulah diriku adanya Diajeng,,,tak lebih dan pasti kurang (ajar) hihihihihiiiiixxxx
  • Abdul Lathif .
    Selamat malam, Mbak Triasih…….
  • Bunda Lia Dengan diiringi tetesan air mata seluruh rakyat Kosala, mereka bertiga pergi ke Hutan Dandaka. Dengan hanya menggunakan pakaian dari kulit kayu, mereka bertiga menjalani kehidupan di hutan Dandaka, tanpa pengawalan dari pasukan istana kerajaan Kosala, tanpa kemewahan sama sekali. Meskipun suasana hutan Dandaka sangat menyeramkan, mereka bertiga menjalani hukuman sebagai orang buangan dengan rela dan suka hati. Hidup bagaikan seorang pertapa. Jika perut lapar, mereka memetik buah-buahan yang tumbuh di hutan itu. Jika haus mereka mimum dari air sungai yang mengalir dalam hutan itu. Suasana hutan berubah drastis setelah mereka bertiga tinggal disana. Semua binatang merasa aman dan tenteram. Mereka merasa ada yang melindungi dirinya dari kekejaman Hutan Dandaka…….
  • Bunda Lia Mas Tyo dah cukup ngamenya mas … ganti baju dulu mas…
  • Bunda Lia Mbak Yu Triasih sayang…
  • Bunda Lia Yang penting tetap setia sesuai ikrar kita mas MUkhtar….
  • Muhamad Mukhtar Zaedin @ hutan Dandaka dlm tembang Cerbonan jadi perlambang sebuah pengorbanan cinta suci nan setiaabadi,,, hmmmmm Dandaka,,,
  • Satyo Aji Sanjaya @Bunda Lia: Njih Diajeng, lha niki sampun,… hi-hiii…
  • Triasih Prasetianingtyas Mas Lathif selamat malam ..silahkan dilanjut menyimaknya salamku …
  • Muhamad Mukhtar Zaedin @ waktulah yg akan menguji kesetiaan dan pengorbanan itu Diajeng, termasuk menempuh Rimba Dandaka,,,
  • Petruk Tralala Lho…maen nang liyo nggon to..? tiwas olehku ngenteni rek..rek..!!
  • Abdul Lathif .
    Salam hormatku selalu……… @Mbak Triasih……..
  • Abdul Lathif .
    @Mas Putruk : kae karcise wis laku piro …… hahahahahahaha…………………..
  • Muhamad Mukhtar Zaedin @ Shinta+Rama, lambang perpaduan cinta dlm kisah legenda yg mashur di berbagai kalangan,,,
  • Muhamad Mukhtar Zaedin @ dalam Bibel (kitab Perjanjian Lama) juga ada kisah perpaduan cinta yg menarik dan patut jadi teladan kita,,,
  • Muhamad Mukhtar Zaedin @ tengoklah juga Perjanjian Baru, cinta kasih bertebaran di sana,,,
  • Satyo Aji Sanjaya (*nyimak cerios sinambi ngopi…) syek sbentar (Intermezzo bentar ajj…) hyaa ampuun kulo kemut’tan… Ooouwh Dewi-qu,… dgn rambut panjang,…mayang terurai (dgn perhiasan Mahkota-nya nan indah,…melebihi apapun yg tampak d-dunya ini,… heeemm) Lanjuut,..
  • Muhamad Mukhtar Zaedin @ tengoklah juga kisah cinta Yusuf As dan Julaikha dalam Al-Qur’an, itu sebagai kisah (cinta) terbaik menurut Allah swt.
  • Muhamad Mukhtar Zaedin @ tengoklah juga dalam Roman Alfu Lailah wa Lailah (Kisah seribu satu mala) yg penuh romantisme seorang pangeran,,,
  • Muhamad Mukhtar Zaedin @ dlm tradisi pitutur dan dongeng Cirebon, terdapat kisah cinta Baridin dan Ratminah yg mengharu biru,,,
  • Bunda Lia Kita lirik sejenak simbolik dari godaan ini “kijang kencana”. Kijang (jw. Kidang) adalah seekor binatang yang sangat elok bentuk tubuhnya, lincah dan gesit. Saya teringat pesan para leluhur, “Ojo tumindak Adigang Adigung Adiguna..!”. Lalu apa kaitannya dengan Kijang? Kijang, Kidang adalah wigang. Adigang adalah bersikap dan berperilaku seperti Kijang. Yang mengandalkan keelokan tubuhnya, membodohi orang dengan kepandaiannya, menipu orang lain dengan menggunakan kepintarannya. Wigung adalah gajah, adigung adalah sikap seperti seekor gajah, sebuah simbol kekuasaan. Menindas orang lain menggunakan kekuasaan yang ia miliki. Wiguna adalah kesempatan, adiguna adalah sikap selalu mengambil keuntungan dari orang lain selagi masih ada kesempatan. Ketiga sikap diatas janganlah kita tiru, karena akan menjerumuskan kita.
  • Muhamad Mukhtar Zaedin @ dan dlm kurun awal penciptaan manusia ini, kisah cinta Qobil-Iqlima punya peran penting dlm mewarnai Al-Qur’an,,,
  • Muhamad Mukhtar Zaedin @ dlm Babad Dermayu, Kijang Kencana pada akhirnya memberi petujuk pd Wiralodra tuk temui cintanya, Nyi Endang Dharma Ayu
  • Muhamad Mukhtar Zaedin @ kembali pada kisah Rama+Shinta, aku ingin menegaskan satu hal, ending cinta Rama+Shinta adalah MEMBAHAGIAKAN. (???)
  • Bunda Lia Setelah sekian lama hidup dalam kedamaian, timbul satu godaan. Dengan datangnya seekor kijang dengan bulu yang berkilau bak kencana. Shinta sangat terpukau oleh keelokan dari binatang itu “Kijang Kencana”. Maka ia mengiba dan merengek pada suaminya, supaya kijang itu ditangkap. Karena ia ingin memiliki kijang kencana itu’
  • Bunda Lia Kita kembali lagi pada “Kijang Kencana” dan Shinta. Tinggal di dalam hutan, yang jauh dari peradaban, masih saja ada godaan yang mengganggu hati kita. Bahkan ditempat sepi sekalipun, dikala kita sendirian, godaan akan selalu ada. Bahkan datangnya justru dari hati kita sendiri. Walmiki mengambil tokoh Shinta sebagai cermin supaya kita tidak tergoda dengan gemerlapnya dunia. Jika sampai tergoda, akibatnya akan seperti yang dialami Shinta. Harus berpisah dengan suami tercinta dan diculik dan disekap selama bertahun-tahun di istana Rahwana (simbol dari gemerlapnya dunia). Sebuah penjara dengan terali emas berlian dan kesenangan duniawi. Sungguh sebuah ujian cinta kasih yang tidak ringan….
  • Bunda Lia Setelah Sri Rama mengejar Kijang Kencana yang lari ke tengah hutan, disinilah dilema itu muncul. Karena khawatir akan keselamatan Sri Rama, Shinta menyuruh Laksmana pergi untuk menyusul Sang Rama. Namun dengan konsekuensi, ia harus berani ditinggal sendirian di tengah hutan. Dilema yang pertama, Shinta didatangi oleh seorang kakek-kakek pertapa yang minta belas kasihan, minta makanan dan minuman. Akal sehatnya sudah dikalahkan oleh emosinya sendiri. Akhirnya dia malah diculik oleh kakek-kakek pertapa, yang sebenarnya adalah Rahwana yang menyamar. Akhirnya Shinta harus menanggung kekalahan logikanya dari emosi yang berlebihan.
  • Bunda Lia Sarana opo to kang Dullah…
  • Muhamad Mukhtar Zaedin @ Kangdullah sayang, kok mellow banget ssiiiiiih hahahahahaaaa
  • Bunda Lia Dilema dari sisi Sri Rama, karena merasa telah memiliki kesaktian yang mumpuni ia menjadi takabur. Akal sehatnya dikalahkan oleh perasaan cinta dan kasih sayang pada Shinta, istrinya. Sri Rama bergegas pergi memburu Kijang Kencana. Ia berniat menangkap Kijang Kencana itu hidup-hidup. Kijang Kencana itu sengaja berlari ke tengah hutan dengan maksud memisahkan Sri Rama dan Shinta. Setelah lama mengejar, timbul kesadarannya. Ia ingat istrinya, yang ditinggalkan di tengah hutan. Rasa khawatir mulai muncul. Ia pun memutuskan untuk memanah Kijang Kencana, dan akan membawa kijang itu pada istrinya. Setelah kijang itu terkena panah Sri Rama, Kijang itu berteriak kesakitan, dengan suara manusia dan suara teriakan itu seperti suara Sri Rama sendiri. Suaranya teriakannya menggema memenuhi langit, dan terdengar oleh Shinta. Tubuhnya berubah menjadi seorang Resi dengan wujud raksasa, ia mengaku bernama Ditya Kala Marica. Ia meminta maaf atas segala kesalahannya, karena telah memisahkan Sri Rama dengan Istri dan saudaranya.
  • Bunda Lia Omonganmu akan kujawab dalam cerita rama dan sinta kang… pikiran yg sungguh sempit…
  • Muhamad Mukhtar Zaedin @ belajar dari romantisme kisah cinta Kais+Laela, sarana tdk begitu penting untuk mendalami dan menyelami lautan cinta
  • Bunda Lia Dilema di sisi Laksmana. Setelah Shinta mendengar suara teriakan yang memilukan, ia menyuruh Laksmana menyusul Sri Rama, untuk memastikan keselamatan Sri Rama. Dalam hati Laksmana ia tidak ingin meninggalkan kakak iparnya sendiri di tengah hutan. Tapi karena Shinta merengek dan mengiba, bahkan memaki-maki Laksmana, akhirnya Laksmana pergi juga meninggalkan Shinta sendirian di tengah hutan. Tanpa ada yang menjaganya. Laksmana tidak mampu mengatasi perasaannya dengan logikanya, kalah dengan rasa hormat pada kedua kakaknya, dan hal ini menyebabkan hilangnya Shinta. Jika saja ia tahan terhadap rengekan dan caci-maki Shinta, tidak akan terjadi penculikan.
  • Bunda Lia Masya Allah kang Dullah…..
  • Muhamad Mukhtar Zaedin @ Rimba Dandaka dapat menjadi ancaman jika keyakinannya melemah untuk dapatkan permata cinta itu,,,
  • Bunda Lia Dilema di sisi Kala Marica. Sebagai seorang yang mengabdikan diri pada raja, Kala Marica ingin membuat rajanya merasa senang. Walaupun permintaan raja itu sangat bertentangan dengan hati nuraninya. Kehormatan dan kesucian hati ia kalahkan demi mendapatkan pujian dari seorang raja. Sungguh tragis nasibnya… Mati diujung anak panah Sri Rama.
  • Muhamad Mukhtar Zaedin @ itu ada dan nyata Kakang, apa perlu aku tanya Mbawulandari Muis?
  • Muhamad Mukhtar Zaedin @ jika logika mengatakan cinta bisa di beli, maka aku bertanya, ‘cinta macam apakah yg recehan itu?’,,,
  • Bunda Lia Penyesalan demi penyesalan hanya bisa kita lakukan di dalam hati. Sebuah penyesalan saja tidak akan mampu mengatasi masalah. Selalu berandai-andai, juga tidak akan mengurangi kesedihan. Kejadian demi kejadian telah menoreh batin kita. Dengan menyelaraskan logika dan perasaan kita, keseimbangan antara akal dan rasa, sangat dibutuhkan dalam melihat dan memutuskan suatu masalah yang kita hadapi….

    —————
    Kisah Sri Rama dan Shinta tidak berhenti sampai disini. Masih banyak cermin dilema yang bisa kita gali dari kisahnya……
    Semoga tulisan ini bisa menambah wawasan dalam menapaki kehidupan ini, Amin…. mau dilanjut apa mung umuk berkayal jadi wong sugih akeh bondo donyo jur tuku cinta… podho ra duwe isin…
  • Muhamad Mukhtar Zaedin @ lhoooo lhaaaa intine piye jal, cinta sejatikan?
  • Bunda Lia Mas Mukhtar lalu cinta kita cinta apa??? Angan2 he he he
  • Bunda Lia Makane nek mikir ojok duwur2 kang Dullah mengko yen tibo kroso loro loh…. opo maneh nek krungu sworoku atimu tambah nemen larane tinimbang tibo… duwe pikiran koyo ngono iku podho karo ngracuni awakmu dewe… sing kuwoso ora asih ning tambah nemen ujianmu…. sebab swaramu wis ra pener…. nek adoh rejeki ojok sambat…
  • Bunda Lia Tamu yo tamu … sing penting aku FB an ndisik… gelem yo ben nunggu….
  • Muhamad Mukhtar Zaedin @ jika pemahaman Diajeng terhadap problem dan masalah sangat baik dan stabil, Diajeng bisa pastikan itu CINTAJATI
  • Bunda Lia La komentarmu berandai2 mau ….
  • Petruk Tralala Cinta kuwi panganan opo to..?
  • Abdul Lathif .
    @mas Petruk : Podho karo jenang gulo…… hahahahahahaha………
  • Muhamad Mukhtar Zaedin @ semaca gethuk lindri Mbahpetruk,,,
  • Muhamad Mukhtar Zaedin @ gkgkgkgkgkgkkkkk Diajeng, Diajeng, ojo merkosa aku toh,,,!!! gkgkgkgkgkgkkkkkk
  • Abdul Lathif .
    @Pak Mukhtar : apa di Jawa Barat juga ada gethuk lindri toh….
  • Muhamad Mukhtar Zaedin @ biarkan aku mengikuti jawabanmu saja Diajeng, tanpa syarat,,,!!! glek gkgkgkgkgkgkgkkkkkkkkkk
  • Petruk Tralala Ealaaah…tak kiro opo, ngono nek ngrembuk wiwit biyen nganti saiki do ra bosen yo, tibakne mung gethuk hihihi..
  • Bunda Lia Sebelum meninggalkan Shinta seorang diri Lesmana tidak lupa membuat perlindungan guna menjaga keselamatan Shinta yaitu dengan membuat lingkaran magis. Dengan lingkaran ini Shinta tidak boleh mengeluarkan sedikitpun anggota badannya agar tetap terjamin keselamatannya, jadi Shinta hanya boleh bergerak-gerak sebatas lingkaran tersebut. Setelah kepergian Lesmana, Rahwana mulai beraksi untuk menculik, namun usahanya gagal karena ada lingkaran magis tersebut. Rahwana mulai cari siasat lagi, caranya ia menyamar yaitu dengan mengubah diri menjadi seorang brahmana tua dan bertujuan mengambil hati Shinta untuk memberi sedekah. Ternyata siasatnya berhasil membuat Shinta mengulurkan tangannya untuk memberi sedekah, secara tidak sadar Shinta telah melanggar ketentuan lingkaran magis yaitu tidak diijinkan mengeluarkan anggota tubuh sedikitpun! Saat itu juga Rahwana tanpa ingin kehilangan kesempatan ia menangkap tangan dan menarik Shinta keluar dari lingkaran. Selanjutnya oleh Rahwana, Shinta dibawa pulang ke istananya di Alengka. Saat dalam perjalanan pulang itu terjadi pertempuran dengan seekor burung Garuda yang bernama Jatayu yang hendak menolong Dewi Shinta. Jatayu dapat mengenali Shinta sebagai puteri dari Janaka yang merupakan teman baiknya, namun dalam pertempuan itu Jatayu dapat dikalahkan Rahwana.
  • Abdul Lathif .
    @Mas Petruk : hahahahahahahahahahaha…………….
  • Muhamad Mukhtar Zaedin @ yo ono sing dodolan toh Gus, wong sing dodol iku rambute gondrong, neng gondronge ora koyo kangdullah glek gkgkgkgkkkk
  • Misterr Jeans Sang Kinasih Sugeng ndalu Ibunda.. Salam Rahayu kgem sdoyo pinisepah engkang tansah kulo mbetosi menggah dawoh2ipun, mugi kwelasan Cinta Kasih tansah angraketaken psederek,an dmateng kito.
  • Bunda Lia Disaat yang sama Rama terus memburu kijang kencana dan akhirnya Rama berhasil memanahnya, namun kijang itu berubah kembali menjadi raksasa. Dalam wujud sebenarnya Marica mengadakan perlawanan pada Rama sehingga terjadilah pertempuran antar keduanya, dan pada akhirnya Rama berhasil memanah si raksasa. Pada saat yang bersamaan Lesmana berhasil menemukan Rama dan mereka berdua kembali ke tempat semula dimana Shinta ditinggal sendirian, namun sesampainya Shinta tidak ditemukan. Selanjutnya mereka berdua berusaha mencarinya dan bertemu Jatayu yang luka parah, Rama mencurigai Jatayu yang menculik dan dengan penuh emosi ia hendak membunuhnya tapi berhasil dicegah oleh Lesmana. Dari keterangan Jatayu mereka mengetahui bahwa yang menculik Shinta adalah Rahwana! Setelah menceritakan semuanya akhirnya si burung garuda ini mati.
  • Muhamad Mukhtar Zaedin @ terlalu ganteng yo kang? glek gkgkgkgkgkgkkkk
  • Bunda Lia Mereka berdua memutuskan untuk melakukan perjalanan ke istana Rahwana dan ditengah jalan mereka bertemu dengan seekor kera putih bernama Hanuman yang sedang mencari para satria guna mengalahkan Subali. Subali adalah kakak dari Sugriwa paman dari Hanuman, Sang kakak merebut kekasih adiknya yaitu Dewi Tara. Singkat cerita Rama bersedia membantu mengalahkan Subali, dan akhirnya usaha itu berhasil dengan kembalinya Dewi Tara menjadi istri Sugriwa. Pada kesempatan itu pula Rama menceritakan perjalanannya akan dilanjutkan bersama Lesmana untuk mencari Dewi Shinta sang istri yang diculik Rahwana di istana Alengka. Karena merasa berutang budi pada Rama maka Sugriwa menawarkan bantuannya dalam menemukan kembali Shinta, yaitu dimulai dengan mengutus Hanuman persi ke istana Alengka mencari tahu Rahwana menyembunyikan Shinta dan mengetahui kekuatan pasukan Rahwana.
  • Muhamad Mukhtar Zaedin @ pergolakan berdarah cinta Rama+Shinta yg berujung pada nilai pengorbanan tuk dapatkan cinta, hmmm berdarahkan cintaku
  • Muhamad Mukhtar Zaedin @ Kangdullaaah, cinta Mbawulandari Muis berdarah opo ora?! glek gkgkgkgkgkgkgkkkkk
  • Muhamad Mukhtar Zaedin @ Kangdullaaaah, berarti ngebut terus tiap malamnya ya? glek gkgkgkgkgkgkkkkkk
  • Bunda Lia Taman Argasoka adalah taman kerajaan Alengka tempat dimana Shinta menghabiskan hari-hari penantiannya dijemput kembali oleh sang suami. Dalam Argasoka Shinta ditemani oleh Trijata kemenakan Rahwana, selain itu juga berusaha membujuk Shinta untuk bersedia menjadi istri Rahwana. Karena sudah beberapa kali Rahwana meminta dan ‘memaksa’ Shinta menjadi istrinya tetapi ditolak, sampai-sampai Rahwana habis kesabarannya yaitu ingin membunuh Shinta namun dapat dicegah oleh Trijata. Di dalam kesedihan Shinta di taman Argasoka ia mendengar sebuah lantunan lagu oleh seekor kera putih yaitu Hanuman yang sedang mengintainya. Setelah kehadirannya diketahui Shinta, segera Hanuman menghadap untuk menyampaikan maksud kehadirannya sebagai utusan Rama. Setelah selesai menyampaikan maskudnya Hanuman segera ingin mengetahui kekuatan kerajaan Alengka.
  • Muhamad Mukhtar Zaedin @ Sing sejene do mendi iki, wis baran to? heheheheee
  • Akarbawah Tanah jatuh cinta dengan siapapun itu hak kita, tapi bukan hak kita mengambil yg sudah jd hak orang lain
    hati2.. Rasa itu bisa bohong !!
    rasa aku mencintainya, ternyata aku butuh sosok keibuannya
    rasanya aku memujanya, ternyata jiwa pemimpinnya yg aku kagumi
    rasanya aku ingin memilikinya, ternyata rasa terpendam ingin punya sosok pengasuh / ibu yg hilang
    rasanya ingin hidup dan melayaninya, ternyata rasa ingin punya ayah sehebat dia..
    explore dan beranilah menghealing emosi … jujur itu mahal,
  • Abdul Lathif .
    @Mbakyu
    @Mas Ali
    @Pak Mukhtar
    Kulo pamit mudun…………. Assalaamu’alaikum…..
  • Muhamad Mukhtar Zaedin @ nek bener wis nyampe nggon, jenenge nggone opo jal? glek gkgkgkgkgkgkgkkkkkkkkkkk
  • Bunda Lia Caranya dengan membuat keonaran yaitu merusak keindahan taman, dan akhirnya Hanuman tertangkap oleh Indrajid putera Rahwana dan kemudian dibawa ke Rahwana. Karena marahnya Hanuman akan dibunuh tetapi dicegah oleh Kumbakarna adiknya, karena dianggap menentang, maka Kumbakarna diusir dari kerjaan Alengka. Tapi akhirnya Hanuman tetap dijatuhi hukuman yaitu dengan dibakar hidup-hidup, tetapi bukannya mati tetapi Hanuman membakar kerajaan Alengka dan berhasil meloloskan diri. Sekembalinya dari Alengka, Hanuman menceritakan semua kejadian dan kondisi Alengka kepada Rama. Setelah adanya laporan itu, maka Rama memutuskan untuk berangkat menyerang kerajaan Alengka dan diikuti pula pasukan kera pimpinan Hanuman.
  • Muhamad Mukhtar Zaedin @ kumsalam. *mudun to Gus, mudun opo manek sih Gus? glek gkgkgkgkgkgkkkk
  • Bunda Lia Setibanya di istana Rahwana terjadi peperangan, dimana awalnya pihak Alengka dipimpin oleh Indrajid. Dalam pertempuran ini Indrajid dapat dikalahkan dengan gugurnya Indrajit. Alengka terdesak oleh bala tentara Rama, maka Kumbakarna raksasa yang bijaksana diminta oleh Rahwana menjadi senopati perang. Kumbakarna menyanggupi tetapi bukannya untuk membela kakaknya yang angkara murka, namun demi untuk membela bangsa dan negara Alengkadiraja.Dalam pertempuran ini pula Kumbakarna dapat dikalahkan dan gugur sebagai pahlawan bangsanya. Dengan gugurnya sang adik, akhirnya Rahwana menghadapi sendiri Rama. Pad akhir pertempuran ini Rahwana juga dapat dikalahkan seluruh pasukan pimpinan Rama. Rahmana mati kena panah pusaka Rama dan dihimpit gunung Sumawana yang dibawa Hanuman.
  • Muhamad Mukhtar Zaedin @ mungkinkah Hanoman scara simbolik dapat di maknai sebagai “KEKUATAN KETEGUHAN&KESABARAN UNTUK DAPATKAN CINTA DIAJENG?”
  • Bunda Lia Setelah semua pertempuran yang dasyat itu dengan kekalahan dipihak Alengka maka Rama dengan bebas dapat memasuki istana dan mencari sang istri tercinta. Dengan diantar oleh Hanuman menuju ke taman Argasoka menemui Shinta, akan tetapi Rama menolak karena menganggap Shinta telah ternoda selama Shinta berada di kerajaan Alengka. Maka Rama meminta bukti kesuciannya, yaitu dengan melakukan bakar diri. Karena kebenaran kesucian Shinta dan pertolongan Dewa Api, Shinta selamat dari api. Dengan demikian terbuktilah bahwa Shinta masih suci dan akhirnya Rama menerima kembali Shinta dengan perasaan haru dan bahagia.
  • Ayu Dewi Lestari Selamat malam Mama,,,,salam sayangku selalu,,,,
  • Bunda Lia Pas Tamat, dirimu datang anakku Gadis…. tapi mau tak ceritakan beberapa candi…. yang ada hubungan dengan ini….
  • Ayu Dewi Lestari Iya Mama,,anakmu datang,,,,menemani mama
  • Ayu Dewi Lestari Tidak apa2 Mama,,,nanti aku baca dr awal semua,,
  • Bunda Lia Candi Prambanan dikenal kembai saat seorang Belanda bernama C.A.Lons mengunjungi Jawa pada tahun 1733 dan melaporkan tentang adanya reruntuhan candi yang ditumbuhi semak belukar. Usaha pertama kali untuk menyelamatkan Candi Prambanan dilakukan oleh Ijzerman pada tahun 1885 dengan membersihkan bilik-bilik candi dari reruntuhan batu. Pada tahun 1902 baru dimulai pekerjaan pembinaan yang dipimpin oleh Van Erp untuk candi Siwa, candi Wisnu dan candi Brahma. Perhatian terhadap candi Prambanan terus berkembang. Pada tahun 1933 berhasil disusun percobaan Candi Brahma dan Wisnu. Setelah mengalami berbagai hambatan, pada tanggal 23 Desember 1953 candi Siwa selesai dipugar. Candi Brahma mulai dipugar tahun 1978 dan diresmikan 1987. Candi Wisnu mulai dipugar tahun 1982 dan selesai tahun 1991. Kegiatan pemugaran berikutnya dilakukan terhadap 3 buah candi perwara yang berada di depan candi Siwa, Wisnu dan Brahma besarta 4 candi kelir dan 4 candi disudut / patok.
  • Ayu Dewi Lestari Selamat malam Om dullah,,om mukthar,om lathif,,serta semua saudara2ku semua yg hadirdi sini,,met malam minggu saja,,
  • Bunda Lia Kompleks candi Prambanan dibangun oleh Raja-raja Wamca (Dinasty) Sanjaya pada abad ke-9. Candi Prambanan merupakan kompleks percandian dengan candi induk menghadap ke timur, dengan bentuk secara keseluruhan menyerupai gunungan pada wayang kulit setinggi 47 meter. Agama Hindu mengenal Tri Murti yang terdiri dari Dewa Brahma sebagai Sang Pencipta, Dewa Wisnu sebagai Sang Pemelihara, Dewa Shiwa sebagai Sang Perusak. Bilik utama dari candi induk ditempati Dewa Shiwa sebagai Maha Dewa sehingga dapat disimpulkan candi Prambanan merupakan candi Shiwa. Candi Prambanan atau candi Shiwa ini juga sering disebut sebagai candi Loro Jonggrang berkaitan dengan legenda yang menceritakan tentang seorang dara yang jonggrang atau gadis yang jangkung, putri Prabu Boko, yang membangun kerajaannya diatas bukit di sebelah selatan kompleks candi Prambanan.
  • Satyo Aji Sanjaya heemh ,,, “Caritane wayang Romoyono”,… Eeee lha kae, Ngalengko di-Obong ,…togog-mbilung hwa-a’-oo, podho pating ndomblong,… omah gedhe kabeh dadi areng,…Dasamuko…nangiz gereng-gereng,… Intermezzo,… lanjuuut…
  • Bunda Lia Bagian tepi candi dibatasi dengan pagar langkan, yang dihiasi dengan relief Ramayana yang dapat dinikmati bilamana kita berperadaksina (berjalan mengelilingi candi dengan pusat cansi selalu di sebelah kanan kita) melalui lorong itu. Cerita itu berlanjut pada pagar langkan candi Brahma yang terletak di sebelah kiri (sebelah selatan) candi induk. Sedang pada pagar langkan candi Wishnu yang terletak di sebelah kanan (sebelah utara) candi induk, terpahat relief cerita Kresnadipayana yang menggambarkan kisah masa kecil Prabu Kresna sebagai penjelmaan Dewa Wishnu dalam membasmi keangkaramurkaan yang hendak melanda dunia.
  • Bunda Lia Mbak Wulan suruh kesini…kang
  • Muhamad Mukhtar Zaedin @ hmmmm yg di basmi tuh keankaramurkaan ya Diajen? heheheee
  • Bunda Lia Bilik candi induk yang menghadap ke arah utara berisi parung Durga, permaisuri Dewa Shiwa, tetapi umumnya masyarakat menyebutnya sebagai patung Roro Jonggrang, yang menurut legenda, patung batu itu sebelumnya adalah tubuh hidup dari putri cantik itu, yang dikutuk oleh ksatria Bandung Bondowoso, untuk melengkapi kesanggupannya menciptakan seribu buah patung dalam waktu satu malam. Candi Brahma dan candi Wishnu masing-masing memiliki satu buah bilik yang ditempati oleh patung dewa-dewa yang bersangkutan. Dihadapan ketiga candi dari Dewa Trimurti itu terdapat tiga buah candi yang berisi wahana (kendaraan) ketiga dewa tersebut. Ketiga candi itu kini sudah dipugar dan hanya candi yang ditengah ( di depan candi Shiwa) yang masih berisi patung seekor lembu yang bernama Nandi, kendaraan Dewa Shiwa.
  • Bunda Lia Mbak Wulan kon ngewangi Parmi gawe mie kanggo tamuku kang… aku arep neng dapur males pol… kandung mancep nengkursi tur asik crito wedhi lali….
  • Satyo Aji Sanjaya Bun,,, yg di-bilik Candi wisnu,… di-ruang dalam koq ga’ ada “garuda Wisnu Kencono”,… apa Hilang yach… ? sedangkan yg d- bilik Candi Syiwa ada Lembu Andhini,…ntuuh Bun… dan yg d-bilik Candi Brahma, dlmnya ada jg Agatsya ,…
  • Bunda Lia Patung angsa sebagai kendaraan Brahma dan patung garuda sebagai kendaraan Wishnu yang diperkirakan dahulu mengisi bilik-bilik candi yang terletak di hadapan candi kedua dewa itu kini telah dipugar.
    Keenam candi itu merupakan 2 kelompok yang saling berhadapan, terletak pada sebuah halaman berbentuk bujur sangkar, dengan sisi sepanjang 110 meter. Didalam halaman masih berdiri candi-candi lain, yaitu 2 buah candi pengapit dengan ketinggian 16 meter yang saling berhadapan, yang sebuah berdiri di sebelah utara dan yang lain berdiri di sebelah selatan, 4 buah candi kelir dan 4 buah candi sedut. Halaman dalam yang dianggap masyarakat Hindu sebagai halaman paling sacral ini, terletak di tengah halaman tengah yang mempunyai sisi 222 meter, dan pada mulanya berisi candi-candi perwara sebanyak 224 buah berderet-deret mengelilingi halaman dalam 3 baris.
  • Sang Iblis Hmmm….. Luar biasa…. Mantaf Bunda ceritanya, aku nyimak ceritanya sampai habis 1 cangkir kopi sama 5 batang rokok…….. Hehehehe……. Selamat malam Bunda….. Salam Kasihku.
  • Kakang Prabu Anom masih tetep nyimak bunda…
    @Mas Arie Irfan: tenang, msh ada stok kopi & rokok hehehe
  • Bunda Lia Mas Tyo tanya penjaganya saja mas siapa tau disimpan penjaganya atau dibawa masuk kantornya buat ganti gulingnya xxxixixixixxiixiixiii

    CANDI SYIWA merupakan candi induk dan ukuran lebih besar dari candi lainnya. Letak candi Siwa berada di halaman pertama dan diapit oleh candi Whisnu dan candi Brahma. Candinya sendiri berukuran dasar 17 x 17 m dan ini berdiri di atas suatu soubasement yang berukuran 34 x 34 m, tinggi candi keseluruhannya adalah 47 m, yang berdiri di atas suatu pondasi. Bangunan ini dibagi atas 3 bagian secara vertical kaki, tubuh dan kepala/atap, kaki candi menggambarkan “dunia bawah” tempat manusia yang diliputi hawa nafsu, tubuh candi menggambarkan “dunia tengah” tempat manusia yang telah meninggalkan keduniawian dan atap melukiskan “dunia atas” tempat para dewa. Percandian Prambanan merupakan replica gunung itu terbukti dengan adanya arca-arca dewa Lokapala yang terpahat pada kaki candi Siwa. Empat pintu masuk pada candi itu sesuai dengan keempat arah mata angin.
  • Sang Iblis Mas Mukhtar, Kang Dullah…. selamat malam…. Salam Hormatku.
  • Satyo Aji Sanjaya Dhe Abdullah ,… haa-haaay iddiiih lutchuuuu bgt,…hwe-hee-heee,
  • Sang Iblis Hehehehehe….. Iya Kang Dullah…. Nuwun….
  • Bunda Lia Kakang Prabu…mas Arie say…. he he he…. Kopi siap rokok Ok jangan kuwatir…. Pintu utama menghadap ke timur dengan tangga masuknya yang terbesar. Di kanan-kirinya berdiri 2 arca raksasa penjaga dengan membawa ganda yang merupakan manifestasi dari Siwa. Di dalam candi terdapat 4 ruangan yang menghadap keempat arah mata angina dan mengelilingi ruangan terbesar yang ada ditengah-tengah. Dasar kaki candi dikelilingi selasar yang diatasi oleh pagar langkan. Pada dinding langkan sebelah dalam terdapat relief cerita Ramayana yang dapat diikuti dengan cara ‘pradaksina’ (berjalan searah jarum jam) mulai dari pintu utama. Hiasan-hiasan pada dinding sebelah luar berupa “kinari-kinari” (makhluk bertubuh burung berkepala manusia), “kalamakara” (kepala raksasa yang lidahnya berwujud sepasang mitologi) dan makhluk surgawi lainnya.Atap candi bertingkat-tingkat dengan susunan yang amat komplek masing-masing dihiasi sejumlah “ratna” dan puncaknya terdapat “ratna” terbesar.
  • Sang Iblis Kakang prabu kopinya ne yg udah habis…… Hehehehhe…..
  • Abbur Boedoet Sae seratanipun miwah lebdo ing pitutur luhur ing paramasastro..wigya angesti ing hyang widhi..
  • Bunda Lia Dinamakan candi Siwa karena didalamnya terdapat arca Siwa Mahadewa dengan pakaian yang indah dan lengkap serta dilengkapi dengan segala atributnya yaitu aksamala, camara, berada di tangan belakangnya, sedangkan di tangan depannya, tangan kanan mulai dari siku dilipat ke depan dada, dan dalam keadaan rusak, demikian juga tangan kiri dilipat ke depan perut, juga dalam keadaan rusak, tengkorak dan hiasan bulan sabit dikenakan di kepala dan seekor ular sebagai upawita.
  • Prima Selindo sugeng ing madyaning ratri..kagem sedoyo kadhang kinasih ugi poro sepuh lan pinisaepuh ingkang sami lenggah sluku utawi timpuh…salam rahayu sagung dumadi….
  • Bunda Lia Dimas Abbur Boedoet.. sugeng dalu Dimas… matur nuwun sanget kerso pinarak dateng Warung Penuh Kasih Songgo Buwono….. Sak estu matur nuwun Dimas…
  • Kakang Prabu Anom @Mas Arie I: siap, kopi segera meluncur…
    @Kang Mas Abdullah: kopi pahit pahit manis ya… hehhee
    @Mas Agung P: ngopi mas.. salam rahayu..
  • Prima Selindo wong njih lelenggahan jejer..kadyo mimi lan mintuno mekaten lho kang mas..ali heheheeh
  • Sang Iblis Aku tunggu Kakang Prabu……….. Hehehehee……..
  • Kakang Prabu Anom hhmm… biasanya gadis yg bikin kopi…
  • Bunda Lia Ha ha ha Kang Dullah nglindur maneh ki… Kang muliho wae tak wenehi udan deres….
  • Bunda Lia Relung sisi selatan terdapat arca Bhatara Guru (Agastya), yang dilukiskan berdiri di atas padmasana. Bhatara Guru ini digambarkan sebagai pendeta yang mempunyai janggut tebal serta berperut gendut. Tangan kanannya dilipat ke depan dada dan tangan kiri memegang kendi Kamandalu. Di samping tangan kanannya terdapat tombak yang ujungnya berbentuk trisula. Tombak trisula tersebut dilukiskan dalam posisi berdiri, terlihat seperti ditancapkan pada sebuah tempat tombak. Dipundak kirinya terdapat camara. Bagian belakang arca terdapat prabhamandala yang berbentuk oval tanpa hiasan.
  • Sang Iblis Mas Agung selamat malam…. Salam Hormat & Jabat erat.
  • Prima Selindo sugeng ing madyaning ratri..kang mas arie..mugi tansah pinaringan rahyu wilujeng…
  • Siwi Marthin bun sugeng ndalu,nyimak kalian leyeh2. nglilir jam 11 wau namung mbika fb susah. Sugeng ndalu mas Agung,kang Dullah.
  • Muhamad Mukhtar Zaedin @ oval yo, artine piye kuwi?
  • Kakang Prabu Anom @Kang Mas Abdullah: hehehe… siap bareng2 aja pahit pahit manis
  • Sang Iblis Nyimak sambil rokok’an terus ne….. hmmm, kopinya mantap bunda….. Hehehehe…..
  • Kakang Prabu Anom @Ang Mukhtar: sega jamlang ang.. hehehe
  • Prima Selindo sugeng sumunaring condro ing lebeting dodo..jeng siwi..rahyu..ingkang sami pinanggih…
  • Muhamad Mukhtar Zaedin @ sing bener kih SESANDUNGAN to Kangdullah?
  • Prima Selindo kakang abdullah kang kinasih…mboten menopo kang mas…monggo pun sekecekak aken…hidangan ipun..mabkyu..hehehheehe
  • Satyo Aji Sanjaya tambah dikit yuaww,… sekilas info,,,soal atap yg tertinggi pd titik tengah ada jalur khusus yg lurus k-bawah tanah, dulu aslinya pd atap teratas ada ujung runcing dr bahan logam mulia/emas,,, yg d-sambung dgn serbuk abu-gosok, nach jalur khusus itu terisi smua dgn abu gosok krn bersifat carbon arang, yg berfungsi sbg pentanahan/arde, shg aman ketika terjadi hujan/badai petir, bangunan atap tak’kan runtuh. teknologi penangkal petir secara tradisional jaman doeloe udah ada,… betul-betul hebat nenek-moyang kita,… heeemmmh.
  • Sang Iblis Kakang Prabu aku brusan di dapur ambil kopi….. Lha aku tunggu gadis nggak muncul2…… Hehehehehe….
  • Siwi Marthin kang Dullah aja guyon,ayo nyimak lg spaneng. wkwkwk.
  • Prima Selindo nderek nyimak kanti seksami diajeng ayu..monggo…dipun lajeng aken…
  • Muhamad Mukhtar Zaedin @ tinggal empal gentong bae Kang, tapi kudu ngenteni Pakdhe heheheee
  • Bunda Lia Relung di sisi barat terdapat arca Ganeca, dewa yang berkepala gajah ini adalah anak dewa Siwa. Arca ini dilukiskan mempunyai empat buah tangan. Tangan bagian belakang sebelah kanan membawa tasbih (aksamala) dan sebelah kiri memegang kapak kecil. Cawan berbentuk tengkorak dipegang tangan kiri depan dan patahan gading dipegang di tangan kanan depan.Ujung belalainya dimasukkan kedalam cawan itu yang menggambarkan bahwa ia tak pernah puas meneguk ilmu pengetahuan.
    Ganesha memang menjadi lambang kebijaksanaan dan dan ilmu pengetahuan, penghalau segala kesulitan. Pada mahkotannya terdapat tengkorak dan bulan sabit sebagai tanda bahwa ia anak Siwa Kepalanya memakai hiasan jata makuta yang tersusun. Telinganya dilukiskan cukup lebar, memakai upawita yang berbentuk ukar, serta ikat dada seperti untaian mutiara. Perutnya buncit. Ganeca ini tampak duduk bersila dengan kedua telapak kakinya berhadapan.
  • Prima Selindo salam rahayu kakang mas zaedin kangh kinasih…
  • Muhamad Mukhtar Zaedin @ sami2 Gus, masih seneng pring opo ora? heheheheee
  • Kakang Prabu Anom @Mas Arie I: jemput mas, biar pada kumpul hehehe.. sambil beli cemilan ya..
    @Ang Mukhtar: siap ang nunggu…
    @Kang Mas Abdullah: hehe.. karena pahit pahit manis mengandung nilai filosofi..
  • Prima Selindo kang mas zaedin..hehe njih namung pring kencono putri menikokang mas..hehehe
  • Siwi Marthin ha..ha..yo rokoke ra usah mandeg dadi ra pating pecotot. ha..ha..ha.. kang tak gawekke jamu paitan wae po dudu kopi dadine kosentrasine kebak. wkwkwk
  • Bunda Lia Di relung sisi utara terdapat arca Durga Mahisasuramardini. Dalam cerita rakyat setempat arca ini dikenal sebagai arca Lara Jonggrang. Arca tersebut dilukiskan berdiri di atas punggung kerbau dengan ekornya ditarik oleh salah satu tangannya. Arca Durga ini mempunyai delapan tangan. Tangan sebelah kanan memegang cakra berapi, kadga (pedang pendek), anak panah (sara) dan terdepan menarik ekor kerbau yang diinjak. Tangan kirinya memegang Sangkha bersayap, perisai (khetaka), busur serta menarik rambut asura yang berdiri di samping kirinya. Lembu yang diinjak dewi Durga ini dalam posisi mendekam ke arah kiri dan kepala kerbau diinjak oleh asura yang memegang gada. Asura ini dilukiskan berambut keriting, mata melotot dan mulut setengah terbuka. Durga tampak memakai pakaian mewah kepalanya memakai hiasan Jatamakuta dengan hiasan bunga, pada jamangnya mempunyai bentuk dasar yang melebar dan tebal. Simbarnya memakai hiasan roset..
  • Bunda Lia Pener tur bener mbak Siwi ben kang Dullah kebak kui kan modho ra kebak ha ha ha ha
  • Muhamad Mukhtar Zaedin @ lhaaaaa jenenge apik yo Gus, artine luwih dalem yo Gus?
  • Prima Selindo nuwun njih kang mas..
  • Prima Selindo PRING KENCONO PUTRI ..PANGGIH PRING KENCONO KAKUNG ..HM..ASMANE PRING PETHUK..TUR YO GATHUK..WAH..JIAN..
  • Bunda Lia Candi Siwa…..Di sisi bagian dalam terdapat relief yang menceritakan tentang kisah Ramayana . Di dalam cerita itu, Rama merupakan reinkarnasi dari Dewa Wisnu. Shinta adalah istri Rama dan Laksmana adalah adik Rama, mereka berdua pergi ke hutan. Banyak peristiwa yang terjadi selama mereka dalam perjalanan ke hutan. Shinta diculik oleh Rahwana, seorang raksasa yang jahat dan dilarikan ke Kerajaan Rahwana di Alengka. Rama mendapat bantuan dari Hanoman, raja dari Kerajaan Kera. Prajurit dari Kerajaan Kera dipimpin oleh Rama bergerak ke Alengka. Bagian cerita ini sampai pada saat prajurit kera membuat jembatan yang menghubungkan ke Kerajaan Alengka.
  • Siwi Marthin ora sio2 kang lha awakmu neh milih dadi penunggu sing mringis,aja lali pepsodent ya. ha…ha …bun mantap wedarane. top markotop.
  • Bunda Lia Mbak la kang Dullah po wani mringis la wong untune ireng kabeh mergo penyakite rokok… ha ha ha ha nek mengingis anggoro wae jerit2 mergo wedhi untune kang Dullah….
  • Prima Selindo Sinambi mireng aken jineman uler kambang utawi kutut manggung…nyruput wedgang kopi..udut jisam soe…tambah gayeng..
  • Siwi Marthin Mas Agung berarti sampun klop. hi..hi..
  • Bunda Lia Kang samsumu neng mburi jupukken ora mung neng regol wae….
  • Prima Selindo pangestu panjenengan jeng siwi…
  • Bunda Lia Wis Wi si wi kare golek dadung / kenur gawe nyencang pring petuk… we wis nate masak jangan bung po durung … neng durung ndang masakko ben ora makin goblok….
  • Siwi Marthin hua..ha..ha ngguyu anti udane mandeg. Berarti odole ganti Zact apa kae jenenge lali mengko cling. ha..ha.. apa pepsodent biru. ha…ha..
  • Bunda Lia Cerita selanjutnya adalah bagian utama dari cerita Ramayana, yang dapat diikuti dengan berjalan menyusuri lorong dengan pusat candi berada di sebelah kanan.
    • 1. Wicwamitra, seorang pendeta menyuruh ayah Rama untuk menghadapi raksasa jahat yang sering datang untuk mengganggu meditasinya.
    • 2. Rama dan Laksmana membunuh beberapa raksasa.
    • 3-4. Rama menikahi Shinta sebagai hadiah dalam kontes menggunakan panah Siwa.
    • 5. Shinta dibawa Rama pulang ke rumah. Dalam perjalanan pulang mereka bertemu Paracurawa
    • 6-7. Karena ada masalah dengan ibunya, Rama tidak dapat mewarisi tahta. Barata menggabtikan posisi Rama, dan Rama pergi ke hutan.
    • 8. Barata mengumumkan bahwa ia akan menjalankan tahta kerajaan atas nama Rama. Sebagai symbol ia meletakkan sandal Rama di tahta kerajaan.
    • 9. Rama dan rombongannya memasuki hutan, mereka bertarung dengan para raksasa.
    • 10-12. ketika sebagian rombongan pergi berburu, Shinta diculik oleh Rahwana yang menyamar sebagai brahmana. Kemudian brahmana berubah wujud menjadi Rahwana. Jatayu, raja Burung mencoba menyelamatkan Shinta tetapi gagal.
    • 13-14. Rama bertemu Hanoman.
    • 15. Laksmana mengambil air, yang merupakan airmata Sugriwa, seekor kera yang dibuang dari Kerajaan oleh kakaknya.
    • 16. Rama menunjukkan keahliannya memanah kepada Sugriwa.
    • 17. Dalam pertempuran antara Sugriwa dan kakaknya, Rama membunuh kakak Sugriwa dengan panahnya.
    • 18. Rama menerima hadiah dari Kerajaan Kera.
    • 19. Persetujuan untuk mengirim Hanoman ke Alengka untuk menangkap Rahwana.
    • 20. Hanoman bertemu Shinta.
    • 21. Hanoman tertangkap tetapi untungnya dia dapat melepaskan diri. Akhirnya Hanoman membakar Alengka, Kerajaan Rahwana.
    • 22. Hanoman mengembalikan Shinta pada Rama.
  • Bunda Lia Kang Dullah we wis nate rusak opo durung neng durung ta ijini bobrok… rusak ndisik wae….
  • Siwi Marthin walah walah weteng anti kaku. kang mlebu wae jupuk kabeh samsune ,wadai tas ter warung sebelah lumayan. jian saya wengi mawut. ayo bun dilanjut.
  • Bunda Lia CANDI BRAHMA terletak di sebelah candi Siwa, bentuk dan ukurannya lebih kecil. Luas dasarnya 20 meter persegi dan tingginya 37 meter. Ditinjau dari segi arsitektur seperti halnya candi SIwa candi ini juga terdiri dari tiga bagian yaitu kaki, badan dan atap candi. Kaki candi yang tingginya 3,30 m mempunyai hiasan yaitu sebuah relung yang berisi motif prambanan, berupa singa diapit oleh dua pohon kalpataru penuh dengan bunga-bunga teratai biru, putih dan merah yang di bawahnya ada kinara dan kinari (makhluk setengah manusia setengah dewa). Badan candi Brahma berdiri di atas sebuah lapik yang sangat tinggi berukuran 2,80 m yang memiliki bagian-bagian perbingkaian bawah, dinding dan perbingkaian atas.
    Atap candi Brahma terdiri atas 3 tingkatan yang makin lama makin kecil ukurannya, dan diakhiri oleh suatu kemuncak dengan puncaknya sebuah amalaka tinggi dan besar.
  • Bunda Lia Pantes ora mung rusak ning bobrok….
  • Siwi Marthin ha…ha..ora ana,lg pileren. ha…ha..a.
  • Bunda Lia Pada badan candi terdapat bilik candi yang di dalamnya terdapat arca Brahma. Arca dilukiskan berkepala 4 yang masing-masing mukanya menghadap ke 4arah mata angin. Keempat kepala masing-masing memakai jatamakuta bersusun tiga. Bagian atasnya terdapat ikatan rambut yang berupa untaian mutiara. Demikian juga jamangnga pada setiap dahi arca terdapat hiasan roset yang amat indah. Hiasan telinganya dipahat dengan sangat indah berupa untaian yang menjulur sampai ke bahu kiri dan kanan.
    Tangannya berjumlah empat, kiri depan dalamposisi lurus kebawah sambil memegang kendi, tangan kiri belakang sebatas siku dilipat keatas sambil membawa camara. Demikian juga tangan kanan depan dilukiskan dalam posisi ke bawah dengan memegang suatu benda yang tidak begitu jelas, sedangkan tangan kanan belakang sebatas siku dilipat dan dilukiskan sedang memegang tasbih.
    Keempat tangan ini dilukiskan mengenakan gelang rangkap 3 yang berbentuk untaian mutiara. Kedua tangan depannya baik yang sebelah kiri maupun kanan memakai kelat bahu
  • Bunda Lia Enek kang Dullah Candi Siwi neng batukmu… mergo kebacut bobrok… mawut2……
  • Prima Selindo o..candi siwi ..disitu toh hehehhehee
  • Siwi Marthin mas Mukhtar sugeng ndalu. niki gojeg mugio mboten ngrusak acara. menopo mas Petra sampun kondur?
  • Bunda Lia Mas Mukhtar kang Dullah ojok dikasih sajadah mas … wong lagi mawut ra patut….
  • Muhamad Mukhtar Zaedin @ nek Diajeng duwe candi opo ra? heheheheee
  • Bunda Lia Mas Mukhtar candi kita berdua kan didalam hati kita to mas….
  • Muhamad Mukhtar Zaedin @ iyo Diajeng,,,heheheheee
  • Bunda Lia CANDI WISNU merupakan salah satu candi utama yang terletak di halaman pertama di samping candi Siwa dan candi Brahma, apabila candi Brahma terletak di sebelah kanan atau selatan candi Siwa,maka candi Wishnu terletak di sebelah kiri atau sebelah utara candi Siwa. Wishnu termasuk tokoh kedua sesudah Brahma, sedang Siwa merupakan tokoh ketiga. Di dalam mitologi India , Brahma adalah dewa perusak (prajapati). Wishnu adalah dewa pemelihara (shiti) dan Siwa adalah dewa perusak (praline). Dengan demikian, jelas bahwa candi Wishnu merupakan salah satu candi yang mempunyai arti penting disamping candi Siwa dan Brahma.
    Secara vertikal bangunan candi Wishnu terdiri dari tiga bagian yaitu kaki candi, badan candi dan atap candi. Kaki candi Wishnu berdenah bujur sangkar terdiri dari dua tingkat, penampil depan di sebelah timur berfungsi sebagai pintu masuk ke bilik candi. Kaki candi tingkat I mempunyai ukuran lebih luas dari pada bagian dasar kaki candi tingkat II sehingga di bagian dasar kaki candi tingkat I berbentuk selasar yang berfungsi sebagai lorong atau jalan untuk mengelilingi badan candi.
  • Siwi Marthin ha..ha lha bun hiasan rambute kang Dullah apa jal? ha..ha..
  • Bunda Lia Ora to kang we mau di cekokki Siwi jamu paitan kok tambah nemen ki piye??? Opo salah jamu po piye to kang nek nyekokki Siwi ki….
  • Muhamad Mukhtar Zaedin @ tapi kok neng jero ati Diajeng, jenenge candi opo kuwi?
  • Bunda Lia Tukokno pita rupane pink wae … ben tambah mboissss…
  • Bunda Lia Candi Cinta kita mas Mukhtar…
  • Muhamad Mukhtar Zaedin @ heheheheee tak tersentuh yo Diajeng?
  • Siwi Marthin dipitani kek ngarep candi ha..ha..ha… kang tak gawekke banyu dadap srep wae ya,ha…ha..
  • Bunda Lia Badan candi terletak di atas kaki candi. Pada badan candi terdapat bilik candi dengan ukuran ruangan panjang 5,36 m, lebar 5,35 m dan tinggi 11,5 m. di dalam bilik candi terdapat arca Wishnu berdiri di atas lapik berbentuk yoni. Bagian paling atas candi yaitu atap candi. Atap candi Wishnu terdiri dari lima tingkat disusun makin ke atas makin kecil dan bagian atas setiap tingkat dihiasi dengan bentuk– bentuk amalaka kecil, sedang puncak atap berupa amalaka besar. Arca utama pada candi Wishnu dalam posisi berdiri diatas umpak berbentuk yoni, yang dipahatkan menjadi satu dengan stela berbentuk lengkung. Jumlah tangannya ada empat, kedua tangan belakang ditekuk ke atas, kedua tangan depan terletak di kanan kiri pinggul dalam posisi sedikit ditekuk ke depan. Atribut pada tangan kanan belakang adalah cakra berbentuk lidah api, pada tangan kiri belakang adalah sangka bersayap. Pada tangan depan terdapat gada, pegangan gada terletak di sebelah atas. Pada telapak tangan kiri depan terdapat tanda khas yaitu Sriwatsa (segitiga).
    Dewa ini digambarkan berkepala sat dalam posisi tegak. Perhiasan pada kepala berupa jatamakuta dengan jamang simbar lima serta sumping dan anting-anting menjulur ke bahu. Kalung terdiri dari dua untaian. Pada dada terdapat ikat dada dan upawia berupa untaian berpilin. Kainnya berupa kain panjang hingga pergelangan kaki, sampurnya dua, uncal terletak di bawah sampur. Pada kaki terdapat gelang kaki.
  • Siwi Marthin kang sliramu ki maca posisi lha tugas nggawa gada kog ana cemburu. piye to,aja mlayu seko naskah. ha..ha aja wani2 mbok dadi reca.
  • Muhamad Mukhtar Zaedin @ nek Kangdullah cemburu, aku mlebu neng Candi Wulan, JADI tukeran CANDI, piye jal?
  • Bunda Lia Soyo tambah esok kok yo tambah rusak to yo… mbak Siwi ndang pereske dadap serep wae… naskahe dibodolke kang dullah ki …
  • Bunda Lia Wah mas Mukhtar ndak tanggung jawab deh masak aku kok ditukar mbak wulan … mas MUkhtarrrrrrrrrrrrrrrrrrrrrrrrrrrrrrrrrrrrrrrrrrrrrrrr
  • Bunda Lia Relief di candi Wisnu menggambarkan reinkarnasi Dewa Wisnu dalam bentuk lain. Cerita ini sangat populer di India tetapi kurang diketahui di Indonesia . Raksasa Kangsa akan dibunuh oleh Dewaki, saudara kedelapan dari kemenakannya. Demi keselamatannya, Kangsa membunuh semua ketujuh anak kemenakannya. Di waktu itu, kedelapan anak itu masih di dalam rahim ibu Dewaki. Jadi Kangsa menyelidiki ibu yang sedang hamil itu dengan hati-hati. Anak di dalam rahim akan lahir sebagai reinkarnasi Dewa Wisnu. Kresna dapat menyelamatkan bayi yang akan lahir itu dengan mengganti dengan bayi yang lain. Kresna, nama dari bayi tersebut, lahir diantara gembala perempuan. Ia menjadi sangat nakal. Raksasa perempuan mencoba memberi makan Kresna yang sebenarnya akan meracuninya. Tetapi Kresna meneguk susu sangat banyak yang menyebabkan raksasa perempuan itu mati. Raksasa lain dalam bentuk kerbau menyerang para gembala perempuan.
  • Siwi Marthin malah dadi acara tukar tambah. Mas Agung iki piye? ayo diteruske. kang Dullah gugaha Parmi kan nggoreng intip nggo cemilan.
  • Bunda Lia Intip sing goreng mbak Wulan karo peyek teri gosong… dumeh cedak laut wae nek gawe peyek asiiinnnn polllll opo mergo barter kuwi mau yo mbak Siwi wahhhh jiiiaaannnn gaaaawwwwaaatttt.
  • Muhamad Mukhtar Zaedin @ heheheheee aku wedi ning gondronge Kangdullah, Diajeng,,,gkgkgkgkgkgkgkkkkkkkkk
  • Siwi Marthin pak Mukhtar mboten usah wedi amargi sampun dipun rebonding.
  • Bunda Lia CANDI WAHANA merupakan kelompok candi yang terletak pada halaman pertama merupakan bagian terpenting setelah kelompok utama. Nama wahana mengandung pengertian kendaraan, yaitu nama binatang yang digunakan untuk kendaraan para dewa. Pemberian nama untuk…Lihat Selengkapnya
  • Prima Selindo diterusaken ten pundi to jeng siwi..kulo taksih isin.heheehehee..
  • Wulandari Muis Mb sing asin ki terine jajal peye e kacang lak ora asin
  • Wulandari Muis Ms agung nek isin tutupi…xixixi@mb Siwi pean kok durung sare piye wis dangan po…?
  • Siwi Marthin lha wedarane den ayune. malah mbak Wulan metu saiki.
  • Muhamad Mukhtar Zaedin @ hallooo Candi Wulaaaaan,,,heheheheee
  • Siwi Marthin mau nggletak gasik tp ra tenang rasane, jam 11 nglilir tak kira wis esuk dadi buka fb. urung mbak yo genah karo mlaku je. jamu nggo 2 mg. dadi tambah lemu. he..he..
  • Muhamad Mukhtar Zaedin @ iki jenenge BALAS (AGUNG PAM)BUDI, genten manasi hahahahahahaaaa
  • Prima Selindo oo ada juga ya candi wulan..hm baru tahu ..hehehe..
  • Wulandari Muis Hallo jugaaaaa pakmukhtar…kopi mboten…?
  • Sang Iblis Hehehehehe……
  • Sang Iblis Bunda…. Ceritanya top dech pokoknya….
  • Bunda Lia CANDI APIT luas dasarnya 6 meter persegi dengan tinggi 16 meter. Ruangannya kosong. Mungkin candi ini depergunakan untuk bersemedi sebelum memasuki candi – candi induk. Karena keindahannya ia mungkin digunakan untuk menanamkan estetika dalam komplek percandian Prambanan.
    Dua candi Apit berdiri di dekat gerbang masuk, mengapit dua candi, di sebelah barat dan timur candi. Setiap candi Apit mempunyai satu pintu masuk yang menghadap ke arah utara dan selatan. Bentuk dan struktur candi Apit hamper sama dengan candi yang lain di kompleks Loro Jonggrang, hanya saja bentuk candi Apit kelihatan lebih ramping dibanding candi yang lain karena bagian kaki yang lebih tinggi. Yang menarik dari candi Apit adalah adanya gambar singa dalam posisi duduk dengan mulut terbuka lebar. Salah satu singa di depan kaki sedang bangun.
  • Prima Selindo kang dullah satpamnya diajeng ayu itu..yang MAHA AGUNG..heehe
  • Muhamad Mukhtar Zaedin @ heheheheeee gayung bersambut, segera siapkan kapalapi, ada to Candi Wulan? heheheheheeee
  • Muhamad Mukhtar Zaedin @ kok Candi Siwi ngguyu, nguyu opo toh Candi Siwi?
  • Siwi Marthin kang Dullah ngapa ya singane kuwi mangap?
  • Muhamad Mukhtar Zaedin _ Candi Siwi@ ha (pedas), ha ha (terkejut), ha ha ha (ngusir kucing), glek gkgkgkgkgkgkkkkkkk
  • Bunda Lia CANDI SUDUT memiliki ukuran yang sama dengan candi Kelir. Candi Sudut terletak di setiap sudut serambi yang terbuka dari candi utama. Candi Sudut berukuran 1.55×1.55 meter persegi dan tingginya 4.10 meter. Empat candi Sudut tidak mempunyai pintu masuk.CANDI KELIR luas dasarnya 1,55 meter persegi dengan tinggi 4,10 meter. Candi ini tidak mempunyai tangga masuk. Fungsinya sebagai penolak bala. Candi Kelir terletak di depan setiap gerbang masuk di sebelah selatan, utara, barat dan timur. Candi ini mengingatkan pada pura di Bali .Pada candi Whisnu pagar langkan sisi dalam terdapat cerita tentang Kresna. Sesuai dengan fungsinya sebagai tempat pemujaan dewa Whisnu, relief cerita yang dipahatkan pada candi Whisnu menggambarkan adegan-adegan yang berhubungan dengan kehidupan dan keagungan dewa tersebut. Sebagai dewa penyelamat atau pemelihara, dewa Whisnu akan turunke dunia untuk menyelamatkan dunia dari ancaman bahaya yang disebabkan oleh nafsu-nafsu jahat. Di dunia, bentuk jelmaan dewa Whisnu dapat berupa binatang atau insane lain turun dari khayangan. Pada relief candi Whisnu, bentuk penjelmaan dewanya diwujudkan sebagai seorang tokoh pahlawan yang bernama Kresna’
  • Bunda Lia CANDI SUDUT memiliki ukuran yang sama dengan candi Kelir. Candi Sudut terletak di setiap sudut serambi yang terbuka dari candi utama. Candi Sudut berukuran 1.55×1.55 meter persegi dan tingginya 4.10 meter. Empat candi Sudut tidak mempunyai pintu masuk.CANDI KELIR luas dasarnya 1,55 meter persegi dengan tinggi 4,10 meter. Candi ini tidak mempunyai tangga masuk. Fungsinya sebagai penolak bala. Candi Kelir terletak di depan setiap gerbang masuk di sebelah selatan, utara, barat dan timur. Candi ini mengingatkan pada pura di Bali .Pada candi Whisnu pagar langkan sisi dalam terdapat cerita tentang Kresna. Sesuai dengan fungsinya sebagai tempat pemujaan dewa Whisnu, relief cerita yang dipahatkan pada candi Whisnu menggambarkan adegan-adegan yang berhubungan dengan kehidupan dan keagungan dewa tersebut. Sebagai dewa penyelamat atau pemelihara, dewa Whisnu akan turunke dunia untuk menyelamatkan dunia dari ancaman bahaya yang disebabkan oleh nafsu-nafsu jahat. Di dunia, bentuk jelmaan dewa Whisnu dapat berupa binatang atau insane lain turun dari khayangan. Pada relief candi Whisnu, bentuk penjelmaan dewanya diwujudkan sebagai seorang tokoh pahlawan yang bernama Kresna.
  • Prima Selindo nah lo ..kalo bukan beliau yang menjaga ciptaanya yang paling uayu tur sempurna ..ya sopo maneh to kang mas..wkwkwkwkkwkw
  • Siwi Marthin pripun to mas Mukhtar,kucing kula 6 sampun tilem sedanten. wkwkwkwk
  • Muhamad Mukhtar Zaedin @ klo ‘CANDI KITA’ ukurannya berapa Diajeng? heheheheeee
  • Wulandari Muis Ada pakmukhtar udah taksiapin ..@pakmukhtar,msAgun,msAriei,mbSiwi,kangDullah..monggo sami dunjuk kopinipun mumpung tasih benter nyamiane peyek teri asiiin ben ra do ngantuk
  • Siwi Marthin ha..ha cangkeme kram merga kakean ngguyu. walah wetengku anti kaku.
  • Muhamad Mukhtar Zaedin _ Candi Siwi@6 toh, woakeh tenan, jenenge opo ae 6 kuh, Candi Siwi apal po ora? gkgkgkgkgkgkgkkkkk
  • Bunda Lia Adapun rincian ceritanya secara garis besar adalah sebagai berikut : Diceritakan pada sebuah kerajaan di Manthura yang berada di pinggir sungai Yamuna, terdapat seorang raja bernama Ugrasena yang pada suatu saat duduk bersama para punggawa membicarakan renana perjalanan Dewaki seorang putri raja yang akan meninggalkan Manthura menuju rumah tinggal yang baru, bersama suaminya Wasudewa. Raja Ugrasena sebenarnya mempunyai dua istri yang masing-masing mempunyai anak yaitu Dewaki dan Kamsa. Pada waktu mengantar adiknya dari Manthura ke tempat tinggal Dewaki yang baru, ditengah jalan tiba-tiba, Kamsa mendengar suara yang mengatakan bahwa kelak anak adiknya yang kedelapan akan membunuhnya. Mendengar suara itu, Kamsa kemudian dengan serta merta memegangi rambut Dewaki dengan maksud untuk membunuhnya. Pada waktu Dewaki akan melahirkan anaknya yang kedelapan, Kamsa memerintahkan untuk memperketat pengawasannya. Suatu keajaiban terjadi bayi lahir tanpa sepengetahuan Kamsa, dengan demikian bayi delapan tersebut terhindar dari ancaman Kamsa, bayi tersebut kemudian diberi nama Kresna’
  • Sang Iblis Mba Wulan selamat pagi… Salam Dini Hari.
  • Prima Selindo njih nembah nuwun jeng wulan..wedhang kopi ugi peyek terri..maksudnya peyek di teri..hehehehhe
  • Wulandari Muis Pagi juga msArie…
  • Siwi Marthin mas Mukthar waune 27 sami dolan trus ilang,sami pejah. apal sedanten. kantun 3 dewasa, 1 remaja, 3 bayi 2hari. wkwkwkwk
  • Wulandari Muis MbLia teh panase di jok mboten…
  • Siwi Marthin kang Dullah ki piye jagani ra perlu jejeran terus kaya rel sepur. sing pada duwe daya linuweh yo isa to nunggoni ra ketok mata. lha wong adoh2an ning manunggal roso. hi…hi
  • Bunda Lia Meskipun Kresna masih bayi tetapi sudah menunjukkan hal-hal yang istimewa. Selain itu Kresna juga digambarkan sangat nakal dan suka menggoda teman-temannya karena kenakalannya itu, tidak jarang Kresna mendapat hukuman dari orang tuanya, bahkan bersama kakaknya Balarama, Kresna pernah dihukum dengan diikat pada sebuah lumpang batu.
    Pada suatu saat datanglah Putana. Dia adalah seorang raksasa pembunuh anak-anak, yang menyamar sebagai wanita cantik, datang ke rumah Kresna, bermaksud untuk membunuh Kresna. Putana berpura-pura hendak menyusui Kresna dengan air susu yang sudah diberi racun. Mengetahui hal itu, Kresna marah dan mencengkeram buah dada Putana kuat-kuat sehingga akhirnya raksasa itu mati.
    Ketika Kresna remaja , ia mendapat tugas untuk menggembala ternak, tetapi seringkali ternak-ternaknya diganggu oleh raksasa, salah satunya adalah Pralamba, dia juga menyamar sebagai penggembala, tetapi dapat diketahui oleh Kresna, oleh karenanya dia dibunuhya. Demikian juga Arista, raksasa yang menjelma menjadi ular raksasa yang ingin membunuh Kresna dan kawan-kawannya penggembala dengan cara membuka mulutnya lebar-lebar dengan harapan agar Kresna dan kawan-kawannya dapat dimakan.
  • Prima Selindo la iya beliau itu siapa ….bukankah syang hyang agung bersemayam di dalam diri diajeng ayu..wkwkkwkww
  • Muhamad Mukhtar Zaedin _ Candi Siwi@sing ilang iku pasti kucing prawan/joko yo, bener ora ngono kuwi?
  • Wulandari Muis Mb siwi le ternak kucing suksesyo…?kucing q lg mbobot mb tp wis seminggu ra bali
  • Muhamad Mukhtar Zaedin _ Gusagung@tinggal ngomong agung pambudi ae piye to, gitu aja kok repot !!! gkgkgkgkgkk *JAWABKU SAMBIL PEGANG SOKO
  • Bunda Lia Demikian juga raksasa Dhemuka yang menjelma menjadi keledai ingin membunuh Kresna, akhirnya Kresna dapat membunuh keduanya.
    Di kerajaan Manthura, hati Kamsa selalu was-was akan keselamatan jiwanya, khawatir akan dibunuh oleh Kresna. Salah satu jalan, Kamsa mengadakan sayembara. Kresna ingin mengikuti sayembara tersebut. Pada waktu ingin memasuki gerbang istana kerajaan Manthura, Kresna dihadang oeh seekor gajah yang bernama Kuwalayapita. Pada saat bertanding yaitu menarik busur raksasa tak seorangpun dapat mengalahkan Kresna. Bahkan Kresna dapat mematahkan busur panah tersebut. Mendengar kemenangan Kresna, Kamsa makin marah, memerintahkan untuk mengusir Kresna tetapi tidak berhasil. Kemudian Kamsa mengadakan pertandingan gulat. Jago-jago Kamsa dapat dikalahkan semua oleh Kresna. Akhirnya terjadi perkelahian antara Kresna dan Kamsa. Kemenangan di pihak Kresna dan Kamsa mati terbunuh. TAMAT aku dah ngantuk… dah ya besok tak sambung lagi dalam Episode yang lain akhir kata kuucapkan Selamat Pagi… Wass.
  • Prima Selindo hahhaa kang mas zaedin….uuuuuuisin aku..wah.heheehhe nganti ra boso…hhihi
  • Muhamad Mukhtar Zaedin @ Diajeng,,,aku turu karo sopo iki,,,ojo lungo turu si to?
  • Siwi Marthin kucing sami ilang mbok bilih sami kenging gangguan. namung engkang apal margi sami wangsul. mbak Wulan kuwi babaran nang ndalan payah ra konangan bidan yen kena garukan mesakke. sok meneh yen arep pada dolan gawani hp. wkwkwk
  • Muhamad Mukhtar Zaedin _ Gusagung@heheheheee ra popo to Gus,,,wajar, wong lanang gkgkgkgkgkgkkkkkk
  • Wulandari Muis Hahahaha…hahaha…..Mb siwi sesuk nek ono hp kusus kucing tak gawanane
  • Siwi Marthin walah wis tamat. gebere wis ditutup. ayo pada nutup lawang. arep pada lesehan apa pada sare? yo melu pamit mergane baterai wis kari segaris. mugio mbenjang masih saget pepanggihan maleh. Sugeng sare sugeng istirahat. Salam.
  • Prima Selindo kaiiring lumengsering condro kang ginayut..hamadhangi jagad gumelar sagung dumadi..katetes hanirto ing wayah ndalu..katon asrep adhem ayem tentrem ing penggalih..sampun titi wancinipun minggah ing sanggar pamujan haetepi darmaning agesang..tansah madhep manthep manther ..manembah mring gusti ingkang moho suci..nderek aken lumengser sak wetawis…rahayu..
  • Satyo Aji Sanjaya Alhamdulillah,,, sampun rampung,,, bobo’ syek aah,,,sesuk esuk meh nyepeda aah, ngliat roro-jonggrang d-Prambanan aah,… hee-heee.

Posted on Juni 11, 2013, in Tulisan Bunda Lia. Bookmark the permalink. Tinggalkan komentar.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: